Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 190

Nakes Curhat Mahalnya Urus STR “Sampai Rp 17 Juta”

0
Str mahal
Foto ilustrasi tenaga kesehatan. (iStock/Kiwis)
Keluhan ruwet dan mahalnya mendapatkan surat tanda registrasi (STR) ternyata tak cuma dialami para dokter, melainkan juga tenaga kesehatan lain termasuk perawat.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Perawat Indonesia (LBHPI) Gerardus Gegen bahkan menyebut beberapa kali mengurus kasus persoalan oknum pemberian STR dengan biaya terlampau mahal.

“Keluhan STR terlalu berbelit-belit, ketika orang mau buat STR kombinasinya mesti dari berjenjang, ya kalau di keperawatan tuh dari DPK, DPD, DPW,” jelas dia saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan Sabtu (20/5/2023).

Proses yang berjenjang ini disebutnya memakan waktu lama, terlebih diperlukannya surat rekomendasi untuk melengkapi izin praktik.

Sayangnya, beberapa nakes akhirnya perlu menunggu beberapa bulan untuk bisa bekerja.

“Nah itu pun belum tentu cepat prosesnya karena harus rekomendasi dan segala macam,” lanjutnya.

“Bisa hampir mungkin berbulan-bulan, jadi itu memang saya tidak mengeneralisir tapi ada beberapa yang cepat, tapi ada yang lambat,” sambung Gegen.

Umumnya, total kebutuhan biaya mendapatkan surat tanda registrasi dan surat izin praktik perawat disebutnya tidak lebih dari Rp 1 juta. Namun, Gegen mengaku pernah mendampingi perawat yang dikenakan biaya hingga belasan juta rupiah.

“Bahkan saya mengadvokasi satu peristiwa buat STR aja, nggak tahu apa oknumnya nggak ngerti atau apa, hampir Rp 17 juta, ini bukti nyata,” terang dia.

“Ini di daerah dan di DKI ada orang apakah yang memang perawatnya nggak ngerti atau ada oknumnya yang memang bermain dan ternyata ada ini semacam gunung es. Di bawahnya banyak masalah,” pungkas dia.

Sumber: detikHealth

Usai Berhubungan Badan Pedagang Sayur Tewas Dicekik Selingkuhan

0
Pedagang Tewas
Ilustrasi
Bus Puspa Indah yang ditumpangi Darto tiba di Jombang malam itu. Pria asal Desa Purwokerto, Ngimbang, Lamongan itu berangkat dari Sidoarjo ke Lamongan namun bukan untuk pulang ke rumah.

Dari Jombang ia naik bus lagi jurusan Babat. Darto lalu turun di SPBU di seberang Pabrik Kebun Tebu Mas, Sidokumpul, Kecamatan Sambeng.

Darto hendak menemui Iswatun (37), kekasih gelapnya. Di SPBU itu, Darto mengirim SMS ke Iswatun bahwa dirinya sudah sampai dan menunggunya di kantin sambil makan.

Darto dan Iswatun merupakan pasangan selingkuh. Mereka merajut cinta terlarang. Darto datang ke Lamongan karena diminta Iswatun.

Perempuan yang merupakan pedagang sayur keliling itu mengajak Darto untuk berhubungan badan dan akan memberi uang Rp 500 ribu setelahnya. Tawaran Iswatun disetujui Darto.

Sidoarjo Dibunuh Usai Jual Keperawanan
Darto dan Iswatun sebenarnya sudah sama-sama berkeluarga. Keduanya berasal dari desa yang sama di Kecamatan Ngimbang.

Namun Darto telah pindah ke Nganjuk ikut istrinya dan bekerja sebagai sopir di Sidoarjo.

Darto secara tak sengaja bertemu lagi dengan Iswatun saat berkunjung ke desa asalnya di Lamongan. Keduanya lalu saling bertukar nomor ponsel dan komunikasi pun kerap dilakukan.

Cinta lama pun tumbuh kembali. Mereka sempat berpacaran sebelum sama-sama menikah dengan orang lain.

Setelah menunggu sekian waktu, Iswatun pun datang dengan mengendarai motor Honda Vario 125 warna putih nopol S-5057-LX. Iswatun lalu menjemput Darto dan menuju Desa Manungrejo. Di sana keduanya menuju sebuah gubuk dan melakukan persetubuhan.

