Beranda blog Halaman 53

Bupati Asahan Hadir Di Pagelaran Kejurda Tinju Seleksi PON XVII 2025

0

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si menghadiri pagelaran Kejurda Tinju Seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2025 di Kabupaten Asahan. Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan terima kasih kepada Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Sumatera Utara yang telah mempercayakan Kabupaten Asahan sebagai tuan rumah event tersebut. Acara ini dilaksanakan pada Minggu Malam (29/06/2025).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengprov Pertina Sumut, Ketua pertina yang berasal dari 8 Kabupaten/Kota, Pembina tinju kabupaten Asahan, Ketua Pertina Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.

Tidak lupa Bupati Asahan memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet tinju yang akan mengikuti kompetisi ini untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. “Saya berharap para atlet dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara”. Ujar Bupati Asahan saat memberikan kata sambutan.

Dalam kesempatan tersebut juga Bupati Asahan memberikan baju kepada beberapa orang atlet tinju dan Ketua Pengprov Pertina Sumatera Utara serta Ketua Pertina Kabupaten Asahan yang baru saja dikukuhkan. Bupati Asahan berharap dengan dukungan pemerintah, kegiatan olahraga seperti tinju dapat terus berkembang dan meningkatkan prestasi atlet-atlet muda.

Di akhir, Bupati Asahan mengatakan dengan adanya event seperti Kejurda Tinju Seleksi PON XVII 2025, Bupati Asahan berharap dapat meningkatkan prestasi atlet tinju Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara hingga Nasional. (As)

Bupati Asahan Jemput 2 Jemaah Haji yang Sakit di Embarkasi Medan

0

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si menjemput 2 jemaah haji asal Kabupaten Asahan yang tiba lebih dulu dari jemaah lainnya di embarkasi Medan, hal ini dilakukan karena alasan kondisi kesehatan dari kedua jamaah haji tersebut.

Adapun jemaah haji yang dijemput adalah Zaitun Adam, (65) yang sedang sakit dan didampingi oleh suaminya M. Jen Sinaga, (74).

Bupati Asahan menjelaskan penjemputan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten terhadap masyarakatnya yang telah menjalankan ibadah haji, terutama bagi Zaitun Adam yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian khusus.

“Ini bentuk komitmen pemerintah Asahan untuk memastikan kesejahteraan dan keselamatan para jemaah haji”. Ucap Bupati pada Sabtu (28/06/2025).

Bupati Asahanjuga menyambut hangat kedatangan jamaah haji dan mengucapkan selamat atas pelaksanaan ibadah haji yang telah dijalankan. “Saya berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat Asahan”. Kata Bupati Asahan.

Dalam penjemputan, Bupati Asahan didampingi beberapa pejabat, termasuk Kabag Umum Setdakab Asahan, Kabag Kesejahteraan Sosial Setdakab Asahan, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Asahan, kasi Umroh dan Haji Kemenag, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dan tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan yang dipimpin oleh dr. Deni Mahesa Purba.

Setelah dijemput, ke-dua jemaah haji langsung diantar pihak Pemkab Asahan ke rumah beralamat di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, kabupaten Asahan. (As)

Pemkab Asahan Dukung Semarak Tahun Baru Islam 1447H di Masjid Al-Husna Simpang VI

0

Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat dengan menghadiri acara Semarak Tahun Baru Islam 1447 H Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan Remaja Masjid Al-Husna Simpang VI, Kecamatan Kota Kisaran Barat, pada Sabtu malam (28/6).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan panitia, dan sambutan dari sejumlah tokoh serta perwakilan pemerintah daerah.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. , dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Drs. Muhilli Lubis, yang menyampaikan apresiasi atas peran aktif remaja masjid dalam mengisi momentum pergantian tahun Hijriyah dengan kegiatan positif.

> “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi sarana pembinaan generasi muda agar tetap berada dalam lingkungan yang religius dan bermartabat,” ungkapnya.

Turut hadir dan memberikan sambutan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, MKM, yang menyampaikan komitmen DPRD untuk terus mendorong kegiatan keagamaan yang membangun karakter masyarakat, khususnya generasi muda.

> “Remaja masjid adalah aset moral daerah. Kami sangat mengapresiasi semangat mereka dalam menjaga syiar Islam,” ujarnya.

