Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 143

Relawan Desa di Sumut Siap Menangkan Prabowo-Gibran, Menang 1 Putaran

0
Relawan Desa
Medan – Lebih dari 5000 Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) Sumatera Utara siap bergerak untuk memenangkan Prabowo-Gibran menjadi Presiden-Wakil Presiden. Mereka telah membentuk organ organisasinya hingga ke tingkat desa.

“Kita akan melakukan gerakan secara massiv hingga ke pelosok desa,” ujar Ketua RPDN Sumut Zulkifli Tanjung, Kamis (16/11/2023) di Medan.

Ia juga memastikan setiap desa di Sumut –lebih 5000 desa– relawan RPDN akan bekerja untuk memberikan dukungan dan memenangkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi pemimpin meneruskan Presiden Jokowi.

Dengan tegas pula pengurus DPD Partai Golkar Sumut ini menuturkan, pihaknya saat ini menargetkan 25 Kabupaten yang ada di Sumut masuk dalam organ relawan RPDN.

Lanjut Zulkifli, dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut, lebih dari 50 persen sudah menyatakan kesiapannya.

“Kita menargetkan relawan kita sudah rampung sebelum RPDN Pusat melakukan Deklarasi. Target kita di Sumut, pasangan Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran,” ujar mantan Pemimpin Redaksi sejumlah media Jawa Pos wilayah Sumbagut itu.

Sekadar mengingatkan, Prabowo dan Gibran saat ini telah dinyatakan secara resmi oleh KPU sebagai Capres-Cawapres pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar pada 2024 mendatang.

Dari hasil pengundian nomor urut yang dilaksanakan pada Selasa, 24 November 2023, pasangan Capres Cawapres Prabowo Gibran memperoleh nomor urut 2. (As/Red/Fw/Zl)

Mengenal Rosen Jaya Sinaga Caleg DPRD Kota Medan ”Pejuang Buruh”

0
Rosen Jaya Sinaga
Rosen Jaya Sinaga Caleg DPRD Kota Medan Berada Garis Terdepan Dalam Pejuangan Buruh
Mungkin banyak masyarakat tidak mengenal siapa sosok Rosen Jaya Sinaga? Namun bagi kalangan para buruh Rosen Jaya Sinaga sudah tidak asing lagi.

Sejak 2008, dia sudah menjadi aktivis yang ikut dalam pergerakan memperjuangkan hak-hak buruh di Sumatera Utara. Dan saat ini Rosen Jaya Sinaga diamanahkan sebagai Ketua Umum Serikat Buruh Sosial Demokrat (SBSD) Sumatera Utara.

Pada 4 November 2023 lalu, nama Rosen Jaya Sinaga resmi menjadi calon legislatif (caleg) di DPRD Kota Medan, setelah KPU Kota Medan mengeluarkan Daftar Calon Tetap (DCT).

Rosen maju di pileg 2024 ini dari Partai Buruh dengan nomor urut 2 dari dapil 5, yang terdiri dari Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Polonia dan Medan Maimun.

“Iya bang, saya caleg DPRD Kota Medan dari Partai Buruh dapil 5 nomor urut 2, kenapa saya mencalonkan diri di pileg 2024, karena ini merupakan panggilan hati nurani untuk menyuarakan dan menampung aspirasi sahabat-sahabat saya dari kalangan buruh dan kaum marjinal,” ujar Rosen Jaya Sinaga, Selasa (14/11/2023) di salah satu kantin di Jalan Sakti Lubis, Kota Medan.

Rosen melanjutkan, seperti diketahui masih banyak para buruh atau pekerja di Kota Medan yang bekerja menerima di bawah Upah Minimum Kota (UMK), yang sebesar Rp. 3.600.000 sekian itu.

Lalu pemikiran muncul bagaimana mereka harus mencukupi biaya pengeluaran keluarga dengan pendapatan di bawah UMK. Jadi atas dasar kepedulian melihat kehidupan sosial dan lainnya membuat tekad ini harus terjun ke dunia politik.

Pribadi yang Sederhana

Rosen Jaya Sinaga lahir di Kecamatan Seribu Dolok, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara 49 tahun silam. Ia memiliki 6 anak, dari istri pertama Helen br. Simatupang 3 orang, kemudian istri pertamanya meninggal dunia.

