Beranda blog Halaman 169

Hadiri Pelantikan Peradi Kota Medan, Dr Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si: Semoga Semakin Profesional

0

MEDAN – Anggota DPD RI Dr Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Medan Periode 2024-2028, di Ballroom Lantai I, Hotel Santika Dyandra Convention Centre, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan, Sabtu (3/2/2024).

Selain Petahana Dr.Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si yang kini maju Calon DPD RI Dapil Sumatera Utara pada Pemilu 14 Februari 2024, terlihat hadir Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Dr Luhut MP Pangaribuan, SH, LLM, dan Kapolrestabes Medan Kombes Teddy JS Marbun.

Adapun pengurus DPC Peradi Medan Periode 2024-2028 yang dilantik yakni Dwi Ngai Sinaga SH MH sebagai Ketua, Gerald Partogi Siahaan SE, SH, MH, MM sebagai Sekretaris dan Jimmy Albertinus SH MH sebagai Bendahara.

Usai dilantik, Dwi Ngai Sinaga bersama Sekretaris dan Bendahara DPC Peradi Medan mempercayakan, Andi Candra Nasution SH MH untuk mengemban tugas sebagai Direktur Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC Peradi Medan.

Pada kesempatan itu, Calon DPD RI No 4 Dapil Sumut itu mengapreasi undangan yang diberikan kepadanya, dan memberi selamat kepada pengurus Peradi Medan 2024-2028 terpilih.

“Selamat kepada pengurus Peradi Medan 2024-2028 terpilih, semoga dapat meningkatkan profesional advokat di Medan khususnya Peradi,” ujar lulusan termuda doktor ilmu ekonomi dan bisnis Universitas Indonesia (UI) Tahun 2013 itu.

Lulusan terbaik Program Pendidikan Reguler Angkatan XLV 2010 LEMHANNAS RI itu juga berharap dengan terbentuknya pengurus yang baru dapat memeberikan Advokasi dan Bantuan hukum (litigasi dan non litigasi) bagi masyarakat miskin dan termarjinalkan di seluruh Indonesia.

Dalam susunan pengurus DPC Peradi Medan Periode 2024-2028 itu, berjumlah 75 orang. Sementara di Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC Peradi Medan berjumlah 20 orang, dan seluruh anggota DPC Peradi Medan yang terdaftar kartu advokatnya sekitar 420 orang.

Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama pengurus terpilih dan undangan yang hadir.(Red)

Bupati Eddy Berutu: Kehadiran Sulang Silima Marga Angkat Harus Jaga Eksistensi Budaya Pakpak

0

DAIRI – Sebagai lembaga adat yang sudah terbentuk lama sejak tahun 1980, saya mengajak Marga Angkat mempertahankan eksistensinya demi kepentingan masyarakat. Tidak lupa saya mengajak semua marga angkat untuk senantiasa proaktif melestarikan budaya selaras perkembangan zaman dengan berkolaborasi dengan komunitas sejenis baik didaerah, nasional bahkan seluruh dunia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Dairi saat menghadiri pelantikan pengurus Lembaga Adat Sulang Silima Marga Angkat Sedunia periode 2024-2029 yang digelar di pelataran Gedung Djauli Manik, Sabtu (3/2/2024).

Dijelaskan Eddy Berutu, harmoni keberagaman jadi landasan kita sehingga kehadiran lembaga Sulang Silima Marga Angkat merupakan salah satu kekayaan budaya secara khusus suku Pakpak Sulang Silima perlu dijaga dan dilestarikan.

“Kehadirannya (Sulang Silima Marga Angkat) harus membawa kontribusi yang besar bagi pembangunan bangsa terlebih karena marga Angkat adalah marga (anak) tertua dari Sipitu Marga dari Sicike-cike sehingga diharapkan mampu menjadi teladan bagi marga Pakpak lain,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan harapannya, lembaga yang akan dipimpin oleh Drs. Dunggar Angkat hingga tahun 2024 mendatang ini dapat menumbuhkan silaturahmi dengan program yang telah disusun dengan bermitra dengan pemerintah.

“Meskipun tidak mudah tapi saya akan membantu aspirasi tersebut. Mari kita ayomi semua marga Angkat, rangkul dan ajak untuk tetap menjaga kelestarian budaya, bermitra dengan pemerintah dari segala lini hingga ke jenjang terbawah,” katanya.

