Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 151

Raimuna Cabang Sibolga Padukan Dengan Prestasi, 10 Trophy Diperebutkan

0
Cabang
Penyematan Tanda Peserta Raimuna Cabang Sibolga Tahun 2023 Oleh Asisten II, Hendra Darmalius didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Sibolga, Arya Wirawan Panjaitan
Sibolga – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Sibolga melaksanakan Raimuna Cabang Tahun 2023, di Bumi Perkemahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kamis (5/10/2023).

Kegiatan Raimuna kali ini diikuti oleh 10 kontingen Pramuka Penegak yang terdiri dari 8 gugus depan (SLTA sederajat) se Kota Sibolga dan 2 dari Tapteng. Setiap sekolah mengirimkan 20 orang, sehingga total keseluruhan 200 orang (peserta).

Wali Kota Sibolga, H. Jamaludin Pohan yang diwakili asisten II, Hendra Darmalius saat membuka (meresmikan) kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Raimuna tidak hanya sebagai pesta ataupun euforia.

“Tapi kita petik bagaimana makna menyatukan pendapat, menunjukkan prestasi, melatih mental dan juga menyatukan ide-ide positif khususnya untuk pembangunan Kota Sibolga. Karena kalian lah penerus bangsa ke depan,” tuturnya.

Selain itu, kata Hendra, peserta Raimuna diharapkan dapat menghindari hal-hal yang negatif, seperti penggunaan narkoba, lem kambing serta tawuran antar pelajar.

Hendra juga mengingatkan peserta Raimuna, di era digital saat ini agar menggunakan sosial media dengan sebaik-baiknya dan menghindari hal-hal yang berbau hoaks (tidak menyebarkan hoaks).

Lebih lanjut, Hendra menyampaikan apresiasi untuk Kwartir Cabang Kota Sibolga, semoga pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sukses.

“Untuk adik-adik tetap sehat dan semangat,” timpalnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sibolga, Arya Wirawan Panjaitan, menyampaikan, Raimuna ini adalah kegiatan pesta pertemuan Pramuka penegak dan pandega se wilayahnya. Dimulai dari Raimuna Nasional dan daerah yang telah terlaksana bulan Agustus lalu.

Namun kali ini, kata Arya, Kwartir Cabang Sibolga melaksanakan Raimuna Cabang untuk yang kedua kalinya di Kota Sibolga.

“Pertama sekali kita laksanakan pada tahun 2011 lalu, karena Raimuna ini pesta pertemuan penegak sekali dalam 5 tahun,” bebernya.

Arya mengatakan, pada kegiatan Raimuna ini dipadu dengan kegiatan perlombaan.

“Seyogyanya, Raimuna ini hanya bersifat pesta yaitu ajang penampilan pentas seni, kreasi, baik itu ada pemaparan-pemaparan dari para narasumber,” terang Arya.

“Tetapi Raimuna Cabang Sibolga memadukan dengan prestasi, maka dalam kegiatan kali ini kita ada memperebutkan 10 trophy kegiatan lomba yang akan diperebutkan oleh adik-adik peserta,” sambungnya.

Arya mengungkapkan, selama ini gugus depan selalu melakukan kegiatan di gugus depan, tetapi muaranya tidak ada. Sehingga pada kesempatan ini, apa yang telah dilatihkan di gugus depan, dapat ditampilkan dalam perlombaan.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi buat adik-adik agar terus berlatih dan giat mengembangkan ilmu kepramukaannya,” katanya.

Arya berharap, pada perlombaan ini tetap menjaga sportifitas dan semangat.

“Karena ini juga akan menjadi bekal kepada adik-adik nantinya. Dan, kepada kakak-kakak dewan juri pembina, nilailah dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan Satya Dharma Pramuka,” pungkasnya. (Syaiful)

Hebatnya, Bupati Dairi Eddy Berutu Diundang Khusus Hadiri Acara Hak Asasi Manusia di Korea Selatan

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menjadi satu dari hanya lima kepala daerah di Indonesia yang diundang menghadiri World Human Rights Cities Forum (WHRCF) 2023 yang berlangsung di Kota Gwangju, Korea Selatan, Rabu(4/10/2023).

