Beranda blog Halaman 212

Ketika Bupati Dairi Memberi Kejutan Bagi Pejuang di Hari Veteran Nasional

0

DAIRI– Siang itu, Kamis (10/8/2023), aktifitas di Pasar Sumbul tampak sepi. Selain bukan hari pasar, juga langit tampak mendung sehingga mengurangi aktifitas orang ke luar rumah.

Di sebuah rumah yang juga berfungsi sebagai toko, di tengah pasar itu, tampak sebelas orang tua sepuh duduk berbaris. Rata-rata umur mereka di atas 70 tahun. Mereka adalah para veteran dan janda veteran yang ada di Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi.

Tepat pukul 11.50 WIB para orang tua itu kedatangan orang nomor satu di Dairi, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu.

Wajah para orang tua itu langsung terlihat gembira, apalagi karena Bupati Dairi menyapa mereka dengan penuh kehangatan, memeluk, dan menanyakan kabar mereka.

Beberapa candaan dan percakapan singkat lalu terjalin antara Bupati dengan para veteran dan janda veteran itu. Suasana tampak akrab, sesekali mereka tertawa bersama.

Bupati tak sendiri. Dia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jonni Waslin Purba dan Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik.

Bupati Eddy Berutu tampak gembira dengan sambutan hangat para orang tua itu. Dia menyampaikan terima kasih kepada veteran yang telah berjuang untuk memerdekakan Indonesia.

Eddy juga menyampaikan terima kasih kepada janda veteran yang telah berjuang dan mengikhlaskan suaminya untuk berangkat ke medan perang.

Ketika tiba waktunya untuk memberikan tali asih, Eddy Berutu diberitahu bahwa pemilik rumah, Ria Tondang atau Oppung Sumuang, yang juga merupakan veteran, sedang dalam kondisi sakit dan harus berada di dalam kamar untuk beristirahat.

Mendengar hal itu, Eddy Berutu pun segera menghampiri wanita berusia 97 tahun tersebut untuk memberikan secara langsung tali asih yang telah disiapkan.

Tidak lupa, Eddy berbincang-bincang sembari kembali mengucapkan terima kasih atas perjuangan yang telah dilakukan Ria Tondang di masa mudanya.

Setelah selesai memberikan tali asih kepada veteran dan janda veteran tersebut, Eddy memberikan kejutan dengan membawakan kue ulang tahun sebagai tanda peringatan Hari Veteran Nasional yang jatuh pada tanggal 10 Agustus.

Tampak raut terkejut di wajah veteran dan janda veteran tersebut. Tidak seorang pun dari mereka yang mengetahui bahwa mereka akan mendapat kue ulang tahun tersebut.

Dengan semangat, Eddy membawa kue tersebut mendekat ke arah veteran sambil menyanyikan lagu ‘Selamat Ulang Tahun’ dan meniup lilin bersama-sama.

Seusai meniup lilin dan foto bersama, Eddy Berutu pun menjamu veteran dan janda veteran tersebut dengan memberikan makan siang untuk dimakan bersama.

Selama makan siang berlangsung, Morinta Simbolon, janda veteran, memberikan beberapa umpasa (peribahasa) kepada Eddy Berutu. Disampaikan Morinta, umpasa yang dia sampaikan tersebut dapat menjadi bekal bagi Eddy dalam memimpin Kabupaten Dairi ke arah yang lebih baik.

Mendengar itu, Eddy Berutu pun menyambut baik setiap nasihat yang diberikan wanita tersebut.

Disampaikan Eddy, melalui kerja sama yang baik dari semua pihak, ia akan berusaha untuk membawa Dairi ke arah yang lebih baik. (As)

Berikan Tali Asih, Bupati Dairi Minta Nasihat Kepada Veteran

0

DAIRI – Sebagai wujud penghargaan atas segala pengabdian yang telah dilakukan untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan tali asih kepada para veteran di Kecamatan Sumbul, Kamis (10/8/2023).

Pada kesempatan yang sama, Eddy meminta nasihat kepada veteran yang hadir untuk dapat dijadikan bekal dalam menjalankan pemerintahannya. “Perjuangan Amang dan Inang dalam memperjuangkan kemerdekaan, kiranya dapat kami lanjutkan untuk mewujudkan bangsa yang adil dan besar. Hari ini pun, saya datang ke tempat ini, ingin meminta nasihat dari Amang dan Inang untuk dapat menjadi bekal di masa kepemimpinan saya,” ujarnya.

