Beranda blog Halaman 156

Kemenkumham Sulteng Usulkan 2.259 Warga Binaan Pemasyarakatan Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1445 H

0

Palu – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia x Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) mengusulkan 2.259 remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di seluruh wilayah Sulteng.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, mengatakan bahwa remisi atau pengurangan masa pidana ini merupakan bentuk penghargaan kepada WBP yang telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa hukuman.

“Remisi khusus Idul Fitri ini diberikan kepada WBP yang beragama Islam dan telah memenuhi persyaratan yang ditentukan,” kata Hermansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (4/4/2024).

Dari 2.259 WBP yang diusulkan, 2.257 di antaranya akan mendapatkan remisi pengurangan masa tahanan (RK) I dan 02 orang mendapatkan remisi RK II berupa langsung bebas.
Hermansyah menjelaskan bahwa besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 2 bulan.

“Remisinya juga bervariasi, ada yang 15 hari, 1 Bulan hingga 2 Bulan. Kita memastikan bahwa pengusulannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini komitmen kita untuk memenuhi hak bagi mereka semua,” terangnya.

Lebih lanjut, Hermansyah mengimbau kepada seluruh WBP yang tersebar di 8 Lapas, 3 Rutan dan 1 LPKA untuk tetap menjaga kondusifitas dan keamanan di lapas/rutan.

“Pemberian remisi ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi WBP untuk terus berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan dengan tekun, kita mau ketika mereka telah kembali ke masyarakat, mereka bisa menjadi insan yang lebih baik,” pungkasnya.
Adapun rincian jumlah WBP yang mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri di Sulawesi Tengah.
1. Lapas Palu 633 orang,
2. Lapas Luwuk 148 orang,
3. Lapas Ampana 188 orang,
4. Lapas Tolitoli 165 orang,
5. Lapas Kolonodale 155 orang,
6. Lapas Leok 106 orang,
7. Lapas Parigi 215 orang,
8. Lapas Perempuan 124 orang,
9. LPKA Palu 7 orang,
10. Rutan Palu 120 orang,
11. Rutan Donggala 274 orang,
12. Rutan Poso 123 orang.(Rel)

Hadirkan Terobosan, LPKA Palu Gandeng Kabag Progmas Kanwil Kemenkumham Sulteng dan Media Bahas Program Kabar Ramadhan

0

Palu – Hadirkan Terobosan guna membangun Transparansi Layanan, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun menggandeng Kepala Bagian Program dan Humas (Kabag Progmas) Kantor Wilayah (kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng), Muhamad Said dan media online Mutiara Media Sulteng, serta Media Nasional Topik Terkini.com untuk membahas program Kamis Berkah (Kabar) di bulan suci Ramadhan, Kamis, (4/4) Pagi.

“Program Kabar Ramadhan ini merupakan inisiasi kita bersama, tujuannya untuk membangun transparansi layanan kepada masyarakat luas perihal kegiatan-kegiatan di LPKA Palu dalam menciptakan generasi unggul. Nantinya bisa melalui live Instagram ataupun youtube,” ungkap Revanda di ruang kerjanya

Dalam hal ini, Revanda turut serta didampingi Kepala Subbagian Umum, Andi Nuryadin dan satu orang Humas, Rizki Fandu. Lebih lanjut, Ia berharap semoga progam ini dapat terus berjalan bukan hanya pada bulan suci Ramadhan.

“Terima kasih atas jalinan kerja sama dan dukungannya, semoga melalui program Kabar ini kita dapat menyebarluaskan informasi serta edukasi kepada masyarakat terkhususnya di bulan yang penuh berkah ini,” harap Revanda

Sementara itu, Kabag Progmas Kanwil Kemenkumham Sulteng, Muhamad Said mengatakan kegiatan ini merupakan atensi dari Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar yang terus menekan setiap Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi wajib membangun sinergitas bersama media cetak dan media online yang telah terverifikasi dewan pers.

“Pastikan memberikan informasi teraktual, mari kita tingkatkan komitmen dalam meberantas berita Hoax,” ajak Said

Tidak berhenti sampai disitu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada LPKA Palu yang telah menjadi promotor dibidang Kehumasan diantaranya telah menggelar One Day Training Kehumasan bersama seluruh (UPT), menjadi satuan kerja pengelolaan media dan Website terbaik Tahun 2023, Satuan kerja dengan Pemberitaan Terkreatif, Satuan kerja pengelolaan Media dan redaksi berita Terbaik Tahun 2023, dan banyak berkontribusi bersama media-media lainnya.

