Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 104

Pemkot Palu Raih Anugerah PPD Nasional 2024, Kepala LPKA Palu Harap Jadi Penggerak dalam Pembangunan Berkelanjutan

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun, mengucapkan selamat dan sukses kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palu atas Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik kedua tingkat nasional tahun 2024.

“Atas nama keluarga besar LPKA Palu, Kami mengucapkan selamat atas torehan prestasi yang membanggakan yang diraih oleh Pemkot Palu,” ujar Revanda pada saat apel pagi bersama seluruh jajarannya , Selasa, (7/5/2024).

Diketahui Pemkot Palu juga sangat berperan aktif dalam mewujudkan generasi muda yang hebat melalui pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana yaitu, penyerahan puluhan ranjang susun, Kasur, sprei, dan bantal bagi para anak binaan LPKA Palu.

“Salah satu pendorong majunya daerah, ditunjukan dengan adanya para generasi muda yang hebat. Maka dari itu jalinan sinergitas LPKA Palu bersama Pemkot terus kita tingkatkan seraya menghadirkan inovasi layanan yang berkualitas,” tutur Revanda.

Revanda berharap, Pemkot Palu dapat terus menciptakan perencanaan berkualitas dalam pencapaian target-target pembangunan daerah.

“Semoga Pemkot Palu terus menjadi motor penggerak dalam menciptakan inovasi guna optimalisasi pelayanan publik sehingga tujuan pemerintahan yang bersih dan akuntabel dapat terwujud dengan baik,” harap Revanda.

Berbagai dukungan penuh ditunjukan LPKA Palu dalam pemajuan daerah, salah satunya dengan menghadirkan program – program pembinaan kreatif dan bermutu bagi seluruh para anak binaan.

“Semua itu tidak terlepas dari jalinan sinergitas yang dibangun bersama, pastinya jajaran LPKA Palu siap untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan yang lebih baik lagi,” pungkas Revanda.(Rel)

Asesmen Data Awal, Kasubsi AO Lakukan Pendekatan Tahanan Anak Baru secara Harmonis dan Humanis

0

Palu – Asesmen data awal, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi (Kasubsi AO) lakukan pendekatan dengan tahanan anak baru secara harmonis dan humanis, Senin (6/5/24).

Asesmen awal ini dilakukan untuk mengetahui identitas anak dan mengumpulkan informasi dan mendapatkan pemahaman mengenai Anak Binaan sehingga sehingga dapat menentukan metode pembinaan yang tepat.

Bertempat di ruang Registrasi dan Klasifikasi, Kasubsi AO, Andi Hermawan yang didampingi staf Viery, melakukan pendataan terhadap anak binaan tersebut.

Kasubsi AO, Andi Hermawan juga menginformasikan tentang sarana dan prasarana di lingkungan LPKA Palu, serta penjelasan mengenai hak, kewajiban, larangan, hingga sanksi yang diberikan sesuai dengan sesuai dengan undang-undang pemasyarakatan Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 16 Tahun 2023.

“Kalian disini akan lebih banyak diberikan pembinaan untuk peningkatan moral dan perbaikan perilaku agar menjadi anak yang lebih baik lagi. Jalani kewajiban sebagai anak, ikuti semua pembinaan yang diberikan, sehingga jika ingin mendapatkan hak Integrasi, maka berkelakuan baik lah serta taat dan patuh terhadap petugas dan aturan yang berlaku,” jelas Andi Hermawan.

Lebih lanjut, Andi Hermawan menambahkan, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, telah mengamanatkan agar setiap tahanan baru untuk dilakukan asesmen terlebih dahulu sehingga anak tersebut mengetahui hal-hal penting yang berlaku di LPKA Palu serta program-program apa saja yang harus ia ikuti.

Adapun beberapa program pembinaan yang ada di LPKA Palu yang wajib diikuti oleh setiap anak yakni pendidikan, pembinaan kepribadian, dan pembinaan keterampilan, sehingga seluruh Anak Binaan LPKA Palu tetap melakukan aktivitas seperti anak pada umumnya yang dapat membentuk mereka menjadi lebih baik lagi.

Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dibawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) telah berupaya meningkatkan pelayanan dengan berinovasi dan memaksimalkan seluruh program-program kerja yang ada di Lapas/Rutan/LPKA.

Sehubungan dengan hal tersebut, Hermansyah Siregar selaku Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng berpesan kepada seluruh jajarannya agar tetap berbenah kearah lebih baik dalam melakukan pelayanan prima terhadap setiap warga binaan/anak binaan yang baru.

Menurutnya dengan memaksimalkan tugas dan fungsi serta selalu berupya menciptakan inovasi dalam bekerja dapat memberikan nilai yang baik yang dapat memberikan informasi dan data tambahan yang dianggap penting dan belum diperoleh pada saat registrasi, sehingga dari pemaksimalan program ini, dapat menciptakan Lapas/Rutan/LPKA yang aman dan kondusif.(Rel)

Penuhi Hak Pendidikan, LPKA Palu Fasilitasi UAS Satu Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah fasilitasi satu anak binaan dalam pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) Tahun Pelajaran 2023/2024, Senin, (6/4/2024).

Pelaksanaan UAS tersebut, diawasi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade D.W yang berlokasi di Ruang belajar LPKA Palu.

Diketahui, anak binaan berinisial MF terdaftar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kana Mapande sebelum masuk di LPKA Palu dan saat ini berada di tingkat akhir.

“Satu anak binaan tersebut saat ini mengikuti pelaksanaan ujian Paket B atau setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan akan melangsungkan UAS selama tiga hari kedepan. Sesuai jadwal, hari ini yang diujikan adalah mata pelajaran Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia,” ucap Ida Bagus

Selanjutnya, ia berpesan sebelum mengerjakan soal-soal harus diawali dengan berdoa dan memohon petunjuk agar diberikan kemudahan dalam pengisiannya.

“Sudah sepatutnya dalam melakukan apa saja, harus diawali dengan berdoa. Semoga hasil yang diperoleh nanti mendapatkan nilai yang memuaskan dan bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” pesannya

Sementara itu, anak binaan MF mengucapkan rasa syukur dan terima kasi kepada LPKA Palu yang telah berkoordinasi dengan sekolah asalnya, yakni PKBM Kana Mapande dan memfasilitasi mengikuti UAS. “Sangat bersyukur saya bisa mengikuti UAS ini, terima kasih LPKA Palu yang telah mendukung dan mendampingi saya dalam menunjang pendidikan kedepannya,” ucapnya

Di tempat berbeda, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menjelaskan, hal ini merupakan komitmen bersama dalam menjalankan amanat Pasal 3 huruf n Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yakni setiap anak berhak memperoleh Pendidikan.

“Baik pendidikan formal maupun nonformal, semuanya kita fasilitasi. Mereka adalah para penerus bangsa yang wajib kita penuhi hak pendidikannya,” tegas Revanda

“Dalam pelaksanaannya LPKA Palu juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota maupun Provinsi dalam pemenuhan hak-hak Pendidikan bagi para anak binaan,” tambahnya

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar menyebutkan bahwa Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi para generasi muda tanpa terkecuali bagi anak yang berhadapan dengan hukum atau yang sering dikenal dengan sebutan anak binaan.

“Langkah LPKA Palu dalam pemenuhan hak pendidikan bagi para anak binaan sudah sangat baik, tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab. Semoga dapat menciptakan generasi muda yang siap dalam memajukan daerah dalam mendukung Indoensia Emas 2045,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Berantas Narkoba, Tahanan Baru LPKA Palu Jalani Tes Urin

0

Palu – Satu orang tahanan baru dinyatakan negatif narkoba setelah menjalani tes urin yang dilaksanakan petugas Kesehatan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu.

