Beranda blog Halaman 261

Tempat Hiburan Malam di Medan Tutup Selama Ramadhan

0
Tempat Hiburan Malam
Ilustrasi Tempat Hiburan Malam
Medan – Dalam rangka menghormati perayaan keagamaan yakni bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Wali Kota Medan Bobby Nasution minta kepada seluruh penyelenggaraan kegiatan pariwisata di Kota Medan, terutama tempat hiburan malam agar menutup sementara tempat usahanya selama sebulan mulai 22 Maret sampai 22 April 2022.

Hal ini disampaikan Bobby Nasution melalui Surat Edaran Wali Kota Medan No.400.8.2.2/1714 tanggal 21 Maret 2023. “Kami minta kepada seluruh penyelenggara kegiatan hiburan dan rekreasi untuk sementara ditutup,” kata Bobby Nasution.

Terkait itu, menantu Presiden Joko Widodo ini minta kepada seluruh pelaku usaha penyelenggara kegiatan hiburan dan rekreasi untuk mematuhi surat edaran tersebut. Ada pun pelaku usaha penyelenggara kegiatan hiburan dan rekreasi yang dimaksud, jelasnya, meliputi tempat hiburan malam seperti diskotik, klub malam, live musik, karaoke, panti pijat, oukup, spa dan bar.

“Kami minta seluruh pelaku usaha tersebut wajib untuk tidak menyelenggarakan kegiatan usahanya selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H,” imbaunya.

Selanjutnya, kata Bobby Nasution, usaha permainan ketangkasan (terkecuali arena permainan untuk anak-anak dan taman rekreasi keluarga), dibatasi penyelenggaraan kegiatan usahanya dari pukul 10.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Pelaku usaha restoran, rumah makan, kafe dan pusat penjualan makanan dan minuman (food court), orang nomor satu di Pemko Medan ini menegaskan, wajib tidak menyelenggarakan live musik dan tidak menjual minuman beralkohol. Di samping itu dihimbau untuk tidak memajang makanan dan minuman secara terbuka (mencolok) pada siang hari.

“Pelaku usaha restoran, rumah makan, kafe dan pusat penjualan makanan dan minuman (food court) yang menyelenggarakan musik religi wajib mengurangi volume suara dengan memperhatikan kegiatan di rumah ibadah terdekat,” ujarnya.

Kepada seluruh camat se-Kota Medan, Bobby Nasution minta untuk tetap melaksanakan posko trantib (ketentraman dan ketertiban umum) di wilayahnya masing-masing selama bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Dikatakan Bobby Nasution, penutupan sementara penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi sebagaimana dimaksud pada Peraturan Walikota Medan No.29 Tahun 2014 pasal 58 ayat (2) dapat dikecualikan pada usaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi yang merupakan fasilitas hotel bintang tiga, empat dan lima dengan ketentuan setelah mendapat persetujuan dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan.

“Kepada pelaku usaha yang tidak mengindahkan ketentuan pada Surat Edaran Ini akan diberikan tindakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Peresmian Masjid Ar-Rahman Maha Bunga, Bupati Eddy Berutu: Bangunan Kokoh, Panitia, dan Masyarakat Sangat Kompak

0
DAIRI – Membangun dan memakmurkan masjid secara fisik adalah perintah agama namun membangun fungsi masjid yang sesungguhnya yakni untuk membangun kader-kader yang dapat membawa misi melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan hati dan pikiran jauh lebih penting.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu pada sambutannya di acara peresmian Masjid Ar-Rahman Maha Bunga Desa Gunung Meriah, Kecamatan Siempat Nempu, yang diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Selasa (21/3/2023).

Pada kesempatan Eddy Berutu meminta seluruh pihak agar dapat memberi perhatian pada masjid dan rumah ibadah lain yang pembangunannya belum tuntas.

“Mohon doa semua pihak agar pembangunan rumah ibadah yang belum tuntas segera selesai. Pemerintah akan selalu melakukan yang terbaik walau dihadapkan dengan tantangan yang berat demi Dairi unggul yang sejahtera dalam harmoni keberagaman,” katanya singkat.

