Beranda blog Halaman 253

Pejabat Kabupaten Nagan Raya Gelar Forum Komunikasi Publik

0
Suka Makmue – Neracanews | Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar Forum Konsultasi Publik dan Rancangan Awal RKPK Nagan Raya Tahun 2024.

Kegiatan yang mengusung tema “Mensukseskan Pesta Demokrasi dan Meningkatkan Kualitas serta Daya Saing SDM Dalam Pengentasan Kemiskinan”, itu berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten setempat, Selasa (21/2/2023).

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Fitriany Farhas AP. S.Sos.,M.Si yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Amran Yunus SP.,MT saat membuka acara tersebut menyebutkan pelaksanaan perencanaan Ranwal RKPK ini sebagai media interaktif bagi segenap stakeholders untuk menetapkan program dan kegiatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program/kegiatan tahun anggaran berikutnya.

“Forum ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi saran dan pendapat serta bentuk komitmen bersama di antara para pemangku kebijakan daerah dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” kata Amran Yunus

Dikatakan, perencanaan tahun 2024 merupakan periode kedua dalam penerapan dokumen perencanaan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2021 Tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah Dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir Pada Tahun 2022.

Asisten II itu menambahkan, kebijakan umum pembangunan pada tahun 2024 sesuai RPK Nagan Raya Tahun 2023-2026 yaitu “Mensukseskan pesta demokrasi dan meningkatkan kualitas serta daya saing SDM dalam pengentasan kemiskinan.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama membangun Nagan Raya ini dengan menghasilkan saran dan masukan untuk nantinya menghasilkan usulan kegiatan yang berkualitas sesuai dengan kewenangan dan menjadi daya ungkit demi meningkatkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam upaya kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor,” pinta Amran.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Nagan Raya, Rahmatullah SSTP.,M.Si melaporkan pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD DAN RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, DAN RKPD.

Maksud diselenggarakannya forum ini lanjut Rahmat, adalah untuk menyampaikan prioritas rancangan awal RKPK Nagan Raya tahun 2024 sebagai salah satu panduan dalam menyamakan persepsi dan pemahaman bersama tentang pedoman pembangunan tahun 2024.

“Secara umum, tujuan dari rapat ini adalah penyepakatan program/kegiatan prioritas hasil analisa permasalahan dan isu strategis yang kemudian akan dituangkan ke dalam penandatanganan berita acara kesepakatan forum konsultasi publik Ranwal RKPK Nagan Raya tahun 2024,” ujar Rahmat

Rahmat menambahkan, acara Ranwal RKPK ini dilaksanakan selama 1 hari yaitu hari Selasa 21 Februari 2023 dengan peserta berjumlah 100 (Seratus) orang yang terdiri dari Anggota DPRK Nagan Raya, Perwakilan MAA, Perwakilan MPD, Perwakilan MPU, Baitul Mal, para Kepala SKPK, Camat, perwakilan dunia usaha, tokoh masyarakat, dan akademisi serta internal Bappeda Kabupaten Nagan Raya.

“Saran dan pendapat peserta yang hadir sangat kami harapkan untuk membangun kabupaten Nagan Raya yang lebih baik lagi,” tutup Rahmat.

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi yang dipaparkan oleh kepala Bappeda Rahmatullah dan Diskusi bersama. (M Dani Saputra)

Polres Sergai Ciduk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

0
Sergai – Satreskrim Polres Serdang Bedagai berhasil menangkap tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur dari kediamannya di Desa SEI Rampah, Kec.Sei Rampah, Kab.Serdang Bedagai, Minggu 20 Februari 2023 sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian menyebutkan tersangka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi, Nomor : LP / B / 929 / XII / 2022/ SPKT / POLRES SERGAI / POLDA SUMUT tanggal 08 Desember 2022.

Dari keterangan Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, Iptu Djunaidi Arman disebutkan tersangka pelaku adalah Sukhani alias Kani (34) yang sehari harinya bekerja sebagai supir angkot Rajawali, warga Kampung Jati Desa Sei Bamban, Kec.Sei Bamban Kab.Serdang Bedagai.

