Beranda blog Halaman 6

PTPN IV Regional 2 Perkuat Pengelolaan Sampah Simalungun, Serahkan Dump Truck

0

SIMALUNGUN – PTPN IV Regional 2 menyerahkan bantuan satu unit dump truck pengangkut sampah kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup di wilayah sekitar operasional.

Bantuan sarana kebersihan tersebut diserahkan langsung oleh Region Head PTPN IV Regional 2 Budi Susanto kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026).

Menurut Budi, bantuan satu unit dump truck pengangkut sampah ini adalah bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV Regional 2. Perusahaan berupaya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah sekaligus memberikan dukungan nyata untuk masyarakat, khususnya dalam bidang kebersihan dan lingkungan.

“Bantuan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Dengan sarana pengangkutan sampah yang memadai, kami berharap pengelolaan kebersihan di wilayah Simalungun dapat berjalan lebih optimal,” ujar Budi.

Budi mengatakan, Kabupaten Simalungun memiliki peran strategis bagi PTPN IV Regional 2 karena menjadi wilayah kerja terluas. Saat ini, PTPN IV Regional 2 mengelola sekitar 47.454 hektare lahan dari 14 unit kebun di Kabupaten Simalungun.

Atas peran strategisnya, kata Budi, PTPN IV Regional 2 membutuhkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Simalungun serta masyarakat yang berada di sekitar wilayah perkebunan. Sinergi semua pihak menjadi unsur penting dalam membangun lingkungan yang bersih, kondusif dan produktif.

Budi menjelaskan, dukungan terhadap pengelolaan sampah juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas lingkungan di sekitar perkebunan dan permukiman masyarakat. Pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan dapat membantu menjaga kualitas tanah dan air serta mendukung kelestarian ekosistem.

Langkah tersebut, menurut Budi, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi bagian dari praktik pengelolaan perkebunan PTPN IV Regional 2. Perusahaan memandang pertumbuhan bisnis perlu berjalan beriringan dengan penciptaan nilai tambah dan manfaat positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Lebih lanjut, Budi berharap bantuan sarana pengangkut sampah dari PTPN IV Regional 2 dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan penciptaan nilai tambah, hubungan yang harmonis dan manfaat positif bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional Perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan perkebunan. Dukungan dari masyarakat, kata Ridho, begitu penting dalam mencegah berbagai tindakan yang dapat mengganggu keamanan, termasuk pencurian dan peredaran narkoba.

“Pencurian tidak hanya merugikan Perusahaan tetapi juga mengganggu rasa aman dan ketertiban lingkungan. Sementara peredaran narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak generasi muda, keluarga dan masa depan masyarakat kita,” ujarnya.

Menurut Ridho, upaya menjaga keamanan di lingkungan perkebunan tidak dapat dilakukan oleh Perusahaan semata. Hal ini membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pihak.

“Mari kita jaga kebun sebagai milik bersama dengan saling peduli dan saling mengingatkan. Melalui kerja sama yang baik antara PTPN IV Regional 2, pemerintah daerah dan masyarakat, kita yakin lingkungan di sekitar kebun akan tetap aman, kondusif dan terbebas dari tindak kejahatan,” kata Ridho.

Corporate Communication PTPN IV Regional 2 Maktal Kunto Aji mengatakan, bantuan dump truck tersebut merupakan upaya Perusahaan untuk bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurut Aji, sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus diperkuat melalui berbagai program yang memiliki dampak positif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi komitmen Perusahaandalam membangun hubungan yang semakin harmonis dengan lingkungan sekitar.

“PTPN IV Regional 2 ingin kehadiran Perusahaan dapat terus memberikan manfaat dan mendukung kebutuhan pembangunan di daerah,” ujar Aji.

Pada kesempatan ini, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PTPN IV Regional 2 atas bantuan yang diberikan. Anton berharap PTPN IV Regional 2 dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Simalungun.

