Beranda blog Halaman 236

Bupati Eddy Berutu Berangkatkan Widia Sibarani Jalani Penanganan Kanker di RSCM Jakarta

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr.Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Dairi Romy Mariani Simarmata mendoakan Widia Oktavia Sibarani, warga penderita tumor jinak, dari Desa Kaban Julu di RSUD Sidikalang, Sabtu (15/7/2023).

Widia akan berangkat untuk menjalani pengobatan lanjutan di RS.Cipto Mangunkusumo Jakarta, Minggu (16/7/2023).

Doa dipimpin langsung Romo RP. Eligius Ipong Suponidi, O.Carm dari Gereja Katolik Santa Maria Pertolongan Orang Kristen (MPOK) Sidikalang.Seperti diketahui, Widia pada awal pemeriksaan kesehatan oleh tim medis didiagnosa menderita penyakit kaki gajah. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Widia diketahui menderita tumor jinak di bagian kakinya.

Kepada Widia Oktavia Sibarani dan keluarga, dalam pesannya Bupati menyampaikan agar senantiasa berfikir positif serta fokus pada penyembuhan selama menjalani penanganan di Jakarta. “Ini adalah respons kami sebagai pemerintah kepada warga. Agar hasilnya pun maksimal. Kami berharap kepada Widia dan keluarga agar tetap berfikir positif, fokus pada penyembuhannya selama di Jakarta. Pemerintah hadir memberi pelayanan selama menjalani penanganan di sana, jadi tetaplah positif,” ujar Bupati.

Bupati juga menyebut, bahwa proses Widia hingga bisa menjalani penanganan medis lanjutan di Jakarta merupakan kolaborasi banyak pihak. Disebut, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, butuh kerja sama dan gotong royong termasuk peran dan informasi dari masyarakat.

“Saya dan juga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Tentu info dari masyarakat sangat kami butuhkan di saat memang banyak warga kita yang belum terjangkau, namun membutuhkan sentuhan. Semua jajaran bekerja sama, baik Dinas Sosial, RSUD, Dinas Kesehatan dan pihak lain yang memberi atensi, karena kita ingin kesehatan dan kepulihan Widia yang paripurna. Semoga kesembuhan yang diidamkan Widia terkabul. Kita tunggu kabar baikmu nanti dari Jakarta,” ujar Bupati memberi semangat.

Senada dengan hal itu, Ketua Yayasan Kanker Indonesia cabang Dairi Romy Mariani Simarmata juga menyampaikan doa akan kesembuhan Widia selama menjalani pengobatan di Jakarta. Disebutkan Romy, penanganan lanjutan ini adalah dampak positif bahwa semua pihak memberi perhatian khusus dan bergerak menyelesaikan masalah sosial ini.

“Kita benar-benar menginginkan Widia bisa sembuh. Bapak Bupati betul-betul selalu support agar Widia Oktavia Sibarani mendapat pelayanan yang terbaik. Semoga segala proses pengobatan dapat berjalan dengan baik. Kami tunggu kesembuhan Widia. Hidup harus selalu ada harapan,” ujar Romy Mariani.

Turut hadir dalam kunjungan dan doa ini, Kepala Dinas Sosial Charles Bancin, tim medis RSUD Sidikalang, dan keluarga dari Widia Oktavia Sibarani. (Nid)

Jadi Otak Pelaku Narkoba dan Judi di Jermal, Praktisi Hukum: Segera Tangkap GS

0
Barak jual beli narkoba dan lapak judi di Jalan Jermal 15, Kecamatan Percut Sei Tuan hingga kini masih beroperasi.

Sarang peredaran narkoba dan judi ini pernah digrebek Polda Sumut. Namun hingga kini masih eksis dan belum ada tindakan lanjut dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut.

Padahal, usai digrebek beberapa waktu lalu, Dirkrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono sempat mengaku akan memburu dalang dibalik peredaran narkoba dan judi di Jermal 15.

Tapi alhamdulillah, hingga saat ini pernyataan itu tidak ada action lanjutan.

