Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 189

Menjelang Sensus Pertanian 2023, Badan Pusat Statistik Dairi Gelar Apel Siaga

0
Menjelang Sensus Pertanian 2023, Badan Pusat Statistik Dairi Gelar Apel Siaga
DAIRI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi, bersama dengan beberapa pimpinan OPD Pemkab Dairi, Camat se-Kabupaten Dairi, Forkopimda dan tokoh masyarakat, gelar apel siaga Sensus Pertanian (ST2023), Rabu (31/5/2023) di aula Hotel Mutiara Sidikalang.

ST2023 ini nantinya akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang. Kepala Bps Kabupaten Dairi, Minda Flora Ginting dalam sambutanya mengatakan ST2023 ini nantinya akan berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023 mendatang.

Dikatakannya, ST2023 ini sangat penting. Hal itu disebabkan, karena di Indonesia pertanian memegang peran yang sangat penting. Dikatakan Minda, sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 11,77% terhadap perekonomian Indonesia di triwulan I 2023, terbesar keempat setelah sektor industry pengolahan, perdagangan dan pertambangan.

“Untuk Kabupaten Dairi, pada tahun 2022 sektor pertanian menyumbang sekitar 43,47 % terhadap perekonomian Kabupaten Dairi. Dalam Pencanangan ST2023 oleh Presiden Republik Indonesia tanggal 15 Mei yang lalu, Bapak Presiden menyatakan bahwa sektor ini melibatkan hajat hidup orang banyak, sehingga akurasi data sangat diperlukan untuk menghasilkan akurasi kebijakan,” Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Minda, hal ini sesuai dengan data yang menunjukkan bahwa sektor pertanian menyerap tenaga kerja tertinggi yaitu mencapai 29,36 % tenaga kerja pada Februari 2023.

“Oleh karena itu, hasil pendataan yang berkualitas dan bermanfaat menjadi harga mati. Untuk mencapai kualitas dan kebermanfaatan data yang diharapkan, BPS telah melakukan sejumlah langkah pembaharuan. Pertama, ST2023 dirancang untuk menjawab kebutuhan data di level nasional maupun level global dengan mengacu kepada program FAO bernama World Programme for the Census of Agriculture (WCA) 2020,” Tuturnya.

Selanjutnya dikatakan Minda, pelaksanaan ST2023 diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia sampai wilayah terkecil. Data hasil ST2023 juga digunakan sebagai kerangka sampel survei pertanian dan sebagai benchmark statistik pertanian yang ada saat ini.

Dan yang terpenting, data ST2023 diharapkan mampu menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis sektor pertanian sehingga meningkatkan kualitas desain kebijakan yang diformulasikan.

“Dalam pelaksanaan ST2023 ini, saya minta seluruh jajaran BPS memberikan kontribusi maksimal dalam suksesnya pelaksanaan ST2023. Kegiatan ini bukan hanya milik Tim ST2023 atau milik Tim Statistik Produksi. ST2023 adalah milik kita semua. Hilangkan segala bentuk sekat dan ego.

ST2023 adalah kegiatan superpriotas BPS setelah Regosek. Mari belajar dari Regsosek. Hal-hal yang baik kita sempurnakan, sedangkan yang masih kurang kita perbaiki,” Katanya. (Nid)

Ibu Hamil Jadi Driver Ojek Setelah Diselingkuhi Suami, Kisahnya Viral

0
Ibu Ojek
Kisah pilu ibu hamil yang terpaksa jadi driver ojek online (ojol) guna kumpulkan uang untuk persalinan dirinya.

Ibu hamil itu terpaksa jadi driver ojol lantaran dirinya sudah cerai dengan suaminya karena diselingkuhi berkali-kali selama ia hamil.

Video pilu ibu hamil yang bekerja jadi driver ojol itu dibagikan oleh akun Tiktok @zaitunmoramil dan kemudian dibagikan ke Twitter oleh warganet pada Selasa, (30/5/2023).

“Gakk nyangka dapet driver ojol ibu hamil. Bantu doain gaes, semoga ibu ini rezekinya lancar dan berkah,” isi narasi dalam video itu yang viral tersebut.