Tahun 2024, Tahun Istimewa

Secara khusus bupati menyampaikan bahwa tahun 2024 jadi tahun istimewa dimana masyarakat berkesempatan menentukan arah masa depan bangsa lewat Pemiliham umum (Pemilu) baik daerah, provinsi dan nasional.

“Persiapkan diri, Kabupaten Dairi sudah menjadi daerah dengan partisipasi Pemilu tertinggi, namun tetap rukun dan damai. Jadi, Siapapun yang kita pilih haruslah yang mampu mengayomi dan menjaga kerukunan itu. Kiranya Tuhan beserta kita sehingga tahapan demi tahapan Pemilu mampu membawa Indonesia lepas dari garis kemiskinan, masyarakat jadi sejahtera,” katanya mengakhiri.

Kegiatan ini dirangkai juga dengan pelantikan pengurus Generasi Muda Marga Angkat (Gemang).

Turut hadir unsur Forkopimda mewakili Dandim 0206 Dairi, mewakili Kapolres Dairi, Tugono, Ketua MUI, Wahlin Munthe. Hadir juga mendampingi bupati, Kepala Inspektorat Edy Banurea, Kepala Disparbudpora Dairi Rahmat Syah Munthe, Kepala Bapenda, Fatimah Boang Manalu, Camat Sinehu, Koko Mulyanto Angkat, Tokoh Masyarakat Sulang Silima Sipitu Marga, Penasehat Sulang Silima Marga Angkat, Abdul Angkat, Ketua Gemang, Erwin Angkat, Perwakilan Organisasi Masyarakat dan undangan lainnya. (Nid)

Hadiri Pelantikan DPS HMKI Kuala, DR. Badikenita Br Sitepu SE, SH, MSi:Bangun Kolaborasi Untuk Indonesia Maju

0

Medan – Anggota DPD RI Dr Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si menghadiri pelantikan DPS HMKI (Dewan Pengurus Sektor Himpunan Masyarakat Karo Indonesia) Kuala, di Jambur Pijet podi, Desa dalan NamanKec Kuala, Kab Langkat, Rabu (3/1).

Hadir dalam pelantikan itu Ketua umum DPP HMKI DR. Minola Sebayang SH MH, Camat Kuala Imanta PA dan Edi Bahagia Sinuraya serta Tiorita Br Surbakti, SH.

Petahana Dr.Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si yang kini maju Calon DPD RI Dapil Sumatera Utara pada Pemilu 14 Februari 2024 mengucapkan terimakasih kepada panitia atas undangan dan sambutan yang diberikan.

Calon DPD RI No 4 Dapil Sumut itu mengatakan untuk mencapai suatu pembangunan diperlukan kerjasama demikian juga agar HMKI semakin maju dan berkembang dan dapat berkontribusi untuk Indonesia, diperlukan kerjasama. Baik kerjasama antar anggota maupun dengan pihak lain.

“Kita harus tanamkan dalam visi-misinya HMKI bahwa kerjasama itu sangat penting. Pengurus tidak akan bisa bekerja sendiri membangun HMKI tanpa ada dukungan dari anggota. Artinya kolaborasi harus dibangun,” jelas Ketua Umum DPP PIKI (Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia) itu.

Demikian juga, sambung lulusan doktor termuda ilmu ekonomi bisnis Universitas Indonesia (UI) Tahun 2013 tersebut, membangun Indonesia itu harus ada kolaborasi.

Anggota PURT DPD RI itu mencontohkan pentingnya kolaborasi saat maju calon anggota DPD RI Dapil Kabupaten/kota se Sumatera Utara tahun 2014.

Tahun 2004 berapa banyak suara orang Karo, berapa banyak orang Karo yang menjadi calon DPD tapi tidak ada suara melebihi suara 100 ribu.

“Lalu, ketika saya mencalonkan diri Tahun 2014 suara saya 386 ribu. Suara itu 86 ribu dari Kabupaten Karo sisanya itu dari kabupaten lain. Nah disinilah kita pentingnya berkolaborasi bersama mengambil persatuan dan kesatuan bersama suku-suku lain, jadi kita tidak perlu berdebat apakah Karo itu bukan Batak,” kata anggota BKSP DPD RI itu.

