Minggu, Februari 22, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 231

Sebar Video Mesum Mantan Pacar di Instagram, Seorang Mahasiswa Diringkus Polisi

0
Video Mesum
Seorang mahasiswa berinisial AHM (23) ditangkap karena menyebarkan video mesumnya dengan mantan pacar di Instagram. Mahasiswa asal Kabupaten Pandeglang ditangkap tim Cyber Ditreskrimsus Polda Banten.

Pelaku merekam video mesum tersebut pada saat pacarnya berinisial IK (23) dalam kondisi mabuk pada 2021 lalu, sehingga tidak menyadari perbuatan asusilanya direkam oleh AHM.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Wendy Andrianto mengatakan video mesum AHM dan IK, sengaja disebar oleh pelaku melalui akun instagram pribadinya kepada sejumlah rekan korban pada Desember 2022 lalu.

“Korban diinformasikan oleh temanya berinisial SM, bahwa saksi mendapatkan DM Instagram berupa potongan video yang memiliki konten melanggar kesusilaan yang dikirimkan oleh akun Instagram yang diketahui merupakan milik pelaku,” ujarnya, Senin (27/02/2023).

Tidak hanya sekedar menyebar video, pelaku juga menggunakan video tersebut untuk mengancam korban, agar bisa kembali menjalin hubungan dengan pelaku.

“Pelaku mengirimkan konten yang memiliki muatan melanggar kesusilaan, juga mengirimkan chat berupa ancaman kekerasan dan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi kepada korban,” ujarnya.

Tak terima dengan perbuatan AHM, korban bersama keluarganya melaporkan peristiwa itu ke Mapolda Banten.

Setelah dilakukan penyidikan, pada 20 Februari 2023 penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 4 saksi, termasuk pelaku.

“Kemudian penyidik melakukan gelar perkara penetapan tersangka, dan selanjutnya pada Selasa (21/2/2023) telah dilakukan penahanan terhadap pelaku,” ujarnya.

Wendy mengatakan dari hasil pemeriksaan AHM merekam video mesum bersama pacarnya pada tahun 2021 lalu. Pada saat itu, korban telah dicekoki minuman keras.

“Dalam pemeriksaan pelaku mengaku tujuan menyimpan dan membuat video, agar tidak diputuskan hubungannya oleh korban, sehingga video tersebut dijadikan senjata,” ujarnya.

Wendy menegaskan saat ini korban masih mengalami trauma, dan malu akibat video mesumnya tersebar ke publik.

“Atas perbuatan pelaku, saat ini korban mengalami gangguan psikologis dan ketakutan untuk keluar rumah,” pungkasnya

Perut Bagian Atas Kram Jangan Disepelekan, Kenali Penyebab dan Mengatasinya

0
Kram perut
Kram perut bagian atas paling sering muncul karena sakit maag. Meski umumnya hanya sementara dan bisa mereda dengan perawatan sederhana, kram di perut atas yang muncul akibat penyakit tertentu memerlukan penanganan medis.

Kram perut bagian atas merupakan salah satu keluhan yang umum terjadi. Untuk mengetahui penyebabnya, dokter akan mencari tahu organ atau bagian tubuh mana yang terpengaruh agar dapat memberikan perawatan yang tepat.

Orang yang mengalami kram perut di bagian atas biasanya mengalami gejala berupa sering mual, muntah, maupun nyeri ulu hati. Beberapa gejala ini juga dapat disertai gejala lain, tergantung penyebab yang mendasarinya.

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kram perut bagian atas, yaitu:

1. Sakit maag
Sakit maag atau dispepsia merupakan kondisi umum yang menyebabkan kram perut bagian atas. Gejala yang dapat muncul adalah kembung, sering sendawa, mual, dan muntah.

Beberapa faktor dapat memicu terjadinya kondisi ini, seperti mengonsumsi makanan pedas, berlemak, atau banyak mengandung asam, melewatkan waktu makan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, hingga terlalu banyak minum minuman beralkohol atau berkafein.