Praktisi hukum Kota Medan, Tri Zenius Lokot Limbong SH sangat menyayangkan hal itu.

Limbong berharap Kapolda Sumut yang baru, Irjen Agung Setya Imam Effendi bisa menutup lokalisasi maksiat yang dibandari pria berinisial GS itu.

“Kita apresiasi langkah Kapolri yang telah melakukan rotasi terhadap beberapa pucuk pimpinan Polri di daerah,” kata Limbong.

“Ini PR Kapoldasu yang baru, segera babat habis dan tangkap bandarnya yang berinisial GS itu,” sambungnya.

Limbong berharap Kapolda Sumut yang baru bisa memberi warna lain.

“Kita berharap Kapolda (Sumut) yang baru ini bisa memberikan warna baru pada penegakan supremasi hukum di Sumut,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, tak heran bila markas narkoba dan judi di Jermal 15, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang sukses. GS yang warga setempat, selaku bandar ternyata bukan pemain baru di dunia narkotika.

GS pernah ditangkap oleh Satres Narkoba Polrestabes Medan karena memiliki ekstasi. Pun demikian, warga Jermal 15 menganggapnya bak pahlawan.

Sebab GS kerap bersosialisasi dan membagi-bagikan sembako kepada warga sekitar.

GS juga mampu menggerakkan warga sekitar untuk memframing dirinya seolah-olah bukan bandar narkotika dan judi dengan menggelar aksi damai di lingkungannya. (As/Red)

Pelaku Penganiayaan Hingga Butakan Mata Korban Sudah di Tahan Polsek Sunggal

0
Pelaku
Sunggal I Kasus Penganiayaan berat hingga Butakan Mata Korban merupakan pedagang Serba Seribu (Serbu) berinisial IN (24), warga JI.TB Simatupang Gg Wakal Lk IV Kel Sunggal, Kec Medan Sunggal, telah menemukan titik terang di Polsek Sunggal.

Bermula informasi dari masyarakat, Pelaku penganiayaan berat berinisial M, (50) yang telah membutakan mata korban IN sudah ditangkap oleh tim Reskrim Polsek Sunggal di jalan Pasar 3, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, beberapa Minggu lalu.

Sebelum ditangkap oleh Petugas Reskrim, Pelaku sedang mengangon lembu miliknya di Jalan Pasar 3, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. kenapa melakukan penganiayaan terhadap pedagang hingga matanya buta.

Di Hadapan wartawan dan petugas Reskrim Pelaku mengakui melakukan perbuatan penganiayaan itu.

“Mandolo, Kenapa kau melakukan penganiayaan kepada pedagang itu, kau lihat itu, matanya sampai buta” tanya Petugas.

Lantas Pelaku mengatakan “Alah cuma tergores dikit aja kok. Tunggulah, aku mau mengantarkan lembu dulu ini, aku nggak akan lari, kita ngomong di rumah aja nanti” tantang Pelaku.

Saat di tanyakan kembali oleh Petugas, kenapa tidak mau berdamai, Pelaku M langsung terdiam. Dan tanpa basa-basi langsung dibawa oleh Petugas ke Polsek Sunggal.

Kini, Perilaku keji yang membuat korban IN tak berdaya hingga mata sebelah kanannya buta permanen telah dilaporkan oleh adik korban bernama Delima, sesuai dengan Nomor: STTLP/ B /546/III/2023/SPKT/POLSEK SUNGGAL/POLRESTABES MEDAN tanggal 17 Maret 2023.

Kapolsek Sunggal,Chandra Yuda Purnama melalui pihak penyidik Polsek Sunggal, Erlan Simanungkalit membenarkan bahwa pelaku sudah ditahan.”ia bang, pelaku berinisial M sudah kita tangkap dan sudah ditahan” ujarnya.

Sementara,kepada wartawan, Korban berinisial IN menceritakan bahwa kejadian itu terjadi pada hari Jumat, Pukul 10.30 wib, tanggal 17 Maret 2023 lalu. saat itu bermula dirinya hendak pergi berjualan menggunakan becak barang membawa dagangan serbunya, Persisnya melewati jalan Balai Desa, Sunggal Kanan, Korban pun bersama dagangannya masuk ke dalam Gang Tulus, yang diketahui adalah gang rumah pelaku.

