Minggu, Februari 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 6

Pemkab Asahan Resmi Lantik Anggota KPAD Periode 2026–2030

0

Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melantik Anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Asahan untuk masa jabatan 2026–2030. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan anak.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang mengambil sumpah jabatan para anggota KPAD. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan memerlukan keterlibatan dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Ia berharap KPAD mampu menjalankan peran secara profesional, berintegritas, dan responsif terhadap berbagai persoalan anak di Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Ketua KPAD Kabupaten Asahan terpilih periode 2026–2030, Awaluddin, S.Ag., M.H., menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas secara independen dan akuntabel. Ia menekankan bahwa KPAD akan memprioritaskan upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta penanganan kasus anak secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara KPAD, Pemerintah Kabupaten Asahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Adapun susunan Anggota KPAD Kabupaten Asahan masa jabatan 2026–2030 terdiri dari Eva Lusiana Munthe, S.KM.; Awaluddin, S.Ag., M.H.; Sabar Mulia Panjaitan, S.H.; Mohd. Siddiq; serta Nina Waslina, S.E. Kelima anggota tersebut diharapkan mampu mengemban amanah dengan optimal demi mewujudkan Kabupaten Asahan yang peduli terhadap perlindungan dan tumbuh kembang anak. (As)

TP Posyandu Kabupaten Asahan Salurkan Bantuan Meja dan Kursi ke Tiga Posyandu

0

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan menyalurkan bantuan sarana pendukung berupa lima unit meja dan sepuluh unit kursi kepada sejumlah Posyandu di wilayah Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Saung Posyandu Cemara III di Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Posyandu Sakura di Desa Sengon Sari, serta Posyandu Kelapa Gading di Desa Sijabut, Kecamatan Air Batu.

Bantuan ini merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di tingkat desa. Penyerahan dilakukan langsung di masing-masing kecamatan dan disaksikan oleh camat serta kepala desa setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Camat Rahuning, Camat Air Batu, para kepala desa, serta Ketua Posyandu tingkat kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan stunting. Menurutnya, kualitas tumbuh kembang anak menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Dengan penerapan enam SPM, kita berharap anak-anak di Kabupaten Asahan dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting. Anak yang sehat dan cerdas merupakan modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Yusnila juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini konsisten melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Ia berharap semangat para kader terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT. Tetap semangat dalam melayani masyarakat,” tutupnya. (As)

Wabup Asahan Hadiri Tasyakuran Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI

0

Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Wakil Bupati Asahan menghadiri kegiatan Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” tersebut digelar di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rabu (7/1/2026).

Tasyakuran ini turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Polres Asahan, Kodim 0208/Asahan, Lanal TBA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan beserta jajaran, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Asahan, Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom., dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HAB ke-80 merupakan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama selama delapan dekade dalam menjaga nilai-nilai keagamaan yang sejalan dengan semangat kebangsaan.

Ia menuturkan, peran Kementerian Agama saat ini semakin strategis, tidak hanya terbatas pada penguatan pendidikan agama dan keagamaan, tetapi juga dalam merawat kerukunan umat beragama, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial dan kebangsaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa HAB ke-80 menjadi momentum penuh kebahagiaan dan rasa syukur karena jajaran Kementerian Agama masih diberikan kesempatan untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia berharap, di usia ke-80 ini, Kemenag Kabupaten Asahan mampu memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam kehidupan keagamaan.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh program kerja Kementerian Agama Kabupaten Asahan dengan Pemerintah Kabupaten Asahan pada tahun 2026 guna mewujudkan pelayanan keagamaan yang lebih optimal.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian Kementerian Agama hingga usia 80 tahun merupakan anugerah yang patut disyukuri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan umat dan bangsa. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Amal Bakti hendaknya tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, di tengah pesatnya pembangunan di berbagai sektor, masih terdapat masyarakat yang memerlukan perhatian dan kepedulian bersama. Oleh karena itu, HAB harus dijadikan sebagai momentum refleksi dan evaluasi atas seluruh pengabdian kepada umat, negara, dan bangsa, sekaligus memperkuat sinergi dan harmoni lintas sektor.

