Beranda blog Halaman 121

Kasus Godol Masuk Babak Baru, Pengacara Adukan Dugaan Ketidaknetralan PN Deli Serdang Tangani Perkara ke KY dan MA

0

Jakarta – Tim kuasa hukum Edi Suranta Gurusinga alias Godol resmi melaporkan ketidakadilan dan kejanggalan kasus ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung di Jakarta, Jumat (26/4/2024) siang.

Ketidakadilan dan kejanggalan itu terjadi di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam (Deli Serdang) Provinsi Sumut. Dimana, Pengadilan diduga berkonspirasi jahat dengan Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan dan Kejaksaan Negeri Deli Serdang dalam penanganan perkara atas kasus Kepemilikan Senjata Api (Senpi) yang dituduhkan.

Pengadilan Negeri Deli Serdang dalam tempo satu hari menerima berkas dari Kejaksaan dan langsung menghunjuk ketua dan anggota majelis sidang.

Karena proses ekpres itu, mengakibatkan Praperadilan yang di ajukan oleh pengacara Godol menjadi gugur.

“Jadi, hari ini kami resmi melaporkan kejanggalan dan dugaan kriminalisasi atas kasus yang dituduhkan terhadap klien kami ke MA dan KY,” ungkap kuasa hukum Edi Suranta Gurusinga alias Godol, bernama Suhandri Umar, SH dan Nano Eka Yudha SH.

Umar menilai proses yang dilakukan oleh Pengadilan Deli Serdang sengaja di ciptakan agar Praperadilan yang diajukan menjadi gugur.

“Jadi, proses hanya tempo satu hari itu sangat tidak lazim. Seharusnya, Pengadilan Deli Serdang bersikap lebih netral. Sepanjang yang saya perhatikan, tidak pernah ada proses penerimaan berkas perkara dari kejaksaan ke PN itu hanya tempo satu hari langsung di catat diregistrasi, lalu dihari itu juga dihunjuk majelis sidangnya,” tuturnya.

Proses satu hari itu dilakukan sebelum cuti bersama hari Raya Iedul Fitri 1445 H, tepatnya Jumat 5 April 2024. Lalu, usai cuti bersama tepatnya 16 April sidang perkara Senpi itu dibuka dengan agenda dakwaan.

“Dengan dibukanya sidang dakwaan itu, maka Praperadilan yang kami ajukan menjadi gugur. Jadi, kami menduga proses ekspres itu sengaja diberlakukan oleh Pimpinan Pengadilan Deli Serdang dan akhirnya gugurlah Praperadilan yang kami ajukan. Padahal, Prapradilan yang kami ajukan sudah tahapan kesimpulan,” tegasnya.

Atas adanya proses ekpress itu, pengacara melaporkan ke KY dan MA agar mendapatkan keadilan dan mengungkap tabir kejanggalan itu.

“Kenapa kami bilang kasus ini janggal, karena memang klien kami ini bukanlah pemilik Senpi yang dituduhkan oleh Oknum Brimob Polda Sumut dan Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan,” tuturnya.

Bahkan, dalam sidang Praperadilan yang sudah digelar beberapa kali dengan agenda keterangan Diki oknum Brimob yang mengaku melihat Godol buang Senpi diragukan kebenarannya.

“Bagaimana mungkin, Penyidik menetapkan klien kami sebagai tersangka hanya berdasarkan keterangan Diki yang mengaku melihat klien kami membuang suatu benda. Baru dicek benda itu rupanya Senpi. Jadi keterangan Diki harus diuji dan dibuktikan apakah keterangan Diki itu benar atau mengada Ngada,” ungkapnya.

Kejanggalan lainnya juga muncul disaat Penyidik Satreskrim Polrestabes Medan menjemput Godol dari Rumah Sakit Bhayangkara yang baru sembuh dari sakit yang dideritanya.