2. GERD
Kram perut bagian atas dapat menjadi salah satu gejala GERD. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan yang menghubungkan mulut dan lambung.

Akibatnya, lapisan kerongkongan mengalami iritasi dan menimbulkan rasa nyeri di bagian perut atas hingga dada. Selain itu, GERD juga ditandai dengan munculnya sensasi terbakar di dada, sakit saat menelan, dan tenggorokan seperti terganjal.

3. Kehamilan
Pada masa kehamilan, kram di perut bagian atas merupakan keluhan yang sering terjadi akibat organ perut bagian atas terdorong seiring pertumbuhan janin. Namun, bila nyeri yang dirasakan makin parah dan terjadi terus-menerus, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kehamilan.

Ketegangan pada otot perut dapat menyebabkan rasa nyeri dan kram perut bagian atas. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan otot secara berlebihan atau gerakan berulang yang dilakukan saat berolahraga, sehingga menyebabkan jaringan otot meregang atau robek.

Selain itu, ketegangan otot juga dapat disebabkan oleh batuk atau bersin yang berkepanjangan, terlalu sering mengangkat beban berat, postur tubuh yang tidak benar saat olahraga, kecelakaan, dan olahraga yang berlebihan.

5. Obstruksi usus
Obstruksi usus juga bisa menyebabkan kram perut bagian atas. Penyakit ini muncul akibat penyumbatan di dalam usus. Bila dibiarkan, usus bisa mengalami kerusakan dan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Bila kerusakan terjadi di usus besar yang letaknya pada bagian atas perut, kram atau nyeri perut bagian atas bisa terasa sangat berat. Penderitanya juga tidak bisa buang air besar atau buang gas.

6. Pankreatitis
Pankreatitis akut bisa menimbulkan gejala berupa nyeri perut bagian atas yang biasanya terasa di bawah tulang rusuk. Awalnya, rasa sakit mungkin terasa ringan, tetapi bisa memburuk setelah penderitanya makan, minum, atau berbaring. Rasa nyeri ini bisa berlangsung beberapa hari dan menjalar hingga ke punggung.

Selain nyeri pada perut, pankreatitis akut juga dapat menimbulkan gejala lain seperti, demam, kembung, diare, mual, muntah, perut bengkak, kulit atau mata menguning, serta denyut nadi semakin cepat.

7. Hepatitis
Hepatitis adalah peradangan hati yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, obat-obatan, minuman beralkohol, kelainan genetik, atau penyakit autoimun. Kondisi ini dapat memicu terjadinya nyeri di bagian kanan atas perut, tepatnya di mana organ hati berada.

Selain itu, mual, muntah, demam, cepat lelah, urine berwarna gelap, penyakit kuning, dan berkurangnya nafsu makan juga bisa menjadi gejala hepatitis.

Cara Mengatasi Kram Perut Bagian Atas
Cara mengatasi kram perut dapat disesuaikan dengan penyebabnya. Bila kram perut disebabkan oleh masalah ringan, seperti sakit maag, Anda dapat melakukan perawatan sederhana di rumah, seperti:

Menghindari makanan yang terlalu pedas, asam, dan berlemak, Mencukupi kebutuhan air putih
Makan dengan porsi kecil, tetapi sering
Menjauhi makanan mengandung gas Mengonsumsi buah dan sayur, Mengompres perut dengan air hangat.

Minum jahe hangat untuk merilekskan otot saluran cerna. Bila nyeri disebabkan oleh sakit maag atau GERD, keluhan dapat diredakan dengan mengkonsumsi antasida yang dijual di apotik.

Kram perut bagian atas yang berlangsung terus-menerus dan tidak mereda dengan perawatan di atas atau disertai gejala yang mengarah pada penyakit berat, segeralah periksakan ke dokter agar pengobatan yang tepat bisa diberikan sesuai penyebabnya.

