Beranda blog Halaman 235

Pasien RS Bidadari Binjai Terjatuh Dari Jendela Lantai 3

0
Bidadari
BINJAI | Seorang pasien yang berusia sekitar (20) berinisial M diduga terjatuh dari lantai 3 rumah sakit.

Kejadian yang cukup menghebohkan ini terjadi di RS Bidadari Binjai jalan Perintis kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai pada Jum’at (19/05) sekira pukul 17.00 wib sore.

Warga yang melihat langsung kejadian itu sempat tak percaya jika korban bisa terjatuh dari lantai 3 rumah sakit.

Salah seorang warga sekitar saat dilokasi kejadian mengatakan “pasien berjenis kelamin pria itu tidak ingin dirawat dirumah sakit dan kondisi kamar rumah sakit pada saat itu kaca jendelanya tidak ada bang, hanya ditutup dengan triplek saja, disitulah korban terjatuh dari lantai 3,” kata warga sekitar yang enggan disebut namanya, Sabtu (20/05).

Selain itu, masih kata warga, kondisi korban pada saat terjatuh mengalami luka cukup parah, dan diketahui korban warga Bonjol, kecamatan Binjai kota.

“Korban sepertinya parah bang, tidak tahu meninggal atau tidak, sebab pihak rumah sakit langsung cepat membawa korban, dan ada warga yang merekam dengan video pada saat itu langsung di marahi pihak Rumah sakit, disuruh hapus video tersebut,” tambah warga.

Direktur Utama RS Bidadari Binjai, Dr Hesti saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada pasien yang terjatuh dari lantai 3 rumah sakit, korban seorang pria dewasa berinisal M, dan kondisi korban saat ini dirawat dengan kondisi stabil,” ujar Dr Hesti

Disinggung penyebab jatuhnya pasien serta identitas dari pasien, Dr Hesti sepertinya enggan memberikan komentar.

” Maaf bang, kalau masalah penyebab pasien jatuh itu sudah kita serahkan ke pihak kepolisian Polsek Binjai Utara, dan terkait identitas pasien, saya tidak bisa sebutkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Binjai Utara Ipda H Sibuea saat dikonfirmasi belum dapat memberikan komentar mengenai jatuhnya seorang pasien RS Bidadari Binjai.

“Coba konfirmasi langsung saja sama Dirut RS Bidadari Binjai bang,” ucapnya melalui seluler. (St/Red)

Pesan Gus Muhaimin Kepada DPC PKB Karo, Semoga Duduk Jadi Anggota Dewan

0
Muhaimin
JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karo, Sastroy Bangun S.Sos, menghadiri acara Rapat Koordinasi Zona Pemenangan PKB di Wilayah Sumatera Bagian Utara (Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumbar) di Ballroom Boutique Hotel Jakarta, sejak Kamis 18 Mei sampai Sabtu 20 Mei 2023.

Acara ini dibuka langsung Ketua Umum DPP PKB H. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) didampingi Wakil Ketua MPR RI DR. H. Jazilul Fawaid, MA, Sekjend Hasanuddin Wahid, M.Hum, dan Anggota DPR RI Marwan Dasopang asal Sumut II.

Gus Muhaimin menegaskan, saat ini PKB sudah kebal. PKB saat ini sudah vaksin, imun tubuh kita sudah kuat, setelah menghadapi berbagai cobaan dan rongrongan dari pihak luar, kita tetap berdiri tegar dan semakin solid dan kuat.

“Menurut survei di tahun 2024 PKB mendekat ke nomor 1. Tahun 2029 Insya Allah kita juara 1 merebut perolehan suara. Regenerasi di setiap DPC sekarang berjalan secara natural. PKB ini solid saja pasti menang. Saya tegaskan, jangan ada lagi di kabupaten kota kosong anggota DPRD kita,” tegasnya.

Di sela-sela acara, Ketua PKB Kabupaten Karo, Sastroy Bangun, menemui Ketua Umum DPP Gus Muhaimin, untuk minta petunjuk dan doa restu agar PKB Kabupaten Karo bisa pecah telur duduk anggota DPRD.