Kemudian masuk beberapa meter dari Gang Tulus, IN bersama becak barang dagangannya itu tiba-tiba di bentak oleh pelaku. Pelaku mengaku bahwa becak yang dibawa IN telah mengenai pelaku yang saat itu sedang memegang parang bertukang membenahi meja.

“aku masuk ke Gang Tulus bang menawarkan dagangan serbu. waktu masuk ke Gang itu beberapa meter, Pelaku M membentak aku dan menuduh aku, katanya becak sebelah kanan aku telah menyenggol dia. Padahal tidak ada bang” kata IN kepada wartawan.

Lantas, dengan kondisi marah pelaku M yang saat itu sedang memegang parang dan bertukang membuat meja, langsung membentak IN hingga terjadi keributan dan perdebatan. Tidak terima lantaran dituduh menyenggol pelaku, IN pun terus berusaha meyakinkan pelaku bahwa dirinya tidak ada menyenggol atau pun menabrak pelaku saat bertukang.

“Tidak ada saya menabrak pelaku bang. Jadi saya mempertahankan kebenaran itu bang. Saya tidak ada menyenggol, ko dituduh pelaku, saya menambraknya atau menyenggolnya?” kata IN.

Melihat hal itu, pelaku yang masih memegang parang berang dan langsung mengambil kayu yang ada di lokasi tersebut diduga untuk memukul. Namun IN juga langsung reflek dan mengambil kayu yang juga berada di lokasi.

“Jadi tiba-tiba pelaku sambil memegang parang makin terlihat marah bang dan tangannya yang sebelah kanan langsung mengambil kayu, aku pikir dia mau memukul aku, makanya aku juga reflek mengambil kayu. Dan saat itu aku takut bang makanya aku lari keluar gang tulus itu bang” katanya.

Saat di luar gang Tulus, persisnya di jalan Balai Desa Sunggal Kanan, sambil memegang parang pelaku pun langsung melemparkan kayu yang dipegang ke arah korban dan bersamaan saat korban melihat ke belakang langsung mengenai bola mata sebelah kanan korban dan langsung mengalami pendarahan.

Mengetahui kejadian itu,keluarga IN langsung membawa ke rumah sakit 77 Sei Mencirim untuk mendapatkan perawatan, dan adik korban bersama ayah kandung IN melaporkan kejadian itu ke Polsek Sunggal.

Polsek Talang Padang Bersama Warga Tangkap Dua Jambret di Jalinbar Gisting

0
Polsek
Tanggamus – Dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) modus jambret dibekuk Polsek Talang Padang bersama warga serta Bhabinkamtibmas Polres Tanggamus di Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Sabtu 15 Juli 2023 sore.

Keberhasilan penangkapan juga melibatkan korban yang sempat mengejar pelaku sehingga sepeda motor Yamaha N-Max yang ditumpangi kedua pelaku terjatuh dan saat para pelaku ke pemukiman warga juga menghadang.

Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus Iptu Bambang Sugiono, S.H mengungkapkan, kedua pelaku inisial RE (22) dan AY (16) warga Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus.

“Kedua pelaku ditangkap Bhabinkamtibmas bersama warga saat melarikan diri usai terjatuh setelah menjambret korban di Blok 16 Gisting Atas, Kecamatan Gisting,” kata Iptu Bambang Sugiono mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, S.I.K.

Sambungnya, identitas korban adalah Umsinah, perempuan 31 tahun warga Pekon Suka Banjar Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus yang saat kejadian sedang dibonceng oleh putranya.

Kapolsek menjelaskan, pada Sabtu, 15 Juli 2023 sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Raya Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) modus Jambret.

Barang milik korban Umsinah yang dijambret berupa tas warna hitam berisikan handphone Oppo type A15 warna hitam dengan nomor IMEI, dompet berisikan uang tunai Rp 300 ribu dan alat-alat kosmetik.