Lulusan Terbaik Program Pendidikan Reguler Angkatan XLV 2010 LEMHANNAS RI itu mengatakan, yang perlu bagaimana menjalin kerja sama antar suku dalam wujud negara kesatuan Republik Indonesia karena kita ada didalam Bhinneka Tunggal Ika, pancasila sebagai idiologi bangsa dan UUD 1945 sebagai landasan hukum kita dalam berbangsa dan bernegara.

“Saat ini marilah kita mengembangkan minset kita memperkecil kesukuan kita tapi membangun hubungan antar suku untuk membangun bangsa Indonesia, membangun Kabupaten Langkat, membangun Sumatera Utara, bersemangat bersatu kuat,” pungkas economic Advisor di PT. Prasto Propertindo Jakarta tersebut.

Komisaris Utama PT. Kalpatma Sukses Mandiri itu mengajak HMKI dimanapun berada untuk menjaga persatuan dan kesatuan untuk Pemilu 2024 yang damai, menyalurkan aspirasi dan minta doa dan dukungan agar Dr Badikenita Sitepu yang merupakan satu-satunya perempuan Calon DPD RI Dapil Sumut untuk Pemilu 2024 dapat duduk kembali.

Dr.Badikenita Putri Sitepu SE.SH.M.Si duduk sebagai anggota DPD RI Dapil Kabupaten/Kota se Sumatera Utara sejak Tahun 2018 sampai 2024.

Dalam kesempatan itu Badikenita yang kini menjadi Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ekonomi Politik dan Sosial Sumatera Utara tersebut menyampaikan tugas dan wewenang anggota DPD RI di Indonesia.

“Berkat doa dan dukungan kita semua, kiranya Tuhan Yang Maha Esa memuluskan langkah saya kembali duduk sebagai anggota DPD RI Periode Tahun 2024 sampai 2029,” pungkas Komisaris PT Suryalaya Anandita Internasional (SAI), istri Anggara Soaduon Simanjuntak itu.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP HMKI DR Minola Sebayang SH.MH mengatakan, HMKI dibentuk untuk mengumpulkan kekuatan suku Karo membangun kampung halaman, mengembangkan SDM suku Karo untuk membangun Indonesia. Serta membantu sesama suku Karo dalam bingkai ikatan sosial. (Red)

 

Rutan Kelas I Medan Ikuti Sosialisasi Teknis Pemilu 2024 di Kanwil Kemenkumham Sumut

0
Medan – Rutan Kelas I Medan menghadiri sosialisasi teknis Pemilu Tahun 2024 hari ke dua di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, melalui Divisi Pemasyarakatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Rudy F. Sianturi.

Kegiatan sosialisasi teknis pemasyarakatan tentang pemutakhiran data pemilih dan mekanisme pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di Lapas dan Rutan yang digelar di Aula Soepomo, pada Selasa (30/01/24).

Sementara, narasumber yang di hadirkan berasal dari Direktorat Teknologi Informasi dan kerja sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara.

Materi yang di sampaikan mencakup data pemilih untuk Pemilu Tahun 2024 di Lapas dan Rutan berdasarkan data SDP, mekanisme pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di Lapas dan Rutan, hingga pemutakhiran pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT), aktual, Daftar Pemilih Tambahan (DPTB), serta Daftar Pemilih Khusus

Tujuan dari kegiatan itu adalah untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan para peserta dalam pelaksanaan Pemilu.

Selain itu, materi juga membahas tentang pengoptimalan fitur, peningkatan kualitas dan kelengkapan dalam penginputan data, serta melakukan pembinaan, monitoring, pengawasan, dan pengendalian pada aplikasi SDP UPT Pemasyarakatan.

Seluruh Lapas dan Rutan di minta untuk mempersiapkan tempat pemilihan dan memastikan bahwa penyelenggaraan pemilihan mengikuti ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Pelayanan terhadap pemilih disabilitas, khususnya oleh Anggota KPPS kelima dan keenam yang memiliki kemampuan bahasa isyarat kepada pemilih disabilitas menjadi perhatian utama.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Pemilu yang bersih, damai, dan bermartabat, serta memastikan kenetralitasan ASN dalam menjalankan tugas pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. (Red)

Viral Video Wanita Pamer Payudara Di Salah Satu Diskotik di Binjai, Blue Star Dirazia

0
BINJAI | Viral sebuah video tak senonoh seorang wanita muda yang diduga pamer Payudara viral di media sosial.

Video berdurasi 33 detik itu memperlihatkan sang wanita muda sedang pamer payudaranya dan direkam seorang teman menggunakan HP saat sedang memakai busana terusan berwarna pink tanpa memakai bra.

