Beranda blog Halaman 265

Koper Penumpang Batik Air Dijebol Sejumlah Barang Hilang Termasuk Ponsel

0
Batik Air
Viral di media sosial koper penumpang Batik Air dijebol oleh petugas bandara. Beberapa barang dinyatakan hilang oleh pemiliknya, mulai dari ponsel hingga barang lainnya.

Jebolnya koper penumpang Batik Air ini diketahui melalui unggahan akun TikTok @deshki, dinarasikan pihak maskapai enggan bertanggung jawab.

Koper penumpang Batik Air ini diketahui milik warga negara Amerika Serikat (AS) bernama Leni Sidabutar. Pengunggah video menyebut bahwa anak perusahaan Lion Air tersebut enggan disalahkan.

“Koper klien saya ini buk Leni, Leni Sidabutar Warga Negara Amerika, kopernya dijebol di Batik Air ya? Batik Air. Terus mbaknya (pegawai Batik Air) bilang ini hilang bukan salahnya Batik Air. Padahal jebol di Indonesia,” ujarnya, Senin (17/4/2023).

Dia mengatakan, harga ponsel yang hilang adalah Rp 3 juta, jauh lebih murah dari ongkos yang Leni bayar untuk membayar pengacara. Namun akun @deshki menegaskan hal ini bukan soal uang melainkan masalah prinsip.

“Maksud saya gini, ini Handphone harga Rp 3 juta dia sewa pengacara loh, itu bukan masalah uang, tapi prinsip. You harus hargai itu,” ujarnya kepada pihak Batik Air.

Leni juga menyebut barang miliknya diacak-acak. Ia pun menuduh salah satu pegawai yang diduga bagian dari Batik Air telah berbohong.

“Itu HP cuma harga 3 juta. Saya sudah minta baik-baik pak Haris pun berbohong saya tidak terima. Itu harganya cuma Rp 3 juta, saya nggak peduli kalian mau mikir apa tentang saya. You know why? Pak haris berkata ada saksi, nggak ada saksi. Hanya kita berdua,” ungkapnya sambil emosi.

Padahal, kata Leni, koper tersebut sudah digembok dan hanya bisa dibuka petugas keamanan bandara.

“Saya beli lock itu yang hanya bisa dibuka pakai kunci oleh TSA (Transportation Security Administration). Saya beli lock itu. Tidak ada yang bisa membuka kecuali TSA. Artinya hanya orang dalam yang bisa membuka,” jelasnya.

Viral video koper penumpang Batik Air dijebol tersebut membuat pihak Batik Air akhirnya buka suara.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menyebut bahwa Lion Air Group kembali mengimbau dan mewajibkan kepada seluruh penumpang agar memperhatikan penempatan barang berharga dalam mempersiapkan rencana perjalanan dan selama dalam penerbangan.

Danang menyarankan penumpang dilarang meletakkan barang berharga pada bagasi tercatat (bagasi yang didaftarkan saat check-in), agar penumpang meletakkan barang-barang berharga di atas tempat duduknya dan menjaga bagasi kabinnya.

Hal ini sesuai dalam ketentuan yang sudah tertulis dalam tiket dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 77 Tahun 2011.

“Lion Air Group menegaskan bahwa pihak maskapai tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barang berharga yang terdapat di dalamnya apabila penumpang tetap membawa barang bawaan kategori berharga di dalam bagasi tercatat (bagasi yang didaftarkan saat check-in),” tegasnya.

Menurut Permenhub tersebut, jenis dan kategori barang berharga untuk dimasukkan ke dalam bagasi kabin antara lain:
– Laptop, tablet dan bentuk komputer portable lainnya

– Kamera, peralatan fotografi dan lensa

– Perhiasan dan barang-barang berharga lainnya, seperti emas, berlian dan perak

– Dokumen penting, seperti paspor, tiket pesawat dan dokumen bisnis.

– Barang elektronik lainnya, seperti smartphone, iPod dan charger

– Obat-obatan atau suplemen yang diperlukan selama perjalanan

– Uang tunai, kartu kredit dan dokumen keuangan lainnya. (As/Ind/Red)

12 Kg Ganja di Bandara Internasional Silangit Diamankan, Pengirim Diburu

0
Bandara
Tapanuli Utara – Pengiriman ganja seberat 12 kilogram melalui kargo Bandara Internasional Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara digagalkan. Polisi kini tengah memburu pelaku pengiriman ganja tersebut.

