Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 162

Gelar Operasi Zebra Toba 2023, Kapoldasu: Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

0
Zebra
MEDAN – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut menggelar Operasi Zebra Toba 2023 selama 14 hari dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di jalan raya.

Pelaksaan Operasi Zebra Toba 2023 itu ditandai dengan apel gelar pasukan dipimpin Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, di Lapangan KS Tubun Mapoldasu, Senin (4/9).

“Operasi Zebra Toba 2023 ini didukung dari TNI, Dishub, Satpol PP serta stakeholder lainnya,” ujar Kapoldasu usai memasangkan pinta tanda dimulainya Operasi Zebra Toba 2023.

Agung mengungkapkan, permasalahan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Utara masih sangat memprihatinkan. Hal tersebut dikarenakan rendahnya kesadaran terhadap peraturan berlalu lintas dan kepatuhan para pengguna jalan.

Menurutnya, berdasarkan data sepanjang 2023 telah terjadi 91.841 kasus pelanggaran lalu lintas diantaranya tilang Etle Statis sebanyak 5.282 orang, tilang Etle Mobile sebanyak 1.292 orang, tilang di tempat sebanyak 1.443 orang.

Kemudian, teguran sebanyak 83.824 orang, kecelakaan lalu lintas sebanyak 3.855 kasus, meninggal dunia 884 orang, luka berat 1.246 orang dan luka ringan 4.545 orang.

“Untuk menyikapi permasalahn itu, Polda Sumut beserta jajaran menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Operasi Zebra Toba 2023. Pelaksanaan operasi ini akan berlangsung selama 14 hari terhitung dari tanggal 4-17 September 2023 dengan mengusung tema “Kamseltibcarlantas yang kondusif menuju pemilu damai 2024 di wilayah Sumatera Utara,” ungkapnya.

Agung berharap, Operasi Zebra Toba 2023 digelar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara berlalu lintas di jalan raya dengan baik sekaligus membentuk karakter disipilin berlalu lintas.

“Tentunya target dari Operasi Zebra Toba 2023 angka kecelakaaan lalu lintas di jalan raya menurun,” pungkasnya. (Nik)

Tingkatkan Disiplin, Sub Denpom 1/5-2 Binjai Gelar Razia

0
BINJAI | Denpom 1/5-2 Binjai menggelar razia disiplin lalu lintas bagi personel aktif di perbatasan jalan Megawati kota Binjai, Senin (04/09/2023).

Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) 1/5-2 Binjai Kapten CPM Tria Tugistumora pimpin langsung gelar razia kendaraan dan kelengkapan dinas bagi anggota Prajurit TNI AD.

Kapten CPM Tria Tugistumora mengatakan bahwa “razia ini digelar untuk penegakan disiplin dan ketertiban, yang diperuntukkan bagi anggota Prajurit TNI AD.
Kagiatan ini bertujuan untuk memantau dan menindak anggota Prajurit TNI AD yang tidak disiplin dan melanggar ketertiban” ujarnya.

Personel yang dilibatkan menurut Kapten Tria Tugistumora, melibatkan 10 anggota, Denpom 1/5-2 Binjai.

Adapun sasaran dalam razia ini adalah Prajurit TNI AD, selain itu juga warga sipil yang menggunakan atribut militer seperti pakaian, jaket sampai stiker yang ditempel di kendaraan atau nomor polisi kendaraannya.

“Warga sipil yang mana, tentu warga sipil yang pakai atribut tentara dan pemasangan stiker militer dikendaraannya, juga kami tertibkan. Kami tidak ingin atribut TNI disalahgunakan oleh pihak tak bertanggungjawab.

Begitu juga Prajurit TNI AD yang tidak tertib lalu lintas, tidak bawa kelengkapan pribadi maupun kendaraan kami akan ditilang,” pungkasnya.

