Beranda blog Halaman 251

Bawa Sabu 75 Kg Oknum TNI Dituntut Mati, Minta Maaf Kepada Rakyat Indonesia

0
Oknum TNI
2 oknum TNI dituntut hukuman mati, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan terlibat kasus narkoba dengan berat 75 kilogram dan 40 ribu ekstasi.

Oditur Mayor Chk R Panjaitan menyatakan keduanya bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) Jo ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP.

Adapun hal yang memberatkan kedua oknum TNI itu yakni telah merusak nama institusi TNI dan membuat rusaknya kesehatan fisik generasi muda bangsa.

“Bagaimana yang diatur dalam pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan pasal tersebut yang berhubungan dengan perkara ini kami memohon agar para terdakwa dijatuhi hukuman pidana mati,” kata Mayor Chk R Panjaitan di Pengadilan Militer Medan, Rabu (16/5/2023) lalu.

Mendengar tuntutan dari oditur, Yalpin Tarzun yang berada di kursi roda terlihat menangis sembari menyeka air matanya dan suara tangisnya sesekali terdengar saat oditur membacakan tuntutannya.

Kemudian, setelah oditur membacakan tuntutannya, hakim ketua Kolonel Asril Siagian, hakim anggota Mayor Chk Arif Rahman dan Mayor Chk Wiwid Arianto memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui penasihat hukum untuk mengajukan pembelaan.

Penasihat hukum keduanya, Mayor Chk D Hutasohit dan Serka Ahmad Zaini menyatakan bahwa mereka akan mengajukan pembelaan pada pekan depan.

“Siap Yang Mulia, kami penasihat hukum akan mengajukan pembelaan,” kata Serka Ahmad Zaini.

Tuntutan hukuman mati yang diberikan oleh oditurat militer serupa dengan tuntutan jaksa Andalan Zalukhu dan Tomy Eko yang sebelumnya menuntut rekan mereka Yogi dan Syahril dengan pidana mati di PN Medan.

Sidang Pembelaan

2 oknum TNI, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan menyampaikan pembelaan atas tuntutan pidana mati kasus 75 kilogram sabu dan 40 ribu ekstasi.

Pada pembelaan itu Yalpin dan Rian meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sertu Yalpin Tarzun mengaku bersalah atas perbuatannya yang membawa sabu seberat 75 kilogram dan 40 ribu ekstasi.

“Saya Sertu Yalpin Tarzun meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, maaf kami kepada rakyat Indonesia. Kemudian saya juga meminta maaf kepada institusi TNI atas perbuatan saya,” kata Yalpin Tarzun di Pengadilan Militer Medan, Senin (22/5/2023).

Selanjutnya giliran Pratu Rian yang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan kesatuannya di TNI AD. Rian mengaku bahwa ia tidak mengetahui bahwa barang yang dibawanya bersama Yalpin adalah sabu dan ekstasi.

“Saya meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan juga institusi TNI. Saya sendiri tidak tahu kalau yang dibawa itu adalah narkoba dan ekstasi. Saya hanya diajak oleh terdakwa Yalpin ketika itu,” ucap Pratu Rian.

“Dari itu saya meminta dan memohon kepada majelis hakim untuk memberikan keringanan hukuman kepada saya,” sambungnya.

Sebelumnya Pratu Rian dan Sertu Yalpin dituntut hukuman mati atas ulahnya. Tuntutan mati itu dibacakan Oditur Mayor Chk R Panjaitan.

R Panjaitan mengatakan perbuatan Sertu Yalpin dan Pratu Rian terbukti secara sah melanggar pasal 114 ayat (1) Jo ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP. Sehingga dia menilai keduanya layak dijatuhi hukuman mati.

“Dengan pasal tersebut yang berhubungan dengan perkara ini kami memohon agar para terdakwa dijatuhi hukuman pidana mati,” katanya saat membacakan tuntutan di Pengadilan Militer Medan, Rabu (16/5) lalu.

Menurut dia tidak ada hal yang meringankan perbuatan kedua terdakwa. Perbuatan Sertu Yalpin dan Pratu Rian dinilai Oditur telah merusak nama institusi TNI dan membuat rusaknya kesehatan fisik generasi muda bangsa.