Puas bersetubuh, Iswatun lalu merogoh dompetnya dan memberikan uang Rp 100 ribu ke Darto. Karena tak sesuai yang dijanjikan yakni Rp 500 ribu, Darto pun protes.

“Lho, kok satus. Jaremu limangatus (Lho kok seratus ribu. Katamu lima ratus ribu),” kata Darto kepada Iswatun saat itu.

Iswatun lalu menimpali bahwa uang Rp 100 ribu pemberiannya itu sudah banyak. Ia lalu membandingkan pria lain yang berhubungan badan dengan dirinya biasanya hanya diberi sedikit.

Darto bertambah emosi mendengar jawaban Iswatun. “Gendhak’an sing endi? Jarene cuma aku tok (pacar yang mana? Katanya cuma aku saja),” ujar Darto.

Iswatun pun menyebut nama pacarnya yang lain yakni Parianto dan seorang lagi dari Lombok. Darto pun naik pitam dan langsung mencekik leher Iswatun yang masih dalam keadaan tanpa busana itu.

Setelah memastikan Iswatun tewas, Darto kemudian mengangkat tubuh Iswatun keluar dari gubuk dan menaruhnya di tumpukan jerami. Pembunuhan itu terjadi pada Senin, 21 Maret 2016 dini hari.

Darto kemudian kembali ke Gubuk dan mengenakan pakaiannya. Ia lalu membawa tas milik Iswatun yang berisi uang Rp 1,3 juta. Darto juga mengambil kalung dan Handphone Nokia 103, motor Iswatun lalu kabur.

Sampai di Ploso, Jombang, Darto membuang ronjot atau rengkek yang ada di motor Iswatun, yang biasanya dipakai untuk berjualan sayur itu. Untuk menghilangkan jejak juga, Darto mencoba mengirim SMS secara acak ke sejumlah nomor kenalan Iswatun.

Isi SMS itu berisi bahwa dirinya akan dibunuh Parianto. SMS ini dimaksudkan agar yang dituduh membunuh Iswatun bukan dirinya tapi Parianto yang merupakan pacar korban lainnya.

Barang-barang milik Iswatun ini kemudian dijual. Sedangkan handphone Nokia diberikan kepada orang lain.

Mayat Iswatun ini kemudian ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB oleh warga bernama Sirin. Penemuan itu membuat geger dan dilaporkan ke aparat desa setempat.

Selanjutnya polisi datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. Mayat kemudian dievakuasi ke RSUD Ngimbang.

Polisi sempat menemui kendala dalam mengungkap kasus pembunuhan itu hingga beberapa minggu lamanya sebab minim saksi dan barang bukti. Meski demikian, setelah terus dilakukan penelusuran akhirnya tabir kematian Iswatun terungkap.

Polisi menangkap Darto di Desa Kecubung, Kecamatan Pare, Nganjuk pada Jumat, 22 April 2016. Darto ditangkap saat hendak mengantarkan anaknya berobat ke Puskesmas.

Darto langsung digelandang ke Polres Lamongan. Di hadapan penyidik, Darto mengakui semuanya setelah ditunjukkan sejumlah bukti.

Senin 25 April 2016, Darto kemudian dirilis sebagai pelaku tunggal pembunuhan Iswatun. Selanjutnya ia dijerat dengan Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan dan menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Lamongan.

Kamis 15 September 2016, Darto divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lamongan hukuman pidana selama 15 tahun penjara.

Vonis ini sesuai dengan tuntutan jaksa sebelumnya. Ini karena Darto terbukti melakukan pembunuhan disertai tindak pidana lainnya.

“Menyatakan terdakwa Darto bin Waeman telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan yang disertai dengan tindak pidana lain.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara 15 tahun,” kata Hakim Ketua Jumadi Apri Ahmad saat membacakan amar putusannya.

Artikel Ini Merupakan Crime Story
Sumber: detikjatim

PKK dan Dharma Wanita Dairi Ikuti Lomba Merangkai Bunga dan Menghias Makanan Pelleng

0
PKK dan Dharma Wanita Dairi Ikuti Lomba Merangkai Bunga dan Menghias Makanan Pelleng
DAIRI – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara mengadakan lomba merangkai bunga dan lomba menghias makanan pelleng, Selasa 30 Mei 2023 di Medan.