Dengan senyum dan yakin, Gus Muhaimin, mengatakan Karo kali ini pasti duduk anggota dewannya.

“Saya pesankan, yang penting semangat dan tetap kerja keras, turun ke bawah ambil hati rakyat, kibarkan bendera PKB di Karo,” ujarnya singkat.

Rakor PKB Zona Pemenangan Sumatera Bagian Utara, tampak dihadiri Ketua DPW PKB Sumut H.M.Ja’far Sukhairi Nasution yang juga Bupati Madina, Sekretaris Ir. Loso Mena, Bendahara Zaira, Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Muin Pulungan dan Wakil Ketua Syaiful Syafri.

Juga dihadiri Bacaleg PKB untuk DPR RI, Bacaleg DPRD Sumut dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Se Sumut periode 2019 – 2024, serta Ketua DPC PKB dari 33 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara. (As)

Desa Sigambir-gambir Manfaatkan Hari Libur untuk Persiapkan Penilaian PAAR Tingkat Provinsi

0
Desa Sigambir-gambir Manfaatkan Hari Libur untuk Persiapkan Penilaian PAAR Tingkat Provinsi
DAIRI – Desa Sigambir-gambir, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, melakukan persiapan dan pembinaan terhadap warga dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), untuk perlombaan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di tingkat Provinsi Sumatera Utara, sekitar bulan Juni mendatang.
Demikian disampaikan Kepala Desa Sigambir-gambir Lesny Purba, saat ditemui dairikab.go.id di Kantor Kepala Desa Sigambir-gambir, Kamis (18/5/2023). “Jadwal libur hari ini, Kepala Desa Sigambir-gambir mengarahkan Ketua TP PKK Desa Sigambir-gambir agar mempersiapkan seluruh kegiatan yang akan diperlombakan.

Persiapan kita maksimalkan, supaya saat supervisi dari provinsi turun ke desa, kami dapat menunjukkan program-program Dairi Unggul,” kata Lesny.

Lebih lanjut, Lesny menyampaikan beberapa kegiatan yang akan ditampilkan, seperti Jingle Paredi, mars PKK, tari kreasi daerah, dan les bahasa inggris yang diadakan oleh Yayasan Dairi Saroha (Yadas).

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKK Desa Sigambir-gambir Nerlista Silaban menyampaikan beberapa perkembangan yang ada sejak diresmikannya Desa Sigambir-gambir menjadi Desa Binaan PAAR pada Januari 2023.

“Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) sudah melakukan pembinaan terhadap kader PKK. Kemudian kader tersebut melakukan pembinaan kepada anak-anak dan remaja yang ada di sini, seperti les Bahasa Inggris, seni tari kreasi dari kelima suku di Batak, pembuatan keset kaki dari bahan bekas, dan juga pembuatan sarang ketupat,” kata Nerlista.

Untuk mengisi waktu luang, ujar Nerlista, ada juga ibadah remaja yang dilaksanakan setiap Hari Kamis di masjid maupun di gereja. Ada juga gotong royong bersama dengan anak-anak, remaja, dan karang taruna yang ada di Desa Sigambir-gambir.

“Ini semua kami lakukan untuk mendukung Desa Sigambir-gambir dan Kabupaten Dairi dalam perlombaan Desa Binaan PAAR di tingkat provinsi. Kami berharap, dapat menjadi juara dan membanggakan nama Kabupaten Dairi,” kata Nerlista. (Nid)

PNS Ini Nekat Curi Minyak Solar Dari Mobil Tangki Untuk Beli Rokok

0
PNS
Oknum PNS, berinisial MSL (tersangka) Beserta Barang Bukti Diamankan di Mapolres Sibolga
Sibolga – Seorang pria berinisial MSL yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia 38 tahun akhirnya harus berurusan dengan Polisi karena nekat mencuri minyak Solar dari mobil Tangki di Pelabuhan Pelindo Kota Sibolga, Kamis (18/05/2023).

Oknum PNS yang bertugas di Kota Sibolga ini ketahuan mencuri oleh 2 orang petugas keamanan di Pelabuhan Pelindo, BLH dan ASL.

Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja melalui Kasi Humas, Iptu Suyatno, mengatakan, oknum PNS tersebut berdomisili di Komplek Perumahan Jalan Janggi, Kota Sibolga dan berasal dari Kelurahan Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas.

Suyatno menerangkan, semula petugas keamanan Pelabuhan melihat seorang pria mencurigakan (tersangka) masuk ke area Pelabuhan dan menuju mobil Tangki yang berisi minyak Solar.

Merasa curiga, BLH memanggil rekan kerjanya yaitu ASL untuk melihat dan memeriksa siapa orang yang memasuki Pelabuhan tersebut.

“Keduanya mendapati MSL (tersangka) sedang mengambil minyak solar dari mobil Tangki dengan menggunakan selang kecil dan memindahkannya ke jerigen plastik. Ketika ditanya, MSL hanya menjawab bahwa ia hanya mencari uang rokok,” terang Suyatno.

Lanjut Suyatno, BLH dan ASL segera melaporkan kejadian ini kepada Petugas BKO (Bantuan Khusus Operasional) melalui telepon dan menjaga pintu gerbang agar tidak ada orang keluar sebelum Petugas tiba.

Mereka kemudian kembali ke lokasi dan menemukan MSL beserta temannya sedang membawa jerigen berisi minyak Solar di bawah tiang listrik PLN.

“Keduanya kemudian membawa MSL dan barang bukti ke Pos Penjagaan Pelabuhan Pelindo Sibolga,” kata Suyatno.

Kepada Polisi, tersangka mengakui telah mencuri minyak solar sebanyak tiga kali, yaitu pada tanggal 16, 17, dan 18 Mei 2023.

“Pada tanggal 16 Mei, tersangka mengambil 2 jerigen minyak solar, pada tanggal 17 Mei mengambil 6 jerigen, dan pada tanggal 18 Mei mengambil 6 jerigen lagi,” beber Suyatno.

Modus operandi tersangka adalah memasukkan selang ke tangki mobil pengangkutan minyak solar, menyedot minyak tersebut dan memindahkannya ke jerigen.

Selain itu, tersangka juga mengakui bahwa pada tanggal 17 Mei 2023, tersangka dibantu oleh seorang rekan berinisial UL, dan pada tanggal 18 Mei 2023, dibantu oleh seorang rekan berinisial J.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 6 jerigen berisi minyak solar, 1 gembok, 1 selang sepanjang sekitar 1,5 meter, dan 1 selang sepanjang sekitar 3 meter yang terhubung dengan pipa paralon sepanjang sekitar 1,5 meter.

Tersangka beserta barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Satuan Reskrim Polres Sibolga untuk penyidikan lebih lanjut.

“Dalam kasus ini, tersangka akan dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHPidana tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan,” kata Suyatno. (Syaiful)

 

33 Laporan Polisi Mangkrak, Kelompok Tani Mekar Jaya Geruduk Polda Sumut

0
Kelompok Tani
Medan – Akibat 33 LP tak digubris polres Binjai, dan perintah Dirkrimum poldasu pun tak Diterge, Ratusan massa dari kelompok tani mekar jaya kota Binjai, Sumatera Utara, “Gruduk“ mapoldasu pada Jumat (19/05/2023) siang.

Petani ini melakukan aksi dan menuntut Kapolda Sumatera Utara agar menangkap pelaku penganiaya, pengrusakan dan perampasan lahan kelompok tani Mekar Jaya yang berada di Binjai Selatan, Kota Binjai Sumatera Utara.

Koordinator aksi, Aldi Tanjung sempat mengatakan, kita ucapkan”Innalillahi Wainailahi Rojiun“ atas meninggalnya penegakan hukum di polres Binjai, Aldi pun mengaku bahwa kinerja Polres Binjai ”Ompong“ dan Almarhum, Sebab, ada 33 laporan dari kelompok tani Mekar Jaya yang selama 1 tahun mangkrak dan tak ada keterangan sama sekali.