“Tanggal 3 April 2024 penyidik datang ke rumah sakit dengan alasan mau menjemput klien kami untuk dibawa ke ruang tahanan Polrestabes Medan. Merasa curiga, kami mengikuti laju mobil penyidik itu. Namun ditengah perjalanan, klien kami diturunkan dari mobil dan masuk ke mobil yang lainnya,” ucapnya.

Karena adanya hal yang aneh itu, Pengacara mendatangi penyidik dan mengatakan berkas dan tersangka akan di kirim ke Kejaksaan Lubuk Pakam.

“Keanehan muncul lagi, saat itu juga berkas dikirim dan dinyatakan jaksa lengkap atau P21 sekitar pukul 16:00 WIB. Keanehan muncul lagi, satu jam kemudian berkas dinyatakan P22,” tambahnya.

Untuk itu, tim hukum berharap agar MA dan KY mengawal kasus agar majelis hakim bersikap netral dan profesional.

“Hakim harus bersikap jujur dan adil. Satu lagi, kami harapkan tidak ada praktek KKN dalam kasus ini,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Edi Suranta Gurusinga sebelumnya diamankan di Desa Durin Jangak, Dusun Pulau Sari Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang Rabu 13 Maret 2023 dini hari. Saat itu yang diamankan sebanyak 21 orang dan hanya Godol yang ditetapkan tersangka kepemilikan Senpi.(Tim).

Teks foto : Tim kuasa hukum Edi Suranta Gurusinga melaporkan ketidakadilan atau kejanggalan kasus ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung.(Istimewa)

Hadir Langsung! Kepala LPKA Palu : Mari Kita Dukung Layanan Kemenkumham di Sulteng Expo 2024

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun hadir langsung pada rangkaian kegiatan Sulteng Expo 2024, yang diadakan di Sirkuit Panggona Palu, Kamis (25/4) Malam.

Acara tersebut merupakan komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) bersama Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulawesi Tengah dalam memberikan pelayanan publik yang mudah dan cepat.

“Sudah menjadi kewajiban kita untuk mendukung sepenuhnya program kegiatan yang dihadirkan, apalagi hal ini merupakan kolaborasi antar Kemenkumham Sulteng dan Pemprov. LPKA Palu akan siap selalu dalam memberikan kontribusi nyata guna menyukseskan acara ini,” terang Revanda

Revanda mengatakan, LPKA Palu juga turut serta berkontribusi dalam memamerkan hasil kerajinan tangan para anak binaan. Hal ini merupakan wujud nyata dalam implementasi pemberian program pembinaan.

“Dalam mendukung bangga buatan Indonesia, kita juga memamerkan hasil kerajinan tangan para anak binaan yang dimuat dalam satu stand bersama karya para warga binaan dari Lapas/Rutan yang ada di Sulawesi Tengah,” kata Revanda

Dalam momen itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, bersama Wakil Gubernur Sulteng, Ma’mun Amir mengunjungi Stand Layanan Kemenkumham di Sulteng Expo 2024.

Turut hadir dalam kunjungan ini Kepala Divisi Administrasi, Raymond J.H Takasenseran, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ricky Dwi Biantoro, dan Kepala Divisi Keimigrasian, Arief Hazairin Satoto.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata keseriusan Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI).

Dalam kunjungannya, Kakanwil, menjelaskan kepada Wagub Sulteng tentang berbagai layanan yang disediakan oleh Kanwil Kemenkumham Sulteng.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kanwil Kemenkumham Sulteng hadir untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan transparan. Stand ini merupakan wujud komitmen kami untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” terang Kakanwil Hermansyah

Ma’mun amir pun mengepresiasi langkah Kanwil Kemenkumham Sulteng. “Saya harap kanwil Kemenkumham Sulteng dapat terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat,” harapnya

Kunjungan kakanwil Hermansyah Siregar dan Ma’mun Amir diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelayanan public yang mudah dan cepat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung produk-produk local dan pariwisata Indonesia.(Rel)

Polres Binjai Ungkap Jaringan Pengedar Narkoba Antar Kota

0

BINJAI | Satnarkoba Polres Binjai berhasil mengungkao sindikat pengedar narkoba di jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Binjai Tmur, Kota Binjai, Sumatera Utara, Selasa (23/4/2024), malam.

