Minggu, Februari 15, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 105

Imbas Ditangkapnya Sabu 4,25 Gram di Villa Prima, Polisi Dalami Kelompok Godol

0
MEDAN – Polda Sumut menangkap tiga orang jaringan pengedar narkoba jenis sabu yang selama ini menjadi target operasi di Villa Prima, Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Kamis (2/5) malam.

Ketiga jaringan pengedar narkoba yang ditangkap itu bernama Firdaus Sitepu (34) warga Pancurbatu, Wahyudi Andi syahputra Ginting (38) dan Herbin Ginting (38) warga Jalan Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.

Penangkapan terhadap ketiga orang jaringan pengedar narkoba itu berawal dari personel Unit 1 Subdit I Dit Narkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan dengan berhasil mendekati target dan bertemu di Villa Prima.

Dari tangan tersangka Wahyudi disita barang bukti bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu. Dari lokasi yang sama juga diamankan Herbin Ginting Alias Tobing yang berperan sebagai petugas piket yang bergantian dengan Wahyudi Andi Syahputra Ginting untuk menjual sabu.

Dari hasil pemeriksaan barang bukti sabu diperoleh dari seseorang bernama Firdaus Sitepu. Yang diwaktu hampir bersamaan Polisi menangkapnya saat Firdaus Sitepu hendak Kabur keluar dari area Villa Prima.

Hasil interogasi di lapangan Wahyudi mengaku bahwa Firdaus Sitepu yang memberikan paket sabu kepadanya untuk di perjual belikan. Sementara dari tangan Firdaus petugas kepolisian turut disita barang bukti sabu dengan berat 4,25 gram.

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi, Jumat (3/5), membenarkan penangkapan terhadap ketiga jaringan pengedar narkoba tersebut.

“Para pelaku merupakan target Polisi,” ujarnya.

Hadi menerangkan, ketiga tersangka itu merupakan jaringan pengedar sabu di wilayah Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang. Juga diduga merupakan kelompok dari Edi Suranta Gurusinga alias Godol.

“Penyidik Polda Sumut terus mendalami kelompok ini (Godol), Peredaran narkoba di Pancurbatu harus diberantas. Penindakan narkoba disemua wilayah sumut terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Viral Pria di Medan Sebut Polisi Minta Uang dari Pedagang, Ini Kata Kepolisian

0
Polisi
Pedagang di Medan menuduh polisi minta uang harian. (Sumber: Istimewa)
Medan – Seorang pria di Kota Medan telah menjadi perhatian publik setelah videonya viral, menyebutkan bahwa dia membayar uang setiap hari kepada petugas di Polsek Medan Baru.

Video tersebut diunggah oleh Mukhlis Razali dan mendapat perhatian luas dari warga net, dengan 28 ribu likes dan 3 ribu komentar.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pedagang yang biasa berjualan di wilayah Petisah, Kecamatan Medan Baru, Sumatera Utara.

Ia mengungkapkan kekesalannya terhadap penertiban pedagang yang baru-baru ini dilakukan atas perintah Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

“Kalau berani menangkap orang itu, kami harus membayar, kami punya bukti pembayaran, setiap hari kami dikenakan biaya oleh Polsek Medan Baru, 5 ribu rupiah sehari. Berapa kali mereka datang dalam sehari. Jangan diskriminatif,” kata seorang warga dalam video tersebut.

Sindiran tersebut diduga merupakan respons terhadap kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Wali Kota Medan.

Sebelumnya, pria tersebut juga viral karena video lainnya yang menunjukkan dia menghalau mobil patroli Satpol PP Kota Medan dan mengkritik kebijakan Wali Kota Bobby Nasution.

Namun, Kapolsek Medan Baru, Kompol Yayang Rizki Pratama, membantah klaim tersebut. Menurutnya, klaim tersebut tidak benar dan tidak ada pemberian uang kepada Polsek Medan Baru.

“Klaim warga tersebut tidak benar, tidak ada pemberian uang kepada Polsek Medan Baru,” ujar Kompol Yayang Rizki Pratama kepada wartawan.

Dia juga mempertanyakan identitas oknum yang dimaksud dalam klaim tersebut yang diduga menerima uang.

Klaim kontroversial ini menjadi perdebatan hangat di media sosial dan menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan akuntabilitas di institusi kepolisian.