Kapolres Taput, AKBP Johanson Sianturi menyebut paket ganja tersebut diamankan pada Rabu (12/4/2023). Ganja itu dibungkus dan dimasukkan ke dalam sebuah kardus.

“Polres Tapanuli Utara dan pihak Angkasa Pura Bandara Internasional Silangit berhasil mengamankan narkotika jenis ganja kering dari kargo pengiriman barang. (Ganja) dibungkus dalam 12 bal dan dimasukkan ke dalam tiga kardus,” kata Johanson, Selasa (18/4).

Johanson menyebut awalnya ganja itu dimasukkan oleh jasa pengiriman JNE ke kargo bandara. Sebelum tiba di kargo, petugas bandara terlebih dahulu memeriksa setiap barang yang masuk melalui mesin X-ray.

Saat itu, petugas pun menemukan ganja di dalam kardus tersebut. Penemuan ganja itu pun lalu dilaporkan ke Polres Taput.

Mengetahui informasi itu, petugas dari Satnarkoba datang ke bandara untuk memeriksa paket tersebut.

“Saat pemeriksaan mesin X-Ray, barang tersebut dicurigai barang terlarang sehingga petugas Avsec mengamankannya dan langsung berkomunikasi dengan polisi bandara,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ganja 12 kilogram itu dikirim oleh A dan M, warga Kota Padang Sidimpuan. Paket tersebut akan dikirimkan ke MS dan A di Jalan Raya Tapos, Kabupaten Depok.

Setelah mengetahui alamat pengirim ganja itu, petugas kepolisian bekerja sama dengan Polres Padang Sidimpuan untuk menyelidiki ganja tersebut. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas menemukan ganja sebesar 10,970 kilogram.

“Hasil pengembangan dengan Polres Sidimpuan di kantor biro jasa JNE masih ada lagi barang yang dikirim dari identitas dan alamat yang sama sebanyak 10 bal ganja dengan berat 10,970 kilogram,” sebut Johanson.

Johanson menyebut pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi atas penemuan ganja itu. Sementara pelaku pengiriman ganja tersebut, dia mengaku pihaknya masih menyelidikinya.

“Untuk barang bukti yang 12 kilogram dari Bandara Silangit saat ini diamankan di Polres Taput, dan barang bukti 10,970 kilogram dari kantor JNE Sidimpuan diamankan di Polres Sidimpuan karena TKP di Sidimpuan,” sebutnya. (As/Tr/Red)

1 Keluarga Tewas Kebakaran di Medan Amplas

0
Kebakaran Medan Amplas
Ilustrasi Kebakaran (foto:istimewa)
Kebakaran rumah berlantai 2 di Jalan Selamat Gang Amal, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan menewaskan satu keluarga.

Ada pun korban peristiwa kebakaran itu yang terdiri dari enam orang, yang meliputi orang tua, menantu dan anak-anak. Selain itu tujuh lainnya dikabarkan luka-luka.

Api kebakaran di gang Amal itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pada Selasa (18/4/2023) berhasil di dipadamkan pada pukul 07.30 WIB.

Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan, Muhammad Yunus mengatakan, peristiwa terjadi sekitar 06.30 WIB.

Petugas langsung menuju lokasi kejadian dengan menurunkan tujuh armada. Api baru bisa dipadamkan pukul 07.30 WIB.

“Jadi memang lokasi kebakaran dekat UPT Damkar Medan Amplas jadi dengan waktu 6 menit kami tiba di lokasi dan melakukan penyiraman,” ucapnya Selasa (18/4/2023)

“Yang meninggal satu keluarga, bapak dan anak, kemudian menantu pemilik rumah,” ujarnya.

Dari penyelidikan, saat kejadian para korban terjebak di lantai 2 rumah.

“Rumah itu kan lantai 2 tingkat, jadi api itu dugaan kita dari lantai 1 jadi mereka sulit untuk mengevakuasi diri,” ujar Yunus.

Selanjutnya para jenazah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan, untuk penyebab kebakaran masih didalami.