Menurut Anton, keberadaan Perusahaan perkebunan memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program pembangunan. Oleh karena itu, ia berharap sinergi dan kolaborasi yang solid antara PTPN IV Regional 2, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Simalungun dapat terus terjaga dan dikembangkan, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PTPN IV Regional 2 atas perhatian dan kontribusinya kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kami berharap PTPN IV Regional 2 semakin sukses dan ke depan kontribusinya kepada masyarakat Simalungun juga semakin besar,” ujar Anton.
(Erni)

Tim Cobra Polres Karo Bekuk Pelaku Pencurian Mobil Canter, Diamankan di Pancur Batu

0

Karo – Gerak cepat Tim Cobra Satreskrim Polres Karo bersama jajaran Polsek Pancur Batu berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian satu unit mobil Mitsubishi Canter yang hilang dari kawasan Gang Aman, Kabanjahe.

Seorang pria berinisial IC alias G, 44 tahun, warga Binjai Utara, Kota Binjai, diamankan petugas pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Tersangka diamankan di Jalan Pegadaian, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit Mitsubishi Canter nomor polisi BK 8102 GI, satu kunci mobil Canter dan satu lembar STNK.

Kasus tersebut terungkap setelah Polres Karo menerima laporan melalui Call Center 110 sekitar pukul 04.46 WIB. Informasi itu menyebutkan telah terjadi pencurian satu unit mobil Mitsubishi Canter yang terparkir di Gang Aman, Kabanjahe.

Mendapat informasi tersebut, Tim Cobra Satreskrim Polres Karo yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hizkia Siagian, S.T.K., S.I.K., M.Si., langsung bergerak melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan jajaran Polsek Pancur Batu.

Upaya pengejaran membuahkan hasil. Sekitar pukul 06.30 WIB, personel Polsek Pancur Batu yang dibantu masyarakat berhasil mengamankan IC alias G bersama mobil yang diduga hasil pencurian di pinggir Jalan Pegadaian, Kecamatan Pancur Batu.

Tersangka berikut barang bukti kemudian dijemput Tim Cobra Satreskrim Polres Karo dan dibawa ke Mapolres Karo untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, korban berinisial MN mengetahui mobil miliknya telah hilang setelah mendapat informasi dari seorang rekannya sekitar pukul 05.00 WIB. Mobil Mitsubishi Canter tersebut diketahui milik korban dan digunakan atas nama CV Sukses Kencana Expres.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sekitar Rp350 juta. Selain kendaraan, di dalam mobil tersebut juga terdapat dokumen kendaraan berupa STNK dan SIM B1 Umum.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat AKP Hizkia Siagian menegaskan, keberhasilan pengungkapan tersebut tidak terlepas dari kecepatan informasi yang diterima petugas melalui Call Center 110.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Call Center 110 apabila mengetahui atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian. Informasi yang cepat sangat membantu petugas dalam melakukan tindakan dan penanganan di lapangan,” ujar Hizkia.

Ia menambahkan, Polres Karo terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan 110 sebagai sarana komunikasi cepat dengan kepolisian, khususnya ketika terjadi tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.

Atas perbuatannya, tersangka diproses hukum karena diduga melanggar ketentuan Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. (Rossi)

Bupati Karo Dorong Pengembangan Kampung Kreatif Berbasis Potensi Lokal

0

Karo – Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong pengembangan desa dan kelurahan berbasis potensi lokal sebagai upaya memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengusulan lokasi dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai bagian dari proses penjaringan, Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah melakukan verifikasi dan validasi lapangan terhadap usulan Kabupaten Karo. Kedatangan tim diterima Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., di Kantor Bupati Karo, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Karo memaparkan dua lokasi yang diusulkan mengikuti Program KKSB, yakni Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Laubaleng, dan Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi.

Bupati Karo melalui Sekda Karo menyampaikan apresiasi terhadap Program KKSB sebagai bentuk sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pengembangan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat.
“Program Kampung Kreatif Sumut Berkah sejalan dengan upaya kita untuk mengembangkan potensi yang ada di desa dan kelurahan. Kita ingin pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana potensi masyarakat, UMKM dan sektor ekonomi kreatif dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sekda.

Menurutnya, pendekatan pembangunan kawasan melalui Program KKSB diharapkan dapat mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana dengan pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta penguatan potensi dan kreativitas lokal.

