Beranda blog Halaman 163

Kunker ke SMPN 2 Sinehi, Bupati Eddy Berutu Ajak Siswa Stop Bulying

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam Kunjungan Kerjanya di Kecamatan Siempat Nempu Hilir (Sinehi) berpesan kepada siswa SMPN 2 Sinehi untuk tidak melakukan bulying (perundungan) dan senantiasa bijak dalam bermedia sosial (medsos), Kamis (7/3/2024).

Bupati yang didampingi kepala sekolah SMPN 2 Sinehi Mardianto Sinaga menyampaikan bahwa dalam kongres PGRI ke XXIII beberapa waktu lalu, Presiden RI Jokowidodo menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi safe house (red : rumah aman) bagi siswa/pelajar.

“Dalam kongres itu, Jokowi menjelaskan bahwa kasus bulying akan mempengaruhi kualitas SDM kita, padahal pada hakikatnya Indonesia memiliki kesempatan besar untuk melompat lebih tinggi menjadi negara maju. Pesan ini harus sampaikan kepada anak-anakku sekalian,” kata bupati.

Disebutkan, bila kasus bulying ini makin marak dikalangan pelajar upaya kita dalam mencapai Indonesia Emas di 2045 dan menjadi negara maju akan sulit diwujudkan.

“Kasus Bulying bukan hanya terjadi secara langsung didunia nyata, tapi sosial media atau dunia maya juga menjadi pemicu maraknya kasus bulying. Itulah pentingnya kita bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai medsos atau gadgetmu yang mengontrolmu,”tambahnya

Sekolah sebagai pusat pendidikan kata Eddy Berutu memiliki peran untuk mencetak, membangun SDM yang baik, baik secara fisik, skill, mental dan karakter. Sekolah pun menjadi sarana Siswa untuk ditempa menjadi pribadi yang optimis, berani berkompetisi kreatif dgn inovatif.

“Dalam hal ini, Guru tidak boleh diam, guru harus lebih banyak belajar yang juga memiliki tanggung jawab serta menjadi ujung tombak menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi siswa. Kasus bulying tak boleh ditutup-tutupi tapi harus diselesaikan. Mari bijak bermedia sosial, dan Stop Bulying,” katanya mengakhiri.

Sebagai informasi, SMPN 2 Sinehi ini memperoleh pembangunan di Tahun 2023 yakni rehabilitasi 4 ruangan kelas dengan biaya Rp. 483.687.200 dan rehab toilet dengan anggaran Rp. 78.875.000. (Nid)

Jalan Pardamean – Sopobutar Sudah Tuntas, Bupati Eddy Berutu ; Kita Lanjutkan Bangun Jalan Sopobutar Menuju Pardomuan

0

DAIRI – Pembangunan jalan Pardamean menuju Sopobutar di Kecamatan Siempat Nempu Hilir (Sinehi) telah tuntas dilakukan. Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam kunjungannya, Kamis (7/3/2024) ke kecamatan ini menyempatkan diri untuk meninjau jalan yang sudah tuntas dikerjakan di Tahun 2023 lalu.

“Kita akan lanjutkan pembangunan jalan dari Sopobutar menuju Pardomuan. Kita targetkan akan mulai dikerjakan satu setengah bulan kedepan, dengan spek terbaik yaitu hotmix,” kata bupati.

Bupati yang didampingi oleh Camat Sinehi Jangihut Nadeak, Kabid Ciptakarya Dinas PUTR, Kades Simungun, Tupang Sianturi dan beberapa warga desa Simungun dimana titik lokasi jalan yang akan segera dibangun berada.”Hari ini saya bersama masyarakat, dinas terkait, camat dan kepala desa meninjau ruas jalan yang diusulkan oleh masyarakat. Sekali lagi saya sampaikan, ruas jalan Pardamean menuju Sopobutar sudah kita tuntaskan. Sekarang kami melihat kondisinya, titik pembangunan selanjutnya sudah dapat. Tadi saya berdialog dengan masyarakat, mereka menyampaikan sangat bersyukur, artinya apa yang kita lakukan ini memenuhi harapan masyrakat,” kata Eddy.