Ditinjau oleh : dr. Airindya Bella

2 Tubuh Wanita Ditanam Didalam Rumah Kontrakan, Warga Bekasi Panik

0
Tubuh Wanita
Ilustrasi
Penemuan 2 tubuh wanita dalam kondisi dicor di dalam rumah kontrakan membuat warga Bekasi panik. Tubuh korban ditanam dengan cara dicor di bawah tangga kontrakan di Jalan Nusantara, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Dua jasad wanita yang ditemukan di kontrakan tersebut diduga korban pembunuhan. Adapun penemuan jasad itu terjadi pada Senin (27/2/2023).

Hal tersebut dibenarkan oleh
Hengki mengatakan saat ditemukan kondisi korban sudah dikubur dengan cara dicor di bawah tangga kontrakan tersebut.

“Iya benar, tapi kita masih melakukan penyelidikan, karena hari ini kita pun mau bongkar yang diduga dikubur ini,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki, Selasa (28/2/2023).

Hengki mengatakan penemuan dua jasad wanita itu berawal dari seorang suami yang melaporkan kehilangan istrinya.

Namun, setelah dicari, ternyata sepeda motor yang digunakan istrinya sebelum menghilang ada di lokasi kejadian.

Saat kontrakan itu dibuka, kata Hengki, pihak kepolisian menemukan seorang pria berinisial P dalam kondisi tergeletak lantaran berusaha menyayat tangannya dan coran yang diduga terdapat dua jasad tersebut.

Meski begitu, Hengki belum bisa memastikan apakah pria tersebut merupakan terduga pelaku pembunuhan tersebut.

“Belum tahu kita, Ada seorang laki-laki yg kita jumpai tergeletak di dalam kamar diduga menyayat tangannya itu,” katanya.

Hengki mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan insiden tersebut.

“Hari ini kita sedang koordinasi dengan Kedokteran Forensik dan Bareskrim,” pungkasnya.

28 Warga Lamaknen Selatan di Evakuasi Akibat Tanah Longsor

0
Lamaknen
Atambua – Akibat guyuran hujan lebat yang melanda wilayah perbatasan RI-RDTL selama sepekan menyebabkan bencana tanah longsor di Desa Lutarato Dusun Haulata Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu NTT.

Terkait dengan bencana tanah longsor di wilayah Desa Lutarato Dusun Haulata tersebut Camat Lamaknen Selatan,Marius Dominggus Mau Bele,SE melalui seluler WA-nya kepada media ini,Senin,27/2/2023 malam membenarkan bahwa telah terjadi bencana tanah longsor di dusun Haulata Desa Lutarato Kecamatan Lamaknen pada Minggu, (26/2/2023) kemarin.

“Benar bahwa telah terjadi bencana tanah longsor di dusun Haulata,Desa Lutarato Kecamatan Lamaknen Selatan pada minggu, 26/2/2023 kemarin yang mengakibatkan 28 rumah warga rusak berat dengan jumlah 41 KK dan yang terdampak bencana tanah longsor sebanyak 34 KK,”tuturnya.

Lanjut Marius menuturkan bahwa jumlah penduduk dusun Haulata berjumlah 41 kk dengan jumlah 140 jiwa terdiri dari laki-laki 81 jiwa dan perempuan 59 jiwa.Untuk sementara 34 KK sudah dievakuasi di dusun tetangga Foholulik Desa Lutarato.

“Sementara warga yang terdampak tanah longsor sudah dievakuasi ke dusun tetangga Foholulik dan tinggal di rumah-rumah warga setempat,”ujarnya.

Marius juga mengatakan untuk sementara bantuan emergensi dari badan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Belu sudah turun ke lokasi.Disamping itu ada kendala akses jalan yg putus ke lokasi longsor sehingga utk sementara waktu pengiriman logistik masih estafet dari Desa Sisi Fatuberal ke dusun Haulata menggunakan kendaraan roda 4 (kijang ojek ).