Kegiatan yang diadakan di kantor dinas tersebut dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2023 Provinsi Sumatera Utara. Dalam kegiatan lomba merangkai bunga, Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Simarmata- Ny.Eddy Berutu hadir dan menjadi salah satu peserta lomba.

Dalam lomba merangkai bunga, Romy Mariani didampingi anggota Pokja II PKK Dairi Herni Ginting. Lomba tersebut dibuka langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Nawal Edy Rahmayadi yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, untuk lomba menghias makanan pelleng, makanan khas Dairi, peserta dari Dharma Wanita Persatuan Dairi turut hadir sebagai peserta, yaitu Elvina Rahmi Yon Hendrik, Meylia Rahmat Munthe, serta tim pendukung Elfinka Eddy Banurea dan Nurki Aidin Capah.

Adapun para pemenang lomba akan diumumkan pada puncak perayaan Hari Kartini tahun 2023 Provinsi Sumatera Utara pada Rabu 31 Mei 2023 yang diadakan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. (Nid)

Pelepasan Wisuda Siswa SMPIT Ummi A’yuni, Tetaplah Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Tetap Istiqomah

0
Sergai | Aktiva.News – Pelepasan dan Wisuda Siswa/i SMPS Islam Terpadu (IT) Ummi A’yuni Perbaungan dengan tema “Terbanglah Tinggi dan Tetap Religi,” berlangsung sukses dan penuh haru, di Aula Theme Park, Pantai Cermin, Selasa (30/5/2023).

Diawali sambutan Ketua Panitia, Yudha Sri Agustin, S.Pd mengatakan tiga tahun yang lalu ummi menyambut kalian dengan tak kenal maka tak sayang dan tak sayang maka tak cinta. Tiga tahun sudah kalian menuntut ilmu di Yayasan Ummi A’yuni untuk itu umi berharap selepas kalian dari sini tetaplah menjaga nama baik Ummi A’yuni dimanapun kalian berada.

“Tetaplah menjadi pribadi yang lebih baik dan tetap istiqomah, untuk kalian semua ummi berpesan boleh mengejar ilmu setinggi mungkin tapi jangan lupa ilmu agama,”ujarnya.

“Untuk siswa dan siswi yang baru selesai menamatkan pendidikan di SMP. Ayolah kita punya SMA Umimi A’yuni mari bergabung bersama kami kembali,”ajak ummi Yudha.

Mewakili orangtua siswa, Prof. Sutikno, S.Pd, M.Pd, Ph.D, CIQaR dalam sambutannya mengucapkan dirinya terima kasih kepada bapak dan ibu guru Yayasan Ummi A’yuni pembimbing yang telah mengajari anak-anak begitu baik.

Ummi A’yuni adalah termasuk salah satu sekolah yang berhasil membina murid-muridnya. Kedepan marilah kita dukung program-program sekolah Ummi A’yuni ini.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Ummi A’yuni yang menjadi salah satu yayasan pendidikan swasta terbaik yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai ini”katanya.

Kemudian Kepala Sekolah, Fajar Muhammad Fandy, S.Pd menyampaikan kurang lebih Yayasan Ummi A’yuni berdiri SD 5 tahun, TK 6 tahun sehingga kita katakan Yayasan swasta Ummi A’yuni terbaik saat ini. Untuk itu mari sama-sama kita support agar Ummi A’yuni lebih baik lagi.

“Untuk anak-anak yang telah selesai menempuh pendidikan di Ummi A’yuni mungkin nantinya akan mencari sekolah-sekolah yang terbaik menurut selera masing-masing salah satu yang harus anak-anak pikirkan matang-matang adalah mencari sekolah yang bagus dan kalau bisa carilah sekolah jangan yang jauh tapi yang dekat-dekat, boleh juga Ummi A’yuni karena saat ini sekolah kita yang terbaik anak-anak yang melanjutkan pendidikan diluar dari yayasan Ummi A’yuni saya berpesan jagalah almamater sekolah Ummi A’yuni,”paparnya.

“Alhamdulillah, kita juga ada siswa yang jalur prestasi yang luar biasa melalui Ummi A’yuni”ujarnya lagi.