Warga dan pengguna media sosial menuntut klarifikasi lebih lanjut dan tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengusut klaim tersebut serta memastikan tidak adanya praktik korupsi di lingkungan kepolisian. (As/Red)

Surat Terbaik untuk Guru, Tulisan Anak Binaan LPKA Palu Memeriahkan Hardiknas 2024

0

Palu – Dalam merayakan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024, sebanyak 17 orang anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng mencurahkan isi hati mereka melalui sebuah surat terbaik untuk guru, Kamis, (2/5) Pagi.

Hari ini seluruh masyarakat Indonesia Kembali memperingati Hardiknas yang jatuh pada Kamis, 02 Mei 2024. Sesuai dengan sejarahnya di Indonesia, tema Hardiknas kali ini adalah “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”

Nah, untuk meresapi ketangguhan, kekuatan, peran penting sosok guru dan segala hal positif tentangnya, berikut isi surat yang dituang dalam sebuah tulisan dan menjadi karya dari masing-masing anak binaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua guru yang ada di seluruh Indonesia yang mau membimbing dan mengajar kami, meskipun kami sedikit nakal. Tapi, guru tetap semangat mengajar dan menyemangati kami,” – AY

“Kami akan mengenangmu (guru) sebagai pahlawan tanpa tanda jasa,” – SR

“Terima kasih guru telah mengajarkanku ilmu untuk masa depanku,” – SP

“Sehat selalu guruku tercinta, kalian adalah harta berharga kami,” – BG

“Thank You Teacher,” – AJ

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun bersama jajarannya yang berpusat di Ruang Belajar.

Revanda mengatakan, hal ini sebagai salah satu cara mengajarkan para anak binaan untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru yang telah membina, membimbing, serta mengarahkan sehingga kita semua dapat memahami hal-hal yang ada di dunia.

“Guru adalah tonggak dari penyaluran ilmu pengetahuan, sudah sepatunya kita mengucapkan rasa terima kasih,” kata Revanda

Ia juga mengungkapkan, peran para guru atau yang sering disebut pendidik telah melewati berbagai tantangan besar khususnya dalam perubahan era digitalisasi saat ini.

“Tetap semangat para guru di Indonesia, jasa kalian luar biasa,” ungkapnya

“Para pendidik di LPKA Palu, kalian juga luar biasa. Terus berupaya membentuk para anak binaan menjadi generasi muda yang hebat. Terima kasih, semoga kalian selalu diberikan kekuatan dan Kesehatan,” tambahnya

Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan rasa semangat belajar bagi para anak binaan dalam mengejar cita-cita serta meningkatkan sikap menghagai kepada guru. (Rel)

Gandeng BNN Kota Palu dan Mitra Terkait, LPKA Palu Bentuk Gugus Tugas Anti Narkoba

0

Palu – Mewujudkan generasi yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng perkuat sinergitas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu dalam membentuk satuan gugus tugas anti narkoba di Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, LPKA Palu bersama BNN Kota Palu telah resmi menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan melakukan beberapa rangkaian kegiatan rutin seperti, penggeledahan kamar hunian anak binaan dan melakukan tes urine setiap bulannya kepada Pegawai serta para anak binaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Dr.Baharuddin, serta perwakilan para Mitra Terkait, seperti Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kota Palu, Dasman Lamasiara dan Akademisi dari Perguruan Tinggi yang berlokasi di Roemah Balkot, Jl. Balaikota No.1 Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam momen itu, Revanda Bangun menyampaikan, hal ini merupakan salah satu target kerjanya di Tahun 2024 dalam memberantas Peredaran gelap Narkoba.

“Kita mulai pendekatan kepada para generasi muda, harus ditekankan dan dibimbing sejak dini. Tujuannya agar mereka menjadi pelopor ditengah masyarakat nantinya,” terang Revanda, Kamis, (2/5/2024).

Ia berharap, agar jalinan sinergitas antar LPKA Palu dan BNN Kota bersama Mitra Terkait dalam membentuk gugus tugas anti narkoba dapat membantu mewujudkan Sulawesi Tengah Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Nantinya, akan banyak lagi para mitra terkait yang akan kita gandeng bersama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat atas jalinan sinergitas, pastinya harus bekerjasama dengan lebih solid dan kompak dalam menjalankan tugas dan fungsi guna memberantas narkoba di Sulawesi Tengah,” harapnya

Sementara itu, Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Dr.Baharrudin mengatakan, bahwa LPKA Palu merupakan salah satu percontohan Lapas/Rutan Bersinar di bawah jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya penemuan barang-barang terlarang ataupun penggunaan obat terlarang baik dari para pegawai ataupun anak binaan.

