Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 90

Viral Perampok Berbaju Polisi Gasak Uang Agen ATM Mini Rp 72 Juta, Pelaku Ditembak

0
Perampokan ATM
Pelaku saat mengancam penjaga ATM Mini
Pelalawan – Sempat viral di media sosial, perampokan agen ATM mini yang menggasak uang Rp 72 juta di Pelalawan, Riau ditembak Polisi.

Tersangka yang ditangkap adalah FI. Di t mana saat beraksi di salah satu tempat agen ATM plat merah itu, pelaku menggunakan kaos dalam Polantas untuk mengelabui.

“Tersangka bukan anggota Polri, dia sekuriti salah satu perusahaan, “kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Asep Darmawan didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karbianto Jumat (16/8/2024).

Asep mengatakan pelaku ditangkap di Pangkalan Kerinci pagi tadi.

“Pelaku inisial FI, diamankan di Pangkalan Kerinci oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau dan Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan,” kata Asep.

Dari hasil penelusuran bahwa pelaku bekerja di salah satu perusahaan yang lokasinya sekitar 3 kilometer dari lokasi dia melakukan aksi perampokan.

Terkait pelaku menggunakan baju polisi dan sepatu petugas, bahwa dia memang sengaja menggunakan agar yang dituduh adalah institusi Polri. Seragam tersebut kata pelaku diberi mantan pacarnya.

“Uang hasil rampokan habis untuk membayar hutang dan bermain judi dan untuk kebutuhan sehari hari,” tambah Kabid Humas Polda Riau.

Tersangka diringkus saat bekerja di Kantor PT PPD di Pelalawan. Sejumlah barang bukti seperti pisau, baju, hingga helm warna merah yang dipakai saat beraksi disita petugas termasuk uang cash Rp 22 juta sisa hasil perampokan.

Aksi perampokan yang terekam dalam video itu terjadi pada 11 Agustus 2024 sekira jam 18.45 WIB. Pelaku yang menggunakan pisau langsung mengancam dua wanita penjaga agen ATM tersebut. Pelaku berhasil mengambil uang Rp72 juta.

2 Pegawai agen ATM itu tidak mengalami luka, hanya dapat ancaman guna memuluskan niat buruk pelaku. (As/in/dtk/red)

KPU Sumut Tetapkan DPS di Pilkada Serentak 2024 Jadi 10.813.825 Pemilih

0

MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 menjadi 10,813.825 dari data awal untuk dilakukan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) yakni 10,915,000.

Penetapan DPS Pilkada serentak tahun 2024 ini ditandai melalui berita acara nomor 342/PL.02.1- BA/12/2024 rekapitulasi DPS tingkat Provinsi Sumut tertanggal 16 Agustus 2024, bertempat di Ballroom Grand City Hall Medan, di tandatangani Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, dengan anggota KPU Sumut masing – masing El Suhaimi, Frendianus Joni Rahmat Zebua, Notaris Banurea, Raja Bahan Damanik, Roby Effendy dan Sitori Mendrofa.

Dari 10.813.825 jumlah pemilih hasil rekapitulasi tersebut menetapkan jumlah pemilih laki – laki sebanyak 5.324.444 dan pemilik perempuan sejumlah 5.489.381 dari jumlah TPS mencapai 25.223 yang tersebar di 455 kecamatan, 6.110 desa / kelurahan.

Dari hasil rekapitulasi DPS tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumut yang turut hadir memberi masukan dengan memasukkan atasnama Karmen untuk didaftarkan sebagai pemilih pada tahapan DPSHP, karena yang bersangkutan masih hidup walaupun ada akta kematian di Disdukcapil dibuktikan dengan foto dan KTP yang bersangkutan.

Selain itu, Bawaslu Sumut juga memberi masukan atasnama Sopani Damanik untuk didaftar sebagai pemilih pada tahapan DPSHP karena walaupun belum 17 tahun, yang bersangkutan sudah menikah dibuktikan dengan surat pemberkatan pernikahan dari gereja.

“Kita terimakasih kepada 33 KPU Kabupaten / Kota dan penyelenggara lainnya, yang telah melaksanakan kegiatan tahapan pemutakhiran data sesuai jadwal dan berjalan dengan baik, demikian juga kepada 41.046 Pantarlih yg telah melaksanakan tugas mencoklit dengan baik dan lancar,” kata Ketua KPU Sumut Agus Arifin kepada wartawan saat dihubungi.