Hasil negatif tersebut diperoleh dengan menggunakan Core test Multi-Drug Test Cup dengan 10 macam parameter guna menunjukan penggunaan obat-obatan terlarang.

“Menjadi salah satu prosedur penerimaan tahanan baru harus melakukan tes urine, agar dapat mendeteksi obat-obatan terlarang. Ini komitmen kita, yang pastinya salah satu implementasi nyata dalam mewujudkan gugus tugas anti narkoba di Sulawesi Tengah. Syukurlah dari hasil yang diperoleh, semuanya negatif narkoba,” ujar Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, Senin, (6/5/2024).

Revanda menyebutkan, hal ini sebagai salah satu upaya deteksi dini dalam memberantas peredaran narkoba, sehingga dapat mewujudkan lingkungan LPKA Palu yag bersih dari narkoba (Bersinar).

“Selain tahanan baru dan anak binaan, para pegawai LPKA Palu juga dilakukan tes urin tiap bulannya. Itu sudah menjadi komitmen kita bersama guna mewujudkan LPKA Palu Bersinar. Kita juga menggandeng BNN Kota Palu dalam pelaksanaannya,” ucap Revanda.

Dirinya menegaskan bahwa LPKA Palu tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkoba dari petugas maupun para anak binaan.

“Siapapun itu, jika terbukti kita akan tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Diketahui, selain melakukan tes urin tahanan baru tersebut juga diberikan penguatan dan penjelasan tentang hak dan kewajiban, serta aturan yang berlaku di LPKA Palu.

Di tempat berbeda, Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar dalam menuntaskan penyalahgunaan obat-obat terlarang di area Lapas/Rutan/LPKA.

Kakanwil Hermansyah menjelaskan, dalam mewujudkan lingkungan yang Bersinar perlu adanya komitmen bersama dan jalinan sinergitas yang kuat dengan aparat penegak hukum ataupun stakeholder.

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memberantas penggunaan narkoba, dan hal ini juga sejalan dengan instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam penerapan tiga kunci pemasyarakatan maju salah satunya pemberantasan peredaran gelap narkotika,” jelas Kakanwil Hermansyah.

“Semoga dengan gerak pasti ini, dapat menuntaskan peredaran gelap narkotika di wilayah Sulawesi Tengah. Itu harapan kita semua,” pungkasnya.(Rel)

Sah!! Abd Rasyidin Pane,SH Terima SK Sebagai Ketua Pengurus DPC PKN Langkat

0

Medan | Abd Rasyidin Pane,SH menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Langkat, setelah menerima SK di kantor DPD PKN Sabtu jalan perpustakaan, Kota Medan, Minggu (05 /04/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua DPC PKN Kabupaten Langkat diserahkan oleh Maruli Anner Siagian selaku Ketua DPD PKN Sumut.

“Ketua DPD PKN Sumut mengucapkan selamat kepada pengurus DPC PKN Kab Langkat yang baru saja menerima SK, kami sangat bangga melihat semangat rekan rekan DPC PKN Kabupaten Langkat yang bersatu ingin mengibarkan bendera PKN di daerah mereka”Ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKN Kab. Langkat terpilih Abd Rasyidin Pane,SH dalam keterangan persnya mengatakan, bahwa dirinya berjanji akan memberikan totalitas kemampuannya kepada masyarakat kabupaten Langkat, khususnya pemuda untuk menjadi masyarakat yang energik dan penuh inspirasi.

Abd Rasyidin, juga menjelaskan bahwa PKN ini adalah organisasi kepemudaan yang terbuka bagi seluruh warga Indonesia.

“PKN bersifat kegiatan sukarela, positif, sosial, mandiri, dan independen dalam menjalankan fungsinya, ” jelasnya.

“Saya rasa sekarang adalah waktunya buat kita, masyarakat Kabupaten Langkat membenahi diri dan memberdayakan diri sendiri. Semua ini untuk kemajuan daerah kita di kabupaten Langkat tercinta.

