Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 185

10 Atlet Taekwondo Dairi Raih 2 Emas dan 8 Perak di Piala Airlangga Hartarto dan Musa Rajekshah, Eddy Berutu: Luar Biasa

0
10 Atlet Taekwondo Dairi Raih 2 Emas dan 8 Perak di Piala Airlangga Hartarto dan Musa Rajekshah, Eddy Berutu: Luar Biasa
DAIRI– Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengapresiasi prestasi atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Dairi yang mengikuti turnamen Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengrov) Sumut Musa Rajekshah 2-3 Juni 2023 di Medan.

Dari turnamen tersebut, 2 atlet berhasil meraih medali emas dan 8 atlet meraih perak. “Luar biasa adik-adik semua, saya turut bangga atas pencapaian atlet dan para pelatih,” kata Eddy Berutu saat menerima audiensi atlet dan pelatih TI Kabupaten Dairi di Kantor Bupati, Selasa (13/6/2023).

Eddy Berutu berpesan kepada atlet TI Kabupaten Dairi untuk terus berlatih dengan sungguh-sungguh. Demikian juga kepada pelatih, Eddy Berutu juga meminta tetap konsisten untuk membina dan melatih atlet TI. “Adik-adik ku tetaplah berlajar dengan semangat.

Prestasi yang adik-adik raih hari ini, jadikan ini sebagai penyemangat. Jangan pernah cepat berpuas diri. Demikian juga pelatih, tetaplah konsisten melatih adik-adik kita terutama dalam menyiapkan event-event bergensi lainnya,” katanya.

Eddy Berutu juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Dairi berusaha untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada atlet-atlet. Untuk itu, Eddy Berutu berpesan kepada adik-adik untuk terus semangat dan konsisten untuk berlatih.

“Konsisten berlatih, saya yakin dengan berlatih sungguh-sungguh maka prestasi adik-adik akan meningkat lagi. Pada prinsipnya pemerintah sangat mendukung,” katanya. Kepada Bupati, pengurus dan pelatih TI Kabupaten Dairi menyampaikan nama-nama atlet yang beprestasi.

Berikut daftarnya: 1. Aldo Gabriel Sidebang ( Juara 2 )2. Aldo Adinanda Hutasoit ( Juara 2 )3. Daniel Teffry Girsang ( Juara 2 )4. Graceman Hezekiel Malau ( Juara1 )5. Algiven R.R.J Tondang ( Juara2 )6. Ivaldes Jhosenrick Girsang ( Juara2 )7. Novty Ramesonny Tondang ( Juara 2 )8. Renata Yohana Simarmata ( Juara 1 )9. Jesica Apriyati Siregar ( Juara2 )10. Keren Royto Pakpahan ( Juara2 ). (Nid)

Bunda Paud Dairi: Masuk SD Diharapkan Tidak Ada Lagi Test Calistung

0
Bunda Paud Dairi: Masuk SD Diharapkan Tidak Ada Lagi Test Calistung
DAIRI – Sebanyak 207 orang siswa Paud dari 14 lembaga mengikuti pelepasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Tanah Pinem, Senin 12 Juni 2023 di Jambur Merga Silima, Desa Lau Tawar.

Pelepasan siswa PAUD tersebut dihadiri oleh Bunda Paud Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu didampingi Ketua Pokja Bunda Kabupaten Dairi Elfinka Hutapea.

Dalam pelepasan tersebut, Romy Mariani menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa yang sudah mempercayakan pendidikan anaknya kepada pendidikan usia dini (PAUD).

Romy Mariani berujar memasukkan anak di PAUD adalah hal yang sangat efektif, karena anak anak akan mulai belajar hal yang sangat mendasar sebagai pondasi di masa yang akan datang.

“Kalau kita katakan baik maka anak akan mengatakan baik. Saya sebagai Bunda PAUD kabupaten tidak bisa bekerja secara sendiri, makanya ada pokja bunda PAUD kecamatan dan desa yang berperan memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya PAUD,” kata Romy.