Video singkat berdurasi 30 detik itu menampilkan seorang pengguna jasa ojek online yang merekam punggung pengemudinya.

Pada punggung tersebut terdapat tulisan yang meminta penumpang untuk berhati-hati saat naik kendaraan.

“Hati-hati, tolong jaga jarak, saya sedang hamil.” isi tulisan di punggung driver itu.

Tulisan tersebut ditempelkan di selembar kertas di punggung pengemudi ojek online perempuan tersebut.

Orang yang merekam video mengungkapkan rasa tak tega setelah melihat hal tersebut. Ia tidak menyangka bahwa pengemudi yang mengantarnya ternyata seorang ibu hamil.

Dalam video tersebut, narasi menyebutkan bahwa penumpang itu kemudian menanyakan lebih lanjut tentang tulisan di punggung pengemudi.

Percakapan tersebut mengungkapkan curhatan pengemudi tentang kehidupan rumah tangganya.

“Pas aku tanya, ibu ini curhat bahwa ia memilih untuk bercerai karena telah diselingkuhi tiga kali saat sedang hamil,” kata penumpang tersebut mengenai pengemudi ojek online perempuan yang namanya tidak diketahui.

Selain itu, dikatakan bahwa pengemudi ojek online perempuan yang mengenakan kacamata tersebut mengungkapkan keinginannya untuk berjuang membesarkan anaknya seorang diri.

“Hati aku hancur mendengarnya,” ujar narasi dalam video itu.

Terlihat bahwa perut pengemudi sepeda motor tersebut membesar. Hal ini terlihat ketika video tersebut merekam transaksi pembayaran jasa dari samping pengemudi.

“Aku tidak dapat membayangkan berada dalam posisi seperti ini. Ini (uang pembayaran untuk jasa ojek) adalah yang bisa aku berikan,” tulis perekam.

Orang yang merekam video juga berdoa agar uang yang ia berikan dan penghasilannya nanti akan cukup untuk memenuhi kebutuhannya sebagai seorang ibu hamil.

Video tersebut diakhiri dengan pengemudi tersebut melanjutkan perjalanannya, menunggu pesanan sambil mengendarai sepeda motor matic miliknya.

Unggahan video yang memperlihatkan kisah pilu ibu hamil itu pun viral di media sosial.

Tak sedikit warganet yang merasa iba dengan ibu hamil itu.

“Hebatnya seorang wanita ga ada di laki laki, bisa ngidupin anak anak, ngedidik anak, nemenin anak anaknya, mau berusaha gak mengenal lelah,” tulis @@25ola_baibeh.

“Tri semester dua aja rasanya nikmat, ibu ini hebat banget masya allah, semoga Allah selalu melindungi beliau,” tulis @biar_ay.

“Hebatnya wanita itu bisa jadi ibu sekaligus ayah. Bisa jadi perawat sekaligus guru, jadi oengasuh sekaligus art, bisa jadi koki sekaligus tukang service,” tulis @haryana.

“Ya Allah tak kira masih hamil muda, ternyata hamilnya udah gede. Semoga lancar dan berkah hidup ibunya, amin,” tulis @fathoniff.

Jemaat Gereja di Binjai Dibubarkan Paksa, Ini Kata Pemko Binjai

0
Jemaat gereja
Ilustrasi (Esti Widiyana/detikJatim)
Jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) di Binjai yang tengah beribadah dibubarkan paksa, Jumat (19/05/2023). Gereja yang beralamatkan di Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Timur itu berbentuk ruko dan hanya mengantongi izin tempat usaha.

Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, Sofyan Siregar menyebut awalnya menyebut jemaat gereja yang dibubarkan tersebut bukanlah rumah ibadah atau gereja. Namun tempat ibadah yang memiliki izin usaha.

“Karena sepengetahuan saya, izinnya itu izin usaha, dia rumah ibadah bukan tempat ibadah,” katanya, Rabu (31/5/2023).

Sofyan selanjutnya menjelaskan bedanya rumah ibadah dan tempat ibadah.