“Merusak nama institusi TNI dan merusak generasi muda,” ungkapnya. (As/Dt/Red)

 

Viral Janda Anak 5 Ditahan Jaksa di Nias Selatan, Anak Minta Bantu Ke Presiden

0
Janda Anak 5
Viral sebuah video lima orang anak menangis di depan sebuah rumah, kelima anak itu disebut menangis karena ibunya ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan, Senin (22/5/2023).

Pada potongan video pertama terlihat lima orang anak sedang berada di depan sebuah rumah. Ada tiga orang perempuan dan dua laki-laki yang tampak masih anak di bawah umur.

Mereka terlihat duduk sambil menangis histeris. Salah seorang dari anak itu tampak memeluk adiknya. Anak-anak tersebut terdengar meminta tolong.

Kelima anak itu merupakan anak dari Erlina Zebua, seorang janda yang menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh tetangganya ke Polres Nias Selatan.

Potongan video lain, seorang anak perempuan yang masih mengenakan seragam sekolah mengaku dirinya adalah anak sulung dari Erlina Zebua. Dia menyebut saat ini masih duduk di bangku kelas 1 SMA.

“Saya dan adik saya empat orang lagi tidak ada yang menolong, hanya ibu kami harapan kami. Bapak saya meninggal lima tahun lalu, mamaku janda miskin, tidak ada yang menolong kami. Tolong kami,” ujarnya sambil menangis.

Anak tersebut meminta bantuan kepada presiden dan pihak kepolisian agar ibunya mendapatkan keadilan. Dia mengaku kasus tersebut direkayasa oleh Polres Nias Selatan.

“Bapak Presiden, Kapolres, Kapolda Sumut, ke mana lagi mengadu untuk mendapatkan keadilan. Ibu saya Erlina Zebua ditersangkakan karena kasus yang direkayasa oleh oknum Polres Nias Selatan, tolong pak,” sebut anak itu.

Kasi Humas Polres Nias Selatan, Bripda Aydi Mashur menyebut bahwa Erlina Zebua dilaporkan oleh tetangganya atas dugaan penganiayaan ke Polres Nias Selatan. Berkas perkara itu pun sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Nias Selatan dan telah dinyatakan
lengkap atau P21.

Setelah berkas dinyatakan lengkap, penyidik lalu melakukan pelimpahan Erlina Zebua, selaku tersangka dalam kasus itu, ke Kejari Nias Selatan.

“Polres Nias Selatan tidak melakukan penahanan dalam perkara ini terhadap Erlina Zebua. Namun, setelah dilimpahkan ke Kejari Nias Selatan, tersangka dilakukan penahanan oleh JPU,” kata Bripda Aydi.

Aydi menyebut sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, pihaknya sudah empat kali memediasi kasus tersebut. Namun, antara korban dan terlapor tidak menemui titik terang. Alhasil kasus tersebut tetap bergulir hingga berkas perkara diserahkan ke kejaksaan.

Ia mengaku kasus ini merupakan peristiwa saling lapor. Erlina Zebua melaporkan tetangganya atas dugaan penyerobotan tanah, sementara tetangganya melaporkan Erlina atas dugaan penganiayaan.

Dia mengaku hingga saat ini penyelidikan atas laporan Erlina Zebua itu masih terus dilakukan. Namun, polisi mengalami kendala karena pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) belum melakukan pengukuran tanah yang menjadi sengketa tersebut.

“Saling lapor, tetangganya ini yang dilaporkan EZ (Erlina) atas dugaan penyerobotan tanah. Saat ini, Polres Nias Selatan sedang memproses laporan polisi tentang penyerobotan tanah yang dilaporkan oleh Erlina Zebua,” ujarnya.

“Namun kendalanya adalah pengukuran ulang objek tanah yang menjadi sengketa, belum dilaksanakan oleh BPN, sementara penyidik telah mengirimkan surat sampai tiga kali dan berkoordinasi dengan pihak BPN Kabupaten Nias Selatan,” sambungnya.

Terkait penahanan Erlina Zebua yang dilakukan oleh Kejari Nias Selatan, Aydi menyebut pihaknya tengah menangani hal tersebut. Dia mengaku pihaknya telah mengajukan penangguhan penahan terhadap Erlina Zebua.