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa kekuatan kecil akan menjadi besar apabila disatukan dalam semangat kebersamaan. Ia optimis bahwa perbedaan latar belakang dan kemampuan tidak menjadi penghalang untuk terus menumbuhkan kepedulian, keikhlasan, serta semangat berbagi demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan piagam penghargaan HAB ke-80 Tahun 2026 oleh Wakil Bupati Asahan bersama Forkopimda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan kepada para penerima penghargaan. Penghargaan diberikan pada sejumlah kategori, di antaranya Humas, User Champion EMIS Terbaik TP 2025/2026 Semester Ganjil, Desa Binaan Berdampak, serta kepada ATR/BPN Kabupaten Asahan atas kontribusinya dalam percepatan penerbitan sertifikat tanah MAN Insan Cendekia Asahan. (As)

Pemkab Asahan Terima Kunjungan Bapemperda DPRD Sumut Bahas Ranperda Pesantren

0

Kisaran – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumut dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren. Kegiatan berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (5/1/2026).

Rombongan DPRD Provinsi Sumatera Utara disambut langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, serta Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan kebijakan antara pemerintah daerah kabupaten dan provinsi, khususnya terkait penguatan peran pondok pesantren.

Rianto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen mendukung visi pembangunan daerah “Kabupaten Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, sejalan dengan visi nasional Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurutnya, nilai religius merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia, yang salah satunya diwujudkan melalui pemberdayaan pesantren.

Saat ini, Kabupaten Asahan memiliki 23 pondok pesantren yang tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah santri mencapai 8.139 orang. Keberadaan pesantren tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan moral, pendidikan keagamaan, serta penguatan karakter generasi muda.

Lebih lanjut disampaikan, Ranperda tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren merupakan bentuk nyata pengakuan dan dukungan pemerintah terhadap eksistensi pesantren sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Melalui regulasi ini, diharapkan tata kelola pesantren semakin kuat, kemitraan dengan pemerintah berjalan harmonis, serta potensi permasalahan internal dapat diminimalisir tanpa mengabaikan kemandirian dan kekhasan pesantren.

Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Asahan kepada Tim Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara sebagai simbol apresiasi dan penguatan sinergi antar lembaga. (As)

Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Gabungan Perdana Tahun 2026

0

Kisaran — Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perdana di awal Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/1/2026). Apel tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kisaran Barat dan Kisaran Timur, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan tahun 2026 sebagai momentum memperbarui semangat kerja dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Atas nama pimpinan daerah, Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan selamat Tahun Baru kepada seluruh ASN. Semoga di tahun yang baru ini kita memiliki semangat baru dan mampu meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang kurang baik,” ungkapnya.

Rianto juga mengapresiasi kinerja ASN sepanjang tahun sebelumnya yang dinilai telah berjalan cukup baik. Ia berharap capaian positif tersebut dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan demi pelayanan publik yang lebih optimal.

“Secara umum, kami menilai kinerja rekan-rekan ASN di tahun lalu sudah cukup baik. Untuk itu kami sampaikan terima kasih. Hal-hal yang sudah berjalan baik agar terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujarnya.

Meski demikian, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

“Keberhasilan kita sesungguhnya adalah ketika masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan. Masih terdapat kekurangan di tahun sebelumnya, dan di tahun 2026 ini mari kita perbaiki serta kita isi dengan kinerja yang lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas, khususnya dalam mematuhi jam kerja dan kelengkapan atribut dinas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mari kita patuhi aturan yang ada, masuk kerja tepat waktu, serta membenahi kedisiplinan secara maksimal. Ini penting untuk menjaga citra dan nama baik Pemerintah Kabupaten Asahan,” katanya.

Di penghujung apel, Wakil Bupati Asahan juga memberikan arahan sekaligus teguran kepada sejumlah ASN yang belum mengenakan atribut dinas secara lengkap. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan penegakan disiplin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan. (As)

Awal Tahun 2026 Rutan Kabanjahe Lakukan Layanan Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan

0
Awal Tahun 2026 Rutan Kabanjahe Lakukan Layanan Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan
Awal Tahun 2026 Rutan Kabanjahe Lakukan Layanan Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan
KABANJAHE – Suasana berbeda menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabanjahe pada Kamis (01/01/2026). Di saat sebagian besar instansi menikmati libur Tahun Baru, Rutan ini justru membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat.

Komitmen pelayanan publik yang humanis menjadi alasan utama. Rutan Kabanjahe tetap menyelenggarakan layanan kunjungan bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) meski di tengah tanggal merah.