Lalu Rosen Jaya Sinaga kembali menikah dengan Ratna Dewi suku Tionghoa dari pernikahannya ini ia mendapatkan 3 orang anak.

Caleg dapil 5 Kota Medan ini dalam kesehariannya selalu berpenampilan sederhana, sifat supel yang dimilikinya ini membuat dia selalu mudah beradaptasi dimana dan kepada siapa saja.

Kehadirannya di dalam pergaulan sering mampu mencairkan suasana, sehingga cenderung mudah menarik simpati serta lebih disukai.

Dalam mencari rezeki untuk menghidupi keluarganya tidak pernah tebang pilih dalam bekerja, mulai dari pasar, bawa becak, supir angkot, truk, Metax (Medan Taxi).

Ia juga pernah kerja di beberapa pabrik bahkan sampai kenek batu (kenbat) istilah orang Medan untuk kerja dibangunan pun sudah ia kerjakan.

Ia tahu betul bagaimana perasaan dan kehidupan seorang buruh dan kaum marginal atau kaum pinggiran miskin kota maupun desa. Hal itu diungkapkan Rosen yang alumni Fakultas Sastra Inggris Unika St. Thomas Medan yang juga aktivis 1998 ini.

Sehingga, kata Rosen melanjutkan, rasa prihatin yang saya alami dan dialami orang lain menggugah hati ini untuk dapat berbuat lebih banyak lagi salah satunya kepada kaum pekerja/buruh.

Selain itu juga, saya aktif dalam kegiatan sosial di Sumatera Utara, kebetulan saat ini saya dipercaya sebagai Ketua Divisi Investigasi kaum marginal dan pekerja/buruh pada Yayasan Sahabat Orang Miskin (Sormin) yang diketuai oleh Bapak Uba Pasaribu untuk periode 2023-2028.

Dimana Sebelumnya SORMIN ini bernama Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera, kita disini betul-betul mendedikasikan diri kita berbuat untuk masyarakat miskin kota dan desa. Bagiku, hidup ini dapat berarti bagi orang lain merupakan suatu anugerah dari Yang Maha Kuasa, ” ucap Rosen.

13 Platform Program Perjuangan

Di sela-sela obrolan dengan Rosen Jaya Sinaga, ia pun menjelaskan bahwa dalam Ideologi Partai Buruh adalah Pancasila dengan titik tumpu pada Sila Kedua dan Kelima, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Asas partai ini Negara Sejahtera atau Welfare State.

Sebagai kader Partai Buruh, Rosen juga membeberkan bahwa di Partai Buruh ada 13 Platform Program Perjuangan, yaitu:

1.Kedaulatan Rakyat
2. Penyediaan Lapangan Kerja
3. Pemberantasan Korupsi
4. Jaminan Sosial

5. Kedaulatan Pangan, Ikan, dan Ternak
6. Upah Layak
7. Pajak yang Berkeadilan untuk Kesejahteraan Rakyat

8. Hubungan Industrial
9. Lingkungan Hidup, HAM dan Masyarakat Adat
10. Perlindungan Perempuan dan Anak Muda
11. Pemberdayaan Penyandang Cacat (Disabilitas)

12. Perlindungan dan Pengangkatan Status PNS untuk guru atau tenaga pendidik honorer dan tenaga honorer, serta peningkatan kesejahteraan guru atau tenaga pendidik swasta dalam bentuk bergaji minimal upah minimum per bulan

13. Memperkuat Koperasi dan BUMN bersama swasta sebagai pilar utama perekonomian.

Dari ke 13 Platform Program Perjuangan Partai Buruh itu, Rosen mengatakan bahwa jika nanti diberikan kepercayaan atau amanah oleh masyarakat dari dapil 5, itu juga bagian dari perjuangan yang harus saya perjuangkan.

“Maka nya saya harapkan di pemilihan legislatif 2024 nanti, semoga pemilih tidak masuk dalam perangkap money politic, sebab dari pemilih yang cerdas akan terpilih juga wakil yang cerdas, yang betul-betul bekerja dengan hati nurani untuk mewakili rakyat, ” harap Rosen Jaya Sinaga mengakhiri. (As/red/rls)

PWI Sumut Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Orientasi, Ini Kata Farianda Sinik

0
PWI Sumut
Pemateri Memberikan Pembekalan Kepada Anggota Muda PWI Sumut yang Diikuti Dari Berbagai Daerah
Karo – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Orientasi kepada Anggota Muda PWI Sumut. Kegiatan ini diikuti sebanyak 120 Anggota Muda PWI.