Ketua Panitia, Qomaruddin, S.E, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini dapat terselenggara berkat semangat gotong royong dari para remaja masjid, dukungan penuh dari BKM Masjid Al-Husna, serta kontribusi tokoh-tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Acara ini juga menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun nilai-nilai spiritualitas yang lebih baik di tahun yang baru.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, harapan, dan komitmen untuk terus menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan kemajuan peradaban Islam di Kabupaten Asahan. (As)

Respon Cepat Polsek Medan Tuntungan Menindaklanjuti Dumas Tidak Temukan Mesin Judi

0

MEDAN — Polsek Medan Tuntungan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian mesin tembak ikan di wilayah hukumnya.

Namun setelah dilakukan pengecekan langsung ke lokasi, aparat kepolisian tidak menemukan aktivitas perjudian seperti yang dilaporkan.

Laporan dugaan perjudian itu pertama kali diterima pada Kamis, 26 Juni 2025, melalui pengaduan masyarakat (Dumas) yang disampaikan oleh salah satu media online.

Dalam laporan disebutkan adanya praktik judi tembak ikan di kawasan Jalan Mekar Jaya Ujung, tepatnya di sebuah warung kopi yang disebut milik Imam Lubis.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Syawal Sitepu, S.H., M.H., memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Omrin Sialagan, S.H., untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada malam hari yang sama.

“Begitu laporan masuk, kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenarannya. Namun dari hasil pengecekan di titik yang dimaksud, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian ataupun mesin tembak ikan,” ujar Kapolsek kepada awak media, Sabtu (28/6).

Meskipun tidak ditemukan kegiatan perjudian, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau indikasi perjudian.

Polsek Medan Tuntungan menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya dan terbuka terhadap laporan dari masyarakat sebagai bentuk sinergi menjaga lingkungan bebas dari praktik ilegal. (Juliver L)

NCW “Asing Diperas Pers Dibungkam, Potret Buruk Oknum Pejabat di Kanwil Ditjenim Bali”

0
Jakarta – Sesuai dengan amanah Undang – Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia 1945 menjaga kedaulatan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) mencakup berbagai aspek, mulai dari penguatan pertahanan dan keamanan, menjaga wilayah perbatasan, hingga peran aktif masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Pada pasal 30 ayat (1) dalam UUD 1945 menyatakan bahwa, “ Tiap – tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara “. Hal tersebut menegaskan bahwa menjaga kedaulatan negara adalah kewajiban seluruh rakyat Indonesia, namun sangat disayangkan dalam pelaksanaanya sampai dengan saat ini masih saja ada oknum – oknum yang mempunyai jabatan strategis pada salah satu instansi dengan sengaja mencoreng amanah undang – undang tersebut, salah satunya dilingkungan Kantor Wilayah Direkorat Jenderal Imigrasi Bali.

Mendasar dari adanya laporan aduan masyarakat kepada NCW ( Nasional Coruption Watch ) pada tanggal 27 Juni 2025 bahwa, telah terjadi dugaan pemerasan kepada 2 WNA kakak beradik asal Jerman pemegang ITAS INVESTOR yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai imigrasi yang menjabat sebagai Kepala Bidang Inteldakim dan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Intelijen dilingkungan Kanwil Ditjenim Bali.

Dalam pelaporannya kepada NCW saudara Donnox Wong selaku pimpinan redaksi media online Frekuensi Media Indonesia com Bali menjelaskan, “ dugaan pemerasan uang sebesar Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah) kepada 2 WNA asal Jerman tersebut itu berawal dari adanya laporan masyarakat dengan inisial ADK kepada oknum pegawai imigrasi dilingkungan Kanwil Imigrasi Bali, diduga bahwa telah terjadi penyalahgunaan izin tinggal yang diberikan. Diketahui kalau 2 WNA tersebut memiliki ITAS Investor akan tetapi dalam kegiataanya WNA tersebut bekerja, “ jelas Donnox.

Donnox juga menjelaskan, “ dalam upaya pengumpulan data (full bucket) saya melakukan investigasi langsung sebagaimana tugas kami sebagai jurnalis dalam mengungkap kebenaran, saya menemukan bahwa 2 WNA asal Jerman merupakan kakak beradik bernama Tamir Oliver Feldmann dan Daniel Feldmann disponsori oleh PT. Feldmann Brothers and Friends. Diketahui bahwa jabatan kedua WNA di PT tersebut adalah seorang Direktur dan Komisaris, dalam kegiatannya ditengarai juga bekerja di PT. Feldmann Rodos Indonesia (Ecohero) namun tidak didaftarkan untuk rangkap jabatannya. Tentu itu jelas melanggar undang – undang keimigrasian yang berlaku, “ terangnya.