WHRCF merupakan forum pertemuan internasional kota-kota di dunia untuk berbagi pengalaman dan inspirasi dalam pengelolaan pemerintah daerah berasaskan hak asasi manusia.

WHRCF merupakan forum tahunan dunia yang diadakan di Kota Gwangju, Korea Selatan.

Forum ini telah dilakukan sejak tahun 2011 dan ditujukan untuk mewujudkan visi menjadikan kabupaten/kota menjadi pusat dalam

implementasi hak asasi manusia dan upaya melokalkan hak asasi manusia.

Konsep ini dikenal sebagai Kota Hak Asasi Manusia atau Kabupaten/Kota HAM.

Diundangnya Eddy Berutu tentu merupakan satu kebanggaan bagi Kabupaten Dairi setelah melihat bagaimana penerapan hak asasi manusia selama ini di Bumi Sulang Silima.

Turut bersama delegasi Indonesia antara lain Deputi V Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pertahanan, dan Hak Asasi Manusia Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani, Mugiyanto dari Kantor Sekretariat Kepresidenan RI, Roni Giandono, Rebeca Amelia Susanto, dan Putu Elvina Gani dari Komnas HAM.

Sementara kabupaten kota lain yang diundang selain Dairi adalah Singkawang, Banggai, Wonosobo, dan Lampung Timur.

Dari jadwal yang disampaikan panitia, jam 16.00-18.00 waktu Korsel hari ini dijadualkan upacara pembukaan dilanjutkan dengan jamuan makan malam.

Besok pagi jam 09 00-15.00 waktu Korsel, dijadwalkan acara Human Rights Eco Policy dan sorenya 16.00-18.30 sidang pleno. (Nid)

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Tanjung Balai, Dikendalikan dari Lapas

0
Polisi
Polda Sumut membongkar home industri pembuatan narkoba di Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan itu, petugas menangkap empat pelaku, yaitu tiga laki-laki MSP, G dan MAR serta satu perempuan MSP.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap lima pelaku lainnya, yaitu tiga pemesan dan dua pelaku yang berhubungan langsung dengan produsen.

Kedua pelaku itu merupakan narapidana di Lapas Labuhan Ruku Batu Bara.

“Melalui kerja sama kita dengan Badan POM untuk pengawasan obat berbahaya, kita menungkap pabrik ekstasi yang ada di Tanjungbalai melalui kontrol yang sempurna,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat menggelar konferensi pers di Polda Sumut, Rabu (4/10/2023).

Irjen Agung Setya menjelaskan pengungkapan diawali informasi adanya pengiriman obat tanpa izin edar dari Jakarta ke Tanjung Balai melalui online shop.

Petugas yang mendapatkan informasi ini kemudian melakukan control delivery. Pada saat obat tersebut diambil oleh pemesan, petugas mengikuti hingga ke rumah yang dijadikan pembuatan narkoba.

Dari sana, kata Irjen Agung Setya, petugas menemukan ekstasi siap edar sebanyak 480 butir dan bahan-bahan lainnya yang diduga sebagai bahan pembuat ekstasi termasuk sabu-sabu.

“Kita bongkar kasus ini dan ternyata dikendalikan dari dalam Lapas,” katanya.

Terkait adanya napi yang menjadi pengendali narkoba, ucap Irjen Agung Setya, pihak kepolisian telah melakukan kerja sama dengan Lapas dan Rutan di Sumut.

“Tadi malam kita tangkap 45 kilogram sabu. Sabu ini adalah jaringan juga dari Aceh untuk wilayah Sumatera. Untuk peredaran di Sumatera Utara sampai dengan Lampung, kita berhasil tangkap 11 orang jaringan ini dan kita akan kembangkan kembali,” kata Agung.

“Kita juga mendapatkan bahwa jaringan ini juga dikendalikan dari Rutan. Kerja sama kita dengan Rutan untuk terus memberantas ini di lingkungan Rutan, kita laksanakan,” sambungnya.

Irjen Agung Setya menjelaskan napi yang masih menjalankan hukuman, namun masih mengendalikan peredaran dan menjadi bandar narkotika juga telah ditangkap.

“Ada tiga tempat yang kita sudah lakukan (penindakan) dengan bekerjasama dengan Rutan,” katanya.