Kegiatan tersebut sudah lama tidak dilakukan, namun dibawah kepemimpinan Farianda Putra Sinik program PWI itu dihidupkan kembali.

Dengan mengusung tema ‘Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Semangat Berorganisasi Anggota PWI Sumut”. Kegiatan ini diselengarakan 15-16 November 2023 di Hotel Rudang, Berastagi, Kabupaten Karo.

Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, menyampaikan bahwa pelaksanakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja PWI Sumut yang sudah dicanangkan.

“Ada 10 program saya, mayoritas program pendidikan, ke depan juga akan kita buka selebar-lebarnya uji komptensi,” kata Farianda saat memberikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan, di Rudang Hotel Berastagi, Rabu (15/11).

Dia menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan agar anggota muda PWI Sumut nantinya dapat memahami aturan-aturan di PWI. Sehingga seluruh anggota harus diberikan pembekalan.

Farianda menambahkan, PWI Sumut juga sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Di mana nantinya, bila ada anggota PWI yang kemalangan akan dicover oleh BPJS Ketenaga Kerjaan.

PWI SUMUT

“Anggota PWI ada Jaminan Kematian dan jaminan kecelakaan, Kesehatan dan Hukum. Hal ini agar anggota PWI bermanfaat. Mudah-mudahan semua tercover, bahkan untuk anak-anak anggota PWI akan diusahakan,” tungkasnya.

Farianda menyebut, Anggota PWI harus punya sense of belonging. “Itulah makanya, wartawan yang mendaftar sebagai anggota harus kita berikan pelatihan dan orientasi, dan pembekalan keorganisasian.”

“Kita harus tumbuhkan rasa ke-PWI-an, kita harus bangga jadi anggot PWI,” tegas Farianda lagi.

Sementara itu, Bupati Karo Cory Sebayang yang diwakili Asisten III, Mulianta Tarigan mengucapkan selamat datang kepada peserta orientasi PWI Sumut. Dia juga berpesan agar para wartawan dapat menyajikan informasi yang faktual di era digitalisasi ini.

“Dalam era digital dunia tanpa pagar, semua dapat berbicara tanpa sekat. Wartawan dituntut untuk menyajikan informasi yang faktual, cepat dan berkualitas,” ujarnya.

Dengan demikian, Dia berharap kedepan agar PWI Sumut terus meningkatkan meningkatkan kompetensi wartawan. Dalam kesempatan itu, Mulianta memaparkan tentang potesni pertanian yang ada di Kabupaten Karo.

PWI SUMUT

“Pemkab Karo memiliki sektor pertanian yang bisa jadi andalkan. Maka saya mengaharapkan rekan-rekan pers bisa turut membantu mempublikasikan sektor tersebut,” sebutnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Tanah Karo diwakili Kabagrem Kompol H Matondang mengatakan, dari kegiatan ini diharapkan para wartawan dapat menjaga etika. Etika berbicara, etika membuat berita.

“Antara PWI dan Polri merupakan satu hati yang tak dapat dipisahkan. Harapan saya Jalin kerjasama yang baik, kedepannya mudah-mudahan PWI semakin berintegritas,” akhirnya. (As/red/wpd)

 

Bupati Eddy Berutu: Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula Tentukan Kualitas Pemilu

0

DAIRI  – Pendidikan politik bagi pemilih pemula pada dasarnya bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pemahaman akan politik itu sendiri yang akan menentukan kualitas Pemilu itu sendiri.

“Partisipasi pemilih pemula pada pemilu mendatang sangat mempengaruhi kualitas pemilu. Sebab semakin banyak atau tingginya partisipasi warga menggunakan hak pilihnya maka semakin berkualitas Pemilu yang dilaksanakan lima tahun sekali ini,” kata Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat membuka sosialisasi pendidikan politik, pengembangan etika dan budaya bagi masyarakat yang diselenggarakan Badan Kesbangpol, di Balai Budaya Sidikalang, Rabu (15/11/2023).

Bupati juga mengajak peserta untuk membangun persepsi yang sama dalam menjalani tahun politik yang berkembang dalam proses Pemilu mendatang.