Eddy juga menyampaikan agar seluruh pihak yang hadir pada pertemuan tersebut dapat menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga apa yang telah diperjuangakan oleh pahlawan terdahulu tidak menjadi sia-sia. “Sebentar lagi kita juga akan menghadapi pemilu, pilkada, hingga pilpres, kiranya jiwa patriotisme dan nasionalisme yang Amang dan Inang miliki, dapat menginspirasi kami bahwa kepentingan bersamalah yang harus diutamakan dan tidak ada perpecahan karena perbedaan pandangan,” ucapnya.

Menanggapi permintaan tersebut, ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Paulus Hutabalian menyampaikan beberapa hal terkait dengan pembangunan di Dairi. “Kami berharap Bapak tetap memimpim kami, memimpin Kabupaten Dairi menuju pembangunan yang baik, tetap amanah, sehingga kemerdekaan dapat benar-benar kita rasakan bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Morinta Simbolon, janda veteran, juga menyampaikan harapannya pada masa pemerintahan Eddy Berutu. “Pak Bupati, terima kasih atas kepedulian yang Bapak berikan kepada kami, khususnya kepada janda veteran. Kiranya Bapak tetap sehat, panjang umur, dan dapat menjalankan peraturan di Dairi dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Sebagai informasi, tali asih yang diberikan berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, susu 1 kotak, payung berlogo hari ulang tahun RI 1 buah, selimut 1 buah, dan uang saku Rp 100.000.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Jonni Walin Purba, Kepala Dinas Kesehatan Henry Manik, Forkopimca Kecamatan Sumbul, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbul. (Nid)

Audiensi KSPSI, Bupati Ingin SDM Lokal Diprioritaskan

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menerima Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) cabang Kabupaten Dairi, Kamis (10/8/2023) di ruang rapat bupati di Sidikalang.

Berbagai masukan dan informasi diterima oleh Bupati yang disampaikan Maruba Sianturi selaku sekretaris KSPSI Kabupaten Dairi.

Masukan yang diberikan antara lain masalah Omnibuslaw UU Cipta Kerja Nomor 6 tahun 2023 serta rencana menjalin kemitraan dengan pemerintah sebagai fasilitator guna memberdayakan anggota KSPSI pada perusahaan yang ada di Kabupaten Dairi.

Masukan itupun disambut baik oleh Bupati Eddy Berutu menyampaikan mendukung penuh bahwa perusahaan yang ada di Kabupaten Dairi, seperti PT. DPM sepatutnya memberi kesempatan pada tenaga-tenaga kerja lokal bila memang beroperasi nantinya.

“Perusahaan memang wajib terbuka soal kebutuhan tenaga kerjanya, agar kita bisa mempersiapkan skill dan pelatihan sehingga bilapun nanti perusahaan seperti PT.DPM sudah beroperasi, anak-anak kita, putra daerah kita, sudah siap bisa bekerja di sana dan itu harus diutamakan Bahkan jika memungkinkan putra-putri kita yang ada di perantauan bisa kembali membangun kampung halamannya. Bumi kita diolah, semestinya kita pun ada terlibat di dalamnya,” tegas Bupati.

Bupati juga menyebut bahwa pada prinsipnya Pemkab Dairi menerima masukan yang diperoleh dari KSPSI selama memungkinkan untuk dilakukan serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Dijelaskan Bupati lagi, bahwa ekonomi bisa bergerak dengan 3 sumber yakni, anggaran, konsumsi masyarakat, dan investasi.

“Ke depan unsur sumbangan APBN itu makin kecil sehingga kontribusinya pada pembangunan di daerah pun makin kecil. Itulah pentingnya investasi pun perlu makin dipacu. Investasi tentu ada yang mendasarinya yaitu potensi wilayahnya termasuk potensi SDA dan SDM yang memiliki skill dan attitude yang baik yang mesti kita siapkan dan KSPSI bisa ambil peran di dalamnya,” kata Eddy Berutu.

Sebelumnya, Maruba Sianturi menyampaikan keinginannya bersama 3 federasi pekerja lainnya seperti Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SPKEP), Serikat Pekerja Bangunan Umum (SPBU) dan Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI) meminta komitmen Pemkab Dairi sebagai fasilitator bagi KSPSI dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Dairi.