Masih ucap Romy, pemerintah pusat saat ini sedang menggalakkan program penguatan transisi PAUD ke sekolah dasar (SD) yang menyenangkan.

Program ini dipersiapkan kepada anak-anak yang akan masuk sekolah dasar, anak-anak sudah siap mentalnya. Banyak pemikiran yang salah selama ini bahwa anak anak Paud sudah harus bisa baca, tulis, hitung (calistung).

“Ini menjadi pemikiran yang harus diluruskan. Kita harapkan masuk sekolah dasar tidak ada lagi test membaca menulis dan berhitung. Anak anak PAUD bukan dipaksa harus bisa calistung, di PAUD diperkenalkan permainan sambil belajar, tidak menyuruh anak-anak untuk menghafal. Dalam hal ini tentunya peran tutor PAUD sangat diperlukan,” ujarnya.

Kepada para orang tua, Romy Mariani katakan perannya adalah untuk memperhatikan bakat dari anak, karena anak memiliki bakat ataupun talenta yang berbeda. Tidak semua harus jadi insinyur, kita serahkan kepada anak anak kita untuk memilih apa yang dia suka, sebagai orang tua kita harus membimbingnya.

“Semoga anak-anak kita ini sukses ke depannya, bisa menjadi anak-anak masa depan Indonesia sebagai generasi penerus di masa yang sekarang,” ujarnya mengakhiri sambutannya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, Bunda PAUD Kecamatan Tanah Pinem, Bunda PAUD desa se-Kecamatan Tanah Pinem. (Nid)

Ketidakpastian Iklim, Bupati Dairi Himbau Masyarakat Untuk Belanja Produkif

0
Ketidakpastian Iklim, Bupati Dairi Himbau Masyarakat Untuk Belanja Produkif
DAIRI – Fenomena iklim yang berpengaruh pada penurunan hujan, El Nino, diprediksi akan terjadi di Indonesia. Kondisi iklim yang masih berputar-putar dan tidak ada kepastian membuat petani harus mempersiapkan diri dalam berbagai kondisi.

Hal ini disampaikan Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu pada Acara Panen Perdana Jagung Menggunakan Mesin Combine Harvester Besar Multiguna (CHB Multiguna) di Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember, Senin (12/6/2023).

“Pertanian ini merupakan bisnis yang paling kompleks karena alam itu tidak bisa dikompromi, tergantung dia (iklim) sendiri. Dia mau kering, dia mau hujan tidak banyak yang bisa kita lakukan,” kata Ekab, sapaan akrabnya.

Saat ini, ujar Eddy, petani jagung sedang senang karena harga jagung yang naik, tetapi dari sudut lain ada pihak yang menderita. Harga jagung yang naik menyebabkan biaya pakan juga meningkat. Hal ini tentu menyebabkan harga beli ditingkat konsumen, seperti telur dan ayam ras juga meningkat.

“Jadi itulah yang disebut mekanisme pasar. Disaat harga bagus harus kita manfaatkan untuk memperkuat modal pertanian kita. Setiap ada yang naik, pasti ada turunnya. Jadi di saat baik, jangan juga kita boros, tetaplah belanjakan uang untuk sesuatu yang produktif,” ujar Eddy.

Meskipun senang karena harga jagung yang meningkat, Eddy mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Petani sebaiknya mempersiapkan diri, sehingga ketika harga turun akibat faktor cuaca dan sosial, tidak ada masalah berarti yang harus dikhawatirkan.

“Jangan langsung tiba-tiba beli kulkas, beli ini, beli itu, jangan dulu, tahan dulu. Tingkatkan untuk produktivitas, anak harus sekolah dulu, kebutuhan pokok dipenuhi dulu, kesehatan dibereskan dulu, kalau belum BPJS ayo ikut dulu, dan jangan lupa untuk menabung,” kata Eddy. (Nid)

Wabup Madina Pastikan Pembangunan Jalan Berjalan Sesuai Yang di Tenderkan

0
Wabup Madina
Aktiva.News – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, kembali turun kelapangan guna memastikan pembangunan jalan di Kecamatan Kota Nopan berjalan sesuai dengan yang ditenderkan, pada Senin (12/06/23).