Saya dan rekan rekan akan langsung membuat dan mengagendakan beberapa kegiatan di Langkat sebagai perkenalan kepada masyarakat bahwa PKN telah lahir disini, sembari menyusun dewan kepengurusan PAC setiap kecamatan hingga ke Ranting. Maju..!..jaya..!…Abadi…!,” ungkap Abd Rasyidin Pane yang disambut penuh semangat oleh rekan PKN lainnya menutup perjumpaan itu. (ST)

GS Dilaporkan ke Polrestabes Medan Terkait Dobrak Rumah Warga dan Dugaan Penganiayaan

0

MEDAN – Kerap meresahkan masyarakat dengan aksi anarkis dan premanisme, sejumlah warga yang bermukim di kawasan Jalan Jermal XI Medan Denai mendesak pihak kepolisian Polrestabes Medan dan Polda Sumut menangkap sekelompok preman yang dikoordinir oleh GS Cs.

Aksi anarkis berupa penyerangan rumah dan penganiayaan dilakukan GS Cs belum lama ini dialami korban M. Yunus Qori Ahmadi (35) saat menjaga toko tempatnya bekerja di Jalan Jermal XI Medan Denai pada, Senin (29/4/2024) malam, sekira pukul 21.25 lalu dan peristiwa itu terekam CCTV.

Korban yang ketika itu bekerja menjaga toko seketika didatangi puluhan orang preman yang dikoordinir GS Cs dengan alasan mencari pemilik rumah bernama Rudi Candra. Tanpa alasan yang jelas, sekelompok preman yang menyerang lokasi memaksa masuk dan berusaha mendobrak pagar yang terkunci.

“Mereka datang nyari pak Rudi, saya bilang nggak ada tapi mereka malah berusaha dobrak pagar. Karena saya larang, mereka malah mukul saya terus maksa melompat pagar,” ungkap korban M. Yunus menceritakan aksi brutal yang dilakukan kelompok preman GS Cs kepada wartawan, Sabtu (4/5/2024) siang.

Meski sempat meninggalkan lokasi usai melakukan penyerangan, sekelompok preman dikoordinir GS Cs tersebut kembali mendatangi lokasi dan melakukan intimidasi terhadap pemilik rumah tanpa alasan yang jelas.

“Jadi setelah mereka nyerang rumah saya itu mereka sempat pergi. Terus nggak lama balik lagi merusuh, apa-apa dirusak sama mereka. Kami nggak tau apa alasannya, tapi mereka memang sudah sering meresahkan warga masyarakat di Jermal itu,” ujar Rudi Chandra.

Atas peristiwa yang terjadi korban dan pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polrestabes Medan sesuai LP/B/1232/IV/2024/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA pada tanggal 30 April 2024 atas nama terlapor GS dkk.

Meski demikian laporan tersebut hingga saat ini, belum ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan membuat korban maupun pemilik rumah merasa khawatir.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih terus mengkonfirmasi GS CS untuk memberikan tanggapannya. (As)

Gandeng NFC, LPKA Palu Berikan Pelatihan Beladiri

0

Palu – Fokus menciptakan atlet muda yang berbakat, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng perkuat sinergitas bersama Nakua Fighting Club (NFC) Palu berikan pelatihan bela diri kepada para anak binaan, Sabtu, (4/5) Pagi.

Berlokasi di Aula Serba Guna, Kegiatan diikuti sebanyak 17 orang anak binaan yang diawasi langsung oleh staf Pembinaan dan staf Pengawasan.

Menjadi instruktur pada pelatihan tersebut, coach Bella menyampaikan, bahwa perubahan sikap para anak binaan menjadi lebih disiplin.

“Pelatihan bela diri ini berguna sebagai pelindung dari ancaman yang dapat membahayakan kita, selain itu pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sikap disiplin, tanggung jawab serta saling menghargai antar sesame,” kata coach Bella

Diketahui, LPKA Palu bersama NFC telah menyepakati Perjanjian Kerja Sama di Tahun 2022 guna mewujudkan para atlet muda yang berbakat.