“Oleh karena itu kami sangat membutuhkan bantuan dari instansi terkait dalam hal ini PUPR agar mendatangkan alat berat berupa excavator ke lokasi jalan yg putus utk diperbaiki,”pintahnya.

Untuk diketahui selain rumah warga yang terkena tanah longsor ada juga satu gedung SDI.Foholulik dan gedung Paud rusak berat sehingga untuk sementara kegiatan belajar mengajar dihentikan.

Sementara salah satu warga Lamaknen Selatan,Vitalis Bere Mali melalui seluler WA-nya,Senin (27/2/2023) malam membenarkan bahwa situasi saat ini sekira pukul 6.37 Wita terjadi bencana tanah longsor yang menyebabkan satu dusun di Desa Lutarato yakni dusun Haulata Kecamatan Lamaknen Selatan dengan jumlah 41 KK dan yang terkena bencana longsor 34 KK sudah dievakuasi ke dusun tetangga, dusun Foholulik,” pungkasnya. (AI/LL)

Yayasan Insan Cipta Medan dan DPW Al Ittihadiyah Terus Aktif Membangun Kemajuan Bangsa dan Negara

0
Insan
Medan – Kegiatan kajian lingkar pakar yang akhir-akhir ini digiati yayasan insan cipta medan bekerjasama dengan DPW Al Ittihadiyah kembali melanjutkan rutinitasnya. Eksistensi ini sudah mulai menjadi perhatian masyarakat dan pemuda baik dalam dunia nyata maupun maya.

Untuk kali ini kajian Lingkar Pakar Part III diselenggarakan pada hari Minggu, 26 Februari 2023 di Kantor DPW Al Ittihadiyah Jalan Vetpur raya III Nomor 50 desa Medan Estate.

Pada minggu ini, penyelenggaraan kajian lingkar pakar dipandu oleh moderator yang telah cukup berpengalaman, Toni Nasution, M.Pd. Toni (Panggilan akrabnya) sangat lihai dalam menciptakan suasana kajian sehingga tidak ada satu pembahasan yang terlewatkan dan tidak ada satu pertanyaan yang tidak terjawab.

Kegiatan ini dilaksanakan sangat sederhana dengan harapan akan memberikan kesan kepada peserta kajian lingkar pakar bahwa tidak ada hambatan bagi pemuda dan mahasiswa jika sudah memiliki sebuah rencana atau tujuan. Kegiatan kali ini sangat berkesan bagi semua, karena dihadiri 25 orang dari berbagai latar belakang pendidikan.

Pada kajian Lingkar Pakar Part III judul yang diangkat yaitu “Sukses Kuliah, Sukses Organisasi”. Kajian ini menjadi semakin mantap karena dibawakan oleh Narasumber Gumarpi Rahis Pasaribu, M.Pd. berdasarkan pengalaman masa lalu, narasumber kali ini termasuk sukses dalam kuliah dan sukses dalam organisasi. Kesuksesan beliau terlihat dari keberhasilan beliau sampai saat ini menjalani status mahasiswa S3 di Universitas Sumatera Utara dan sukses dalam karier organisasi sampai Pengurus Besar HMI di Jakarta Periode 2018 – 2020.

Gumar (nama akrab) menyampaikan bahwa untuk membangun kemajuan bangsa dan negara dibutuhkan sumber daya manusia yang tahan dengan berbagai dinamika kehidupan dan cobaan yang datang silih berganti. Beliau menegaskan, bahwa mahasiswa seharusnya tidak hanya mengikuti perkuliahan saja, tetapi juga harus mampu mencari pengalaman hidup melalui berbagai organisasi kemahasiswaan.