Sebelumnya, ketua panitia pembangunan masjid Ar-Rahman Maha Bunga, Syahril Maha menyampaikan masjid ini sudah dibangun sejak 28 Maret 2017 namun terhenti pembangunannya karena berbagai hal.

“Peletakan batu pertama masjid ini dilakukan sejak 2017, namun pada tahun 2019 kita dilanda pandemi Covid-19 sehingga pembangunan terhenti hingga 3 tahun dan terpaksa melakukan penagihan iuran dari jemaat yang juga tidak kunjung kumpul,” katanya.

Disebutkan pembangunan masjid ini menelan biaya sekitar Rp 1,2 miliar. “Benar pembangunan yang kami lakukan hingga saat ini baru sekitar 90 persen namun kami sudah sangat bangga sekali. Bapak Musa Rajekshah, Bupati Eddy Berutu, bisa hadir meresmikan masjid akhirnya masjid kebanggaan umat ini,” ujarnya.

Peresmian masjid ini ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wagubsu Musa Rajekshah.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kakan Kemenag, Riswan Gaja, unsur Forkopimda, ketua DPRD Sabam Sibarani, Wakapolres Deni Boy Panggabean, Ketua PKK Romy Mariani Eddy Berutu, beberapa ketua organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (Nid)

 

Aplikasi iSen dan MyKuta Milik Kominfo Dairi Dipuji Komisi A DPRD Humbahas

0
DAIRI – Komisi A DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melakukan silaturahmi dan diskusi terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ke Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Dairi, Selasa (21/3/2023) di ruang kerja Kadis Kominfo , Anggara Sinurat.

Komisi A DPRD Humbang Hasundutan, Moratua Gajah, Laston Sinaga, Normauli Simarmata, Jamanat Sihite, dan Martini Purbamengatakan, kedatangan mereka ingin menggali lebih dalam penerapan SPBE di Dairi khususnya aplikasi ISen dan MyKuta yang baru saja dikembangkan oleh Diskominfo Dairi, dan diakui hal ini akan diterapkan di Humbang Hasundutan nantinya.

“Jadi kita hari ini banyak mendapat ilmu dari Kominfo tentang SPBE khususnya aplikasi iSen dan MyKuta. Dari apa yang kita pelajari, Dairi ini sudah luar biasa khususnya Kominfo, dimana mereka menciptakan aplikasi iSen yang dirancang khusus untuk internal Pemerintah dan MyKuta khusus untuk masyarakat umum Dairi,” ujar Moratua Gajah.

Ditambahkan Moratua, penerapan SPBE di Humbang Hasundutan khususnya di lingkungan DPRD Humbang Hasundutan, memang belumlah maksimal Dairi

“Aplikasi seperti iSen dan MyKuta belum ada di tempat kita, jadi hasil pertemuan kita ini nanti akan kita sampaikan baik di internal kita maupun ke Pemerintah sehingga kita juga dapat menerapkan hal yang sama di Humbang, karena penerapan SPBE ini juga sudah ada di Peraturan Presiden No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” ujarnya.

Selanjutnya Kadis Kominfo Dairi, Anggara Sinurat mengatakan sangat senang atas kedatangan Komisi A DPRD Humbang Hasundutan ke Kominfo Dairi untuk melihat langsung apa itu iSen dan MyKuta serta kegunaannya.

Dikatakan Anggara, iSen merupakan sebuah aplikasi branding yang dikembangkan oleh Diskominfo Dairi untuk memenuhi kebutuhan digital internal Pemerintah Kabupaten Dairi dan MyKuta adalah sebuah sistem terpadu dan terintegrasi untuk melayani kebutuhan masyarakat desa di Kabupaten Dairi.

“Tadi kami sampaikan kepada mereka apa itu iSen dan MyKuta serta kegunaanya. Kami sangat menyambut mereka dan berbagi tentang iSen dan MyKuta. Kita sendiri memang masih banyak yang harus kita benahi terkait dengan hal ini, sehingga visi misi seperti yang disampaikan oleh Bupati Dairi Dairi, Eddy Berututentang percepatan digitalisasi untuk mewujudkan Dairi Unggul dapat tercapai,” ucapnya.