“Oleh karena itu, jagalah almamater dimanapun nanti kalian berada pastikan jangan pernah merusak almamater itu dan jika ada kebaikan dimanapun kalian berada maka sampaikanlah kepada seluruh masyarakat,”pungkas Fajar.

Sementara itu, Dewan pengawas Yayasan Ummi A’yuni Perbaungan, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM mengatakan pendidikan Islam Terpadu Ummi A’yuni hadir adalah sebagai wadah pendidikan berbasis Islam Terpadu. Kami berharap selama 3 tahun dibimbing, diberikan pelajaran baik berupa ilmu agama dan etika insya Allah menjadi generasi islami yang qurani.

“Untuk itu kita berharap Yayasan Ummi A’yuni bisa menjadi peran utama dalam sektor pendidikan khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai,”katanya

Dikatakan dr Riski, walaupun ada kekurangan di Yayasan pendidikan Ummi A’yuni, insya Allah tahun depan kami akan lebih baik lagi.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu orangtua murid yang telah mempercayakan kepada kami hingga anak-anak dapat menyelesaikan pendidikannya,”pungkasnya.

Kegiatan tersebut diwarnai, Tari Persembahan dan penampilan Pencak Silat.

Pemberian Selempang, Medali dan Piagam dipimpin langsung oleh Dewan Pembina H. Abdul Haris Hasibuan.

Kemudian ditampilkan Kaleidoskop Siswa Siswi Kelas 9 dan pengumuman 3 Terbaik diantaranya Almira Zahra 9E, Marsya Azira 9 C dan Fatiyyah Azzahra Elgaitsa Dongoran 9B. Serta penampilan Nurjanah 9B dan Nuri Karisa 9A.

Kegiatan diakhiri salam salaman siswa-siswi dengan para dewan guru yang diwarnai tangis haru.

(Ari)

2 Oknum TNI Bawa Sabu 75 Kg Lolos Pidana Mati

0
TNI bawa Sabu
2 oknum TNI bernama Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan lolos pidana mati. Mereka ditangkap membawa 75 kg sabu dan 40 ribu ekstasi divonis hukuman penjara seumur hidup.

Putusan hakim Pengadilan Militer Medan ini lebih rendah dari tuntutan oditur yang mengingikan mereka dihukum mati.

Sidang vonis terhadap Sertu Yalpin dan Pratu Rian itu digelar siang hingga petang tadi, Senin (29/5/2023).

Majelis Hakim memutuskan tak sependapat dengan oditur militer sehingga kedua terdakwa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dalam memutuskan perkara ini, terjadi dissenting opinion atau perbedaan pendapat antara tiga majelis hakim yang mengadili perkara tersebut.

Ketua Majelis Kolonel Chk Asril Siagian sepakat dengan hukuman mati yang dituntut oditur, namun dua hakim anggota lain tak sependapat dan memilih menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada kedua terdakwa.

“Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan dengan pidana pokok penjara seumur hidup,” kata Kolonel Chk Asril Siagian dalam membacakan putusannya.

Selain pidana seumur hidup, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan juga dijatuhi hukuman tambahan berupa pemecatan dari anggota TNI AD.

Dalam putusan hakim, kedua terdakwa dinilai terbukti bersalah dan melanggar pasal 114 ayat (1) Jmo ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun hal yang meringankan bahwa keduanya mengakui perbuatannya.

Sementara hal yang memberatkan keduanya adalah, barang bukti sabu yang ditemukan para kedua terdakwa dapat menyebabkan rusaknya generasi bangsa. Kemudian, perbuatan mereka telah mencoreng nama baik TNI.

Mendengar keputusan itu, kedua oknum TNI tersebut langsung sujud syukur karena keduanya lepas dari hukuman mati yang dituntut oditur militer.

Sertu Yalpin Tarzun, terlihat langsung turun dari kursi rodanya dan langsung sujud di depan majelis hakim. Melihat Yalpin sujud, Pratu Rian Hermawan juga ikut bersujud. (As/dk/Red)

 

Anda Sering Lapar Tengah Malam, Lakukan Ini

0
Lapar Tengah Malam
Ilustrasi wanita sedang kelaparan. (pinterest/freepik)
Sering lapar tengah malam rasanya bikin kesal banget, ya. Kalau dituruti, khawatir berat badan malah bertambah.