Dr. Muhammad Kaulan Karima, M.Pd. sebagai Pembina Yayasan Insan Cipta Medan (YICM) tampak hadir dalam kegiatan ini. Semangat perjuangan dalam menjalani setiap status yang melekat pada diri menjadi modal dasar untuk mencapai kesuksesan, tambahnya ditengah-tengah diskusi.

Jangan khawatir dalam menjalani dua, tiga atau empat status karena keragaman status yang kita sandang adalah salah satu cara untuk membuat generasi bangsa kuat dan tahan dalam menghadapi berbagai kemungkinan rintangan masa depan, sebutnya dengan penuh semangat.

Nur Sahdiah Siregar (peserta kajian lingkar pakar dan sekaligus mahasiswa) menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, selain bertemu dengan orang orang baru yang hebat juga dapat menerima banyak ilmu untuk bekal hidup masa depan. Saya berharap dapat mengikuti kegiatan yang akan datang dan merasa terlambat karena tidak mengikuti part I dan II, tegasnya jelas. (Ari)

Bupati Dairi Eddy Berutu Promosikan Potensi Alam ke Menteri Sandiaga Uno

0
Bupati Eddy
DAIRI – Pada ajang F1H2O World Championship di Balige, Bupati Dairi Eddy Berutu bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Minggu (26/2/2023).

Pada kesempatan itu, Eddy menyampaikan peran Kabupaten Dairi dalam acara jamuan makan malam seluruh pembalap.

Selain itu, Eddy juga menjelaskan tentang produk asli Kabupaten Dairi yang ditampilkan dalam stand booth F1H2O.

“Didalam booth, Kabupaten Dairi menampilkan kopi Sidikalang yang telah dikemas menjadi kopi kapsul, sepatu dari tenun silalahisilalahi yang diproduksi oleh Brand Aur,” kata Bupati.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh Eddy untuk mempromosikan potensi alam yang indah di Kabupaten Dairi seperti Tao Silalahi, Air Terjun Lae Pendaroh, Puncak Sidiangkat, Bukit Siadtararas dan objek wisata lainnya.

Melihat hal tersebut, Sandiaga Uno mengapresiasi Kabupaten Dairi yang telah berpartisipasi dalam ajang internasional ini.

Dalam pertemuan ini, Eddy Berutu didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu dan Pendiri Brand Aur Dimitria Berutu. (Nid)

Preman Halangi Tugas Wartawan Bukan Anggota AMPI “Mencoba Rusak Organisasi”

0
Halangi tugas wartawan
Foto Proses Pelantikan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) DPD Ampi Kota Medan masa bakti 2022 – 2027
Medan – Direktur LKBH Ampi Kota Medan, bantah anggota Ampi menghalangi tugas Jurnalis saat pra rekonstruksi perkara anggota DPRD Medan di Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan.

“Tidak ada tali penghubung antara oknum anggota DPRD Medan dengan Ampi, jadi jangan dikait-kaitkan dengan organisasi yang jauh kata Preman ini, Ampi bukan preman, “kata Direktur LKBH Ampi Kota Medan, Raja Makayasa Harahap SH, Senin (27/02/2023) malam.

Raja mengatakan dalam kasus oknum anggota DPRD Medan tersebut tidak ada hubungannya dengan partai dan organisasi.

“Kita mengetahui pelapor dan terlapor tidak ada hubunganya dengan organisasi Ampi dan Partai Golkar, “katanya.

Raja juga tidak mengetahui apa misi dan visi Rakes menyebut-nyebut nama organisasi Ampi kepada jurnalis yang bertugas di pra rekonstruksi perkara yang dilakukan Polisi.

“Rakes ini tidak ada di dalam organisasi Ampi Medan dan Ampi Sumatera Utara. Tindakan Rakes ini sudah mencoreng citra baik dan merugikan organisasi Ampi, saya rasa ada sabotase ini,” ungkap Raja Makayasa.