” Belum diketahui masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Berikut ini Identitas korban atas kejadian tersebut:

1. M Biman Daka (SMA Kelas 2)

2. Mena zaswari ( SMP Kelas 1)

3. Ayu Sekar Wangi (17-18 Tahun)

4. Daiviq Nur Anazam ( Kelas 5 SD)

5. Syamsuddin Lukman (TK)

6. Bambang Pratama (menantu).

Terlihat bagian dalam rumah, termasuk barang-barang turut hangus. Lokasi juga telah dipasang garis polisi guna proses penyelidikan.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kebakaran Medan Amplas
Ilustrasi Kebakaran (foto:istimewa)

Adapun korban yakni menantu pemilik rumah bernama Bambang Pratama (28), dan lima lainnya anak pemilik rumah yaitu Ayu Sekar Wangi (17), M. Biman Daka (16), Mena zaswari (13), Nur Anazam (11) dan Syamsuddin Lukman (5).

Saat ini korban meninggal telah dievakuasi ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk diproses selanjutnya.

Polisi menjelaskan, rumah bertingkat dua ini dihuni 13 orang.

“Yang mana korban berjumlah 6 orang. Jadi isi rumah ada 13, selamat 7, meninggal dunia 6. Yang meninggal dunia yaitu menantu satu, dan anak 5,”kata Kompol Faidir, Selasa (18/4/2023).

Saat kejadian, api diduga berasal dari kompor yang berada di lantai dasar.

Ketika api menyala langsung menyambar langit-langit rumah yang berbahan kayu hingga cepat menyambar. Korban diduga tewas karena menghirup asap dan terbakar dari bawah.

Jenazah korban pun sebagian sempat terjatuh dari lantai dua ke lantai satu.

“Para korban rata-rata tidur di atas karena lantainya papan kalau kena api pasti terbakar dan jatuh,”paparnya. (As/Tr/Red)

Korbankan NKRI, Empat Orang Diamankan Polres Sibolga Dalam Kasus Lahgun BBM Ilegal

0
Empat
Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja Dalam Konferensi Pers Menjelaskan Kasus Dugaan BBM Ilegal
Sibolga – Diduga korbankan atau merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), empat orang yang terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan (Lahgun) pengangkutan atau BBM niaga jenis solar (Ilegal), diamankan pihak Polres Sibolga. Keempat tersangka tersebut yakni, AH, KKP, CK, dan S.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja dalam konferensi pers, Senin (17/04/2023) menjelaskan peran dari keempat tersangka.

“AH sebagai pemesan BBM yang posisinya ada di Kota Sibolga. Kemudian, KKP, CK, dan S yang berperan sebagai sopir tangki yang membawa BBM dari medan menuju Sibolga,” terang Kapolres.

Lima Unit Tangki Bertuliskan Pertamina Dengan Total 80 Ton Diamankan di Pelabuhan Sambas Sibolga

Kapolres Taryono menyebut, lima unit truk tangki bertuliskan Pertamina pengangkut BBM jenis solar diduga illegal diamankan di Pelabuhan Sambas, Kota Sibolga.

Kelima unit mobil truk tangki pengangkut BBM jenis solar bertuliskan pertamina itu pertama kali diamankan oleh pihak Lanal Sibolga di Pelabuhan Sambas Sibolga.

“Kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Sibolga pada Sabtu 14 April 2023 malam sekira pukul 23.30 WIB atas dugaan penyalahgunaan pengangkutan atau BBM niaga jenis solar,” beber Taryono.

Kelima unit truk tangki BBM tersebut, lanjutnya, masing-masing berkapasitas 24 ton, 12 ton, 16 ton, 12 ton, dan 16 ton, dengan total keseluruhan 80 ton.

“Jumlah total ini masih akan diperiksa lebih lanjut oleh pihak Polres Sibolga bersama-sama dengan pihak Pertamina,” kata Kapolres Taryono.

BBM Dipesan Oleh AH Dari Medan

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, mengatakan kasus ini masih akan dikembangkan untuk mengetahui ada tidaknya pihak-pihak lainnya yang terlibat.

“Modus operandinya adalah untuk mengambil keuntungan pribadi. Awalnya dari terduga tersangka AH yang mendapatkan orderan seseorang dari Kota Sibolga untuk menyiapkan BBM. Kemudian AH memesan BBM ke rekannya yang ada di Kota Medan. Setelah dikirim, dan sebelum sampai ke pemesan sudah ditangkap oleh pihak TNI AL,” ungkap Taryono.

Kapolres mengatakan bahwa dalam kasus ini saksi-saksi yang sudah dihadirkan dan diperiksa, antara lain adalah pihak TNI AL.