Proses kunjungan berlangsung tertib. Setiap pengunjung melewati pemeriksaan ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Petugas berjaga sigap guna memastikan keamanan tetap kondusif tanpa mengurangi kenyamanan warga.

Kepala Rutan Kabanjahe menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas. Menurutnya, momen hari besar justru menjadi waktu krusial bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan moral dari keluarga.

“Kami ingin memastikan hak warga binaan terpenuhi. Hubungan kekeluargaan yang terjaga sangat mendukung optimalisasi proses pembinaan mereka di dalam,” ujarnya.

Tak hanya soal temu kangen, pengawasan ketat juga diberlakukan. Petugas memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam Rutan selama euforia pergantian tahun berlangsung.

Kebijakan ini menuai apresiasi dari para keluarga. Mereka merasa terbantu karena tetap bisa memberikan semangat secara langsung kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.

Langkah Rutan Kabanjahe ini menjadi bukti nyata reformasi birokrasi yang transparan dan berintegritas. Harapannya, suasana hangat ini mampu menciptakan lingkungan yang harmonis demi keberhasilan program pembinaan.

Tag Berita: #RutanKabanjahe #TahunBaru2026 #LayananPublik #Kemenkumham #BeritaKabanjahe #WargaBinaan #Pemasyarakatan

Polda Sumut Catat Lonjakan Pengungkapan Kasus Narkoba, Selamatkan Hampir 12 Juta Jiwa di 2025

0

Medan — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus memperkuat komitmen pemberantasan peredaran narkoba sepanjang tahun 2025.

Dalam Rilis Akhir Tahun yang digelar secara sederhana di Mapolda Sumatera Utara, Selasa (30/12/2025), Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus narkotika menunjukkan tren kerja keras yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi perlindungan masyarakat.

Data yang dipaparkan dalam rilis menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, Ditresnarkoba Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkap 6.078 kasus narkoba, angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

Dari pengungkapan tersebut, jumlah tersangka yang diamankan mencapai 7.634 orang, terdiri dari jaringan bandar, transporter, hingga penerima barang di berbagai tingkatan, mencerminkan pendekatan holistik dalam pemberantasan jaringan narkotika di Sumut.

Selain itu, berdasarkan hasil penyitaan barang bukti sepanjang tahun ini, Polda Sumut berhasil mengamankan berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar.

Kapolda mengatakan Barang bukti yang diamankan dapat menyelamatkan jutaan jiwa, meliputi sabu seberat lebih dari 1,5 ton, kokain lebih dari 2.000 gram, ganja lebih dari 1 ton, serta berbagai butir pil ekstasi dan happy five — yang menunjukkan modus dan variasi jenis narkotika yang beredar di masyarakat.

“Nilai ekonomi dari total barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai Rp 2,43 triliun, dengan estimasi dampak penyelamatan jiwa masyarakat mencapai sekitar 11,9 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba” ucap Kapolda.

Kapolda Sumut menggarisbawahi bahwa capaian ini bukan semata angka operasi semata, melainkan bentuk nyata kontribusi Polda terhadap perlindungan generasi muda dan keselamatan masyarakat Sumatera Utara dari dampak destruktif peredaran gelap narkotika.

“Hasil pengungkapan yang dicapai merupakan kerja keras seluruh personel Ditresnarkoba bersama jajaran Polres, serta kolaborasi dengan masyarakat dan instansi terkait,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan serta dukungan berbagai pihak. “Kami tidak dapat bekerja sendiri, kami butuh kerjasama dengan seluruh pihak dan stakeholder, serta seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama dalam memberantas narkoba” tegas Kapolda.

Langkah ini sejalan dengan arahan Asta Cita ke-7 dan 16 Program Prioritas Kapolri yang menekankan pentingnya penanganan narkoba sebagai bagian dari strategi nasional dalam menjaga stabilitas sosial, kesehatan masyarakat, dan keamanan nasional.