Anggara menjelaskan kegunaan aplikasi iSen yaitu dapat menyimpan data kepegawaian, presensi, menembak pegawai digital, rapat digital, peningkatan URL serta produk hukum Dairi dll.

Kemudian, kegunaan dari MyKuta adalah layangan biaya desa yang didalamnya terdapat tentang kepengurusan Surat Keterangan (Suket) menikah, miskin, domisili, meninggal dll. Didalamnya terdapat juga sapa kades yang artinya setiap warga bisa langsung menyapa Kades melalui aplikasi MyKuta ini. Selanjutnya, Pasar Desa, dimana didalam pasar desa seluruh warga bisa berjualan dan melakukan transaksi didalamnya. Selain itu, ada literasi Kesehatan dan juga produk hukum Dairi serta layanan pengaduan masyarakat Dairi. (Nid)

 

KPK Luncurkan Indikator MCP Guna Tekan Risiko Korupsi di Pemda

0
KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Kementerian/Lembaga Program Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah dan Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2023.

Pada tahun ini, tema yang diambil adalah ‘Penguatan Sinergi Pencegahan Korupsi Sektor Perizinan dan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Pemerintah Daerah Menjelang Tahun Politik’.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, data penanganan korupsi hingga tahun 2022 menunjukkan Pemerintah Daerah (Pemda) merupakan instansi dengan risiko korupsi tertinggi. Sebanyak 54% perkara korupsi terjadi pada pemerintah daerah, kabupaten/kota sebesar 41%, dan provinsi sebesar 13%.

“Pada tahun 2022, terdapat peningkatan risiko korupsi daerah dilihat dari peningkatan pengaduan dan perkara korupsi daerah dibandingkan tahun 2021, dimana pengaduan korupsi daerah naik 13% dan perkara korupsi daerah naik 7%,” kata Firli di Jakarta, Selasa (21/3).

Dengan catatan tersebut, KPK memandang perlu ditindaklanjuti dengan mendorong perbaikan tata kelola melalui MCP yang mencakup delapan fokus area. Yaitu, Perencanaan dan Penganggaran; Pengadaan Barang dan Jasa; Perizinan; Pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP); Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN); Optimalisasi Pajak Daerah; Pengelolaan Barang Milik Daerah; dan Tata Kelola Desa.

KPK

Melalui intervensi MCP, pada tahun 2022, capaian total nilai capaian nasional MCP tahun 2022 berada di angka 76. Sedangkan penyelamatan keuangan daerah yang diperoleh dari hasil sertifikasi Barang Milik Daerah, penertiban Barang Milik Daerah, penertiban Prasarana, Sarana, dan Utilitas, serta penagihan tunggakan pajak daerah sejumlah Rp 76 Triliun.

Meskipun sudah mendapatkan hasil baik, berdasarkan hasil evaluasi, pada tahun 2023 KPK masih memandang adanya penajaman agar upaya pemberantasan korupsi di daerah kian masif dan efektif. Sehingga pada tahun ini, MCP ditetapkan sebanyak 30 indikator dan 63 sub indikator yang lebih substantif.

“PBJ dan perizinan merupakan area dengan risiko korupsi relatif tinggi dibanding daerah lainnya. Besar harapan kami koordinasi dan kolaborasi yang baik antar lembaga/ instansi dapat terus berjalan dengan baik sehingga upaya pemberantasan korupsi daerah efektif dalam menurunkan angka korupsinya,” kata Firli.

Di sisi lain, Firli berujar bahwa kepala daerah memiliki peranan sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Dimana kepala daerah memiliki peran untuk mewujudkan tujuan negara, menjamin stabilitas politik dan keamanan, menjamin keselamatan masyarakat dari segala gangguan bencana dan pertumbuhan ekonomi.

Juga berperan menjamin kepastian kemudahan investasi dan perizinan berusaha, melaksanakan dan menjamin keberlangsungan program pembangunan nasional, dan mewujudkan aparatur yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

*Integrasi MCP melalui Sinergi Antar Lembaga*
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro, yang mewakili Menteri Tito Karnavian menjelaskan sinergi antar kementerian/lembaga ini sangat menghasilkan energi positif dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah. Saat ini, semua pihak telah menyadari bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa dan mengancam eksistensi bangsa.

