Beranda blog Halaman 30

Bupati Asahan Hadiri Penguatan Manajemen Talenta ASN, Tegaskan Komitmen Wujudkan ASN Unggul dan Profesional

0

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, menghadiri kegiatan Penguatan Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi pemerintah daerah se-Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia di Aula Raja Inal Siregar, Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro No. 30 Medan.

Selain membahas strategi pengelolaan talenta ASN, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara kepada pemerintah kabupaten/kota untuk periode Oktober 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Kepala BKN RI, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Kepala BKN Regional Sumut Sutan Tolang Lubis, S.STP., MSP, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Utara.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Akselerasi Manajemen Talenta ASN Menuju Birokrasi Unggul, Maju, dan Berkelanjutan,” kegiatan ini menyoroti pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan talenta yang transparan, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Bupati Asahan: ASN Harus Adaptif dan Kompeten
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta ASN merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi di tingkat daerah.

“Penerapan sistem ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap ASN memiliki kesempatan berkembang sesuai potensi dan kompetensinya. Kami di Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung implementasi Manajemen Talenta ASN secara menyeluruh,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi dan profesionalisme ASN akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas SDM aparatur di Asahan agar semakin profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur Sumut: Dorong Meritokrasi dan Cegah Jual Beli Jabatan
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam arahannya menekankan bahwa sistem manajemen talenta berbasis meritokrasi sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme ASN sekaligus menekan praktik jual beli jabatan.

“Manajemen talenta yang berbasis meritokrasi akan memperkuat integritas ASN, meningkatkan kinerja, dan memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang tepat berdasarkan kompetensi,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan Sertifikat Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) kepada pemerintah kabupaten/kota. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program prioritas daerah, terutama di bidang pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

BKN Dorong Digitalisasi Pengelolaan ASN
Kepala BKN Regional Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, menyampaikan bahwa digitalisasi menjadi pilar utama dalam penerapan manajemen talenta ASN.

“Dengan sistem digital, pengelolaan data ASN akan menjadi lebih efisien, transparan, dan mudah diawasi secara real-time. Hal ini menjadi bagian dari transformasi menuju birokrasi modern dan adaptif,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan sistem digital juga akan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Komitmen Asahan Tingkatkan SDM Aparatur
Sebagai penutup, Bupati Asahan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme ASN.

“Kami berkomitmen menjalankan visi Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur. ASN yang kompeten dan berintegritas adalah kunci terwujudnya pelayanan publik yang prima,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun birokrasi yang unggul, berintegritas, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, demi tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Peringatan Milad ke-23 IGRA

0

Kisaran — Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Asahan menggelar peringatan Milad ke-23 di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, Ketua IGRA Kabupaten Asahan, serta ratusan guru Raudhatul Athfal se-Kabupaten Asahan.

Ketua IGRA Kabupaten Asahan, Safaruddin Nasution, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh guru RA yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kekompakan para guru RA se-Kabupaten Asahan. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung visi dan misi pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A., berharap agar di usia ke-23 tahun, IGRA semakin profesional dan adaptif dalam menjalankan peran organisasi.

“IGRA harus menjadi wadah yang mampu meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan RA. Mari bersama memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang unggul dan berkarakter,” tuturnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memberikan apresiasi atas dedikasi para guru dan pengurus IGRA yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Raudhatul Athfal.

“Kami berterima kasih kepada seluruh guru RA yang telah berperan penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda. Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Rianto.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan dan organisasi profesi guru.

“Semoga IGRA terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat profesionalisme guru dan memperluas akses pendidikan anak usia dini di Kabupaten Asahan,” tambahnya.

Sebagai puncak acara, peringatan Milad ke-23 IGRA ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Asahan, yang disambut penuh antusias oleh para guru dan tamu undangan. Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan IGRA selama 23 tahun. (As)

Wakil Bupati Asahan Tinjau Pelayanan Kontrasepsi MOW di RSU Sri Pamela Sei Dadap

0

Kisaran — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) di RSU Sri Pamela Sei Dadap, Rabu (29/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Direktur RSU Sri Pamela Sei Dadap, serta Ketua dan Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran.