“Kita sudah menjalin kerja sama kurang lebih dua Tahun, setiap bulannya kita melakukan penggeledahan dan tes urine. Alhamduillah, semuanya negatif. Jadi semakin kuat dan pasti bersama LPKA Palu dalam membentuk gugus tugas anti narkoba di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu,” tegas Baharrudin

Tidak hanya itu, komitmen bersama tersebut semakin kuat dengan kontribusi dari Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat, Dasman Lamasiara dan Akademisi Perguruan Tinggi.

Menurut Dasman, harus ada terobosan dan peran aktif dalam memberantas peredaran narkoba. Semua itu berhasil jika ada persamaan persepektif baik dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota, Kementerian/Lembaga, serta kesadaran dari Masyarakat.

“Inilah tugas dan fungsi dari gugus tugas anti narkoba yang akan dibentuk, semua elemen harus Bersatu padu. Semoga niat baik ini dapat berjalan dengan baik dan lancer,” pungkas Dasman.(Rel)

Hardiknas 2024, LPKA Palu Gelar Lomba Ranking 1 untuk Anak Binaan

0

Palu – Memperingati Hari Pendidikan Hardiknas 2024, LPKA Palu Gelar Lomba Ranking 1 untuk Anak Binaan (Hardiknas) 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Lomba Ranking 1 yang diikuti oleh seluruh Anak Binaan, Kamis (2/5/24).

Lomba yang digelar di Ruang Pendidikan LPKA Palu, bertujuan untuk mengasah kemampuan dan daya ingat Anak Binaan. Adapun kategori soal pada perlombaan ini terdiri dari pengetahuan umum dan Pendidikan yang meliputi pelajaran Kewarganegaraan, Matematika, Bahasa Indonesia dan Sejarah.

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus, beserta para pegawai.

Revanda, mengatakan bahwa Pendidikan adalah dasar untuk membentuk karakter setiap anak yang dimulai sejak masih dalam kandungan ibu. Olehnya itu, melalui kegiatan ini semoga LPKA Palu dapat menjadi wadah guna memberikan pembinaan yang mampu merubah Anak Berhadapan dengan Hukum menjadi Anak Generasi Emas yang memiliki dampak besar dalam memajukan bangsa ini.

“Mari terus perjuangkan hak Pendidikan setiap Anak, mereka berhak untuk bersaing dan memberikan dampak positif demi kemajuan bangsa ini, selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 untuk seluruh guru dan Anak di Indonesia,” kata Revanda

Kegiatan yang di selenggarakan oleh Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) ini, terdapat beberapa aturan main dan waktu pada saat perlombaan diantaranya soal yang dibacakan hanya sekali, Anak Binaan harus fokus dalam mendengarkan soal yang dibacakan, tidak ada yang menjawab secara bersama-sama, dan jawablah sesuai waktu yang telah ditentukan, sehingga dengan tertib terhadap aturan, Anak Binaan dapat bersaing secara sehat dan kompetitif.

Selanjutnya Annisaa pun mengatakan, dalam memeriahkan peringatan Hardiknas, ia berharap menjadi salah satu kegiatan yang berdampak dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Kompetitif, Berkarakter dan BerAkhlak.

“Melalui perlombaan ini, kami berharap dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan Anak Binaan yang Unggul sehingga dapat menjadi generasi muda yang menyukseskan pendidikan Indonesia. Semangat dan antusias seluruh Anak Binaan dalam berpartisipasi di perlombaan ini akan melahirkan pemenang yang kompetitif, Berkarakter dan BerAkhlak,” ucap Annisaa.

Dalam kesempatan kali ini, perlombaan dimenangkan oleh Anak Binaan SR yang merupakan siswa di jenjang Pendidikan SMP dan Masih terdaftar Aktif di salah satu Sekolah di Kota Palu.

SR yang menjadi pemenang, mengatakan bahwa ini merupakan kali pertama saya berpartisipasi, Alhamdulillah saya menjadi pemenang dalam lomba Ranking 1.