Namun, kalau diabaikan justru bikin kepikiran dan nggak bisa tidur. Nah, kalau bingung harus melakukan apa?.

Lapar tengah malam bisa disebabkan oleh kebiasaan makan berlebihan sebelum tidur, begadang, atau olahraga berlebihan.

Hal ini juga bisa dialami oleh orang-orang yang sedang PMS atau mengonsumsi obat-obatan, seperti antidepresan, antihistamin, atau obat diabetes.

Selain itu, peningkatan hormon lapar yang membuat perut keroncongan juga bisa terjadi pada kondisi tertentu, misalnya kehamilan, saat sedang stres, serta menderita diabetes, obesitas, atau hipertiroidisme.

Kalau tiba-tiba kamu merasa lapar tengah malam, jangan langsung mengambil piring dan menyendok nasi, ya. Coba dulu deh cara-cara berikut ini:

1. Minum air putih
Kurang minum air putih bisa membuat tubuh lemas dan membuat tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Makanya nggak heran kan kalau banyak orang yang sebenarnya kurang minum, tapi justru merasa lapar dan akhirnya makan lebih banyak dari biasanya.

Oleh karena itu, jika tiba-tiba kamu merasa lapar tengah malam, cobalah untuk minum segelas air putih lalu tunggu beberapa menit. Kalau keinginan untuk makan menghilang, itu artinya kamu hanya kurang minum air putih.

2. Minum susu hangat
Minum susu hangat bisa jadi cara jitu untuk mengatasi lapar tengah malam tanpa harus makan, lho. Hal ini karena susu mengandung kalori dan sejumlah nutrisi penting lain yang bisa membuatmu merasa kenyang.

Selain itu, susu juga mengandung asam amino triptofan yang dapat memicu produksi hormon serotonin dan melatonin, sehingga kamu bisa lebih tenang serta relaks, hingga akhirnya kembali mengantuk dan melanjutkan tidurmu.

3. Makan camilan
Kalau kamu terbangun di tengah malam karena rasa lapar yang tidak tertahankan, boleh kok makan camilan. Dengan catatan, pilih camilan sehat yang rendah kalori, ya. Misalnya, buah-buahan, telur rebus, atau yoghurt. Perhatikan juga porsinya, jangan sampai terlalu banyak, ya.

4. Makan makanan utama
Kalau setelah minum air putih, minum susu, atau makan camilan rasa lapar tidak menghilang, mungkin sudah waktunya kamu untuk menyantap makanan utama. Makanlah dengan porsi yang kecil dan pilih menu makan malam yang bergizi seimbang.

Namun, setelah makan jangan langsung rebahan, ya. Tunggulah beberapa saat sampai perutmu terasa tidak begah. Hal ini penting guna mencegah GERD.

Tips Mencegah Lapar Tengah Malam

Sebenarnya, jika kamu makan berat sesekali untuk mengatasi lapar tengah malam tidak langsung menimbulkan masalah kesehatan, kok. Pada ibu hamil, makan malam hari juga bisa menjadi cara untuk membantu menambah berat badan.

Namun, lapar tengah malam bisa membuat terbangun di malam hari yang akhirnya bikin kualitas tidur berkurang. Alhasil, kebiasaan ini pun berdampak pada menurunnya performa kerja dan kesehatan mental.

Nggak hanya itu, pemilihan makanan yang tidak tepat, makan malam dalam porsi banyak, dan terlalu sering dilakukan dapat menyebabkan berat badan meningkat drastis. Lemak tubuh yang menumpuk juga meningkatkan risiko terkena diabetes dan penyakit jantung.

Untuk mencegah lapar saat malam hari, kamu bisa menerapkan tips-tips berikut ini:

-Buat pola makan yang teratur dan sebisa mungkin tidak melewatkan waktu makan.
-Jangan makan berlebihan sebelum tidur, karena bisa meningkatkan kadar insulin dan menyebabkan penurunan kadar gula darah dalam waktu cepat yang justru bisa membuatmu jadi lapar tengah malam.

-Sertakan makanan berprotein, seperti telur, daging ayam atau sapi, ikan, atau kacang-kacangan, di setiap menu makananmu agar bisa kenyang lebih lama.