Ada beberpa anggota TNI AD yang kena tilang dalam razia ini, diantaranya tidak membawa kelengkapan berkendara seperti membawa STNK, SIM dan tidak menggunakan helm.

Tria Tugistumora juga menjelaskan, bagi anggota TNI yang terbukti melanggar akan diproses secara administrasi dan kesatuan di Pengadilan Militer. Razia kelengkapan kendaraan ini juga dimaksudkan untuk mencegah potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat tidak memperhatikan pentingnya tertib lalu lintas.

Untuk pelaksanakan operasi ini, Tria Tugistumora berpesan agar setiap prajurit senantiasa mentaati segala aturan yang berlaku.

(ST)

Viral Video Kucing Dicekoki Minuman Keras Oleh Sekelompok Wanita

0
Kucing
Ilustrasi
Video kucing di cekoki minuman keras beredar luas di media sosial. Video berdurasi 23 detik itu terlihat direkam di dalam sebuah kamar.

Dalam video itu terdengar suara tawa ketiga perempuan sambil mengangkat dan mengayun-ayunkan seekor kucing ras. Setelahnya, mereka memberikan cairan dari botol yang diduga merupakan minuman keras. Mereka memaksa kucing ini untuk meminumnya.

“Amaknya baduo ndak talok dek den do. Capeklah,” kata perekam video dalam bahasa Minang yang bila diartikan “Dua ibunya ini tidak sanggup. Ayo cepatlah,”

Usai mencekoki kucing dengan minum keras, ketiga wanita ini kembali tertawa keras. Kucing tersebut terlihat berjalan dan sempat terdiam beberapa saat sebelum akhirnya berjalan di atas keset kaki.

Akibat viralnya video tersebut, komunitas pecinta kucing bertindak.

Komunitas pecinta kucing bersama warga berhasil mengamankan 3 wanita yang viral mencekoki kucing dengan minuman keras jenis soju.

Mereka di amankan di kamar kos, di Kawasan Gurun Laweh, Kota Padang. Ketiganya diamankan saat hendak kabur dengan membawa koper penuh pakaian usai video mereka viral dan dikecam banyak pihak, Minggu (3/9/2023) malam.

Identitas ketiga remaja wanita itu diketahui bernama Syinita Ade Putri, Lenni Marlina dan Sisri Annisa Wahida. Dari video yang beredar, ketiganya membacakan permohonan maaf.

3 Wanita yang cekoki minuman keras ke Kucing

“Saya yang bertanda tangan dibawah ini, nama Syinita Ade Putri, Lenni Marlina dan Sisri Annisa Wahida, alamat Koto Panjang, Limau Manis, Sungai Manau, dengan ini berjanji tidak akan pernah lagi memelihara atau mengadopsi kucing dengan alasan apapun, menyerahkan kucing dengan salah satu perwakilan cat lover Kota Padang,” katanya

Ketiganya juga menyatakan bersedia membiayai pengobatan kucing yang telah dicekoki soju tersebut serta bersedia diproses hukum jika kembali mengulangi kesalahan.

“Sebagai rasa bersalah saya, saya bersedia untuk membiayai pengobatan kucing pasca dicekoki miras soju di dokter hewan dan biaya transportasi sebesar Rp 400 ribu.

Jika terbukti saya kembali melakukan kesalahan, saya bersedia diproses hukum sesuai UU Perlindungan Hewan yang berlaku,” katanya.

Salah satu anggota komunitas pecinta kucing, Silvi mengatakan, pihaknya akan membawa kucing yang dicekoki minuman keras tersebut untuk diperiksa ke dokter hewan.

Terungkap pula kucing yang dicekoki soju itu diketahui berjenis persia medium, berusia 4-5 bulan serta mengalami masalah kesehatan yakni terinfeksi jamur di bagian dagu, tungau di telinga, dan skabies di belakang telinga.

“Kucing ini setelah dicekoki soju harus diperiksa kondisinya, bagaimana kondisi ginjal, hati. Memang harus dibawa ke dokter hewan, paling besok kami bawa,” kata dia.

Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan aksi tiga wanita muda merecoki seekor kucing dengan minuman keras, viral di media sosial. Hewan peliharaan itu dipaksa meminum miras hingga terlihat linglung. (As/Red/dt)

Tanaman Jagung Milik Eli Ermawati Dirusak OTK, Pelaku Diduga Dari Kampung Sebelah

0
Jangung
BINJAI | Tanaman Jagung milik seorang petani bernama Eli Ermawati Br Sitepu, warga jalan Gunung Singgalang Dsn Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai dirusak oleh orang tidak dikenal atau (OTK).

Tanaman jagung seluas sekitar 10 Rante lebih yang sudah memiliki surat SK Camat tersebut dirusak di sejumlah titik dengan cara dirabat atau ditebang diduga menggunakan alat pemotong seperti parang.

Dalam video yang beredar, tampak tanaman jagung tersebut rusak di sejumlah titik dengan bentuk mengular.

Korban mengetahui tanamannya dirusak pada Minggu (03/09/2023) pagi pukul 08.00 wib.

Warga sekitar menyebut, pelaku dari pengrusakan tanaman tersebut diduga dari kelompok mengatas namakan kelompok tani, sebab diketahui kedua kelompok antara masyarakat Beguldah dan Mekar Jaya belakangan ini sering konflik terkait permasalahan lahan.

Sementara, lahan yang dirusak adalah lahan pribadi yang memiliki surat SK Camat, jelas Eli Ermawati Sitepu tidak Terima atas pengerusakan tanaman miliknya.

Atas kejadian tersebut, Eli Ermawati Sitepu melaporkan kasus ini ke Polsek Binjai Selatan dengan Nomor LP/B/103/IX/2023/SPKT POLSEK BINJAI SELATAN POLRES BINJAI/ POLDA SUMATERA UTARA.

” Saya berharap dengan laporan ini, agar pelaku secapatnya tertangkap, dan ini bukan lahan garapan melainkan lahan milik saya yang sudah jelas memiliki surat surat, dan mudah mudahan pihak kepolisian mengungkap aktor di balik pengerusakan lahan milik saya ini,” ujar Eli Ermawati Sitepu.

Selanjutnya masih kata Eli Ermawati Sitepu, ia berpesan buat untuk kelompok tani sebelah janganlah mengatasnamakan kelompok tani tapi merusak lahan milik saya, sementara kami tidak pernah menggangu mereka, tapi kami yang sering mendapatkan teror dan pengancaman dari sekelompok orang tak dikenal,” Pungkasnya.

(ST)

Tantangan Revolusi 4.0, Bupati Dairi: Mampu Tidak Guru Beradaptasi dengan Kemajuan Zaman

0

DAIRI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pendidikan senantiasa mendukung program Kemendikbud Ristek yang terus berupaya melakukan percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka di mana berbagai programnya juga selaras dengan visi misi Kabupaten Dairi, yakni Dairi Cerdas.

Bentuk dukungan tersebut disampaikan Bupati Eddy Berutu saat membuka Rapat Kerja (Raker) Dinas Pendidikan dan Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka yang digelar di Balai Budaya, Sidikalang, Sabtu (2/9/2023).

Acara ini dihadiri Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sumatera Utara Dr. Joko Ahmad Julifan, Pj.Sekda Charles Bancin, Kepala Dinas Pendidikan J.W Purba, Bunda Literasi Dairi Romy Mariani Simarmata Eddy Berutu, para kepala sekolah SD-SMP, baik swasta dan negeri se-Kabupaten Dairi, dan Para tenaga pendidikan se-Kabupaten Dairi.