Disebutkannya, bahwa peristiwa pencabulan itu terjadi di pada Rabu tanggal 17 Agustus 2022 sekira pukul 11.00 WIB, persisnya di depan pintu tol Desa Penggalangan, Kec.Sei Bamban Kab.Serdang Bedagai tepatnya di dalam angkot milik tersangka.

Sedangkan korbannya inisial EN (16) masih berstatus pelajar dan berdomisili di Kabupaten Serdang Bedagai.

Perbuatan tersangka akhirnya diketahui orang tuanya Wiwik Windasari (33). Sehingga dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Serdang Bedagai dengan sejumlah saksi.

Dijelaskan Iptu Djunaidi bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2022 sekira pukul 11.00 WIB.

Pada saat itu korban pulang dari sekolah selanjutnya naik mobil angkot Rajawali yang dikemudikan tersangka .

Modusnya, tersangka membawa korban keliling dan sampai menuju Kampung Pon untuk mengantarkan teman satu sekolah, setelah tidak ada penumpang lagi korban dibawa menuju TKP dan kemudian pelaku langsung mengunci pintu mobil Rajawali

Nah! aksi tersangka selanjutnya adalah membuka baju dan celana dalam milik korban kemudian korban disetubuhi, akibat dari kejadian tersebut hingga saat ini korban telah hamil 3 bulan, ujar Djunaidi.

Setelah dilaporkan orang tua korban. Akhirnya Satreskrim Polres Serdang Bedagai melakukan penangkapan terhadap tersangka pada hari Minggu tanggal 19 Februari 2023 sekira pukul 21.00 WIB.

Awalnya , sambung Djunaidi, Tim Opsnal Sat Reskrim menerima informasi bahwa terlapor sedang berada di salah satu rumah yang terletak di Desa Sei Rampah, Kec.Sei Rampah, Kab.Serdang Bedagai.

Setelah menerima laporan tersebut tim Opsnal Sat Reskrim dipimpin Kasat Reskrim, AKP Made Yoga Mahendra, SIK, Kanit PPA, Iptu I Made Krishnanda, S.Trk beserta anggota meluncur ke lokasi tersebut dan langsung mengamankan tersangka ke komando.

” Saat ini tersangka telah diamankan ke Satreskrim Polres Serdang Bedagai untuk dilakukan proses lebih lanjut,” pungkas Kasi Humas Polres Serdang Bedagai Iptu Djunaidi Arman. (Ari)

Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak, Pemkab Sergai Diminta Stop Truk Melebihi Tonase

0
Sergai – Badan jalan di Desa Lubuk Bayas, Desa Nagalawan Kecamatan Perbaungan dan di Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) mengalami rusak.

Jalan tersebut baru berusia lebih kurang dua tahun di bangun oleh Pemkab Sergai, kini sudah mengalami rusak parah. Sedihnya lagi, saat hujan turun kata Tomi warga Dusun VII Desa Naga Kisar, Senin (20/2/2023), badan jalan yang berada persis di depan PT. Aqua Farm itu mirip dengan kolam ikan airnya tergenang, sehingga sangat mengganggu masyarakat pengguna jalan.

“Kasihan Pemkab Sergai yang bolak balik memperbaikinya, namun perusahaan yang bergerak dibidang pengolah ikan Nila itu sepertinya tidak turut menjaga jalan tersebut tetap dalam kondisi baik. Buktinya, Truk Kontainer yang diduga milik PT. Aqua Farm membawa muatan mencapai lebih kurang 50 ton itu bebas melewati badan jalan kelas C yang mampu menahan beban cuma 8 ton saja. Mestinya, Truk itu diganti dengan Colt Diesel saja dengan muatan 8 ton sehingga badan jalan tidak rusak.” ujar Toni.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Abdur Rahim (42) warga Dusun II Desa Lubuk Bayas, badan jalan disini desa ini tidak bisa bertahan lama, karena bolak balik dilewati kendaraan Kontainer yang membawa muatan lebih kurang 50 ton. Sungguh meresahkan sekali.

Kontainer yang diduga milik PT. Aqua Farm itu sering melintas pada pukul 01.00 WIB – 03.00 WIB. Setiap Kontainer ini lewat, rumah saya bergoyang dan baru-baru ini dinding Teras depan menjadi retak. Retak ini terjadi pada dinding ruang kamar yang diperkirakan enam bulan yang lalu.