Ditahun 2023, Atika Azmi menyebutkan ada 12 Ruas jalan yang dibangun di Kecamatan Kotanopan, yang total panjangnya mencapai 12.5 Kilo meter. Dimana sebagian masih dalam tahap pekerjaan dan sebagian sudah selesai 100 persen.

“Tujuan kita turun kelapangan untuk melihat secara langsung yang sudah ditenderkan oleh pemkab Madina, dan memastikan pekerjaannya sudah dikerjakan dan sebagian sudah selesai,” kata Atika.

Untuk pembangunan ruas jalan di tahun depan, Atika Azmi menyebutkan tergantung dengan kondisi anggaran, sebab masih banyak yang jadi antesi pemerintah utamanya wilayah Pantai Barat.

“Tergantung anggaran nantinya bila cukup pembangunan jalan di Kecamatan Kotanopan akan berlanjut, namun kita utamakan dulu wilayah Pantai Barat,” katanya.

Sementara itu Plt.Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Elpiyanti ST, menyebutkan ruas jalan yang sudah selesai di kerjakan yakni, jalan dalam Kotanopan, Muara Siambak – Manambin, Simpang Jalan Negara – Simandolam, Simpang Jalan Negara – Sitaul- Taul.
(S. Hariyadi)

Rutan Kelas l Medan Tabur Bibit Bebek di Areal Pelatihan Keterampilan Peternakan

0
Medan – Bebek baru” merupakan istilah yang diberikan untuk tahanan baru oleh warga binaan. Namun hari ini ada bebek baru yang masuk di Rutan Kelas I Medan.

“Bebek baru” kali ini bukan tahanan baru melainkan bibit bebek yang akan dikembang biakan di Rutan Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut, Senin (12/06/2023).

Setelah sukses pada program pelatihan peternakan ayam kampung, kembali Karutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang mencoba hal yang baru yaitu program peternakan bebek. Memanfaatkan lahan sempit yang ada di Brandgang, hari ini Karutan beserta Pejabat Struktural dan GM Natur Palas Indonesia (NPI) menabur bibit bebek di areal pelatihan keterampilan peternakan Rutan Medan.

Ternak bebek ini dikerjakan oleh petugas dan warga binaan secara bersama – sama sebagai wujud proses pembelajaran tips dan trik beternak bebek yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan keuntungan dan menambah wawasan.

Karutan menyampaikan, “Setelah sukses beternak ayam, hari ini kita ingin beternak bebek. Sesuai dengan tugas kita, memberikan pelatihan kepada warga binaan, melatih bagaimana sih mengembang biakkan bebek ini supaya bisa diambil telurnya dan dagingnya,” Ujarnya.

“Kita berterima kasih kepada NPI, kedepan kita akan kembangkan lagi untuk generasi kita, untuk kementerian hukum dan ham yang semakin PASTI dan berAKHLAK,” tambahnya.

Bagi wargabinaan yang sudah mahir dan mengetahui cara beternak bebek yang baik maka akan diberikan modal pasca dinyatakan bebas melalui koperasi Rutan I Medan. Sehingga pemulihan ekonomi dapat segera diperbaiki dan menghindari terjadinya pelanggaran tindak pidana kembali. (As)

Karang Taruna Desa Kidupen Gelar Gendang Guro-Guro Aron di Medan

0
Karang Taruna Desa Kidupen
Peserta Aron (muda-mudi) yang ikut memeriahkan acara Gendang Guro-guro Aron
Medan – Karang taruna Desa Kidupen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo gelar gendang guro-guro aron (GGA) dengan mengusung tema “Gendang Guro-Guro Aron Arih Ersada Nakasima Medan”.