Di hadapan kurang lebih 100 orang peserta raker, Bupati menyampaikan bahwa mau tidak mau kita sudah masuk era revolusi industri 4.0, di mana tantangan akibat kemajuan zaman ini harus kita hadapi dan itu tidak terhindarkan. Dia mengatakan tantangan akan kehadiran era rovolusi industri ini harus bisa diantisipasi oleh guru yang notabene lahir bukan di zaman tersebut (revolusi industri).

“Tantangan bagi kita justru muncul dari rekan-rekan guru bukan dari murid, ini yang membuat saya khawatir, mampu tidak guru-guru beradaptasi dengan kemajuan ini?” kata Bupati bertanya.

Jika bertanya pada anak didik kita, kata Bupati lagi, tentu mereka mampu menghadapinya karena mereka memang lahir di era kemajuan zaman itu, akan tetapi tantangan lain juga datang. Kemajuan zaman era industri ini bisa saja berdampak pada kehilangan jati diri dan budi pekerti anak bangsa.

“Karena anak didik kita sudah lahir di zaman digital ini, sehingga kita tenaga pengajar butuh terobosan. Saya bersyukur di sini ada kepala BBGP sebagai partner saya guna mendorong hal ini agar memang pendidikan di Dairi bisa makin maju. Skill itu memang harus ditanam sejak kecil, tapi mengedukasi budi pekerti anak bangsa jauh lebih penting,” tegas Eddy Berutu.

Selain itu, Bupati juga meminta program Gampang Asik dan Menyenangkan (Gasing) yang sudah digencarkan Pemkab Dairi pun harus tuntas.

“Bukan cuma tuntas waktunya namun tuntas hasilnya,” ujar Bupati lagi.Di akhir arahannya disampaikan bahwa usai program Gasing yang menargetkan 30.000 anak didik Dairi dan mesti tuntas November nanti, Sebelumnya Dr. Joko Ahmad Julifan selaku Kepala BBGP Sumatera Utara memyampaikan kehadiran BBGP sejak setahun lalu di Sumut diberi tugas Kemendikbud guna pemberdayaan guru, tenaga pendidik, dan pengawas sekolah mulai PAUD hingga SMA.

Beberapa fungsi yang dilakukan oleh BBGP, kata Joko, adalah pemetaan potensi guru dan memfasilitasi kompetensi guru.

“BBGP tampaknya memang terlihat seperti lembaga diklat. Oleh karena itu fungsi kita adalah pemgembangan kompetensi guru tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya yang sudah memasuki episode ke-26. Ingat, fokus kita dari setiap episode nya adalah siswa,” katanya. Dia mengingatkan sebanyak 2.600 guru penggerak di Indonesia, 30 di antaranya sudah lahir Dairi. “Semoga pendidikan di Kabupaten Dairi maju dan makin lebih baik di bawah kepemimpinan Pak Bupati Eddy Berutu,” katanya yang disambut tepuk tangan para peserta.

Diketahui dalam kegiatan ini akan juga dirangkai dengan seminar, pemaparan Geosite Kaldera Toba dan pelatihan Gasing. (Nid)

Pelantikan DPD dan DPC PKB Pujakesuma se-Sergai sekaligus Kenduri Menyambut HUT RI-78

0
Pujakesuma
Sergai | Aktiva.news – Pelantikan DPD Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Serdang Bedagai dan DPC Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma se- Serdang Bedagai Priode 2023-2027 berlangsung sukses.

Pelantikan ini sekaligus Kenduri menyambut HUT RI- 78, Jumat (1/9/2023) di Aula Sultan Serdang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.

Dengan mengambil Tema, “Guyubnya Warga Jawa di Seni dan Budaya dalam wadah Bhineka Tunggal Ika”.

Resmi dilantik sebagai Ketua DPD PKB Pujakesuma Sergai Muhammad Heri Sukandar SH, Sekretaris DPD Pujakesuma Sergai, Siswandi ST dan Bendahara Joko Sulistiono, M.Pd.

Sedangkan pelantikan DPC PKB Pujakesuma, diantaranya Kecamatan Tanjung Beringin, Dolok Merawan, Pantai Cermin, Sipispis, Serbajadi
dan Pegajahan.

Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, dalam kata sambutannya mengatakan Pujakesuma di Kabupaten Serdang Bedagai kalau dilihat dari statistik suku Jawa adalah yang terbesar di Sergai.

“Tetapi suku ini tidak menumpuk disatu tempat, pada umumnya ada di sekitar perkebunan, karena setiap ada perkebunan pasti ada orang Jawa. Kita ketahui bersama suku Jawa ini menjadi suku yang ramah dan memiliki etika,”ujar Bupati.

Untuk itu, kata Bupati, diera sekarang norma etika sepertinya memulai memudar, diharapkan kepada kawan-kawan yang baru dilantik supaya mengajarkan etika kepada anak-anak kita, agar suku Jawa selalu dikenal ramah di Kabupaten Serdang Bedagai ini.

Ditambahkan Wakil Bupati Sergai, H. Adlin Umar Tambunan, dirinya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan DPD PKB dan DPC Pujakesuma Sergai.

“Semoga kedepannya menjadi paguyuban yang kompak khususnya kepada pengurus yang baru dilantik,”ucapnya.

Ketua DPW PKB Pujakesuma Sumatera Utara, H.Khoirun Rijal, ST, M.AP mengatakan kepada DPD PKB dan DPC yang baru dilantik teruslah mengibarkan bendera Pujakesuma diseluruh ranting dan Desa se Kabupaten Serdang Bedagai.

“Jadilah contoh yang baik dimata masyarakat, lestarikan budaya Jawa dan terus lakukan penguatan paguyuban keluarga besar Pujakesuma sehingga dapat diterima dan dirasakan oleh masyarakat dan Pujakesuma benar-benar bermanfaat bagi pemerintah dan etnis lainnya di Kabupaten Serdang Bedagai,”tegasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua DPP PKB Puja Kesuma, Eko Supianto menyampaikan dengan dilantiknya DPD dan DPC PKB Pujakesuma Kabupaten Serdang Bedagai harapan kita Pujakesuma ini bisa diterima dimasyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai ini.

“Mungkin dalam waktu yang tidak lama lagi dewan pembina Pujakesuma kita akan datang ke Medan, saya berharap kepada DPD dan DPC ikut menyambut kedatangan pembina Pujakesuma.”katanya.

“Pada kegiatan itu, nanti kita juga minta kepada dewan pembina agar melakukan peletakan batu pertama pendopo agung Pujakesuma,”tutupnya.

Kegiatan pelantikan DPD dan DPC PKB Pujakesuma Sergai diakhiri dengan Pemotongan nasi tumpeng dalam rangka menyambut HUT RI 78.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Sergai H.Darma Wijaya, Wabup H. Adlin Tambunan, Sekdakab Faisal Hasrimy, Kapolres Sergai AKBP. Oxy Yudha Pratesta, Kasi Intel Kejari Sergai Romel Tarigan, Danramil 10/SR Kapt Inf Sucipto, KTU Kemenag Sergai Yusuf Barus, Ketua BKPRMI Sergai, Ketua GP Ansor Sergai Suhar Endang Wibowo Saputro, Sekretaris FKUB Sergai Sakarani SH, Ketua DPP Puja Kesuma, Eko Supianto, Ketua DPW PKB Pujakesuma, Sumatera Utara, H. Khoirun Rijal, ST, M.AP, kemudian juga Pengurus LKK-PHBI Warga Banjar Kecamatan Perbaungan-Pantai Cermin, dan ormas adat se-Sergai, serta para undangan lainnya.
(AR)

Arzak Khair : SPBT di Sibolga Bukan Tempat BBM Ilegal, Itu Berita Hoaks

0
SPBT
Arzak Khair Menyampaikan Kepada Awak Media dan Menepis Berita Hoaks
Sibolga – Arzaq Khair sebagai Wadintel dari Media Kamtibmas Indonesia Sumut menyatakan keberatan atas pencatutan namanya sebagai narasumber pada media Jurnal Buser Bhayangkara TV dan di beberapa media online lainnya.