“Aneh sekali ini Polres Binjai, laporan kelompok tani tidak ada yang ditindaklanjuti oleh Polres Binjai, bahkan kita sudah Laporkan sana sini, buat aksi tapi gak ada arti. Polres Binjai Ompong” kata Aldi Tanjung.

Terpisah, Ketua tim Hukum kelompok tani Mekar Jaya bernama Raja Makayasa Harahap SH,MH. mengaku bahwa kasus ini sudah berjalan 1 tahun. Dari 33 laporan kelompok tani, tidak satupun berjalan.

“Sangat aneh ini Polres Binjai, istilah no viral no justice sepertinya tidak berlaku dengan Polres Binjai ini. Penegakan hukum juga mangkrak. Jadi, kami minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit segera mencopot Kapolres, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Binjai. Karena menjalani proses hukum tidak maksimal,” ungkapnya.

Selain itu, Raja Makayasa mengaku sudah melakukan gelar perkara atas kasus ini dengan Kasat Reskrim Polres Binjai dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, pada Selasa (16/05/2023) kemarin.

Tapi, tidak juga ada kejelasan, bahkan perintah Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Sumaryono Itupun “Tak diterge“.

“Kami juga heran, sudah gelar perkara dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara sudah memerintahkan kepada Kasat Reskrim agar menangkap pelaku 2 x 24 jam, bahkan Dirkrimum pun mengatakan tidak perlu 2 x 24 jam, 12 jam pun cukup. Tapi sudah berhari hari, tidak ada juga yang ditangkap,” tegasnya.

Raja Makayasa menambahkan, kelompok tani kecewa dengan kinerja Polres Binjai dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara. Petani berniat untuk menginap di Polda Sumatera Utara.

“Jadi, jika hari ini tidak ada perwakilan dari Polda Sumatera Utara yang menindaklanjuti aspirasi ini. Kelompok tani akan menginap di Mapolda Sumatera Utara ini,” terangnya.

Tim kuasa hukum, Hendra Manatar Sihaloho menambahkan bahwa mereka sudah berulang kali mendatangi Polres Binjai. Namun tidak ada juga kejelasannya.

“Aneh sekali Polres Binjai itu, kami sudah berulang kali ke Polres Binjai, tapi tidak ada juga perkembangan,” tambahnya.

Selain itu, mereka juga heran dengan penyidik Polres Binjai. Ada satu orang tersangka sudah diamankan berinisial G, tapi akhirnya dilepaskan.

“Kami tidak tahu kenapa dilepaskan pelaku berinisial G. Padahal pelaku ini merupakan pelaku dengan kasus yang sama. Dugaan kami, Polres Binjai menerima gratifikasi dari pihak G atau mewakilinya,” terangnya. (As)

Pelajar di Toba Tewas Setelah Tabrak Mobil Parkir, Korban Masuk Jurang

0
Pelajar
Ilustrasi
Seorang pelajar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut) tewas setelah menabrak sebuah pick up yang tengah parkir, pelajar itu juga terjatuh ke jurang hingga tewas.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Protokol Limbong, Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Jumat (19/5/2023).

Kasat Lantas Polres Samosir AKP Yuswanto mengatakan, pada lakalantas tersebut, seorang korban dinyatakan meninggal dunia. Kini, pihak kepolisian masih melakukan lidik terkait kasus tersebut.

“Kejadian lakalantas mengakibatkan meninggal dunia 1 orang. Jenis lakalantasnya adalah lakalantas tabrak belakang. TKPnya di Jalan Protokol Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir,” terang AKP Yuswanto, Jumat (19/5/2023).

“Kejadiannya pada hari ini, Jumat (19/5/2023) pukul 02.00 WIB. Yang meninggal dunia adalah pengemudi sepeda motor atas nama Joynardo Habeahan (18), warga Limbong, Desa Sarimarihit, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir,” terangnya.

Pelajar Tewas
Polisi melakukan pengamanan di TKP

Lanjutnya “Pada Jumat (19/5/2023) sekira pukul 07.00 WIN, Unit Laka Satlantas Polres Samosir mendapatkan laporan masyarakat, telah terjadi laka lantas antara Sepeda motor dengan Nopol BB-2107-CD yang dikemudikan oleh Joynardo Habeahan kontra mobil Pick Up Mitsubishi L300 dengan Nopol BK-8085-MF,” ungkapnya.