“Pasal yang diterapkan kepada para terduga tersangka pasal 55 UU RI tahun 2021 tentang minyak dan gas sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka 9 UU RI No 6/2023 tentang Peraturan Pemerintah (PP) pengganti UU No 2/2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU Cipta kerja dengan ancaman hukuman 6 tahun denda 60 miliar,” sebutnya.

IWO Sibolga-Tapteng Bukber Sekaligus Santuni Anak Yatim

0
Bukber
Ketua IWO Sibolga-Tapteng, Rommy Pasaribu, Menyampaikan Kata Sambutan di Acara Buka Puasa Bersama (Bukber) Sekaligus Penyantunan Anak Yatim di Cafe & Resto Mukhsin
Sibolga – Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar buka puasa bersama (Bukber) dan sekaligus menyantuni anak yatim, di Cafe & Resto Mukhsin, Kota Sibolga, Senin (17/04/2023) sore.

Acara bukber dilaksanakan agar lebih mempererat tali silaturrahmi hubungan wartawan yang tergabung dengan organisasi IWO.

Perlu diketahui bahwa IWO Sibolga-Tapteng juga bukan baru pertama kali membuat acara bukber dan penyantunan anak yatim.

Ketua IWO Sibolga-Tapteng, Rommy Pasaribu, mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan IWO yang telah bersinergi demi terlaksananya kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan banyak terimakasih pada panita yang sudah menyiapkan acara ini, dan kita juga berterimakasih kepada stakeholder donatur yang mau bersinergi sama kita dalam berbagi kasih kepada anak yatim tanpa kalian kami bukan siapa-siapa,” ucap Rommy.

Dikatakan Rommy, bahwa buka puasa bersama ini dapat membentuk rasa kebersamaan dan menjalin komunikasi dengan orang-orang terdekat maupun yang jauh.

“Bukber ataupun silahturahmi ini sekaligus menyantuni anak yatim bisa menjadi pahala bagi kita. Dan momen buka puasa ini saya rasa juga bisa menjadi ajang silahturahmi, untuk menumbuhkan rasa cinta dan peduli kita terhadap sesama, khususnya kami yang tergabung di IWO Sibolga Tapteng,” tuturnya.

Melalui kegiatan buka bersama tersebut, dikatakan bisa mencairkan kembali hubungan yang mungkin kurang baik karena ada perbedaan persepsi dalam pandangan.

“Selain menjadi ajang silahturahmi, tentu kegiatan ini menjadi tempat interaktif yang positif, dimana kami bisa berdiskusi bagaimana organisasi IWO ini kedepannya bisa eksis,” sebut Rommy.

Sementara itu, Sekretaris IWO Sibolga-Tapteng, Benny Allen sekaligus panitia, turut mengucapkan banyak terimakasih atas suksesnya acara tersebut hingga berjalan dengan baik.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh rekan IWO yang telah mensukseskan acara ini tiap tahunnya, semoga ini dapat mempererat hubungan yang harmonis bagi kita semua semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah kita semua,” tutupnya. (Syaiful)

Belasan Orang Buta Demo Polrestabes Medan, Disinyalir Oknum Polisi Terima Upeti

0
Orang Buta
Medan – Belasan orang buta (Tunanetra) berdemonstrasi di depan Mako Polrestabes Medan, meminta agar Kapolrestabes Medan mencopot oknum Penyidik PPA Inisial (KP), Senin (17/4/2023).

Mereka juga meminta agar memberikan keadilan bagi anaknya yang ditahan oleh pihak Satreskrim Polrestabes Medan sejak dijemput paksa oleh pihak keluarga yang diduga korban hingga dianiaya, yang kemudian diserahkan ke Polisi.

“Pihak keluarga yang mengaku korban menangkap paksa anak saya dari sekolah saat ujian, hingga dianiaya beberapa orang yang kemudian diserahkan ke pihak Polrestabes Medan,” ungkap Balmon Simanjuntak ayah kandung terlapor

Dia juga menjelaskan bahwa sampai pada saat terlapor ditangkap, anak yang diduga korban masih berpacaran dengan tersangka, bahkan tidak menduga bahwa mereka berdua akan berurusan dengan Polisi.

“Mereka berdua berpacaran dan saling cinta, bukan dirudapaksa,” katanya.