“Beda dia rumah ibadah dengan tempat ibadah, rumah ibadah itu gereja, vihara, masjid, kalau rumah ibadah, kalau tempat ibadah itu kalau saya Islam di rumah saya juga bisa ibadah, itu namanya tempat ibadah,” ungkapnya.

Lokasi yang dijadikan tempat ibadah oleh jemaat tersebut merupakan warung kopi dengan dua lantai. Di mana di lantai satu warung kopi, sedangkan lantai dua dijadikan tempat ibadah.

“Jualan kopi, lantai dua, jadi itu sewa, iya (ruko) seperti tempat jualan kopi lah di atasnya dijadikan tempat ibadah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sofyan mengungkapkan jika hari ini ada pertemuan di aula Pemkot Binjai. Salah satu yang dibahas adalah polemik pembubaran ibadah itu.

“Hari ini ada rapat antara Muspida dan forum lintas agama di aula Pemerintah Kota Binjai, salah satunya membahas tindak lanjut mengenai tempat ibadah ini,” ungkapnya.

Persoalan pembubaran ibadah itu akan diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat. Pemkot Binjai juga akan mencari solusi terkait hal itu dalam waktu dekat.

“Poinnya kita akan melakukan musyawarah mufakat, intinya Pemerintah Kota Binjai tidak ada membatasi tempat peribadatan, tapi mungkin tempatnya itu kurang pas karena lingkungannya banyak Islam kemudian izinnya pun bukan izin rumah ibadah, dan itu yang akan kita carikan solusinya dalam waktu dekat,” tutupnya.

Sebelumnya, dilansir dari detikNews, Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI Pendeta Henrek Lokra, mengatakan di bulan ini, ada tiga aksi pembubaran yang terjadi di Indonesia. Pembubaran tersebut dinilai dilakukan dengan paksa dan provokatif.

“Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam keras aksi pembubaran ibadah secara paksa dan provokatif yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat,” kata Henrek Lokra melalui keterangannya.

Sedangkan pembubaran jemaat gereja di Binjai terjadi pada Jumat 19 Mei 2023. Pembubaran jemaat itu terjadi tepatnya di Gereja Mawar Sharon (GMS), Kelurahan Setia, Binjai Kota.

“Terhadap jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Binjai pada Jumat, 19 Mei 2023 di Kelurahan Satia, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara,” katanya.

Panen Cabai dari KPT Parbuluan Tiba di Kantor Gubsu, Bupati Eddy Berutu: Dairi Bukan Lagi Memulai Tapi Sudah Tunjukkan Hasil

0
Panen Cabai dari KPT Parbuluan Tiba di Kantor Gubsu, Bupati Eddy Berutu: Dairi Bukan Lagi Memulai Tapi Sudah Tunjukkan Hasil
DAIRI – Panen raya pertama komoditi cabai dari Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, telah tiba di Medan, Rabu (31/5/2023), tepatnya di Kantor Gubernur Sumatera Utara, di Medan.

Penyerahan hasil panen tersebut dilakukan bersamaan dengan gelaran kegiatan pertemuan High Level Event (HLE) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023 yang diadakan di Kantor Gubernur Sumatera Utara, dihadiri Gubsu dan seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara.

Panen cabai seberat kurang lebih 2,5 ton ini merupakan Kerjasama Antar Daerah Pemkab Dairi dan Pemkot Medan yang sudah diteken pada Februari 2023 lalu.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan rasa bangga bahwa kabupaten yang dia pimpin dapat berkontribusi untuk mengatasi inflasi melalui tanaman pangan seperti yang diminta oleh Presiden Jokowi.

Apalagi, kata Bupati Eddy Berutu, komoditas cabai yang tiba di Medan seberat 2,5 ton tersebut bersamaan dengan kegiatan yang dilakukan Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi menggaungkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Artinya Dairi tak lagi baru memulai tapi sudah menunjukkan hasil membantu mengatasi inflasi melalui tanaman hortikultura khususnya cabai,” kata Eddy Berutu.

Dia berharap ke depan hasil tanaman hortikultura dari Dairi semakin banyak membanjiri pasar di Sumut, khususnya Medan, untuk membantu menstabilkan harga dan menekan laju inflasi.