Ketua KPU Sumut juga sampaikan terimakasihnya atas dukungan semua pihak pemerintah Provinsi, pemerintah daerah, TNI/Polri, Kejatisu dan Bawaslu Sumut beserta jajarannya atas pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih yg berjalan dengan baik.

Disampaikannya, dengan harapan coklit menghasilkan data pemilih yg akurat dan berkualitas dan memastikan setiap warga yg telah memenuhi syarat sebagai pemilih dapat mengunakan hak suaranya pada Pilkada serentak yang dilaksanakan tgl 27 November 2024.

Lebih lanjut, dikatakan Agus Arifin, rapat pleno terbuka penetapan DPS, tentunya ada tahap atau proses selanjutnya dalam rangka memutakhirkan daftar pemilih yang nantinya akan ditetapkan menjadi DPT pada tanggal 22 September 2024.(As)

KPU Sumut Temukan Data Ganda Terbesar di Deli Serdang

0

Deli Serdang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menemukan data ganda terbesar pada Kabupaten Deli Serdang, saat pencocokan dan penelitian (Coklit) selama 24 Juni – 24 Juli 2024, untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

“Hampir semua daerah itu ada, cuma terakhir Deli Serdang sampai 8000 data ganda dari Coklit kita kemarin, sedangkan Kota Medan sekitar 2000 data ganda saja,” kata Frendianus Joni Rahmat Zebua,Anggota KPU Prov Sumut, divisi data dan informasi saat didampingi Ketua KPU Sumut, Agus Arifin dan Anggota KPU Sumut Lainnya, Kotaris Banurea, Kamis (15/8/2024) sore di Hotel Grand City Aston Medan.

Menurut Frendianus sebelum pleno penetapan DPS (Daftar Pemilih Sementara), Jumat (16/8/2024) siang, seluruh data ganda baik Kabupateb Deli Serdang dan Kota Medan segera dituntaskan.

Diketahui, proses pencoklitan yang telah dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) atau Pantarlih yang dibentuk KPU kabupaten / kota berdasarkan data yang diperoleh dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Kemendagri diserahkan kepada KPU RI selanjutnya ke tingkat provinsi termasuk KPU Provinsi Sumut memperoleh data pemilih sebanyak 10.915.000 orang.

“Nah, dari hasil coklit kita, ditemukan data ganda. Itulah kerja kita yang harus segera di beresin, agar setidaknya 0 % lah data ganda saat pleno DPS nanti,” ujarnya.

Dikatakan Frendianus, temuan data ganda ini lebih banyak disebabkan kasus pindah lokasi atau pindah kerja, misal asal daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pindah ke Kota Medan, pada saat di Kota Medan dia mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) lagi, akibatnya dia mengantongi 2 KTP, hal seperti ini mengakibatkan salah satu munculnya data ganda.

Hari ini, Jumat (16/8/2024) KPU Sumut menetapkan pelaksanaan Pleno Penetapan DPS di Hotel Grand City Aston Medan. (As)

KPU Sumut MoU Keterbukaan Informasi Publik dengan KIP Sumut

0

Medan Memasuki tahapan Pilkada serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut melaksanakan penandatanganan kerja sama jaminan keterbukaan informasi publik bersama Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sumut di kantor KPU Sumut, Rabu (14/8).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU serupa di tingkat pusat antara kedua lembaga negara tersebut.

Hal ini diutarakan Ketua KIP Sumut Abdul Haris Nasution didampingi para komisioner lainnya yakni M Syafii Sitorus, Edy Syahputra Sormin, Cut Alma Nurafla Dedy Ardiansyah usia MoU di kantor KPU Sumut.

Lebih lanjut Ketua KIP Sumut mengharapkan KPU Sumut tetap transparan dan terbuka terkait pelaksanaan tahapan Pilkada baik Pilgubsu maupun Pilkada Kabupaten/kota se-Sumut.

“Melalui MoU ini kami juga mensosialisasikan keberadaan UU Keterbukaan informasi publik kepada para komisioner dan sekretariat supaya saat menjalankan tahapan Pilkada berlangsung secara transparan dan akuntabel,” ucapnya seraya menyampaikan saat angka Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di Sumut sudah cukup baik dibandingkan daerah lainnya di Indonesia.