Bupati menyampaikan, Kecamatan Sinehi menjadi salah satu kecamatan yang paling banyak menerima pembangunan selama tahun 2023 lalu, tentu ini dilakukan karena kecamatan ini menjadi salah satu pusat penghasilproduksi pertani di Dairi. “Seperti apa yang disampaikan oleh pak camat dalam pertemuan di kantor camat tadi, Kecamatan Siempat Nempu Hilir ini mendapat realisasi pembanguann terbanyak se Kabupaten Dairi, mengapa? karena kecamatan ini banyak sekali menghasilkan produksi pertanian, jadi jalan yang penting ini semoga bisa membantu memperlancar konektifitas hasil pertanian dari dusun ke desa, ke ibu kota kecamatan hingga ke kabupaten,” ujarnya lagi. “Tentu perhatian pembangunan pun kita lakukan di kecamatan lain, semua kita lakukan bertahap. Tahun ini saja, Kecamatan Sinehi akan mendapat 12 paket pekerjaan, itu saja belum cukup, berbagi dengan kecamatan lain tentunya,” katanya menutup.

Sementara itu, Simson Silaban salah seorang warga Desa Simungun Kecamatan Sinehi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Bupati Dairi, Eddy Berutu dan Pemkab Dairi atas perhatiannya pada Kecamatan Sinehi telah membangun infrastruktur berupa jalan, bangunan sekolah, toilet serta pembangunan lain di kecamatan ini.

“Terimaksih pak bupati atas perhatiannya pada desa dan kecamatan kami. Jalan sudah bagus dan mulus. Semoga bapak senantiasa diberi kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, serta kebijaksanaan dalam memimpin kabupaten ini. Kami, tentu paham, yang harus bapak perhatikan bukan hanya kecamatan kami saja, tapi ada daerah lain juga butuh perhatian, selain itu keterbatasan anggaran juga mempengaruhi sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan serta merta. Sekali lagi terimaksih pak bupati, kiranya apa yang bapak cita-citakan senantias tercapai. (Nid)

Polres Sergai Musnahkan Barang Bukti 2,7 Kg Sabu

0

Sergai, Aktiva.news – Polres Serdang Bedagai (Sergai) memusnahkan barang bukti 2,7 Kg narkotika jenis sabu di halaman Polres Sergai di Sei Rampah, Jumat (8/3/2024)

Pemusnahan barang bukti jenis sabu dipimpin Waka Polres Sergai, Kompol Damos C Aritonang, serta dihadiri Ketua PN Sei Rampah Muhammad Sacral Ritonga, Kasi Pidum Kejari Sergai Dedy Darmo LT Saragih, Tim Labfor Polda Sumut, Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Iwan Hermawan dan jajaran, penasehat hukum tersangka Syaiful Iksan, serta Ps Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Edward Sidauruk.

Kompol Damos C Aritonang mengatakan, narkotika jenis sabu yang dimusnahkan ini hasil pengungkapan kasus pada Sabtu (17/2/2024) di Jalan Umum Dusun VII Kampung Pala Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, dan di Dusun V Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai. Dengan tersangka J alias Din (42) warga Dusun V Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin.

Ia menjelaskan, barang bukti yang akan dimusnahkan sebanyak 12 bungkus berisikan narkotika jenis sabu dengan berat brutto 2.796.33 gram dan telah disisihkan seberat 157 gram untuk dikirim ke laboratorium forensik guna kepentingan pemeriksaan barang bukti secara laboratoris, dan untuk pembuktian perkara dalam persidangan di pengadilan.