Kejadian tersebut ketika korban bersama anak perempuannya yang berusia 7 tahun dibonceng oleh saksi Ahmad Oji menggunakan sepeda motor Jupiter MX warna putih, kala kejadian posisi korban memegang tas warna hitam dengan menggunakan tangan sebelah kirinya.

Setibanya di jalan tersebut, tiba-tiba dua orang dengan menggunakan kendaraan merk Yamaha NMax warna abu-abu hitam dari arah belakang menyalip kendaraan yang dikendarai saksi, kemudian pelaku yg posisinya dibonceng mengambil tas warna hitam milik korban.

Setelah melakukan penjambretan itu, dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max warna hitam abu-abu mencoba melarikan diri, namun saksi tak tinggal diam dan mengejar pelaku, beruntung ketika di perjalanan kendaraan yang digunakan pelaku terjatuh berikut barang milik korban.

“Setelah terjatuh, kedua pelaku mencoba melarikan diri akan tetapi berhasil diamankan warga di sekitar bersama Bhabinkamtibmas. Selanjutnya barang bukti tas berikut sepeda motor pelaku diamankan oleh anggota unit reskrim Polsek Talang Padang,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam perkara tersebut, berupa tas warna hitam berisikan handphone merk Oppo type A15 warna hitam, dompet berisikan uang tunai Rp 300 ribu dan alat-alat kosmetik milik korban.

“Dari tangan kedua pelaku disita sepeda motor merk Yamaha N-Max warna hitam abu-abu tanpa, dompet warna coklat berisi identitas KTP, NPWP atas inisial RE,” ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan, kedua orang pelaku mengalami luka-luka pada bagian wajah, kepala dan kaki akibat terjatuh dan dihakimi massa dan keduanya sudah dilakukan pengobatan secara medis di UPTD Puskesmas Talang Padang.

Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dapat dipersangkakan Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Kekerasan.

“Kedua tersangka terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. Namun demikian atas tersangka AL yang masih dibawah umur, penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan RE bahwa alat kejahatan berupa sepeda motor Yamaha N-Max tersebut didapatkannya dengan cara meminjam dan memang niat dipergunakan melakukan penjambretan.

“Motornya dapet pinjem, saat jalan ke Gisting kami melihat korban memegang tas sehingga kami jambret,” kata RE sebelum dijebloskan sel tahanan. (Jeni)

Pengurus Pomparan Raja Naiambaton Terbentuk di Sinehi, Bupati Dairi: Jadilah Pengayom, Tetap Jaga, dan Lestarikan Adat Istiadat

0

DAIRI  – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri pelantikan pengurus Parsadaan Pomparan ni Raja Naiambaton (Parna) anak, boru, bere, ibebere desa dan Kecamatan Siempat Nempu Hilir (Sinehi), Jumat, 14 Juli 2023, di lapangan SMK Negeri 1 Siempat Nempu Hilir.

Bupati Eddy Berutu mengatakan punguan (perkumpulan) Raja Naiambaton adalah punguan pertama yang terbentuk di tingkat kecamatan. Punguan ini diharapkan Eddy Berutu akan menjadi pengayom untuk memimpin, menjaga, dan melestarikan adat istiadat Batak di daerah ini.

“Dalam acara ini mereka sangat bergembira dan luar biasa. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kecamatan lainnya bahkan bagi perkumpulan marga lain untuk melakukan hal yang sama agar persatuan dan kesatuan serta kekayaan budaya kita semakin bersatu menuju kejayaan,” kata Eddy Berutu didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu.

Dalam kesempatan tersebut, Eddy Berutu menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini.

Beberapa pembangunan tersebut adalah jaringan irigasi akan diperbaiki, Dusun Tanjung Lae Hitam akan dilakukan pengaspalan, jalan jurusan Simpang Logam menuju Sinar Pagi akan diperbaiki, serta jalan jurusan Pardomuan 2 menuju Lae Hitam juga akan diperbaiki.