“Kami ingin kemitraan bersama antara KSPSI, Pemkab Dairi, dan perusahaan -perusahan yang membutuhkan atau mempekerjakan pekerja di Dairi. Kami ingin ada kemitraan simbiosis mutualisme,” ujarnya.

Sebagai organisasi terpimpin yang berdiri berdasar aturan perundang-undangan, kata Maruba, KSPSI juga menginginkan

adanya penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang menjadi pedoman bagi para pekerja di bawah naungan KSPSI.

“Selain penetapan UMK, kami juga ingin upah bongkar muat menjadi pokok bahasan yang perlu ditindaklanjuti bila ada pertemuan berikutnya, dengan menghadirkan perusahaan-perusahaan seperti yang sudah dilakukan di Kabupaten Batubara bahkan sudah dimuat dalam Peraturan Daerah,” katanya lagi.

Hadir dalam pertemuan ini, Pj Sekda Charles Bancin, Asiten Perekonomian dan Pembangunan Swasta Ginting, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Budianta Pinem, Ketua KSPSI Gomgom Panggabean, Ketua SPKEP Apries Tumanggor, Ketua SPBU Wanjuneven Manurung, dan tim lainnya. (As)

Seorang Warga Tapteng Tersambar Petir Saat Main Handphone di Kamar

0
Tapteng
Personil Polsek Sorkam Saat Mengecek Kondisi Korban
Tapteng – Seorang warga Desa Suka Maju, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), bernama Nipan Marbun (26), tersambar petir saat bermain Handphone di dalam kamar. Hal ini akibat cuaca hujan disertai petir di wilayah Kabupaten Tapteng, Kamis (10/08/2023) sekira jam 16.00 WIB.

Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor melalui Kasi Humas, Kompol Horas Gurning, Kamis (10/08/2023), menjelaskan bahwa semula pihak Polsek Sorkam mendapatkan laporan tentang salah seorang warga yang mengalami musibah tersambar petir.

Kapolsek Sorkam AKP Edy Suranta bersama Forkopimka Kecamatan Pasaribu Tobing langsung cek situasi dan kondisi menuju lokasi kejadian tepatnya di Dusun Tonaginjang II Desa Suka Maju, Kecamatan Pasaribu Tobing.

“Sekira jam 15.30 WIB, korban sedang bermain Handphone di dalam kamar, tiba-tiba suara petir terdengar oleh korban, korban langsung meletakkan Handphone diatas tempat tidur, kemudian korban keluar dari kamar dan langsung memeluk ibu kandung korban, korban pun terjatuh lemas,” terang Gurning berdasarkan laporan Kapolsek Sorkam.

Tidak berapa kemudian, lanjut Gurning, warga langsung membuat kubangan lumpur dan menanam tubuh korban kedalam lumpur tersebut dan keadaan korban pun semakin membaik.

“Saat ini pihak dari Puskesmas Pasaribu Tobing, juga telah memberikan obat kepada korban dan keadaan korban sudah membaik,” ungkap Gurning.

“Kapolsek Sorkam juga menyampaikan bahwa rencananya Hari Jum’at, tanggal 11 Agustus 2023, pihak dari Puskesmas Pasaribu Tobing dan keluarga akan membawa korban ke RSUD Pandan untuk pemeriksaan kesehatan korban,” pungkasnya. (Syaiful)

Sarang Narkoba Traxx Club & KTV Kembali Dirazia “Hanya Formalitas”

0
Narkoba Traxx
Medan – Polsek Medan Baru kembali melakukan razia Tempat Hiburan Malam (THM) Traxx Club & KTV di Jalan Nibung, Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Selasa (8/8/23) malam.

Razia dilakukan menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat tentang dugaan adanya peredaran narkoba dilokasi tempat hiburan malam itu.

Rajia yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Medan Baru AKP Harjuna Bangun itu harus pulang dengan tangan kosong.

“Dilokasi personel melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung yang berada di lokasi club lantai 1 dan kamar KTV lantai 2.

Pemeriksaan itu berupa pemeriksaan kelengkapan identitas diri dan badan terhadap pengunjung ataupun pegawai,” Ucap Kompol Ginanjar pada Rabu (8/8/2023) malam.

Hasil dari rajia pun tidak ditemukan narkoba atau barang – barang yang mencurigakan lainnya.