“Sisa narkotikan jenis sabu dengan berat netto 2.548,08 gram untuk dimusnahkan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kompol Damos juga menegaskan komitmen Polres Sergai dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika, agar segera melaporkan ke Polres Sergai maupun Polsek jajaran, agar segera dapat ditindak.

“Identitas pelapor akan kami rahasiakan. Bersama-sama kita memerangi narkotika di Wilkum Polres Sergai ini,” tegasnya.

Sebelum dimusnahkan, Tim Labfor Polda Sumut terlebih dahulu menguji barang bukti jenis sabu yang akan dimusnahkan tersebut untuk memaskikan mengandung zat methamfetamin yang termasuk dalam narkotika golongan I.

Usai di uji, selanjutnya narkotika jenis sabu dilarutkan dalam air panas yang direbus. Setelah larut, kemudian dibuang ke dalam kloset.

AR/AD

Tudingan Akun FB Sebutkan Oknum Polisi Aniaya Orang di Supermarket, Ternyata Tidak Benar

0

Tebingtinggi, Aktiva.news – Tudingan postingan akun Facebook (FB), @ReyyQt pada 2 hari yang lalu heboh bahwa menyebutkan dengan judul “Oknum Polres Serdang Bedagai Bripka RCS diduga aniaya orang di Ramayana Supermarket Kota Tebingtinggi” ternyata tidak benar.

Dalam narasinya juga menyebut, bahwa korban berinisial TN mengaku mendapat kompresi dari Oknum Polisi Bripka RCS , Bripka RCS menarik paksa TN hingga ke parkiran sambil mengeluarkan Senjata Api jenis Pistol dan memaksanya masuk ke dalam Mobil.

Hal itu bertolak belakang dengan kedua saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) kepada wartawan Kamis, (7/3/2024) mengungkapkan bahwa mereka tidak melihat tanda-tanda kekerasan terjadi dilokasi dan oknum polisi disebutkan tidak ada juga mengeluarkan senjata api.

Disebutkan seorang staf pelayanan kartu/parkir Ramayana, berinisial F yang juga menjadi salah satu saksi di TKP,  mengatakan pada waktu kejadian kemarin, dirinya hanya melihat orang tersebut ditarik ke mobil yang sedang diparkir, lalu dimasukkan dan tidak ada tindak kekerasan atau penganiayaan.

“Saya tidak melihat adanya pemukulan disini (Ramayana) dan tidak ada juga melihat membawa senjata api,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan, seorang pedagang kacamata berinisial HN yang berada di lokasi kejadian, Ramayana Supermarket.

“Saya tidak melihat pengeroyokan, hanya melihat orang tersebut dirangkul dan dimasukkan ke dalam mobil. Dan dia tidak ada di apa-apain sedikitpun dan senampak saya dilokasi kejadian tidak ada penganiayaan apa lagi bawa senjata tajam,”ungkapnya.

Kemudian informasi dihimpun wartawan, dengan rekaman CCTV yang beredar diduga milik Ramayana Supermarket Tebing Tinggi, yang dikabarkan terjadi pada Januari 2024 kemarin.

Terlihat ada 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan di lokasi tersebut, 1 orang diantara laki-laki tersebut yang diduga oknum polisi hanya menarik baju seorang pria yang dikabarkan korban TN, dan membawanya keluar area parkir namun juga terlihat tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan.

Terpisah, Kasi Humas Polres Sergai IPTU Edward Sidauruk saat dikonfirmasi wartawan Jumat (8/3) menegaskan terkait dugaan tersebut sudah diproses di Propam.

Tim

Judi Tembak Ikan Logo 666 Manik Kuasai Medan Tuntungan

0
Judi tuntungan
Logo Meja Judi Tembak Ikan yang kuasai di Medan Tuntungan. Foto: Aktiva.News (Kodok Hijo)
Kelalian atau Pembiaran” menguritanya titik-titik lokalisasi di wilayah hukum Polsek Tuntungan Polrestabes Medan, Kamis (07/03/2024).