“Polres Nias Selatan mengajukan restorative justice atas penahanan yang dilakukan oleh Kejari Nias Selatan atas Erlina Zebua, penangguhan penahanan,” pungkasnya. (As/Dk/Red)

 

 

Pelatihan Gasing Dairi Tahap II Resmi Selesai, Seperti Ini Tanggapan Jajaran Kepolisian Resort Dairi

0
Pelatihan Gasing Dairi Tahap II Resmi Selesai, Seperti Ini Tanggapan Jajaran Kepolisian Resort Dairi

DAIRI– Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Dairi Wahyudi Rahman menyampaikan rasa bahagianya atas kesempatan untuk dapat terlibat dalam mewujudkan cita-cita bangsa yaitu turut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Wahyudi Rahman dalam sambutannya pada acara penutupan Pelatihan Belajar Matematika dengan Metode Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) Tahap II Kabupaten Dairi di Auditorium Gedung Perpustakaan Raja Naga Jambe Sidikalang, Sabtu (20/5/2023).

“Senang sekali rasanya, kami perwakilan dari Kepolisian Republik Indonesia, khususnya rekan-rekan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kepolisian Dairi, diberikan kesempatan untuk menjadi polisi pengajar, dengan segala kesibukan dan segala pekerjaan yang ada sehari-harinya, mereka dapat terjun langsung membina dan mengajarkan anak-anak kita,” ujar Wahyudi.

Disampaikan Wahyudi, kegiatan ini merupakan wujud dari community policing, yaitu upaya mendekatkan profesi kepolisian di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, Wahyudi juga menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu cara menularkan kebaikan.

Tidak lupa, Wahyudi juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepadi Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, atas terlaksananya program ini dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Ronny M Yusuf Tumanggor, Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Kepolisian Sektor Sidikalang Kota, yang juga merupakan peserta Gasing Dairi Tahap II turut menyampaikan tanggapannya atas dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Kami dari Polres Dairi dan Polsek Sidikalang Kota, atas perintah Kapolres Dairi, kami berempat mengikuti pelatihan gasing di SMK Anugerah selama kurang lebih dua minggu. Disana, kami mendapatkkan ilmu yang luar biasa, yaitu pembelajaran matematika yang gampang, asyik, dan menyenangkan,” ujar Ronny.

Mudah-mudahan, kata Ronny, ilmu yang diperoleh saat gasing ini dapat memberikan manfaat kepada anak-anak di Dairi, salah satunya melalui kegiatan police go to school.

“Kiranya kami sebagai Bhabinkamtibmas, dapat meneruskan ilmu yang kami dapatkan dari pelajaran gasing ini ke desa kami masing-masing, sehingga tercipta anak-anak cerdas yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, ” kata Ronny.

Lebih lanjut, Ronny juga menyampaikan pengalamannya saat memperkenalkan metode gasing kepada anak-anak di Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang.

“Kapolres Dairi, Kepala Desa Bintang, Tim Gasing, dan Personil Bhabinkamtibmas telah melaksanakan kegiatan police go to school di Desa Bintang pada tanggal 19 Mei 2023. Disana kami mengimbas, ternyata metode gasing ini memang sangat berguna. Anak-anak menjadi lebih cepat memahami,” kata Ronny. (As)

Hadirkan Gasing di Dairi, Prof. Yohanes Surya Puji Inisiatif dan Inovasi Bupati Eddy Berutu

0
Hadirkan Gasing di Dairi, Prof. Yohanes Surya Puji Inisiatif dan Inovasi Bupati Eddy Berutu
DAIRI– Profesor Yohanes Surya, pencipta metode berhitung Gampang Asik dan Menyenangkan (Gasing) memuji inisiatif yang dilakukan Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadirkan metode yang diciptakannya tersebut untuk para pelajar di Kabupaten Dairi.

“Ini luar biasa, semangat bupatinya sangat luar biasa. Bahkan Pak Bupati ingin secepatnya anak-anak didik di Dairi pintar berhitung. Target Bapak Presiden saja itu November, tapi Pak Bupati mau di bulan September semua sudah pintar berhitung. Saya sangat salut pada semangatnya,” kata Yohannes saat wawancara usai penutupan pelatihan.

Yohanes juga menceritakan sosok Bupati Eddy Berutu adalah pemimpin yang selalu punya inovasi. Dirinya mencontohkan, pelatihan metode Gasing tahap ke-2 yang melibatkan kepolisian, dalam hal ini personil Polres Dairi.

“Ini juga inisiatif dari Pak Bupati dan Pak Kapolres. Ini pertama kali di Indonesia. Ini yang perlu dicatat, tidak ada yang terpikir bagaimana melibatkan polisi dalam kegiatan ini, padahal dampak positifnya setelah ini Pak Polisi akan bisa ikut mengimbas kegiatan ini dan polisi menjadi sahabat masyarakat. Ide ini hebat sekali. Orang lain perlu tau dan tiru ide ini karena ini sesuatu yang baik,” tegasnya.

