Beranda blog Halaman 276

Pj Walikota Tebingtinggi Harapkan Pengembangan SIM ASN Dapat Digunakan Pemko Tebingtinggi

0
Wali Kota
Tebing Tinggi – Menjalin Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Penjabat (Pj.) Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi., S.Sos., M.TP. berharap pengembangan SIM ASN (Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara) yang telah dilakukan dan dikembangkan oleh Pemkot Tangerang dapat digunakan oleh Pemko Tebing Tinggi.

“Kami melihat bahwa SIM ASN Kota Tangerang cukup baik, sehingga perlu kiranya bagi kami untuk membangun kerjasama dengan pemko Tangerang untuk pengembangan SIM ASN yang telah dikembangkan Kota Tangerang agar di gunakan oleh Pemko Tebing Tinggi,” harap Pj. Walikota Tebing Tinggi.

Hal tersebut disampaikan Pj. Wali Kota Tebing Tinggi saat memberikan sambutan dalam acara Penandatangan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama Antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Senin (20/02/2023) di Balai Kota Tangerang, Jl. Satria, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Menurut Pj. Wali Kota Tebing Tinggi, manfaat terjalinnya MoU ini, selain dari penggunaan SIM ASN di Pemko Tebing Tinggi, banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya, yang sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor, khususnya bagi Kota Tebing Tinggi.

“MoU ini sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah dari berbagai sektor. Banyak hal bisa dikembangkan setelah MoU ini nantinya. Dan dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama dengan OPD masing – masing,”

“Terima kasih kepada Wali Kota Tangerang Bapak H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes.
yang telah menyambut dengan luar biasa dan berkenan menjalin kerja sama dengan kami,” demikian disampaikan Pj. Wali Kota Tebing Tinggi.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes. mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Pemko Tebing Tinggi ke Pemko Tangerang. Diungkapkan Wali Kota Tangerang, bahwa dirinya beserta jajaran Pemko Tangerang siap menjalin kerja sama dalam rangka semangat mendukung pembangunan daerah Kota Tangerang dan Kota Tebing Tinggi.

“Terima kasih telah berkunjung ke Kota Tangerang. Kami sangat siap menjalin Kerjasama, tentunya dalam rangka semangat mendukung pembangunan daerah kita. Banyak hal yang kiranya dapat dikerjasamakan. Dan tentunya kami juga nantinya ingin berkunjung ke Kota Tebing Tinggi, kiranya ada hal yang perlu kami pelajari dari kota Tebing Tinggi,” ujar Wali Kota Tangerang.

Masih ujar Walikota Tangerang, bahwa banyak aplikasi – aplikasi yang sudah dikembangkan oleh Kota Tangerang, salah satu diantaranya ialah SIM ASN, yang dapat melihat informasi kepegawaian serta banyak fitur lain yang dikembangkan di dalamnya.

“Silahkan nantinya jika ada lagi yang akan dikerjasamakan, kita lakukan dan semuanya gratis untuk Pemko Tebing Tinggi menggunakannya,”

“Kini SIM ASN Kota Tangerang sudah dapat melihat segala informasi kepegawaian, banyak fitur yang dikembangkan dan ini sangat efektif bagi kita selaku pimpinan dalam manajemen kepegawaian,” tutup Walikota Tangerang.

Usai sambutan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU (Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama) antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan berfoto bersama.

Adapun ruang lingkup MoU antara Pemko Tangerang dan Pemko Tebing Tinggi meliputi, Pengembangan Smart City dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Replikasi Aplikasi Layanan Publik, Pengembangan Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Kemudian, Promosi dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Industri, Perdagangan dan Investasi, Penataan Ruang/Wilayah dan Infrastruktur Perkotaan, Perencanaan Daerah dan bidang – bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan para pihak.

Turut dihadiri jajaran Pemko Tebing Tinggi, diantaranya Kadis Kominfo, Kadis PUPR, Kepala BKPSDM, Kepala Bappeda, Kepala BPKPD, Kepala Inspektorat, Kabag Pembangunan, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Protokol, Kabag Umum dan Kabidkom Diskominfo serta jajaran pejabat/ ASN di lingkungan Pemko Tangerang. (Ari)

Seorang Wanita Tewas Tanpa Kepala di Nias Selatan

0
Wanita Tewas nias
Ilustrasi pembunuhan
 Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial SL (60) tewas tanpa kepala, diduga wanita itu korban pembunuhan.