“Terima kasih atas kerja kerasnya, ini merupakan salah satu contoh yang patut di teladani. LPKA Palu telah membuktikan terobasannya dalam membangun citra positif Kemenkumham Sulteng,” jelasnya
Dalam momen itu, Mutiara Media Sulteng diwakili oleh Rahayu dan Media Topik Terkini.com diwakili oleh Stevi Lilis. Keduanya setuju untuk memberikan kotribusi dalam penyebarluasan informasi ditengah masyarakat.

“Tentu kami siap mendukung segala bentuk program yang dihadirkan LPKA Palu dan Kanwil Kemenkumahm Sulteng, apalagi program-program yang dihadirkan dapat mendukung pemajuan daerah,” pungkas Rahayu. (Rel)

H-6 Menjelang Lebaran Jalan Pantai Barat Masih Terlihat Rusak dan Berlobang

0
H-6
Sori martua Matondang Tokoh pemuda pantai barat yang juga kader Ansor Madina, "sudah selayaknya jalan nasional ini dilakukan perbaikan, menjelang H-6 lebaran ini".

Madina | Aktiva.news : H-6 Menjelang Lebaran Jalan lintas Pantai Barat Mandailing Natal Masih Terlihat Rusak dan Berlobang, dan hal ini terus menjadi perhatian karena sampai saat ini belum ada perbaikan ataupun penambalan jalan dari dinas terkait,  kamis (04/04/24). 

H-6
Hingga menjelang H-6 Lebaran, Jalan lintas Pantai Barat Madina masih terlihat rusak parah.

Sori martua Matondang Tokoh pemuda pantai barat yang juga kader Ansor Madina menyampaikan wajar dan selayaknya jalan lintas pantai barat ini di perhatikan mengingat kondisi jalan yang sekarang semakin hari semakin hancur tahun ke tahun terlihat di biarkan saja oleh pemerintah terkait apalagi sebentar lagi kita akan menuju lebaran idul Fitri, jadi jalan lintas pantai barat ini pasti akan banyak di lalui pemudik untuk menuju kampung halaman nya. Sori ingin penambalan jalan berlubang di kerjakan beberapa hari ke depan, sebelum puncak arus mudik H-6 sampai H+3 Lebaran.

“Masih ada waktu beberapa hari lagi untuk menutupi lubang di jalan. Menghindari kecelakaan yang bisa terjadi,” ujarnya

Sori MTD pun mengaku tidak ingin ada warga yang harus menghadapi musibah karena jalan berlubang saat merayakan Lebaran nanti.

Semoga pemerintah terkait secepatnya memperbaiki jalan rusak tersebut,”Kita harapkan masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran nanti, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi dapat memeriksa kendaraannya terlebih dahulu sebelum dibawa pulang kampung, ungkapnya. (SH/Red).

Tebar Kebaikkan ke Anak Binaan, LPKA Palu Terima Kunjungan Mahasiswa Fakultas Kehutanan UNTAD

0

Palu – Bulan Ramadhan memang sering dijadikan sebagian orang untuk menebar kebaikan dan berbagi berkah. Pada Selasa sore (2/4) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu terima kunjungan Mahasiswa Persekutuan Rimbawan Kristen Oikumene (Praise) Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako Palu.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun yang turut didampingi Kepala Sub Bagian Umum, Andi Nuryadin menyambut dengan hangat kedatangan 11 orang mahasiswa yang ingin berbagi berkah di bulan suci ramadhan kepada seluruh Anak Binaan LPKA Palu.

Dalam sambutannya, Revanda Bangun mengatakan terima kasih atas kepedulian adik-adik Mahasiswa kepada para Anak Binaan. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan baik dan pahala dalam toleransi umat beragama.

“Berbagi kecerian antar sesama merupakan salah satu bentuk rasa syukur pada Tuhan yang telah memberikan rezeki kepada kita semua. Mari bersama-sama menebar kebaikan dengan meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama dan menumbuhkan rasa untuk memberi. Love is giving without thinking and Love is born through the giving of kinddness,” ucap Revanda.