Pesta Budaya Karo itu dilaksanakan di Jambur Bukit Permai Medan dengan bintang tamu Pedro Ginting dan Dora Br Surbakti, Anta Prima Ginting, Rimta Mariani Br Ginting serta Thory Tarigan, Sabtu (10/06/2023) malam.

 

Karang Taruna
Menari (Landek Aron) yang Ditampilkan dari Kesain Tumangger, Ulun Jandi, Juma Duru, Jadibata dan Jambor Mbelin/Rumah Padang

Pembina Karang Taruna Desa Kidupen, Junedi Ginting, S.Si, M.Si mengatakan, “Terjalinnya sikap yang saling menghargai, santun akan membuahkan softskill berkualitas yang sangat menunjang dalam aspek kinerja multi sektoral di gendang guro-guro aron ini, “katanya, Senin (12/06/2023).

Karang Taruna Desa Kidupen
Saat Memberikan Kata Sambutan.
Dari kiri : Penasehat Makmur Ginting, Datang Ginting, Kepala Desa, Dirman Pinem dan Mewakili Prangkat Desa, Robbi Ginting

Ketua Panitia, Nico Armanda Ginting menjelaskan kegiatan GGA berawal dari perkumpulan anak-anak perantauan Desa Kidupen yang berdomisili di Kota Medan.

“Anak-anak muda yang ada di Medan sering kumpul di warung kopi, dalam canda dan tawa terlintas gagasan untuk mempertemukan dan bersilaturahmi di dalam GGA ini, “katanya.

Nico Ginting juga mengapresiasi seluruh kepanitian yang dapat menyukseskan GGA tersebut dengan persiapan 2 bulan.

Karang Taruna Desa Kidupen
Perkolong-Kolong Pedro Ginting dengan Dora Br Surbakti

“Dengan hanya 2 bulan persiapan, GGA ini berjalan dengan menghadirkan sebanyak 900 penonton. Hal ini berjalan karena kekompakan dan kerja keras seluruh panitia dan dukungan dari berbagai pihak, “pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH), Zefanta Sembiring menambahkan, “Acara gendang guro-guro aron ini bisa dikatakan berjalan lancar dan sukses, saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, “kata Ketua BPH Karang Taruna Kidupen Medan sekitar.

Karang Taruna
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Karang Taruna Desa Kidupen yang Berada di Medan, Zefanta Sembiring

Ia juga mengajak pemuda-pemudi Karo untuk saling mengembangkan diri dan melatih talenta terhadap salah satu budaya Karo ini.

“Acara ini salah satu budaya karo yang tidak dapat ditinggalkan. Wujud adanya Karang Taruna ini pada dasarnya dapat mengembangkan diri dan melatih talenta anggota dalam suatu acara.

Karang Taruna Desa Kidupen
Menari Bersama Orang Tua Salah Satu Tanda Kehormatan dan Penghargaan

Saling bahu membahu yang sering disebut dalam pepatah orang karo ” Sikuning kuningen radu megersing, siageng agengen radu Mbiring, “harap Zefanta yang akrab disapa Sukat.

“Semoga Karang Taruna terlebih-lebih pengurus semakin kompak dan juga dapat membuat program kerja yang lebih banyak dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Kidupen, “Tambah Samudra Tarigan.

Karang Taruna Desa
Kemeriahan Suasana Penonton

Lanjutnya. “Dan semoga semua anggota Karang Taruna dapat menambah relasi sehingga yang membutuhkan pekerjaan dapat dibantu info lowongan pekerjaan, begitu juga yang sedang sekolah dapat saling memberi semangat untuk menyelesaikan pendidikannya, “pungkas Pembina Karang Taruna Desa Kidupen untuk Medan sekitarnya.
(Kodok Hijo/As)

Lepas Kelulusan 207 Siswa PAUD, Romy Mariani Ingatkan Konsep Pendidikan PAUD

0
Lepas Kelulusan 207 Siswa PAUD, Romy Mariani Ingatkan Konsep Pendidikan PAUD
DAIRI – Terdapat miskonsepsi di tengah masyarakat yang mengharuskan anak-anak PAUD harus sudah bisa membaca, menulis, berhitung (calistung) ketika mereka dilepas dari pendidikan PAUD.