Masyarakat curiga terhadap kinerja penegak hukum khususnya kepolisan tidak memberantas judi tembak ikan yang sudah diketahui.

“Adanya mobil patroli Polsek Medan Tuntungan ngambil uang minyak terus bang, “kata marka judi kepada aktiva.news.

Ia juga menyebutkan besaran uang yang diberikan kepada pengutip storan tiap harinya.

“Beragam-ragam bang jumlahnya, ada 20 ribu, 50 ribu tergantung boslah, ” katanya lagi.

Sambungnya, “Dalam sehari bisa 4 kali datang dengan orang yang berbeda bang, “pungkasnya.

Dari informasi yang diterima redaksi aktiva.news puluhan titik lokasi judi yang kelola berinisial H Ginting tersebar di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan.

Guna memuluskan usaha ilegalnya,
diduga pihaknya telah menyetor sejumlah uang kepada petinggi hukum wilayah lokasi judi yang dikembangkanya.

Hasil investigasi wartawan, lokasi judi berlogo 666 Manik itu berada di Jalan Setia Budi, Simpang Selayang tepatnya di depan Hotel Bougenvile 3 terdapat gang kecil, dibawah tiang tower.

Masih di jalan yang sama, dekat SPBU Setia Budi, seberang Pesantren Ar Raudhatul Hasanah juga terdapat 2 mesin judi yang beroperasi.

Selain itu, menuju arah jalan Pales 7 juga terdapat mesin judi tembak ikan.

Selanjutnya di Jalan Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat persisnya di pajak melati. Pada titik ini juga ditemui 4 meja ikan-ikan.

Mengarah ke Tanjung selamat, tepatnya di patai Bokek gang musik. Dilokasi ini terdapat 6 meja ikan beroperasi dengan logo 666 Manik.

Dari informasi yang diterima masih banyak titik lokasi judi yang berkembang di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan.
(As)

 

 

Eksplorasi Tumpang Tindih, Ancaman Besar Punahnya Habitat Orangutan dan Satwa Dilindungi

0
Tumpang tindih
Tambang Emas Martabe PT AR Batang Toru dan Orangutan Tapanuli jantan yang dievakuasi beberapa waktu lalu karena kekurangan gizi dan terluka parah (Dok. OKI/Istimewa)
Tapsel – Tambang Emas Martabe PT Agincourt Resources (AR) berada di Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara (Sumut), dengan luas wilayah 1.639 km persegi. Pada Januari 2024 lalu, PT AR telah mengumumkan memperluas wilayah eksplorasinya ke bagian utara yang tumpang tindih dengan Area Utama Keanekaragaman Hayati (Key Biodiversity Area/KBA) Batang Toru.

Eksplorasi ini dikhawatirkan akan merambah ke wilayah konservasi dan membahayakan habitat Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis). Pasalnya, Batang Toru merupakan ekosistem penting bagi spesies Orangutan Tapanuli yang statusnya kritis atau satu langkah menuju kepunahan di alam liar.

Orangutan Tapanuli resmi dijadikan sebagai jenis baru, pada November 2017. Pemerintah Indonesia pun telah menetapkan Orangutan Tapanuli sebagai spesies dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No.P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Penetapan Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi.

Orangutan Tapanuli ini menjadi jenis ke tiga yang hidup di Indonesia, selain Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) dan Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus). Populasinya, diperkirakan tidak lebih dari 800 individu yang hidup di habitat sangat terbatas.

Konsesi Martabe merupakan yang terbesar di wilayah ekosistem Batang Toru yakni 130.429 ha. Luas area tambang aktif per Januari 2022 sebesar 509 ha. Dari jumlah tersebut, 114 ha tumpang tindih dengan ekosistem Batang Toru. Sementara, total proyeksi area tambang mencapai 918 ha, yang 341 ha akan tumpang tindih dengan ekosistem Batang Toru.