Menanggapi sambutan Kepala LPKA Palu, Afriyanti Parere selaku Ketua Himpunan Praise Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako mengungkapkan kunjungan ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan atas semua kenikmatan dengan meningkatkan rasa kepedulian antar sesama umat beragama, serta ingin memotivasi adik-adik LPKA Palu untuk tetap semangat hingga mereka kembali bersama keluarga kelak.

“Ini merupakan pertama kalinya kami datang berkunjung di LPKA. Tidak ada tergambar kesan penjara disini. Saya pun melihat tempat ini seperti asrama. Kami berharap melalui pembagian takjil ini, dapat menambah keceriaan dan semangat mereka dalam menjalani masa pidananya,” ungkap Afriyanti.

Sementara itu Kepala LPKA Palu, Revanda juga mengungkapkan, segala program pembinaan yang ada di LPKA Palu tidak lepas dari bimbingan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kememkumham Sulteng) dalam membantu dan membimbing agar para anak binaan tetap dapat memperoleh hak-haknya sebagai anak pada umumnya.

“Dibawah kepemimpinan Bapak Hermansyah Siregar selaku Kepala Kanwil Kemenkumham sulteng, Anak Binaan LPKA Palu dapat menuai beberapa prestasi dan juga sering dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan diluar LPKA Palu untuk mengisi acara, salah satunya dalam kegiatan penutupan MTQ oleh RRI Palu,” jelas Revanda.

Adapun kegiatan bagi-bagi Takjil GRATIS ini melibatkan langsung Kepala LPKA Palu, Kepala Sub bagian Umum, para pegawai dan mahasiswa Himpunan Praise Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako Palu.

Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi Anak Binaan dan sikap toleransi antar umat beragama selalu terjaga dengan baik.(Rel)

Gandeng Polda Sulteng, LPKA Palu Serahkan KTA Polsus kepada Jajarannya

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) terbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian Khusus (Polsus) dan menyerahkan secara langsung kepada jajarannya, Selasa, (2/4) Siang.

Penyerahanan tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Displin, Mokhamad Ma’ruf didampingi Kepala Subseksi Admininstrasi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, Hery Purwono di ruang kerjanya.

Ma’ruf mengatakan KTA Polsus adalah Kartu Tanda Pengenal sebagai anggota Polsus yang memuat identitas dan pasfoto bersangkutan disertai peraturan perundang-undangan yang ditegakkannya.

“Terima kasih atas jalinan sinergitas yang dibangun bersama Polda Sulteng, pergunakan KTA Polsus ini sesuai fungsinya,” kata Ma’ruf

Dirinya juga mengaku dalam proses pembuatannya sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. “Pelayanan yang diberikan Polda Sulteng sangat baik, KTA Polsus dibuat dengan bentuk yang fleksibel, efisien, dan tidak mudah rusak, sehingga dapat ditempatkan dalam saku atau dompet, serta mudah untuk dibaca dan dikenali,” ungkapnya

“KTA Polsus ini juga sebagai salah satu tanda pengakuan dari instansi Polri bahwa petugas di LPKA Palu merupakan bagian dari Anggota Kepolisian Khusus pada Bidang Pemasyarakatan,” tambahnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar memberikan apresiasi atas sinergitas yang dibangun LPKA Palu bersama Polda Sulteng dalam menjalin kemitraan sehingga terpeliharanya kesadaran dan ketaatan serta kepatuhan hukum dan peraturan Perundang-Undangan khusunya di lingkungan Lapas/Rutan/LPKA maupun di lingkungan masyarakat.

Kakanwil Hermansyah berharap, dengan adanya KTA Polsus dapat memberikan akses kemudahan dalam membantu tugas dan fungsi kedinasan pada petugas Pemasyarakatan serta mendorong untuk mengimplementasikan tata nilai Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif (PASTI) Kemenkumham dalam bekerja.

“Tata nilai PASTI harus terus diterapkan, pastikan jaga hubungan baik bersama stakeholder dan berikan pelayanan Prima dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” tegas Kakanwil Hermansyah

KTA Polsus yang diterbitkan berjumlah 32 buah yang nantinya akan membantu tugas dan fungsi petugas di LPKA Palu dalam hal kedinasan.(Rel)

Eddy Berutu Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama DP MUI Dairi

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr.Eddy Keleng Ate Berutu menghadri undangan silaturahmi bersama DP Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dirangkai berbuka bersama Senin (1/04/2024) di Panji Sibura-bura.