Senada dengan itu, data penanganan kasus narkoba yang dirilis oleh Polda Sumut menunjukkan tren positif dalam pengungkapan dan penindakan hukum terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Sumut, sekaligus menjadi indikator meningkatnya efektivitas kerja kepolisian dalam menjalankan amanah perlindungan masyarakat. (As)

Forkopimda Asahan Gelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Alam

0

Kisaran (30/12/2025) — Sebagai wujud kepedulian kemanusiaan dan solidaritas sosial, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan menggelar doa bersama lintas agama bagi para korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dengan mengusung tema “Bersatu dalam Kepedulian, Menguatkan dalam Doa.”

Doa bersama ini dihadiri berbagai unsur Pemerintah Kabupaten Asahan, di antaranya para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Setdakab, serta para Camat se-Kabupaten Asahan. Turut hadir pula unsur lintas agama dan kemasyarakatan, seperti FKUB, Imtaq, Forkala, tokoh-tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta undangan lainnya. Kehadiran seluruh elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat persatuan dalam menyikapi musibah kemanusiaan.

Dalam sambutannya, M. Azmi Ismail, A.P., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Asahan bersama masyarakat terhadap para korban bencana alam. Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat memberikan kekuatan spiritual serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa doa lintas agama menjadi simbol kebersamaan dalam keberagaman. Menurutnya, musibah yang terjadi harus dihadapi dengan saling menguatkan dan mempererat persaudaraan. Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bergotong royong dan memberikan bantuan kepada para korban sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap doa dan kepedulian yang ditunjukkan dapat membawa ketabahan, keselamatan, serta kekuatan bagi seluruh masyarakat yang terdampak bencana. (As)

Wakil Bupati Asahan Hadiri Paripurna DPRD Penetapan Empat Ranperda

0

Kisaran (29/12/2025) — Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan secara resmi menetapkan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) melalui Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, dan dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., unsur pimpinan dan anggota DPRD, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Staf Ahli Bupati, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.

Dalam agenda rapat, Panitia Khusus (Pansus) menyampaikan laporan hasil pembahasan Ranperda yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan serta penyampaian pendapat akhir dari Pemerintah Daerah. Proses tersebut menandai rampungnya tahapan pembahasan regulasi strategis yang menjadi landasan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Empat Ranperda yang disetujui terdiri dari dua usulan Pemerintah Kabupaten Asahan, satu Ranperda inisiatif DPRD, serta satu Ranperda yang diajukan di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025. Ranperda dimaksud meliputi Penyertaan Modal Daerah pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa, Penyertaan Modal Daerah Non Kas pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Silaupiasa, Peraturan Daerah tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas serta Lanjut Usia, serta Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Asahan atas kerja sama dan sinergi yang terjalin selama proses pembahasan Ranperda. Ia berharap peraturan daerah yang telah disetujui tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, seluruh peserta rapat turut menyampaikan doa dan rasa empati atas musibah bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Provinsi Aceh, dan Sumatera Barat. Diharapkan para korban diberikan ketabahan, kekuatan, serta perlindungan dalam menghadapi masa sulit tersebut. (As)

Kodim 0208/Asahan dan Pemkab Asahan Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan melalui Penanaman Padi Gogo di Bandar Pulau

0

Asahan (29/12/2025) — Sinergi lintas sektor kembali ditunjukkan dalam upaya menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan daerah. Komando Distrik Militer (Kodim) 0208/Asahan bersama Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Ketahanan Pangan melalui kegiatan penanaman padi gogo di Desa Bandar Pulau Pekan, Kecamatan Bandar Pulau. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering atau non-irigasi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., Danlanal TBA, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan, perwakilan Polres Asahan, jajaran OPD terkait, Camat Bandar Pulau, para kepala desa se-Kecamatan Bandar Pulau, serta masyarakat setempat.

Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra menjelaskan bahwa penanaman padi gogo di Bandar Pulau merupakan pelaksanaan tahap kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan di lingkungan Makodim 0208/Asahan. Program ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung swasembada pangan nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan lahan kering melalui padi gogo menjadi alternatif yang menjanjikan untuk memperluas produksi pangan.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa padi gogo memiliki potensi hasil yang cukup baik dan dapat dipanen hingga tiga kali dalam kurun waktu dua tahun. Hal ini dinilai mampu membantu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di wilayah yang tengah menjalani masa peremajaan atau replanting perkebunan kelapa sawit.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, yang menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan kepada petani agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

Kegiatan ditutup dengan penanaman padi gogo secara simbolis oleh Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda dan para tamu undangan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan. (As)