Program Rehabilitasi untuk Pecandu

Kapolda mengatakan selama 22 hari terakhir pihak kepolisian telah menangkap 1.058 pelaku narkoba, dengan rincian 759 bandar, 299 pengguna. Sedangkan barang bukti 75,97 kg sabu dan 114 kg ganja.

“Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan bahwa pasar atau para pengguna yang cukup masif di Sumatera Utara ini,” ujar Kapolda.

Guna mengatasi persoalan ini, Irjen Agung menawarkan satu program rehabilitasi sukarela.

“Mekanisme dan tata caranya akan kita atur sedemikian rupa sehingga kemudian para peserta rehabilitasi ini bisa kembali hidup normal tanpa narkoba,” katanya.

Melalui program rehabilitasi sukarela, Kapolda mengatakan, menjadi salah satu hal yang tentu ingin digelorakan bersama serta masyarakat.

“Kami juga akan menyelenggarakan bagaimana kita memerangi narkoba. Dari kampung-kampung, kita akan mengajak semua stakeholder di masyarakat paling bawah, di kampung, di RT, RW, di kelurahan untuk membawa lingkungannya bebas dari narkoba,” ungkapnya.

Kampung bebas narkoba, kata Kapolda, adalah cita-cita bersama. Kepolisian ingin melakukan dengan cara yang sebaik-baiknya agar kemudian semua bisa menangani terkait dengan masalah penggunaan narkoba ini dengan masif dan menyeluruh.

“Strategi kita selain dari pada rehabilitasi bagi para pengguna yang merupakan pasar bagi narkoba tersebut adalah pemberantasan para bandar dan pengedar dari dua sisi. Bandar dan pengedar kita tanggapi, kita berantas,” katanya.

“Sisi lain para pengguna kita rehabilitasi melalui program rehabilitasi yang ada. Kita harapkan melalui kerja sama dengan berbagai macam stakeholder, maka kita akan sukses memberantas narkoba di Sumatera Utara,” katanya. (As)

Empat Warga Binjai Selatan Ditembak Lalu Dibacok OTK, Satu Diantaranya Terluka Parah

0
Warga

BINJAI | Sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) melakukan penyerangan terhadap beberapa warga Beguldah dengan menggunakan senapan angin (gojlok) dan klewang di Jalan Gunung Singgalang, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Selasa (03/10/23) sekitar pukul 16.00 Wib sore.

Akibat penyerangan itu, tiga diantaranya yakni Tiyopan(23), Rasta Arihta Ginting (22) dan Tami Pradesa(44) mengalami luka luka, sedangkan Darwan Sembiring (47) harus dirawat di Rs Djoelham karena mengalami luka cukup serius akibat penyerangan sadis tersebut.

Berdasarkan informasi, penyerangan itu dilakukan sekelompok OTK menggunakan mobil pickup Grand Max dengan memakai saibo (penutup wajah) berkisar sepuluh orang.

Dilokasi, tanpa ada basa basi pelaku langsung menembaki warga sambil mengatakan ” mati kau”.

” Mereka terus menembaki saya, kemudian saya lari tersungkur kearah rumah warga, dan saya kenak tembak dua kali bang, satu tembakan mengenai paha atas hampir ke pinggang dan satu lagi mengenai kaki saya,” kata Tiyopan usai membuat laporannya, Selasa (03/10) malam.

Sementara itu, Tami Pradesa menambahkan pada saat itu dirinya bersama istri dan anaknya sedang mengerjakan upahan diladang, sekitar pukul 16.00 wib sore segerombolan orang dengan naik mobil pickup memakai saibo menabrak dirinya sambil menembak.

” Ada sekitar lima tembakan kepada saya bang dan mengenai kedua kaki saya, dari salah satu pelaku ada yang saya kenal bang,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Partai Buruh Kota Binjai Usrat Aminulah mengecam aksi penyerangan tersebut.

“Peristiwa penembakan serta pembacokan yang dialami tiga masyarakat desa Beguldah dan seorang warga tanjung manggusta yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal (OTK) bukan lagi seperti manusia, kuat dugaan saya dibalik penyerangan tersebut ada otak pelakunya siapa yang menyuruh, harapan saya kepada Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen untuk atensinya agar pelaku segera ditangkap,” tegas Usrat Aminulah mantan Kasat Intel Polres Binjai.
(Turnip)

122 Mahasiswa UPMI Medan KKN di Dairi Hingga Desember, Diharapkan Menghasilkan Terobosan di Masyarakat

0

DAIRI – Sebanyak 122 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan, mengikuti kuliah kerja masyarakat nyata (KKN) pembelajaran pemberdayaan dan Praktek Kerja Lapangan di dua kecamatan yakni Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Siempat Nempu Hulu.