Sebelumnya, Pemkab Dairi dan Pemko Medan menandatangani MoU pada 14 Februari lalu di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sidikalang, untuk kerjasama penanaman hortikultura, khususnya cabai, dengan Pemko Medan sebagai offtaker atau pembeli dengan harga tetap

MoU yang diteken Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE, MM, diikuti perjanjian kerja sama antara PUD Pasar Medan dengan Koperasi AUR Dairi Botanikal.

Eddy Berutu mengatakan bangga atas kehadiran Wali Kota Medan serta mendapat kepercayaan untuk mendukung bahan kebutuhan pangan holtikutura khususnya di Kota Medan.

Secara data, menurut Badan Pusat Statistik, Dairi surplus untuk bahan pangan holtikultura. Oleh karena itu, Eddy Berutu berkeinginan untuk membantu daerah lain yang membutuhkan ketersediaan pangan dalam menunjang kestabilan harga.

“Pak Bobby Nasution berkomitmen untuk melihat bagaimana petani Dairi tahap demi tahap serta semakin sejahtera. Terima kasih atas kerjasama ini. Semoga kebutuhan pangan untuk Kota Medan dapat terpenuhi,” ujar Eddy Berutu. (As)

Hadiri GNIP di Medan, Bupati Eddy Berutu: Kehadiran Dairi Buktikan Sinergitas Antar Daerah Telah Terwujud

0
Hadiri GNIP di Medan, Bupati Eddy Berutu: Kehadiran Dairi Buktikan Sinergitas Antar Daerah Telah Terwujud
DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama bupati dan walikota se-Sumatera Utara menghadiri pertemuan High Level Event (HLE) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (31/5/2023).

Acara dirangkai dengan pelepasan secara simbolis hasil komoditi pertanian dari beberapa daerah, termasuk Dairi, oleh Gubsu Edy Rahmayadi

Pertemuan yang ditujukan untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus menindaklanjuti arahan presiden dalam Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2022 secara khusus pengendalian inflasi kelompok pangan.

Dalam pertemuan bertemakan Sinergi dan Inovasi untuk ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas, nilai tambah dan Kerjasama Antar Daerah (KAD) terintegrasi, membawa Sumut menjadi semakin bermartabat ini, Bupati Eddy Berutu menyampaikan pertemuan kali ini membuktikan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Dairi dalam mengatasi inflasi dengan menjadi produsen hasil komoditi bukanlah isapan jempol semata.

Kehadiran Dairi dalam even ini, kata Bupati, juga membuktikan bahwa apa yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara yang surplus di 4 komoditi seperti beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah tidak terbantahkan lagi

“Sebagaimana kita sudah MoU dengan Pemkot Medan, hari ini secara simbolis kita sudah lepas lebih kurang 2,5 ton hasil panen perdana komoditi cabai dari desa Parbuluan V,” ujarnya

Lebih jauh Bupati menjelaskan harapannya, selain cabai, Kabupaten Dairi juga dapat menjadi produsen komoditi kentang dan bawang merah dan menjadi penyuplai untuk kota-kota di sekitarnya.

“Di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) dengan lahan 200 ha kita sudah panen perdana cabai, dan sudah dilepas hari ini oleh Pak Gubernur. Harapan saya dari panen perdana ini kita bisa belajar apa yang menjadi kelemahan agar hasil di musim tanam berikutnya bisa optimal, sekaligus mempersiapkan panen untuk komoditi lain agar kita juga bisa jadi produsen, baik untuk daerah lain ataupun perusahaan sebagai off taker,” ujarnya mengakhiri.

Sebagai informasi, kegiatan yang juga dihadiri Anggota komisi XI DPR.RI H. Hidayatullah dan Deputi Bank Indonesia Yuda Agung ini, menghasilkan 3 program unggulan pengendalian inflasi di Sumatera Utara.

Ketiganya yakni optimalisasi produktivitas, penguatan nilai tambah sektor pangan, dan perluasan kerjasama antar daerah termasuk memperkuat fungsi BUMD.

