Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 155

Kebahagiaan Masyarakat Sungai Raya Siempat Nempu Desanya Jadi Lokasi TNI Membangun Desa

0

Rasa senang, bangga, syukur, dan haru menyelimuti masyarakat Desa Sungai Raya usai terpilihnya desa mereka menjadi lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118.

Direncanakan kegiatan TMMD akan berlangsung selama 30 hari hingga 19 Oktober 2023.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Sungai Raya Luat Darson Simanullang dalam Upacara Pembukaan TMMD ke-118 TA 2023 di Lapangan SD Negeri 037994 Juma Borno, Dusun Lae Borno, Desa Sungai Raya, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Rabu (20/9/2023).

“Kami Pemerintah Desa Sungai Raya sangat sangat bangga karena pemerintah meletakkan program TMMD di desa kami. Saya pikir, masyarakat juga sangat-sangat senang dengan pembangunan pembukaan jalan melalui program TMMD,” ucapnya.

Disampaikan Luat, kegiatan tersebut merupakan program pembangunan yang sangat strategis karena infrastuktur di Desa Sungai Raya tidak akan bisa dibangun jika hanya mengandalkan dana desa saja.

“Melalui kegiatan TMMD, maka telah dilakukan pembukaan jalan sepanjang 7,5 kilometer dengan rute Dusun Borno masuk ke Dusun Kuta Delleng terus ada daerah Barisan Umpal-umpal kemudian melewati Desa Gunung Meriah kemudian Dusun Sikurawung yang merupakan dusun terpelosok dari Desa Sungai Raya,” ucapnya.

Kata Luat, kondisi jalan sebelum dilakukan perbaikan sangat tidak bisa diakses petani yang mengakibatkan petani kesulitan untuk mengangkut hasil panennya serta dalam pengangkutan sarana dan prasarana ke ladang masing-masing.

“Dengan adanya pembukaan jalan ini, maka armada seperti kereta (sepeda motor) dan mobil sudah bisa masuk ke dalam untuk mengantar sarana dan prasarana pertanian serta hasil panen petani. Diharapkan pembukaan jalan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Raya,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Maslan Boru Silaban (51) Warga Sikurawung Dusun 6 Sungai Raya.

Menurut Maslan, program TMMD, terutama pembukaan jalan, sangat membantu masyarakat yang ada di Desa Sungai Raya.

“Saya salah satu masyarakat yang punya lahan di Dusun Borno dan memang sudah lama tidak ada akses jalan ke ladang kami. Saat ini saya merasa bangga dan haru karena jalan sudah dibuka,” kata Maslan.

Saya, ucap Maslan, berterima kasih dan mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat yang diterima masyarakat Desa Sungai Raya.

“Saya mendukung seluruh program yang dilakukan Bapak Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Kodim 0206 Kabupaten Dairi. Saya berharap, desa-desa yang terpencil dapat menjadi desa yang semakin maju. Itulah doa dan permohonan kepada Tuhan. Semoga Tuhan mengabulkan doa kita dan memberkati jajaran pemerintah dan bapak-bapak angkatan terutama untuk membangun desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maslan juga menyampaikan pembukaan jalan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sungai Raya. Ia mengaku semakin giat bekerja dan bertani sejak adanya pembukaan jalan tersebut. Maslan berpesan agar masyarakat Desa Sungai Raya semakin semangat dalam bekerja dan mengembangkan pertaniannya, sehingga tercipta petani yang mandiri.

“Jalan sudah dibuka, maka semakin giatlah dalam bekerja dan jangan ada waktu untuk bermalas-malasan. Sehingga kita menjadi petani yang mandiri dan sejahtera,” ucapnya. (Nid)

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Danau Toba, Ini Identitasnya

0
Danau Toba Pria tewas
Ilustrasi (foto:detik.com)
Seorang pria ditemukan tewas mengambang di perairan Danau Toba. Marningot Situmorang (54) tidak bernyawa di Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Korban merupakan warga Pea Lunak, Desa Pananggangan II, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir.

Kasi Humas Polres Samosir, Brigadir Vandu Marpaung mengatakan pertama kali menemukan jenazah korban adalah Lirayen Pandiangan.

Lirayen, sekira pukul 08.30 WIB tadi tengah membersihkan halaman rumah kosong yang ada di depan perairan Danau Toba.

“Saksi kemudian melihat ada jenazah mengapung di tepi Pantai Sosor Pelabuhan Pandiangan,” kata Vandu, Kamis (21/9/2023).