Lebih lanjut Donnox mengatakan bahwa, “ pada saat kami melakukan konfirmasi (via Whatsapp phone) kepada JFT Intelijen Divisi Imigrasi Kanwil Ditjenim Bali saudara Rahmat Gunawan menyampaikan bahwa benar telah dilakukan pemeriksaan kepada kedua WNA asal Jerman tersebut, dan benar terhadap indikasi penyalahgunaan izin inggal yang diberikan. Bahkan pada saat kami melakukan konfirmasi secara langsung pada tanggal 17 Juni 2025 jam 14.00 WITA, didalam ruangan selain saudara Rahmat Gunawan ada juga Kabid Inteldakim Imigrasi Kanwil Ditjenim Bali saudara Anak Agung Bagus Narayana dan berkata tolong di take down pemberitaan itu, jangan jadi berita, jangan juga diviralkan, “ jelas Donnox.

NCW sebagai mitra pemerintah dalam melakukan sosial kontrol mengawasi dan melaporkan perbuatan Korupsi, Kolusi, Nepotisme, dan Gratifikasi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sangat menyayangkan adanya tindakan oknum yang diduga mencoreng citra Keiimigrasian.

Sekjend DPP NCW Rechan Nazar mengatakan, “Kita semua mengetahui bahwa Imigrasi yang notabene sebagai garda terdepan, mempunyai peranan penting dalam fungsi pengawasan orang asing yang berada di wilayah NKRI ini, baik itu sebagai TKA maupun Investor, ” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, “ Belum selesai masalah mengenai pemerasan calon TKA yang dilakukan oleh oknum pejabat tak bermoral di lingkungan Kemenaker Ditjen Binapenta, bertambah lagi adanya keboborokan oknum pejabat imigrasi yang diduga melakukan pemerasan sebesar 40jt kepada WNA yang sudah jelas menyalahi Undang – Undang Keimigrasian No 6 Tahun 2011 tentang Penyalahgunaan Izin Tinggal di Kanwil Ditjenim Provinsi Bali. Ditambah dengan adanya upaya pembungkaman pers yang dilakukan, bagaimana caranya bisa kita jaga bersama kedaulatan NKRI ini kalau masih banyak oknum – oknum pegawai maupun pejabat yang melakukan praktik kotor tersebut, “ tegas Rechan.

Ia juga menjelaskan, “ bila memang benar dugaan pemerasan yang dilakukan oknum pejabat imigrasi di Kanwil Bali itu terjadi, dan tidak dilakukannya pemeriksaan oleh Kepatuhan Internal Ditjen Imigrasi, maka dapat dipastikan bahwa visi imigrasi Terwujudnya Layanan Imigrasi dan Pemasyarakatan yang Modern, Transparan dan Humanis dalam Menciptakan Stabilitas Keamanan Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 akan sulit dicapai, karena fungsi WASKAT (Pengawasan Melekat) 2 berjenjang keatas dan 2 berjenjang kebawah tidak berjalan, “ tuturnya.
Bersambung (Ril).

Kadis Topan Ginting Terpojok di KPK Setelah Terima Suap 2 Miliar, Karir Camat hingga Jadi Tersangka

0
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Dinas (Kadis) PUPR Bina Marga Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Topan Obaja Putra Ginting (TOP) Jumat (27/6/2025).

Selain anak buah Bobby Nasution KPK juga mengamankan 5 orang lainnya terkait proyek jalan di Mandailing Natal (Madina), Sumut.

KPK juga menyegel kantor kontraktor PT Dalihan Natolu Grup (DNG) di Padang Sidempuan serta ruangan di gedung Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumut.

Begitu juga salah satu ruangan di kantor Dinas PUPR Bina Marga Sumut yang turut serta disegel KPK.

Stiker segel itu bertuliskan ‘Dalam Pengawasan KPK’.

OTT tersebut dilakukan KPK pada Jumat (27/6) dan langsung diterbangkan ke Jakarta.

Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa para pihak yang ditangkap terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara negara, serta pihak swasta.

Budi mengatakan bahwa kasus ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.

Dalam perkara ini, ada dua kelompok penerimaan yang tengah ditelusuri.

KPK mengatakan kelompok pertama yang menerima dalam pertemuan itu antara inisial I, R, dan TOP. Dalam kelompok pertama ini, KPK mengamankan barang bukti uang senilai Rp 2 miliar.