Perlu diketahui, penyelenggaraan pelatihan berhitung cepat metode Gasing tahap ke-2 ini resmi ditutup oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, pada Sabtu, (20/5/2023) di Gedung Perpustakaan, Raja Naga Jambe, Sidikalang, setelah berjalan selama 2 minggu.

Penutupan ini sendiri turut dihadiri oleh Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, Anggota DPRD Charles Tamba, Kepala Dinas Pendidikan Fatimah Boang Manalu, Camat Sitinjo Simon Tony Malau, para kepala sekolah dan guru SD dan peserta pelatihan SMP, Bunda Literasi Romy Mariani Simarmata, dan para orangtua siswa. (Nid)

Tutup Pelatihan Gasing Tahap 2, Bupati Dairi: Hasilnya Menggembirakan, Optimis Tahap 3 Segera Digelar

0
Tutup Pelatihan Gasing Tahap 2, Bupati Dairi: Hasilnya Menggembirakan, Optimis Tahap 3 Segera Digelar
DAIRI – Pelatihan metode berhitung cepat Gampang Asik dan Menyenangkan (Gasing) yang diciptakan oleh Prof.Yohannes Surya resmi berakhir. Penutupan pelatihan yang sudah berlangsung selama 2 minggu ini ditutup oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Sabtu (20/5/2023), di Auditorium Gedung Perpustakaan Raja Naga Jambe, Sidikalang.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan penyelenggaraan pelatihan tahap 2 ini sungguh menggembirakan. Ia menyebut antusias para orang tua melihat progres yang ditunjukkan para anak-anak peserta pelatihan sangat memuaskan. Progres itulah yang membuat Bupati optimis menyelenggarakan pelatihan tahap 3 dengan target sekolah-sekolah terjauh serta sekolah swasta.

“Saya gembira progresnya sangat baik. Dengan begini saya semangat. Kita rencanakan akan selenggarakan pelatihan tahap 3 kepada sekolah -sekolah SD dan SMP terjauh serta sekolah swasta,” katanya.

Dalam sambutannya, Eddy Berutu menyampaikan hampir semua disiplin ilmu bertumpu pada matematika sebagai ilmu dasar. Hal ini juga yang menjadi motivasinya untuk menghadirkan Profesor Yohanes Surya ke Dairi disamping keinginannya ingin melihat anak-anak Dairi menempuh ilmu di luar negeri kelak.

“Dulu saya bercita-cita ingin kuliah di luar negeri, di universitas terbaik dunia tentunya, tapi tak kesampaian. Sekarang, saya ingin anak-anak Dairi yang melanjutkan kuliah saya yang tertunda itu nanti. Dan metode Gasing ini adalah langkah awalnya,” ucapnya lagi.

Tidak lupa Bupati Eddy menyampaikan terima kasih kepada Profesor Surya yang telah membagikan ilmu berharga yang juga menjadi incaran negara-negara lain.”Kami berterima kasih pada Prof. Surya yang telah membagi dan menerapkan ilmu yang dimiliki pada kita dan anak-anak di Dairi. Semoga anak Dairi akan menjadi anak hebat,” katanya mengakhiri.

Sementara itu, Pdt.Ronal Solin, salah seorang orang tua siswa peserta pelatihan juga membenarkan, progres dan perkembangan anaknya sebelum dan setelah mengikuti pelatihan telah menunjukkan progres yang positif.

“Kami sebagai orang tua, dalam proses ini kami rasakan secara khusus anak saya telah saya lihat mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan setiap hari setelah latihan selalu menunjukkan apa yang dia peroleh dalam latihan. Jadi sangat terasa sekali pak,” katanya penuh bangga.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, Anggota DPRD Charles Tamba, Kadis Pendidikan Fatimah Boang Manalu, para kepala sekolah dan guru, orang tua, dan tentunya para siswa SD dan SMP peserta latihan. (Nid)

Dinkes Dairi Himbau Puskesmas Lakukan Sosialisasi Pencegahaan DBD

0
Dinkes Dairi Himbau Puskesmas Lakukan Sosialisasi Pencegahaan DBD
DAIRI– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi (Dinkes) Kabupaten Dairi, dr. Henry Manik menghimbau kepada seluruh Kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Dairi untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu disampaikan, dr. Henry Manik, Jumat (19/5/2023) di Sidikalang.