Wartawan Halangi
Wajah garangnya pemuda berkulit gelap dan berjambang tebal usir sejumlah Wartawan

Ia juga mengatakan sejauh ini Ampi belum membuat tindakan-tindakan hukum terkait ulah pemuda berkulit hitam tersebut.

“Hingga sampai saat ini Ampi belum membuat upaya-upaya hukum yang mencoba merusak tatanan organisasi Ampi, masih menunggu perintah atasan, “kata Direktur LKBH Ampi Kota Medan.

Pihaknya juga sangat apresiasi dan menghormati Profesi Jurnalis dan Media.

“Bahwa kader Ampi sangat menghormati profesi Jurnalis, karena jurnalis adalah bagian mitra Ampi, tidaklah mungkin Ampi melakukan perbuatan-perbuatan tercela seperti itu sebab tidak ada korelasinya sama sekali dengan kepentingan organisasi, “terangnya.

Lanjutnya. “Atas tindakan yang dilakukan oknum pemuda itu, kami mengutuk perbuatan intimidasi dan pengancaman yang telah dilakukan. Mencatut nama Ampi tidak dibenarkan siapapun melakukan perbuatan melawan hukum seperti itu.

Kami juga menghimbau agar orang-orang terlibat dalam proses hukum rekonstruksi tersebut yang saat ini sedang dilaporkan di Polrestabes Medan agar fokus saja kepada proses hukumnya, “katanya mengakhir melalui telepon WhatsApp.

Sementara itu Ketua DPD Ampi Kota Medan, M Rizki Nugraha, SE juga membantah oknum yang disebut-sebut bernama Rakesh tersebut bagian dari pengurus DPD AMPI Kota Medan maupun rayon yang ada di 21 kecamatan.

“Sudah kita telusuri di kepengurusan seluruh rayon yang ada, tidak satupun ada yang kenal dengan foto yang kita sebar. Saya juga sudah berkoordinasi ke Ketua DPD AMPI Sumut abangda David Luther Lubis, dan beliau pun memastikan gak kenal dengan pria itu. Jadi saya pastikan, oknum ini bukan anggota kita,” katanya, Senin (27/2).

Senada dengan Rizki Nugraha, Ketua Pokja AMPI Sumut, Budi Hariadi juga memastikan tidak ada nama Rakesh masuk ke dalam kepengurusan DPD AMPI Kota Medan maupun DPD AMPI Sumut.

“Begitu informasi ini mencuat di sejumlah media massa, kita langsung berkoordinasi dengan Ketua AMPI Rayon Medan Petisah. Hasilnya, sama seperti yang dikatakan Ketua David dan Ketua Rizki Nugraha. Rakesh bukan anggota AMPI,” pungkasnya. (As/Red)

 

Wartawan Dihalangi Preman Saat Liput Rekonstruksi Perkara Anggota DPRD Medan

0
Halangi Wartawan
Garangnya pemuda berkulit gelap dan berjambang tebal usir sejumlah Wartawan
Medan – Sejumlah pemuda yang mengaku preman menghalangi kerja jurnalis saat ingin melakukan liputan proses pra rekonstruksi perkara anggota DPRD Medan yang diduga aniaya warga, di Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan. Senin (27/2/2023) sore.

Di tempat itu ada seorang pria bersama kawan-kawannya datang mendekati jurnalis yang sedang merekam proses pra rekonstruksi tersebut.

Pria tersebut berkulit gelap, mengenakan kaos ungu, berjambang, dan mengenakan celana panjang. Ia mengaku bernama Rakes dari AMPI.

“Ngapain kalian merekam-rekam. Ini tidak bisa direkam. Tidak boleh,” kata Rakes sembari menghalangi jurnalis untuk merekam.

“Aku orang AMPI, kalian tandai aku,” sambungnya.

Alhasil, terjadi percekcokan. Rakes tampak arogan bersama kawan-kawannya. Rakes bersama kawannya bahkan sempat merenggut handphone jurnalis yang merekam.