Dalam pelaksanaan MoU itu, KPU Sumut langsung diwakili Ketua KPU Sumut Agus Arifin didampingi para komisioner antara lain Robby Effendy Hutagalung, Sitori Mendrofa, Kotaris Banurea, Sekretaris Sapran Daulay serta Kabag Maruli Pasaribu dan Kasubag Ririn.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Sumut menegaskan KPU Sumut pada prinsipnya sangat mendukung keterbukaan informasi khususnya terkait tahapan pilkada yang tengah berjalan saat ini.

“Kita senantiasa mensosialisasikan setiap tahapan pilkada baik kepada stakeholder KPU maupun ke khalayak luas melalui pemberitaan di media massa,” ungkapnya.(As)

Kapolres Pelabuhan Belawan Lakukan Pemeriksaan Senjata dan Tes Urine Dadakan

0
GBM99
Belawan — Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, S.H., S.I.K., M.K.P., memimpin kegiatan pemeriksaan senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personil.

Ia juga melalukan tes urine mendadak, bekerja sama dengan Bid Dokkes Polda Sumut, Selasa (13/08/2023).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk upaya penegakan disiplin dan komitmen terhadap pemberantasan narkoba di lingkungan kepolisian.

Dalam arahannya, Kapolres Janton Silaban menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme setiap anggota Polres Pelabuhan Belawan.

Narkoba adalah sumber kejahatan yang menjadi musuh bersama. Sesuai dengan arahan Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan F, S.I.K., M.H., personil yang terlibat dalam kegiatan narkoba akan diproses secara tegas dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Pemeriksaan senjata api ini bertujuan memastikan bahwa setiap personil mematuhi prosedur keamanan dalam penggunaan senjata dan siap siaga dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, tes urine mendadak adalah langkah preventif untuk memastikan bahwa tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Dan apabila ada yang positif akan langsung diproses.

Kapolres berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran akan pentingnya peran polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan tindakan tegas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tambahnya. (*)

 

Polisi Ringkus Penembakan Remaja di Belawan, Motifnya Karena Dendam

0
Polisi
Medan – Polisi menangkap tiga dari lima pelaku penembakan terhadap Riski Pohan (18) di Medan Belawan, Medan, Sumut, pada Kamis (8/8) dini hari. Korban mengalami luka tembak di bagian pundak, tembus hingga ke paru-paru.

Remaja bernama Rizky Pohan (18) itu ditembak usai memasang spanduk ucapan HUT RI di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Peristiwa penembakan terhadap korban terjadi di depan kantor pos Belawan, Kamis (8/8/2024) sekira pukul 02.30 WIB. Akibat penembakan itu membuat Rizky Pohan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Abang korban, Khaidir Ali Pohan menyebut peristiwa penembakan terjadi pada Kamis dini hari, saat Rizky Pohan dan lima temannya sedang duduk-duduk di depan kantor pos Belawan.

“Di depan kantor pos, Kamis, pukul 02.30 WIB. Jadi, kan sebelumnya adik kita itu dikasih perintah untuk pasang spanduk,” kata Khaidir, Jumat (9/8).

Khaidir mengungkapkan tak lama saat korban dan rekan-rekannya duduk di depan kantor pos Belawan, muncul mobil yang melaju dari arah Belawan menuju Medan.

Setibanya di depan kantor pos itu, kata Khaidir, orang yang berada di dalam mobil itu, tanpa diduga melepaskan tembakan ke arah korban dan rekan-rekannya. Akibatnya, peluru tersebut mengenai bahu korban.

“Pas kantor pos, berhenti, terus menembaki anak-anak itu. Ada sekitar 7-8 kali (tembakan). Di situ adik kita kena. Habis itu mobil itu putar lagi ke arah Belawan. Adik saya saja yang kena. Kenanya pas di bahu sebelah kanan tembus ke paru-paru,” sebutnya.

Khaidir menyebut usai terkena tembakan, adiknya langsung dilarikan ke rumah sakit. Menurutnya Rizky Pohan belum sadarkan diri usai menjalani operasi. Tindakan medis itu dilakukan untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh korban.

“Kondisinya sekarang belum sadarkan diri karena baru siap mengeluarkan peluru, baru siap dioperasi,” sebut Khaidir.

