Beranda blog Halaman 252

Diminta Polisi Grebek Dragon City SPA, Ini Penjelasan Warga

0
BINJAI | Pijat refleksi atau dikenal Dengan Dragon City Massage Spa berkedok kesehatan yang berada di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di area Binjai Supermall, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai diduga menyediakan kusuk plus-plus beraroma “maksiat” yang meresahkan masyarakat.

Sesuai data dihimpun, lokasi pijat refleksi bernama Dragon City itu memiliki beberapa wanita pekerja yang berumur dibawah 30 tahun. Pijat refleksi itu meliputi kusuk (urut) untuk VIP seharga Rp 125 ribu per jam hingga Rp 150 ribu untuk kelas Suite selama 2 jam sudah termasuk kusuk berjenis Vitaliti.

Tidak itu saja wanita pekerja disinyalir bersedia melayani tamu yang ingin melakukan paket “plus – plus sesuai paket pilihan yang fantastis seperti harga Rp 400 ribu hingga 700 ribu.

BS (36) salah seorang warga mengatakan, kusuk Message Dragon City Spa itu sama sekali bukanlah sebagai lokasi pijat kesehatan saja tetapi diduga sudah menjadi tempat maksiat, hal itu dibuktikan tamu yang datang merupakan kalangan pria dan pekerja kasir terang terangan menawarkan pijat “plus plus”.

“Lokasi pijat refleksi itu diduga menjadi tempat maksiat. Lihat saja lah, tamu yang datang pijat hanya kalangan pria, dan pekerja kasir pun terang terangan menawari untuk pijat “plus plus” ujarnya.

Dugaan itu juga didukung dengan keberadaan pekerja yang didominasi oleh para wanita berpenampilan pakaian seksi dan celana pendek sebatas paha, yang bertujuan menarik perhatian para tamu dari kalangan pria. Tidak sedikit pula, pria yang datang ke lokasi pijat refleksi tersebut.

“Wanita yang memijat di refleksi itu berpakaian seksi dan muda muda, kalau memang pijat kesehatan, apa harus memakai pakaian seksi?. Parahnya lagi tempat pijat refleksi itu berjarak dekat dengan tempat ibadah seperti masjid dan Gereja”, ungkapnya.

Untuk itu dirinya mendesak kepada Oknum terkait untuk tidak tutup mata dengan untuk mencabut surat izin usaha lokasi pijat refleksi tersebut.

“Kami meminta Oknum Terkait supaya menutup usaha pijat refleksi ini karena sudah sangat meresahkan apalagi keberadaannya tidak pantas hadir di Daerah kami ini”, sebutnya mengakhiri sembari didukung warga lainnya.

“Betul kami merasa keberatan keberadaan tempat refleksi ini dan harus segera ditutup. tempat pijat refleksi itu tidak pernah disentuh oleh Oknum terkait, ”tambah para warga.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Binjai AKBP Hendrick Situmorang akan melakukan penyelidikan terkait tempat itu.

“Kita akan atensi bang, terimakasih infonya,” ujar Hendrick Situmorang ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (23/02). (Surya Turnip)

Antisipasi Jalan Tidak Rusak, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sergai Minta Perusahaan Ganti Kendaraan Melebihi Tonase

0

Sergai – Infrastruktur jalan yang dibangun oleh Pemkab Serdang Bedagai, Sumatera Utara harus dijaga semua pihak, baik masyarakat maupun pihak yang berkompeten, termasuk juga para pengusaha yang menjalankan usahanya di “Tanah Bertuah Negeri Beradat” yang keseharian nya menggunakan transportasi darat.”

Jika ingin Sergai ini menjadi daerah maju, kita harus dukung program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Kita harus ada rasa memiliki, sehingga bangunan yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan menggunakan dana bersumber APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, seperti bangunan infrastruktur jalan Kabupaten dengan kelas C, tentunya hanya mampu dilewati kendaraan dengan muatan di bawah 8 ton.

Jalan Kabupaten yang berada di Desa Lubuk Bayas, Desa Nagalawan Kecamatan Perbaungan dan di Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Sergai, harus kita jaga dan jangan melintasinya dengan menggunakan kendaraan melebihi Tonase.