Pengungkapan jaringan peredaran gelap narkoba tersebut diawali adanya informasi dari masyarakatyang curiga dengan aktifitas seorang pria. Petugas langsung melakukan penyelidikan di TKP serta penyamaran.

Sesuai ciri-ciri laporan masyarakat, petugas mencurigai seorang pria sedang menggenggam dua buah kotak rokok di tangan kanannya.

Saat didekati petugas, pria tersebut berusaha untuk melarikan diri namun berkat kesigapan dan gerak cepat oleh petugas berhasil mengamankannya, kemudian saat itu juga dilakukan penggeledahan. Dirinya mengaku bernama, AN (30) warga dusun-V desa mulyorejo Kecamatan sunggal Kabupaten deli serdang, Sumatra Utara.

Dari hasil penggeladahan, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu kotak rokok berisikan 1 plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 1,43 gram, 1buah kotak rokok warna coklat berisikan 10 plastik klip berisikan narkotika jenis sabu berat 2,62 gram, 3 buah potongan sedotan berbentuk runcing, 1 tas sandang warna biru, 1unit sepeda motor, plat nomor, BK 5242 ALG dan 1buah alat komunikasi seluler, berwarna hitam.

Hasil pemeriksaan dan pengakuan AN, Kemudian Tim langsung melakukan pengembangan dan pengejaran asal barang haram tersebut didapatkan.

Saat itu juga Tim melakukan pengejaran dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang laki-laki dengan inisial FI (46), BAL (29) dan J (40) dan ketiganya diamankan di rumah FI (46) di Jalan pembangunan gang langgar desa purwodadi Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Tim Satnarkoba Polres Binjai berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah pasta gigi kosong berisikan 11 plastik klip narkotika jenis sabu seberat 13,69 gram, 1 buah potongan sedotan, berbentuk runcing, 2 bungkus plastik klip kosong dan 1 buah timbangan digital.

“Sesuai perintah Kapolres, AKBP. Rio Alexander Panelewen untuk mengejar pelaku walau diluar Kota Binjai,” Ujar Kasat saat dihubungi melalui telepon genggam, Kamis (25/4/24).

Kasat Narkoba AKP Syamsul Bahri menjerat 4 pelaku dengan pasal berbeda, sesuai peran masing-masing. “Terhadap ketiga orang terduga FI (46), BAL (29) dan J (40) dipersangkakan melanggar pasal 114ayat (2) subs 112ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, untuk AN(30) dikenakan melanggar pasal 114 (1) subs pasal 112(1) ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun,” Tegas Syamsul

(ST)

LPKA Palu Terima Kunjungan Kepala Biro Pengelolahan BMN Kemenkumham RI

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menerima kunjungan kerja Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), Aman Riyadi dan menerima apresiasi lingkungan layak dan ramah anak, Kamis, (25/4) Sore.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro Pengelolaan BMN, Aman Riyadi juga turut serta didampingi oleh Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sulteng, Raymond J.H Takasenseran bersama Kepala Subbagian Kepegawaian, Tata Usaha dan Rumah Tangga Kanwil Kemenkumham Sulteng, Abraham Hariyanto dan disambut langsung oleh Pengelola BMN LPKA Palu, Jerry.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat dan memeriksa secara langsung struktur Gedung dan bangunan LPKA Palu yang ramah anak.

Aman mengatakan, LPKA merupakan suatu tempat pembinaan bagi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), dalam kontruksi bangunannyapun harus memenuhi standar kelayakan yang telah ditentukan.