Hadir dalam pertemuan ini Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah dipimpin Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Muhamad Suib, S.Pd., M.M., beserta rombongan serta turut dihadiri sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Karo, camat, dan lurah. (Rossi)

Dukung Swasembada Nasional, Pemkab Karo Siap Akselerasi Pengembangan Kawasan Bawang Putih 2026 – 2027

0

Medan- Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan kesiapannya untuk menyukseskan program percepatan swasembada bawang putih nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih Tahun 2026 dan Persiapan Tahun 2027 yang digelar bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta kabupaten sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu, (07/10/2026).

Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr.dr.Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr.Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM menghadiri rapat bersama Dirjen Hortikultura Kementan RI, Dr.Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, H.Surya, B.Sc beserta jajaran kepala daerah dari kabupaten sentra produksi bawang putih guna mematangkan peta jalan perluasan komoditas strategis ini.

Mewakili Bupati Karo, Sekda Kabupaten Karo menyampaikan bahwa Kabupaten Karo siap mengoptimalkan potensi lahan pertaniannya demi mengejar target produktivitas yang ditetapkan pusat, yakni sebesar 20 ton per hektare untuk hasil panen basah. Langkah ini menjadi bagian penting dari alokasi pengembangan bawang putih Sumatera Utara tahun 2026 yang mencapai 9.624 hektare di 9 kabupaten, serta rencana keberlanjutan tahun 2027 seluas 3.460 hektare di 11 kabupaten.

“Kabupaten Karo memiliki keunggulan agroklimat yang sangat mendukung untuk budidaya hortikultura, termasuk bawang putih. Kami siap menyukseskan target perluasan kawasan ini, baik untuk pelaksanaan tahun 2026 maupun persiapan matang menuju tahun 2027,” ujar Sekda Kabupaten Karo dalam forum tersebut.

Kendati demikian, Sekda Kabupaten Karo juga menekankan perlunya intervensi dan dukungan konkret dari Kementan RI dan Pemprov Sumut agar implementasi di lapangan berjalan mulus dan menguntungkan petani lokal. Pemkab Karo secara khusus menyoroti pentingnya kepastian serapan pasar dan bantuan sarana prasarana.

“Untuk memastikan program ini berkelanjutan, kami meminta pendampingan intensif dari pusat dan provinsi. Petani Karo membutuhkan jaminan ketersediaan benih bermutu tinggi, modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), jaringan irigasi yang andal, serta yang paling krusial adalah kepastian pasar dengan harga yang adil saat panen raya,” tegas Sekda Kabupaten Karo.

Merespons hal tersebut, Dirjen Hortikultura Kementan RI menyambut baik kesiapan Pemkab Karo dan berjanji akan mengawal distribusi bantuan serta pendampingan teknis secara terpadu.

Melalui sinergi yang kuat ini, Kabupaten Karo diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pemasok bawang putih nasional guna mengurangi ketergantungan pada impor. (Rossi)

Bupati dan Forkopimda Asahan Tinjau Pilkades Serentak 2026

0

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Asahan meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, dan Desa Gedangan, Kecamatan Pulau Bandring, Rabu (7/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan serta melihat kondisi keamanan dan situasi di lapangan.

Bupati Asahan mengatakan, Pilkades Serentak 2026 dilaksanakan di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan di Kabupaten Asahan. Ia berharap seluruh rangkaian pelaksanaan dapat berlangsung aman, lancar dan sukses hingga tahapan selesai.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif serta menghormati proses demokrasi di tingkat desa. Kepada calon yang nantinya terpilih, Bupati berpesan agar menjalankan amanah dengan baik, membangun desa dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan.

Terkait adanya sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, Bupati menyampaikan bahwa kondisi tersebut telah diantisipasi oleh Polres Asahan bersama jajaran TNI dan unsur keamanan lainnya.

“Memang ada beberapa titik yang rawan, tetapi hal tersebut sudah diantisipasi oleh Polres Asahan bersama jajaran TNI dan pihak keamanan lainnya,” ujar Bupati.