Selanjutnya, kata Wakil Ketua Komisi A DPRD Sergai Suryadi, Kamis (23/2/2023), via telepon seluler, cara lain untuk menjaga kondisi jalan tetap bagus, Pemkab Sergai harus memasang Portal kiri dan kanan dengan ukuran hanya bisa dilewati kendaraan muatan 1 ton hingga 8 ton saja.

“Pemkab Sergai juga harus secara terus menerus melakukan sosialisasi ke berbagai perusahaan yang memiliki kendaraan melebihi tonase atau muatan lebih 8 ton. Nah, jika PT. Aqua Farm Nusantara berdiri di Kecamatan Pantai Cermin bergerak di bidang pengolahan Ikan Nila, kata Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sergai ini, memiliki kendaraan Kontainer melebihi muatan 8 ton, dihimbau untuk segera menggantinya dengan kendaraan yang bermuatan 8 ton, sehingga jalan tetap bagus dan mampu bertahan sampai 10 tahun lamanya hingga 15 tahun.”

Dengan kita jaga bangunan tersebut, maka perekonomian masyarakat bisa menjadi bagus dan tidak terganggu lagi masyarakat jalankan aktivitasnya setiap hari, perusahaan juga tetap jalankan usahanya.

Kalau jalan maupun bangunan tetap dalam kondisi bagus, Pemerintah daerah juga tidak bolak balik memperbaiki jalan rusak yang lokasinya disitu-situ aja. “Saya yakin jika Pemkab Sergai dan masyarakat juga para pengusaha kompak saling bergandengan tangan menjaga bangunan yang sudah dibuat oleh pemerintah, maka Sergai akan menjadi daerah yang maju nantinya.” ucap Suryadi. (Tim/Ariadi)

Bupati Dairi Keleng Ate Berutu Serahkan Akta Nikah Pengantin di Sopo Godang HKBP Sidikalang

0
Dairi – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan akta nikah pengantin Dhaniel Manurung dan Anggun Pardede yang melangsungkan pernikahan di Sopogodang HKBP Sidikalang, Kamis (23/2/2023).

Bupati Eddy Berutu yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu mengatakan pemerintah selalu berupaya memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, salah satunya adalah dokumen kependudukan.

“Sebagai bentuk perwujudan itu, kami akan menyerahkan langsung akta nikah kepada pengantin. Selain akta nikah, sekaligus juga kami serahkan Kartu Keluarga (KK) baru untuk pengantin dan KK baru juga untuk orang tua ke dua pengantin dikarenakan status yang sudah berubah. Selain itu juga kami akan serahkan KTP baru kepada pengantin,” ujarnya di hadapan pengantin.

Tak lupa, Eddy Keleng Ate Berutu yang didampingi Kepala Desa Huta Rakyat Garang Sihombing, menyampaikan ucapan selamat kepada pengantin.

“Atas nama pemerintah dan keluarga, saya ucapkan selamat kepada pengantin dan keluarga atas pernikahan yang sudah berlangsung. Semoga keluarga yang baru ini menjadi sumber berkat bagi orang lain khususnya bagi keluarga,” kata Bupati.

Orang tua dari Dhaniel Manurung menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama seluruh rombongan. “Kiranya Pak Bupati selalu dalam lindungan Tuhan dalam menjalankan setiap tugas di pemerintahan. Kami mohon maaf atas segala kekurangan yang ada selama dalam penyambutan kepada Pak Bupati,” tutur orang tua Dhaniel. (Nid)

 

Debt Collector yang Bentak-Bentak Polisi Jadi Tersangka

0
Sebanyak 7 Debt collector yang bentak-bentak Polisi jadi Tersangka. 3 Debt Collector sudah diringkus Polisi, Debt collector empat orang diantaranya masih diburu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan bahwa sejumlah debt collector yang membentak polisi tersebut sudah ditangkap oleh jajarannya. Namun, empat diantaranya saat ini masih berstatus sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Tujuh orang debt collector itu merupakan pelaku yang bentak anggota polisi dan selebgram Clara Shinta. Tiga orang yang sudah ditangkap adalah Andri Wellem Pasalbessy, Lessly Watimena dan Xaverius Rahamav.

“Dari tujuh orang ini kami konstruksikan semuanya adalah tersangka dan yang sudah kita amankan tiga orang,” kata Hengki, Kamis (23/2/2023).