Rombongan mahasiswa KKN dan PKL yang didampingi beberapa dosen ini dilepas oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu yang didengarkan oleh Pj. Sekda Charles Bancin, Selasa (3/10/2023) dari depan Kantor Bupati Sidikalang.

Dalam pesannya, Pj. Sekda Charles Bancin menyampaikan sangat senang dan menyambut baik kehadiran mahasiswa UPMI di Kabupaten Dairi. Mereka diharapkan bisa membantu mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Tidak hanya itu, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat melahirkan terobosan-terobosan yang bermanfaat di tengah masyarakat.

“Pengetahuan yang Anda dapat diterapkan di tengah masyarakat. Harapan saya Anda bisa melahirkan kembali semangat kegotong-royongan dalam masyarakat,” katanya.

Tradisi KKN yang sudah digelar sejak dulu, kata Charles, kiranya dapat menumbuhkan kecintaan bermasyarakat serta mengajak berpartisipasi dalam membangun desa.

“Cepatlah beradaptasi, tinggalkan kebiasaan di kota yang biasanya berbeda dengan di desa. Jalin komunikasi, ciptakan inovasi, dan jajak masyarakat berperan di dalamnya. Ingat yang paling penting, jaga nama baik kampusmu,” tegasnya.

Sekadar informasi, 122 mahasiswa UPMI ini akan menjalani KKN sejak hari ini, 3 Oktober hingga 22 Desember 2023.

Hadir juga dalam pelepasan ini, Asisten Pemerintahan Setda Dairi Jhony Hutasoit, Camat Sidikalang Swanto Sitakar, Kades Bintang Mersada, Uswatun Bintang, Wakil Rektor 3 UPMI Dr. Hj. Evi Suryani Siregar, MPd., dosen pendamping lapangan Alwi Fahrozi SPd, MPd, serta undangan lainnya. (As)

HUT ke-76 Dairi, Bupati Eddy: Momentum untuk Terus Bergerak

0

 

DAIRI – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Dairi ke -76 merupakan momentum untuk terus bergerak dalam meningkatkan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Dairi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan capaian kinerja makro Kabupaten Dairi pada tahun 2019 dan 2022, di mana tahun 2019 adalah awal masa kerja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dairi dan secara perlahan meningkat pada tahun 2022.

Demikian disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu pada Sidang Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Dairi ke-76 Kabupaten Dairi, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Dairi, Senin (2/10/2023).

“Capaian kinerja makro tahun 2022 yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,56, Umur Harapan Hidup (UHH) adalah 69,64,rata-rata lama sekolah adalah 13,24, rata-rata pengeluaran adalah Rp.10.740.000, tingkat kemiskinan 0,88%, tingkat kemiskinan terbuka 0,88%, pendapatan per kapita sebesar Rp33.980.000, rasio gini 0,221,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Eddy Berutu juga menyampaikan capaian program prioritas yang telah dilakukan untuk perbaikan dan pembenahan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Dairi yaitu meningkatnya implementasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) sebesar 47,23.

Dalam sektor pendidikan, kata Eddy Berutu, pemerintah Kabupaten Dairi telah melakukan pembangunan, penambahan, dan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, melaksanakan pelatihan belajar matematika yang mudah, menyenangkan, dan menyenangkan (Gasing).

Dalam sektor kesehatan, lanjut Eddy berutu, kegiatan prioritas antara pembangunan lain dan rehabilitasi puskesmas, pengadaan alat-alat kesehatan, penyediaan layanan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) RSUD Sidikalang, penyediaan layanan hemodialisa dan cuci darah, serta penyediaan public safety center (PSC) 119 yang telah melayani 224 pasien sejak diresmikan pada tahun 2020.