Mengawali Perayaannya Eddy Berutu menyampaikan banyak terima kasih serta penghargaan yang setinggi – tinggi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dairi yang telah mengundang dalam acara buka puasa bersama hari ini dengan harapan semoga eratnya hubungan antara pemerintah dan alim ulama di kabupaten Dairi tetap terjalin dalam terwujudnya keharmonisan kebersamaan ditengah masyarakat.

“Salam hangat dan Terima Kasih kepada Majelis Ulama Indonesia atas kesempatan ini. Saya sangat mengapresiasi peran dan kontribusi yang telah diberikan MUI, dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan dalam masyarakat,” ucap Eddy.

Eddy juga mengajak seluruh tamu undangan untuk memperkuat komitmen dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Dairi mewujudkan visi misi pemerintah Kabupaten Dairi yaitu, Dairi unggul yang mensejahterakan rakyat dalam keharmonisan keberagaman,” katanya mengakhiri Segalanya.

Di tempat serupa, Ketua MUI Kabupaten Dairi Wahlin Munthe mengajak untuk saling menjaga silaturahmi, dan menjadikan momentum ini untuk bersilaturahmi baik dengan pengurus MUI, dengan instansi lain baik pemerintah maupun pihak swasta” Ucapnya.

Turut hadir dalam acara ini kadis pariwisata Rahmatsyah Munthe, kadis perindakop iwan taruna berutu, kaban bapenda Fatimah boang manalu, kakankemenag Kabupaten Dairi riswan gajah, dan seluruh anggota MUI Kabupaten Dairi. (NID)

Warga Kecamatan Tanah Pinem Minta Bupati Lanjutkan Pembangunan

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu melanjutkan kegiatan Kunjungan Kerjanya (Kunker) nya di Kecamatan Tanah Pinem, Selasa (2/4/2024). Kegiatan diawali dengan temu lapang bersama para petani warga Desa Harapan, Kecamatan Tanah Pinem.

Kadirun Sihaloho salah satu perwakilan warga desa menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemkab Dairi, Khususnya Bupati Eddy Berutu telah banyak membawa perubahan dan pembangunan secara khusus untuk Kecamatan Tanah Pinem.

Ia menyebut, Kecamatan Tanah Pinem telah banyak memperoleh pembangunan dan bantuan khususnya di sektor pertanian. Dijelaskan, warga secara umum memahami pembangunan yang terjadi akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Kami paham, terhambatnya pembangunan akibat pandemi dan direfocusing anggaran, menyebabkan masa kerja bupati maksimal hanya 2,5 tahun dan banyak program yang tertinggal. Sudi kiranya bapak melanjutkan pembangunan ini. Doa kami, bapak sukses, Kami rindu bapak jadi bupati kami lagi,” kata pensiunan kepala sekolah ini.

Sebelumnya Bupati Eddy Berutu menyampaikan banyak program pertanian dan bantuan yang akan dilaksanakan.

“Saya baru beberapa bulan bertahan saat itu, namun Covid melanda. Berdasarkan petunjuk pemerintah pusat, anggaran pun direfocusing yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan. Jadi dengan susah payah bergerak. Kita akan berusaha terus, namun kemandirian petani menjadi kunci keberhasilan kita,” ujarnya.

Disebutkan bupati, kehadiran Presiden Jokowi di Dairi Tahun 2022 lalu menjadi tonggak terbukanya awal pembangunan di Dairi.

“Saya sempat ngobrol dengan presiden meminta dukungan penuh pada beliau untuk pembangunan di Dairi. Jika sekarang akses ke daerah ke sekitaran Danau Toba terbuka, termasuk Kabupaten Dairi itu semua adalah berkat kehadiran beliau. Untuk itu saya mau menjelaskan bahwa cita – cita saya bagaimana masyarakat saya bisa sejahtera secara khusus masyarakat petani,” katanya berakhir.

Hadir dalam kegiatan ini, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Robot Simanullang dan jajarannya, Camat Tanah Pinem, Johan Ginting, kepala desa dan masyarakat Desa Harapan. (Nid)

Tidak Punya Uang, Dua Pasangan Suami Istri Curi Cabai di Dairi

0
Suami istri
Ilustrasi Cabai yang Dicuri
Dairi – Aksi yang dilakukan dua pasangan suami istri dan seorang remaja ini tergolong nekat. Mereka mencuri delap karung cabai di kebun milik warga di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).