Inspektur Jenderal Kemendagri Komjem Pol.Drs Tomsi Tohir memyampaikan keberhasilan Indonesia dengan inflasi terkendali yang menjadi urutan ke 40 dari 180 negara di dunia tentu tidak terlepas dari andil Sumatera Utara, termasuk juga peran daerah lain.

“Harapan kami para kepala daerah bisa memfokuskan anggarannya pada sektor pangan baik dari hulu hingga ke hilir baik dalam segi infrastruktur atau yang lainnya.

Saya titip pesan kita tidak boleh kalah dengan inflasi. Masa depan Indonesia dibentuk dari apa yang kita lakukan hari ini. Jadi saya pesankan agar daerah mampu tunjukkan kekuatannya membantu bangsa ini mengatasi inflasi,” kata Tomsi. (Nid)

Gubsu Sebut Dairi Surplus Empat Pangan Strategis, Bupati Eddy Berutu: Siap Turut Andil Stabilkan Inflasi di Sumatera Utara

0
Gubsu Sebut Dairi Surplus Empat Pangan Strategis, Bupati Eddy Berutu: Siap Turut Andil Stabilkan Inflasi di Sumatera Utara
DAIRI – Dari lima komoditas pangan strategis kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, empat di antaranya dinyatakan sebagai komoditas surplus Kabupaten Dairi. Keempat komoditas tersebut yaitu beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi dalam High Level Event Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumatera Utara Tahun 2023, bertempat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (31/5/2023).

Menanggapai sambutan tersebut, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu membenarkan data yang dipaparkan tersebut.

“Untuk saat ini kita memang sudah surplus untuk keempat komoditas pangan strategis dimaksud. Sementara untuk komoditas pangan strategis bawang putih, kita masih harus ekspor 100% dari luar daerah,” kata Eddy.

Mengatasi kekurangan tersebut, kata Eddy, Pemerintah Kabupaten Dairi telah berupaya untuk mempelajari dan meninjau kembali daerah-daerah di Kabupaten Dairi yang potensial untuk bertani bawang putih, sehingga Kabupaten Dairi dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakatnya.

“Dengan adanya surplus tersebut, tentunya Pemerintah Kabupaten Dairi ingin berpartisipasi dalam menstabilkan inflasi di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Salah satunya, kita sudah tanda tangan perjanjian kerja sama dengan Pemkot Medan,” ujar Eddy.

Disampaikan Eddy, dengan menjalin kerja sama dengan Pemkot Medan, maka inflasi di Sumatera Utara dapat terkendali, mengingat Kota Medan merupakan penyumbang inflasi di Sumatera Utara.

“Kita juga suda ada Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kecamatan Parbuluan V, hasil panen dari KPT itu sudah kita jual ke Kota Medan dengan harga Rp 23.000/kg, harga ini lebih tinggi dari harga pasar saat ini. Dapat kita katakan, petani kita untung,” ujar Eddy

Selain empat produk tersebut, kata Eddy, Kabupaten Dairi juga surplus untuk komoditas jagung. Sentra jagung Dairi terdapat di Tanah Pinem, Gunung Sitember, dan Tigalingga. Potensi ini juga akan dijajaki kembali untuk dijalin kerjasama dengan daerah lainnya.

“Jagung kan bahan utama pembuatan pakan ternak, kalau harga jagung stabil, maka harga pakan ternak juga stabil. Sehingga, untuk ayam potong dan telur, harganya juga bisa stabil,” kata Eddy

Selain itu, untuk komoditas peternakan strategis, seperi domba dan kambing, Kabupaten Dairi telah mampu memenuhi kebutuhannya 100%.

“Meski demikian, seperti yang disampaikan Inspektur Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Harus tetap bekerja keras di tengah gejolak inflasi dunia. Maka dari itu, saya berharap agar kita semua dapat bekerja sama dalam menjaga kestabilan pangan ini,” kata Eddy. (Nid)

Cabai Merah dan Peran Kabupaten Dairi Sukseskan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Tahun 2023

0
Cabai Merah dan Peran Kabupaten Dairi Sukseskan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Tahun 2023

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan rasa bangga Kabupaten Dairi punya peran yang besar dalam pengendalian inflasi pangan di Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023, yang diselenggarakan di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (31/5/3023).