“Bangunan LPKA Palu telah memenuhi standar kelayakan, sudah sesuai Standar Operasional Prosedur, ditandai dengan pagar yang berbeda dengan dewasa, penyediaan ruang kelas, mushola, dapur, hingga ruang perpustakaan. lingkungannya juga asri. Cocok untuk tempat pembinaan bagi ABH,” kata Aman

Pengamatan tersebut didasari dengan prinsip-prinsip kataatan, Konsisten, Kemampuanbandingan, Materialitas, Obyektif dan kelengkapan yang disajikan melalui Laporan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi (SIMAK) BMN.

“Semua harus terstruktur, jangan asal-asalan. Terus pertahankan kerja baik ini dan ditingkatkan lagi,” pesan Aman

Sementara itu, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun menegaskan, kepada seluruh jajarannya terkhusus pada operator pengelola BMN untuk terus melakukan koordinasi dan update data terbaru.

“Dalam pengelolaannya perlu ada ketekunan, BMN sendiri terbagi atas asset lancar berupa persediaan dan asset tetap meliputi tanah, peralatan, mesin, Gedung dan bangunan,” terang Revanda

Kegiatan ini diharapkan dalam pengelolaan BMN di Lingkungan Kantor LPKA Palu dapat berjalan sesuai standar serta dapat dipertanggungjawabkan secara benar dan akuntabel.(Rel)

Resmi Dibuka, LPKA Palu Gelar Pekan Olahraga Sambut HBP Ke-60

0

Palu – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Revanda Bangun secara resmi membuka kegiatan pekan olahraga dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-60, Jumat, (26/4) Pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pegawai dan Anak binaan LPKA Palu, yang berpusat di Aula Serba Guna.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pekan olahraga ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat silahturahmi dan meningkatkan kekompakan antar pegawai dan para anak binaan dalam menyambut puncak peringatan HBP ke-60 yang diperingati setiap 27 April.

“Pekan olahraga ini bertujuan meningkatkan Kesehatan pada diri masing-masing, menciptakan semangat sportifitas. Pastikan diikuti dengan baik dan berusaha menjadi pemenang,” kata Revanda

Dalam pelaksanaannya LPKA Palu menggelar satu cabang olahraga, yakni tennis meja, dengan mekanisme pertandingan tunggal/tidak berpasangan. Peserta terdiri atas 10 orang pegawai dan 17 orang anak binaan yang bertanding dengan menggunakan sistem kalah gugur. Pertandingan ditentukan hingga poin 21 dengan satu kali putaran.

“Pada momen kebahagiaan ini, kita melangsungkan pertandingan tennis meja. Semoga dengan ini kita dapat melahirkan atlet yang berbakat dan bisa dikembangkan hingga membawa nama baik LPKA Palu,” ujar Revanda

Perlombaan resmi dibuka setelah pengambilan nomor undian. Acara ini berlangsung meriah dan penuh dengan semangat kekeluargaa.

Selain, pekan olahraga, semarak HBP ke-60 di LPKA Palu khususnya pada jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah turut dihiasi dengan berbagai kegiatanlainnya, Bakti Sosial, Pemasyarakatan Sehat, Tabur bunga juga turut menambah kemeriahan peringatan hari ulang tahun pemasyarakatan.(Rel)

Meriahkan Sulteng Expo, LPKA Palu Siap Pamerkan Hasil Kerajinan Tangan Anak Binaan

0

Palu – Dalam meriahkan Sulteng Expo Tahun 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) siap memamerkan hasil kerajinan tangan anak binaan, Kamis, (25/4) Siang.

Diketahui, hasil kerajinan tangan para anak binaan tersebut nantinya akan ditampilkan pada stand pameran Divisi Pemasyarakatan (Divpas) Kanwil Kemenkumham Sulteng pada kegiatan Sulteng Expo Tahun 2024 yang akan berlangsung pada tanggal 25 sampai dengan 28 April 2024 di Sirkuit Panggona Palu EX MTQ Palu.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan hasil kerajinan tangan dari para anak binaan kepada masyarakat luas.