“Dilokasi juga tidak ada ditemukan minuman oplosan, semua minuman ada label bea cukainya,” Sambung Ginanjar.

Kapolsek memberikan himbauan kepada pihak manager dan pegawai serta pengunjung untuk tidak melakukan transaksi peredaran narkoba maupun barang terlarang lainnya.

Sebelumnya, tempat hiburan malam Traxx Club & KTV juga sudah pernah digerebek pada bulan Juni yang lalu, jasilnya juga nihil.

Hal itu pun menjadi perbincangan dimasyarakat. Kuat dugaan sebelum dilakukan penggerebekan, informasi sudah bocor terlebih dahulu.

“Coba lihat lah kalau penggerebekan Polsek Medan Baru, pasti hanya numpang foto saja,” ucap AS yang saat itu mengetahui mobil polisi memasuki wilayah Traxx Club’ dan KTV.

Rajia yang dilakukan Polsek Medan Baru juga mendapat sorotan dari berbagai penggiat anti narkoba lainnya.

Ketua Gerakan Indonesia Anti Narkoba (GIAN), Kamal Ilyas berharap kepada pihak kepolisian agar tidak main – main dalam memberantas narkoba.

Narkoba

“Harapan kita, para penegak hukum segera melakukan tindakan tegas dan terukur kepada sarang – sarang narkoba,” Tegas Kamal.

Kamal juga menyebut bahwa itu sudah kebiasaan oknum – oknum petugas yang disinyalir terlibat dalam peredaran narkoba.

“Itu sudah ilmu pasti, kebiasaan. Makanya baik judi, baik hal – hal tentang narkotika, kalau sudah diadukan masyarakat, itu waktu dilakukan penggerebekan sudah tidak ada apa – apanya,” Tandas Kamal.

Penggiat Anti Narkoba lainnya juga menyebutkan bahwa Tim Intel Polsek Medan Baru tidak difungsikan untuk menyelidiki dugaan peredaran narkoba yang sudah menjadi perbincangan di masyarakat.

“Kan ada Tim Intelnya, seharusnya Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki lokasi itu terlebih dahulu, baru dilakukan Penggerebekan. Biar hasilnya maksimal,” Harap AN. (As)

Desainer Binaan Pemkab dan Dekranasda Dairi Langganan Juara Fashion di Kawasan Sumut

0

DAIRI – Designer asal Sidikalang, Debo Sihombing yang juga merupakan pemilik usaha rumah mode ‘Debs.id’, salah satu UMKM Lokal di Kabupaten Dairi yang bergerak di bidang busana dan fashion berhasil memenangkan berbagai trofi juara dalam ajang festival lomba desainer dan fashion show yang digelar oleh berbagai Kabupaten yang ada di Sumatera Utara.

Tentu, prestasi yang diraihnya tidak datang begitu saja. Namun, dari sebuah proses yang cukup panjang dibarengi dengan kegigihan dan ketekunan, serta pelatihan yang rutin dan tepat hingga mendapatkan berbagai ilmu baru dan skill yang mumpuni di bidangnya.

Debo Sihombing yang ditemui di galeri usahanya-nya yang berlokasi di Jalan Saroha ini juga mengungkapkan berbagai prestasi yang diperolehnya selama ini tidak terlepas dari binaan dan pendampingan serta dukungan berbagai pihak diantaranya pemerintah Kabupaten Dairi dalam hal Disperindagkop & UMKM Kabupaten Dairi bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda) Kabupaten Dairi yang kerap melakukan pelatihan-pelatihan kepada para entrepreneur-entrepreneur muda dan para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang ada di Kabupaten Dairi. Pedoman yang diprogramkan oleh Bupati Dairi, Eddy Berutu dalam mewujudkan pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif yang mandiri dan berkembang.

“Pelatihan-pelatihan dan pembinaan yang dilakukan, menjadikan kami para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Dairi memiliki skill dan keahlian di bidang masing-masing, karena secara langsung mendatangkan para pelatih dan mentor-mentor yang ahli dibidangnya,” tulisnya.

Tidak hanya itu, perempuan yang hobi ‘berburu kuliner’ ini juga mengungkapkan Pemkab Dairi melalui Dinas terkait juga memberikan perhatian yang cukup baik kepada para pelaku ekonomi kreatif termasuk upaya, untuk bisa terlibat di berbagai event-event yang digelar di Kabupaten Dairi.