Arzaq mengatakan, pemberitaan yang ditayangkan pada Selasa 29 Agustus 2023 mengangkat judul berita SPBT di Sibolga Diduga Dialih Fungsikan Jadi Gudang BBM Illegal yang mencatut dirinya.

“Saya tidak benar sebagai narasumber, itu berita hoaks,” kata Arzaq, Kamis (31/08/2023).

Masih kata Arzaq, berita tersebut tidak benar adanya alias keliru karena dirinya tidak pernah memberikan statement ataupun tanggapan di media tersebut.

“Saya sendiri tidak mengetahui tentang tulisan yang sudah tertuang dalam pemberitaan itu. Lebih ironisnya disana nama saya dibuat seolah-olah meragukan kinerja dari Komandan Korem 023/KS,” jelasnya.

“Sepengetahuan saya, SPBT tersebut adalah tempat menampung jatah BBM khusus Militer bukan penampungan BBM Illegal seperti yang dituliskan,” terangnya.

Arzaq mengisahkan pada hari Selasa 29 Agustus 2023 yang lalu. Ketika melintasi SPBT Sibolga, SY meminjam ponsel milik Arzaq untuk mengambil dokumentasi seperti photo dengan alasan camera ponselnya buram. Namun kata Arzaq dirinya tidak mengetahui objek apa yang difoto oleh temannya.

“Sampai akhirnya saya tahu bahwa objek yang dia foto adalah sekitaran SPBT militer Sibolga. Adapun dokumentasi itu dijadikan sebagai objek dalam beberapa judul berita di Media online adalah tanpa sepengetahuan saya,” ucap Arzaq.

Arzak mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian tentang pencatutan namanya secara sepihak yang dimasukan ke beberapa Media online dan sudah dibagikan di media sosial Facebook.

“Dan jika ditemukan unsur pidananya, maka saya akan melaporkan saudara SY,” kata Arzak.

Lebih lanjut Arzaq juga akan menyurati Pimpinan Media tersebut meminta klarifikasi atas pencatutan nama yang tidak pernah sama sekali ada konfirmasi.

Terpisah, Ka Pompa Den Bekang SPBT I-44-04 Sibolga, Peltu Amri membantah tentang pemberitaan di beberapa Media yang menyebutkan bahwa SPBT Militer Sibolga dialihfungsikan menjadi tempat BBM Illegal.

“Tidak benar kalau SPBT I-44-04 Sibolga dijadikan tempat penimbunan BBM Illegal. SPBT ini adalah tempat penyaluran BBM jatah Militer,” tegasnya.

“Kalaupun ada banyak solar disini itu kita beli BBM non Subsidi atau Industri dari PT. Pertamina yang kita peruntukkan kepada pengusaha ikan yang ada disekitaran Sibolga, itupun jika membutuhkan BBM dalam keadaan terdesak baru kita salurkan,” sambungnya.

Peltu Amri menegaskan berita tersebut adalah hoaks.

“Jika teman awak Media ingin bukti kongkrit pembelian BBM Industri yang kita lakukan melalui PT. Pertamina silahkan konfirmasi kesana,” timpalnya.(Syaiful)

Mantan Napiter Buka Galian C Ilegal Dilahan Eks HGU Kebun Tunggurono, Polisi Amankan Satu Unit Damp Truk

0
BINJAI | Satuan Intelkam dan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Binjai berhasil mengamankan satu unit dump truk dari lokasi galian c di daerah jalan Candrawasih, kelurahan Mencirim, kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Kamis (31/08/23).

Informasi yang diperoleh, Dump truk berisikan tanah timbun ini diamankan berdasarkan laporan masyarakat bahwa dikawasan tersebut ada aktivitas galian c ilegal.