Dalam acara pelantikan pengurus ini, Bupati Dairi Eddy Berutu menyumbangkan satu ekor kerbau yang diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Dairi pada Kamis, 13 Juli 2023.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Siempat Nempu Hilir Jangihut Nadeak serta kepala desa se-Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Punguan Pomparan Oppu Tuan Binur Kota Sidikalang serta Organisasi Generasi Muda Parna Dairi (Garda). (Nid)

Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas, Ini Pesan Bupati Dairi Eddy Berutu

0

DAIRI – Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu lantik dan mengambil sumpah janji jabatan, Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak 4 orang, Pejabat administrator 2 orang dan Pejabat Pengawas 17 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, Jumat (14/2023) di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Raja Ekuten Asah Ujung, Kabupaten Dairi.

Usai melantik, Bupati Eddy Berutu berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik hari ini agar menjalankan kewajibannya sesuai dengan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan.

Eddy juga menyebut bahwa pelantikan merupakan bagian dari kehidupan organisasi yang dilakukan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan serta pembinaan para pegawai.

“Hal ini adalah hal yang sudah biasa di dalam organisasi. Kita lakukan ini untuk menghasilkan PNS yang profesional sehingga keinginan kita untuk melakukan pembangunan di tengah-tengah masyarakat dapat terwujud,” Ucapnya.

Eddy juga berpesan, agar seluruh PNS yang baru saja dilantik, untuk segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru. Dikatakannya, hal itu untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan bersama-sama dalam mewujudkan visi misi Dairi Unggul yaitu Mensejahterakan Masyarakat Dalam Harmoni Keberagaman.

“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Tunjukkan dedikasi dan loyalitasmu dimanapun berada. Hindari perilaku tercela dan buktikan bahwa kalian adalah orang-orang terbaik untuk mewujudkan Dairi Unggul melalui bidang dan tugas masing-masing,” Tuturnya.

Adapun nama-nama pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yaitu Drs. Jonni Waslin Purba sebelumnya menjabat sebagai asisten perekonomian dan pembangunan Setdakab menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Fatimah Boang Manalu S.Pd.SD, M.Si sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Suasta Ginting S.Sos MAP sebelumnya menjadi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah menjadi asisten perekonomian dan pembangunan Setdakab. Budianta Pinem SE sebelumya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Setdakab menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, adapun nama-nama pejabat administrator yaitu Siti Fatimah Angkat A.Md sebelumnya menjabat sebagai petugas protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab menjadi Kasubbag Protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab. Selanjutnya, Jerliana Marbun A.Md sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab menjadi kasi tata pemerintahan, ketentraman dan ketertiban umum pada kelurahan Bintang Hulu. (As)

Sering Terdengar Polisi Baik Polisi Jahat “Konflik Kepentingan”

0
Polisi Baik
Ilustrasi Polisi Tolak Suap
Anda mungkin sering mendengar istilah “good cop, bad cop” di film film Hollywood. Sebenarnya istilah ini awalnya mengacu pada suatu teknik interogasi pada tersangka, agar yang bersangkutan merasa terancam pada satu polisi, dan merasa nyaman pada sosok polisi penyidik lainnya.

Dengan demikian ia diharapkan mau membuka berbagai informasi kunci kepada si “polisi baik”.

Tapi di luar skenario film, fakta tentang keberadaan polisi baik dan polisi jahat itu memang ada.

Tidak semua polisi dapat memegang sumpahnya, sebagaimana hal yang nyata juga terjadi pada profesi lainnya. Tetapi siapapun oknumnya, tentu mereka tetap akan berusaha menjaga korps, sebab korps tidak hanya berurusan dengan perilaku personal.

Dia adalah sebuah institusi yang terkait dengan eksistensi suatu negara. Maka polisi baik dan polisi jahat tidak boleh sampai mempengaruhi marwah atau kehormatan lembaga.

Saat ini, kepolisian yang kuat semakin dirasakan keperluannya hadir di tengah masyarakat. Kasus-kasus begal, narkotika, dan jaringan-jaringan terorganisir sudah mulai mengganggu ketenteraman hidup warga.