Namun ia tidak berani melaporkannya ke pihak PT. Aqua Farm. Hal ini dikarenakan ia merasa tidak percaya diri dan diyakini tidak akan direspon oleh pihak PT. Aqua Farm. Mudah-mudahan melalui publikasi ini, tergugah hati pihak perusahaan yang bergerak bidang pengolahan ikan Nila berdiri dan beroperasi di Desa Naga Kisar tersebut. “Mana mungkin berani saya melawan perusahaan besar tersebut, jelas disalahkan dan kalah jika beradu argumen. Mereka itu orang pintar dan banyak uang, semenatra saya orang bodoh dan miskin. Ungkap Rahim.

Getaran itu terasa hingga di Dusun VI Desa Lubuk Bayas, jika melintas Kontainer bermuatan lebih kurang 50 ton tersebut. Hingga kini belum ada yang berani menghentikan perjalanan Kontainer di Jalan kelas c ini, kasihan Pemkab Sergai yang sungguh ingin membangun infrastruktur jalan yang bagus untuk mendongkrak perekonomian malah menjadi rusak.

Untuk menjaga badan jalan tetap bagus, Pemkab Sergai kiranya tidak takut untuk menyetop semua kendaraan yang melebihi tonase melintas di jalan kelas C, tanpa kecuali Kontainer PT. Aqua Farm.

Kepala Dinas Perhubungan Sergai Gunawan Jaya Wardana Hasibuan S.STP yang dihubungi via WhatsApp terkait harapan masyarakat agar di stop kendaraan membawa angkutan melebihi tonase di badan jalan kelas C, mengatakan akan melakukan pengecekan ke lokasi dan tetap berkoordinasi nantinya dengan pihak terkait.Ujarnya.

(Tim/Ari)

Oknum DPRD Sumut Lakukan Penganiayaan, Ini Kata Ketua BPH Pemuda Batak Bersatu

0
Medan – Penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Anggota DPRD Sumut dan juga menjabat Ketua DPW PAN Sumut, Ahmad Fauzan terhadap rekannya Riduwan Putra mendapat kritikan dari Badan Perbantuan Hukum Pemuda Batak Bersatu, Dewan Pimpinan Daerah (BPH PBB DPD) Sumut.

Paul JJ Tambunan SH.MH menilai tindakan yang dilakukan oknum anggota DPRD Sumut itu mempertontonkan arogansi yang terkesan kebal hukum, akan menjadi presiden buruk bagi masyarakat.

Sehingga apatis terhadap anggota DPRD yang seharusnya menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi bukan menimbulkan kegaduhan terhadap masyarakat itu sendiri.

“Kasus begini nantinya bisa menjadi presiden buruk bagi masyarakat, sehingga apatis terhadap anggota DPR, yang seharusnya menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, “kata ketua Badan Perbantuan Hukum Pemuda Batak Bersatu, Dewan Pimpinan Daerah (BPH PBB DPD) Sumut.

Paul mengatakan, kasus serupa bukan sekali ini terjadi di lingkungan DPRD khususnya di Sumut ini.

“Bukan sekali ini terjadi di lingkungan DPRD khususnya di Sumatera Utara, anggota DPR harusnya jangan arogan, “pintanya.

Ketua BPH PBB DPD Sumut itu juga mengatakan akan terus mengikuti jalannya kasus ini sampai akhir.

“Ya, kami minta segera diproses, kami juga akan mengawasi kasus ini sampai dengan selesai.” Terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Maria Marpaung mengatakan kasus penganiayaan tersebut sudah ditindak lanjuti dan masih dalam tahap lidik.

“Untuk proses masih tahap Lidik ya Pak,”katanya melalui pesan WhatsApp

Dia mengatakan, sampai saat ini saksi yang sudah diminta klarifikasi sudah 5 (lima) orang termasuk pelapor.

“Saksi yang sdh kita Klarifikasi sebanyak 5 org termasuk pelapor, “jelas Kasat.

Kasat Reskrim juga mengatakan bahwa terlapor inisial AF Oknum DPRD SU itu, saat ini belum ditahan, karena masih mengundang saksi dari panitia yang ada di lokasi kejadian untuk memberi keterangan dan klarifikasi.