-Batasi waktu makan malam selama 3 jam sebelum tidur malam dan jangan berlebihan.

-Minum air putih yang cukup guna mencegah dehidrasi di malam hari
-Buat kebiasaan baik sebelum tidur, seperti meditasi, latihan pernapasan, peregangan tubuh, mandi air hangat, atau yoga, agar tubuh dan pikiran lebih rileks.

-Tidur minimal 8 jam dalam sehari dan hindari begadang.
-Hindari olahraga berat di malam hari karena membuat kadar gula darah menurun drastis dan kelaparan di tengah malam.

Ingat ya, lapar tengah malam lalu makan memang tidak ada salahnya. Namun, jangan sampai dijadikan kebiasaan.

Bila kebiasaan ini sudah terjadi selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, bisa jadi pertanda night eating syndrome (NES).

NES membuat penderitanya terbangun di malam hari lebih dari 4 kali dalam seminggu karena lapar.

Mereka merasa harus makan di malam hari dan baru bisa tidur kembali setelah perut kenyang. Selain itu, penderita NES kurang nafsu makan di pagi atau siang hari.

Apabila kamu merasa kebiasaan lapar tengah malam sudah tidak bisa dikontrol dan mengarah ke gejala NES, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Semakin cepat ditangani, peluang kesembuhan dan terhindar dari dampak buruk akibat lapar dan makan tengah malam bisa semakin besar.

Ditinjau oleh : dr. Merry Dame Cristy Pane

 

Puluhan Pemuda di Medan Konvoi Bawa Celurit Buat Resah Masyarakat

0
Pemuda konvoi
Ilustrasi remaja konvoi bawa pedang. (Foto: Poskota)
Sebuah video yang menunjukkan puluhan pemuda konvoi sambil membawa celurit viral di media sosial. Terkait hal itu Polisi langsung gerak cepat dan mengamankan 6 orang.

Terlihat dalam video viral, Senin (29/5/2023) tampak para pemuda itu bergerombol sambil menaiki sepeda motor. Ada puluhan sepeda motor yang terlihat melakukan konvoi itu.

Mereka tampak mengacungkan sejumlah celurit dengan berbagi ukuran sambil menggeber-geber sepeda motornya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menyebut peristiwa itu terjadi Minggu (28/5) dini hari.

Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian itu langsung memburu para pelaku dan berhasil menangkapnya di Jalan Sei Mencirim-Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal.

Hadi menyebut ada enam orang pelaku yang berhasil diamankan personel dari Polrestabes Medan.

Pemuda konpoi
Pemuda yang berhasil diamankan Polisi

“Tim Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan enam orang pelaku saat konvoi motor yang membawa senjata tajam di Jalan Sei Mencirim-Kampung Lalang,” kata Hadi.

Perwira menengah Polri itu menyebut keenam pelaku yang diamankan itu masih berstatus anak di bawah umur. Saat ini, mereka berada di Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Setelah diinterogasi, keenamnya masih anak di bawah umur. Namun, kita tetap melanjutkan proses untuk efek jera dan pembinaannya,” ujar Hadi.

Selain menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti celurit, botol, dan batu. (As/Dt/Red)

Anak Gagal Ujian SIM Ibu Ini Ngamuk Ke Polisi

0
SIM C
Seorang ibu ngamuk ke polisi karena anaknya gagal ujian praktik SIM C
Viral di media sosial seorang ibu-ibu ngamuk ke Polisi lantaran sang anak tak lulus ujian praktek Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ia ngamuk ke petugas kepolisian saat sang anak tengah ujian di area praktik pembuatan SIM C.

Berdasarkan keterangan unggahan Instagram @isrocuey, aksi emak-emak yang ngamuk dan marah-marah ke polisi itu terjadi di Pekanbaru, Riau.

“Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang ibu-ibu terlihat memprotes polisi saat ujian praktek SIM C.

Dalam video yang diunggah akun TikTok Birulangit153, peristiwa itu terjadi baru-baru ini di Pekanbaru, Riau,” isi narasi dalam keterangan unggahan @isrocuey.

Awalnya emak-emak tersebut kesal lantaran sang anak tak diperbolehkan ujian SIM C menggunakan motor matic dan hanya boleh dengan motor manual.

Namun melihat kemarahan emak-emak itu, petugas lantas mengizinkan sang anak untuk memakai motor matic.