Berdasarkan SK Menteri Kehutanan 529 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Sumut, wilayah kontrak kerja PT AR tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) 8,170 ha, Tapanuli Tengah (Tapteng) 9,625 ha, dan Tapanuli Selatan (Tapsel) 12,835 ha.

Menurut hasil studi WALHI Sumut, ada tujuh poin yang harus dicermati terkait kehadiran perusahaan ini, diantaranya, wilayah kontrak kerja PT AR tumpang tindih dengan kawasan hutan lindung di Kabupaten Taput, Tapteng dan Tapsel.

Wilayah kontrak kerja perusahaan tumpang tindih dengan hulu dari lima daerah aliran sungai (DAS), yaitu Sipan Sihaporas, Batang Toru, Garoga, Tapus, dan Badiri, yang menjadi sumber utama kehidupan hampir 100.000 masyarakat di hilir.

Wilayah PT AR tumpang tindih dengan 27.792 ha ekosistem Batang Toru, yang diusulkan menjadi kawasan strategis nasional.

Wilayah perusahaan tumpang tindih dengan hutan primer yang menjadi habitat terakhir Orangutan Tapanuli. Juga, tumpang tindih dengan habitat Harimau Sumatera dan Trenggiling yang keduanya berstatus kritis.

Wilayah perusahaan berada di zona kerentanan gerakan tanah tinggi di Sumut, yang bahaya tanah longsor mengancam kelangsungan hidup warga sekitar.

Wilayah perusahaan di pusat gempa Sumut.

Dan terakhir (ke tujuh), pembukaan hutan oleh spekulan tanah di areal hutan primer sekitar perusahaan menjadi ancaman besar (efek pertambangan secara tidak langsung) yang meningkatkan deforestasi.

Terkait hal ini, Humas PT AR Batang Toru, Gloria Natalia Oca, yang dikonfirmasi sejak Kamis (7/3/23) sore mengatakan agar membuat pertanyaan dalam satu file word.

“Biar lebih rapi pertanyaannya apa saja. Tapi kalau Abang menolak, it’s ok,” jawab Oca via pesan WhatsApp.

Aktiva.news kemudian menerakan satu persatu konfirmasi (pertanyaan) tersebut, Oca mengatakan, menyusun terlebih dahulu jawabannya.

“Mohon ditunggu. Ini sudah sore loh bang. Besoklah ya bang,” tulis Oca.

Humas PT AR yang dikonfirmasi kembali pada Jum’at (8/3/24) siang juga masih belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan.

“Mohon ditunggu bang,” tulis Oca dengan jawaban yang sama. (Syaiful)

PPM Cup Gelar Lomba Lari 5K Sebagai Wujud Dukung Siswa/i dalam Mengembangkan Bakat dan Potensi

0

DAIRI – Dalam rangka memperingati HUT Pemuda Panca Marga (PPM) yang ke – 43 Tahun 2024, panitia PPM Cup gelar lomba lari 5K untuk tingkat SLTP dan SLTA se – Kabupaten Dairi, Kamis (7/3/2024).

Start lomba tersebut dimulai dari kantor LVRI Kabupaten Dairi, dan finish di stadion utama Sidikalang. Demikian disampaikan Ketua Panitia PPM Cup, Samuel Panjaitan usai kegiatan tersebut berahir.

Disampaikannya, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin komunikasi yang sehat diantara pihak – pihak yang terlibat dengan semangat soliditas dan solidaritas tinggi dalam kompetisi yang menjunjung nilai – nilai sportifitas.

“Kita juga berharap semangat kegiatan ini terbawa kedalam kehidupan sehari – hari. Adapun alasan kita melibatkan anak sekolah yaitu karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita dukung dan kita fasilitasi dalam mengembangkan bakat atau potensi yang dimiliki. Sehingga dengan demikian diharapkan akan muncul bibit-bibit atlit berprestasi terkhusus dari kabupaten Dairi,” Ucapnya.