Disaat polisi mengamankan dump truk tersebut, beberapa pria berambut gondrong yang mengaku sebagai pemilik galian c datang untuk melakukan upaya agar dump truk tersebut tidak dibawak.

Salah satu pria berambut gondrong berpakaian kaos putih mengaku dirinya adalah mantan dari Narapidana terorisme.

Ia berkata kepada pihak kepolisian, bahwasan mereka melakukan aktivas tersebut dikarenkan tidak adanya perhatian dari pihak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sehingga mereka melakukan kegiatan tersebut.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar menyebut, aktivitas galian c tersebut sudah sangat meresahkan, apalagi diketahui pemilik seorang mantan Napiter (narapidana terorisme)

“Kami warga sangat keberatan adanya aktivitas galian c di lokasi ini, sepanjang jalan Candrawasih penuh dengan debuh dan jalan menjadi rusak, ditambah lagi pemilik seorang mantan narapidana terorisme, jelas kami takut pak,” Ungkap warga.

Disaat polisi hendak mengamankan mobil dump truk tersebut sempat hampir terjadi keributan antara warga dengan pemilik galian c, sehingga pihak kepolisian langsung membawak dump truk tersebut beserta supir ke Polres Binjai.

(Turnip)

Setahun Belum Gelar Perkara, Jaminan Surat Tanah Milik Warga Ditahan di Polres Binjai

0
BINJAI | Erwinta Ginting seorang warga, Suka Aman, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal merasa kecewa dengan kinerja Polres Binjai terkait penahanan jaminan berupa sertifikat surat tanah miliknya di Polres Binjai.

Surat sertifikat hak milik nomor 1700 ini dijaminkan pada waktu itu ke Polres Binjai terkait diamankannya 2 mesin jonder milik kelompok tani dengan kasus dugaan pengrusakan lahan milik PTPN II Kebun Sei Semayang di kelurahan Tunggurono pada bulan Agustus 2022 lalu.

” Kemarin sempat dua mesin jonder diamanakan di Polres Binjai bang dan beberapa anggota kelompok tani, terkait kasus dugaan pengrusakan lahan milik PTPN II Sei semayang di Tunggurono, dan untuk kedua mesin jonder tersebut dilepas dengan mengajukan permohonan berupa surat sertifikat tanah sebagai jaminan,” Kata Erwinta Ginting kepada wartawan, Kamis (10/08/23).

Setelah itu, hampir satu tahun ini, saya hendak ingin mengambil surat sertifikat saya di Polres Binjai untuk keperluan pengurusan tanah, namun sepertinya mereka enggan memberikan dengan alasan yang bertele-tele.

” Katanya kalau mau ngurus pengambilan surat jaminan itu rumit bang, harus membuat surat permohonan ke Kapolres, belum lagi menghadap sama petinggi di polres Binjai, padahal perkara ini sudah berjalan satu tahun, tapi kok masih mereka tahan, apa sebabnya ? sampai dmn perkara ini berjalan, ” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, awak media mencoba mengkonfirmasi ke pihak penyidik Sat Reskrim Polres Binjai Aiptu Musliyadi, disitu ia menjelaskan untuk pengurusan pengambilan surat jaminan tersebut agar pemilik membuat surat permohonan kepada Bapak Kapolres Binjai.

” Harus membuat surat permohonan kepada Bapak Kapolres Binjai dulu bang, nanti suratnya antar ke sium bang,” Katanya

Setelah itu, tak butuh waktu lama, Erwinta Ginting langsung membuat surat permohonan kepada Bapak Kapolres Binjai pada hari Rabu (14/06/23) lalu.

Namun surat permohonan yang di ajukan tersebut pun tak ada kabar sehingga awak media mempertanyakan kepada Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Rian Permana pada bulan Juni kemarin.