Wartawan Halangi
Wajah garangnya pemuda berkulit gelap dan berjambang tebal usir sejumlah Wartawan

Akhirnya ada handphone jurnalis yang terjatuh. Selain itu juga ada jurnalis yang ditendang. Sampai akhirnya pra rekonstruksi selesai, percekcokan tetap terjadi.

Terakhir, pihak kepolisian pun turut meleraikan percekcokan yang terjadi. Kendati seperti itu, sejumlah preman tersebut tetap merasa tidak senang dan ingin memicu pertikaian.

Atas kejadian itu sejumlah jurnalis mendatangi unit SPKT di Polrestabes Medan. Mereka melaporkan preman yang mengaku bernama Rakes bersama kawan-kawannya.

Alfiansyah salah satu jurnalis yang diancam mengatakan awalnya hendak melakukan peliputan terkait pra rekonstruksi kasus anggota DPRD Medan dilaporkan warga perkara penganiayaan.

“Sampai di lokasi, baru mau merekam sejumlah pria datang menghalangi kami mengambil gambar. Salah satu pria itu ngakunya bernama Rakes dari AMPI,” ungkapnya.

Diketahui tindakan menghalangi kerja jurnalis merupakan tindak pidana yang melanggar Pasal 18 undang-undang No 40 tahun 1999 tentang Pers.

Halangi Wartawan
Garangnya pemuda berkulit gelap dan berjambang tebal usir sejumlah Wartawan

Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00.

Terkait perkara yang di pra rekonstruksi menyangkut kasus dua anggota DPRD Medan bernama Habib Sinuraya (HS) dari NasDem dan David Roni Sinaga (DRS) dari PDIP.

Warga yang melaporkan keduanya bernama Khalik. Awalnya Khalik melaporkan Habib dan David ke Polsek Medan Baru. Seiring berjalannya waktu, David melaporkan balik Khalik ke Polrestabes Medan.

Khalik membuat laporan di Polsek Medan Baru dengan nomor : STTPL/B/1182/XI/2022/SPKT SEK MDN BARU pada Sabtu (5/11/2022) sekitar pukul 18.45 WIB.

Pihak David pun melapor balik Khalik ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/3610/XI/YAN.2.5/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut pada 23 November 2022. Kini, perkara kedua belah pihak sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polrestabes Medan.

 

Atlet Kota Tebing Tinggi Juara Umum Panahan di Malaysia

0
Atlet
Tebing Tinggi – Atlet Panahan asal Kota Tebing Tinggi berhasil meraih juara umum di ajang MUEZZA – PDAC Archery Tournament 2023, yang diselenggarakan dari tanggal 24 sampai 26 Februari 2023 di Negeri Sembilan – Malaysia.

Keberhasilan Atlet Panahan Tebingtinggi Sumut ini meraih juara umum, berkat perolehan 4 medali emas, 1 perak dan 2 medali perunggu. Sementara medali emas yang diperebutkan di ajang MUEZZA – PDAC Archery Tournament 2023 berjumlah 10 medali.

Pj Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi, Senin (27/2/2023) di Balai Kota menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih atlet panahan Kota Tebing Tinggi, yang telah membawa harum nama bangsa Indonesia.

Dimiyathi berpesan agar terus tingkatkan prestasi dan jiwa nasionalisme. Karena hanya dengan kerja keras dan jiwa patriotik, di event olahraga ini kita bisa membentangkan bendera Indonesia di atas bendera bangsa lain.

“Sekali lagi apresiasi yang setinggi-tingginya, untuk para tim dan atlet panahan Kota Tebing Tinggi,” singkat Dimiyathi.

Terpisah, pelatih atlet panahan Kota Tebing Tinggi, Budiono saat ditemui menyampaikan, pertandingan ini diikuti 702 peserta pelajar dibawah umur 17 tahun, dari 5 negara yang mendaftar, namun yang datang hanya 3 negara yakni Malaysia, Indonesia dan German.