Dalam rangka pencegahan, Kemendagri telah bersinergi bersama KPK dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan menjalankan program MCP yang terintegrasi di 8 area intervensi. Harapannya, para pelaku pemerintah daerah dapat menerapkan area intervensi ini guna mencegah celah tindak pidana korupsi.

Suhajar menambahkan, pengelolaan APBD merupakan hal fundamental dan harus dijauhkan dari praktik korupsi. Esensi APBD sendiri ialah fungsi alokasi dimana APBD harus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan efisiensi, dan efektivitas perekonomian daerah.

“Menyusun anggaran kas secara memadai yang didasari data handal, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan dengan memperhatikan aspek legalitas dan kepentingan umum serta kemampuan masyarakat,” kata Suhajar.

Sementara Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menegaskan, MCP menjadi kebutuhan mendesak karena program ini merupakan ujung tombak untuk mengawal akuntabilitas dan pembangunan khususnya di daerah. Upaya ini merupakan jawaban atas modus kecurangan yang semakin kompleks, terencana, dan dilakukan bersama.

“Temuan audit terkait kecurangan masih tinggi. Tahun 2022, temuan kecurangan BPKP mencapai Rp37,011 triliun serta penyelamatan keuangan negara mencapai Rp76,32 triliun,” kata Ateh.

Pada kesempatan ini dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara KPK, Kemendagri, dan BPKP terkait pelaksanaan Program Koordinasi Pencegahan Korupsi Daerah Tahun 2023. Dilanjutkan dengan pembacaan komitmen anti korupsi kepala daerah dipimpin langsung oleh Ketua APPSI, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan diikuti oleh seluruh peserta dari pemerintah daerah provinsi, kota dan kabupaten yang hadir secara luring maupun daring.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan KPK, Nawawi Pomolango dan Johanis Tanak, Anggota Dewan Pengawas KPK, Harjono, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Didik Agung Widjanarko, Menteri ATR/ Kepala BPN Hadi Tjahjanto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala LKPP Hendrar Prihadi dan Sekretaris Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Ikmal Lukman.

Hadir pula pejabat struktural KPK, Ketua APPSI, Ketua APKASI, Ketua APEKSI, para Gubernur se-Indonesia, para Bupati/ Walikota se-Indonesia, para Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, dan Admin MCP se-Indonesia. (As/Red)

Pelanggan Sesalkan Sistem Tagihan WiFi Indihome, Meskipun Tidak Dipakai Wajib Bayar

0
Wifi Indihome
Foto Istimewa
BINJAI | Diana (33) seorang pelanggan mengeluhkan sistem Tagihan WiFi Indihome, pasalnya meskipun tidak dipakai atau diputus, jumlah tagihan tetap berjalan.

Ia menjelaskan, sejak diputusnya jaringan WiFi internet pada 21 Februari 2023 kemarin dan akan disambungkan Kembali di tanggal 21 Maret, jumlah tagihan terus berjalan meskipun tidak ada pemakaian internet.

“Saya diwajibkan harus membayar tagihan dan denda selama dua bulan sebesar Rp 700 ribu, disitu saya terkejut, padahal satu bulan itu tidak ada pemakaian internet akibat diputus, kok harus dibayar,” katanya dengan nada kesal, Selasa (21/03).

Terkait hal tersebut, sambungnya dengan tagihan sebesar itu jelas dirinya merasa dirugikan.

“Jelas saya rugi, tidak dipakai kok disuruh bayar. Siapa yang mau, uda jaringan sering lelet, lewat satu hari langsung didenda dan diputus, disuruh wajib bayar lagi,” ungkapnya.

Selain itu, pemasangan awal WiFi Indihome ini saya dikenakan biaya sebesar Rp 500 ribu termasuk pembayaran satu bulan di awal, dan bulan depannya pembayaran selanjutnya. Tapi begitu saya telat dan langsung diputus, dan mau saya bayar, malah dibebankan tagihan selama dua bulan, padahal diputus, jelas saya merasa di bodohi oleh Indihome,” cetusnya.