“Kegiatan ini memang kewajiban pemerintah dalam menjalankan demokrasi sesuai amanat Mendagri tentang pedoman dan fasiltasi pendidikan politik namun yang sangat penting para pemilih juga harus cerdas dalam menentukan pilihannya karena ini menentukan masa depan bangsa Indonesia. Kalau kita salah pilih, butuh waktu lama menunggu pemilihan berikutnya,” katanya berakhir.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Komisioner KPU Aryanto Tinendung, serta menghadirkan para tokoh masyarakat, perwakilan kecamatan dan para pelajar SMA sederajat sebagai pemilih pemula. (As)

Polisi Lakukan OTT Anggota Bawaslu Medan

0
Anggota Bawaslu Medan
Anggota Bawaslu Medan, Azlan Hasibuan (Foto: Instagram @azlansyah_hasibuan
Medan – Polisi dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada anggota Bawaslu Medan, Azlansyah Hasibuan.

“Jadi yang diduga Azlan Hasibuan, anggota Bawaslu Medan,” kata Ketua Bawaslu Sumut M Aswin Diapari Lubis dalam keterangannya, Rabu (15/11/2023).

Aswin mendapat informasi jika yang ditangkap Polda Sumut sebanyak 3 orang. Namun belum diketahui pasti apakah ketiga anggota Bawaslu Medan atau tidak.

“Saya dapat info ada 3 orang, cuma intinya belum bisa dipastikan apakah benar 3 orang atau tidak, ini masih dalam proses katanya. Belum tahu (apakah 3 orang itu anggota Bawaslu Medan semua),” katanya.

Azlan sendiri ditangkap, Selasa (14/11/2023) malam. Azlan ditangkap di Hotel JW Marriott, Medan.

“Iya tadi malam di Hotel JW Marriott,” pungkasnya.

Hingga sampai berita ini diterbitkan awak media belum mendapat keterangan resmi dari Polda Sumut.

Informasi diperoleh, ketiga orang yang ditangkap itu masing-masing, Azlansyah Hasibuan, Fahmi Wahyudi Harahap, dan Indra Gunawan.

Perlu diketahui, anggota Bawaslu Medan periode 2023-2028 terdapat sebanyak 5 orang. Mereka baru menjabat sejak Agustus 2023 ini.

Hal itu diketahui dari pengumuman di laman resmi Bawaslu RI yang dilihat detikSumut, Sabtu (19/8). Pengumuman tersebut bernomor: 2572/KP.01.00/K1/08/2023.

Berikut 5 Anggota Bawaslu Medan:

– Azlansyah Hsb
– David Reynold
– Fachril Syahputra
– Fedando Jubelito Simanungkalit
– Imeldaria Butar Butar

 

Banjir Bandang di Samosir Rubuhkan Desa Turpuk Sihotang, 1 Orang Dinyatakan Hilang

0
Banjir Bandang
Banjir bandang di kabupaten Samosir mengakibatkan beberapa desa terkena longsor dan banjir, salah satunya Desa Turpuk Sihotang, Kec. Harian rubuh terbawa derasnya air. Salah satu warga di desa tersebut dinyatakan hilang bernama Rosma Habeahan (71).

Salah satu mahasiswi, Yesmaria Sidabukke mengatakan, “Malam sekitar pukul 19.00 WIB saya mendengar suara gemuruh seperti longsor. Setelah saya mendengar suara gemuruh, kemudian saya melihat semua warga sudah berlarian. Sehingga kami ikut lari,” kata Yesmaria yang ikut KKN (kuliah kerja nyata) Selasa (14/11).

Ia menyebut, saat kejadian, warga berlarian ke arah yang berbeda-beda karena panik.

“Ada yang berlari ke arah pelabuhan Danau Toba untuk menyebrang, ada juga yang lari ke arah perbukitan demi menghindari banjir yang membawa lumpur,” papar Yesmaria sembari menyebut 19 rekannya berhasil selamat dari musibah banjir tersebut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Samosir, Sarimpol Simanihuruk saat dihubungi melalui telepon selulernya menyebut, bahwa  hingga saat ini pihaknya sedang fokus mempersiapkan tenda bagi warga yang terkena dampak banjir.

“Pengungsi sangat banyak sekali. Jadi kami fokus dulu, nanti saya kabari ya,” tulis Sarimpol.