Adapun kelima pelaku bernama Rusji Dabutar (23), Rio Tania Sihite (19), Ilham Lubis (24), Suwi Hanjani (21) dan YD (17).

Empat pelaku pencurian berhasil di tangkap, sementara satu pelaku masih di buru polisi.

Kapolres Dairi AKBP Agus Bahari Parama Artha mengungkapkan aksi pencurian itu terjadi di Dusun Juma Gunung, Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Jumat (29/3/2024) malam.

“Tania Sihite adalah istri pelaku Rusji dan Suwi istri Ilham Lubis,” kata Agus, Selasa (2/4).

Agus Bahari menyebut kejadian itu berawal pada Rabu (27/3) sore. Saat itu, Rusji bersama Ilham tengah berjalan-jalan ke arah ladang korban untuk mencari burung.

Setibanya di ladang itu, para pelaku melihat tanaman cabai korban telah berbuah. Setelah itu, mereka pun melanjutkan perjalanan untuk mencari burung.

Kemudian, pada Jumat (29/3) malam, Rusji dan Ilham tidak memiliki uang, sehingga mereka memutuskan untuk mencuri cabai korban. Pada saat itu, Rusji mengajak pelaku YD.

“Mereka bertiga berangkat menuju perladangan milik korban dengan menggunakan senter mancis. Setelah itu, pelaku mengambil goni yang terletak gubuk korban dan mengambil cabai tersebut beserta dengan daun, tangkai, dan batangnya sebanyak delapan goni,” ujarnya.

Kemudian, para pelaku membawa cabai itu ke rumah Rusji dan dibersihkan oleh kedua istri mereka. Agus menyebut istri para pelaku mengetahui bahwa cabai itu merupakan hasil curian. Rencananya, cabai itu akan dijual ke Pasar Sidikalang.

Lalu, keesokan harinya korban terkejut melihat tanaman cabai miliknya telah hilang. Setelah dicek, jejak kaki yang berada di ladang tersebut mengarah ke rumah pelaku Rusji.

Korban bersama masyarakat dan Babinsa mendatangi rumah Rusji dan menemukan cabai tersebut.

“Korban, masyarakat berserta petugas Babinsa menemukan enam karung goni cabai yang belum dibersihkan dan cabai yang sudah dibersihkan, sehingga masyarakat menginterogasi para pelaku dan mengakui bahwa mereka lah yang melakukan pencurian cabai milik korban,” kata Agus.

Suami istri
Pelaku pencurian cabai yang di datangi warga di kediamannya

Lalu, sekira pukul 19.00 WIB, pelaku diboyong ke Polres Dairi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Perwira menengah Polri itu mengatakan saat ini pihaknya masih memburu pelaku Ilham.

Saat ini, pelaku Rusji, Rio Tania, Suwi Hanjani telah ditahan, sedangkan pelaku YD tidak ditahan karena masih anak di bawah umur.

“Pelaku Ilham belum tertangkap. Pelaku anak YD dipulangkan dengan jaminan dan wajib lapor,” pungkasnya. (**)

 

Jalani Program AO, Kasubsi Penilaian dan Klasifikasi Berikan Nasihat kepada Anak LPKA Palu

0

Palu – Satu orang anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak(LPKA) Kelas II Palu, menjalani Program Admisi Orientasi atau masa pengenalan lingkungan, Selasa (2/4) pagi.

Kegiatan ini merupakan program awal dalam melakukan penelitian terhadap latar belakang yang berkaitan dengan sikap dan perilaku anak, pengenalan sarana dan prasarana di lingkungan LPKA Palu, serta penjelasan mengenai hak, kewajiban, larangan, hingga sanksi yang diberikan.

Andi Hermawan selaku Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penilaian dan Pengklasifikasian yang didampingi staf, Viery, memberikan beberapa nasihat dan penjelasan kepada anak MW (penghuni baru di LPKA) mengenai hak-hak anak, seperti Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, dan hak-hak lain sesuai dengan undang-undang pemasyarakatan Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023.

Dalam arahannya, Andi menjelaskan bahwa setiap anak yang menjalani masa pidana di LPKA sangatlah berbeda dengan di Lapas/Rutan.