Khaidir sendiri tidak mengetahui pasti motif penembakan itu. Menurut pengakuan teman-teman korban, mereka tidak mengenali orang yang menembak itu.

“Gak ada (kenal). Pokoknya adik kita ini enggak pernah ada masalah,” ujarnya.

Terkait pristiwa itu Polisi telah menangkap pelaku penembakan terhadap seorang remaja bernama Rizky Pohan (18) di Belawan, Kota Medan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban menyebut ada lima orang yang terlibat dalam penembakan itu. Namun, sejauh ini, baru tiga orang yang ditangkap.

Ketiganya bernama Chandra Batak (26), Wahyu Ardinata (21) dan Rizki Ananda (19).

Mereka ditangkap kemarin malam di Jalan Veteran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli. Sementara dua pelaku yang masih buron adalah DIFA dan Badok.

“Pelaku penembakan ini totalnya lima orang. Yang sudah kita tangkap ada tiga, termasuk otak penembakan. Kemudian dua lagi masih DPO,” kata Janton saat konferensi pers, Jumat (9/8/2024).

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban menyebut peristiwa itu terjadi di depan kantor pos Belawan, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (8/8) sekira pukul 02.30 WIB. Saat kejadian, korban tengah memasang spanduk ucapan HUT RI.

Kemudian, mobil yang dikemudikan para pelaku datang dari arah Belawan dan berhenti tepat di depan kantor pos itu. Saat itu, salah seorang pelaku yang duduk di belakang sopir langsung melakukan penembakan ke arah korban dan teman-temannya.

“Tembakan mengenai bagian punggung sebelah kanan korban. Setelah penembakan dilakukan pelaku, kemudian mobil yang ditumpangi putar balik ke arah Belawan. Setelah dicek, korban merasa terkena tembakan. Para saksi membawa korban ke RS PHC kemudian dirujuk ke RS Adam Malik Medan,” ujarnya.

Perwira menengah polri itu menyebut pelaku sempat mengeluarkan tembakan sebanyak tujuh kali. Adapun senjata yang digunakan pelaku adalah air gun pistol kaliber 4.5 mm.

“Pada saat di tempat kejadian, pelaku melakukan penembakan sebanyak tujuh kali. Korban kena satu dan dirawat di RS Adam Malik,” ujarnya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban mengungkapkan motif pelaku melakukan penembakan tersebut. Berdasarkan pengakuan para pelaku. mereka menembak korban karena dendam teman pelaku sempat dibegal oleh kelompok korban.

“Bahwasanya informasi sebelumnya pernah temannya (pelaku) dibegal oleh kelompok korban ini. Itu menurut pengakuan mereka,” kata AKBP Janton Silaban saat konferensi pers, Jumat (9/8/2024).

Perwira menengah polri itu mengatakan para pelaku memang sudah terlebih dahulu merencanakan aksi tersebut. Selain itu, mereka juga sudah membuntuti korban.

“Ini sudah direncanakan oleh mereka. Terbukti dari CCTV bahwa para korban sudah diikuti pada saat pasang spanduk. Kemudian mereka (pelaku) berhenti dan melakukan penembakan, lalu putar balik, artinya sudah direncanakan,” ujar AKBP Janton.

Janton menyebut para pelaku ini memiliki peran masing-masing. Pelaku Chandra Batak (26) sebagai inisiator dan yang mengendarai mobil, pelaku Wahyu Ardinata (21) selaku eksekutor dan Rizki Ananda (19) sebagai pemantau situasi. Adapun senjata air gun pistol kaliber 4.5 mm yang digunakan pelaku untuk menembak korban merupakan milik Chandra Batak.

“Ketiganya punya peran masing-masing masing-masing. Chandra selaku inisiator penembakan ini dan saudara CB yang mempersiapkan senjata,” sebutnya. (*)

Mafia Judi yang Berlindung di Logo “GBM 99” Masyarakat Menanti Ketegasan Kapolres

0
Gmb 99
Ilustrasi aktiva.news
MEDAN – Polres Pelabuhan Belawan sepertinya tidak bernyali memberantas segala perjudian, apa lagi menangkap mafia judi di wilayah hukumnya, Khususnya di kecamatan Medan Marelan, Senin (12/08/2024).

Seperti lokalisasi judi di Simpang Martubung, tepatnya di depan SPBU sempat tutup sementara, namun berselang beberapa hari lagi terlihat beroperasi.