Namun, pada detik ke 10 sang wanita sembari tersenyum dengan penuh gairah perlahan membuka bajunya dan menunjukkan kedua bagian payudara.

Pada detik ke 20 gambar di video tersebut berubah menunjukkan wanita tersebut disorot dalam layar sedang joget sexy dan di tonton banyak pengunjung.

” Itu video seminggu yang lalu bang di diskotik Bluestar, semua orang pada nonton wanita itu, sepertinya uda pengaruh minuman dan obat obatan,” cetus salah seorang sumber yang tidak ingin disebut namanya kepada wartawan, Rabu (31/01).

Terkait hal itu, Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen saat dikonfirmasi mengatakan, “Siap, Malam ini akan kita lakukan razia ke lokasi tersebut,” cetus Kapolres Binjai AKBP Rio Alexander Panelewen dengan tegasnya, Rabu (31/01).

Tak butuh waktu lama, Kapolres Binjai langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan razia ke lokasi diskotik Bluestar pada hari kamis (01/02/24) sekira pukul 01.00 wib pagi.

Namun razia tersebut sepertinya telah bocor dan satupun pengunjung tidak ada yang diamankan.

Setelah pihak kepolisian putar balik, diskotik tersebut langsung beroperasi kembali.

(Surya Turnip)

Tinjau Langsung Pembukaan Jalan di Desa Sibira, Eddy Berutu : Inilah Visi Misi Dairi Unggul

0

DAIRI – Melanjutkan Kunjungan Kerjanya (Kunker) Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu meninjau pembukaan jalan di Desa Sibira Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kamis (1/2/2024).

Dalam peninjauan jalan sepanjang 5 Km ini kepada warga Eddy Berutu menyampaikan bahwa salah satu faktor pendukung visi misi Dairi Unggul adalah pembangunan infrastruktur.

Eddy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dipandang bukan semata sebagai peningkatan fisik. Infrastruktur berkualitas dan fungsional, kata Bupati adalah pondasi untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan aksesibilitas, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Studi demi studi telah menunjukkan, bahwa infrastruktur yang baik menjadi kunci untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya Jalan, kita membuka pintu bagi peluang baru, mengundang investasi, dan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. Inilah visi misi Dairi Unggul,” ujar Bupati.

Lebih jauh Eddy mengatakan, dalam merancang dan membangun infrastruktur, harus bergerak selaras dengan alam.

“Kita senantiasa berupaya menghormati lingkungan, menjaga kelestarian alam, dan memastikan bahwa pembangunan ini berdampingan dengan nilai-nilai sejarah dan budaya,” katanya lagi.

Sebelumnya, Dosmandrik Manullang salah satu warga, yang didampingi Kepala Desa Sibira Parasian Nadeak, mengatakan bahwa selama ini petani setempat mengangkut hasil panennya menggunakan sepeda motor diakibatkan kondisi jalan yang rusak, yang berdampak pada hasil panen yang mengalami kerusakan.

“Sekarang jalan sudah dibuka, akses jadi lancar, dan kami bisa angkut hasil panen menggunakan kendaraan roda empat. Kami sangat-sangat berterimakasih kepada bupati dan jajarannya. Sekali lagi terimakasih pak bupati,” katanya sembari tertawa.

Turut hadir dalam peninjauan ini kepala dinas PUPR Masaraya Berutu, Kaban Bapenda Fatimah Boang Manalu, Kepala Dinas Sosial Agel Siregar, kadis Dispemdes Simon Toni malau, camat Parbuluan Landong Napitu, Kepala Desa parbuluan dan masyarakat Parbuluan VI. (As)

Bupati Eddy Berutu Bagikan Pupuk Hayati Cair Kepada Masyarakat Parbuluan

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu melakukan kunjungan kerja ke Dusun II Sibira, Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kamis (1/2/2024). Pada kesempatan tersebut, Eddy Berutu membagikan Pupuk Hayati Cair (PHC) atau pupuk hayati cair kepada 18 kelompok tani atau sekitar 360 petani.