Dalam tinjauannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan MOW ini merupakan bagian dari program pengendalian penduduk yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Asahan sepanjang tahun 2025. “Pelayanan kontrasepsi MOW ini ditujukan bagi perempuan berusia 24 hingga 49 tahun, dengan target sebanyak 31 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Rianto juga menjelaskan bahwa MOW atau tubektomi adalah metode kontrasepsi permanen bagi perempuan yang dilakukan melalui tindakan medis berupa pemotongan, pengikatan, atau penutupan saluran tuba falopi. Langkah ini bertujuan untuk mencegah pertemuan antara sel telur dan sperma sehingga kehamilan tidak terjadi.

Selain Wakil Bupati, TP PKK Kabupaten Asahan juga turut meninjau langsung proses tindakan kontrasepsi mantap (Kontap) tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Asahan. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97

0

Kisaran — Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Halaman Kantor Bupati Asahan. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., bertindak sebagai pembina apel yang tahun ini mengusung tema “Pemuda Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Kegiatan berlangsung khidmat dengan tampilan unik para peserta yang mengenakan busana adat dari 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan, menggambarkan keberagaman dan semangat persatuan yang menjadi ciri khas daerah tersebut sebagai miniatur kebhinekaan Indonesia.

Apel dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Asahan, di antaranya Kajari Asahan, perwakilan Ketua DPRD, Dandim 0208/AS, serta perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan dan Kapolres Asahan. Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Staf Ahli PKK Ny. Juni Rianti, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta unsur ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, dan perwakilan masyarakat lintas etnis.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang menegaskan pentingnya menjaga nyala semangat persatuan para pemuda seperti pada tahun 1928.

“Pemuda dahulu tidak banyak bicara, tetapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa. Kini perjuangan kita berbeda — bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia tidak boleh kalah,” tegas Rianto.

Momen sakral terjadi saat perwakilan organisasi kepemudaan membacakan Ikrar Pemuda Indonesia yang diikuti dengan lantang oleh seluruh peserta apel. Lagu Indonesia Raya dan Satu Nusa Satu Bangsa berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih, menghadirkan suasana haru dan kebanggaan di antara para peserta.

Menutup amanatnya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus memperkuat dukungan terhadap kegiatan kepemudaan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, hingga pengembangan karakter dan potensi generasi muda.

“Pemuda Asahan harus tampil sebagai pelopor perubahan yang positif — generasi tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai budaya serta kearifan lokal,” pungkasnya. (As)

Muhammadiyah Asahan Siapkan Rangkaian Milad ke-113 dan Kejurda Tapak Suci

0

Kisaran — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Asahan tengah mematangkan persiapan peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 November 2025 mendatang. Ketua PDM Asahan, Drs. Mohammad Akhiar, M.A., menyampaikan bahwa peringatan tahun ini akan dikemas dengan beragam kegiatan keagamaan dan sosial sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kemanusiaan.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci Putra Muhammadiyah Asahan ke-1, yang akan melibatkan peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Labuhanbatu Utara. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi bela diri, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan semangat kedisiplinan, sportivitas, serta karakter Islami.

Selain Kejurda, akan digelar pula Takbir Akbar yang terselenggara atas kerja sama PDM Asahan dengan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan.

Rencana kegiatan tersebut disampaikan jajaran PDM dalam audiensi bersama Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di ruang kerja bupati. Dalam kesempatan itu, pengurus Muhammadiyah juga menyampaikan rencana kehadiran sejumlah tokoh nasional pada puncak acara Milad, antara lain perwakilan Pimpinan Pusat Tapak Suci Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Anggota DPR RI Nasril Bahar, serta Anggota DPRD Provinsi Sumut Yahdi Khoir.

Bupati Asahan menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sukses.

Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Asahan yang berdaya, religius, dan inklusif. Melalui kolaborasi yang harmonis, nilai-nilai Islam berkemajuan diharapkan terus berkembang sebagai fondasi moral dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkeadaban dan sejahtera. (As)

Pemkab Asahan Tetapkan Prioritas Perbaikan Jalan dan Peningkatan Layanan Publik Berdasarkan Data Wilayah

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Melalui Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Pemkab membahas hasil pemetaan prioritas perbaikan jalan dan peningkatan layanan publik yang disusun berdasarkan data faktual tiap wilayah.

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala puskesmas, serta unsur perangkat daerah lainnya. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya penyampaian kondisi lapangan secara objektif dari para camat agar perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan terukur.

“Setiap keputusan pembangunan harus didasarkan pada data yang valid. Karena itu, saya minta para camat dan OPD menyampaikan kondisi faktual di lapangan agar kebijakan yang kita ambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.

Melalui pendekatan Asahan Satu Data, Pemkab Asahan kini menerapkan sistem pembangunan berbasis data sektoral yang terintegrasi lintas instansi. Berdasarkan hasil pendataan tahun 2025, total panjang jalan kabupaten mencapai 1.398,13 kilometer, dengan 36,18 persen dalam kondisi baik dan 63,82 persen sisanya tergolong sedang hingga rusak berat. Pemerintah daerah akan memprioritaskan perbaikan jalan secara bertahap mulai akhir tahun ini, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan pengetatan fiskal dari pemerintah pusat.

Selain sektor infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dasar, terutama di bidang kesehatan. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan, RSUD HAMS, dan seluruh puskesmas untuk menjaga kualitas layanan, memastikan ketersediaan obat, serta meningkatkan disiplin tenaga medis. Pemerintah Kabupaten Asahan juga terus memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) melalui pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang bersumber dari APBD, agar seluruh warga memperoleh layanan kesehatan yang mudah, layak, dan tanpa biaya.

Dalam Rakorpem tersebut, turut dibahas pula upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui implementasi program nasional Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Program ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama ekonomi rakyat sekaligus sarana membangun kemandirian finansial berbasis komunitas.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa banyak jalan yang kita perbaiki, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu mengelola potensi ekonominya secara mandiri,” tutup Bupati. (As)

Pemkab Asahan dan BPS Jalin Kerja Sama Pemutakhiran Data DTSEN

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan tentang kerja sama pemutakhiran Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penandatanganan dilakukan di Ruang Kerja Rumah Dinas Bupati Asahan, disaksikan oleh Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Bapperida, serta jajaran pimpinan BPS Asahan. Langkah ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sistem data daerah yang akurat, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Dadan Supriadi, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dalam pengelolaan serta pemutakhiran data ekonomi. Melalui MoU tersebut, BPS akan memberikan pendampingan teknis dalam menjaga kualitas dan validitas data sektoral di Kabupaten Asahan.

“Pemutakhiran DTSEN ini penting untuk memastikan ketersediaan data yang valid dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dadan juga memaparkan Indeks Strategis Terkini Kabupaten Asahan, yang mencakup capaian pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan, serta perkembangan inflasi daerah. Ia menyebutkan bahwa perekonomian Asahan pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 4,62 persen, menempatkan Asahan di peringkat kelima tertinggi di Sumatera Utara.

Sementara itu, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kontribusinya dalam menyediakan data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan data BPS sebagai acuan utama dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Data yang valid adalah fondasi dari kebijakan yang efektif dan tepat sasaran,” tutur Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dalam sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. “Kami ingin menyiapkan generasi Asahan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Karena itu, pembangunan sekolah dan peningkatan kualitas pendidikan harus didasarkan pada data yang terukur,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menandatangani Surat Dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026, sebagai bentuk komitmen Pemkab Asahan dalam mendukung agenda statistik nasional serta memperkuat sistem informasi pembangunan daerah. (As)

Bupati Asahan Hadiri Panen Raya Jagung di Tinggi Raja: Pemerintah Teguhkan Komitmen Kemandirian Pangan Daerah