Disampaikan dr. Henry, sepanjang Tahun 2022 ada 73 Kasus DBD di Kabupaten Dairi. Diantara 73 kasus, kasus yang tertinggi ada di Kecamatan Sidikalang sebanyak 45 Kasus. Selanjutnya, Januari – Mei Tahun 2023 ditemukan kasus sebanyak 10 Kasus dan kasus tertinggi di Kecamatan Sidikalang.

“Untuk mengatasi DBD tersebut kita sudah menghimbau kepada seluruh Kepala Puskesmas untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penularan penyakit DBD dengan menerapkan 3 M yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang),” Ujarnya.

Dijelaskan Henry, Pencegahaan DBD dengan menguras merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya.

Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.

“Setelah menguras, dilakukan tindakan menutup, yang merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk,” Tuturnya

Selanjutnya dikatakan Henry, memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang) juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

“Selain itu, sebagai bentuk upaya pencegahan tambahan pencegahaan DBD ini yaitu memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.

Gotong royong membersihkan lingkungan juga perlu dilakukan, periksa tempat-tempat penampungan air, meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras. Kita juga harus memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancer dan menanam tanaman pengusir nyamuk,” Ucapnya.

Henry, juga mengajak seluruh stakeholder yang terkait dan juga masyarakat Kabupaten Dairi, untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan DBD dengan 3M agar kasus DBD di Kabupaten Dairi tidak meningkat demi kesehatan masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi “Kita akan himbau dengan menerapkan 3M, karena tindakan fogging saja pada DBD bukanlah menjadi solusi, namun demikian Dinkes Dairi akan tetap melakukan fogging di wilayah tempat tinggal penderita DBD. Untuk itu dibutuhkan informasi manakala ada masyarakat yang terkena DBD,” Katanya.

Selanjutnya, sebagai info, Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah bentuk demam berdarah (DF) yang parah, yang dapat mengancam jiwa. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Negara beriklim tropis dan subtropis beresiko tinggi terhadap penularan virus tersebut.

Hal ini dikaitkan dengan kenaikan temperatur yang tinggi dan perubahan musim hujan dan kemarau disinyalir menjadi faktor resiko penularan virus dengue. (As)

Pasien RS Bidadari Binjai Terjatuh Dari Jendela Lantai 3

0
Bidadari
BINJAI | Seorang pasien yang berusia sekitar (20) berinisial M diduga terjatuh dari lantai 3 rumah sakit.

Kejadian yang cukup menghebohkan ini terjadi di RS Bidadari Binjai jalan Perintis kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai pada Jum’at (19/05) sekira pukul 17.00 wib sore.

Warga yang melihat langsung kejadian itu sempat tak percaya jika korban bisa terjatuh dari lantai 3 rumah sakit.

Salah seorang warga sekitar saat dilokasi kejadian mengatakan “pasien berjenis kelamin pria itu tidak ingin dirawat dirumah sakit dan kondisi kamar rumah sakit pada saat itu kaca jendelanya tidak ada bang, hanya ditutup dengan triplek saja, disitulah korban terjatuh dari lantai 3,” kata warga sekitar yang enggan disebut namanya, Sabtu (20/05).

Selain itu, masih kata warga, kondisi korban pada saat terjatuh mengalami luka cukup parah, dan diketahui korban warga Bonjol, kecamatan Binjai kota.

“Korban sepertinya parah bang, tidak tahu meninggal atau tidak, sebab pihak rumah sakit langsung cepat membawa korban, dan ada warga yang merekam dengan video pada saat itu langsung di marahi pihak Rumah sakit, disuruh hapus video tersebut,” tambah warga.

Direktur Utama RS Bidadari Binjai, Dr Hesti saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada pasien yang terjatuh dari lantai 3 rumah sakit, korban seorang pria dewasa berinisal M, dan kondisi korban saat ini dirawat dengan kondisi stabil,” ujar Dr Hesti

Disinggung penyebab jatuhnya pasien serta identitas dari pasien, Dr Hesti sepertinya enggan memberikan komentar.

” Maaf bang, kalau masalah penyebab pasien jatuh itu sudah kita serahkan ke pihak kepolisian Polsek Binjai Utara, dan terkait identitas pasien, saya tidak bisa sebutkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Binjai Utara Ipda H Sibuea saat dikonfirmasi belum dapat memberikan komentar mengenai jatuhnya seorang pasien RS Bidadari Binjai.