Sedangkan, empat orang debt collector yang saat ini masih buron adalah Erick Jonshon Saputra Simangunsong, Briam Fladimer W, Jemmy Matatula dan Jerry Hehamahwa.

Hengki mengatakan, untuk tersangka DPO bernama Erick Simangunsong merupakan sosok yang memakai baju bergaris biru pada video viral dan melakukan pembentakan terhadap Aiptu Evin.

“Kami sedang mengejar empat orang lagi pertama bernama Erick Jonshon Saputra Simangunsong, kalau yang di media sosial yang (pakai baju) garis-garis biru,” kata Hengki.

“Dan ternyata yang bersangkutan ini residivis kasus penganiayaan di Banyumas. Kemudian ada tiga orang lagi inisialnya BL,JM, JH,” imbuhnya.

Debt collector
Debt collector Yang Bentak-bentak Polisi

Hengki juga menjelaskan bahwa pasca saat kejadian itu para tersangka ini bukan hanya sekadar memaki akan tetapi juga melakukan paksaan secara fisik dan psikis baik terhadap korban dan Aiptu Evin.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 (sembilan) tahun penjara.

Kemudian Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 (sembilan) tahun penjara serta Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun penjara.

Terbukti Bunuh Brigadir Joshua, Richard Eliezer Tetap Jadi Polisi

0
Kasus pembunuhan menjerat Richard Eliezer atau Bharada E mendapat respon positif, ia tetap menjadi anggota Polri setelah diperiksa selama 7 jam di Komisi Kode Etik Polri (KKEP), Rabu (22/2/2023).

Richard Eliezer tetap jadi Polisi Namun, ia dikenakan sanksi demosi selama satu tahun.

“Sanksi administratif yaitu mutasi bersifat demosi selama satu tahun,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Ramadhan menekankan bahwa Polri tetap mempertahankan Eliezer sebagai anggota mereka, meski dia terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J dan sudah terbukti di pengadilan.

“Yang jelas putusan sidang yang bersangkutan dipertahankan,”beber Ramadhan.

Sesuai Pasal 13 Ayat 1 huruf a Perpol Nomor 1 Tahun 2003 maka Komisi Kode Etik mengambil pertimbangan bahwa terduga pelanggar masih dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas Polri, jelas Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan

Lanjutnya. “Demosi di fungsi Yanma jadi dalam masa satu tahun yang bersangkutan ditempatkan di Tamtama di Yanma Polri,”jelasnya.

Polri sejak siang tadi menggelar sidang etik terhadap Bharada E. Sidang ini dipimpin oleh tiga Kombes.

Dalam sidang tersebut, sebanyak delapan orang memberikan kesaksiannya termasuk Ferdy Sambo. Sambo memberikan kesaksian secara tertulis dan tidak hadir dalam sidang secara langsung.

 

Pemkab Dairi Akan Gelar Jamuan Makan Malam F1H20

0
Dairi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan menjadi tuan rumah jamuan makan malam atau gala dinner untuk seluruh pembalap F1H20 atau F1 PowerBoat Lake Toba.

Jamuan makan malam bertajuk “Dairi’s Cultural Nigth Dinner” akan digelar di Toba Ballroom Labersa Hotel, Kabupaten Toba, Sabtu (25/2/2023) mulai pukul 18.00 WIB.

Acara ini juga akan dihadiri beberapa pengusaha papan atas dari Indonesia dan luar negeri. Karena selain gala dinner, acara ini juga dirangkai dengan business matching atau pertemuan bisnis, agar para pengusaha tersebut tertarik berinvestasi di Kabupaten Dairi.

Bupati Dairi Eddy Berutu mengatakan ditunjuknya Pemerintah Kabupaten Dairi menjamu para pembalap F1H20 merupakan kersempatan yang langka dan berharga.

Bupati mengatakan kesempatan menjadi tuan rumah gala dinner untuk seluruh pembalap F1H20 yang berasal dari berbagai negara akan menjadi ajang untuk semakin mempopulerkan Dairi ke seluruh dunia.

“Sebenarnya kita bukan tuan rumah ajang F1H20, tetapi kenapa Dairi yang ditunjuk menjamu para pembalap dunia tersebut? Tentunya ini sebuah penghargaan besar bagi Dairi bisa dipercaya menjadi tuan rumah gala dinner oleh Kemenko Marves dan penyelenggara yakni InJourney. Masyarakat Dairi harus bangga dengan penunjukan ini,” kata Bupati.