Pasca musibah banjir bandang ini, satu orang warga atas nama Rosma Habeahan (71) hingga Rabu (15/11) belum juga diketahui keberadaanya.

“Sampai saat ini kita masih melakukan pencarian. Basarnas, Polsek dan Koramil sudah turun ke lokasi untuk melakukan pencarian yang ke dua kalinya,” kata Danramil Harian, Peltu Inf. Suhairi, Rabu (15/11).

Dijelaskan, bahwa pihaknya saat ini melakukan upaya pencarian dengan menggunakan alat berat. “Dalam pencarian kita menggunakan alat berat jenis loder dan exavator. Mudah-mudahan ada hasil,” tukas Suhairi.

Atas bencana ini, total kerugian yang mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum maupun kerusakan areal pertanian warga, belum berhasil terdata pihak Pemkab Samosir.

Sementara itu sejumlah desa di Kecamatan Harian yang terkena banjir yakni di Desa Siparmahan, Desa Dolok Raja, Desa Sampur Toba, dan Desa Turpuk Limbong. Akibatnya, sebagian jalan, jembatan dan rumah warga tergenang banjir.

Pemerintah Tegaskan Diskotek Key Garden Ilegal, Kenapa Baru Sekarang!!

0
Key Garden
Ilustrasi Diskotek
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan tak pernah mengeluarkan izin Diskotek Key Garden yang berada di Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang, Sumatera Utara.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas (Kadis) DPMPTSP Sumut, Faisal Arif Nasution usai menggelar rapat dengan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan forkopimda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.

“Di lokasi Key Garden yang berada di Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, tidak pernah dikeluarkan izin diskotek oleh dinas DPMPTSP Sumut,” ujar Faisal, Rabu (15/11/2023).

Lanjut Faisal, jika lokasi berdirinya diskotek yang dikelola Samsul Tarigan berada di kawasan perkebunan.

Bahkan, sebagian bangunan yang terdapat di dalam areal tersebut, tidak memiliki izin persetujuan bangunan gedung.

“Terhadap bangunan yang tidak melaksanakan fungsi sesuai dengan izin bangunan, maka dapat dikenakan sanksi berupa pencabutan izin,” ujar Faisal.

Kadis DPMPTSP Sumut ini juga menambahkan, ditemukannya juga pelanggaran pemakaian tenaga listrik yang mempengaruhi pengukuran dan batas daya.

“Dan dilokasi Key Garden dari hasil penegakan hukum, ditemukan dugaan peredaran narkoba, tindak pidana perjudian, tindak pidana prostitusi, yang saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan di Polrestabes Medan,” ujar Faisal.

Sedangkan itu, Faisal mengatakan masing-masing dinas atau instansi terkait segera menyegel dengan memasang plang sesuai dengan kewenangan bila tidak memiliki izin.

Sementara itu, Pemkab Deliserdang telah mencabut IMB nomor 503.570.647/0191/DPMPTSP DS/IX/2020 atas nama Mulyadi Barus.

Artinya bangunan Diskotek Key Garden yang sudah berdiri sejak lima tahun silam ini akan dirobohkan

“Melakukan sanksi administrasi berupa penertiban atau pembongkaran bangunan yang ada di Key Garden dan sekitarnya yang tidak memiliki IMB/PBB,” tutup Faisal.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16/2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Bangunan Gedung, bangunan yang tidak melaksanakan fungsi sesuai dengan izin bangunan, maka dapat dikenakan sanksi pencabutan izin, yang kewenangannya ada di kabupaten/kota.

Diketahui Sky Garden/Key Garden di Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang digrebek pasukan gabungan Polri dan TNI beberapa waktu lalu. Pada penggrebekan tersebut ditemukan dugaan peredaran Narkoba hingga prostitusi, yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan oleh Polrestabes Medan.

4 Oknum Polisi di Sukabumi Salah Tangkap Diduga Lakukan Penganiayaan

0
Polisi
Empat oknum anggota Polsek Ciemas, Kabupaten Sukabumi diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Barat.

Oknum anggota Polsek Ciemas tersebut diperiksa setelah salah tangkap pelaku pembobolan minimarket. Mereka pun diduga melakukan penganiayaan saat menginterogasi korban salah tangkap tersebut.

“Propam polda juga turun. Empat orang diperiksa,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (13/11/2023).