Setelah diizinkan ujian dengan motor matic, sang anak kemudian melanjutkan ujiannya.

Namun baru saja mulai melakukan tes, di lintasan angka delapan motor anak itu mengenai tiang dan dikatakan gagal oleh Polisi. Sontak sang ibu menyaksikan ujian tes itu langsung protes.

“Kalau dari situ enggak bisa lewat, itu pasti. Yang lima tahun saja enggak bisa lewat,” ucap ibu tersebut.

Petugas kepolisian kemudian mengatakan bahwa dirinya adalah petugas yang berwenang menilai kemampuan para peserta meminta sang ibu agar tidak ngeyel.

“Ibu enggak usah ngeyel. Anak ibu enggak usah ikut ujian lagi ya,” kata Polisi tersebut.

Namun ibu itu tampak tak mau mengalah dan terus menjawab perkataan polisi tersebut.

“Sudah, kalau tidak bisa jangan ngeyel. Kita enggak mempersulit kalau mampu. Ada kok yang lulus peserta ujian, itu lihat di sana. Kalau belum mampu silahkan latihan,” sambung Polisi.

Dikutip dari Kompas.com, Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menjelaskan, ujian SIM memang terbagi menjadi dua bagian, yakni teori dan praktik.

Pada ujian praktik, pihak kepolisian akan mengajarkan calon pemilik SIM untuk mahir dalam berkendara.

Sedangkan, ujian teori dimaksudkan agar calon pemilik SIM memahami aturan berlalu lintas.

“Ujian praktik itu uji kompetensi bagi calon pemilik SIM supaya dia berkeselamatan di jalan,” ujar Yusri.

“Karena bukan dirinya saja yang jadi selamat, tetapi orang lain juga,” sambung Yusri.

Yusri juga mengatakan, angka kecelakaan di Indonesia dan dunia pada umumnya sangat tinggi.

Oleh sebab itu, Korlantas Polri memiliki tugas meningkatkan kompetensi masyarakat dalam berkendara di jalan.

Hal itu agar masyarakat mahir dan memiliki pemahaman ketika dihadapkan pada situasi yang tidak terduga.

“Misalnya, ada masyarakat pakai motor tiba-tiba di depannya ada lubang besar, karena sudah mahir, dia reflek langsung, refleknya tinggi. Itu yang kita ujikan (memutari angka 8 dan zig-zag) supaya mereka reflek,” kata Yusri

Unggahan video yang memperlihatkan emak-emak ngamuk ke petugas Polisi itu pun viral di media sosial.

Sontak unggahan itu ramai oleh komentar-komentar warganet.

“Saya yakin ujian sim ini gak semua polisi bisa bahkan lebih dr 90 persen ngak lulus,” tulis @wellyalexander.

“Harusnya lebih pada mematuhi rambu2 dan marka jalan,” tulis @ridwan.tarmizi87.

“Saya yakin ujian sim ini gak semua polisi bisa bahkan lebih dr 90 % ngak lulus,” tulis @wellyalexander.

“Kali ini saya bela polisi…. seandainya semua polisi begitu maka tingkat lakalantas di jalan raya akan menurun drastis karena pengendara di jalan raya bukan hanya siap gas tapi juga mental dan kesabaran,” tulis @bim_garage.

Sumber: Tribun Medan

Dua Remaja Tewas Dilindas Ular Besi Saat Tidur di Perlintasan

0
Tewas
Ilustrasi
Dua remaja tewas tertabrak kereta api Sri Bilah di Desa Sidomulyo Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Sumut, Sabtu (27/5/2023) malam. Korban bernama Visalky Alamsyah (15) dan Dika Winata (15), keduanya warga Sidomulyo.

Baur Inafis Satreskrim Polres Labuhanbatu, Aipda Juni Syahputra mengatakan, kedua remaja tersebut tewas setelah tertabrak Kereta Api Sri Bilah jurusan Rantau Prapat menuju Medan.

“Kedua korban duduk-duduk dan tiduran usai dari warung membeli rokok. Mereka diduga tidak mendengar dan menyadari kedatangan kereta api,” katanya, Minggu (28/5/2023).