“Tujuannya, agar seluruh masyarakat dapat melihat secara langsung hasil program pembinaan keterampilan yang diberikan oleh LPKA Palu kepada para anak binaan. Kita juga ingin mengubah stigma negatif dari padangan masyarakat terhadap para anak binaan,” kata Revanda.

Menurut Revanda, pemilihan keterampilan meronce merupakan sebuah seni menata yang memperhatikan bentuk, warna, serta ukuran dari benda yang digunakan. “Hal ini sebagai bekal Soft skill bagi para anak binaan, agar setelah bebas mereka dapat mengembangkannya di tengah keluarga dan masyarakat,” ungkap Revanda.

Hasil Kerajinan Tangan Merconce anak binaan tersebut berupa, Tasbih Mutiara, Kalung Rosario, Gantungan Kunci, Gantungan HP, dan Gelang.

“Nantinya hasil keterampilan ini akan dipamerkan pada stand Divpas Kemenkumham Sulteng bersama karya Narapidana lainnya yang berasal dari Lapas Produktif se-Sulteng,” tambah Revanda

Di tempat berbeda, Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menjelaskan bahwa hal ini merupakan bentuk sinergitas antara Kemenkumham Sulteng Bersama Pemprov dalam memeriahkan HUT Sulteng di Tahun 2024.

Kakanwil Hermansyah menerangkan, kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari yang dirangkaikan dengan Karya Kreatif Sulawesi Tengah dalam mengampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

“Kita juga turut serta berpartisipasi dalam memeriahkan HUT Sulteng dan mendukung penuh terwujudnya GBBI dan BBWI di Sulteng. Dalam hal ini, Kanwil Kemenkumham Sulteng hadir dalam memberikan informasi layanan Kekayaan Intelektual, Pameran Hasil Karya para warga binaan dan anak binaan dan Layanan Keimigraisan,” jelas Kakanwil Hermansyah

Diharapkan dalam pelaksanaan Sulteng Expo 2024 ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.(Rel)

Jelang HBP Ke-60, LPKA Palu Berziarah dan Tabur Bunga di TMP Tatura

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tatura Palu, Kamis, (25/4) Pagi.

Pelaksanaan ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar dan diikuti oleh Kepala Divisi Administrasi, Raymond J.H Takasenseran, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Ricky Dwi Biantoro, Kepala Divisi Keimigrasian, Arief Hazairin Satoto, Pejabat Administrator di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng, Para Kepala Unit Pelaksanaan Teknis se-Kota Palu dan Donggala serta Peguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan.

Adapun rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga pada tugu monumen dan ditutup dengan tabur bungan oleh seluruh peserta upacara.

Kakanwil Hermansyah mengatakan, makna dan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan atas pengormanan jiwa raga demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Hermansyah mengungkapkan, pelaksanaan upacara tabur bunga ini dilaksanakan serentak oleh jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dan rutin dilakukan setiap peringatan Hari Bakti Pemasyarakan (HBP).

“Sudah sepatutnya kita sebagai generasi penerus untuk membawa Indonesia dan Kemenkumham ke arah yang lebih baik. Dimomen berbahagia ini dalam memperingati HBP ke-60 Tahun 2024, mari kita terus berkarya dan ciptakan inovasi dalam mewujudkan Pemasyarakatan PASTI Berdampak,” kata Kakanwil Hermansyah.

Hadir langsung, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun juga turut berpesan kepada jajarannya agar senantiasa meneladani sikap kerja keras, disiplin, dan tangguh dari para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“Jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat pada diri masing-masing dan serta implementasikan dalam pelayanan prima. Bersama-sama kita raparkab barisan untuk Pemasyarakatan Maju,” pesan Revanda.(Rel)

Gelar Sidang TPP, LPKA Palu Bahas Pembinaan dan Integrasi Anak Binaan

0

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) membahas berbagai hal terkait Pembinaan dan Integrasi Anak Binaan, Rabu (24/4) pagi.