Bupati Eddy Berutu menjelaskan sebenarnya tujuh daerah yang mengitari Danau Toba yakni Dairi, Toba, Simalungun, Samosir, Karo, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara punya peluang yang sama untuk menjadi tuan rumah gala dinner tersebut.

“Namun karena kerja keras dan inisiatif yang kita lakukan ke Menko Marves Luhut Panjaitan melalui Deputi V Kemenko Marves Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo Manuhutu, juga ke penyelenggara dalam hal ini InJourney, maka Dairi ditunjuk melaksanakan gala dinner ini,” kata Eddy Berutu.

Bupati mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari mendukung program pemerintah pusat sekaligus memanfaatkn ajang kelas dunia ini untuk mempromosikan alam, budaya, masyarakat, produksi, dan potensi Kabupaten Dairi.

“Kita bekerja keras untuk mendapatkan kesempatan menjamu para tamu VVIP ini dan menawarkan potensi daerah kita,” ujar Bupati.

Dia menambahkan selain gala dinner, Kabupaten Dairi juga akan mengambil kesempatan berharga ini untuk mengundang para pengusaha dari luar negeri dan Indonesia dalam forum Business Matching.

“Gala dinner ini akan dirangkai dengan sebuah forum business matching dengan para pengusaha yang akan hadir dalam gelaran F1 PowerBoat ini. Kita akan tawarkan investasi di Dairi berupa hilirisasi hasil pertanian dan pengembangan pariwisata. Mudah-mudahan mereka tertarik untuk berinvestasi di Dairi,” ujar Bupati.

Eddy Berutu menambahkan, selain business matching, acara gala dinner ini juga akan dirangkai dengan pertunjukan musik dan tarian Pakpak Dairi. Juga ada fashion show yang akan memperkenalkan tenun ulos dari Silalahi. Fashion show ini bekerja sama dengan Toba Tenun.

Selain itu, kata Eddy, dalam acara ini Pemkab Dairi juga akan me-launching Kopi Kapsul Sidikalang. Kopi kapsul ini merupakan produk terbaru dari kopi Sidikalang. Kopi kapsul atau istilah lainnya coffee pod adalah bubuk kopi siap seduh dikemas ke dalam kapsul eksklusif dengan takaran gramasi terukur, sehingga siap untuk diseduh kapan pun.

Eddy Berutu berharap Dairi’s Cultural Nigth Dinner di ajang F1H20 ini bisa berjalan dengan sukses dan masyarakat dunia semakin mengenal Kabupaten Dairi. (Nid)

Pj Walikota Apresiasi Empat Siswa SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Peraih Medali Emas AISEEF

0
Tebing Tinggi – Rasa bangga dan apresiasi disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Tebing Tinggi, Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP atas prestasi yang diukir 4 orang siswa SMA Negeri 1 Kota Tebing Tinggi yang berhasil meraih medali emas (gold medal).

Medali Emas itu ia raih di ajang Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2023 kategori Environmental Science, tanggal 10 sampai 14 Februari 2023 yang lalu, di Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh IYSA dan Fakultas Teknik UNDIP.

Hal tersebut diungkapkan Pj. Wali Kota Tebing Tinggi saat menerima audiensi Kepala Sekolah, guru pembimbing dan 4 siswa SMA Negeri 1 Kota Tebing Tinggi peraih medali emas AISEEF, Rabu (22/02/2023) di rumah dinas Wali Kota.

“Ini merupakan suatu kebanggaan dan apresiasi bagi Pemko dan masyarakat Kota Tebing Tinggi, karena kemenangan ini membuktikan bahwa anak-anak Kota Tebing Tinggi memiliki inovasi, kreativitas dan kompetensi yang tinggi sehingga mereka dapat bersaing dan meraih medali emas dalam ajang Internasional tersebut,” ungkap Pj. Wali Kota.

Pj. Wali Kota berharap dengan diraihnya prestasi tersebut kiranya tidak berhenti sampai disini saja, namun terus dikembangkan dan ditingkatkan inovasi dan kreatifitas.