Selanjutnya, Samuel mengatakan, adapun hadiah yang diberikan kepada juara 1-3 yaitu piala, medali, sertifikat dan uang pembinaan. Sedangkan untuk juara 4-10 yaitu medali, sertifikat dan uang pembinaan.

Selanjutnya, Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Olahraga, Rahmatsyah Munthe menyampaikan, Pemkab Dairi sangat mengapresiasi PPM Dairi atas penyelenggaraan ini. Dikatakannya, Pemkab Dairi selalu memerlukan kemitraan dalam setiap penyelenggaraan, baik aspek pemberdayaan masyarakat contohnya seperti kegiatan hari ini.

“Kita bersyukur kegiatan ini diadakan, sehingga anak-anak sekolah memiliki kegiatan yang sangat positif. Untuk itu, kami dari Pemkab Dairi mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta, jaga stamina dan kesehatan. Bagi peserta dari luar Dairi, kita ucapkan selamat datang di Dairi, dan nanti sepulang dari sini kami ucapkan titip salam hangat dari Dairi,” Ujarnya.

Adapun nama – nama peraih juara tingkat SLTP, kategori putri yaitu juara I diraih oleh Nirwana Manik. Juara II diraih Geishela Rumianti Malau asal sekolah SMPN 1 Pegagan Hilir, dan juara III diraih Heppy Manalu dari SMPN 1 Pegagan Hilir. Sedangkan kategori putra, juara I diraih, Aido Aritonang dari SMPN 3 Siempat Nempu Hulu. Juara II, diraih Rein Banurea dari SMPN 1 Pegagan Hilir. Juara III diraih Arjuna Sihombing dari SMPN 1 Lae Parira.

Sedangkan, tingkat SLTA kategori putri, juara I diraih oleh Vitri Elisa Sihotang dari SMAN I Pegagan Hilir. Juara II diraih Gresya Aritonang dari SMAN 1 Lae Parira. Juara III diraih Pariama Sihombing dari SMAN 1 Lae Parira. Sedangkan untuk kategori putra, juara I diraih oleh Jenri Pakpahan dari SMAN 1 Lae Parira. Juara II diraih Hiskia Nababan dari SMAN 1 Siborongborong. Dan juara III diraih oleh Bejo Ginting dari SMAN 1 Lae Parira. (As)

Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, LPKA Palu Gandeng Komunitas Love Mewujudkan Generasi Berkarakter Positif

0

Palu – Ciptakan Lingkungan Ramah Anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggandeng Komunitas Love Borneo dan Yayasan Anugerah Sejahtera Indonesia (Yasindo) siap mewujudkan Generasi muda yang berkarakter positif, Senin, (5/3) Siang

Berpusat di aula terbuka, Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun yang saat itu didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan, Ida Bagus, Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimkemas, Henny menyambut hangat kedatangan Komunitas Love Borneo, Raynaldo Ginting dan Yasindo, Jakson.

Dengan mengangkat tajuk “Membangun Karakter Positif melalui Lingkungan Ramah Anak” memiliki tujuan agar seluruh anak binaan di LPKA Palu memiliki kepercayaan diri, meningkatkan daya saing, motivasi dalam hidup serta menambah wawasan ilmu pengetahuan.

Kepala LPKA, Revanda Bangun mengatakan hal ini merupakan wujud nyata pihaknya dalam mewujudkan Generasi yang cerdas menuju Indonesia Emas 2045 tanpa terlepas dari dukungan stakeholder ataupun pihak pemerhati anak lainnya.

Ia bersyukur, bahwa LPKA Palu terus mendapatkan dukungan penuh dalam pemenuhan layanan pembinaan serta mendukung tumbuh kembang bagi setiap anak binaannya.