“Coba konfirmasi langsung saja sama Dirut RS Bidadari Binjai bang,” ucapnya melalui seluler. (St/Red)

Pesan Gus Muhaimin Kepada DPC PKB Karo, Semoga Duduk Jadi Anggota Dewan

0
Muhaimin
JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karo, Sastroy Bangun S.Sos, menghadiri acara Rapat Koordinasi Zona Pemenangan PKB di Wilayah Sumatera Bagian Utara (Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar) di Ballroom Boutique Hotel Jakarta, sejak Kamis 18 Mei sampai Sabtu 20 Mei 2023.

Acara ini dibuka langsung Ketua Umum DPP PKB H. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) didampingi Wakil Ketua MPR RI DR. H. Jazilul Fawaid, MA, Sekjend Hasanuddin Wahid, M.Hum, dan Anggota DPR RI Marwan Dasopang asal Sumut II.

Gus Muhaimin menegaskan, saat ini PKB sudah kebal. PKB saat ini sudah vaksin, imun tubuh kita sudah kuat, setelah menghadapi berbagai cobaan dan rongrongan dari pihak luar, kita tetap berdiri tegar dan semakin solid dan kuat.

“Menurut survei di tahun 2024 PKB mendekat ke nomor 1. Tahun 2029 Insya Allah kita juara 1 merebut perolehan suara. Regenerasi di setiap DPC sekarang berjalan secara natural. PKB ini solid saja pasti menang. Saya tegaskan, jangan ada lagi di kabupaten kota kosong anggota DPRD kita,” tegasnya.

Di sela-sela acara, Ketua PKB Kabupaten Karo, Sastroy Bangun, menemui Ketua Umum DPP Gus Muhaimin, untuk minta petunjuk dan doa restu agar PKB Kabupaten Karo bisa pecah telur duduk anggota DPRD.

Dengan senyum dan yakin, Gus Muhaimin, mengatakan Karo kali ini pasti duduk anggota dewannya.

“Saya pesankan, yang penting semangat dan tetap kerja keras, turun ke bawah ambil hati rakyat, kibarkan bendera PKB di Karo,” ujarnya singkat.

Rakor PKB Zona Pemenangan Sumatera Bagian Utara, tampak dihadiri Ketua DPW PKB Sumut H.M.Ja’far Sukhairi Nasution yang juga Bupati Madina, Sekretaris Ir. Loso Mena, Bendahara Zaira, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Muin Pulungan dan Wakil Ketua Syaiful Syafri.

Juga dihadiri Bacaleg PKB untuk DPR RI, Bacaleg DPRD Sumut dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Se Sumut periode 2019 – 2024, serta Ketua DPC PKB dari 33 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. (As)

Desa Sigambir-gambir Manfaatkan Hari Libur untuk Persiapkan Penilaian PAAR Tingkat Provinsi

0
Desa Sigambir-gambir Manfaatkan Hari Libur untuk Persiapkan Penilaian PAAR Tingkat Provinsi
DAIRI – Desa Sigambir-gambir, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, melakukan persiapan dan pembinaan terhadap warga dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk perlombaan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di tingkat Provinsi Sumatera Utara, sekitar bulan Juni mendatang.
Demikian disampaikan Kepala Desa Sigambir-gambir Lesny Purba, saat ditemui dairikab.go.id di Kantor Kepala Desa Sigambir-gambir, Kamis (18/5/2023). “Jadwal libur hari ini, Kepala Desa Sigambir-gambir mengarahkan Ketua TP PKK Desa Sigambir-gambir agar mempersiapkan seluruh kegiatan yang akan diperlombakan.

Persiapan kita maksimalkan, supaya saat supervisi dari provinsi turun ke desa, kami dapat menunjukkan program-program Dairi Unggul,” kata Lesny.

Lebih lanjut, Lesny menyampaikan beberapa kegiatan yang akan ditampilkan, seperti Jingle Paredi, mars PKK, tari kreasi daerah, dan les bahasa inggris yang diadakan oleh Yayasan Dairi Saroha (Yadas).

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKK Desa Sigambir-gambir Nerlista Silaban menyampaikan beberapa perkembangan yang ada sejak diresmikannya Desa Sigambir-gambir menjadi Desa Binaan PAAR pada Januari 2023.

“Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) sudah melakukan pembinaan terhadap kader PKK. Kemudian kader tersebut melakukan pembinaan kepada anak-anak dan remaja yang ada di sini, seperti les Bahasa Inggris, seni tari kreasi dari kelima suku di Batak, pembuatan keset kaki dari bahan bekas, dan juga pembuatan sarang ketupat,” kata Nerlista.

Untuk mengisi waktu luang, ujar Nerlista, ada juga ibadah remaja yang dilaksanakan setiap Hari Kamis di masjid maupun di gereja. Ada juga gotong royong bersama dengan anak-anak, remaja, dan karang taruna yang ada di Desa Sigambir-gambir.

“Ini semua kami lakukan untuk mendukung Desa Sigambir-gambir dan Kabupaten Dairi dalam perlombaan Desa Binaan PAAR di tingkat provinsi. Kami berharap, dapat menjadi juara dan membanggakan nama Kabupaten Dairi,” kata Nerlista. (Nid)

PNS Ini Nekat Curi Minyak Solar Dari Mobil Tangki Untuk Beli Rokok

0
PNS
Oknum PNS, berinisial MSL (tersangka) Beserta Barang Bukti Diamankan di Mapolres Sibolga
Sibolga – Seorang pria berinisial MSL yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia 38 tahun akhirnya harus berurusan dengan Polisi karena nekat mencuri minyak Solar dari mobil Tangki di Pelabuhan Pelindo Kota Sibolga, Kamis (18/05/2023).

Oknum PNS yang bertugas di Kota Sibolga ini ketahuan mencuri oleh 2 orang petugas keamanan di Pelabuhan Pelindo, BLH dan ASL.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas, Iptu Suyatno, mengatakan, oknum PNS tersebut berdomisili di Komplek Perumahan Jalan Janggi, Kota Sibolga dan berasal dari Kelurahan Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas.

Suyatno menerangkan, semula petugas keamanan Pelabuhan melihat seorang pria mencurigakan (tersangka) masuk ke area Pelabuhan dan menuju mobil Tangki yang berisi minyak Solar.

Merasa curiga, BLH memanggil rekan kerjanya yaitu ASL untuk melihat dan memeriksa siapa orang yang memasuki Pelabuhan tersebut.

“Keduanya mendapati MSL (tersangka) sedang mengambil minyak solar dari mobil Tangki dengan menggunakan selang kecil dan memindahkannya ke jerigen plastik. Ketika ditanya, MSL hanya menjawab bahwa ia hanya mencari uang rokok,” terang Suyatno.

Lanjut Suyatno, BLH dan ASL segera melaporkan kejadian ini kepada Petugas BKO (Bantuan Khusus Operasional) melalui telepon dan menjaga pintu gerbang agar tidak ada orang keluar sebelum Petugas tiba.

Mereka kemudian kembali ke lokasi dan menemukan MSL beserta temannya sedang membawa jerigen berisi minyak Solar di bawah tiang listrik PLN.

“Keduanya kemudian membawa MSL dan barang bukti ke Pos Penjagaan Pelabuhan Pelindo Sibolga,” kata Suyatno.

Kepada Polisi, tersangka mengakui telah mencuri minyak solar sebanyak tiga kali, yaitu pada tanggal 16, 17, dan 18 Mei 2023.

“Pada tanggal 16 Mei, tersangka mengambil 2 jerigen minyak solar, pada tanggal 17 Mei mengambil 6 jerigen, dan pada tanggal 18 Mei mengambil 6 jerigen lagi,” beber Suyatno.

Modus operandi tersangka adalah memasukkan selang ke tangki mobil pengangkutan minyak solar, menyedot minyak tersebut dan memindahkannya ke jerigen.

Selain itu, tersangka juga mengakui bahwa pada tanggal 17 Mei 2023, tersangka dibantu oleh seorang rekan berinisial UL, dan pada tanggal 18 Mei 2023, dibantu oleh seorang rekan berinisial J.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 6 jerigen berisi minyak solar, 1 gembok, 1 selang sepanjang sekitar 1,5 meter, dan 1 selang sepanjang sekitar 3 meter yang terhubung dengan pipa paralon sepanjang sekitar 1,5 meter.

Tersangka beserta barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Satuan Reskrim Polres Sibolga untuk penyidikan lebih lanjut.

“Dalam kasus ini, tersangka akan dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHPidana tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan,” kata Suyatno. (Syaiful)