“Kita yakin, para anak binaan ini memiliki masa depan yang cerah. Masing-masing mereka pasti punya bakat. Maka dari itu, kita hadir untuk memberikan pembinaan dan pelatihan,” tambah coach Bella

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menyebutkan, di era saat ini program pembinaan harus lebih ditekankan agar dapat melahirkan Sumber Daya Manusia yang unggul.

“Melalui bela diri, kita dapat menilai kontrol emosi dari masing-masing anak binaan. Pasti punya ego, namun semua itu harus terkontrol dengan baik,” kata Revanda

Ia juga bepesan, melalui kegiatan ini para anak binaan tetap semangat dan terus meningkatkan kapasitas diri menjadi lebih baik.

“Kalian adalah penerus bangsa ini, estafet kepemimpinan harus terus berjalan. Jika bukan kalian, siapa lagi,” pesannya

Pada momen itu, salah seorang anak binaan, SR mengaku senang bisa mengikuti pelatihan bela diri tersebut, berawal dari malas-malasan hingga membuat tubuhnya menjadi lebih sehat dan displin.

“Senang sekali bisa menerima pelatihan bela diri ini, saya berjanji untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Saya juga ingin menjadi atlet yang bisa membawa harum nama bangsa ini,” pungkas SR.(Rel)

Laporkan Suami KDRT, Ternyata “Ibu Bhayangkari” Kerap Kasar dan Aniaya Asisten Rumah Tangga

0
Suami KDRT
Tangkap Layar Rekamanan CCTV
Medan – Beredarnya sebuah video terkait seorang wanita berinisial “DM”, Wanita berinisal “DM” ini beberapa waktu lalu beritanya sempat viral terkait melaporkan suaminya yang merupakan seorang anggota Polri berinisial “BS” yang bertugas di Polda Sumut terkait adanya kekerasan dalam rumah tangga yang saat ini kasus tersebut sedang tangani di Polrestabes Medan.

Selanjutnya “DM” selalu menyebar informasi bahwa suaminya selalu melakukan kekerasan terhadap dirinya sejak 2016 dan tidak merasa bahagia.

Namun kepribadian “DM” sendiri juga berbeda tidak seperti yang publikasi kan ke publik.

Ternyata ada hal lain dari sifat “DM” yang tidak diketahui publik seperti yang ada di video, Diketahui “DM” tengah menganiaya seorang asisten rumah tangga dikarenakan hanya sebuah persoalan kecil.

Sesuai informasi yang diperoleh dari Suami “DM” yang berinisial “BS” menjelaskan “Kejadian di video berawal dari “DM” memberikan perintah pekerjaan kepada asisten rumah tangga secara berlebihan.

Ia juga bekerja sampai larut malam dan mempersoalkan etika bekerja tanpa memikirkan asisten rumah tangga tersebut juga butuh istirahat.

Sehingga asisten rumah tangga itu kesal dan bekerja sambil bersiul, Spontan saja “DM” mendatangi dengan murka yang dimana kursi terlempar hampir mengenai anaknya sendiri dan melalukan kekerasaan seperti memukul wajah dan menjambak rambut asisten rumah tangga itu seperti yang ada di video,”ucap suami “DM”.

Selanjutnya dimana saat itu “DM” sedang posisi istirahat 7 hari pasca melahirkan karena “DM” takut asisten rumah tangga tersebut memberi perlawanan balik dan melapor ke polisi.

Sehingga saat itu “DM” bergegas ke meja makan mengambil hp untuk menelpon Suami untuk segera pulang dan suami tersebut dapat meredam suasana,”ucapnya.(Ab/As/Red)

Kedatangan Tahanan Anak, LPKA Palu Berikan Pengarahan dan Perkenalan Lingkungan

0

Palu – Kedatangan Satu Orang Tahanan Anak dari Kejaksaan Negeri Palu, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu berikan Pengarahan dan Perkenalan Lingkungan, Jumat (3/5/24) Sore.