Kasat Reskrim polres Binjai AKP Rian Permana pada saat itu dikonfirmasi melalui pesan whatsapp sepertinya bungkam dan tidak merespon konfirmasi dari awak media tentang terkait surat jaminan tersebut.

Begitu juga dengan Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen yang masih baru menjabat ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut belum juga bisa memberi keterangan yang jelas, hanya saja mengatakan menunggu hasil gelar perkaranya.

“Lagi saya suruh gelar perkara, saya dapat laporan perkaranya naik, “ungkapnya.

Namun sayangnya hingga saat ini, Mantan Danden Gegana Satbrimob Polda Papua itu belum memberikan jawaban kepada awak media terkait prihal hasil gelar perkara tersebut.
(Turnip)

Dapat Penghargaan dari Majalah TEMPO Kategori Pendorong Ekonomi Kerakyatan, Ini Respons Bupati Dairi Eddy Berutu

0
majalah tempo

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menerima penghargaan bergengsi dari Majalah TEMPO sebagai salah satu bupati yang berprestasi dalam kategori Pendorong Ekonomi Kerakyatan. Penghargaan diberikan TEMPO dalam acara “Apresiasi Tokoh Indonesia” di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2023.

Penghargaan ini tak main-main sebab sebelumnya TEMPO telah melakukan penilaian, yang mana dari ratusan kepala daerah, Bupati Eddy Berutu termasuk salah satu yang sukses memajukan daerahnya terutama dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan sehingga layak mendapat apresiasi.

Tradisi TEMPO dalam memilih kepala daerah berprestasi sudah dimulai sejak 2008. Proses pemilihan dilakukan dengan mendata seluruh kepala daerah, baik bupati atau wali kota. Setelah didata, tim TEMPO menyusun dalam beberapa kategori. Dalam pemilihan, TEMPO melibatkan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK), Komite Pemantau Kepala Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuannya untuk menelusuri kepala daerah yang ada terutama memastikan mereka bebas dari korupsi. Meraih penghargaan sebagai pendorong ekonomi kerakyatan yang dimaksud lewat program Agri Unggul dalam hal ini pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) yakni berkontribusi pada perekonomian lokal.

Bupati Eddy Berutu mengaku bangga atas penghargaan ini. “Saya dan seluruh jajaran sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan ini. Penghargaan yang betul-betul mengukur apa yang sudah kami darma baktikan untuk masyarakat,” katanya. Dia menambahkan penghargaan ini secara khusus sangat relevan dengan Kabupaten Dairi karena tekad sebagai Bupati ingin mendorong ekonomi kerakyatan. Dia menyebut setidaknya ada dua sektor yang didorong yang merepresentasikan rakyat dan masyarakat Dairi. Satu, sektor pertanian, dan kedua, sektor UMKM.

“Dua sektor ini memang secara khusus mati-matian kami lakukan dukungan karena sebagian besar rakyat Dairi ada di sektor ini dan sektor inilah yang menopang dan mendorong perekonomian Kabupaten Dairi,” ucap Bupati. Eddy Berutu mengatakan juga merasa bangga dan bersyukur karena penghargaan ini diberikan oleh sebuah majalah yang reputasinya sangat tinggi, dipercaya, baik pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Sehingga kami percaya apa yang kami berikan memberi arti bagi masyarakat. Tentu penghargaan ini akan mendorong kami untuk bekerja lebih keras dan bukan saja hari ini tapi besok, tahun depan, dan tahun-tahun yang akan datang untuk mewujudkan Dairi Unggul yang mensejahterakan masyarakat,” tuturnya. Menurutnya, penghargaan ini sangat penting karena kategorinya pendorong kesejahteraan rakyat.

“Memang tekad kami sesuai visi misi itu adalah Dairi Unggul yang mensejahterakan masyarakat. Fokus kita adalah kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu ada dua hal yang kami lakukan secara khusus. Pertama adalah masyarakat petani dan kedua adalah masyarakat UMKM,” ucapnya. (Nid)