“Kalian disini akan lebih banyak diberikan pembinaan untuk peningkatan moral dan perbaikan perilaku untuk dibina menjadi lebih baik. Jalani kewajiban sebagai anak dengan sebaik mungkin, sehingga jika ingin mendapatkan hak Integrasi, maka berkelakuan baik lah selama mengikuti seluruh program pembinaan di LPKA Palu serta taat dan patuh terhadap petugas,” jelas Andi Hermawan.

Ada beberapa program pembinaan yang ada di LPKA Palu mulai dari pendidikan, pembinaan kepribadian, dan pembinaan keterampilan, sehingga seluruh anak binaan LPKA Palu tetap melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya yang dapat membentuk mereka menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Nantinya setiap anak yang masih terdaftar aktif di sekolahnya akan dilakukan koordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah agar pendidikan anak tetap terpenuhi. Sedangkan untuk yang tidak lanjut sekolah wajib mengikuti pendidikan nonformal melalui Kejar Paket A,B, dan C yang sudah bekerja sama dan difasilitasi LPKA Palu secara GRATIS. Dengan makin aktif mengikuti kegiatan yang ada, maka hak Integrasi akan lebih mudah di peroleh,” tambahnya.

Selanjutnya, Anak MW juga diperkenalkan kepada seluruh petugas dengan subseksinya masing-masing serta pengenalan sarana prasarana di LPKA Palu mulai dari tempat ibadah, tempat olahraga, ruang musik, ruang kunjungan, pojok baca, ruang kelas, hingga dapur.

Seluruh Unit Pelaksana Teknis dibawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) telah berupaya meningkatkan pelayanan dengan berinovasi dan memaksimalkan seluruh program-program kerja yang ada di Lapas/Rutan/LPKA.

Sehubungan dengan hal tersebut, Hermansyah Siregar selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng memberikan apresiasi kepada jajarannya dalam memberikan pelayanan prima terhadap setiap warga binaan/anak binaan yang baru. Menurutnya dengan memaksimalkan tugas dan fungsi dapat memberikan nilai yang baik serta dapat menggali informasi dan data tambahan yang dianggap penting yang belum diperoleh pada saat registrasi, sehingga dari pemaksimalan program ini, dapat menciptakan Lapas/Rutan/LPKA yang aman dan kondusif. (Rel)

Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Rutan Kelas IIB Natal Berbagi Takjil

0
Hari Bhakti
Sambut Hari Bhakti Ke-60 Rutan Permasyarakatan Kelas IIB Natal, berbagi Takjil Kepada Masyarakat.
MANDAILING NATAL | Aktiva.news – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan  Ke-60 yang jatuh pada tanggal 27 April mendatang sekaligus mengambil momentum Ramadan 1445 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Natal adakan kegiatan bagi-bagi Takjil pada Senin (01/04/24).
Hari Bhakti Ke-60
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Rutan Kelas IIB Natal Berbagi Takjil

Kegiatan pada hari Bhakti Pemasyarakatan yang Ke-60 ini diadakan didepan Rutan Kelas IIB Natal dengan sasaran para pengendara dan orang yang melintas, Kepala Rumah Tahanan Negara (Ka.Rutan) Kelas IIB Natal, (H.Muhammad Zulkifly, S.H, M.H) turut langsung membagikan Takjil tersebut, Kegiatan yang dimulai sekira pukul 17.00 Wib berlangsung lancar, ada ratusan paket Takjil yang dibagikan oleh pihak Rutan saat itu.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke- 60 sekaligus mengambil berkah saat momentum bulan suci Ramadan,” ujar Karutan Kelas IIB Natal.

“Pada Hari Bhakti yang Ke-60 ini, pembagian Takzil ini Walaupun nilainya tidak seberapa, namun dengan kegiatan ini diharapkan interaksi sosial antara pihak Rutan dengan masyarakat sekitar bisa terjalin baik dan mempererat rasa silaturrahmi,” tambah H.M. Zulkifly, S.H, M.H.

Selanjutnya, dirinya berharap kegiatan bagi-bagi Takzil ini dapat menjadi rutinitas saat Ramadan selanjutnya, Sebagai informasi tambahan, Hari Bhakti Pemasyarakatan atau Hari Pemasyarakatan Indonesia diperingati setiap tanggal 27 April setiap tahunnya oleh Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM. Hari Bhakti Pemasyarakatan juga dijadikan sebagai media evaluasi untuk memperkokoh komitmen seluruh insan pemasyarakatan dalam mewujudkan tujuan dari sistem pemasyarakatan. (SH)