Peristiwa penemuan mayat wanita tanpa kepala itu terjadi di Desa Mondrowe, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Jasad SL yang berprofesi sebagai petani itu ditemukan pada Sabtu (18/2/2023) malam, di sebuah kebun di Desa Mondrowe.

Berdasarkan pengakuan keluarga, korban pergi dari rumahnya pada Sabtu (18/2) pagi untuk pergi ke kebun. Saat itu, korban juga sempat berpamitan kepada suaminya.

Namun, hingga pukul 16.00 WIB korban tak juga kunjung pulang. Suami korban yang curiga dengan hal itu lalu meminta tolong kepada sejumlah warga untuk membantunya mencari korban.

Setibanya di lokasi kejadian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tanpa kepala.

“Pada pukul 19.00 WIB mereka mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam kondisi terlentang dan kepala korban hilang,” kata PS Kasi Humas Polres Nias Selatan, Bripda Aydi Mashur, Minggu (19/2).

Wanita Tewas nias
Ilustrasi pembunuhan

Menurut pemeriksaan pihak kepolisian, korban diduga dibunuh bukan di lokasi awal korban ditemukan. Sebab, petugas tidak menemukan adanya bercak darah di lokasi tersebut.

“Dugaan para saksi korban dibunuh tidak di lokasi penemuan mayat, namun di lokasi lain,” sebutnya.

Setelah menemukan jasad korban, pihak kepolisian dibantu warga lalu menyisir keberadaan potongan kepala korban. Alhasil, sekitar pukul 10.45 WIB, kepala korban ditemukan berjarak delapan meter dari lokasi penemuan jasad korban.

“Sekira pukul 10.45 WIB telah ditemukan potongan tubuh atau kepala dari jenazah inisial SL, yang diduga korban pembunuhan,” kata Bripda Aydi Mashur.

Selain itu, Sebelum menemukan kepala korban, warga juga menemukan sebuah parang yang tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

“Salah satu warga setempat menemukan sebuah parang, sekitar 10 meter dari penemuan mayat korban,” ujar Aydi.

Bripda Aydi menyebutkan lokasi penemuan parang itu hanya berjarak sekitar dua meter dari tempat penemuan potongan kepala korban. Parang itu diduga menjadi alat yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

“Potongan kepala korban ditemukan sekitar dua meter dari tempat ditemukan parang,” ujarnya.

Setelah ditemukan, parang itu lalu diamankan oleh pihak kepolisian.

Wanita Tewas nias
Ilustrasi pembunuhan

Jasad dan potongan kepala korban dibawa menuju RSUD Thomson Gunung Sitoli untuk diautopsi. Autopsi itu dilakukan oleh Tim Forensik dari Polda Sumut.

“Kami sudah membawa jenazah korban serta potongan kepala korban ke RSUD Thomson Gunung Sitoli untuk persiapan autopsi,” ujar Aydi.

“Polres Nias Selatan sudah membuat timsus untuk melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap kasus yang diduga pembunuhan itu,” ungkapnya.

Sampai saat ini Polisi belum mengantongi identitas pelaku. Namun, saat ini petugas telah memeriksa sejumlah saksi atas pembunuhan tersebut.

 

Oknum Penyidik Polsek Binjai Dilaporkan Ke Propam, Ini Kasusnya

0
Oknum Polsek
Binjai – Oknum penyidik Polsek Binjai dilaporkan ke Propam Polres Binjai. Menurut pengakuan kedua istri tersangka oknum penyidik tersebut terkesan dipaksakan duduk perkaranya sebagai penadah sawit curian milik perkebunan PTPN II Tandem Hulu.

 

“Awalnya suami kami di telepon oleh seseorang, yang mengaku akan menjual sawit. Lalu, suami kami disuruh datang untuk melihat buah,” ungkap Widia dan Dewi Didampingi kuasa hukumnya, Senin (20/02/2023).