TOP ditetapkan tersangka lantaran diduga memuluskan salah satu kontraktor untuk menggarap proyek jalan senilai Rp231,8 miliar.

Ia ditetapkan bersama empat orang lainnya, yakni RES selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), HEL selaku PPK Satker PJN Wilayah I Sumut, KIR selaku Direktur Utama PT DNG, RAY selaku Direktur PT RN.

“KPK selanjutnya melakukan gelar perkara dan menetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2025).

Selain mengamankan lima orang, penyidik KPK juga turut menyita uang senilai Rp231 juta yang ditemukan di kediaman KIR. Diduga uang itu sisa uang suap yang telah diberikan.

Akhirnya KPK resmi menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Topan Obaja Putra Ginting bersama empat orang lainnya sebagai tersangka.

Mereka para tersangka telah menggunakan rompi oranye tahanan KPK dan dihadirkan dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6).
Asep menjelaskan operasi senyap ini berawal dari aduan masyarakat.

Diduga terjadi suap terkait pengerjaan proyek jalan dari pihak swasta kepada penyelenggara negara.

Asep menjelaskan KPK baru menetapkan lima orang tersangka meski ada enam pihak yang terkena OTT. Dia mengatakan satu orang yang belum ditetapkan tersangka karena belum memenuhi unsur bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Dari Camat Hingga Jadi Tersangka

Topan Obaja Putra (TOP) Ginting, S.STP., M.SP atau Topan Ginting adalah ASN yang kariernya cukup cemerlang. Ia lahir pada 7 April 1983.

Topan merupakan alumni STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) tahun 2007.

Sosok Topan Obaja Putra (TOP) Ginting adalah ASN yang karirnya moncer di pemerintahan. Mulai dari Pemko Medan hingga Pemprov Sumut.

Ia pernah menjabat mulai dari Camat, Kepala Dinas, hingga PJ Sekda, di era pemerintahan Bobby Nasution sebagai Wali Kota Medan.

Selanjutnya, TOP Ginting diboyong gubernur Bobby Nasution ke Pemprov Sumut dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara. Ia dilantik pada Februari 2025.

Adapun kariernya, ia memulai bertugas sebagai ASN di Pemko Medan setelah lulus STPDN.

Saat itu, ia sempat menjabat sebagai Kasubbag Protokol Bagian Umum Pemko Medan.

Lalu, ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Bidang di Dinas Komunikasi dan Informatika.

Setelahnya, Topan Ginting kemudian menjadi Camat Medan Tuntungan pada 2019.

Kariernya semakin melejit ketika Bobby Nasution menjadi Wali Kota Medan.

Topan Ginting diangkat menjadi Kepala Dinas PU Kota Medan dan tetap bertahan di posisi strategis tersebut selama Bobby menjabat.

Pada April 2024, Topan diangkat menjadi Plt Sekda Kota Medan menggantikan Wirya setelah itu ia dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2025.

Lebih kurang 4 bulan bekerja di Pemprovsu karirnya pun terpojok di tangan KPK, dibalik kerja keras membangun provinsi Sumatera Utara ternyata ia melakukan sisi gelap melawan hukum sehingga merugikan negara. (As)

Viral Oknum Polisi di Medan Lakukan Pungli, Propam Bertindak

0

Medan – Tindakan tegas ditunjukkan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Medan usai viralnya sebuah video di media sosial yang menampilkan dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum anggota Satlantas. Video yang diunggah akun Facebook Sunggal Kampung Halaman memperlihatkan seorang personel Satlantas diduga mengambil uang dari seorang pelanggar lalu lintas tanpa prosedur yang sah.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Propam Polrestabes Medan, AKP Suharmono, SH, langsung bergerak cepat melakukan penelusuran internal terhadap video tersebut. Hasil investigasi Propam memastikan bahwa oknum yang dimaksud adalah Aiptu Rudi Hartono, anggota Unit Patwal Sat Lantas Polrestabes Medan.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 25 Juni 2025 sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Palang Merah, Kecamatan Medan Kota. Dalam insiden tersebut, Aiptu Rudi memberhentikan seorang pengendara sepeda motor yang melawan arus, namun tidak memberikan sanksi tilang sebagaimana mestinya. Sebaliknya, ia justru mengambil uang Rp100.000 langsung dari dompet pelanggar.