Danau Toba
Polisi sedang melakukan evaluasi mayat korban

Lalu, saksi kemudian melapor pada Kepala Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Simson Sinaga.

“Kepala desa kemudian menghubungi Polsek Onanrunggu. Selanjutnya, petugas mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang police line,” kata Vandu.

Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban terjatuh saat beraktivitas di sekitar perairan Danau Toba.

Polisi kemudian mencari keluarga korban, dan diputuskan bahwa jenazah langsung dimakamkan tanpa autopsi. (As/tr/red)

 

 

Ini 8 Cara Mengatasi Tensi Tinggi dengan Tepat

0
Tensi
Ilustrasi
Tensi tinggi bisa menimbulkan beragam gejala, antara lain sakit kepala hebat, pandangan kabur, hingga mimisan. Jika dibiarkan tensi tinggi bahkan bisa menyebabkan stroke. Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara mengatasi tensi tinggi yang akan dijelaskan lebih lanjut di artikel ini.

Seseorang dikatakan mengalami tensi tinggi jika tekanan darahnya ada di atas 130/80 mmHg. Tensi tinggi dikenal juga dengan istilah hipertensi. Ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami tensi tinggi, mulai dari pertambahan usia, pola hidup, hingga kondisi kesehatan tertentu, misalnya penyakit ginjal atau penyakit jantung.

Salah satu cara mengatasi tensi tinggi adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Saat mengalami tensi tinggi, seseorang harus lebih memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, olahraga yang harus dijalani, dan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat, seperti merokok atau begadang yang harus ditinggalkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara mengatasi tensi tinggi yang dapat kamu lakukan:

1. Batasi makanan tinggi garam
Konsumsi makanan tinggi garam dapat mengikat banyak air dan meningkatkan volume darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Untuk mengatasinya, batasilah makanan tinggi garam. Batas konsumsi garam perharinya dibatasi hanya sekitar tidak lebih dari 1 sendok teh.

Untuk menyiasati rasa pada masakan, kamu bisa mengganti garam dengan bumbu atau rempah untuk menambah cita rasa masakan.

Tidak hanya saat memasak, untuk membatasi asupan garam, cermatlah untuk membaca label pada kemasan makanan atau minuman dan pastikan kandungan garamnya rendah. Selain itu, hindari makanan olahan karena biasanya mengandung banyak garam.

2. Konsumsi makanan dan minuman tinggi kalium
Di dalam tubuh, kalium berperan untuk mengeluarkan garam yang berlebih melalui urin dan membantu agar otot di dinding pembuluh darah lebih relaks. Kedua mekanisme ini akan membantu mengatasi tensi tinggi.

Oleh karena itu, kamu bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalium, sebagai upaya untuk mengatasi tensi tinggi. Contoh makanan dan minuman berkalium tinggi adalah kentang, tomat, bayam, semangka, pisang, kacang merah, susu, atau yoghurt.

3. Batasi asupan gula dan karbohidrat olahan
Konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Jika dibiarkan terus menerus, hal ini bisa menyebabkan obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah.

Penyakit jantung dan pembuluh darah juga bisa menyebabkan tensi tinggi. Oleh karena itu, batasilah asupan makanan manis dan karbohidrat olahan untuk menjaga agar berat badan tetap ideal. Sehingga menurunkan risiko terjadinya tensi tinggi.

4. Berolahraga dengan rutin
Berolahraga bisa membantu proses penurunan tekanan darah. Pastikan olahraga dilakukan dengan rutin, minimal 30 dalam sehari, agar tensi tidak kembali meningkat. Pilihan olahraga yang cocok untuk menurunkan tensi adalah berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda.

5. Tidur yang cukup
Kebiasaan begadang dan kualitas tidur yang buruk bisa menyebabkan tensi tinggi. Jika dibiarkan, kurangnya waktu cukup tidur bisa semakin memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, pastikan kamu tidur yang cukup setiap malamnya. Untuk membantumu lebih nyaman dan nyenyak, usahakan untuk membuat ruangan tidurmu tetap sejuk dan tenang.

6. Kelola stres dengan baik
Nggak pernah berusaha mengelola stres dengan baik? Jangan heran kalau tensimu tinggi. Untuk mengatasinya, temukanlah cara positif dalam mengelola stres.

Misalnya, lakukan hobi yang disukai, seperti memasak, berkebun, atau membaca buku. Selain itu, hangout dengan teman-teman dan mengembangkan sikap bersyukur terhadap setiap hal yang kamu miliki dalam hidup juga bisa meredakan stres, lho.

7. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol
Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol merupakan faktor risiko hipertensi yang sering banget nih terjadi. Nah, biar tensi tetap normal dan terhindari risiko kesehatan lainnya, yuk hentikan kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

8. Konsumsi obat-obatan
Mengonsumsi obat antihipertensi sesuai anjuran dokter juga menjadi cara mengatasi tensi tinggi, ya. Sembari mengonsumsi obat, penderita tensi tinggi perlu melakukan perubahan gaya hidup dan cara yang telah disebutkan sebelumnya, supaya penurunan tensi lebih optimal. Pastikan minum obat sesuai dengan dosis dan anjuran dari dokter, ya.

Dengan melakukan cara-cara di atas, tensi tinggi dapat teratasi dan risiko komplikasi bisa dihindarkan. Kalau kamu sudah terdiagnosis hipertensi, lakukanlah pemeriksaan tekanan darah secara rutin, ya. Kamu bisa lakukan sendiri di rumah dengan tensimeter.

Selain itu, kamu juga meminta rekomendasi dari dokter terkait pola hidup yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu.

Ditinjau oleh : dr. Merry Dame Cristy Pane

Nenek di Desa Tanjung Agas Tewas dengan Leher Digorok

0
Nenek Tewas
Ilustrasi Pembunuhan
Nenek Masiah (73) tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Desa Tanjung Agas, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumsel.

Wanita tua ini ditemukan tak bernyawa di atas tempat tidur kamar rumahnya pada Selasa (19/9/2023) siang sekira pukul 14.30, bagian lehernya terdapat luka sayatan.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Hermansyah mengatakan, Masiah diduga korban perampokan.

“Dugaan awal, korban ini 363 (sasaran kasus pencurian), namun karena (pelaku diduga) kepergok, jadi 365 (terjadi pencurian dengan kekerasan) atau perampokan,” kata Hermansyah Rabu (20/9/2023).

Tim INAFIS Polres Ogan Ilir sebelumnya juga telah melakukan identifikasi dan membawa jasad Masiah ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan visum,” terang Hermansyah.

Penemuan jasad Masiah berawal dari kecurigaan warga karena wanita 73 tahun itu tak muncul-muncul dari kediamannya.

Selasa siang sekitar pukul 14.30 warga baru tahu kalau Masiah meninggal di rumahnya,” kata Heri ditemui di lokasi penemuan mayat.

Viral Rekaman Bandar Narkoba Transaksi Sabu

0
Bandar Viral
Ilustrasi
Viral rekaman di grup whatsapp seorang pria yang diduga bandar narkoba tengah asik bertransaksi di tengah pemukiman warga.

Dalam video yang beredar berdurasi delapan detik itu, terlihat dua orang pria sedang bertransaksi narkotika jenis sabu.

Dalam video tersebut memperlihatkan, pria dewasa yang mengenakan baju rilis, menyerahkan sebuah paket yang diduga sabu kepada pemuda.

AKP Ahmad Dahlan Panjaitan, Kasi Humas Polres Tanjungbalai, saat di konfirmasi mengaku sudah mengamankan pelaku pada Selasa(19/9/2023) malam.

“Terimakasih kepada masyarakat, kami menindaklanjuti video viral tersebut dan sudah mengamankan pemuda yang berada didalam video semalam malam,” ujar Dahlan dikutip Tribun Medan, Rabu(20/9/2023).

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan dua orang pelaku dengan metode under cover buy.

Viral Bandar
Potongan Video yang Viral

Namun, kata Dahlan, pihaknya belum mengamankan seorang pria dewasa, melainkan sudah mengamankan istri dari pria tersebut.

“Istrinya terlibat Fifi(35), A(17) pemuda yang ada di video. Pengungkapan ini bermula, polisi memesan sabu kepada A sebanyak dua paket seharga Rp 100 ribu,” kata Dahlan.

Lanjut Dahlan, A yang terjebak dan sudah menerima uang dari petugas, langsung mengambil narkotika dari Fifi.

“Setelah melihat barang bukti, petugas langsung melakukan pengamanan dan mengejar Fifi di kediamannya,” kata Dahlan.

Pengajuan Fifi, barang sabu tersebut diperolehnya dari S yang merupakan suaminya yang berada di dalam video viral beberapa waktu ini.