“Dari pembekalan dan pengalaman yang didapat itu, saya akhirnya berani dan percaya diri untuk ikut tampil di event-event yang digelar di luar kota. Dan bersyukur, produk Debs.id sering menjadi juara. Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan selama ini yang diberikan kepada kami para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Dairi khususnya Pemkab Dairi. Semoga kedepannya perhatiannya semakin besar untuk perkembangan UMKM yang ada di Kabupaten Dairi sebagaimana visi-misi Bupati Dairi Eddy Berutu,” pungkas perempuan yang juga merupakan pengurus Komunitas UMKM Dairi ini.

Berikut pendampingan dan pelatihan dan pembinaan yang di dapat dari Pemkab Dairi:

Menjadi peserta dalam Pembinaan Kewirausahaan pada Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro oleh Disperindagkop & UMKM Kabupaten Dairi tahun 2021

Menjadi Peserta dalam Kegiatan Bimtek/ Sosialisasi Kemudahan berusaha oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Dairi tahun 2021

Menjadi peserta dalam Pelatihan Digital Entrepreneurship Program Digital Entrepreneur Academy -Digital Talent Scholarship yang digelar oleh Kominfo Kabupaten Dairi tahun 2021

Menjadi peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Garmen dan Menjahit Kebaya yang diadakan oleh UPT. Balai Latihan Kerja Sidikalang tahun 2022

Menjadi peserta dalam Kegiatan Pelatihan Pendampingan Pengembangan dan Diversifikasi Produk Tenun yang dialihkan langsung oleh Designer Merdi Sihombing yang digelar oleh Disperindagkop Kabupaten Dairi tahun 2022

Menjadi peserta dalam Program Inkubator Bisnis Usaha UKM Kabupaten Dairi – Angkatan II (kedua) yang digelar oleh Disperindagkop Kabupaten Dairi dan Bank Sumut tahun 2022

Berikut Prestasi Juara yang berhasil diraih:

Juara I pada Festival Fashion di Pesta Njuah-Njuah di Kota Sidikalang Kabupaten Dairi tahun 2019

Juara II pada Kompetisi Design dan Fashion Bahan Ulos di Geosite Huta Ginjang, Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2021

Juara II pada Festival Fashion di Pesta Njuah-Njuah di Kota Sidikalang Kabupaten Dairi tahun 2022

Juara II pada Lomba Fashion Show ‘Etnik Ulos di Balige, Kabupaten Toba

Juara II pada Festival Fashion di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2023. (Nid)

Pemkab Dairi Selenggarakan Pelatihan Pengolahan Bisnis dan Manajemen Wirausaha Kopi

0

DAIRI– Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop UMKM) menyelenggarakan pelatihan pengolahan bisnis dan manajemen wirausaha bagi pelaku usaha kopi pada Selasa, (8/8/2023), di Gedung Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT) Raja Ekuten Asah Ujung Van Keppas, Kecamatan Sidikalang.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan diikuti 20 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Dairi Iwan Taruna Berutu menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan kemampuan wirausaha dalam mengelola bisnisnya, baik dalam aspek keuangan, sumber daya manusia, produksi, dan pemasaran.

“Pendanaan kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tahun anggaran 2023. Untuk itu, diharapkan melalui pelatihan ini peserta dapat memiliki kemampuan manajemen agar dapat menjalankan usaha industrinya secara sistematis,” ujar Iwan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Dairi dalam sambutannya menjelaskan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya agar pelaku usaha kopi dapat memperoleh kesejahteraan dari bidang usaha yang ditekuni.

“Bapak ibu pelaku usaha harus memanfaatkan kesempatan ini, harus aktif bertanya sebanyak-banyaknya agar bapak ibu dapat mengetahui strategi yang tepat untuk memajukan usaha saudara ke depannya. Kekuatan ekonomi masyarakat Dairi terletak pada komoditi pertanian, salah satu yanag diunggulkan adalah kopi Sidikalang,” ujarnya.

Eddy juga menyampaikan agar pelaku usaha dapat memaksimalkan pemanfaatan gedung PLUT, sebagai sarana pengembangan usaha mikro kecil menengah.

“Manfaatkan fasilitas gedung ini dalam mendukung pengembangan usaha saudara. Bangun usaha saudara hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Sehingga usaha yang saudara berikan dapat memberikan multiplier effect (efek pengganda) bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Eddy juga menyampaikan harapannya, agar melalui pelatihan tersebut maka produk UMKM Dairi dapat masuk dalam e-katalog serta tampil di Sarinah, M Blok Space, dan beberapa tempat berkelas lainnya.