Lanjutnya. “Pas sampai di lokasi belum lagi turun dari mobil, suami kami langsung ditangkap security perkebunan. Mereka meminta kepada suami kami untuk memuat buah sawit itu, “katanya lagi.

Lalu kedua tersangka, Andi dan Koko warga Dusun III jalan Sayur, Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang dibawa security perkebunan dan diserahkan ke Polsek Binjai.

“Suami saya dituduh sebagai penadah buah sawit curian milik kebun dan dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak suami saya lakukan, saya sebagai istri tidak terima atas tuduhan dan dugaan paksaan kepada suami saya yang dilakukan pihak Polsek Binjai,” jelas Widia istri dari Andi.

Sementara itu, Andro Oky SH, mengaku sudah menerima kuasa dari kedua tersangka Andi dan Koko yang dituding sebagai penadah sawit hasil curian perkebunan. Menurutnya langkah pertama yang diambilnya, melaporkan penyidik Polsek Binjai ke Paminal Polres Binjai.

“Kita sudah melaporkan oknum penyidik tersebut dan kita masih menunggu gelar perkara. Digelar perkara itulah nanti perkembangannya menjadi kewenangan dari Polres Binjai, “ungkap Oky.

Dia juga menjelaskan, kalau perkara ini sudah sampai ke Kejaksaan. Dan kita juga menunggu dari pihak Kejaksaan, apa nanti dia P19 berkasnya belum lengkap kita kan belum tahu. “Intinya kita masih menunggu hasil dari Kejaksaan dan gelar perkaranya, ” jelasnya.

Adapun kronologi penangkapan kedua pria itu bermula saat mereka menerima telepon dari agen sawit berinisial AD alias Bodong untuk mengambil buah sawit di perkampungan pada hari Senin (23/01) sekitar pukul 20.00 wib lalu.

Disaat sampai di lokasi, belum sempat turun dari mobil pick up, pihak security PTPN II kebun Tandem Hulu datang dan langsung mengamankan keduanya. Mereka dipaksa untuk memuat buah sawit kedalam mobil pickup.

Dibawa tekanan akhirnya, mereka berdua memuat buah sawit tersebut. Sedangkan pada saat itu Bodong yang menawarkan buah kelapa sawit malah melati diri.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Binjai Ipda Alex Pasaribu ketika dikonfirmasi mengatakan, terduga pelaku A dan K sebelumnya pernah mengakui mengambil buah sawit milik kebun PTPN II Tandem Hulu, dan terkait kejadian ini, A dan K jelas terlibat karena buah sawit yang mau diambilnya milik kebun, meskipun demikian, A dan K belum ada melakukan transaksi tapi mereka berdua tetap teribat,” jelas Alex saat dikonfirmasi di ruangannya. (Surya Turnip)

Helikopter Rombongan Kapolda Jambi Terjatuh, Alami Cedera Luka dan Patah

0
Helikopter
Ilustrasi Helikopter Jatuh
Helikopter yang membawa rombongan Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono terjatuh di kawasan hutan area bukit Tamiai Kerinci, Jambi. Dalam pristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Helikopter Polri jenis Bell 412 SP dengan nomor registrasi P- 3001 itu terjatuh di kawasan hutan, tepatnya berada di lereng gunung Kerinci. Heli itu dilaporkan berangkat dari Jambi pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa itu mengakibatkan tangan Kapolda Irjen Rusdi patah.

“Iya alami patah di tangannya,” kata Komandan Basarnas Kerinci Jambi, Bambang Hermawan, Minggu (19/2/2023).

Selain Kapolda Jambi yang alami cedera, anak buahnya yang ikut dalam rombongannya itu juga alami luka-luka, salah satunya Direktur Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta yang alami luka di bagian kepala.

“Iya ada juga yang luka-luka rombongan yang ikut,” ujar Bambang.

Helikopter
Ilustrasi Helikopter Jatuh

Rombongan Kapolda Jambi Terjatuh
Sejauh ini, proses evakuasi masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Jarak lokasi yang jauh itu juga dianggap menjadi kendala apalagi cuaca hujan yang turun saat ini.