“Saya sangat senang sekali dengan adanya lomba yang diadakan oleh Subseksi Pendidikan dan Bimkemas ini, karena dengan adanya kegiatan ini kami sebagai Anak Binaan LPKA Palu dapat mengukur kemampuan dan daya ingat kami tentang semua pelajaran yang telah diajarkan. Pesan saya semoga kedepannya semakin banyak lagi kegiatan dan perlombaan yang diadakan oleh LPKA Palu khususnya Subseksi Pendidikan dan Bimkemas,” ungkap SR.

Menyikapi kegiatan yang dilaksanakan oleh LPKA Palu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, mengatakan bahwa LPKA Palu yang merupakan satu-satunya Lembaga Pembinaan Khusus Anak di Sulawesi Tengah, telah banyak menorehkan prestasi dan trobosan dalam bidang pendidikan. Semoga melalui kegiatan ini, LPKA Palu dapat mencetak generasi emas yang unggul dan kompetitif.

“Terima kasih ada kerja dan kinerja LPKA Palu dalam menuntaskan Pendidikan Anak Berhadapan dengan Hukum semoga dapat terus memberikan dampak besar baik untuk Kemenkumham Sulawesi Tengah maupun untuk Bangsa ini,” pungkas Kakanwil Hermansyah.(Rel)

Guru Honor di Langkat Dipecat Setelah Suarakan Kecurangan Seleksi PPPK

0
Guru Honorer
Guru Honorer
Medan – Salah satu guru honorer di Langkat dipecat setelah ia menyuarakan adanya kecurangan dan dugaan Tindak Pidana Korupsi seleksi PPPK Kabupaten Tahun 2023.

“Mulai besok yang namanya Anggie, Nurul jangan masuk di SD 66 ya. Mulai besok Anggie jangan masuk, Anggie besok jangan datang ke sekolah”.

Pesan yang diterima Anggie Ratna Fury Putri itu langsung meruntuhkan hatinya. Anggie merupakan salah satu guru honorer mata pelajaran Bahasa Inggris di SD 050666 Lubuk Dalam, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Anggie dipecat sepihak oleh kepala sekolah berinisial T. Dirinya dipecat diduga karena ikut menyuarakan (aksi) kecurangan seleksi PPPK di Langkat.

“Pemecatan terhadap saya disampaikan kepala sekolah saat rapat dan di hadapan puluhan guru SD 050666 lainya,” katanya, Kamis (2/5/2024).

Dalam rapat tersebut, kata Anggie, kepala sekolah menyampaikan agar ia tidak usah lagi masuk mengajar.

“Jadi mulai besok yang namanya Anggie, Nurul jangan masuk di SD 66 ya. Mulai besok Anggie jangan Masuk, Anggie besok jangan datang ke sekolah,” ucapnya menirukan kepala sekolah.

Sebagai penggantinya, kepala sekolah menyampaikan agar mata pelajaran Bahasa Inggris dihandle oleh guru kelas masing-masing.

Bahkan, kepala sekolah juga menyatakan kepada guru-guru untuk melakukan musyawarah terkait mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Bila perlu (diganti) Bahasa Jawa, gak usah bahasa Inggris,” ujarnya.

Anggie sempat menanyakan kepada kepala sekolah apa kesalahan yang dibuatnya, sehingga harus dipecat. Namun, T mengatakan bahwa guru honorer perempuan itu tidak bersalah.

“Tetapi anehnya kepala sekolah tetap memecat saya,” imbuhnya.

Dampak pemecatan tersebut, Anggie mengaku sangat kecewa, menangis dan tidak lagi bisa mengabdikan diri sebagai guru untuk membantu mencerdaskan anak-anak di SD 050666.

LBH Medan yang merupakan kuasa hukum dari 107 orang guru honorer di Langkat, yang berjuang hari ini termasuk Anggie mengecam keras tindakan pemecatan yang dilakukan kepala sekolah.

“Tindakan kepala sekolah adalah bentuk penyalahgunaan kewenangan (abuse of power),” cetus Direktur LBH Irvan Saputra.

Irvan mengatakan pemecatan juga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan asas-asas umum pemerintahan yang baik sebagai mana amanat Undang-undang nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, Pasal 2 ayat (3) dan (4) Permendikbud Nomor 10 Tahun 2017 tentang perlindungan Pendidik dan Tenaga Pendidik.

“Yang menyatakan secara tegas jika Pendidik dan Tenaga Pendidik dilindungi dari tindakan kekerasan ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi dan perlakuan tidak adil,” jelas Irvan.