Kegiatan pelatihan tersebut juga diwarnai dengan penandatangan perjanjian kerja sama antara unit pelaksana teknis PLUT Disperindagkop dengan SMK Swasta HKBP Sidikalang dalam hal penyelenggaraan kegiatan magang guru, tenaga kependidikan, dan siswa. (Nid)

Dinas Perizinan dan PU Sibolga Saling Tuding Soal Kewenangan Izin Penggalian Kabel

0
Dinas
Proyek Penggalian Kabel Tanam Milik PT Telkom di Sibolga
Sibolga – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Kota Sibolga tidak sinkron memberikan penjelasan tentang regulasi daerah.

Kedua dinas tersebut saling tuding terkait kewenangan pemberian izin proyek pemanfaatan infrastruktur aset daerah. Hal ini sehubungan dengan adanya kegiatan penggalian (pengangkatan) kabel milik PT Telkom, yang tertanam di bawah lapisan jalan Sibolga.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan DPMPPTSP Sibolga, Rahayu Sri Wahyuni Siregar, mengatakan proyek tersebut tidak memerlukan izin dari pihaknya dan cukup mendapatkan surat rekomendasi teknis melalui Dinas PUPR untuk kegiatan penggalian jalan aset daerah.

“Kami (Dinas DPMPPTSP) tidak mengeluarkan izin. Karena, mereka (PT Telkom Indonesia) hanya perlu Rekomtek (rekomendasi teknis). Dinas PU yang punya jalan dan punya kuasa, serta kewenangan,” terang Rahayu, kepada wartawan di kantornya, Selasa (08/08/2023).

Penjelasan Rahayu bertentangan dengan pernyataan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Sibolga, Azwar Harahap.

Sebelumnya, Azwar malah menyebut Dinas DPMPPTSP berwenang menerbitkan izin kegiatan penggalian jalan berdasarkan rekomendasi teknis dari Dinas PUPR.

“Kalau terkait pengurusan izin, harus dari Dinas Perizinan terlebih dahulu, barulah diteruskan ke kami (Dinas PUPR). Tapi, hingga sejauh ini, belum ada (pelaporan pengurusan izin proyek),” ungkapnya melalui sambungan telepon pribadi, Jumat (04/08/2023) lalu.

Berdasarkan bukti dokumen yang diperoleh, kegiatan penggalian jalan untuk pengangkatan kabel Telkom di Sibolga telah memperoleh surat rekomendasi teknis dari Dinas PUPR tertanggal 8 Agustus 2023.

Surat tersebut diberikan kepada PT Telkom Indonesia selaku pemohon untuk dipergunakan dalam pengurusan penerbitan izin pelolosan kebel lama milik Telokom dari Dinas DPMPPTSP. (Syaiful)

Bupati Eddy Berutu Ingin Produk UMKM Dairi Bisa Tembus Sarinah Jakarta

0

DAIRI – Dalam rangka mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop UMKM) getol melakukan pelatihan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Dairi.

Kali ini, Disperindagkop menyelenggarakan pelatihan pengelolaan bisnis dan manajemen wirausaha kopi bersama 20 pelaku bisnis usaha kopi di Kabupaten Dairi. Acara ini dibuka Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Selasa (8/8/2023), di Gedung PLUT, Taman Rekreasi Sidikalang.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Bupati dalam sambutannya menyampaikan harapan besarnya, produk-produk UMKM Dairi, baik produk makanan, hasil bumi, dan cinderamata seperti tenun bisa terpajang di sentra produk UMKM seperti di Gedung Sarinah Jakarta.

“Produk lokal kita kan lumayan banyak, dan layak jual. Kita ambil contoh saja, kopi dan tenun ulos Silalahi. Saya ingin suatu saat nanti produk-produk itu bisa tembus dan terpajang di Gedung Sarinah, Jakarta, sebagai pusat kegiatan perdagangan produk lokal Indonesia atau di Pos Bloc Medan. Saya kira kita mampu, asal konsep, kemasan, kualitas produk bisa kita tetap jaga dan kembangkan, apalagi dengan kehadiran para pakar bisnis di sini. Jadi saya pastikan kita mampu,” kata Eddy Berutu saat membuka pelatihan.