“Jaraknya itu jauh ya di dalam hutan. Kalau saat ini anggota belum ada yang bisa dihubungi karena sangat sulit sinyal di dalam hutan itu ya,” sebut dia.

Selain Kapolda Jambi, helikopter Polri jenis Super Bell 3001 itu juga ditumpangi, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC.

 

Kampung Beguldah Kembali Diserang Dengan Tembakan Kembang Api

0
Kampung beguldah
Ilustrasi penyerangan
BINJAI | Kembali terjadi penyerangan oleh sekelompok orang tidak dikenal di kampung desa Beguldah, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Sabtu (18/02) sekura pukul 10.00 Wib.

Penyerangan ini dipicu permasalahan lahan Eks HGU PTPN II yang mengatasnamakan kelompok tani. OTK ini menyerang dengan menggunakan busur panah, batu, dan bahan peledak seperti kembang api.

YN (40) salah satu warga beguldah menyebutkan, penyerangan ini sudah sering terjadi di kampung Beguldah, bahkan rumah dan warga menjadi korban atas penyerangan sekelompok orang yang tidak dikenal.

“Sekitar pukul 10.00 wib saya melihat sekitar ratusan orang mendekati kampung beguldah sambil melemparkan batu, busur panah serta kami ditembaki menggunakan kembang api, kami masyarakat desa beguldah memohon kepada aparat penegak hukum agar segera menangkap otak pelaku dari penyerangan desa kami,” ungkapnya

M.Ridho Wibowo,S.H selaku penasehat hukum masyarakat desa beguldah angkat bicara

Terpisah. “Peristiwa ini jika semakin lama dibiarkan akan semakin banyak korban yang berjatuhan, tentunya disini yang harus berperan aktif adalah pemko Binjai serta instansi terkait harus cepat mengambil sikap terkait permasalahan yang ada di desa beguldah ini, sudah banyak juga laporan polisi masyarakat desa beguldah yang sampai saat ini para pelaku nya belum juga tertangkap,” ucapnya

Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP. Hendrick Situmorang saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp mengatakan, “nanti kita coba komunikasikan ke Pemko terkait dengan tuntutan warga untuk segera diselesaikan bang, “ucapnya. (Surya Turnip)

Ruangan Pasien RSU Melati Perbaungan Diduga Ditembak OTK

0
RSU MELATI
Sergai – Ruangan Pasien RSU. Melati Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai diduga ditembak Orang Tak dikenal (OTK), Sabtu (18/2/2023) sekira pukul 20.00 WIB.

Insiden tembakan ini dikabarkan menembus kaca jendela ruangan pasien kelas tiga, lantai 2 RSU. Melati Perbaungan.

Pasien RSU Melati yang di ruangan tersebut diketahui warga Dusun V Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin.

Tak lama setelah kejadian pihak kepolisian Polsek Perbaungan dan Koramil Perbaungan turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tentang kaca jendela ruangan pasien yang ditembus oleh peluru akibat tembakan.

“Suara letusan tembakan tidak ada, namun sudah ditemukan kaca yang berlubang akibat tembakan itu dengan 4 titik di ruangan pasien. Tapi pelurunya tak ada ditemukan,”ujar sumber yang tidak ingin disebut namanya.

Saat dikonfirmasi Humas RSU. Melati Perbaungan, Jonizar, SH, MM, C.P.L, C.P.C.L.E kepada media ini Minggu (19/2), menyampaikan benar ada diduga bekas tembakan tidak tahu dari mana dan menggunakan senjata apa, dan motifnya juga belum diketahui apakah peluru nyasar atau bagaimana, tadi malam team dari kepolisian inafis sudah turun.

“Ruangan pasien didapati lubang diduga bekas tembakan. Alhamdulillah, korban tidak ada,”katanya.