Wifi Indihome
Foto Istimewa

Sementara itu, salah seorang petugas customer service Indihome Binjai saat dikonfirmasi awak media mengatakan, benar pak, sistem peraturannya memang tagihan tunggakan wajib dibayarkan dua bulan, meskipun tidak ada pemakaian atau akses internet diputus, itu sudah peraturan disini,” kata petugas customer service Indihome.

“Sistem peraturan kita disini, sambungnya sama seperti di PLN, pakai tidak pakai harus bayar,” ucapnya. (Surya Turnip)

Dandim 0203 Langkat Bantu Korban Kecelakaan Tunggal di Megawati

0
Dandim
Binjai | Kondisi jalan rusak di Jalan Megawati Desa Serbajadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, menyebabkan satu pengendara terjatuh hingga tak sadarkan diri.

Insiden ini terjadi pada hari Selasa (21/03) sekitar pukul 09.35 Wib, dan korban diketahui bernama Gian Agung Lorenza Laia.

Menurut saksi Budi (28), mengatakan, pada saat korban melintasi jalan Megawati dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat BK 6131 AFT datang arah dari Binjai menuju Tandam, dan tiba tiba diperjalanan, korban hendak mengelakan jalan yang berlubang, dan akhirnya korban terjatuh dari motornya.

“Korban pada saat itu ingin hendak mengelakan jalan yang rusak, dan akhirnya terjatuh dari motornya,” kata Budi.

Sementara itu, Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Mohammad Eko Prasetyo bersama ajudan dan sopir melintas, dan melihat korban sudah jatuh, sehingga secara spontan Dandim 0203/Lkt memerintahkan supir bersama ajudan untuk mengangkat korban untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Kebetulan kami melintas, dan melihat ada seorang pengendara mengalami kecelakaan, dan saya perintahkan sopir dan ajudan untuk membawa korban ke Rumah Sakit terdekat,” ucap Dandim 0203/Lkt Letkol Inf Mohammad Eko Prasetyo.

Kemudian, sambung Letkol Eko Prasetyo, korban dinaikan oleh Serka Doris Purba dan Koptu Bambang dibantu masyarakat yang melintas dengan menggunakan mobil Pickup menuju ke Rumah Sakit Latersia.

“Korban saat ini sudah dirawat di RS Latersia dengan kondisi tidak sadarkan diri, dan semoga korban tidak terjadi apa-apa,” ujar Letkol Eko Prasetyo.

Dalam insiden kecelakaan tunggal ini, sekitar pukul 10.00 wib pihak kepolisian Satlantas Polres Binjai tiba di rumah sakit Latersia Binjai untuk dilakukan pendataan korban. (S.Turnip)

Kenali Pemicu dan Tanda-tanda Remaja Menggunakan Narkoba

0
Remaja Narkoba
Ilustrasi Remaja Menggunakan Narkoba
Dampak buruk narkoba tidak perlu diragukan lagi. Namun, kasus penyalahgunaan narkoba pada remaja justru semakin meningkat tiap tahunnya.

Hal ini sangat disayangkan karena narkoba tak hanya mengganggu prestasi akademik, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan.

Tingkat penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia terus mengalami peningkatan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2018, setidaknya ada 2,2 juta remaja dari 13 provinsi di Indonesia yang menggunakan narkoba.

Ada banyak faktor tertentu yang dapat memengaruhi kemungkinan penyalahgunaan atau kecanduan narkoba pada remaja. Apa sajakah faktor itu?

Pemicu Remaja Menggunakan Narkoba
Berikut ini adalah berbagai faktor yang dapat membuat anak-anak dan remaja lebih berisiko terjerumus dan menjadi pecandu narkoba:

1. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan dari teman sebaya merupakan faktor risiko tertinggi penyalahgunaan narkoba pada remaja. “Ikut teman” atau “agar diterima di pergaulan” dapat memicu remaja untuk mulai mencoba narkoba hingga menjadi kecanduan.

Selain teman, anggota keluarga juga bisa menjadi faktor lingkungan yang membuat remaja kecanduan narkoba, terutama jika kondisi rumah tidak kondusif, misalnya karena tidak bisa menghadapi toxic parents atau kurang mendapatkan perhatian dari orang tua dan saudaranya.