Pengarahan tersebut bersifat penting, khususnya bagi Anak Binaan baru di LPKA Palu. Hal ini berkaitan dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 6 Tahun 2013 tentang Tata tertib Lapas/Rutan/LPKA.

Bertempat di Aula Terbuka, Anak Binaan baru menerima informasi tentang tata tertib dan larangan serta informasi mengenai program pembinaan yang di LPKA Palu.

Selain memberikan pengarahan, petugas juga mengajak tahanan anak baru untuk berkenalan dengan teman-temannya yang ada di LPKA, dan dilanjutkan dengan perkenalan lingkungan seperti klinik, dapur, ruang kunjungan, Aula, Musholla, Pojok Baca, Ruang Pendidikan, Ruang Klaksson Mbak, Ruang Fitness, dan lain sebagainya.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menyampaikan bahwa pengarahan mengenai tata tertib dan program pembinaan ini merupakan bagian dari masa perkenalan lingkungan, serta sebagai salah satu upaya waspada jangan-jangan dalam mencegah resiko gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) yang bisa saja terjadi kapanpun.

“Pengarahan tata tertib, kewajiban dan hak serta penyampaian tentang program pembinaan yang ada di LPKA Palu harus selalu diberikan kepada tahanan anak baru sebagai bentuk perkenalan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami berharap kedepannya Anak tersebut dapat menaati segala aturan yang berlaku dan mampu mengikuti semua program pembinaan di LPKA Palu,” ucap Ka. LPKA Revanda.

Dengan kegiatan pengenalan lingkungan ini diharapkan Anak Binaan baru dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan LPKA Palu dan mantaati peraturan serta mengikuti program pembinaannya.

Sejalan dengan kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, berpesan kepada seluruh UPT Pemasyarakatan agar memberikan perhatian kepada Warga Binaan/Anak Binaan baru terkait aturan-aturan yang berlaku di Lapas/Rutan/LPKA.

“Dengan diadakannya pengarahan dan perkenalan lingkungan, diharapkan seluruh tahanan baru bisa mengerti akan aturan maupun SOP yang dibuat oleh UPT Pemasyarakatan,” ujar Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Polsek Pancur Batu Bakar Gubuk Narkoba di Desa Durin Simbelang

0
Polsek Pancur Batu
Medan – Adanya keresahan masyarakat terhadap peredar narkoba, Polsek Pancur Batu bakar gubuk-gubuk narkoba di Desa Durin Simbelang, tepatnya di Jalan. Pembibitan, Jumat (03/05/2024).

Tidak hanya pembakaran, Kapolsek Pancur Batu, Kompol Hendra Gunawan, S.H lakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba bagi masyarakat dan generasi muda, serta maraknya judi dan segala jenis penyakit masyarakat.

Ia juga memberikan himbauan kepada masyarakat Desa Durin Simbelang agar tidak turut serta dalam kegiatan demo yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin (08/05/2024 )di Kodam I Bukit Barisan dan Denpom 1 BB Medan.

“Dari hasil GKN tersebut, tidak ada ditemukan aktivitas apapun namun ditemukan beberapa gubuk-gubuk yang diduga dipergunakan untuk tempat kegiatan Narkoba, sehingga dilakukannya pemusnahan/ pembakaran terhadap gubuk tersebut bersama dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapolsek Pancur Batu, Kompol Hendra Gunawan.

Masyarakat mendukung dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi terkait bahaya narkoba bagi masyarakat dan generasi muda, serta maraknya judi dan segala jenis penyakit masyarakat.

“Masyarakat sangat mendukung penuh pelaksanaan kegiatan GKN (Gerebek Kampung Narkoba) di Desa Durin Simbelang serta akan melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila terdapat kegiatan narkoba dan judi di desa mereka,” katanya lagi.

Mari kita perang terhadap segala bentuk Permainan Judi dan Narkoba di Wilayah Hukum Polsek Pancur Batu ini, ajak Kapolsek. (As)