Jonizar berharap agar pihak Kepolisian mengungkap insiden ini sehingga tidak ada lagi yang mengganggu ketenangan pasien.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Perbaungan IPDA Raja Kaya Haloho saat dihubungi wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

“Suara letusan tembakan tidak ada di sekitar lokasi. Untuk itu belum dapat kita pastikan jenis senjata apa, namun kita menduga jenis softgun,”ungkapnya. P(Ariadi)

Polsek Sunggal Diduga Bebaskan Pemain Judi Online “Ditebus 15 Juta”

0
Polsek Sunggal Lepaskan Pemain Judi
Ilustrasi tahanan dibebaskan dari hukuman (Shutterstock)
Medan – Polsek Sunggal Polrestabes Medan di duga lepaskan tersangka pemain judi online. Tersangka berinisial MM, warga Aceh ini diringkus personil Polsek Sunggal di warung Mie Aceh jalan Merak, Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan.

Driver Grab ini ditangkap personil Polsek Sunggal Selasa malam (24/01/2023) bersama HP tersangka yang didalamnya terdapat Chip Domino sebanyak 3B.

Setelah ditangkap dan dikurung Polisi selama 3 malam 4 hari, dia pun dibebaskan hari jumat (27/01/2023) pagi setelah keluarga memberi uang jaminan sebesar Rp.15 juta.

“Iya benar bang dia ditangkap Selasa malam (24/01/2023) di Mie Aceh jalan Merak, tempat biasa dia nongkrong, “kata pelayan Mie Aceh tempat ia sering mengantar barang pesanan.

Pria berbadan tegap itu pun mengatakan keluarga tersangka menebus MM sebesar Rp.15 Juta.

“Keluarganya ada di Mie Aceh Sei Sikambing, arah jalan Setia Budi sana bang. Setahu kami ditebus sama keluarganya Rp.15 juta, “ungkapnya.

Awak media juga menelusuri keluarga MM di salah satu Mie Aceh terkenal di Kota Medan ini sesuai arahan narasumber pertama.

Terpisah. “Dia gak kerja disini bang, tapi dia ojek online yang sering mengantar barang pesanan kami, tapi disini ada kakaknya di depan itu, “kata pelayan Mie Aceh.

Ia juga membenarkan pihak keluarga tersangka MM menebus sebesar Rp.15 juta guna MM bebas dari jeratan hukum, Polisi juga menahan HP milik tersangka.

Polsek Sunggal Lepaskan Pemain Judi
Ilustrasi tahanan dibebaskan dari hukuman (Shutterstock)

“Dia gak ada lagi HP setelah ditangkap itu kemaren,”katanya.

Lanjutnya. “Iya benar Rp.15 juta tebusannya. Abangnya kemarin yang tebus setelah beberapa hari di dalam Polsek,”pungkasnya.

Tidak Sampai disitu, awak Media juga memastikan tempat penangkapan tersangka MM di warung Mie Aceh jalan Merak, Sei Sikambing B, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan.

“Ia benar bang, MM ditangkap Polisi jam 11 Malam disini, tapi setelah ditangkap dia gak pernah ada lagi datang kemari bang, “kata Rendi.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Suyanto Usman Nasution berkilah dibebaskannya MM pemain judi Online tersebut.

“Klo hoax ya hoax, Apa yang harus dibenarkan, “singkatnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (18/02/2023).

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi R.Z. Panca Putra sedang gencar-gencarnya memberantas segala aktivitas perjudian dan Polda Sumatera Utara telah berhasil meringkus Big Bos Judi online di Sumatera Utara, Apin BK. Kini Apin BK alias Jonni sedang menjalani persidangan di pengadilan Negeri Medan. (As)

Bus Pariwisata Rombongan Pelajar Asahan Ludes Terbakar, 1 Orang Tewas

0
Rombongan Pariwisata Pelajar
Ilustrasi Bus Terbakar
Bus pariwisata dengan mengangkut 50 orang penumpang rombongan pelajar Asahan ludes terbakar di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Peristiwa terbakarnya bus pariwisata yang mengangkut rombongan pelajar asal Kabupaten Asahan sebelumnya terlibat tabrakan dengan sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Andita Sitepu mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/2) malam.

Kejadian bermula saat bus pariwisata tersebut mengalami kecelakaan dengan sepeda motor yang masuk ke dalam kolong bus hingga terseret dan menimbulkan percikan api.