“Belum, karena kami masih mengundang saksi dari panitia yang ada di lokasi kejadian setelah itu kami akan undang untuk memberi keterangan klarifikasi”, katanya.

Diketahui, dugaan penganiayaan itu terjadi saat Musyawarah Wilayah (Muswil) salah satu organisasi di sebuah hotel di Kota Padang Sidempuan pada Jumat (17/2/2023) malam. Saat itu, keduanya tengah menghadiri acara tersebut

Akibat penganiayaan itu oknum Anggota DPRD Sumut dan juga menjabat sebagai Ketua DPW PAN Sumut, Ahmad Fauza jadi terlapor dengan Laporan Polisi bernomor: STTLP/B/67/II/2023 SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumut tertanggal 18 Februari 2023. (Ps/As)

 

Bupati Dairi Eddy Berutu Menjenguk Rama Matanari Karena Sakit

0
Dairi – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua DPD AMPI Dairi Budi Tarigan menjenguk Rama Matanari, anak Ketua Satgas AMPI Desa Pegagan Julu 7 Ramon Matanari, yang sedang sakit, Minggu (19/2/2023).
Rama Matanari mengalami penyakit tidak bisa berjalan dan harus menggunakan tongkat untuk menggerakkan kakinya.
Kepada keluarga khususnya Rama, Bupati mengatakan kehadirannya di hari libur ini untuk memberikan semangat kepada Rama. Eddy Berutu berpesan untuk melihat betapa solidnya persaudaraan ini dengan kehadiran jajaran AMPI dan jajaran pemerintah.
“Semoga nanti dalam melanjutkan pengobatan, seluruhnya dapat berjalan dengan baik. Saya dengar Rama akan dibawa ke Medan. Saya hadir di sini sebagai simbol untuk pererat persaudaraan kita. Kepada keluarga tetap semangat dalam merawat anak kita ini,” ujar Eddy Berutu didampingi Camat Sumbul Tetap Lingga dan Kepala Desa Pegagan Julu VII Juara Purba.
Sementara itu, Rama Matanari mengatakan tidak menyangka akan kehadiran Bupati Dairi di hari minggu ini. “Saya sudah mulai hampir depresi dengan penyakit yang saya alami ini.
Kehadiran Pak Bupati menambah semangat dan motivasi khususnya kepada saya. Kami sangat terharu, ini hari libur, hari minggu, namun Pak Bupati menyempatkan waktu untuk melihat kami warganya,” ujar Rama dengan rasa haru.
Hadir juga dalam pertemuan tersebut mendampingi Bupati Dairi pengurus Partai Golkar Dairi Bonar Butar Butar. (Anida)

Anggota Intel Kodim Deli Serdang Babak Belur Dibuat Ormas PP

0
Deli Serdang – Anggota Intel Kodim 0204/DS babak belur dikeroyok oknum anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

Serka Amosta Bangun di keroyok di warung cafe Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Jumat, (18/2/2023) dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

Saat ini Polisi masih meringkus satu orang pelaku utama penganiayaan disebut-sebut Ketua PP Desa Limau Manis, Insanul Afwa.

“Satu sudah kita amankan. Nanti rencana akan kita rilis,” ujar Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji Senin, (20/2/2023).

Dari informasi yang diperoleh korban datang ke warung cafe yang berada di Gang Pancasila Pasar 15 Desa Limau Manis pada Kamis, (16/2/2023) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya pengakuan korban, pagi harinya Serka Amosta Bangun baru saja melaksanakan monitor di wilayah Kecamatan STM Hilir. Sepulang dari memonitor di wilayah tersebut barulah ia singgah ke warung cafe milik warga bernama Subhan tersebut.

Di tempat itu ia bersama Udin Perangin-angin dan Jhon, kemudian ketika mereka sampai di situ 11 orang anggota PP sudah tiba terlebih dahulu di lokasi dan dipimpin oleh Insanul Afwa.

Sebelum terjadi keributan, Serka Amosta Bangun beserta 2 rekannya itu sempat memesan minuman.

Belum sempat meminum minuman yang dipesan, rekan Serka Amosta Bangun yakni Udin Perangin Angin meminta untuk bernyanyi kepada pihak anggota PP.