Sedangkan sektor pekerjaan umum, tutur Eddy Berutu, telah dilakukan perbaikan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan rumah baru layak huni, pembangunan irigasi, pengembangan jaringan distribusi air minum, pembangunan tangki septik, peningkatan sistem penyedia air minum (SPAM).

Di sektor pertanian, lanjut Eddy Berutu, pemerintah juga telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kluster kopi dan jagung, menyalurkan alat dan mesin pertanian, membangun sarana pertanian, pengembangan kawasan pertanian terpadu hortikultura di Parbuluan serta peningkatan nilai tukar petani (NTP), dan mengembalikan kejayaan Kopi Sidikalang melalui luasnya tanaman kopi.

Lebih lanjut, Eddy Berutu juga menjelaskan program yang sudah dijalankan dalam sektor perdagangan yaitu revitalisasi Pasar Sumbul, pembangunan gedung PLUT KUMKM, dan pusat sentra industri tenun di Kecamatan Silahisabungan.

Selain itu, ucap Eddy Berutu, Pemkab Dairi juga telah memperoleh capaian-capaian lain seperti ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan World Aquabike Championship pada 22-26 November 2023, menyebarkan nomor induk berusaha (NIB) dengan metode jemput bola kepada pelaku usaha, Pembagian sertifikat tanah kerja sama dengan BPN di Sitinjo, penanaman pohon serta Pembagian bibit pohon kepada masyarakat sebanyak 12.854 batang.

“Kita juga sudah meningkatkan layanan perpustakaan melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dairi, meresmikan gedung perpustakaan Kabupaten Dairi, menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota Medan, meningkatkan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, membuka layanan 112, serta pengembangan 37 aplikasi yang semuanya dapat dilihat di portal dairikab.go.id,” ucap Eddy Berutu. (Nid)

Kapolda Sumut Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono Guna Kenang Pahlawan Revolusi

0
Kapolda

SIMALUNGUN – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono, PTPN 3, Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Minggu (1/10).

Dalam acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu turut hadir Pj Gubernur Sumut Mayjen TNI (Purn) DR. Hassanudin sebagai Irup, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan beserta Forkopimda.

Peringatan hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2023 ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju”.

“Saya selaku Kapolda Sumut mengucapkan selamat memperingati Hari kesaktian Pancasila 1 Oktober 2023,” katanya.

Upacara yang digelar ini untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur akibat kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam peristiwa G30S/PKI.

Di Bandar Betsy pernah terjadi peristiwa pembunuhan terhadap Letda Sujono yang dilakukan PKI sehingga menjadi catatan kelam yang tidak boleh terulang kembali.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini untuk meneguhkan tekad dan semangat bersama bahwa ideologi Pancasila sebagai pondasi kehidupan bangsa berbangsa dan bernegara. (As)

Polisi Biarkan Lokalisasi Judi di Medan Country Pancurbatu Berkembang “Narkoba Marak”

0
Judi
Lokalisasi Judi seperti ‘Las Vegas’ berada di Medan Country Pancurbatu. Arena judi ketangkasan ini beromset Ratusan juta perharinya. Lokalisasi ini berada di Medan Country Jl. Jamin Ginting Km 24 Desa Tiang Layar Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang.

Informasi diperoleh, Jumat (29/9), pihak pengelola mengelabui penegak hukum dan masyarakat sekitar dengan mengerahkan armada menjemput para pemain dengan angkutan umum yang disediakan untuk dibawa ke lokasi yang berjarak sekitar 2 km ke dalam.

Setelah masuk ke lokasi, pemain disediakan permainan judi samkwan (dadu), baccarat, tembak ikan dan kartu.

“Lokasi itu sudah setahun beroperasi dikelola tiga orang berinisial GL, WY dan AS. Mereka memang sudah jadi pemain lama,” ujar warga kepada wartawan, Jumat (29/9).

Untuk mengelabui petugas, calon pemain seolah-olah dibawa ke kolam pancing. “Tapi bisa juga Medan Country Club itu disulap jadi arena perjudian,” jelasnya.

Tidak hanya judi yang ada di sana, narkotika juga kerap di jajakan di sudut lokalisasi judi itu.