Aksi-aksi mereka memberikan teror dan menyebabkan rasa aman menjadi mahal. Di tengah situasi ini, harapan masyarakat hanyalah Polri.

Tetapi apabila harapan itu tidak dapat segera ditunjukkan dengan kekuatan dan kesungguhan, maka berbagai spekulasi bisa muncul ke permukaan yang pada akhirnya mengikis kepercayaan terhadap kepolisian.

Spekulasi itu bisa macam-macam. Selain dianggap kurang responsif, kecurigaan yang lebih jauh dapat melebar kepada isu “bad cop” tadi.

Benarkah polisi terlibat dalam konflik kepentingan dengan organisasi kejahatan? Inilah yang sangat ditakutkan, karena apabila antara polisi dan masyarakat tidak terdapat saling kepercayaan, maka yang bergembira adalah para penjahat yang sebenarnya di luar sana.

Polisi tidak selamanya bekerja dalam penyamaran, penangkapan, dan penanggulangan kejahatan. Beberapa di antara mereka secara ikhlas menambah kegiatan sebagai pekerja sosial.

Mereka mengambil inisiatif untuk menolong orang yang kesusahan secara ekonomi sepanjang jangkauan tangan mereka.

Dengan menghadirkan tindakan-tindakan manusiawi yang melampaui penugasan resmi ini, kami berharap kepercayaan publik terhadap jajaran kepolisian tetap dapat dipelihara, yang pada akhirnya menjadi sumbu kekuatan untuk menangkal dan menghilangkan kejahatan-kejahatan terorganisir, apalagi dalam soal kriminalitas yang tingkat ancamannya semakin tinggi.

Semoga dengan liputan-liputan seperti ini, neraca antara “good cop” dan “bad cop” semakin memberikan bobot pada keberadaan polisi-polisi baik dan inspiratif. Dan kiranya, kepolisian kita tetap dapat diandalkan, dan selalu bertindak secara presisi. Good cop is good news! (Tabloid Potret)

Masyarakat Ramaikan Malam Seni dan Budaya Dairi di PRSU, Bupati Eddy Berutu Sampaikan Capaian Kinerja Pemerintah

0

DAIRI – Masyarakat Dairi sangat antusias menghadiri malam pagelaran seni dan budaya Pakpak yang diadakan oleh Pemkab Dairi, Rabu, 12 Juli 2023, pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang diadakan di Kota Medan.

Antusias tersebut diberikan masyarakat karena Pemkab Dairi menampilkan pertunjukan cerita daerah Legenda Sitagandera.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kegiatan PRSU dapat menjadi momen yang baik bagi permasalahan sosial, ekonomi dan budaya yang dihadapi oleh Sumatera Utara dengan pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas diri, dan optimalisasi sosial budaya.

Untuk Kabupaten Dairi, Eddy Berutu mengatakan optimisme dalam menjalankan pembangunan relevan dengan berbagai indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Dairi.

Seperti halnya indeks pembangunan manusia (IPM) di tahun 2020 sebesar 71,57 menjadi 71,84 di tahun 2021. Tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dimana tahun 2020 sebesar 1,75% menjadi 1,49%.

“Pertumbuhan ekonomi di Dairi tahun 2020 yang anjlok secara global sebesar -0, 94%, tahun 2021 meningkat menjadi 2,05%. Hal ini sebagai dampak mulai redanya Covid-19 yang menyebabkan respons positif pasar pada semua sektor di Dairi. Pemkab Dairi selalu berupaya untuk bergerak aktif dan cepat, pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap, pengembangan sektor perdagangan, penguatan pariwisata, pendidikan dan pertanian,” ucap Eddy Berutu.

Untuk sektor pertanian, Dairi sudah memiliki Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) holtikultura di Kecamatan Parbuluan yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

“Hasilnya yakni cabai sudah dikirim ke Kota Medan. Hal itu sebagai bentuk kerjasama antara Pemkab Dairi dengan Pemko Medan dalam menjaga ketahanan pangan dan inflasi” tutur Eddy Berutu.

Terdapat juga KPT sorgum di Kecamatan Tigalingga yang diresmikan Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.