Sidang yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus Kade selaku ketua TPP dan turut dihadiri oleh Sekretaris, anggota TPP, serta Wali Pemasyarakatan dari Anak Binaan yang digelar secara langsung di Ruang Sidang TPP.

Pada sidang kali ini, ada beberapa agenda utama dibahas, pertama tentang pelayanan dan program pembinaan kepada Anak Binaan. Selaku Ketua, Ida Bagus mengatakan agar jajarannya terus memastikan program yang sudah disusun di kalender kerja tahun ini dapat berjalan dengan lancar, serta selalu membuat laporan atensi dari program yang telah tercapai.

“TPP ini juga sebagai bahan evaluasi kerja selama empat bulan di tahun ini. Program pembinaan yang telah dijalankan selama periode ini, termasuk program pendidikan, keagamaan, keterampilan, dan pembinaan mental, jangan lupa untuk tetap membuat output berupa capaian yang telah dilaksanakan, serta laporan atensi ke pimpinan wajib untuk terus kita laporkan. Jadilah pelopor pegawai yang mementingkan kenyamanan masyarakat atau Anak Binaan dalam memberikan pelayanan,” jelas Ketua sidang TPP, Ida Bagus.

Kedua, pembahasan usulan integrasi. TPP membahas usulan integrasi bagi Lima orang Anak Binaan yang telah memenuhi syarat, seperti pengusulan pembebasan bersyarat (PB) dan cuti Bersyarat (CB).

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa Sidang TPP merupakan forum penting untuk memastikan kelancaran proses pembinaan dan integrasi Anak Binaan.

“TPP memiliki peran penting dalam memberikan saran dan rekomendasi kepada Kepala LPKA Palu terkait pelayanan terhadap pembinaan dan integrasi Anak Binaan. Kami berharap melalui sidang ini, TPP dapat memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan peningkatan dalam pemberian hak integrasi di LPKA Palu,” ujar Ka. LPKA, Revanda.

Sidang TPP berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa rekomendasi penting, antara lain, Peningkatan program pembinaan yang lebih fokus pada proses penuntasan pendidikan, pengembangan keterampilan dan mental Anak Binaan, Koordinasi yang lebih intensif dengan Bapas Palu, serta penguatan Wali Pemasyarakatan dalam mendukung proses dan peningkatan kualitas pembinaan dan integrasi Anak Binaan sehingga nantinya LPKA Palu dapat mencetak generasi emas yang unggul dan berAkhlak.(Rel)

Jangan Lewatkan 27 April Grand Final Sumatera Utara Mencari Bakat Bersama Badikenita Sitepu

0
Medan — Anggota DPD/MPR RI Periode 2019-2024, DR. Badikenita Br. Sitepu SE., SH., MSi, memimpin inisiatif pencarian bakat putra dan putri Sumatera melalui ajang Mencari Bakat Sumatera Utara, yang telah melalui serangkaian audisi di berbagai kabupaten/kota dan akan mencapai puncaknya pada Sabtu, 27 April 2024.

Dalam konferensi pers hari Rabu, 24 April 2024, di Jl. Jamin Ginting, Medan, DR. Badikenita Sitepu menyatakan bahwa acara grand final akan diikuti oleh 58 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara yang telah lolos audisi.

Sebagai satu-satunya perempuan yang mewakili Sumatera Utara di Dewan Perwakilan Daerah (DPD), DR. Badikenita Sitepu sangat berkomitmen untuk mengembangkan bakat putra-putri Sumatera Utara guna memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) daerah tersebut dan mengangkat nama Provinsi Sumut.