Atlet

Dari Tebing Tinggi Sumut kita membawa 3 orang atlit yang terdiri dari 2 putra dan 1 putri. “Alhamdulillah ketiga atlit kita berhasil membawa medali, dengan rincian medali emas 4, medali perak 1 dan 2 perunggu. Kita mewakili Indonesia juga berhasil meraih juara umum, karena yang diperebutkan hanya 10 medali emas, dan sama kita ada 4 medali emas,” ujar Budiono.

Budiono berharap, untuk pembinaan atlet kedepan, bagaimana sinergi antara pemerintah dengan pengurus olahraga harus lebih baik.

“Untuk target ke depan, rencananya kita akan menyiapkan diri untuk Pekan Olahraga Nasional Tahun 2023 di Palembang,” katanya.

Fahdiyah Balqis Thoari salah satu siswa kelas X SMA Negeri 1 Kota Tebingtinggi merasa senang berhasil meraih 1 medali emas dan 1 perunggu. Atlit berprestasi ini mengaku sering meraih prestasi di ajang lainnya, namun untuk event di luar negeri baru ini diikutinya dan berhasil meraih 2 medali bergengsi.

Atlet

“Saya merasa sangat senang dapat meraih medali emas di luar negeri. Prestasi ini akan memotivasi saya untuk lebih giat lagi berlatih, agar bisa mendapat poin yang lebih baik lagi,” ujar Fahdia.

Adapun atlet Panahan Kota Tebing Tinggi yang prestasi di ajang Malaysia yakni, Fahdiyah Balqis Thoari (15), siswa SMA Negeri 1 Tebing Tinggi peraih 1 medali emas dan 1 perunggu, Muhammad Bening Firmansyah (12) siswa SMP Percontohan Tebing Tinggi meraih 2 medali emas di kelas 30 meter dan 20 meter putra, dan Rafkah Afdilah meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. (Ari)

Berantas Narkoba di Sumut, Jurnalis Jalin MoU Dengan LRPPN

0
Jurnalis Narkoba
Medan – Kegiatan dalam rangka mewujudkan Program Sumatera Utara bersih dari Narkoba, Jurnalis Peduli Korban Penyalahgunaan Narkoba sepakati kerjasama dengan Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN), jalan Budi Luhur Gang PTP Nomor 8, Helvetia Medan, Sumatera Utara.

Koordinator Jurnalis Peduli Korban Penyalahgunaan Narkoba Drs. Marlen Sembiring didampingi Muhammad Yunus, saat ikut Upacara Bendera di LRPPN pada Senin (27/02/2023) menyampaikan dalam rangka mewujudkan program Sumatera Utara bersih dari Narkoba, dan terlalu banyak korban Penyalahgunaan Narkoba dari mulai kalangan atas menengah serta kalangan kebawa atau sampai kalangan benar-benar tidak mampu untuk bisa dapat dibantu direhabilitasi.

“Hal tersebut kalau tanpa ada Kemitraan serta kerjasama dan Komitmen bersama IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia, ini tetap akan jadi permasalahan yang belum terselesaikan untuk para pecandu Korban Narkoba di Sumatera Utara,”ungkap Drs Marlen Sembiring, “saat mengikuti Upacara Bendera di LRPPN.

Jurnalis Narkoba

“Penyalahgunaan Narkotika merupakan masalah yang krusial bagi sebuah bangsa, persoalan yang muncul memiliki dampak yang sangat masif, bagi segala aspek kehidupan manusia.

Masalah kesehatan bukan satu-satunya menjadi perhatian bagi kita terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh Penyalahguna Narkotika, namun juga dampak Sosial terhadap Penyalahgunaan Narkotika merupakan salah satu aspek yang tidak bisa disepelekan, “terang Koordinator Jurnalis Peduli Korban Penyalahguna Narkotika. (As)