Irvan berpandangan kalau tindakan pemecatan kepala sekolah telah bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM), sebagai mana yang telah diamanatkan UUD 1945 sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28.

“LBH Medan menduga pemecatan terhadap Anggie telah direncakan terlebih dahulu, hal tersebut dibuktikan dengan dilakukan pada saat rapat dan dihadapan puluhan guru. Kemudian sikap dan perkataan pemecatan yang disampaikan kepala sekolah dilakukan secara berulang-ulang yaitu terhitung lebih dari 4 kali,” imbuhnya.

Pihaknya menduga pemecatan yang dilakukan kepala sekolah sebagai bentuk intimidasi dan pembungkaman terhadap para guru honorer yang secara lantang menyuarakan kecurangan dan tindak pidana korupsi pada seleksi PPPK Langkat Tahun 2023.

“Bahwa perlu diketahui terkait permasalahan PPPK Langkat, Polda Sumut telah menetapkan 2 orang kepala sekolah sebagai tersangka. Namun kedua kepala sekolah tersebut hingga sampai saat ini belum dilakukan penahanan,” ungkpanya.

Oleh sebab itu, LBH Medan mendesak Pj Bupati Langkat menindak tegas T karena telah melakukan pemecatan terhadap Anggie dan mengembalikannya sebagai guru honorer di SD 050666 Lubuk Dalam.

“Pihak-Pihak terkait baik kepala sekolah, K3S atau lainya untuk tidak melakukan dan menghentikan intimidasi serta ancaman kepada guru-guru honorer Langkat yang saat ini menyuarakan haknya secara konstitusional,” desak Irvan.

LBH Medan juga meminta Kapolda Sumut untuk segera menetapkan aktor intelektual atas kasus seleksi PPPK Langkat sebagai tersangka. (As/Ss/Red)

 

 

Anak Binaan LPKA Palu Peringati Hardiknas 2024 dengan Nobar Film Pendidikan

0

Palu– Sebanyak 17 orang Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Palu memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas_) tahun 2024 dengan mengikuti kegiatan nonton bareng (Nobar) sebuah Film bertemakan Pendidikan “Sokola Rimba”.

Dipusatkan di Aula terbuka LPKA Palu, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun beserta jajarannya.

Revanda menyebut, bahwa kegiatan Nobar tersebut bukan hanya untuk menyemarakan Hardiknas semata. Namun, kata dia, kegiatan Nobar juga menjadi momentum bagi pihaknya untuk memenuhi hak rekreasional bagi seluruh anak binaannya atau sebutan bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

“Tentunya, kita mau Hardiknas ini menjadi khidmat bagi kita semua, Nobar ini adalah agenda kita juga untuk memenuhi hak rekreasional mereka semua, apalagi dengan Film yang kami pilih, kita berharap mereka bisa mengambil hikmah yang besar bagi Pendidikan,” kata Revanda. Kamis, (2/5/2024).

Menurutnya, Pendidikan di era sekarang sudah sangatlah berubah, setiap pendidik mesti memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi bersama dengan seluruh anak.

Hal itu pun, katanya terus dilakukan dan menjadi perhatian serius bagi seluruh pengajar di institusi yang ia pimpin.

“Jadi, kita sekarang mengikuti perkembangan zaman, dulunya mungkin pembelajaran sedikit keras, sekarang berbeda, kita semua harus bisa menempatkan diri agar bukan hanya menjadi guru namun mesti bisa menjadi seorang sahabat bagi setiap anak,” tambah pria yang berlatar belakang ilmu psikologi.

Sementara itu, Anak Binaan berinisial (B) juga mengaku sangat senang dengan kegiatan Nobar tersebut, berawal dari kisah insipiratif dari “S0kola Rimba”, ia makin semangat mengikuti setiap pembelajaran yang diberikan oleh LPKA Palu.

“Bagus sekali, filmnya banyak memberi kami semangat untuk lebih giat lagi belajar,” urai
(B).

Kepada tim media, B pun menuturkan bahwa pada peringatan Hardiknas 2024, ia berharap agar seluruh anak dapat merasakan nikmatnya dunia Pendidikan, ia menaruh harapan agar dengan Pendidikan yang layak diterimanya di LPKA Palu dapat menghantarkan dirinya menjadi seorang pemimpin di masa depan.