Hal ini disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu br. Simarmata saat melepas siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-kecamatan Tanah Pinem, di Jambur Merga Silima, Desa Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, Senin (12/6/2023).

“Ini adalah miskonsepsi atau pemikiran yang harus diluruskan. Sehingga diperlukan adanya sosialisasi transisi PAUD ke SD. Jadi kita harapkan, tidak ada lagi tes calistung ketika masuk SD,” ujar Romy.

Disampaikan Romy, anak-anak PAUD tidak boleh dipaksa untuk menghapal calistung, tapi sebaliknya harus diperkenalkan dengan cara bermain. Karena yang disebut konsep PAUD adalah paham dan mengerti apa yang dia baca.

“Contoh, yang kita ajarkan adalah Lagu Balonku Ada Lima, meletus 1 tinggal empat. Jadi mengajarkan anak numerasi dengan bernyanyi yang menyenangkan. Itulah tugas tutor PAUD,” kata Romy.

Usia 0-6 tahun, kata Romy, merupakan usia emas dimana otak berkembang pesat hingga 80%. Itulah sebabnya memasukkan anak ke satuan PAUD sangat efektif. Pada usia ini, anak mulai belajar hal-hal yang sangat mendasar untuk membawa dan memberikan pondasi kepada mereka dimasa yang akan datang.

Mengusung tema Penguatan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, Romy menyampaikan beberapa pesan penting untuk diperhatikan orang tua dan tutor PAUD.

“Ini akan menjadi tema kita hingga tahun depan. Jadi yang kita harapkan bahwa anak-anak yang selama ini bermain sambil belajar di PAUD, tidak merasa kaget ketika masuk ke tingkat SD. Itulah pentingnya ada transisi dari PAUD ke SD, sehingga anak-anak kita memiliki mental yang kuat,” kata Romy.

Dalam sambutannya, Romy juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua karena telah mempercayakan pendidikan anak-anak di satuan pendidikan PAUD.

“Semoga anak-anak yang kita lepas hari ini dapat menjadi anak yang sehat, cerdas, gembira dimasa mendatang, ” kata Romy. (Nid)

Bantu Tekan Biaya Produksi, Bupati Dairi Berikan Bantuan Mesin Senilai Rp 427 Juta

0
Bantu Tekan Biaya Produksi, Bupati Dairi Berikan Bantuan Mesin Senilai Rp 427 Juta
DAIRI – Peningkatan produksi jagung merupakan hal menggembirakan sekaligus menjadi tantangan bagi petani. Hal ini disebabkan peningkatan luas tanaman tidak diimbangi dengan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Kondisi ini berakibat pada peningkatan biaya produksi pertanian, sebagai akibat tingginya biaya tenaga kerja.

Demikian disampaikan Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu pada Acara Panen Perdana Jagung Menggunakan Mesin Combine Harvester Besar Multiguna (CHB Multiguna) di Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember, Senin (12/6/2023).

“Untuk menekan biaya produksi yang disebabkan oleh tingginya biaya tenaga kerja, maka Pemerintah Kabupaten Dairi memberikan bantuan mesin panen ukuran besar yaitu Combine Harvester Besar Multiguna (CHB Multiguna) seharga Rp 427 juta kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rante Besi, yang terdiri dari 12 kelompok tani,” ujar Eddy.

Disampaikan Eddy, mesin panen ini sangat efektif digunakan untuk memanen jagung pada lahan yang luas. Mesin panen ini dapat langsung masuk ke area lahan untuk memanen tanaman yang masih berdiri, memotong, merontok, menghasilkan gabah/pipilan kering yang dapat langsung masuk ke dalam karung.