“Untuk S, kami masih melakukan pengembangan,” ungkapnya. (As/Red)

Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Saat Wudhu di Padang

0
Tewas
Naas yang dialami Gian (8) seorang bocah SD tewas usai tertimpa tembok parkiran masjid saat wudhu. Kejadian yang menewaskan bocah tersebut terekam CCTV. Korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Peristiwa tragis itu terjadi di Masjid Raya Lubuk Minturun di Jalan Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (19/9).

Dalam rekaman CCTV terlihat pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor lepas kendali saat berupaya atraksi dengan mengangkat roda depan. Namun, pemotor itu menghantam tembok parkiran masjid hingga roboh menimpa bocah SD yang sedang berwudhu.

Teman korban yang telah selesai berwudhu panik. Orang yang berada di sekitar juga langsung berupaya menolong korban. Sejumlah jamaah masjid dan warga sempat mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Bocah tewas

Korban bernama Gian berusia delapan tahun tewas saat penanganan di Rumah Sakit (RS) M Djamil Padang akibat luka parah di kepala.

“Sempat dibawa ke rumah sakit, lalu dirujuk ke RS M Djamil, tapi Allah menjemput anak kita ini,” tutur pengurus Masjid Raya Lubuk Minturun, Desriadi.

Saat ini kasusnya ditangani oleh Unit Laka Lantas Polesta Padang. Petugas telah memeriksa sejumlah saksi dan seorang pelaku siswa SMP. (As/in/red/inw)

Polisi Gerebek Gudang Gas Oplos di Jermal 12, Ratusan Tabung Diamankan

0
Polisi
Ilustrasi
Medan – Polisi kembali melakukan penggerebekan lokasi gas yang diduga oplosan di Jalan Jermal Xll, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.

Penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Medan itu pada hari Sabtu, 16 September 2023 sekira sore. Dari Penggerebekan polisi berhasil memboyong pemilik tempat dan ratusan tabung gas yang diduga telah dioplos.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir Mustafa kepada awak media membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan Polrestabes Medan.

“Iya, sudah kita tahan pelakunya, sudah kita tangkap, dia ini pemiliknya,” jelas Fathir, Selasa (19/9/2023).

Selain memboyong pemilik tempat inisial JP, Polrestabes Medan juga membawa 8 orang lainnya yang diketahui sebagai pekerja di lokasi pengoplosan.

“Jadi yang kita amankan itu ada 9 orang. Tapi dari hasil pemeriksaan kita yang lain itu kan hanya pekerja, digaji. Jadi kita amankan pemiliknya saja, kita tetapkan tersangka,” bebernya.

Disinggung terkait jumlah tabung gas oplosan yang diamankan, Kasat Reskrim menyebutkan sekitar 500 tabung.

“Untuk tabung ada sekitar 500 tabung yang diamankan,” ucap Fathir via telepon seluler.

Lebih lanjut, Fathir menyebutkan bahwa modus pelaku memindahkan dari gas subsidi 3 kg ke tabung gas LPG 12kg.

Hasil pengungkapan yang dilakukan Polrestabes Medan ini pun belum dipaparkan ke publik, sehingga warga tidak mengetahui adanya penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian.

Saat awak media menuju ke lokasi penggerebekan, beberapa warga yang berhasil dikonfirmasi tidak mengetahui hal tersebut. (As/al/red)

Viral Gaji Guru SMPN 15 Medan Ditahan Kepala Sekolah, Ini Kata Wali Kota

0
Gaji guru
Buntut viralnya gaji guru SMP Negeri 15 Medan ditahan kepala sekolah, Walikota Medan Bobby Nasution buka suara. Bobby menyampaikan bahwa baik guru dan kepala sekolahnya akan diperiksa.

“Ini saya sampaikan khususnya kepada masyarakat, saya sudah minta diperiksa semua, baik kepala sekolahnya termasuk gurunya,” kata Bobby di Medan, Rabu (20/09/2023).

Bobby juga menekankan pemeriksaan terhadap para guru SMPN 15 Medan ini bukan karena kasus ini viral. Pemeriksaan dilakukan agar permasalahannya menjadi jelas.

“Bukan karena memviralkan ya, jadi tolong, ini bukan karena memviralkan ya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan penahanan gaji beberapa guru di SMPN 15 ini terkait tidak disiplinnya dengan jam mengajar.

Kata Bobby, Guru-guru itu mengajar di sekolah swasta dan lebih aktif di sana.

“Di situ kita lihat memang gurunya ini mengajar di sekolah swasta. Dia (ASN), mengajar di sekolah negeri, di SMP Negeri 15, tapi saya dapat informasinya jarang masuk, lebih memilih mengajar di sekolah swasta,” jelasnya.