Masih kata Bupati Eddy, saat ini Dairi sudah memiliki gedung perpustakaan yang telah diresmikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando.

Gedung ini berdiri di Taman Rekreasi Sidikalang yang diberi nama Perpustakaan Raja Naga Jambe oleh tokoh masyarakat Pakpak.

“Gedung ini akan dilengkapi ruang teknologi informasi, ruang serbaguna, dan coffee shop. Segala fasilitas ini dapat menambah kecerdasan ilmu pengetahuan dan semangat pelajar Dairi, mendorong kualitas sumber daya manusia, memicu kreativitas, inovasi dan memberikan dampak pada lingkungan dan perkembangan ekonomi di Dairi,” ucap Eddy Berutu menutup sambutannya. (Nid)

Pemkab Dairi Sukses Persembahkan Legenda Sitagandera di PRSU

0
pemkab

DAIRI  – Pemerintah Kabupaten Dairi mempersembahkan cerita legenda Sitagandera sebagai persembahan utama pada malam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49, di Medan, Rabu (12/7/2023).

Legenda Sitagandera sendiri menceritakan perjalanan cinta seekor kera yang mencintai putri raja, Nan Tampuk Emas, namun mendapat penolakan dari sang raja.

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, kera tersebut berubah wujud menjadi seorang manusia dan puteri raja merasa sangat bahagia.

Sitagandera pun akhirnya diangkat menjadi raja untuk memimpin rakyatnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi Rahmatsyah Munthe mengatakan pertunjukan tersebut bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Pakpak dan mempromosikan pariwisata di Kabupaten Dairi.

“Pertunjukan ini merupakan aktualisasi dan implementasi rencana kerja pemerintah Kabupaten Dairi, terutama dalam sektor wisata dan budaya,” ujarnya.

Kami, kata Rahmat, menampilkan kesenian budaya tradisional maupun kreasi untuk menjaga kelestariannya dan membantu kemajuan Kabupaten Dairi dalam sektor wisata. Harapannya, sektor pariwisata dapat menjadi penggerak perekonomian di Kabupaten Dairi.

Penampilan kesenian budaya Pakpak Dairi pada malam PRSU ke-49, juga diiringi Tari Nan Tampuk Emas sebagai tari pembuka, persembahan tari kreasi Pakpak, dan pengenalan tenun Ulos Silalahi. (nid)

Ketua MKKS di OTT, Polres Sergai Amankan Barang Bukti Segini

0

Sergai – Aktiva.News -Team Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sehingga berhasil mengamankan oknum Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Sergai berinisial RS, Rabu (13/7/2023) sekitar pukul 14:00 WIB.

Informasi dihimpun, RS dikabarkan juga sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandar Khalifah, yang saat itu memimpin MKKS di SMP Negeri 1 Sei Bamban.

RS diamankan diduga dengan sejumlah uang tunai dan saat ini telah diamankan ke Sat Reskrim Polres Sergai untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K saat dikonfirmasi Wartawan via WhatsAppnya Kamis (13/7) membenarkan adanya penangkapan secara OTT terhadap oknum Ketua MKKS yang juga sebagai Kepala Sekolah.

“Benar berita tersebut, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat sehingga Satreskrim menindak lanjuti dengan penyelidikan dan OTT. Saat ini sedang dilakukan pendalaman/pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk memenuhi unsur pidana bahwa adanya kutipan ilegal yang dilakukan pada saat MKKS tersebut,”papar AKBP Oxy.

Ketika ditanya jumlah barang bukti berupa uang yang diamankan Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Sergai, Kapolres menyebutkan diperkirakan sebesar Rp 24.000.000,- di lokasi sedangkan pengutipan itu belum tahu berkedok apa karena masih tahap pemeriksaan.

“Kurang lebih Rp 24 juta diamankan di TKP. Sementara masih pemeriksaan, tentunya nanti keterangan beserta bukti-buktinya kita pastikan dulu,”pungkasnya.

Terpisah, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai, Maryam S.Pd saat dikonfirmasi awak media hingga kini belum menjawab. (Tim/Ard)