Saat itu dijawab oleh anggota PP hanya Udin saja yang boleh bernyanyi. Mendengar hal tersebut Serka Amosta Bangun sempat menjawab kenapa hanya Udin saja yang boleh bernyanyi.

Disitulah momen anggota PP mulai menjawab dengan jawaban “terserah kamilah”.

Tidak lama berselang terjadi keributan mulut dan kemudian anggota PP langsung emosi dan membalikkan meja di tempat itu.

Untuk menghindari keributan Serka Amosta Bangun hendak keluar dari cafe tersebut.

Melihat Serka Amosta Bangun akan pergi maka anggota PP atas nama Insanul Afwa mengejar Serka Amosta Bangun langsung memukul menggunakan botol minuman keras bersama sama 11 orang anggota PP lainnya.

Akibat pukulan tersebut Serka Amosta Bangun terjatuh di lantai dan kembali dikeroyok oleh 11 orang pelaku.

Dikarenakan kalah jumlah Serka Amosta Bangun sempat melarikan diri menggunakan mobil miliknya menuju ke rumah sakit Patar Asih lubuk Beringin.

Pada saat pemeriksaan di rumah sakit didapati luka pada bagian kelopak mata kiri serta tidak dapat melihat (gelap).

Ia pun kemudian dirujuk ke rumah sakit Mata Medan. Saat ini posisi Serka Amosta Bangun sudah di rumah sakit Sumatera Eye Center Hospital (SEC Hospital) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

 

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu Menjenguk Rama Matanari

0

Dairi – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua DPD AMPI Dairi Budi Tarigan menjenguk Rama Matanari, anak Ketua Satgas AMPI Desa Pegagan Julu 7 Ramon Matanari, yang sedang sakit, Minggu (19/2/2023).

Rama Matanari mengalami penyakit tidak bisa berjalan dan harus menggunakan tongkat untuk menggerakkan kakinya.

Kepada keluarga khususnya Rama, Bupati mengatakan kehadirannya di hari libur ini untuk memberikan semangat kepada Rama. Eddy Berutu berpesan untuk melihat betapa solidnya persaudaraan ini dengan kehadiran jajaran AMPI dan jajaran pemerintah.

“Semoga nanti dalam melanjutkan pengobatan, seluruhnya dapat berjalan dengan baik. Saya dengar Rama akan dibawa ke Medan. Saya hadir di sini sebagai simbol untuk pererat persaudaraan kita. Kepada keluarga tetap semangat dalam merawat anak kita ini,” ujar Eddy Berutu didampingi Camat Sumbul Tetap Lingga dan Kepala Desa Pegagan Julu VII Juara Purba.

Sementara itu, Rama Matanari mengatakan tidak menyangka akan kehadiran Bupati Dairi di hari minggu ini. “Saya sudah mulai hampir depresi dengan penyakit yang saya alami ini.

Kehadiran Pak Bupati menambah semangat dan motivasi khususnya kepada saya. Kami sangat terharu, ini hari libur, hari minggu, namun Pak Bupati menyempatkan waktu untuk melihat kami warganya,” ujar Rama dengan rasa haru.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut mendampingi Bupati Dairi pengurus Partai Golkar Dairi Bonar Butar Butar. (Nid)

Personil Satlantas Polres Sergai Laksanakan Kegiatan Police Go To School

0
Sergai – Personil Satuan Lalulintas Polres Serdang Bedagai melaksanakan kegiatan ‘Police Go To School’ di Sekolah Yayasan Kartini Utama Sei Rampah, Senin 20/2/2023.

Pelaksanaan kegiatan ‘Police Go To School’ di Sekolah Yayasan Kartini Utama Sei Rampah, dikemas dalam kegiatan Upacara Bendera dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Sergai IPTU Iman Muliadi sebagai Inspektur Upacara di Sekolah Yayasan Perguruan Kartini Utama Sei Rampah.

Dalam arahannya, Kanit Tur Rajawali Iptu Iman Muliadi memberikan himbauan serta pembinaan tentang Tertib Berlalu Lintas kepada peserta upacara, para pelajar, guru dan kepala sekolah.