Jasad kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini, jenazah kedua remaja nahas itu sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. (As/iNw/Red)

KKB Ancam Eksekusi Mati Pilot Susi Air Jika Permintaan Tidak Dipenuhi

0
Pilot KKB
Viral video KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya mengancam akan eksekusi mati pilot Susi Air, Kapten Philips Max Mehrtenz.

Bahkan, KKB menetapkan batas waktu diberikan untuk negosiasi pembebasan pilot yang sudah disandera beberapa bulan.

Ancaman eksekusi mati terhadap pilot Susi Air ini setelah Egianus hanya memberikan waktu selama dua bulan ke pemerintah Indonesia untuk membebaskan Kapten Philip itu.

Ancaman eksekusi mati pilot Susi Air itu disampaikan Panglima Komando Daerah Perang III Ndugama, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Egianus Kogoya.

Dia menyampaikan ancaman tersebut melalui video singkat yang disebarkan Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom.

Egianus Kogoya memberi waktu dua bulan kepada negara untuk bernegosiasi terkait pembebasan Kapten Philip Mark Merhtenz.

“Kalau tidak ada pembicaraan, maka kami akan tembak Pilot (Kapten Philip Mark Mehrtenz),” tegas Egianus dalam video yang tersebar tersebut.

Berdasarkan video yang dirilis kelompok pemberontak itu, tampak Kapten Philips Mark Merhtenz terlihat kurus.

Terlihat dalam video, pilot Susi Air itu sambil berbicara dengan memegang bendera bintang kejora.

Tak hanya itu, Kapten Philips juga dikelilingi anggota separatis dan juga Egianus Kogoya yang tepat berada di sebelah pilot asal Selandia Baru ini.

Marten terlihat berbicara di depan kamera, mengatakan para separatis menginginkan negara selain Indonesia untuk terlibat dalam dialog tentang kemerdekaan Papua.

“Negara yang lain, jika tidak bicara dengan Indonesia dalam waktu dua bulan, mereka akan tembak saya,” ujar Marten dalam video tersebut.

Lebih lanjut Capten Philips Max Marten menyatakan, jika itu tidak terjadi dalam dua bulan maka mereka (KKB Papua) mengatakan akan menembak dirinya.

Diketahui, Kapten Philip Mark Merhtens telah disandera oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), kelompok Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023 lalu di Hutan Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan hingga saat ini.

Sementara itu, dalam Video itu Egianus Kogoya dengan lantang mengatakan bahwa pilot Kapten Mark Merhtenz telah mengakui.

“Pak pilot sudah mengaku bahwa, dari negara, maupun negara indonesia hanya mengaku saja.”

“Kami kasih waktu dua bulan saja, kalau dari indonesia tidak mengaku berarti kalau dua bulan ini lewat, kami akan tembak pilot Max Marten,” imbuh Egianus.

Dunia internasional bereaksi atas video viral KKB Papua ancam eksekusi mati pilot Susi Air.

Video ancaman KKB Papua akan menembak pilot Susi Air, Kapten Philip Marks Methrtens sampai ke telinga Pemerintah Selandia Baru.

Mereka pun merespons ancaman yang disampaikan KKB dalam sebuah video yang mereka rilis. Adanya video tersebut telah diketahui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Selandia Baru.

Dia mengatakan telah mengetahui keberadaan foto dan video yang beredar. Menanggapi itu, pihaknya akan melakukan pembebasan sang pilot dengan kemampuan yang ada.

“Kami melakukan semua hal yang kami mampu untuk mengamankan resolusi damai dan pembebasan Mehrtens dengan aman,” kata jubir tersebut kepada Reuters via email pada Sabtu (27/5/2023) waktu setempat.

Sementara, menurut Reuters, Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen) TNI, Laksda Julius Widjojono mengatakan, pihaknya akan tetap menggunakan tindakan terukur yang sesuai dengan standar prosedur operasi.

Polda Papua tengah menyelidiki video yang menyebutkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya mengancam akan menembak Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens jika dalam dua bulan tidak ada dialog tentang Papua Merdeka.

“Saat ini kami tengah menyelidiki terkait video tersebut. Dalam Video yang beredar, tampak Pilot Susi Air Kapten Philip tengah menyebut KKB akan menembak dirinya jika dalam 2 bulan tak ada dialog soal Papua Merdeka,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Minggu (28/5).

(As/In/Red)