Tidak hanya di lokasi itu, di padat penduduk juga terlihat beroperasi, seperti di Jalan Inspeksi, Jalan Jala dan di Jalan Pasar V.

Tersebar di masyarakat, Mafia judi itu berlindung di logo GBM 99 yang menguasai pasar judi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

“Ini semua rata-rata punya GBM 99,” bang kata pemain judi tembak ikan.

Ia juga menyebutkan beberapa pengurus yang bernaung dan berlayar memakai logo GBM 99.

“Pengurusnya banyak bang, ada namanya Asen, Cici dan Aweng,” sebut pria yang fokus bermain judi.

“Merek GBM 99 yang beredar di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan milik Asen, yang kelola si Cici dan Pipit,” tambah sumber lain berinisial AR.

Dengan beroperasinya kembali lokalisasi judi tembak ikan di Wilayah hukum Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, SH., SIK., MKP diduga tidak mampu memimpin Kota yang dikenal sebagai pintu gerbang ekspor – impor itu.

“Berani sekali pengusaha judi tembak ikan itu buka, Kapolres Pelabuhan Belawan tau atau tidak ya kalau lokasi judi sudah buka. Kalau tau berarti dia tidak bisa memimpin Kota Belawan,” kesal AR.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih mengkonfirmasi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wishnu Hermawan Februanto.

Sementara Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, SH., SIK., MKP belum mampu menjawab konfirmasi awak media ini, diduga “terima upeti”.
(As/Lm/Red)

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karo Tetapkan 299.456 DPS dan 673 TPS untuk Pilkada 2024

0
Karo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 sebanyak 299.456 pemilih.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemuktahiran dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara Pilkada serentak yang digelar di Convention Hotel Sibayak Internasional Berastagi, Sabtu (10/8/2024).

Turut hadir, Bupati Karo, Cory Sriwati Sebayang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Kabupaten Karo, Tetap Ginting, S.Sos, Forkopimda Karo, Ketua KPU Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting, SH, Komisioner KPU Karo, Hendra Lias Sinulingga Divisi Teknis, Kurnia Ramadhan Sukatendel Divisi Rencana, Data dan Informasi, Jalek Ginting Suka Kordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Karo.

Hadir juga Ketua Bawaslu Kabupaten Karo, Gemar Tarigan, ST, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Karo, Sudiman, S.Pd.I, C.Med dan Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPUD Karo, Dumasari Br Surbakti, perwakilan partai politik, insan pers, 17 PPK se Kabupaten Karo serta undangan lainnya.

Ketua KPU Kabupaten Karo, Rendra Gaulle Ginting mengatakan, penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat krusial dan strategis bagi terselenggaranya Pilkada. Oleh karena itu, pemutakhiran data pemilih menentukan bagi tahapan Pemilu selanjutnya.

Kami berharap setelah DPS ini disampaikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk diumumkan pada tanggal 18 hingga 27 Agustus 2024, masyarakat dapat memberikan masukan dan perbaikan terhadap data pemilih yang telah ditetapkan. “Masukan tersebut dapat disampaikan kepada petugas atau penyelenggara kami di tingkat PPS dan PPK,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar melakukan crosschek ulang terhadap data yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Karo.

Rendra Gaulle Ginting menuturkan pihaknya pada 18-27 Agustus 2024 akan melakukan gerakan kawal hak pilih untuk memastikan DPS telah sesuai.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pantarlih, PPS, dan PPK yang telah bekerja keras dalam melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih, pemutakhiran, penyusunan, dan penetapan DPS.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Bawaslu dan seluruh jajarannya yang telah melakukan pengawasan, serta kepada masyarakat Kabupaten Karo atas partisipasi aktifnya dalam proses coklit hingga penetapan DPS Pilkada 2024.

Hal senada disampaikan, Kurnia Ramadhan Sukatendel Kordinator Divisi Rencana, Data dan Informasi. Ia mengatakan dengan penetapan DPS ini, kami berharap proses Pilkada di Kabupaten Karo dapat berjalan dengan lancar, dan setiap warga yang berhak dapat menggunakan hak suaranya dengan baik.

“Pengumuman DPS dan tahap perbaikan selanjutnya menjadi momen penting untuk memastikan akurasi dan validitas daftar pemilih sebelum pemilihan digelar pada 27 November mendatang,” ucapnya.