“Sebelum terbakar bus tabrakan dengan sepeda motor dan masuk ke dalam kolong bus terseret beberapa meter mengakibatkan percikan api yang diduga menyambar BBM dari tangki sepeda motor lalu terbakar,” kata AKP Andita Sitepu, Sabtu (18/2/2023).

Rombongan Pariwisata Pelajar
Ilustrasi Bus Terbakar

Kecelakaan itu menewaskan si pemotor bernama Septian Dwi Cahyo (27), warga Marelan, Medan. Warga sempat menolong korban dengan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman Sergai.

“Korban satu orang meninggal dunia di rumah sakit yakni pengendara sepeda motor,” sebut Andita.

Sementara bus pariwisata yang dikemudikan oleh Sopian Marpaung (42), ketika itu membawa rombongan pelajar pulang kegiatan manasik haji dari Medan menuju Asahan berpenumpang 50 orang terdiri dari 45 orang pelajar, 4 orang guru dan satu orang kernet.

Sebelum api membesar dari kolong bus usai kecelakaan seluruh penumpang berhasil keluar menjauh dari bus dan selamat dalam kejadian itu.

Kemensos RI Sambangi Rehabilitas Narkoba IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia

0
Kemensos
Medan – Ketua Umum H Dika Novandri SH, didampingi Direktur Utama Panti IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia Rizka Novita,SST,M. Kes sambut kunjungan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Jalan Budi Luhur Gang PTP No. 8 Helvetia Medan Sumatera Utara, Jumat (17/02/2023).

Pemeriksaan yang dilakukan dari segi fasilitas yakni meliputi kondisi dari fasilitas yang ada dan masih terpakai serta fasilitas yang sudah rusak.

Saat pemeriksaan berlangsung fasilitas semuanya ada, dalam kondisi baik dan juga terawat. Kemudian dari segi sumber daya manusia yang ada dirasa cukup mumpuni, karena adanya sebagian staff yang dulunya mantan pasien saat ini ikut membantu di IPWL.

Selain itu juga dari aktivitas harian yang berjalan, dirasa sudah sangat baik dengan terjadwalnya aktivitas religi dan TC yang rutin dilaksanakan.

Pada kunjungan Kemensos RI kali ini, diwakili oleh Ibu Wati Nainggolan dan Ibu Tora melakukan pemeriksaan selama setengah hari untuk membahas setiap bidang dari institusi ini.

Di akhir kunjungannya berharap dapat meningkatkan koordinasi hubungan antara Kemensos RI dengan Institusi Penerima Wajib Lapor IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia kedepannya dapat tetap terjalin baik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum H Dika Novandri SH, didampingi Direktur Utama Panti IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia Rizka Novita,SST,M.Kes, beserta Staff yang bekerja Rusti Rina Hutagalung ,S.Sos. Baritawati Lumban Siantar dan Budi Sukma.

Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Kantor Polisi, Ini Modusnya

0
Polisi curi polisi
Ilustrasi (Shutterstock)
Seorang oknum Polisi yang bertugas di Polres Lampung Tengah diringkus Polisi. Bintara lulusan tahun 2022 berinisial Bripda RS ini mencuri motor dinas milik rekan kerjanya sesama polisi anggota Samapta Polres Lampung Tengah

Oknum Polisi berinisial RS diduga mencuri motor dinas jenis Kawasaki KLX saat terparkir di Barak Sat Sabhara Polres Lampung Tengah yang digunakan rekannya awal Februari 2023.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya membenarkan aksi pencurian tersebut.

Iya benar, saat ini yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan dan penahanan,”kata Doffie, Jumat (17/2/2023).

Kata Doffie, Motif pelaku melakukan pencurian kendaraan dinas karena ingin menguasai dan memilikinya.

“Kalau dari pengakuannya, dia ingin memiliki motor tersebut. Dia tidak jual motor itu, kami temukan di rumahnya,”ungkap Dofifie.

Polisi berhasil mengungkap aksi pencurian oknum Polisi itu dari rekaman CCTV.