Kapasitas mesin panen ini, kata Eddy, dapat memanen jagung dengan kapasitas 0.33 hektar per jam atau memanen 1 hektar jagung hanya dalam waktu tiga jam saja, dengan tenaga kerja hanya tiga orang. Selain itu, mesin ini juga dapat digunakan pada lahan dengan kemiringan hingga 30 derajat.

“Bandingkan jika menggunakan cara konvensional, untuk memanen 1 hektar jagung dibutuhkan tenaga kerja 20 sampai 25 orang dalam waktu satu hari. Jika dikalikan, sudah berapa jumlah biaya tenaga kerja yang harus dikeluarkan?” kata Eddy.

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan tentang keterbatasan anggaran pemerintah sehingga penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) di tingkat petani tidak dapat semuanya terpenuhi. Oleh karena itu, dibutuhkan peran dari semua stake holder, salah satunya adalah dengan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan.

“Demikian juga penerapan sistem Tax Alsintan yang dibiayai oleh investor atau perbankan, dapat membantu petani untuk menyewa alsintan yang mereka butuhkan secara tepat waktu,” kata Eddy.

Sebelumnya, sejak kepemimpinan Eddy Berutu sebagai Bupati Dairi, pemerintah telah banyak memberikan bantuan alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani berupa, traktor roda empat sebanyak 4 unit, traktor roda dua sebanyak 81 unit, cultivator sebanyak 103 unit, corn sheller sebanyak 43 unit, power thresher sebanyak 33 unit, dan asintan lainnya. (Nid)

Heboh Jalan Desa di Deli Serdang Dijual Rp1,6 Miliar

0
Jalan Desa
Jalan Persatuan I, Dusun II, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Medan – Jalan alternatif desa dijual sebesar Rp 1.615.000.000. Pemkab Deliserdang mengakui sudah menjual jalan yang diklaim sebagai asetnya kepada PT Latexindo Toba Perkasa.

Jalan yang dijual seharga Rp 1,6 miliar itu berada di Jalan Persatuan I, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Namun, Pemkab Deliserdang beralasan bahwa mereka untung menjual jalan tersebut.

“Nggak ada ruginya pemkab, karena kalau dihitung Rp 1,6 M itu bisa untuk bangun jalan 1,6 Km,” kata Kepala Inspektorat Deliserdang, Edwin Nasution, Senin (12/6/2023).

Atas keputusan pemkab Deli Serdang itu masyarakat tetap protes. Warga menilai, bahwa tindakan tersebut merugikan masyarakat, karena akses utama warga jadi hilang.

Menurut Edwin, uang hasil penjualan jalan negara itu masuk ke kas daerah. Dia mengatakan, uang itu bukan untuk pribadi atau perorangan.

Ia mengungkapkan uang tersebut akan dipakai untuk pembangunan fasilitas lainnya.

Soal jalan yang sudah dijual, Edwin mengatakan PT Latexindo Toba Perkasa sudah bisa dikuasai.

“Mereka (PT Latexindo) bangunkan balai pertemuan untuk Pmerintah Kabupaten yang digunakan untuk warga desa.

Dibangunkan jalan baru dan dibangunkan untuk aset Pemkab dan membayar pemindahtanganan yang Rp 1,6 M. Kewajibannya harus dipenuhinya. Camat yang tahu apakah sudah (dipenuhi perusahaan seluruhnya atau tidak),” ucap Edwin.

Edwin mengklaim, bahwa penjualan tanah itu didukung oleh masyarakat.

“Bahasanya itu di Permendagri persetujuan DPRD. Tidak ada bahasa paripurna, tapi persetujuan DPRD.

Harusnya untuk kebaikan masyarakat didukung lah. Jangan dua atau tiga masyarakat ribut, jadi ributin Pemkab. Akses baru dapat, bangunan serbaguna dapat, apalagi?”