Bobby mengatakan, bahwa penahanan gaji oleh kepala sekolah itu dilakukan demi memberikan teguran kepada guru-guru yang tidak disiplin dalam mengajar. Namun cara itu dinilai kurang tepat, sehingga kepala sekolah SMPN 15 juga sudah diberikan teguran.

“Mungkin niat dari kepala sekolahnya ingin memberikan teguran, caranya mungkin juga salah. Jadi kepala sekolahnya sudah kita berikan teguran untuk dibayarkan (gajinya),”ungkapnya.

Bobby juga mengingatkan kepada para guru tersebut untuk tidak merasa paling benar. Beliau mengatakan bahwa jika tindakan lalai terhadap aturan mengajar tersebut merupakan disiplin berat, maka akan diberikan hukuman yang berat juga.

“Tapi jangan karena viral merasa paling benar, tidak. Gurunya juga saya minta diperiksa. Kalau memang disiplin berat, dikasih hukuman berat juga. Karena dia meninggalkan tugasnya di SMP itu,” ungkapnya.

Terakhir, Bobby mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam menangkap informasi, agar informasi tersebut dapat dipahami secara menyeluruh.

“Jadi harus semuanya memahami kejadian ini dengan sepenuhnya, sebaik-baiknya. Dasar dari kepala sekolah itu memberikan hukuman, meskipun caranya salah,” tutupnya.

Sebelumnya viral sebuah video yang menunjukkan sejumlah guru SMP Negeri 15 Medan mengeluh karena diduga diintimidasi oleh kepala sekolah. Para guru juga mengaku gajinya ditahan oleh kepala sekolahnya.

Kepala SMPN 15 Medan, Tiurmaida Situmeang, membantah dirinya menahan gaji dan mengintimidasi para guru. Tiurma menyebutkan persoalan itu berangkat dari ketidakdisiplinan 8 guru di sekolah tersebut.

Tiurmaida menjelaskan 8 guru itu tidak disiplin karena pergi tanpa permisi dengannya di waktu jam kerja. Alhasil, ia mendapati proses belajar siswa siswi jadi kurang tertib. (As/dt/red)

 

Mobil PAS Masuk Jurang, 2 Korban Belum Ditemukan, Bupati Dairi Minta Koordinasi BPBD, Polres, dan Basarnas untuk Evakuasi

0

DAIRI – Satu unit mobil penumpang PT PAS Transport yang dikemudikan Bani Silaban (27) mengalami laka lantas masuk ke jurang sedalam kurang lebih 200 meter di Dusun Lau Kinapan, Desa Batu Gun-Gun, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Minggu (17/09/2023) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, pada kejadian ini dua orang penumpang (pasangan suami istri) yakni Tumpak Aritonang (63 tahun) dan istrinya Siti Sihombing (57 tahun), warga Desa Bukit Lau Kersik, sampai saat ini belum ditemukan. Satu penumpang lainnya atas nama Risnawan br Lumban Gaol (19), warga Dusun Simpang Tiga Desa Bukit Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, mengalami luka-luka. Risnawan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas.

“Sampai saat ini mobil belum ditemukan dan diduga sudah masuk ke sungai Lae Renun. Kita sangat berduka atas kejadian ini,” kata Bupati Dairi Eddy Berutu setelah mendapat informasi langsung dari Camat Gunung Sitember Jonatan Ginting.

Eddy Berutu menerangkan atas musibah ini beberapa upaya yang telah dilakukan oleh pihak Pemkab Dairi di antaranya koordinasi untuk melakukan evakuasi dengan Forkopimcam, kemudian memerintahkan kepala Puskesmas terdekat untuk menyiagakan ambulans dan tenaga medis, serta obat-obatan.

“Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Dairi sekaligus koordinasi ke Tim SAR Provinsi untuk upaya evakuasi lebih lanjut. Semoga korban segera ditemukan,” kata Eddy Berutu.

Camat Gunung Sitember Jonatan Ginting lebih lanjut menerangkan, mobil penumpang PT PAS Transport yang jatuh ke jurang merupakan mobil penumpang jurusan Bukit Lau Kersik-Sidikalang-Medan yang membawa penumpang tiga orang warga Desa Bukit Lau Kersik yaitu Tumpak Aritonang (63 tahun) dan istrinya Siti Sihombing (57 tahun) dan satu orang anak gadis bernama Risnawan Lumban Gaol (19 tahun).