2. Faktor psikologis
Remaja yang mengalami stres berat, gangguan perilaku, atau masalah psikologis, seperti depresi dan gangguan cemas, lebih berisiko mengalami kecanduan narkoba. Bagi mereka, mengonsumsi narkoba bisa menjadi salah satu cara atau bahkan solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang sedang mereka alami.

3. Faktor genetik
Faktor keturunan juga menjadi salah satu faktor risiko penyalahgunaan narkoba pada remaja. Seorang remaja berisiko besar menjadi pecandu narkoba jika ia memiliki orang tua atau saudara kandung yang juga mengalami kecanduan narkoba atau alkohol.

4. Rasa ingin tahu
Rasa ingin tahu juga bisa membuat remaja penasaran untuk mencoba narkoba hingga akhirnya menjadi seorang pecandu. Penelitian menunjukkan bahwa mencoba narkoba pada usia muda akan meningkatkan risiko menjadi pecandu di kemudian hari.

Penting untuk memahami berbagai faktor risiko tersebut, sehingga dapat dilakukan upaya-upaya guna mencegah penyalahgunaan narkoba pada remaja.

Tanda-Tanda Remaja Menjadi Pecandu Narkoba

Remaja yang menggunakan narkoba bisa menunjukkan beberapa tanda dan gejala secara fisik maupun psikologis berikut ini:

Tanda fisik
Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala fisik yang dapat dikenali dari seorang pecandu narkoba:

-Mata merah dan pupil mata yang mengecil atau membesar Perubahan pola makan atau pola tidur.
-Penurunan atau peningkatan berat badan yang drastis dalam waktu singkat
-Sering kelelahan atau justru sangat bertenaga dan tidak bisa diam.

-Sulit atau tidak bisa tidur.
-Perubahan pada penampilan fisik atau ketidakpedulian terhadap penampilan.
-Sering mimisan.
-Batuk yang tidak kunjung sembuh.
-Mengalami kejang tanpa adanya riwayat epilepsi.
-Tanda perilaku dan psikologis.

Selain gejala fisik, remaja atau orang dewasa yang menggunakan narkoba juga bisa menunjukkan beberapa tanda dan gejala psikologis atau perubahan perilaku, seperti:

-Lebih tertutup dan terlihat seperti merahasiakan sesuatu.
-Perubahan suasana hati secara tiba-tiba.
-Berkurangnya minat terhadap hal-hal yang disukai sebelumnya.
-Sulit konsentrasi.
-Tidak memiliki motivasi dan tampak lesu.
-Cemas, paranoid, dan menarik diri dari lingkungan sosial.
-Sering bolos sekolah dan prestasi akademik menurun.

Tidak hanya gejala psikologis di atas, seorang remaja yang kecanduan narkoba juga sering kali berperilaku buruk, seperti mencuri atau menjual barang-barang hanya untuk membeli narkoba, kerap terlibat dalam perkelahian dengan teman, atau sering berselisih dengan keluarga dan guru.

Gejala Spesifik dari Jenis Narkoba yang Dikonsumsi

Selain gejala fisik dan psikologis, gejala yang lebih spesifik juga dapat muncul tergantung jenis narkoba yang dikonsumsi. Berikut ini adalah tanda dan gejala spesifik akibat efek narkoba berdasarkan jenis narkoba yang digunakan:

Obat golongan stimulan
Beberapa contoh narkoba yang termasuk golongan stimulan meliputi kokain, ekstasi, dan amfetamin. Narkoba jenis ini dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah, sulit tidur, tidak bisa diam, sering lapar, dan mudah lupa.

Obat golongan depresan
Narkoba yang termasuk obat golongan depresan, seperti obat penenang, heroin, dan ganja, akan membuat penggunanya merasa lebih rileks, mengantuk, napas melambat, tekanan darah menurun, detak jantung melemah, dan proses berpikir menjadi lebih lama.

Obat halusinogen
Obat halusinogen terkadang juga disebut sebagai obat psikedelik. Contoh narkoba yang termasuk dalam golongan obat halusinogen adalah magic mushroom, LSD, ketamine, ekstasi, dan ganja.