“Cuma mau berubah, mau jadi pemimpin dimasa depan, bangga sekali kalau cita-cita kami dapat terwujud,” pungkasnya.(Rel)

PWI Sumut Akan Lakukan Family Gathering di Bukit Lawang, Cek Tanggalnya

0
Pwi Sumut
Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik melakukan pertemuan silaturahmi dengan Ketua PWI Pusat Hendri CH Bangun didampingi Ketua IKWI Sumut dan Pusat, Rabu (1/5/2024) di Jakarta
Medan – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Hendri CH Bangun dijadwalkan akan menghadiri acara Family Gathering di Sumut pada 1 Juni 2024 di Taman Wisata Rindu Alam Bukit Lawang, Kabupaten Langkat.

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik SE kepada wartawan mengatakan, Ketua PWI Pusat Hendri CH Bangun akan hadir dalam acara yang digelar setiap tahun ini.

“Untuk Family Gathering tahun 2024, tuan rumah adalah PWI Langkat dan dipilih Taman Wisata Rindu Alam Bukit Lawang sebagai lokasi acara,” ujar Farianda, Kamis (2/5/2024).

Disebutkan Farianda, kehadiran Ketua Umum PWI Pusat dalam acara Family Gathering itu disampaikan saat pertemuan Ketua PWI Sumut dengan Ketua Umum PWI Pusat di Jakarta, Rabu (1/5/2024) malam. Kabar gembira ini langsung disambut baik oleh Ketua PWI Sumut.

Selain mengundang Ketua Umum PWI Pusat dalam acara Family Gathering di Sumut, Farianda juga menyampaikan beberapa usulan program kerja. Diantaranya terkait kesiapan PWI Sumut dalam pelaksanaan Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Sementara itu agenda tahunan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara yaitu Family Gathering tahun 2024 dipastikan lokasinya di Hotel Rindu Alam, Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Hal tersebut ditegaskan Sugiatmo selaku Ketua Panitia acara Family Gathering 2024 PWI Sumut bersama Dony Syahputra selaku Ketua Panitia Daerah PWI Langkat didampingi Wakil Sekretaris Panitia Riza Mulyadi dan Pengurus PWI Langkat Menanti Ginting saat meninjau lokasi kegiatan di Hotel Rindu Alam, Rabu (1/5/2024).

Menurut Sugiatmo, kegiatan Family Gathering PWI Sumatera Utara yang dijadwalkan pada Sabtu, 1 Juni 2024 diperkirakan akan dihadiri sekitar 2000 orang yang terdiri dari para anggota PWI dan keluarga dari Kabupaten/Kota se Sumatera Utara.

Masih menurut Sugiatmo, panitia kegiatan Family Gathering juga mengundang Ketua PWI Pusat, Pj Gubernur Sumut, Kapolda Sumut, Kejati Sumut dan unsur pejabat Forkopimda Sumut dan Kabupaten/Kota.

Bagi anggota PWI yang akan hadir dalam acara silaturahmi itu agar mendaftar ke sekretariat PWI Sumut mulai tanggal 6 Mei 2024.

Dalam kegiatan tersebut, panitia akan menyediakan hadiah Lucky Draw berupa sepeda motor dan ratusan hadiah menarik lainnya. (As)

Bersama Disdukcapil, LPKA Palu Penuhi Hak Identitas Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu, Selasa, (30/4) Sore. Dalam hal ini melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kepada tiga orang anak binaan.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menyapaikan, perekaman e-KTP ini merupakan salah satu target kinerja dalam memenuhi Hak Identitas bagi para anak binaan yang telah berusia 17 tahun.

“Sebagai warga negara Indonesia, mereka wajib memiliki e-KTP sebagai identitas diri. Selama mereka menjalani pembinaan di LPKA Palu, itu menjadi kewajiban kami untuk memenuhinya,” kata Revanda

Selanjutnya Revanda menjelaskan, saat ini LPKA Palu membina 17 orang anak binaan, terdiri atas 16 orang 17 Tahun dan satu orang 18 Tahun.