0

Kisaran — Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan panen raya jagung di Desa Teladan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Ratusan petani yang tergabung dalam keluarga besar Tani Merdeka Indonesia memanen hasil jerih payah mereka dengan penuh rasa syukur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang memberikan dukungan langsung kepada para petani. Kehadiran Bupati menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung program nasional Food Estate sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan, Anda Suhendra Rambe, S.H., mengungkapkan bahwa organisasi yang baru berdiri sembilan bulan ini telah berkembang pesat dengan struktur kepengurusan di 25 kecamatan. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan kemandirian pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendekatan pertanian modern.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan memberikan apresiasi atas dedikasi para petani yang mampu mengelola lahan secara produktif dengan sistem tanam jagung terpadu. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut selaras dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Asahan 2025–2030, yang menempatkan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus hadir mendukung petani melalui penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, serta perluasan akses pasar dan kemitraan industri,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Harian DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Misbah, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemkab Asahan yang aktif mendampingi petani. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pertanian nasional yang berdampak nyata hingga ke tingkat desa.

“Kabupaten Asahan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan strategis di Sumatera Utara,” ungkapnya.

Kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani Asahan dalam meningkatkan produksi jagung, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi tani, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan daerah yang berkelanjutan. (As)

DWP Kabupaten Asahan Gelar Rakor, Mantapkan Sinergi dan Program Kerja Tahun 2026

0

Asahan — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarunit serta merumuskan arah program kerja DWP untuk tahun 2026.

Rakor tersebut dihadiri oleh Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin, para pengurus DWP unit di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan DWP dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Asahan Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan visi, serta mengoptimalkan peran DWP dalam mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Asahan.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kebersamaan dan menyusun langkah konkret agar program DWP benar-benar memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Rakor tersebut juga membahas sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi pelaksanaan program tahun 2024, realisasi kegiatan tahun 2025, hingga penyusunan rencana kerja tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan peran DWP dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, pemberdayaan perempuan, dan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik memberikan apresiasi atas kekompakan serta dedikasi seluruh pengurus dan anggota. Ia menilai, keberhasilan DWP bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“DWP merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Perannya sangat menentukan keberhasilan pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, peserta Rakor menyepakati beberapa rekomendasi program prioritas untuk tahun 2026, di antaranya penguatan kapasitas anggota DWP, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta pengembangan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan sosial dan pendidikan.

Melalui Rakor ini, DWP Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun keluarga yang tangguh, perempuan yang mandiri, serta masyarakat yang berdaya — sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (As)

Wakil Bupati Asahan Sampaikan Penjelasan Pemerintah atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan fiskal dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., saat membacakan penjelasan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2026, pada rapat paripurna DPRD Asahan yang berlangsung di Aula DPRD setempat.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Asahan, H. Irwansyah Pane, M.K.M., dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, para asisten, kepala perangkat daerah, staf ahli bupati, camat se-Kabupaten Asahan, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa arah kebijakan pendapatan daerah tahun 2026 difokuskan pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi, dengan tetap memperhatikan kebijakan nasional yang memberikan ruang keringanan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi lokal agar tetap stabil.

“Kebijakan fiskal kita harus adaptif, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Rianto dalam pidatonya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah daerah akan diarahkan sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.

Menanggapi berbagai pandangan fraksi, Rianto menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2026.

Di bidang pendidikan, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang belajar rusak berat sesuai dengan skala prioritas sekolah yang membutuhkan. Selain itu, pengangkatan tenaga guru melalui pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik berdasarkan peta kebutuhan daerah.

Untuk sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen memperkuat dukungan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Sementara itu, pada bidang infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, Pemkab Asahan tetap melanjutkan pembangunan meskipun adanya penyesuaian dana transfer akibat kebijakan efisiensi nasional sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Fokus utama diarahkan pada pembangunan dan perbaikan ruas jalan strategis yang menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi daerah. Di sisi lain, sektor ekonomi lokal juga diperkuat melalui penyelenggaraan pasar murah di tingkat kecamatan, pembinaan UMKM dan Koperasi Merah Putih, serta program ekonomi gotong royong yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan desa.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan Buku Nota Keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 dari pemerintah daerah kepada DPRD Asahan untuk dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). (As)