“Pemberian pupuk ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan pertanian seperti akar lobak padatanaman kol, lay karena bakteri pada tanaman hortikukurtura, serta lay karena jamur pada tanaman hortikukurtura,” katanya.

Selain melindungi tanaman hortikultura, kata Eddy Berutu, PHC juga menguntungkan tanaman kopi.

“Keuntungannya berupa perlindungan dari penyakit tular tanah dan juga pembentukan mikrobioma yang membantu tanaman kopi untuk mendapatkan nutrisi (makanan) yang tersedia di dalam tanah,” katanya.

Eddy juga menjelaskan, program-program yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Dairi merupakan langkah nyata untuk mewujudkan visi Dairi Unggul dan Agri Unggul.

“Upaya segala yang tentu kita lakukan, mulai pembentukan kawasan pertanian terpadu (KPT), penyediaan sarana dan prasarana, bermula dengan perbankan dalam fasilitas KUR, termasuk pemberian Puskesmas yang kita lakukan hari ini,” ucapnya.

Disampaikan Eddy, penggunaan pupuk hayati juga dapat mendukung pertanian organik guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkualitas. (Nid)

Kunjungi KPU Sumut, Dr Badikenita Sitepu Bahas APK Pemilu 2024 Terhadap Lingkungan Hidup

0

MEDAN – Anggota DPD RI, Dr.Badikenita Sitepu SE.SH.M.Si mengatakan penyelenggara Pemilu 2024 tetap mengedepankan dampak buruk yang ditimbulkan oleh kegiatan pelaksanaan Pemilu terhadap pengelolaan lingkungan hidup.

Hal ini disampaikan Dr Badikenita Sitepu lulusan termuda doktor ilmu ekonomi dan bisnis Universitas Indonesia (UI) Tahun 2013 saat mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera utara (Sumut), dan diterima anggota KPU Provinsi Sumatera Utara Sitori Mendrofa, didampingi Sekretaris KPU Sumut M.Daulay, dan Kabag Persiapan Pemilu Azmi, di Jalan Perintis Kemerdekaan No.35 Medan, Rabu (31/1/2024).

“Ketentuan itu sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang dalam rangka pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024,” ucap perempuan satu-satunya Calon DPD RI Dapil Sumut pada Pemilu 2024 tersebut.

Lulusan terbaik Program Pendidikan Reguler Angkatan XLV 2010 LEMHANNAS RI itu mengakui mendapat informasi peningkatan jumlah sampah terutama sampah yang berbahan plastik dan pengelolaannya pada pemilu 2024.

Bahkan, masih kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Ekonomi Politik dan Sosial Sumatera Utara itu, pembuatan Alat Peraga Kampanye (APK) seperti spanduk, baliho, reklame menggunakan bambu, kayu, besi, dan BBM yang berasal dari fosil berdampak pada eksploitasi sumber daya alam dan mengakibatkan deforestasi,degradasi habitat, dan kerugian biodiversitas.

“Pemasangan APK oleh para kontestan pemilu pada taman dan pepohonan menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan,” ujar Ketua Umum DPP PIKI (Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia) itu.

Selain itu, dijelaskan Komisaris Utama PT. Kalpatma Sukses Mandiri itu, alat pendukung pada acara-acara politik seperti kegiatan kampanye yang dihadiri oleh ribuan masyarakat meninggalkan sampah, terutama wadah yang berasal dari produk plastik yang mengandung aditif berbahaya yang dapat mengancam kesehatan.

“World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa 9 dari 10 orang di dunia hidup di lingkungan yang kadar polusi udaranya melebihi ambang batas,” tambah Pengurus Pusat Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Indonesia itu.

Terakhir, wanita yang memiliki gelar mumpuni itu mengajak, setiap instansi terkait seperti Pemerintah daerah, Pakar/Akademisi bidang lingkungan hidup, asosiasi, pelaku usaha, dan perseorangan/kelompok yang bergerak di bidang lingkungan hidup untuk bersama-sama menerapkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang dalam rangka pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024.