Narkoba jenis ini dapat menimbulkan halusinasi, perubahan suasana hati, mual, pusing, dan muntah-muntah.

Cara Mengatasi Kecanduan Narkoba pada Remaja

Peran orang tua untuk membekali anak dengan pengetahuan mengenai bahaya narkoba adalah sangatlah penting. Dengan informasi yang jelas dan akurat, anak-anak dan remaja akan mengerti dan memahami bahaya narkoba.

Saat menjelaskan perihal bahaya narkoba pada remaja, hindari penggunaan kalimat yang cenderung menakut-nakuti. Sebaliknya, berikan informasi yang jelas mengenai efek dan konsekuensi dari penggunaan narkoba.

Jika anak sudah terlanjur atau terbukti menggunakan narkoba, tetap hadapi dengan bijak dan terbuka. Sebagai orang tua, Anda mungkin sangat kecewa dan emosi Anda mudah terpancing. Namun, cobalah untuk berbicara dengan tenang agar anak merasakan adanya kepedulian, empati, dan kasih sayang.

Dengan mendengarkan dan memberikan ruang kepada anak untuk berbicara, mereka bisa menjadi lebih jujur untuk mengungkapkan apa yang sedang terjadi dan alasan mereka menggunakan narkoba.

Jika anak Anda menjadi salah satu korban penyalahgunaan narkoba pada remaja, Anda dapat membawanya ke psikiater untuk menjalani konsultasi dan pemeriksaan psikologis.

Setelah melakukan pemeriksaan, psikiater mungkin akan menyarankan anak untuk menjalani sesi psikoterapi, rehabilitasi narkoba, dan memberikan pengobatan untuk menangani kondisi anak Anda yang mengalami ketergantungan narkoba.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

 

Ketua PKK Dairi Romy Mariani Serahkan Bantuan Kepada Warga Korban Musibah Kebakaran

0
DAIRI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu menyerahkan bantuan kepada keluarga Bukti Bintang/Boru Rajagukguk yang mengalami musibah rumahnya pada 14 Maret 2023 lalu.

Bantuan diserahkan langsung Romy Mariani mewakili Bupati Dairi di Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, Senin (20/3/2023).

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan juga Bapak Bupati Dairi, turut prihatin dan merasakan musibah yang menimpa Bapak Bukti Bintang, Ibu Boru Rajagukguk,” kata Romy.

“Tadi kami sudah izin ke Bapak Bupati untuk mewakili beliau melihat Bapak di sini, dalam hal ini untuk menunjukkan bahwa Pemerintah hadir ke masyarakat dalam keadaan apapun,” ujar Romy melanjutkan.

Seperti diketahui, rumah Bukti Bintang/Br Rajagukguk warga Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang, mengalami musibah kebakaran pada Selasa 14 Maret lalu, diakibatkan korslet arus listrik.

Romy menambahkan bahwa bantuan dari dinas sosial, pemerintah kecamatan, dan juga Bupati Dairi Eddy Berutu yang diberikan sebagai bentuk rasa kepedulian serta untuk sedikit meringankan keluarga yang pastinya sangat bersedih dan akan membangun tempat tinggalnya kembali.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Kelurahan Bintang Hulu ini, yang sudah ikut membantu keluarga Bapak Bintang saat mengalami musibah seperti ini. Ini sangat bagus di mana kita harus saling membantu kepada sesama,” kata istri Bupati Eddy Berutu.

Dia menambahkan kita memang kadang diberikan ujian oleh Yang Maha Kuasa, untuk melihat kesetiaan kita kepada-Nya. “Tetap kuat, tetap berdoa Bapak Bintang dan keluarga. Semoga di balik semua musibah ini ada rencana indah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.”

Bantuan yang diberikan seperti bahan bangunan dan santunan kepada keluarga korban.