Balmon Simanjuntak juga mengatakan oknum penyidik PPA Polrestabes Medan, sebelumnya telah memintai uang dari pihak terlapor sebanyak Rp 5 Juta guna menutup kasus itu. Namun pihak keluarga hanya mampu memberikan Rp 3 Juta.

“Tiga hari uang 3 Juta itu dipegangnya kemudian dikembalikan, apa maksudnya,” kata Balmon Simanjuntak.

Selain itu penasehat hukum terlapor Paul JJ Tambunan SH MH, membenarkan bahwa oknum penyidik PPA Polrestabes telah menerima uang senilai Rp 3 Juta, untuk menutup kasus itu karena pihak keluarga pelapor dan terlapor sudah berdamai.

“Mereka sudah berdamai pak. Bahkan keluarga yang diduga korban sudah tidak mau datang lagi karena malu nantinya, demi anak mereka biar bisa lanjut sekolah,” ungkap Paul JJ Tambunan SH MH.

Namun tiga hari kemudian Paul mengatakan oknum penyidik PPA Polrestabes medan mengembalikan uang Rp 3 Juta itu, serta mengatakan bahwa proses akan dilanjutkan sesuai prosedur.

“Apa kurang besar kuenya,” kata Paul.

(As/Ps/Red)

Penganiayaan Darwan Sembiring Jadi DPO, Jika Melihat Orang Ini Laporkan

0
DPO
BINJAI | Polres Binjai resmi memasukkan pelaku penganiayaan terhadap warga beguldah berinisial (DS) ke daftar pencarian orang (DPO).

Pelaku bernama Endang Bangun (42), warga jalan Gunung Singgalang LK V Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Ciri-ciri pelaku yakni bertinggi badan sekitar 165 Cm, kulit sawo matang, rambut lurus hitam dan berwajah oval.

Selain itu, Polres Binjai juga memaparkan photo pelaku, identitas dan ciri-ciri pelaku sudah disebar kepada seluruh Polda se-Indonesia untuk diteruskan ke Polres.

Polisi berharap, agar seluruh masyarakat bila melihat orang tersebut agar segera melaporkan ke pihak kepolisian dan untuk pelaku agar menyerahkan diri.

Sebelumnya, Seorang pria berinisial DS (46) warga Beguldah menjadi korban pembacokan, Korban dibacok di pinggir jalan Gunung Singgalang, Dusun Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 09.30 wib pagi.

Menurut saksi mata mengatakan, pada saat itu korban sedang berdiri di tepi jalan, dan tak selang beberapa lama, datang seorang pria Membawa kelewang dan langsung melayangkan ke bagian kepala korban.

”Korban dibacok di bagian kepala bang, tidak diketahui percis apa penyebabnya, tiba – tiba langsung menyerang korban,” ujar L Saksi mata.

Padahal sambungnya, korban dengan pelaku bertetangga dekat, dan hubungan mereka baik baik saja, ” cuma dugaan ini pasti ada kaitan dengan warga sebelah bang, sebab sebelum kejadian, korban sempat mendapatkan ancaman dari preman kampung sebelah,” ucapnya.

Sewaktu korban hendak dilarikan ke Rumah Sakit, mobil yang ditumpangi korban diserang sekelompok preman, akibat itu, kaca mobil Rush BK 1734 RM pecah akibat lemparan batu dan ada korban seorang wanita mengalami luka luka akibat pecahan kaca.

Atas peristiwa tersebut, korban akan melaporkan kasus ini ke Polres Binjai. (Surya Turnip)

Tinjau Irigasi Kampung Merdeka dan Jalan Desa Lae Itam, Bupati Eddy Berutu: Semoga Tahun Ini Bisa Diperbaiki

0
Tinjau Irigasi Kampung Merdeka dan Jalan Desa Lae Itam, Bupati Eddy Berutu: Semoga Tahun Ini Bisa Diperbaiki
DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua PKK Romy Mariani Eddy Berutu berkunjung ke Desa Lae Itam, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Minggu (17/4/2023).

Dalam kunjungan ini, Bupati bersama tokoh masyarakat meninjau beberapa infrastruktur yang diusulkan masyarakat untuk diperbaiki.

Lokasi yang dikunjungi adalah irigasi persawahan yang rusak di Dusun Kampung Merdeka. Selanjutnya adalah jalan usaha tani yang ada di Dusun Lae Baraja dan Dusun Tanjung Harapan yang diusulkan untuk diperbaiki sepanjang 3 kilometer.