Warga berharap agar pihak Poldasu dan Polrestabes Medan bersikap tegas untuk memberantas areja judi dan narkoba tersebut. (As)

Terapis Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Medan

0
Trafis Wanita
Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman
Seorang terapis pijat, Heni (41), ditemukan tewas tanpa busana di dalam kamar panti pijat tempatnya bekerja, Jumat (29/9/2023) dini hari. Sebelum terapis pijat itu ditemukan tewas dengan kondisi tubuhnya penuh luka, warga sekitar mengaku sempat mendengar suara ribut di lokasi kejadian.

Lurah Sei Agul, Aidil Putra mengatakan, warga dan saksi mengungkap seorang pria diduga kekasih korban sempat datang. “Dugaannya dibunuh sama pacarnya. Katanya sebelumnya, dari info saksi- saksi, dia habis ketemu pacarnya disitu mungkin karena cemburu,”kata Lurah Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Aidil Putra, Jumat (29/9/2023).

Jenazah Heni ditemukan pada Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB oleh pemilik panti pijat.

Ketika ditemukan jasad terapis pijat ini terlentang di bilik kamar tanpa busana. Pada lehernya terdapat luka diduga bekas cekikan. Kemudian, dari mulutnya juga mengeluarkan darah diduga akibat luka di bibir atas bagian dalam sebelah kirinya.

Kata Aidil, Heni bekerja seorang diri di terapis pijat lulur tersebut. Dia juga menetap di lokasi. “Dia pekerja dan sendiri. Dia yang menjaga juga, bekerja. Katanya sempat bertengkar sama pacarnya. Menurut kesaksian warga,” ujarnya.

Lisa, adik korban, mengatakan kakaknya sempat membuat status WhatsApp sebelum dibunuh. “Saya tidak tahu sebelumnya dia bertemu dengan siapa. Dia aktif di WhatsApp, buat status sekitar pukul 18.00 WIB lewat, dia buat status ‘keringat dingin’,” kata Lisa, Jumat (29/9/2023).

Lisa mengatakan, dugaan sementara kakaknya dibunuh pria pelanggan tempat kusuk. Pelaku diduga tidak puas atau ingin menguasai uang korban.

“Mungkin si pria ini kurang puas. Entah apa diminta dia, entah kurang uang atau lainnya, jadi dia bunuh kakak saya,” kata Lisa, di RS Bhayangkara TK II Medan.

Disinggung soal status WhatsApp sang kakak, Lisa geleng kepala. Ia tak tahu apa maksud kalimat ‘keringat dingin’ yang terakhir kali diunggah Heni.

Trafis Wanita
Tempat Kerja Korban Ditemukan

Bagi keluarga, ia merupakan tulang punggung adik-adiknya pasca-ibu mereka meninggal puluhan tahun lalu.

Heni dikenal penutup, sehingga tidak pernah menceritakan tentang kesusahannya. Setelah diotopsi, jenazah Heni akan dimakamkan di Kecamatan Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita sejumlah barang bukti di lokasi. Panti pijat ini juga telah dipasangi garis polisi. Kapolsek Medan Barat Kompol Rizky Amalia mengatakan, korban telah dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk diotopsi.

Polda Sumut Ringkus Jaringan Internasional Perdagangan Satwa Dilindungi

0
Polda

MEDAN – Subdit Tipidter Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut mengungkap Jaringan Internasional Perdagangan satwa yang dilindungi di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (27/9) dini hari.

Dari pengungkapan jual beli satwa yang dilindungi itu diamankan seorang terduga yang menjadi kurir bernama Reza Heryadi (35) dengan barang bukti 2 ekor Orang Utan jantan dan betina yang diperkirakan masih berusia 5 bulan.

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya melalui Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan pengungkapan jual beli satwa yang dilindungi jaringan internasional itu bekerja sama dengan Kementerian LHK Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser.

“Ada dua ekor Orang Utan yang dilindungi berhasil diselamatkan,” katanya, Jumat (29/9).

Hadi menerangkan, pengungkapan perdagangan satwa yang dilindungi itu masih dalam penyelidikan Subdit IV Tipidter Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut untuk menangkap pelaku dan jaringan lainnya

“Pengungkapan ini hasil kerjasama kita dengan agency dari Wildlife Justice Commission. Sementara untuk barang bukti dua ekor Orang Uta sudah dititip dan dirawat di BKSDA Prov. Sumut,” pungkasnya. (As)