“Selamat dan sukses, tetap semangat. Dan saya pesankan jangan berpuas sampai disini. Terus kembangkan inovasi dan kreatifitas, karena bila berhenti potensi yang ada akan terbuang dan tidak banyak yang diraih,” pesan Pj. Wali Kota.

Disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1, Humisar Sigalingging, bahwa penelitian dan pengerjaan anak muridnya sudah berjalan selama kurang lebih 4 bulan, mulai dari uji tes hingga meraih prestasi membanggakan medali emas.

Siswa berprestasi SMAN 1 yang dibimbing oleh guru Biologi Maimunah Nasution, yaitu Gita Siagian, Muhammad Raihan, Zahara Nathasya Ayu dan Naifa Aqila Irvan Dalimunthe dengan produk kreatifitasnya, “Trucostea”.

Maimunah Nasution selaku guru pembimbing menjelaskan bahwa “Trucostea” merupakan gabungan bahan organik yang terbuang dan merupakan local wisdom (kearifan lokal), terdiri dari jenggot jagung, kulit jeruk Berastagi dan teh hijau Sidamanik dengan kegunaannya menurunkan kadar kolesterol, menurunkan batu empedu, sebagai penurun berat badan/ diet dan manfaat lainnya yang berguna bagi tubuh.

Rasa senang dan bangga juga turut disampaikan salah seorang siswa prestasi tersebut, Zahara Nathasya Ayu, yang mana Zahara Nathasya dapat membawa harum nama sekolah dan Kota Tebing Tinggi.

“Dan kami merasa senang bertemu dengan Bapak Pj. Wali Kota, yang banyak memberi nasehat dan rekomendasi ke depan,” tutupnya.

Ajang lomba bergengsi tersebut diikuti oleh para pelajar dan mahasiswa se-Asean dari 15 negara dan 368 tim serta peserta yang berpartisipasi tak hanya dari jenjang SMA melainkan dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan juga mahasiswa/ Perguruan Tinggi.

Audiensi turut dihadiri Kadis Pendidikan, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis P3APM dan perwakilan guru serta 4 siswa SMAN 1. (Ari)

Desak Pecat Oknum ASN Kasus Pelecehan Seksual, Lapas Binjai Didemo Mahasiswa

0
BINJAI | Belasan orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kota Binjai unjuk rasa di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Binjai, Rabu (22/02) sekira pukul 11.30 Wib.

Pengunjuk rasa meminta untuk memecat oknum pegawai lapas kelas II A Kota Binjai yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita berinisial IN.

“Kami minta oknum pegawai lapas yang telah melakukan pelecehan seksual untuk dipecat dan diproses sesuai dengan Hukum, apabila tidak kami akan bongkar isu isu miring di dalam lapas ini,” ucap orator aksi, Oza Hasibuan.

Masih kata Oza Hasibuan, orasi tersebut merupakan bentuk solidaritas dan dukungan kepada IN atas yang dialaminya saat ini.

” Kami dilahirkan dari rahim seorang ibu, wanita membesarkan kami, maka dari itu kami turun ke lokasi sebagai bentuk dukungan terhadap wanita yang dilecehkan oknum pegawai lapas Binjai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kalapas Binjai Theo Adrianus mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum pegawai lapas tersebut, terkait pemecatan terhadap oknum lapas tersebut, semua harus dengan prosedur yang berlaku.

“Mohon bersabar, kasus ini masih dalam proses, mari kita bersama sama menghormati dan mengawal kasus yang sedang berjalan ini, kalau memang terbukti bersalah, kita akan lakukan pemecatan,” tegas Theo Adrianus. (Surya Turnip)

Kapolres Sibolga Resmikan 3 Sentra Pelayanan Polres

0
Sibolga – Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja resmikan tiga sentra pelayanan Polres Sibolga yakni gedung Tantya Sudhirajati, Gerbang Pelayanan Tantya Sudhirajati dan renovasi Poliklinik Dokes Polres Sibolga, yang dilaksanakan di Mapolres Sibolga, Jalan dr. FL.Tobing Sibolga, pada Selasa (22/2/2023).

Kapolres mengatakan, bangunan baru Polres Sibolga tersebut dimanfaatkan sebagai ruang kerja Kasat Binmas, Kasikum dan Kasiwas di lantai 1 dan ruang vidcon dilantai 2.