Kepada Bupati Dairi, tokoh masyarakat mengatakan sangat bangga karena Bupati hadir di Desa Lae Itam.

“Holong ma rohanami ala naung jumpang hami dohot Pak Bupati (rasa sayang kami semakin bertambah karena sudah bertemu langsung dengan Pak Bupati),” ujar tokoh masyarakat.

Harapan masyarakat, kiranya perbaikan jalan yang sudah ditinjau dapat diperbaiki di tahun 2023 ini. Masyarakat juga berharap jalan utama seperti Sopobutar sampai Pardomuan dan jembatan yang butuh perhatian untuk segera diperbaiki.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan bisa diwujudkan karena daerah kami ini sudah sangat lama kami nantikan,” tuturnya.

Mendengar aspirasi yang disampaikan masyarakat, Bupati Dairi Eddy Berutu mengatakan sejak dilantik tahun 2019 sebagai Kepala Daerah, banyak program pembangunan yang sudah direncanakan.

“Baru 3 bulan berjalan di pemerintahan, Covid-19 datang melanda. Jadi semua rencana yang sudah disusun menjadi terhambat karena anggaran dialokasikan untuk prioritas kesehatan masyarakat sesuai instruksi Presiden Jokowi. Anggaran yang sudah disediakan seperti untuk pembangunan jalan, kesehatan menjadi terhambat,” ucap Eddy Berutu.

Untuk ruas jalan utama menuju Pardomuan, Bupati Dairi mengatakan tahun 2023 ini akan diperbaiki, tentunya dilakukan secara bertahap.

Tahun 2023 juga, Eddy Berutu sebutkan perbatasan Desa Lae Markkelang menuju Desa Lae Haporas tahun ini akan diperbaiki.

“Hasil survei untuk irigasi yang sudah ditinjau, kita akan cari solusi dan tahun ini saya instruksikan segera dikerjakan secara bertahap, sehingga saluran air irigasi untuk pertanian dapat berjalan dengan baik. Untuk jalan usaha tani yang juga sudah disurvei, saya instruksikan kepada dinas terkait agar tahun ini segera diperbaiki secara bertahap. Mari kita doakan agar pembangunan jalan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Eddy Berutu diakhir sambutannya. (Nid)

Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Serang Markas TNI di Nduga, 6 TNI Gugur

0
Bersenjata papua
Ilustrasi Kontak Senjata
Kelompok separatisme bersenjata Papua merdeka kembali berulah. Terbaru mereka dikabarkan menyerang Pos Militer Mugi di Distrik Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu 15 April 2023 sore waktu setempat.

Dalam peristiwa serangan itu, 6 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikabarkan gugur, dan sembilan lainnya dalam tawanan Kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Sementara 21 anggota dari satuan Kostrad TNI belum diketahui nasibnya sampai saat ini.

Kabar mengenai penyerangan di Pos Mugi tersebut disampaikan melalui laporan kepada Panglima Divisi Kostrad-1 yang tersebar ke kalangan wartawan di Papua dan Jakarta.

Dalam laporan itu disebutkan serangan kelompok separatisme bersenjata di Papua, terjadi sekitar pukul 16:30 waktu Nduga.

“Penyerangan dilakukan terhadap Tim Badak-1, Badak-3, Candraca-2, Candraca-11 di Pos Mugi dengan KSTP (Kelompok Separatisme Terorisme Papua) saat pembersihan daerah di wilayah Mugi-Mam,” tulis laporan tersebut.

Adapun mengenai kerugian personil akibat penyerangan mematikan itu sebanyak 36 orang, terdiri dari 20 anggota YR 321/GT dan sebanyak 16 personel Kopassus.

“Keterangan: sembilan orang (personil) diduga tertangkap KSTP, 6 orang meninggal dunia, dan 21 orang belum diketahui,” bunyi laporan tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, disebutkan sebagian Tim Gabungan melarikan diri dengan berpencar.

“Tim Gabungan terpencar sehingga menyelamatkan diri menuju ketinggian Cakra-1,” demikian isi laporan itu.

Adapun terkait dengan sembilan personel TNI yang disandera, menurut laporan tersebut, diketahui dari kontak radio HT Channel KSTP di Pos Mugi.

Dalam kontak radio tersebut, dikatakan kelompok separatisme menyampaikan kepada TNI tentang keberadaan para tawanan yang disandera tersebut.