Masih pada kesempatan itu, Kurnia Ramadan Sukatendel, menguraikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada serentak 2024 yang ditetapkan 299.456 pemilih, dengan rincian 145.131 pemilih laki-laki dan 154.352 pemilih perempuan yang tersebar di 269 Desa/Kelurahan di 17 Kecamatan se-Kabupaten Karo dengan jumlah TPS sebanyak 673, pungkas Kurnia Ramadan Sukatendel. (Nid)

Lokalisasi Narkoba di Jermal Mulai Beroperasi, Masyarakat Minta Pembersihan

0
Jermal 15
Ilustrasi narkoba
Deli Serdang – Warga Jermal 7, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang merasa resah dengan lokalisasi narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara.

Warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya merasa tidak nyaman dengan adanya aktivitas narkoba diwilayah tempat tinggalnya.

Peredaran narkoba di wilayah Jermal 7 dikomandoi oleh inisial M, hal itu dijelaskan oleh warga yang merasa sangat dirugikan oleh sang pengedar.

“Barang si GS semua beredar disini, kalau bukan barang si GS uda digiling lah pengedarnya, ” ucap warga yang tidak ingin disebutkan namanya untuk keamanan dirinya.

Peredaran narkoba di Jermal 7 yang sudah beroperasi beberapa bulan belakangan ini belum pernah disentuh oleh Satnarkoba Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara.

Dia (warga) Jermal 7 meminta kepada Kapolda Sumatera Utara yang baru menjabat, Irjen Wishnu Hermawan Februanto, SIM, MH untuk memberantas narkoba di lokasi yang padat penduduk, yaitu di Jalan Jermal 7.

“Kami mau tempat tinggal kami seperti “kampung kubur” bersih dari narkoba, ” pintanya kepada Kapolda Sumatera Utara.

Selain itu, warga tersebut juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap GS yang diduga pemasok barang haram diwilayah jermal, khususnya Jermal 7.

“Tangkaplah bandarnya, jangan pemakai yang dikorbankan terus, ” tutup warga sambil memperlihatkan lokalisasi peredaran narkoba ditempat tinggalnya.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih mencoba konfirmasi kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wishnu Hermawan Februanto.

GS saat dikonfirmasi awak media terlihat centang satu dan terlihat tidak aktif, informasi yang didapat GS sudah mengganti kontaknya semenjak dirinya terlapor di Polrestabes Medan dalam dugaan kasus pengerusakan. (As/Lm)

Polres Tanah Karo Ringkus 2 Pengedar Narkobc di Kandibata

0
Karo – Polres Tanah Karo kembali berhasil mengungkap kasus narkotika di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (3/8/2024), sekitar pukul 00.10 WIB, personel Opsnal Satres Narkoba Polres Tanah Karo melakukan penangkapan terhadap dua tersangka di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan.

Tersangka yang ditangkap adalah dua orang laki laki dewasa inisial AT (40), warga Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat dan PP (32), warga Desa Singgamanik, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 5 paket plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,09 gram, 1 lembar tisu warna putih, 1 buah plastik bening kosong, 1 unit mobil Datsun dengan nomor polisi BK 1416 SR warna putih, Uang tunai sebesar Rp. 600.000 dan 1 unit HP Android merk Vivo warna hitam.

Dari keterangan dari Kapolres Tanah Karo, AKBP Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M, melalui Kasat Narkoba AKP Harjuna Tarigan, S.Sos,.M.H. penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang diterima oleh personel Opsnal Satresnarkoba.

“Langsung kami tindak lanjut dan melakukan upaya penyelidikan sampai penangkapan, dan saat dilakukan penggeledahan terhadap badan dan mobil tersangka, kami menemukan barang bukti narkotika jenis sabu di dalam mobil”, terang Kasat Narkona AKP Harjuna, Senin(05/08) di Mapolres Tanah Karo.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Keduanya kami persangkakan melanggar pasal 114 ayat (1), Pasal 112 Ayat (1) dari UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara”, kata Kasat.

Terkait pengungkapan ini, AKP Harjuna Bangun, S. Sos, M.H., menyatakan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah Tanah Karo dan mengimbau masyarakat untuk turut serta memberikan informasi yang dapat membantu dalam penegakan hukum.
(Ana)