Adapun kronologi musibah itu bermula saat mobil tiba di Dusun Lau Kinapan. Setiba di sana, sopir menghentikan kendaraannya untuk turun dari mobil dan menuju kedai di pinggir jalan.

Tak tahu kenapa, tiba-tiba mobil berjalan dan langsung menuju jurang yang berujung di Sungai Lau Renun. Salah seorang penumpang bernama Risnawan Lumban Gaol berhasil melompat dari mobil sementara pasangan suami istri (Tumpak Aritonang beserta istrinya Siti Sihombing) terbawa mobil dan jatuh ke sungai Lau Renun.

“Masyarakat bersama Pemerintah Desa mencoba mencari ke dekat sungai, tapi mobil dan korban tidak ditemukan dan dipastikan sudah masuk ke sungai Lau Renun,” kata Jonatan Ginting.

Sejak mengetahui kejadian ini, Jonatan langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam dan melaporkan kejadian kepada Bapak Bupati Dairi.

Mendapat laporan, Bapak Bupati Dairi Eddy Berutu langsung memerintahkan tim BPBD untuk segera turun ke lokasi dan selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Dairi dan Basarnas Provinsi.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi langsung turun ke lapangan bersama Tim Polres Dairi yang dipimpin Kasat Lantas Polres Dairi. Pencarian langsung dilakukan sepanjang hari, namun belum membuahkan hasil.

Sampai saat ini, korban belum ditemukan dan sedang menunggu kehadiran Basarnas Provinsi untuk meneruskan pencarian korban. (Nid)

Selebgram Ini Terlibat Kasus Jaringan Narkotika Internasional Fredy Pratama

0
Selebgram
Polisi menangkap seorang Selebgram asal Makassar bernama Nur Utami, ia terlibat kbasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) jaringan narkotika internasional Fredy Pratama.

Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jayadi mengatakan Nur Utami saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri.

“NU (Nur Utami) sudah ditetapkan sebagai tersangka TPPU dan telah dilakukan penahanan di rutan Bareskrim,” ujar Jayadi kepada wartawan, Senin (18/9/2023).

Jayadi menjelaskan, Nur Utami merupakan istri dari salah satu pelaku narkotika berinisial S yang saat ini masih dalam buronan, berkaitan dengan pelaku narkotika lain berinisial WW

“NU merupakan istri dari S yang saat ini masih dalam pencarian penyidik dan secara langsung berperan sebagai pengendali wilayah Sulawesi Selatan bersama WW yang sudah ditangkap dan ditahan sebelumnya,” ucapnya.

Jayadi menegaskan Nur Utami tidak terlibat penyalahgunaan narkoba, namun dari kasus ini ia terlibat dalam memanfaatkan aset-aset dari S yang diperoleh dari jaringan narkoba Fredy Pratama.

Selebgram asal Sulsel Nur Utami diduga pamer harta kekayaan yang dilakukan di sosial media Instagram @Nuurutami.s merupakan harta yang diperoleh dari suaminya yang bekerja di jaringan Fredy Pratama.

“Kalau NU tidak menggunakan secara langsung narkotika. Tetap memanfaatkan aset-aset hasil dari penjualan narkotika dari S, kemudian dimanfaatkan atau diserahkan S kepada istrinya untuk membeli ataupun berinvestasi dengan pembelian barang-barang,” ujarnya.

Selebgram
Selebgram asal Makassar bernama Nur Utami,

Dari penangkapan Nur Utami, penyidik menyita sejumlah barang bukti di antaranya tiga unit kendaraan roda empat (Alphard, Hilux, dan HR-V), serta beberapa kendaraan lainnya.

Penyidik juga menelusuri aset-aset lainnya yang berbentuk tanah dan bangunan. Juga menyita aset berupa barang-barang bermerk seperti tas mewah Hermes, Lois Vuitton dan beberapa jenis barang lainnya.

“Sampai dengan hari ini kami sudah mendapatkan rekeningnya. Mohon bersabar, kami akan lakukan permintaan kepada pihak bank untuk melakukan pengecekan terhadap rekening yang bersangkutan,” kata Jayadi.

Penangkapan Nur Utami berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan 39 tersangka tindak pidana narkoba jaringan Fredy Pratama yang dirilis Selasa (12/9).

Dari 39 tersangka itu, terdapat pula selebgram asal Lampung Adelia Putri Salma (APS) yang juga menikmati kekayaan dari hasil jaringan narkoba. (As/Red)