“Beberapa minggu kemarin ada tiga orang anak binaan yang usianya bertambah, maka dari itu kita segera melakukan koordinasi kepada pihak Disdukcapil Kota Palu untuk dilakukan perekaman dan pencetakan. Syukurlah 14 orang lainnya sudah memiliki e-KTP,” jelas Revanda

“Selain e-KTP, LPKA Palu bersama Disdukcapil juga pernah melakukan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi usia 16 Tahun kebawah, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga yang rusak,” tambahnya

Diketahui sebelumnya, kegiatan perekaman dan pencetakan Kartu Identitas ini sudah kesekian kalinya sepanjang Tahun 2024. Hal tersebut menjadi komitmen LPKA Palu dalam memenuhi Hak Idetitas bagi seluruh anak binaan

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempercepat serta mendukung akurasi terbangunnya database kependudukan di kabupaten/kota, provinsi maupun database kependudukan secara nasional.

Sementara itu, menjadi perwakilan Disdukcapil, Ahmad Jauhari menyebutkan, bahwa hal ini menjadi program unggulan Disdukcapil kota Palu dalam melakukan jemput bola.

Dirinya juga mengapresiasi jalinan sinergitas bersama LPKA Palu yang terus berusaha memenuhi Hak Identitas bagi para anak binaannya.

“Memberikan perlindungan yang berkenaan dengan penerbitan Dokumen Kependudukan tanpa ada perlakuan yang diskriminatif melalui peran aktif Pemerintah dan pemerintah daerah merupakan wujud nyata kami dalam pelayanan publik. Kita pastikan akan selalu berkontribusi guna memenuhi Hak Identitas bagi para anak binaan di LPKA Palu,” tegasnya.(Rel)

Perdana, LPKA Palu Jadi Tuan Rumah Halal Bihalal Jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng

0

Palu – Pererat Silaturahim dan saling memaafkan setelah Hari Rsya Idul Fitri 1445 Hijriah, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu pertama kalinya terpilih menjadi tuan rumah dalam acara Halal Bihalal yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng), Senin, (30/4) Malam.

Acara bertajuk “Sucikan Hati, Bersihkan Diri, dan Sambung Silaturahim menuju Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah yang Berdampak dan Naheba” ini digelar di Aula Terbua LPKA Palu, Jl. Dewi Sartika No. 51 Palu.

Dikatakan oleh Revanda Bangun selaku Kepala LPKA Palu, acara Halal Bihalal ini menjadi sangat istimewa karena pertama kalinya LPKA Palu terpilih menjadi tuan rumah. Dirinya bersyukur atas terselenggaranya acara ini dengan baik dan lancar.

“Dalam momentum ini, mari kita bersama perkuat silaturahim , semoga dengan memupuk rasa kekeluargaan dan persaudaraan dapat meningkatkan etos kerja kita semakin PASTI dan tentunya berdampak positif bagi penerima layanan serta mewujudkan Kanwil Kemenkumham Sulteng yang semakin Naheba,” tegas Revanda

“Naheba berasal dari bahasa kaili yang artinya Hebat. Saat ini kata tersebut merupakan slogan bagi jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng agar semakin maju dan jaya untuk memberikan layanan,” tambahnya

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas, para Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Pemasyarakatan dan keimigrasian se-Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi serta para Mitra terkait, seperti Kabid Bimas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulteng, H.Junaidi, Kepala RRI Palu, Yusridarto, hingga Kepala FKUB Kota Palu, Ismail Pangeran.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menyampaikan, rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal di LPKA Palu.

Kakanwil Hermansyah berharap, selain perkuat silaturahim para pegawai, warga binaan dan anak binaan, melalui acara ini dapat meningkatkan jalinan Kerjasama yang baik antar jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng dan Mitra Terkait.

“Alhamudillah dibulan syawal ini kita masih bisa dipertemukan, dalam situasi yang bahagia dan penuh keceriaan. Dengan jalinan silahturahim dan rasa kekeluargaan antar jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng dan Mitra Terkait dapat semakin kuat, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” harap Kakanwil Hermansyah

Acara Halal Bihalal tersebut juga diisi dengan ceramah agama oleh Ketua FKUB Kota Palu, Ustadz Ismail Pangeran, ia menyampaikan tentang pentingnya menjaga silaturahim dan saling memaafkan.

Tidak berhenti sampai disitu, kegiatan tersebut juga semakin monumental dengan penyerahan paket bantuan berbagai buku keagamaan dari Kemenag Provinsi SUlteng kepada LPKA Palu guna mendukung proses pembinaan kepada seluruh anak binaan.

Para tamu undangan juga disuguhkan dengan penampilan tim hadroh LPKA Palu yang dibina secara langsung oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun beserta jajaran.

Kegiatan diakhiri dengan berjabat tangan dan foto bersama.(Rel)