Kunjungan tersebut, diakhiri dengan foto bersama dengan anggota KPU Provinsi Sumatera, Sekretaris KPU Sumut M.Daulay, anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara, dan undangan lainnya (Red)

Masyarakat Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pupuk Bersubsidi, Begini Tanggapan Bupati Eddy

0

DAIRI – Kunjungan kerja (kunker) Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu ke Desa Lau Njuhar I, Kecamatan Tanah Pinem, Rabu(31/1/2024) menjadi kesempatan bagi warga setempat untuk menyampaikan keluh kesahnya.

Dalam sesi tanya jawab dengan warga Aro Nduru, warga Dusun Balbal yang mengeluhkan permasalahan infrastruktur dan pupuk bersubsidi di Desanya.

“Pak Bupati, jalan menuju desa kami masih jelek dan sulit diakses. Bukan hanya itu pak bupati, kami juga kesulitan mendapatkan pupuk. Pupuknya macet dan susah ditebus pak. Bagaimana itu Pak Bupati?,” ucap Aro.

Menanggapi unek-unek tersebut, Eddy menjelaskan Pemerintah Kabupaten Dairi akan langsung menindaklanjuti.

“Keluhan tentang jalan rusak dan pupuk subsidi sering kali kami dengar, tidak hanya di Lau Njuhar I. Maka dari itu, terkait infrastruktur, kami sudah menargetkan perbaikan 7 jurusan jalan di Tanah Pinem, dimana dua diantara jurusan itu bersinggungan langsung dengan Desa Lau Njuhar I, yakni peningkatan jalan jurusan Liang Jering – Alur Subur (link 300) dan peningkatan jalan jurusan Namo Sanggar – Liang Jering – Siudang udang (link 136),” katanya menanggapi.

Terkait permasalahan pupuk bersubsidi, lanjut Eddy Berutu, persoalan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Dairi, ini masalah nasional. Namun kita patutlah bersyukur, karena pemerintah Kabupaten Dairi selalu berupaya memnuhi kebutuhan pupuk petani dengan menambah jumlah kuota dari tahun ke tahun walau memang belum mampu mengcover seluruh kebutuhan petani.

“Saya mencatat setidaknya ada tiga faktor penyebab kuota pupuk bersubsidi tidak mempu mengcover seluruh kebutuhan petani. Alasan pertama dikarenakan bahan utama pembuat pupuk itu masih harus impor dari luar negeri, kedua karena peningkatan permintaan pupuk bersubsidi jauh lebih besar dari produksinya, dan alasan ketiga karena keterbatasan anggaran pemerintah yang tidak mampu mengcover seluruh permintaan petani. Keluhan ini tidak hanya dialami petani Dairi, tapi seluruh Indonesia. Namun, kita tetap berupaya dan usaha kita itu telah membuahkan hasil, setiap tahunnya kuota pupuk subsidi kita terus meningkat,” katanya.

Tidak lupa, Eddy Berutu juga mengedukasi masyarakat setempat agar tidak bergantung pada pupuk kimia, demi kelestarian lingkungan dan kesehatan tanah. lebih membiasakan diri menggunakan pupuk organik

“Mari perlahan-lahan beralih dari pupuk kimia ke organik ya bapak-ibu,” ujar bupati menyarankan.

Menyambung penjelasan bupati, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Robot Manullang juga menjelaskan bahwa seluruh dunia mengalami keterbatasan pupuk kimia, khususnya pupuk bersubsidi.

“Konsep pupuk bersubsidi ini hanya sebagai pemantik (stimulan) untuk kita. Subsidikan artinya pemberian pemerintah, jadi tidak semua yang kita usulkan (kebutuhan pupuk) itu persis sama dengan kemampuan pemerintah. Misalnya kebutuhan petani ada tiga ton, pemerintah hanya mampu mensubsidi sebanyak setengah ton. Maka kekurangan 2½ ton lagi dapat dipenuhi melalui pembiayaan KUR yang sudah disediakan Bupati Dairi melalui kerja sama dengan Bank Sumut. Ingat, KUR-nya bukan dalam bentuk uang, namun dalam bentuk sarana produksi pertanian atau saprodi ya,” katanya.

Robot Simanullang juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengeluh tentang proses penebusan pupuk dari kios.