Acara yang dibuka langsung Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi ini mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Melalui Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, dan Kerja Sama Antar Daerah Terintegrasi Membawa Sumut Semakin Menjadi Bermartabat”.

Peran yang telah dilakukan Dairi, kata Bupati Eddy Berutu, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan dengan meneken MoU penanaman hortikultura, khususnya cabai di Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan.

Dalam MoU itu, Kabupaten Dairi menyediakan lahan dan menanam cabai sementara Pemko Medan sebagai off taker atau pembeli dengan harga stabil.

“Hasil MoU itu sudah kita buktikan hari ini dengan kedatangan 2,5 ton cabai dari Parbuluan tiba di Kantor Gubsu di Medan. Kita ingin menunjukkan bahwa Dairi bisa mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat luas, dengan mengekspor produk unggulan komperatif di sektor pertanian, yaitu cabai merah,” kata Eddy Berutu.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pengendalian inflasi kelompok pangan di Sumatera Utara, diharapkan dapat merumuskan langkah antisipatif pengendalian inflasi dari sisi supply (penawaran) guna mendukung ketahanan pangan yang integratif, masif, dan berdampak hingga tingkat nasional.

Sebagai informasi, pertemuan GNPIP Sumatera Utara 2023, akan disertai dengan pelepasan produk unggulan komperatif oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. (Nid)

Motif Bule Denmark Pamer Kemaluan di Bali, Hanya Hal Sepele Ternyata

0
Bule
Bule Denmark inisial CAP (49) menjadi tersangka pornografi usai aksi pamer kemaluan saat berkendara motor di Bali.

Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas menerangkan motif dan kronologi seorang perempuan asal Denmark berinisial CAP (50), pamer kkemaluan di atas sepeda motor di daerah Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Dia menceritakan latar belakang dirinya sampai berani memamerkan alat vital di depan umum.

Jadi ketika itu dia bercerita kepada seseorang tentang prostitusi di Thailand. Dia mengatakan di sana banyak ladyboy mengenakan rok mini sampai kelihatan celana dalamnya.

Dia lalu memperagakan sambil memperlihatkan alat vitalnya,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, Selasa (30/5/2023).

Bambang menjelaskan, ketika itu CAP baru pulang dari sebuah bar di Seminyak, Kuta.

Dia membonceng CM (49), sesama warga negara asing namun keduanya bukan suami istri.

Motor yang ditumpangi keduanya saat itu terhenti di Jalan Kayu Aya, tepatnya di depan toko Indigo Kids. Keduanya lantas bertemu seseorang yang merekam video itu. Aksi CAP mempertontonkan alat kelaminnya dilakukan secara spontan.

“Hanya CAP yang jadi tersangka, sedangkan CM sebagai saksi,” ujar Bambang.

Aksi CAP memamerkan alat vitalnya viral di media sosial hingga dia berurusan dengan hukum. Setelah viral, CAP ditangkap petugas imigrasi di tempatnya menginap di Legian, Kuta pada Sabtu (27/5/2023).

CM (49) ikut diamankan saat bersamaan, namun hanya CAP yang menjadi tersangka dan ditahan di Rutan Polresta Denpasar.

“Yang bersangkutan sementara kita amankan dan kita kenakan Undang-undang Nomor 44, Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda sebesar maksimal Rp5 miliar,” ujarnya.

Saat ini Polisi masih mencari keberadaan warga yang merekam aksi bule perempuan tersebut.

“Itu nanti, kita masih lidik,” ujarnya.

(As/Red/In/Mrd)

Kebiasan Buruk Makan Mie Pakai Nasi, Ini Kata Ahli Gizi

0
Mie Makan Nasi
Makan mie pakai nasi telah jadi kebiasaan sebagian besar orang Indonesia. Mie selalu dijadikan lauk karena memiliki rasa gurih yang cocok dinikmati sebagai pendamping nasi.