“Mobil Mobil Pick Up tersebut sedang parkir di badan jalan mengarah ke Simpang Limbong dan kemudian sepeda motor tersebut datang dari arah bersamaan,”tambahnya.

Sesampainya di TKP, diduga pengemudi mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang kanan mobil tersebut.

“Akibatnya, pengemudi sepeda motor tersebut terpental ke kanan dan jatuh ke jurang dan mengalami luka pecah bagian kening wajah, luka robek di dengkul kaki kiri, patah tertutup di dengkul kaki kiri dan luka lecet di kaki kanan,” ungkapnya.

“Ia pun meninggal dunia. Sementara, pengemudi mobil tersebut tidak mengalami luka dan meninggalkan TKP,”pungkasnya. (As/Tr/Red)

Dodi Rikardo Sembiring Bacaleg Partai Garuda Dapil Deli Serdang Ambisi Membawa Perubahan

0
Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos
Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos
Medan – Cucu kandung almarhum Rakoetta Sembiring Brahmana, Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos maju sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kabupaten Deli Serdang Periode 2024/2029 dari Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda).

Menurut Dra. Yetti Defrina, semasa hidup kakeknya pernah menjabat sebagai mantan Bupati Karo, mantan Bupati Asahan merangkap Walikota Tanjung Balai, mantan Walikota Pematang Siantar, mantan Anggota Konstituante MPR RI dari Fraksi PNI, dan jabatan lainnya.

Ketua Koordinator Tim Pemenangan Relawan Dodi Rikardo Sembiring Center Dra. Yetti Defrina menjelaskan, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos yang mempunyai motto ‘Bukan Janji, Bukan Mimpi Tapi Memberi Hasil Karya Untuk Anak Negeri’ .

Ia berambisi maju sebagai Bacaleg dari Partai Garuda Daerah Pemilihan (Dapil) Deli Serdang IV, Kecamatan Pancur Batu, Kecamatan Kutalimbaru, dan Kecamatan Sunggal untuk DPRD Kabupaten Deli Serdang.

Apalagi dikatakan Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos, bahwa dirinya ingin mengikuti jejak sang kakeknya,” jelas Dra. Yetti Defrina, Rabu (17/05/2023) di Beurawe Coffee Jalan Setia Budi Medan.

Ditempat yang sama, Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos mengatakan, apabila dirinya lolos sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Deli Serdang, dia mempunyai visi ingin mewujudkan DPRD Kabupaten Deli Serdang sebagai
lembaga legislatif yang tangguh, dinamis, dan transparan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat guna mencapai Kabupaten Deli Serdang maju berbasis Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM).

Sedangkan misinya, Dodi Riikardo Sembiring, S. Sos ingin meningkatkan kualitas, kapabilitas, dan kapasitas anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, khususnya Fraksi Garuda.

Selain itu, ingin meningkatkan optimalisasi fungsi legislasi penganggaran, dan pengawasan.

Dijelaskan Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos, dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan-kebijakan publik, berperan aktif dalam meningkatkan produk kebijakan
publik yang solutif, atau kebijakan berbasis masyarakat, dan kebijakan untuk
mempercepat terwujudnya Kabupaten Deli Serdang berbasis UMKM.

“Dengan meningkatnya partisipasi dan pengawasan masyarakat terhadap kinerja DPRD Kabupaten Deli Serdang secara langsung mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, bersih, dan akuntabel.

Diujung wawancara, Dra. Yetti Defrina menambahkan bahwa Dodi Rikardo Sembiring, S. Sos telah banyak berbuat untuk masyarakat, diantaranya menolong orang sakit, dan lain sebagainya. (As/Ril/Red).

 

Ibu dan Anak Diterkam Buaya di Sungai Labuhanbatu Utara Saat Sedang Mencuci

0
Ibu dan anak diterkam buaya
Ilustrasi buaya
Ibu dan anak mengalami peristiwa naas, Raminten (38) dan Kaisyah (9) anaknya diterkam buaya saat sedang mencuci pakaian di sungai Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut).