“Uang Rp 1,6 M yang diserahkan ke Pemkab itu untuk pembangunan lagi dan masuk ke kas, bukan untuk orang-orang Pemkab,” katanya.

2 Anggota Geng Motor Diamankan Polres Binjai dan Kodim 0203 Lkt

0
Geng Motor
BINJAI – Kelompok geng motor yang berada di Kota Binjai, Sumatera Utara, kian hari semakin merajalela dan beringas.

Malah sebaliknya, geng motor ini kian berani menunjukkan jati dirinya dengan cara konvoi di jalanan Kota Binjai. Bahkan dalam konvoi yang dilakukan puluhan sepeda motor yang ditumpangi anak-anak geng motor juga dengan berani dan tanpa ragu membawa senjata tajam.

Tim gabungan dari Kodim 0203 Langkat dan Polres Binjai malam tadi mengamankan 2 orang anggota geng motor TMS ( Tongkrongan Manusia Singa ) di Jalan Megawati Kecamatan Binjai Timur, Minggu ( 11/6/2023 ) sekitar pukul 01.30 Wib.

Adanya informasi warga yang akhir-akhir ini, geng motor terus merajalela yang selalu berkumpul di Jalan Baru Megawati, tim gabungan yang terdiri dari Kodim 0203 Langkat yang dipimpin Pasi Intel Kodim 0203 Langkat Kapten Inf. Eben Pakpahan beserta Dan Unit Lettu Ariyanto terus melakukan patroli bersama tim dari Polres Binjai

Dari hasil patroli yang dilakukan tim gabungan dari Kodim 0203/Langkat dan Polres Binjai mengamankan 2 orang Geng Motor yang mengatasnamakan geng Motor TMS (tongkrongan Manusia Singa)

Adapun identitas geng motor TMS yang diamankan di jalan Baru Megawati, Dimas Nst (20) warga Jalan Harapan Dusun Puji Mulio Kecamatan Sunggal Deli Serdang dan Rivaldo (20) warga Jalan Harapan Dusun Puji Mulio Deli Serdang dan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 3104 AEZ.

Kedua 0rang geng motor ini diamankan saat tim gabungan melakukan patroli dan pada saat itu tampak kawanan geng motor dari RNR ( Rock N Rol ) 07 Jumpa Libas dan geng Motor TMS sedang berkumpul di Jalan Baru Megawati sekitar pukul 23.00 Wib dengan menggunakan sepeda motor sekitar 40 unit dan 80 0rang geng motor.

Melihat adanya patroli gabungan dari petugas Kodim 0203 dan Polres Binjai para anggota geng motor membubarkan diri sambil mengacungkan parang panjang (kelewang) ke arah petugas.

Karena panik dan jalan bergelombang pada saat melarikan diri 2 anggota geng motor hilang keseimbangan sehingga menabrak pohon mahoni tidak jauh dari tempat geng motor berkumpul.

Dari kejadian itu, kedua anggota geng motor mengalami luka-luka dan patah kaki, sehingga dibawa ke rumah sakit Djulham dan yang satu lagi diamankan tim Sat Reskrim Polres Binjai untuk dimintai keterangan.

Dari hasil patroli yang dilakukan tim gabungan Kodim 0203/Langkat dan Polres Binjai dapat mengamankan, 1 unit Sepeda Motor jenis Honda Beat BK 3104 AEZ milik Sdr. Dimas dan 1 buah sebilah parang panjang (Kelewang).

Pasi Intel Kodim 0203 Langkat Kapten Inf. Eben Pakpahan didampingi Dan Unit Lettu Ariyanto saat dijumpai awak media ini usai patroli di kantornya ” ya kami dari Kodim 0203 Langkat ikut dalam patroli pengaman geng motor dan tim gabungan mengamankan 2 orang anggota geng motor RNR dan TMS”, ungkap Pasintel. ( ST)