Namun, apakah makan mie pakai nasi aman jika dipandang dari sudut kesehatan?

Mie notabene terbuat dari tepung. Tidak berbeda dengan nasi, mi juga mengandung karbohidrat. Ketika memakan nasi pakai mi, jumlah karbohidrat yang masuk ke tubuh tentu jadi lebih banyak.

Ahli gizi Irtya Qiyamulail menyebut, jika kedua makanan ini dikonsumsi bersamaan, maka zat gizi yang masuk jadi tidak seimbang. Sebab kebanyakan hanya karbohidrat saja.

Padahal kata dia, ada banyak zat gizi yang harusnya terpenuhi dan berasal dari makanan selain karbohidrat. Dan semua zat gizi itu benar-benar dibutuhkan oleh tubuh.

“Kita juga membutuhkan zat gizi lain seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Irtya di lansir dari CNNIndonesia.com.

Karbohidrat memang jadi salah satu zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Tapi, jumlah yang masuk ke tubuh juga harus seimbang, tidak boleh berlebihan. Sebab jika terlalu banyak, karbohidrat bisa jadi cadangan lemak yang tersimpan di tubuh.

“Hal ini bisa membuat berat badan meningkat,” kata dia.

Irtya menjelaskan, untuk satu porsi mie instan biasanya mengandung 380 kkal. Sementara kandungan karbohidratnya mencapai 54 gram tergantung merk dan jenis mi.

Sementara untuk satu porsi nasi dengan berat 150 gram biasanya mengandung 270 kkal. Kandungan karbohidratnya mencapai 59,7 gram.

Maka, saat Anda mengkonsumsi mie pakai nasi total ada 650 kkal dengan karbohidrat mencapai 113,7 gram dalam sekali makan. Jumlah yang cukup banyak untuk satu kali makan.

Dia pun menyebut, kebiasaan mencampur mie dengan nasi saat makan bukan hal yang bijak. Sebab, makan mie atau nasi saja cukup agar kebutuhan zat gizi lainnya bisa terpenuhi.

“Bisa dengan mengkombinasikan mie dengan kelompok zat gizi yang lain seperti protein bisa telur, daging dan serat seperti sawi, kol, brokoli, dan sayuran lainnya,” kata dia. (As/Cni/Red)

Wakapolres Sergai Memperoleh Kenaikan Pangkat, Kapolres OXY: Mari Kita Jadikan Motivasi dan Inspirasi Keteladanan

0
Sergai
Sergai | Aktiva.News – Upacara kenaikan pangkat pengabdian Personel Polres Serdang Bedagai, Wakapolres Sergai Kompol Sofyan, S.H memperoleh kenaikan pangkat setingkat menjadi Ajun Besar Komisaris Polisi (AKBP).

Upacara dipimpin langsung oleh, Kapolres Sergai AKBP OXY YUDHA PRATESTA, S.I.K, dengan Danup : IPDA BRIMEN, SH, MH., Rabu (31/05/2023) pagi tadi di Lapangan hijau Polres Serdang Bedagai.

Upacara turut dihadiri para Kabag,Kasat,Kapolsek,Kasi dan personil Polres serta perwakilan pengurus Bhayangkari.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Oxy Yudha Pratesta mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian bagi anggota Polri tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 3 tahun 2016 tentang administrasi kepangkatan anggota Polri yang selanjutnya diproses melalui sidang dewan kepangkatan dilingkungan Polri.

“Hari ini kita laksanakan upacara kenaikan pangkat pengabdian Wakapolres Serdang Bedagai, Kompol Sofyan, S.H dari Kompol menjadi AKBP”, ujar Oxy Yudha Pratesta.

“Mari kita jadikan motivasi dan inspirasi keteladanan, konsistensi, komitmen serta integritas beliau dalam bertugas karena kenaikan pangkat pengabdian yang beliau terima ini tidaklah mudah dan telah melalui proses yang panjang”, tambahnya.

“Atas nama pimpinan dan seluruh personil Polres Sergai mengucapkan selamat kepada Wakapolres, semoga menjadi berkah bagi keluarga, satuan dan agama”.

(Ari)