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Ibrahim, akan diketahui seperti apa kekeliruan atau kesalahan yang dilakukan empat oknum anggota Polsek Ciemas tersebut.

“Kalau misalnya proses-proses begitu (penganiayaan) juga kami tidak menginginkan. Tetapi, fakta yang terjadi kan kami belum dalami, apakah betul faktanya begitu, semua akan didalami,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Kampung Lebak Larang RT 04 RW 04, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi berinisial B, diduga menjadi korban salah tangkap oknum anggota Polsek Ciemas.

Wajah B bengkak-bengkak, bahkan terdapat luka di pundaknya diduga akibat sundutan rokok.

Adapun B sendiri diduga menjadi korban salah tangkap kasus pembobolan minimarket yang terjadi di Kampung Simpenan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, yang terjadi pada Rabu (8/11) dini hari.

Kronologisnya, B mengatakan, pada Rabu dini hari lalu sekitar pukul 03.00 WIB ia pulang dari Banten bersama istri dan anaknya. Saat itu, B beristirahat di mobil yang diparkiran di depan minimarket yang dibobol maling.

Setelah beristirahat sekitar satu jam ia tidur di mobil, sekitar pukul 04.00 WIB, B kembali melanjut perjalanan pulang.

Keesokannya, B kembali ke wilayah Simpenan untuk mengantarkan cabai. B yang seorang pengepul cabai itu mendapatkan telepon dari keluarganya bahwa ada polisi yang mencarinya.

Ia pun bergegas pulang, saat itu sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (9/11) dalam perjalanan pulang, B disergap sejumlah polisi dan langsung menangkapnya.

“Pas di jalan saya disergap sama bapak-bapak polisi itu, di situ saya ditangkap lah dengan katanya kerjaan, saya itu (dituduh) pelaku pembobolan alfa, sebenarnya itu awal-awalnya bukan saya yang dikejar, (yang dikejar) itu mobil yang ada parkir di situ, terus penjelasan dari rumah mobil itu disewa sama saya, mobil Avanza,” kata B dikonfirmasi.

B mengaku saat itu dibawa ke Polsek Ciemas dan ketika ditangkap tangannya diborgol memakai lakban.

“Ya itu pas waktu di jalan itu enggak ada di apa-apain, cuma tangan saya diborgol sama lakban, langsung saya (dibawa) pergi lagi ke Polsek Ciemas, itu jam 11 an malam Jumat kemarin,” jelasnya.

Saat itu, B mengaku dipukuli oleh oknum polisi yang menangkapnya agar mengaku bahwa ia yang membobol minimarket tersebut.

“Ya seperti digitu-gituin, seperti dipukul, ditanya, saya itu ditanya, udah saya jawab begitu, tapi dia enggak percaya sama saya, terus saya dipukul-pukulin lah sama mereka, yang dipukul itu bagian paha yang diinjak-injak, ini (paha) lah yang paling banyak (diinjak) pakai sendal, itu dipake kantong kresek saya ditutupin,” ucap B.

“Terus mulut saya itu disuapin sendal, dimasukin ke dalam mulut saya, supaya saya ngaku, bahwa saya itu pelakunya dari (pembobolan) itu. Enggak ada yang dilukain selain itu, cuma ini (pundak) pake rokok di sundut,” jelasnya.

Sampai akhirnya B dibebaskan setelah ada penjelasan dari sang istri, bahwa saat itu ia memang memarkinkan mobil di depan minimarket yang kebobolan untuk beristirahat sebentar saat perjalanan pulang dari Banten.

“Itu (saya dibebaskan) penjelasan dari istri saya, karena saya perginya sama istri dan kedua anak saya,” ucap B.

Wali Kota Medan Bobby Nasution Dipecat Dari Partainya Buntut Beda Dukungan

0
Bobby Nasution
Bobby Nasution (foto:istimewa)
Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPC PDIP Kota Medan resmi memecat Bobby Nasution sebagai kader partai.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dianggap tak lagi memenuhi syarat sebagai anggota partai.

Bobby pun akhirnya angkat bicara soal keputusan yang dikeluarkan DPC PDIP Kota Medan itu. Dia mengungkapkan baru memeriksa surat pemecatan terhadap dirinya tadi malam.

“Suratnya baru saya terima tadi malam,” ungkap Bobby di Gedung DPRD Medan, Selasa (14/11/2023).