Peristiwa itu terjadi di Desa Tubiran, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labura, Kamis (18/5/2023) sekitar pukul 08.00

Kapolsek Merbau, AKP Jhony Pasaribu menyebut saat kejadian korban dan anaknya sedang berada di sungai tersebut. Raminten tengah mencuci baju, sedangkan anaknya sedang mandi-mandi yang sekitar 1 meter dari tempat ibunya mencuci.

Namun, tiba-tiba anak Raminten berteriak meminta tolong karena kakinya digigit oleh buaya.

“Jadi, saat mencuci itu, kaki anaknya digigit buaya, terus si ibu menolong si anak,” kata Jhony dilansir detiksumut.

Jhony menyebut saat kejadian, anak korban sempat diseret oleh buaya tersebut hingga jarak 10 meter. “Dari tempat pencucian itu terseret sekitar 10 meter lebih kurang,” jelasnya.

Raminten Ikut Diterkam Buaya
Melihat anaknya diterkam buaya, Raminten mencoba melakukan pertolongan.

Namun, nahas, kakinya juga terkena gigitan buaya. Sontak dia pun meminta pertolongan hingga akhirnya sejumlah warga datang untuk menolong mereka.

“Si ibu juga akhirnya digigit buaya kakinya. Ibu berteriak minta tolong dan kebetulan di situ ada masyarakat juga, terdengar dia, langsung menolong. Sambil menolong, warga tadi berteriak minta tolong kepada masyarakat lain,” ujarnya.

Jhony mengaku kedua korban dapat diselamatkan dari gigitan buaya tersebut. Namun, keduanya mengalami luka robek di bagian kaki.

“(Luka) bagian kaki, luka bekas gigitan buaya itu,” ujarnya.

Usai kejadian itu, pihak puskesmas setempat datang untuk memberikan pertolongan kepada kedua korban.

Setelah itu, keduanya dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Usai menyelamatkan korban, warga sekitar lalu berupaya untuk menangkap buaya tersebut. Alhasil, sekitar pukul 12.00 WIB, buaya itu berhasil ditangkap. Setelah itu, buaya tersebut dibawa ke Polsek Merbau.

“Sekira jam 12.00 WIB buaya dapat ditangkap. Selanjutnya diamankan karena menghindari adanya korban lagi, kita bawa ke Polsek,” sebutnya.

Setelah diamankan di Polsek Merbau, buaya itu lalu diserahkan ke BPBD Labura. Nantinya, BPBD akan menyerahkan buaya tersebut ke BKSDA Kisaran.

“Kita serahkan ke BPBD Labura. Selanjutnya nanti mereka akan menyerahkan ke BKSDA Kisaran,” pungkasnya. (As/Dtk/Red)

 

Talkshow HUT Dekranas ke-51 di Medan, Romy Mariani Narasumber Bersama Merdi Sihombing

0
Talkshow HUT Dekranas ke-51 di Medan, Romy Mariani Narasumber Bersama Merdi Sihombing
DAIRI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata- Ny.Eddy Berutu menjadi narasumber dalam talkshow dalam peringatan HUT Dekranas ke-51, Selasa 16 Mei 2023, di Lapangan Merdeka, Kota Medan.

Selain Romy Mariani, turut menjadi narasumber adalah desainer terkenal, Merdi Sihombing.

Talkshow membahas bagaimana perkembangan ulos serta bagaimana kolaborasi Dekranasda Dairi bersama Yayasan Merdi Sihombing dalam pengembangan ulos.

Romy Mariani mengatakan memulai kolaborasi bersama Yayasan Merdi Sihombing di tahun 2019 dalam mengembangkan ulos silalahi. Ulos Silalahi, dikatakan Romy Mariani, memiliki motif yang berbeda dari ulos yang ada di seputaran Danau Toba.

“Dekranasda Dairi ingin membentuk satu ekosistem tenun yang di dalamnya terdapat petenun serta off taker (pembeli). Oleh karena itu kami berkolaborasi dengan Merdi Sihombing untuk mengembangkan Ulos Silalahi dari adat menjadi produk echo fashion.