Sebagai informasi, keluarga korban saat ini sedang tinggal di rumah saudara sembari menunggu tempat tinggal mereka dibangun kembali.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas sosial, Camat Sidikalang, Lurah Bintang Hulu. (Nid)

 

Kenalan Lewat Medsos, Pelajar SMP Kota Padang Dibunuh Lalu Dikubur di Rumah Kosong

0
Pelajar SMP
Ilustrasi
Seorang pelajar perempuan ditemukan tewas dikubur di sebuah rumah kosong di Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (17/3/2023).

Pelajar itu pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah yang kebetulan datang membersihkan rumahnya.

Saat masuk ke rumah, pemilik rumah itu curiga melihat ada darah di dapur dan melihat ada bekas gundukan tanah dan berbau amis.

Karena curiga, pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga lain dan polisi.

Sebelumnya mereka kenalan lewat media sosial (medsos) 5 bulan lalu. YS (14) merupakan siswi SMP di Kota Padang yang dibawa kabur seorang remaja, berinisial AJ (17) yang merupakan pacarnya.

YS ini dibawa ke Tanah Datar, YS disetubuhi di rumah kosong, lalu dibunuh karena pelaku takut korban hamil. Jasad korban diseret ke dapur dalam keadaan telanjang lalu dikubur dengan kedalaman 40 sentimeter

Antara korban dengan pelaku kenalan lewat media sosial Instagram sekitar 5 bulan yang lewat,” kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Istiqlal dilansir dari Kompas.com, Minggu (19/3/2023).

Sekitar bulan Februari, korban kemudian dibawa kabur dari Padang ke Tanah Datar.

Awalnya, korban dibawa ke rumah orangtua AJ, namun orang tua AJ menyuruh pelaku untuk membawa pulang korban ke Padang.

Pelajar SMP
Ilustrasi

“Namun bukannya dibawa balik ke Padang, pelaku malahan membawa korban ke sebuah rumah kosong,” jelas Istiqlal.

Di rumah itu, korban disetubuhi lalu dibunuh karena pelaku takut korban hamil.

“Dibunuh dengan cara dibekap dan dipukul kepala dengan palu atau alat penumbuh beras,” jelas Istiqlal.

Setelah itu korban diseret ke dapur lalu dikubur dengan kedalaman 40 sentimeter. Jasad korban akhirnya ditemukan pemilik rumah yang kebetulan datang untuk membersihkan rumah.

 

Mahasiswi STIH Graha Kirana Medan Juara II di Nommensen Games Taekwondo

0
Mahasiswi Kirana STIH Graha Kirana
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.
Medan – Nadia Irlasya (21) Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II di ajang Nommensen Games Taekwondo Championship 2023.

Mahasiswi Semester VI jurusan hukum ini mempertaruhkan jiwa dan raganya di atas ring aula fakultas Kedokteran Universitas Nommensen, jalan Perintis Kemerdekan Medan, Minggu (19/03/2023).

Mahasiswa STIH
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.

“Alhamdulillah banyak ilmu yang didapat di karate ini, bukan cuman ilmu bela diri tapi juga psikologis, kesehatan dan juga mental diri, kita bisa terbentuk di olahraga karate,” ujar Nadia.

Selama perjalanan meraih prestasi tersebut, Nadia mengaku telah melakukan berbagai persiapan, di antaranya dengan rutin berlatih, menjaga pola makan, hingga menjaga pola tidur.

“Untuk persiapan, saya berusaha berlatih 5 kali dalam seminggu, beruntung jelang saya tampil dalam kejuaraan tersebut, oleh pelatihku memberi saya vitamin, dan itu sangat terbantu dalam setiap performance menghadapi sang lawan,” ungkap Nadia, Senin (20/03/2023) siang

Nadia pun mengatakan, terdapat banyak tantangan selama persiapan hingga pelaksanaan Nommensen Games Taekwondo Championship 2023 tersebut.

Mahasiswi STIH
Nadia Irlasya Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana Medan meraih juara II.

Namun, baginya sebagai seorang atlet ia harus bisa mengendalikan semuanya agar berjalan dengan semestinya.

“Kesibukan kuliah tidak menjadi penghalang, namun kadang menjadi dilema antara mencukupi kebutuhan dan mengembangkan talenta bidang olahraga, begitulah bang kehidupan yang saya alami alias kehidupan pas pas,” keluhnya. (As/dtks/ls/red)