Bersenjata papua
Ilustrasi Kontak Senjata

“Ini 9 orang temanmu mau diambil atau tidak?,” isi kontak radio yang disebutkan dalam laporan tersebut.

Hingga saat ini, disebutkan dalam laporan itu upaya mengevakuasi personel TNI yang gugur belum dapat dilakukan lantaran kondisi cuaca.

“Proses evakuasi belum dapat dilakukan dikarenakan cuaca hujan dan kabut,” demikian isi laporan. (As/Dsw/Red)

Kepala Ombudsman Sumut Minta KAI Divre I Sumut Tidak Barbar Kepada Warga

0
Medan l Menanggapi keluhan warga terkait surat peringatan kedua yang dikeluarkan PT KAI Divisi Regional I Sumut kepada warga di Jalan Perintis Kemerdekaan No 28 dan 26 Medan. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar minta KAI Divisi Regional I Sumut jangan Barbar kepada warga.

Hal itu disampaikan Abyadi dikarenakan sebelumnya Ombudsman telah menyampaikan hasil Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) kepada PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara.

Dalam Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LHAP) pada 16 Januari 2023 itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera meminta Pihak PT KAI untuk melakukan tindakan Korektif seperti :

1. Terlapor Melakukan Sosialisasi dengan menunjukan Dasar kepemilikan yang Sah sesuai dengan Undang-undang no 5 Tahun 1960 tentang pokok pokok agraria atas tanah dan bangunan yang akan diambil ahli.

2. Menempuh jalur Litigasi Peradilan apabila upaya persuasif tidak menghasilkan kesepakatan kecuali untuk aset yang sudah jelas alas haknya sesuai dengan perundang-undangan. atau telah diputuskan status kepemilikan oleh pengadilan.

3. Membuat dan/atau mengusulkan petunjuk Standar Operasional Prosedur penertiban terhadap tanah dan bangunan yang merupakan Aset PT KAI.

4. Tidak melakukan penertiban dengan upaya paksa kepada warga/penghuni ataupun memasang Plang/tanda kepemilikan pada tanah dan bangunan yang masih dikuasai warga, selama hal sebagaimana angka 1,2 dan 3 diatas tidak dipenuhi.

“Ombudsman dalam fungsinya adalah mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk yang dilakukan BUMN seperti PT KAI, hal itu tertuang dalam UU No 37 tahun 2008 tentang Ombudsman RI. Jadi, ini adalah tugas kami di Ombudsman, yakni mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Abyadi.

Untuk itu, Abyadi meminta agar PT KAI menghentikan penggusuran sebelum BUMN memiliki alas hak yang jelas. Pasalnya, Alas hak kepemilikan PT KAI hanyalah ground card yang ternyata bukan atas nama PT KAI sendiri. Karena itu, Ombudsman meminta agar menghentikan penggusuran.

“Hormati dan hargai setiap proses yang telah dilaksanakan Ombudsman RI Perwakilan Sumut. Karena semua proses sudah dilakukan, Ombudsman bekerja sesuai landasan dasar Hukum,” cetus Abyadi

Menyinggung soal keberadaan warga di lokasi yang disurati KAI, Abyadi menjelaskan bahwa dari data yang ada, mereka (warga) ada yang telah menguasai lahan dan fisik bangunan tersebut selama kurun waktu 55 tahun. Mengacu UU Agraria maka warga lah yang lebih berhak mengajukan sertifikat hak milik.

“Jadi, saya meminta KAI untuk taat Azas,” pungkas Abyadi Siregar.

Diketahui, Senin tanggal 17 April 2023 Aliansi Warga bersatu mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut. Dalam kesempatan itu, Abyadi Siregar selaku Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut menerima keluhan dan keresahan warga terkait Surat Peringatan yang dikeluarkan KAI.

Kepada Warga, Abyadi menerangkan bahwa sebagai lembaga Negara, Ombudsman telah melakukan berbagai upaya terkait laporan warga. Namun meskipun demikian, Abyadi juga akan terus berupaya agar KAI mengindahkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman.

Ditempat yang sama, Amikus Nainggolan selaku penghuni rumah yang mendapatkan Surat Peringatan Kedua dari PT.KAI mengaku akan tetap mempertahankan rumah yang didiaminya saat ini sesuai dengan LHAP yang dikeluarkan Ombudsman RI Sumatera Utara. (As/Isrn/Red)