Bicara soal kopi, kata Bupati, tidak perlu banyak deskripsi dan penjelasan yang bertele-tele karena produk ini sudah punya nama besar di era dahulu, namun kami ingin kembali mejayakannya.

“Saya kira Kopi Sidikalang, sudah tidak asing lagi. Sekarang kejayaannya yang ingin kita kembalikan. Itu membuat berbagai upaya yang kami lakukan untuk itu, termasuk lewat pelatihan ini. Masalah yang ingin kita selalu perjuangkan adalah bagaimana kopi Sidikalang itu bisa mensejahterakan,” ujar Eddy Berutu.

Dilanjutkan Bupati, kegiatan pelatihan diharapkan mampu membawa perubahan baru bagi sektor komoditas kopi, tidak hanya jumlah produksinya, namun soal pangsa pasar nasional juga termasuk ke luar negeri juga perlu diperhatikan.

“Bapak, ibu sekarang ada di tempat yang tepat. Kita akan mendapat bimbingan dan pendampingan sehingga saya berharap pertemuan digunakan sebaik mungkin. Adaptasi ilmunya sesuai dengan kondisi di sini, sehingga bapak ibu bisa bertumbuh, mandiri secara ekonomi,” kata Bupati mengakhiri.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber, Benyamin Ruslan Naba dan Lili Gloria Nababan dari Estubizi Network, sebuah platform ekosistem startup dan entrepreneur Indonesia yang bertujuan menjadi platform edukasi entrepreneurship dan jejaring bisnis agar kita dapat tumbuh bersama. Ada juga Mikhael Rudy, Founder Fine Robusta Movement, Founder @baracikkopikapsul dan @kopitanahairkita.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pelanggaran kerjasama (MoU) antara Disperindag Kabupaten Dairi bersama dengan SMK Swasta HKBP Sidikalang dalam rangka penyelenggaraan kegiatan magang guru, tenaga kependidikan, dan siswa di gedung PLUT. Hadir dalam kegiatan ini Kadis Perindagkop Iwan Taruna Berutu, Kepala Sekolah SMA Swasta HKBP Sidikalang, Junjungan Aritonang, serta tim dari PLUT. (As)

Eddy Berutu Perkenalkan Konsep Taxi Alsintan kepada Pelaku Usaha Kopi

0

DAIRI – Keterbatasan anggaran pemerintah guna memenuhi kebutuhan alsintan (alat mesin pertanian) bagi masyarakat dan pelaku usaha di sektor pertanian, mendorong pemerintah untuk melakukan pengelolaan alsintan melalui program pengembangan Taxi Alsintan.

Demikian disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam Pelatihan pembukaan Pengolahan Bisnis dan Manajemen Wirausaha bagi Pelaku Usaha Kopi, Selasa (8/8/2023) di Gedung Pusat Layanan Unit Terpadu (PLUT) Raja Ekuten Asah Ujung Van Keppas, Kecamatan Sidikalang.

“Taxi Alsintan merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu penyediaan alat dan mesin mandiri bagi pelaku usaha di sektor pertanian. Program ini diharapkan mampu mengubah beberapa pola pendekatan yang dinilai tidak produktif,” ujarnya.

Alsintan, ujar Eddy, dapat diperoleh melalui bantuan pemerintah dengan APBD atau bantuan perbankan. Dengan adanya program taxi alsintan maka akan memperoleh dua keuntungan yaitu adanya jaminan keberlanjutan penggunaan alsintan dan menjadi sumber pendapatan dari usaha jasa sewa alsintan yang dapat dikelola.

“Jadi bapak ibu tidak perlu repot-repot memikirkan biaya pembelian alat, biaya perawatan, dan biaya lain-lain. Bapak ibu cukup menyediakan ide, membayar sewa kepada lembaga yang punya alat, dan memperoleh hasilnya,” ujarnya.

Sampaikan Eddy, konsep ini merupakan program nasional agar petani dan masyarakat pelaku usaha dapat bertransformasi menjalankan usahanya menjadi sebuah bisnis yang lebih modern.

“Jadi bapak ibu bisa menggunakan alat yang ada, dari proses produksi hingga pengemasan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk membeli mesin. Sehingga usaha yang bapak ibu jalankan menjadi lebih efisien dan keuntungan yang diterima pun menjadi berlipat,” ujarnya. (Nid)