Selama ini, satuan penting di Polres Sibolga tersebut menumpang pada ruangan lain di Mapolres Sibolga. Kini, satuan-satuan tersebut telah memiliki ruangan sendiri.

“Saya tentu berharap hadirnya gedung baru ini mampu meningkatkan semangat pengabdian anggota untuk melayani masyarakat,” ucap Taryono dalam sambutannya.

Kapolres menjelaskan, nama Tantya Sudhirajati sengaja ditabalkan sebagai nama gedung tersebut untuk mengabadikan nama Batalyon Akademi Kepolisian angkatan 2003 yang berarti ‘Berani Mengatakan Kebenaran’. Batalyon Tantya Sudhirajati sendiri adalah batalyon dimana AKBP Taryono Raharja ditempah.

“Sudah menjadi tradisi di Kepolisian penamaan bangunan atau ruangan di lingkungan Polres disesuaikan dengan nama Batalyon pimpinannya. Hal ini selain nama Batalyon memiliki makna yang baik, juga sebagai pengingat bahwa pada Polres tersebut pernah dipimpin oleh perwira yang pernah bertugas atau ditempah di Batalyon tertentu,” jelasnya.

Kapolres pun menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sibolga atas dukungannya sehingga gedung baru tersebut kini dapat dimanfaatkan dalam mendukung pelayanan masyarakat di Polres Sibolga.

“Terimakasih atas dukungan Pemkot Sibolga. Semoga sinergitas yang baik ini akan terus berlanjut,” tuturnya.

Peresmian Gedung dan Gerbang Tantya Sudhirajati serta renovasi Poliklinik Dokes Polres Sibolga tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan pemecahan kendi masing-masing oleh Kapolres Sibolga Taryono Rahaja dan Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan.

Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian yang dilakukan oleh Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, disaksikan oleh Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan dan Ketua Bhayangkari Polres Sibolga Ny.Ria Taryono. (Syaiful Pulungan)

 

Pembangunan Wisata Puncak Pelangkah Gading Mengecewakan dan Terkesan Asal

0
Tanah Karo – Pembangunan pengembangan prasarana objek wisata di Puncak Pelangkah Gading Desa Kuta Baru kecamatan Munte kabupaten Karo disoroti elemen masyarakat.

Masyarakat menuding proyek fisik anggaran dana alokasi khusus tahun 2021 senilai 4 miliar lebih ini pencapaian hasilnya yang mengecewakan dan terkesan asal jadi, Sabtu (18/02/2023).

Telah Purba salah seorang pemerhati masyarakat Tanah Karo mengatakan pembangunan prasarana puncak pelanggan gading.

Dari hasil pantauan saat ini pembangunan tempat parkir dan area plaza pengunjung dengan pemasangan conblock serta dinding penahan perbukitan sepertinya tidak standar spesifikasi bangunan.

Demikian juga kondisi pembangunan fisik untuk teater dan panggung kurang baik baru satu tahun dibuat panggung permanen sudah retak dan lantainya anjlok beberapa cm saat ini di sekitar panggung dan teater dipenuhi semak belukar, ujar Telah Purba saat menelusuri lokasi.

Sherly Sinaga juga merupakan salah seorang elemen masyarakat mengungkapkan kekecewaannya saat berkunjung dan menelusuri lokasi wisata puncak pelangkah gading.

Sebagai pemerhati masyarakat karo sangat kecewa karena pembangunan puncak Pelangkah gading ini dibangun tahun 2021 kalau dilihat sampai saat ini kami merasa ini mangkrak pembangunannya, ujar Sherly.

Saat dikonfirmasi ke dinas pariwisata melalui Kepala bidang pariwisata Disbudparpora kabupaten Karo Indra Tarigan mengatakan bahwa potensi puncak pelangkah gading ini merupakan aset badan usaha milik Desa Kuta Baru kemudian dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Karo untuk pengembangan destinasi wisata.

Dikatakannya terdapat tiga item kegiatan fisik dengan anggaran dari dana alokasi khusus APBN tahun 2021 senilai 4 milyar lebih yaitu tempat parkiran pelajar area pengunjung dan panggung teater.

Indra menjelaskan kondisinya seperti saat ini karena tidak adanya anggaran pemerintah kabupaten Karo untuk perawatan. (Juliver L)