“Tentang syarat penebusan pupuk, ini merupakan aturan dari Kementerian Pertanian. Tujuannya supaya tidak ada penyimpangan. Tidak boleh lagi ada ketua kelompok yang terlalu dominan untuk menebus pupuk. Oleh karena itu, kalau disuruh tebus, tebuslah! Bawa KTP dan persyaratan lainnya,” ucapnya.

Diakhir penjelasannya, Robot Simanullang mengatakan agara masyarakat tidak lagi selalu bergantung pada pupuk kimia, namun lebih membiasakan diri menggunakan pupuk organik, karena kata Robot Simanullang, berdasarkan rekomendasi Kementerian, bahwa Kabupaten Dairi sudah melebihi ambang batas penggunaan pupuk kimia.

“Mari perlahan-lahan beralih dari pupuk kimia ke organik. Seperti yang dijelaskan Bapak Bupati, bahwa dalam jangka waktu yang panjang, pupuk kimia dapat merusak unsur hara dan kualitas tanah kita,” ucapnya mengakhiri. (Nid)

Maksimalkan Pembangunan di Dairi, Bupati Eddy Usulkan Langsung ke Pemerintah Pusat

0

DAIRI  – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu berencana untuk membangun jalan penghubung antar desa di Kecamatan Tanah Pinem menggunakan aspal hotmix. Rencana ini kemudian telah diusulkan ke Presiden RI Joko Widodo melalui kementerian terkait.

Demikian disampaikannya dalam kunjungan kerja (kunker) ke Desa Lau Njuhar I, Kecamatan Tanah Pinem, Rabu (31/1/2024).

“Kita rencanakan semuanya menggunakan aspal hotmix. Jalan Hotmix yang dibangun ini langsung ditandatangani oleh presiden. Dan sedang kita usulkan ke presiden. Kita sudah rekomendasi ke pusat. Saya sampaikan inilah komitmen saya,” ucap Eddy Berutu.

Menurut Eddy Berutu, infrastruktur di daerah Lau Njuhar I dan sekitanya masih jauh dari harapan. Maka dari itu, kunker tersebut juga bertujuan untuk mengkonfirmasi kepada jajaran kecamatan, desa, dan masyarakat tentang tempat yang akan diperbaiki lebih dulu.

“Jadi pembangunan yang tertunda selama 10-20 tahun itu membutuhkan waktu dan uang besar untuk menyelesaikan sekaligus. Jadi kita mengambil prioritas, yang mana kira-kira lebih dulu kita selesaikan,” katanya.

Sebelumnya, ucap Eddy, Pemerintah Kabupaten Dairi sudah memperbaiki jalan lintas ke kabupaten menggunakan aspal hotmix.

“Sesuai komitmen kita bersama, perbaikan ini akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan tuntas pada tahun ini. Nantinya, jalan-jalan ini dapat mengurangi biaya logistik sehingga profit yang diterima lebih besar dan terciptalah kesejahteraan,” ucapnya.

Karena itu, kata Eddy Berutu, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga dan memelihara jalan-jalan yang sudah ada.

“Jangan ada jalan-jalan yang terendam, selokan-selokan yang tersumbat, sehingga jalan-jalan itu bisa berusia hingga 4-5 tahun. Kalau kita bangun bertahap, akan ada masa dimana kita bisa menikmati keseluruhan jalan-jalan ini. Tapi kalau belum sampai setahun jalan ini sudah rusak, kita jadi bolak-balik memperbaiki jalan ini. Jadi setelah kami bangun, akan kami serahkan ke masyarakat untuk sering gotong royong membersihkan dan merawat jalan itu,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Eddy juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi sudah menyediakan anggaran lebih kurang 2.5 miliar untuk pemasangan sambungan air ke rumah-rumah warga di Kecamatan Tanah Pinem.

“Ini juga menjadi salah satu fokus kita guna menciptakan SDM berkualitas dimasa mendatang. Air bersih harus kita perhatikan, sehingga stunting bisa kita kikis dari Kecamatan Tanah Pinem melalui terciptanya sanitasi yang bersih dan sehat,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Eddy Berutu juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) serta bantuan susu dan makanan tambahan kepada bayi berusia di bawah dua tahun. (Nid)