Dalam kesempatan itu, Satlantas Polres Sergai melakukan sosialisasi Event Internasional F1H2O yang dilaksanakan di Balige Danau Toba yang akan digelar 24 Februari s/d 26 Februari 2023.

Turut serta mendampingi Kanit Kamsel AIPTU Hendra.S, Bripka Juparto dan SH, Bripka Rojak.S.

Selain sosialisasi, sambung Iptu Iman Muliadi, kegiatan ini dalam rangka mempererat dan mendekatkan diri Polri dan para guru serta pelajar yang ada di sekolah Kartini Utama Sei Rampah.

Sehingga nantinya dapat menyampaikan langsung beberapa hal yang penting seperti masalah keamanan,keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta pencegahan terhadap perkelahian antar pelajar, penyalahgunaan narkotika, ungkapnya.

Diakhir kegiatan, Iptu Iman Muliadi mengatakan bahwa kegiatan Police Go To School berjalan dengan aman dan lancar. Dan kami juga mengucapkan atensi para guru serta pelajar yang telah mengucapkan terima kasih kepada Sat Lantas Polres Sergai. (Ari)

Pj Walikota Tebingtinggi Harapkan Pengembangan SIM ASN Dapat Digunakan Pemko Tebingtinggi

0
Tebing Tinggi – Menjalin Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Penjabat (Pj.) Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi., S.Sos., M.TP. berharap pengembangan SIM ASN (Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara) yang telah dilakukan dan dikembangkan oleh Pemkot Tangerang dapat digunakan oleh Pemko Tebing Tinggi.

“Kami melihat bahwa SIM ASN Kota Tangerang cukup baik, sehingga perlu kiranya bagi kami untuk membangun kerjasama dengan pemko Tangerang untuk pengembangan SIM ASN yang telah dikembangkan Kota Tangerang agar di gunakan oleh Pemko Tebing Tinggi,” harap Pj. Walikota Tebing Tinggi.

Hal tersebut disampaikan Pj. Wali Kota Tebing Tinggi saat memberikan sambutan dalam acara Penandatangan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama Antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Senin (20/02/2023) di Balai Kota Tangerang, Jl. Satria, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Menurut Pj. Wali Kota Tebing Tinggi, manfaat terjalinnya MoU ini, selain dari penggunaan SIM ASN di Pemko Tebing Tinggi, banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya, yang sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor, khususnya bagi Kota Tebing Tinggi.

“MoU ini sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah dari berbagai sektor. Banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya. Dan dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama dengan OPD masing – masing,”

“Terima kasih kepada Wali Kota Tangerang Bapak H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes.
yang telah menyambut dengan luar biasa dan berkenan menjalin kerja sama dengan kami,” demikian disampaikan Pj. Wali Kota Tebing Tinggi.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes. mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Pemko Tebing Tinggi ke Pemko Tangerang. Diungkapkan Wali Kota Tangerang, bahwa dirinya beserta jajaran Pemko Tangerang siap menjalin kerja sama dalam rangka semangat mendukung pembangunan daerah Kota Tangerang dan Kota Tebing Tinggi.

“Terima kasih telah berkunjung ke Kota Tangerang. Kami sangat siap menjalin Kerjasama, tentunya dalam rangka semangat mendukung pembangunan daerah kita. Banyak hal yang kiranya dapat dikerjasamakan. Dan tentunya kami juga nantinya ingin berkunjung ke Kota Tebing Tinggi, kiranya ada hal yang perlu kami pelajari dari kota Tebing Tinggi,” ujar Wali Kota Tangerang.

Masih ujar Walikota Tangerang, bahwa banyak aplikasi – aplikasi yang sudah dikembangkan oleh Kota Tangerang, salah satu diantaranya ialah SIM ASN, yang dapat melihat informasi kepegawaian serta banyak fitur lain yang dikembangkan di dalamnya.

“Silahkan nantinya jika ada lagi yang akan dikerjasamakan, kita lakukan dan semuanya gratis untuk Pemko Tebing Tinggi menggunakannya,”

“Kini SIM ASN Kota Tangerang sudah dapat melihat segala informasi kepegawaian, banyak fitur yang dikembangkan dan ini sangat efektif bagi kita selaku pimpinan dalam manajemen kepegawaian,” tutup Walikota Tangerang.