Peninjauan turut diikuti Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Danyon 126/Kala Cakti, perwakilan Kajari Asahan, perwakilan Danlanal Tanjung Balai Asahan serta sejumlah OPD Kabupaten Asahan. (As)

Bupati Karo Hadiri Welcome Dinner Jelajah Wisata Nusantara Ke-4 di Berastagi

0

Berastagi — Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri sekaligus menyambut para peserta Welcome Dinner Jelajah Wisata Nusantara Ke-4 yang berlangsung di Sinabung Hills Berastagi, Kabupaten Karo, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Karo kepada para peserta, wisatawan, buyer, pelaku usaha pariwisata, serta tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta di Bumi Turang, Tanah Karo Simalem. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Karo memiliki kekayaan pariwisata yang sangat beragam, mulai dari keindahan alam pegunungan, udara yang sejuk, kawasan Danau Toba, Geopark, pertanian dan agrowisata, desa wisata, kuliner khas, seni tradisi, hingga kekayaan budaya Karo yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Pariwisata bukan hanya tentang tempat, tetapi juga tentang pengalaman, termasuk ketika wisatawan merasakan keramahan masyarakat Karo,” ujar Bupati Karo.

Menurutnya, kehadiran Jelajah Wisata Nusantara Ke-4 di Kabupaten Karo merupakan kesempatan yang baik untuk mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem pariwisata, baik pemerintah, pelaku usaha, buyer, maupun pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Karo berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kunjungan wisata semata, tetapi dapat mendorong lahirnya kerja sama dan paket-paket wisata baru yang lebih berkualitas serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Harapan kita ke depan, pariwisata di Karo menjadi pariwisata yang maju, berkelanjutan, berbasis budaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Karo mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkenalkan Kabupaten Karo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara yang memiliki keindahan alam, kekuatan budaya, keramahan masyarakat, serta pengalaman wisata yang beragam.

“Sampaikan kepada dunia bahwa di Sumatera Utara ada sebuah daerah yang memiliki alam yang indah, budaya yang kuat, masyarakat yang ramah, dan pengalaman wisata yang patut untuk dikunjungi. Mari kita bangun pariwisata Karo dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan berkelanjutan” ujar bupati karo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Komando Tarigan, SP, Staf Ahli Bupati Karo; Asisten Sekda Kabupaten Karo, dan seluruh undangan. (Rossi)

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

0

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (06/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan dan tata kelola pendidikan, khususnya dalam pengelolaan anggaran sekolah. Program ini diinisiasi Kejati Sumut untuk memberikan pendampingan kepada kepala sekolah, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pengguna Anggaran (PA), sekaligus mencegah potensi penyimpangan maupun gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, program Jaksa Sahabat Pendidik diharapkan memberikan rasa aman kepada kepala sekolah dan guru dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penguatan pendampingan diperlukan agar pengelolaan anggaran pendidikan berjalan lebih tertib dan transparan.

Sementara itu, Kepala Kejati Sumut Muhibuddin menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter. Karena itu, program tersebut diharapkan turut mendorong perbaikan tata kelola pendidikan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, Kejati Sumut dan Kejari se-Sumut. Selain itu, Kejati Sumut meluncurkan hotline pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, guru dan kepala sekolah untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang, suap, pungutan liar maupun tindak pidana korupsi.

Kegiatan turut dihadiri para bupati/wali kota se-Sumut, kepala kejaksaan negeri, kepala dinas pendidikan serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. (As)

Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe

0

Karo – Personel Unit I Satresnarkoba Polres Karo mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan mengamankan seorang pria berinisial JB (44), warga Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, di Jalan Jamin Ginting, Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, tepatnya di pinggir jalan. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 20 butir diduga narkotika jenis ekstasi berwarna cokelat dengan berat keseluruhan netto 7,44 gram.

Selain itu, polisi turut menyita satu buah plastik klip, satu buah kotak kardus bertuliskan Mizone, satu potongan kertas warna putih, dua potongan lakban warna cokelat, serta satu unit telepon seluler Android merek OPPO warna biru.

Kasat Resnarkoba Polres Karo AKP Joni H. Pardede, S.H., menjelaskan, pengungkapan tersebut bermula ketika personel Unit I Satresnarkoba melakukan kegiatan penindakan di kawasan Jalan Jamin Ginting, Desa Sumber Mufakat.

“Personel kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial JB dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan ditemukan 20 butir diduga narkotika jenis ekstasi,” ujar AKP Joni H. Pardede, mewakili Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si.

Dijelaskannya, barang bukti tersebut ditemukan di dalam plastik klip yang dibalut potongan kertas putih dan lakban, kemudian disimpan di dalam kotak kardus bertuliskan Mizone.