Para petenun terus dilatih dan hasil tenun mereka sudah dipakai oleh pejabat negara dan itu membuat mereka menjadi semakin bersemangat,” kata Romy Mariani. Promosi tenun Ulos Silalahi, dikatakan Romy Mariani, gencar dilakukan oleh Dekranasda Dairi.

Promosi dilakukan tentunya bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga promosi bisa dilakukan hingga ke Eropa, yakni ke Belgia. “Promosi ulos di Belgia, kami turut menghadirkan artis nasional Yuni Shara yang memakai Ulos Silalahi perpaduan antara tradisional dan moderen karya desainer Merdi Sihombing,” tambahnya.

Dalam perjalanan mengembangkan tenun Ulos Silalahi, Romy Mariani akui banyak tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah komitmen dari petenun Ulos Silalahi, namun secara perlahan komitmen itu secara perlahan dapat dijalankan.

Selain itu, tantangan lainnya adalah terkait regenerasi para petenun mengingat petenun yang ada di Silalahi adalah para orang tua.

“Kami selalu mendorong para generasi muda untuk ikut menjadi bagian dari pengembangan tenun Silalahi. Saat ini sudah ada beberapa generasi muda yang ikut menjadi petenun Ulos Silalahi,” ujarnya di akhir talkshow.

Selain talkshow, diadakan juga fashion show sebagai rangkaian HUT Dekranas ke-43. Dalam fashion show ini, hasil karya desainer Merdi Sihombing ditampilkan dengan mengusung konsep produk tenun Ulos Sitolu Huta. (As)

Bupati Dairi Tutup MTQ Dairi ke-48, Kecamatan Berampu Juara Umum

0
Bupati Dairi Tutup MTQ Dairi ke-48, Kecamatan Berampu Juara Umum
DAIRI– Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu resmi menutup Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 Tahun 2023 tingkat Kabupaten Dairi, Rabu (17/5/2023).

Hasil MTQ, Kecamatan Berampu menyabet juara umum tahun ini menggantikan posisi Kecamatan Sitinjo sang jawara tahun lalu. Sitinjo sendiri tahun ini harus puas menjadi runner-up. Menyusul Kecamatan Sidikalang yang berada diurutan ke-3.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan upaya yang dilakukan tidak boleh berhenti sampai di sini.  Dia mengatakan diperlukan perhatian, keterlibatan, dan tanggung jawab seluruh komponen umat dan jajaran pemerintah, agar penyelenggaraan kegiatan seperti ini lebih digalakkan. Hal ini untuk memberi dampak positif dalam kehidupan keimanan masyarakat.

“Selamat kepada Kecamatan Berampu yang menjadi juara umum tahun ini. Juga kepada peserta yang lain. Mudah-mudahan hasil MTQ ini dapat menambah wawasan dan penghayatan dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pendalaman kandungan Al-Qur’an itu sendiri,” kata Bupati.

Eddy Berutu juga berpesan agar para peserta senantiasa meningkatkan kemampuan yang dimiliki dan jangan cepat berpuas diri.

“Berprestasi di tingkat kabupaten itu belum cukup, perjalanan masih panjang karena akan ada MTQ tingkat provinsi yang sudah menanti. Asah terus kemampuan. Kepada para peserta yang belum berhasil pada MTQ tahun ini, saya harapkan untuk tidak berkecil hati, tetapi tetap tegar dan terus berlatih untuk meraih keberhasilan pada MTQ tahun mendatang,” katanya menambahkan.

Hadir dalam penutupan MTQ ke 48 ini, mewakili Kakan Kemenag Mahdin Kudadiri, Ketua LPTQ Jono Pasi, Kadis Pendidikan Fatimah Boang Manalu, para Kepala OPD, Ketua MUI Wahlin Munthe, Ketua Panitia Ihsan Maha, Ketua Muhammadiyah Abdul Gapur Simatupang, Ketua LKP Aslin Padang, Ketua Alwasliyah M.Limbong, serta koordinator dewan hakim remaja dan dewasa, dan undangan lainnya. (Nid)