Mengutip CNN Indonesia, Bobby Nasution pun mengucapkan terima kasih kepada DPC PDIP Medan. Hal ini karena sampai saat ini sudah mendukungnya menjalankan tugas-tugas di pemerintahan kota Medan.

“Tentunya terima kasih kepada PDIP karena sampai hari ini juga men-support saya di pemerintahan yang mudah mudahan ke depannya terus men-suport untuk kepentingan masyarakat, kepentingan lebih besar daripada kepentingan masing-masing,” tutur dia.

Bobby tak berkomentar banyak perihal isi surat tersebut. Dia mengaku hanya ingin membahas masalah-masalah yang menyangkut kepentingan warga Medan saja.

“Sikap kita kayak kemarin, jawabannya kalau tentang politik, tentang itu, jawabannya sore. Ini kita lagi di Gedung Dewan di gedungnya rakyat Medan ada juga Pak Ketua DPRD, kita gak ada bahas itu. Kita bahas kepentingan masyarakat Medan,” tutup menantu dari Presiden Jokowi itu.

Keputusan pemecatan Bobby Nasution tertuang dalam surat Pemberitahuan Nomor: 217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/202 tertanggal 10 November 2023 yang ditujukan DPC PDIP Kota Medan kepada Bobby Nasution.

Surat itu menyatakan bahwa Bobby Nasution telah terbukti melakukan tindakan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin Anggota Partai dengan tidak mematuhi peraturan dan keputusan partai karena mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung oleh partai politik lain.

“Menyatakan Muhammad Bobby Afif Nasution tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota PDI Perjuangan,” tulis surat tersebut.

Putusan itu dikeluarkan dengan mempertimbangkan sejumlah aturan terutama yang berlaku di internal partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyim dan Sekretaris Roby Barus.

Pengukuhan Satgas Sekolah Bersih Narkoba, Bupati Eddy Berutu: Mari Selamatkan Anak Bangsa

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Asren Nasution melaksanakan pengukuhan Satuan Tugas (satgas) Sekolah Bersih Narkoba Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, di SMK Negeri l Sidikalang, (14/11/2023).

Dalam Serangkaiannya, Bupati menyampaikan pengukuhan Satgas Sekolah Bersih Narkoba Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV yang meliputi Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Karo ini merupakan langkah yang sangat tepat dalam menyelamatkan generasi bangsa yang juga sejalan dengan Permendikbudristek No 46 yang mengatur tentang pencegahan dan penanganan. kekerasan dalam lingkungan satuan pendidikan di Indonesia

“Data BNN menyebut tingkat kerugian ekonomi dan kematian yang tinggi akibat narkoba setiap harinya semakin meningkat,” ujarnya.

Disebutkan Bupati, Sumatera Utara menjadi daerah dengan angka kasus narkoba, yakni 1,5 juta dari sekitar 3,5 juta kasus di Indonesia.

Berdasarkan data ini, kata Bupati, dapat dianalogikan bahwa hampir 10% penduduk Sumatera Utara terpapar narkoba.

“Oleh karena itu sebagai langkah pencegahan dini bagi generasi melakukan pencegahan muda dari lingkungan sekolah merupakan langkah yang tepat,” ujarnya.

“Saya berpesan agar anggota satgas bisa bekerja dengan bersungguh-sungguh dan menjaga lingkungan sekolah dalam pencegahan peredaran gelap dan korupsi serta tindak kekerasan di lingkungan sekolah sebagai aktivis visi kedua pemerintah Kabupaten Dairi, yaitu membangun kualitas sumber daya masyarakat kabupaten Dairi yang cerdas, sehat, berbudaya, dan berdaya saing,” katanya mengakhiri.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Dr. H. Asren Nasution.

Ia menyebut siap mendengarkan arahan yang disampaikan Bupati Dairi dalam upaya pemberantasan narkoba, khususnya di kalangan pelajar

Hadir juga dalam kegiatan ini mewakili Kapolres Dairi Kasat Narkoba, Kacab Dinas Pendidikan wilayah IV Salman S.Sos M.AP, Kadis Pendidikan Kabupaten Dairi JW Purba, Kepala BNN Karo, mewakili para ketua MKKS SMA dan SMK Wilayah IV serta para Kepala sekolah SMA/ SMK se-Kabupaten Dairi. (Nid)