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Karo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Terhadap tersangka saat ini dilakukan proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kasat Resnarkoba.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polres Karo menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Karo serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. (Rossi)

Tingkatkan Keamanan Siber Daerah, Pemkab Karo Terima STR TTIS Resmi dari BSSN RI

0

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Karo menghadiri kegiatan Pengukuhan Bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia serta Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) Tahun 2026.

Dalam agenda strategis nasional tersebut, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, Hesti Maria br Tarigan, S.H., M.H., untuk menerima secara langsung Surat Tanda Registrasi (STR) TTIS Kabupaten Karo yang diserahkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han. Selasa, (06/10/2026)

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Sumut 2, Sabam Rajagukguk, serta Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah, M.Si dan Sekretaris Kementerian (Sesmen) UMKM, Loto Srinaita Ginting.

Untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara, penyerahan STR TTIS dan pengukuhan ini diikuti oleh 6 kabupaten/kota, yaitu:

1. Pemerintah Kabupaten Asahan
2. Pemerintah Kabupaten Batu Bara
3. Pemerintah Kabupaten Karo
4. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu
5. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan
6. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara

Penyerahan STR TTIS ini menandai kesiapan dan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Karo dalam memperkuat ketahanan ruang siber pemerintah daerah, mengamankan data publik, serta merespons berbagai potensi ancaman maupun insiden siber secara cepat dan terukur.

Melalui pengukuhan ini, Dinas Kominfo Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM serta keandalan sistem keamanan informasi demi terwujudnya tata kelola pemerintahan digital yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Karo. (Rossi)

Pemkab Karo Dukung Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Pencegahan Penyimpangan Anggaran Sekolah

0

Medan — Pemerintah Kabupaten Karo mendukung penuh program Jaksa Sahabat Pendidik yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pendidikan serta mencegah terjadinya penyimpangan dan gangguan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergi Pencegahan Terhadap Penyimpangan dan Gangguan Dalam Penyelenggaraan di Bidang Pendidikan di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, serta para bupati/wali kota se-Sumatera Utara, Kepala Kejaksaan Negeri se-Sumatera Utara, kepala dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan jajaran perangkat daerah terkait.

Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung penguatan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Program Jaksa Sahabat Pendidik memberikan ruang pendampingan dan pemahaman hukum bagi kepala sekolah, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pengguna Anggaran (PA), guru, serta pihak terkait lainnya, khususnya dalam pelaksanaan dan pengelolaan anggaran pendidikan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah penting untuk memberikan rasa aman kepada kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan tugasnya, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran sekolah.

Menurut Bobby , kepala sekolah, KPA, dan PA memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan pendidikan. Di sisi lain, mereka juga dapat menghadapi berbagai bentuk tekanan maupun gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar berbagai potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal dan para penyelenggara pendidikan dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Kejati Sumut Muhibuddin mengatakan bahwa pendidikan bukan hanya berkaitan dengan proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai yang baik.

Melalui program Jaksa Sahabat Pendidik, Kejati Sumut tidak hanya memberikan pendampingan dalam aspek hukum dan pengelolaan anggaran, tetapi juga mendorong terwujudnya tata kelola pendidikan yang semakin baik.

Selain penandatanganan Nota Kesepahaman, Kejati Sumut turut meluncurkan hotline pengaduan yang dapat digunakan masyarakat, guru, maupun kepala sekolah untuk melaporkan berbagai dugaan tindakan melawan hukum, seperti penyalahgunaan wewenang, suap, pungutan liar (pungli), dan dugaan tindak pidana korupsi.

Pemerintah Kabupaten Karo menyambut baik hadirnya program tersebut. Pendampingan dan pencegahan dinilai penting untuk memastikan pengelolaan anggaran pendidikan dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan perlindungan dan kepastian bagi para pelaksana pendidikan.

Pemkab Karo berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kejaksaan serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan penyelenggaraan pendidikan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Dengan adanya program Jaksa Sahabat Pendidik, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Karo maupun Sumatera Utara semakin memahami aspek hukum dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga anggaran dapat dikelola secara tepat sasaran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peningkatan kualitas pendidikan serta masyarakat. (Rossi)