DR. Badikenita Sitepu juga memberikan apresiasi kepada Plh. Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, atas dukungan dalam penyelenggaraan acara Sumatera Mencari Bakat, yang dapat berlanjut pasca pandemi COVID-19. Dia berharap acara ini, selain prestisius, juga dapat membangun citra Sumatera Utara melalui keragaman suku dan budaya, serta menjadi ajang tahunan.

Dari total 58 peserta, masing-masing akan menampilkan bakatnya dalam bernyanyi, menari, memetik alat musik, atraksi debus, dan lainnya. DR. Badikenita Sitepu berharap para pemenang akan membawa nama baik Sumatera Utara hingga tingkat nasional dan internasional, dengan total hadiah uang sebesar 100 juta rupiah.

DR. Badikenita Sitepu juga mengakui pentingnya peran tim juri dalam membangun motivasi dan komitmen peserta untuk mencapai kesuksesan dalam ajang Mencari Bakat Grand Final Sumatera Utara.

Salah satu juri, seorang seniman Sumatera Utara, menyambut baik inisiatif DR. Badikenita Sitepu dalam mengadakan ajang Mencari Bakat, yang dianggapnya sebagai upaya untuk memajukan bakat-bakat terpendam anak-anak Sumatera Utara dan membangkitkan kembali warisan budaya daerah tersebut.

Sapna Sitepu, yang juga menjadi juri dalam Grand Final, yakin bahwa acara ini akan memunculkan bakat-bakat yang membanggakan dari Sumatera Utara, dan menganggap inisiatif DR. Badikenita Sitepu sebagai langkah yang sangat positif dalam memberikan kesempatan bagi putra-putri Sumatera Utara untuk menyalurkan bakat mereka.

Rangkaian konferensi pers ditutup dengan penampilan seni dari peserta yang telah lolos audisi, termasuk bernyanyi seriosa, memainkan alat musik, dan menari.

Jangan lewatkan 27 April 2024 di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, liat dan performance para peserta. Ada yang menarik nih, untuk semua peserta yang tampil akan mendapat uang pembinaan lo, jumlahnya ratusan rupiah. Penasaran, ayo datang dan saksikan ya!.
(As/Red)

Pemdes Sigambo-gambo Salurkan BLT Dana Desa Kepada 38 KPM

Tapteng – Pemerintah Desa (Pemdes) Sigambo-gambo, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2024 kepada 38 keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Desa (Kades) Sigambo-gambo, Apre Solli Manalu, mengatakan, BLT tahap pertama yang disalurkan yaitu Bulan Januari hingga Maret 2024 sebesar Rp900 ribu, masing-masing Rp300 ribu perbulannya.

“Pemberian BLT kita laksanakan pada Senin (1/4/24) lalu dan berdasarkan musyawarah khusus desa kepada yang layak menerima,” kata Apre Solli Manalu, Rabu (24/4/24).

Selain pembagian BLT, Pemdes Sigambo-gambo juga melaksanakan kegiatan jalan santai dan pembagian makanan tambahan berupa susu dan roti untuk Lansia.

Kemudian, pelaksanaan penanggulangan angka stunting, Posyandu dan pemberian makanan tambahan bagi Ibu Hamil dan Balita.

“Semuanya bersumber dari dana desa tahun 2024,” kata Apre Solli Manalu.

Apre Solli berharap, BLT yang telah dibagikan dapat digunakan oleh para KPM untuk kebutuhan pokok keluarga ataupun dijadikan modal usaha.

“Dengan begitu tujuan pembagian bansos tersebut sesuai dengan tujuan dari pemerintah pusat,” harapnya.

Warga yang menerima BLT mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, karena BLT tersebut sangat membantu untuk meringankan beban ekonomi serta meningkatkan perekonomian mereka.

“Bansos ini sangatlah bermanfaat bagi kami. Uang ini akan kami manfaatkan sebagai modal usaha kecil-kecilan, mudah-mudahan usaha kami dapat berkembang dan ekonomi kami semakin membaik,” tuturnya. (Syaiful)