Usai sambutan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU (Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama) antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan berfoto bersama.

Adapun ruang lingkup MoU antara Pemko Tangerang dan Pemko Tebing Tinggi meliputi, Pengembangan Smart City dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Replikasi Aplikasi Layanan Publik, Pengembangan Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Kemudian, Promosi dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Industri, Perdagangan dan Investasi, Penataan Ruang/Wilayah dan Infrastruktur Perkotaan, Perencanaan Daerah dan bidang – bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan para pihak.

Turut dihadiri jajaran Pemko Tebing Tinggi, diantaranya Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kepala BKPSDM, Kepala Bappeda, Kepala BPKPD, Kepala Inspektorat, Kabag Pembangunan, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Protokol, Kabag Umum dan Kabidkom Diskominfo serta jajaran pejabat/ ASN di lingkungan Pemko Tangerang. (Ari)

Seorang Wanita Tewas Tanpa Kepala di Nias Selatan

0
 Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial SL (60) tewas tanpa kepala, diduga wanita itu korban pembunuhan.

Peristiwa penemuan mayat wanita tanpa kepala itu terjadi di Desa Mondrowe, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Jasad SL yang berprofesi sebagai petani itu ditemukan pada Sabtu (18/2/2023) malam, di sebuah kebun di Desa Mondrowe.

Berdasarkan pengakuan keluarga, korban pergi dari rumahnya pada Sabtu (18/2) pagi untuk pergi ke kebun. Saat itu, korban juga sempat berpamitan kepada suaminya.

Namun, hingga pukul 16.00 WIB korban tak juga kunjung pulang. Suami korban yang curiga dengan hal itu lalu meminta tolong kepada sejumlah warga untuk membantunya mencari korban.

Setibanya di lokasi kejadian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tanpa kepala.

“Pada pukul 19.00 WIB mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam kondisi terlentang dan kepala korban hilang,” kata PS Kasi Humas Polres Nias Selatan, Bripda Aydi Mashur, Minggu (19/2).

Wanita Tewas nias
Ilustrasi pembunuhan

Menurut pemeriksaan pihak kepolisian, korban diduga dibunuh bukan di lokasi awal korban ditemukan. Sebab, petugas tidak menemukan adanya bercak darah di lokasi tersebut.

“Dugaan para saksi korban dibunuh tidak di lokasi penemuan mayat, namun di lokasi lain,” sebutnya.

Setelah menemukan jasad korban, pihak kepolisian dibantu warga lalu menyisir keberadaan potongan kepala korban. Alhasil, sekitar pukul 10.45 WIB, kepala korban ditemukan berjarak delapan meter dari lokasi penemuan jasad korban.

“Sekira pukul 10.45 WIB telah ditemukan potongan tubuh atau kepala dari jenazah inisial SL, yang diduga korban pembunuhan,” kata Bripda Aydi Mashur.

Selain itu, Sebelum menemukan kepala korban, warga juga menemukan sebuah parang yang tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

“Salah satu warga setempat menemukan sebuah parang, sekitar 10 meter dari penemuan mayat korban,” ujar Aydi.

Bripda Aydi menyebutkan lokasi penemuan parang itu hanya berjarak sekitar dua meter dari tempat penemuan potongan kepala korban. Parang itu diduga menjadi alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

“Potongan kepala korban ditemukan sekitar dua meter dari tempat ditemukan parang,” ujarnya.

Setelah ditemukan, parang itu lalu diamankan oleh pihak kepolisian.

Wanita Tewas nias
Ilustrasi pembunuhan

Jasad dan potongan kepala korban dibawa menuju RSUD Thomson Gunung Sitoli untuk diautopsi. Autopsi itu dilakukan oleh Tim Forensik dari Polda Sumut.

“Kami sudah membawa jenazah korban serta potongan kepala korban ke RSUD Thomson Gunung Sitoli untuk persiapan autopsi,” ujar Aydi.

“Polres Nias Selatan sudah membuat timsus untuk melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap kasus yang diduga pembunuhan itu,” ungkapnya.

Sampai saat ini Polisi belum mengantongi identitas pelaku. Namun, saat ini petugas telah memeriksa sejumlah saksi atas pembunuhan tersebut.