Menyikapi temuan tersebut, AKP Suharmono menegaskan bahwa tindakan Aiptu Rudi Hartono adalah bentuk nyata penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kode etik profesi Polri. Ia memastikan bahwa Propam tidak akan menutup mata terhadap pelanggaran internal, sekecil apa pun.

“Kami bertindak cepat setelah video itu viral. Dari hasil pemeriksaan awal, sudah sangat jelas terjadi pelanggaran prosedur dan etika. Oleh karena itu, kami langsung merekomendasikan agar Aiptu Rudi dimutasi ke jabatan Bintara Evaluasi, diamankan di tempat khusus, dan diproses sesuai ketentuan,” tegas AKP Suharmono, SH.

Menurutnya, Propam memiliki komitmen kuat untuk menjaga marwah institusi Polri, dan tidak akan membiarkan segelintir oknum mencoreng kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan susah payah.

Sebagai bentuk penegakan kedisiplinan, Propam juga telah merekomendasikan beberapa langkah lanjutan:
1. Pemeriksaan mendalam terhadap Aiptu Rudi Hartono oleh Unit Wabprof.
2. Penayangan video klarifikasi oleh Kasat Lantas dan Sie Humas Polrestabes Medan sebagai bentuk transparansi kepada publik.
3. Peringatan keras kepada seluruh anggota Satlantas agar menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik profesi Polri.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Propam hadir untuk memastikan setiap anggota Polri bertindak profesional dan tidak menyalahgunakan kewenangannya. Siapa pun yang melanggar, pasti kami tindak. Tidak ada tempat bagi pelanggar di tubuh Polri,” tegas AKP Suharmono lagi.

Langkah cepat dan tegas yang diambil Propam Polrestabes Medan ini sebagai upaya menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, terutama di tengah tuntutan masyarakat akan penegakan hukum yang adil dan transparan. (As)

Pemkab Asahan Temui Stafsus Presiden dan BKKBN Serius Tekan Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan

0

Dalam upaya mempercepat pencapaian target pembangunan daerah dan mendukung program prioritas nasional, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP melakukan kunjungan kerja ke Jakarta dengan agenda strategis membahas isu ketahanan keluarga, kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal melalui program MBG (Mandiri, Berdaya, Gotong Royong). 26/06/2025

Wakil Bupati Asahan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P2KBP3A, dan Direktur RSUD H. Abdul Manan Simatupang.

Pertemuan pertama dilakukan bersama Staf Khusus Penasihat Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Brigjen Pol. (Purn.) Erwin Chahara Rusmana. Dalam audiensi ini, Wakil Bupati memaparkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Asahan yang difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan ketahanan pangan, pelayanan kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan sosial berbasis komunitas.

Selanjutnya, rombongan melakukan kunjungan resmi ke Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN, Dr. Drs. Wahidin, M.Kes, guna membahas percepatan program Bangga Kencana dan penguatan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Asahan.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:

Integrasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting,

Penguatan layanan KB dan kesehatan reproduksi di tingkat daerah,

Dukungan dari pusat untuk revitalisasi sistem data kependudukan dan penguatan peran Dinas P2KBP3A,

Kolaborasi dalam edukasi keluarga dan pembinaan masyarakat berbasis data by name by address.

Wakil Bupati Rianto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung penuh kebijakan nasional di sektor kependudukan dan pembangunan keluarga. Ia juga menyampaikan kesiapan daerah untuk menjadi pilot project dalam penguatan intervensi langsung terhadap keluarga berisiko stunting.

Kunjungan kerja ini menegaskan keseriusan Pemkab Asahan dalam membangun kemitraan strategis dengan instansi pusat, serta memastikan bahwa program-program nasional yang menyentuh langsung masyarakat dapat terimplementasi secara optimal di daerah. (As)

Wakil Bupati Asahan Temui Mensos Syaifullah Yusup, Dorong Penguatan Jaminan Sosial dan Sekolah Rakyat

0

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar audiensi resmi dengan Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. H. Syaifullah Yusup, di Kantor Kementerian Sosial RI Jakarta. Rabu (26/06).

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., MAP yang juga didampingi dengan jajaran pejabat daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam mendorong efektivitas program-program kesejahteraan sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan sejumlah usulan strategis, salah satunya adalah perlunya dukungan Kementerian Sosial untuk memperluas cakupan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga miskin yang telah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut Pemkab Asahan, meski DTKS telah diperbarui secara berkala, masih banyak warga rentan yang belum memperoleh jaminan kesehatan karena keterbatasan kuota nasional.

Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa jaminan kesehatan menjadi kebutuhan dasar yang mutlak dan mendesak untuk dipenuhi, terutama bagi masyarakat prasejahtera yang seringkali menghadapi kendala biaya saat mengakses layanan medis.

Selain isu kesehatan, Pemkab Asahan juga menggagas program Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan alternatif bagi anak-anak dari keluarga miskin, kelompok putus sekolah, dan masyarakat marginal. Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi instrumen pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pendidikan karakter, keterampilan hidup, serta penguatan nilai sosial dan budaya lokal.

Tak hanya itu, Asahan turut menyampaikan permintaan dukungan terhadap berbagai program sosial lainnya, seperti penguatan peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), penyediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas, bantuan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), hingga program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui pendekatan Rumah Sejahtera Terpadu.

Menteri Sosial RI, Dr. H. Syaifullah Yusup juga menyambut baik kunjungan Pemkab Asahan dan mengapresiasi langkah proaktif daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakatnya. Ia menekankan bahwa Kementerian Sosial terbuka terhadap usulan-usulan konstruktif dari pemerintah daerah, terutama yang berbasis data dan terintegrasi dalam sistem nasional kesejahteraan sosial.

“Saya sangat menghargai inisiatif dari Asahan. Data yang akurat dan program yang berpihak pada masyarakat adalah fondasi penting untuk kita bisa bergerak bersama membangun keadilan sosial”. Ujarnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan penyerahan dokumen resmi dari Pemkab Asahan kepada Menteri Sosial, serta sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi yang berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Asahan dalam mengakselerasi pelayanan publik yang inklusif dan responsif, sekaligus mempertegas peran strategis daerah dalam menyukseskan agenda kesejahteraan nasional. (As)

Bupati Asahan Resmikan Musholla Al-Ikhlas Menjadi Masjid Al-Ikhlas

0

Dalam suasana penuh syukur dan kekhidmatan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si. meresmikan perubahan status Musholla Al-Ikhlas menjadi Masjid Al-Ikhlas yang berlokasi di Desa Air Joman Baru, Kecamatan Air Joman, Kamis (26/06/2025). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Air Joman, unsur Forkopimcam Air Joman, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), jamaah Masjid Al-Ikhlas, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Ketua BKM Al-Ikhlas, Muslim, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur dan khususnya kepada Bupati Asahan atas bantuan serta dukungan yang telah diberikan dalam proses pembangunan Masjid tersebut. “Masjid ini berdiri berkat doa dan gotong royong dari banyak pihak. Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu dalam proses pembangunan Masjid tersebut”. Ucap Muslim.

Sementara itu, Camat Air Joman, Sukardinata, S.STP., M.A.P. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Asahan di Kecamatan Air Joman. Ia menyebutkan bahwa kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Asahan tersebut menjadi motivasi dan semangat tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat Kecamatan Air Joman.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Bupati Asahan yang telah berkenan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat kami. Kehadiran Bapak menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak dan berbuat lebih baik”. Ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar peresmian Masjid Al-Ikhlas ini dapat menjadi sarana syiar Islam dan memperkuat kegiatan keagamaan di Kecamatan Air Joman. “Dengan berdirinya Masjid Al-Ikhlas ini, kami berharap semangat syiar Islam di Air Joman semakin kuat dan mampu menjadi pusat pembinaan umat”. Ucap Camat Air Joman dalam menutup kata sambutannya.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam membangun dan memakmurkan rumah ibadah. Ia menekankan bahwa pembangunan fisik masjid harus dibarengi dengan pembangunan spiritual umat.

“Dengan peresmian ini, mari kita makmurkan masjid. Jaga hubungan hablum minallah dan hablum minannas, serta jalankan syariat Islam dengan sebaik-baiknya. Semoga keberadaan masjid ini semakin meningkatkan keimanan dan ketakqwaan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan keimanan, Masjid Al-Ikhlas kini siap menjadi pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat di Desa Air Joman Baru”. Ungkap Bupati.

Bupati Asahan juga memberikan bantuan kepada BKM Al-Ikhlas untuk kelanjutan pembangunan masjid. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan batu prasasti, peninjauan langsung ke dalam masjid, dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.

Kegiatan peresmian ini juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Al-Ustadz Ardiansyah Lubis, yang mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga shalat berjamaah, memakmurkan masjid, dan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat Islam. (As)