“Hari ini kami kedatangan tim Love Boreno dan Yasindo, selamat datang di LPKA Palu. Inilah rumah kita, rumah seluruh anak binaan melewati masa-masa pembinaan. Semoga dengan komitmen Bersama ini kita dapat mewujudkan generasi yang memiliki pemikiran positif dan siap dalam membangun daerah maupun bangsa ini,” ungap Revanda

Kegiatan diikuti oleh 21 anak binaan, dengan konsep pendekatan persuasif dalam membangun dinamika Kelompok seluruh anak sangat atusias mengikuti setiap materi yang diberikan.

Adapun materi yang dihadirkan yakni, cara meningkatkan rasa percaya diri, public speaking, dan motivasi. Serta diselingi dengan pemberian games yang dapat meningkatan kebersamaan dan saling menghargai.

Diketahui Love Boreno merupakan komunitas, dibentuk sekelompok orang yang memiliki semangat, cinta dan peduli terhadap sesama manusia. “Love Borneo adalah sebuah komunitas yang tidak memiliki kepengurusan. Tujuannya untuk membangun sesama melalui pendekatan, edukasi, serta motivasi,” kata Raynaldo Ginting

Menurut Raynaldo pihaknya akan siap untuk memberikan kotribusi nyata apalagi menciptakan generasi yang hebat. “Mereka adalah calon penerus bangsa, pastinya kita siap untuk memberikan dukungan penuh,” tambahnya

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut Jakson salah satu perwakilan dari Yasindo mengutarakan rasa syukur serta bangganya dapat secara langsung berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Ia juga sedikit menjelaskan Yasindo merupakan Yayasan Sosial Kristiani Interdenominasi yang melayani khusus para Narapidana dan mantan Narapidana yang memiliki visi mengembalikan narapidana ke tengah masyarakat serta mempunyai misi menampung dan mengkaryakan mantan narapidana untuk dibina, dibentuk dan dibekali melalui pelatihan serta Pendidikan.

“Jujur pertama kali tiba di LPKA perasaan langsung terasa hangat, terima kaish atas sambutannya bapak Kepala Bersama jajarannya. Sungguh luar biasa atmosfer yang dihadirkan, saya sangat senang bisa hadir langsung,” tutur Jakson. (Ron)

Musrenbang RKPD Tahun 2025, Bupati Eddy Berutu : Fokus Pembangunan Diarahkan Kepada 3 Prioritas

0

DAIRI – Hal itu disampaikan oleh Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat menghadiri dan membuka Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Dairi tahun 2025 pada Selasa 5 Maret 2024 di Balai Budaya Sidikalang. Bupati menyampaikan musrenbang ini dilakukan dalam rangka menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, serta penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi.

Sesuai dengan tema musrenbang yang telah ditentukan, maka pada tahun 2025 fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan inovatif. Dalam musrenbang, Eddy Berutu menyampaikan capaian indikator kinerja utama sebagai ukuran keberhasilan dalam pencapaian visi dan misi daerah diantaranya nilai tukar petani sebesar 127,81%, indeks kepuasan masyarakat sebesar 85,85%, indeks infrastruktur sebesar 60,01%, indeks pendidikan sebesar 69,17% serta indeks membagi desa sebesar 0,6514 poin.

Di sektor infrastruktur, Bupati Eddy Berutu menyampaikan di tahun 2023 telah melakukan peningkatan jalan, diantaranya jalan jurusan Bakal Julu – Silumboyah Kecamatan Siempat Nempu Hulu sepanjang 4 km, jalan jurusan Simpang Tiga – Sumbul Berampu Kecamatan Berampu sepanjang 5,8 km, jalan jurusan Pinantar – Lae Tanggiang Kecamatan Sumbul sepanjang 2,3 km, jalan jurusan Kuta Buluh – Lau Primbon Kecamatan Tanah Pinem sepanjang 950 m.

Disektor pertanian, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan Pemkab Dairi telah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian mulai dari tahun 2019 hingga 2023 sebanyak 631 alsintan. Di tahun 2023, telah dianggarkan alat dan mesin pertanian berupa cultivator sebanyak 88 unit, corn sheller sebanyak 39 unit, power threser mobile sebanyak 7 unit dan power threser multiguna sebanyak 1 unit.

“Prasarana pertanian juga menjadi perhatian penting guna mendukung akses pertanian dalam meningkatkan produksi. Di tahun 2023 pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani 7 unit, dan pemeliharaan jalan usaha tani 13 unit,” ujar Eddy Berutu yang di dampingi oleh Sekretaris Daerah Charles Bantjin.

Sementara itu, Pj. Gubernur Sumatera Utara Hassanudin dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumatera Utara Dwi Endah Purwanti menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terlaksananya musrenbang dengan tujuan sebagai upaya penajaman usulan masyarakat kepada pemerintah. Dalam musrenbang perlu penekanan penting diantaranya memperhatikan hasil evaluasi RKPD Dairi tahun 2023 untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung atas capaian kinerja yang telah dilaksanakan.

Pj. Gubernur Sumatera Utara mengatakan prioritas pembangunan tahun 2025 yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutanberkelanjutan serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan inovatif.

Turut hadir dalam kegiatan musrenbang tersebut yakni Unsur Forkopimda, Perwakilan Balai Besar Pelaksana Jalan Salimul Bashirah, Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Tantri Lumban Tobing serta jajaran Pemkab Dairi. (As)

Beritakan Galian C, Wartawan di Asahan Dianiaya

0
Wartawan
Aktiva News – Dunia jurnalistik kembali dihebohkan dengan insiden penganiayaan terhadap seorang wartawan online.

Kali ini menimpa Deddy Siregar yang bertugas di wilayah Kabupaten Asahan.

Insiden ini diduga terkait dengan pemberitaan berjudul “Pemilik Galian C Batu Padas Ilegal di Desa Marjanji Aceh Kebal Hukum.”

Akibat kejadian tersebut, Deddy Siregar telah melaporkan insiden tersebut ke Polres Asahan melalui surat laporan polisi dengan nomor STPLP/127/II/2024/SPKT/Polres Asahan/Polda Sumatera Utara, yang diterbitkan pada tanggal 19 Februari 2024.

Peristiwa ini terjadi di Cafe Palem, Dusun 7 Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Pelaku diduga memiliki inisial AT, yang juga diketahui sebagai pekerja dan kepercayaan dari pemilik galian C batu padas ilegal di Desa Marjanji Aceh.

Insiden bermula ketika Deddy Siregar bersama rekan-rekannya sedang menikmati kopi di Cafe Palem.

Salah seorang rekan Deddy, dengan inisial SUD, menyatakan bahwa AT, pekerja dan kepercayaan dari pemilik galian C batu padas ilegal, ingin bertemu dan berbincang.

Sesampainya di Cafe Palem, tanpa diduga, AT tiba-tiba mendorong dan mencekik leher Deddy Siregar.

Sambil melontarkan kata-kata marah di hadapan beberapa rekan jurnalis dan wartawan lainnya.

Setelah melakukan aksi penganiayaan, AT langsung meninggalkan lokasi Cafe Palem.

Deddy Siregar berharap agar Kapolres Asahan segera mengambil tindakan lanjutan terkait laporan yang telah diajukannya.

Harapannya adalah agar keadilan dapat diwujudkan dalam kasus ini.

Kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas peristiwa ini dan memastikan bahwa kekerasan terhadap wartawan tidak dibiarkan begitu saja.

Deddy Siregar, sebagai korban, berharap agar pelaku dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pada akhirnya, kejadian ini menjadi sorotan terhadap keamanan dan perlindungan bagi para jurnalis di Indonesia.

Semua pihak diharapkan bersama-sama menjaga dan menghormati kebebasan pers serta hak wartawan untuk melaksanakan tugas mereka tanpa adanya ancaman atau intimidasi.
(As/red)