Medan – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut menuntut pidana mati terdakwa Mawardi (23) perkara narkotika jenis ganja 1,3 ton, Rabu(17/5/2023).
Warga Dusun Umah Kong, Desa Rempelan, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh dituntut lewat persidangan virtual di Cakra 7 PN Medan, Selasa (16/5/2023).
JPU Nalom Tatar P Hutajulu menyebut terdakwa memenuhi unsur tindak pidana Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Yakni tanpa hak dan melawan hukum menjadi perantara jual beli (kurir) narkotika golongan I jenis ganja seberat 1,3 ton.
Kemudian, hal memberatkan ialah perbuatan terdakwa tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkotika, bahkan berbelit-belit serta tidak mengakui perbuatannya.
Demikian disampaikan Kasi Penkum Kejati Sumut Yos Tarigan SH MH saat ditemui diruangannya, Rabu(17/5/2023) pukul 13.00 WIB.
“Tidak ditemukan hal meringankan pada diri terdakwa yang Mulia,” kata Nalom di hadapan Ketua Majelis Hakim Yusafrihardi Girsang.
Menjawab pertanyaan hakim ketua, penasihat hukum (PH) terdakwa dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Medan, Fina Lubis meminta waktu sepekan untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi).
Sebelumnya, JPU dalam dakwaannya menguraikan bahwa perkara ini bermula pada 11 Desember 2022 lalu. Singkatnya, Mawardi bertemu temannya Bayu (DPO) di Desa Sesik, Kecamatan Blang Kejeren, Aceh.
Lalu, sembari nongkrong minum kopi, tidak berapa lama, terdakwa minta pulang ke rumahnya lantaran anaknya minta pulang ke rumah.
Kemudian, Bayu (DPO) menyuruh terdakwa membawa mobil minibus merk Daihatsu Grandmax warna hitam BL 8237 HC.
Ironisnya, Keesokan hari terdakwa dihubungi Bayu dan menyuruh membawa mobil ke Desa Palok, Kecamatan Blang Kejeren, Aceh.
Sesuai petunjuk Bayu, terdakwa langsung memuat ganja yang sudah dikemas atas suruhan Bayu. (Rel/As)
DAIRI– Kader posyandu dari Kabupaten Dairi Ratna Juita Kudadiri meraih penghargaan sebagai Perempuan Berjasa dan Berprestasi Bidang Kesehatan tingkat nasional tahun 2023.
Penghargaan ini diadakan oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) untuk lima bidang, yakni bidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya, lingkungan hidup, dan pertanian.
Ratna menerima penghargaan tersebut di bidang kesehatan sebagai kader posyandu. Hebatnya, Ratna menjadi satu-satunya perempuan asal Sumatera Utara yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara Hari Kesatuan Gerak PKK ke-51, Rabu, 17 Mei 2023 di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan.
Atas penghargaan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu br. Simarmata yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan ini hal yang membahagiakan dan membanggakan karena kader posyandu Dairi mewakili Sumatera Utara menerima penghargaan.
Romy mengatakan apa yang dilakukan Ratna sebagai kader posyandu akan menjadi inspirasi bagi kader posyandu lainnya khususnya di Dairi.
“Kita bayangkan mereka bekerja secara sukarela tanpa digaji. Ini patut kita hargai, karena terpilih setelah melalui berbagai tahapan seleksi dari penyelenggara,” kata Romy Mariani didampingi Sekretaris PKK Dairi Meri Iswan Togatorop br. Saragih dan Ketua Bidang III PKK Dairi Elfinka Eddy Banurea di Medan, Rabu, 17 Mei 2023.
Romy Mariani menambahkan saat ini kita mempunyai tugas untuk menurunkan angka stunting mengingat Kabupaten Dairi menjadi salah satu locus stunting.
“Oleh karena itu kita butuhkan kader seperti ibu Ratna agar angka stunting dapat kita turunkan,” ujarnya
Sementara itu, Ratna br. Kudadiri, warga Desa Parbuluan III, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, mengaku sebagai kader posyandu dilakoninya mulai tahun 2000
Diceritakannya, awal sebagai kader posyandu karena sering menjadi pendata kesehatan warga.
“Saat itu saya belum menikah, lama kelamaan menjadi terbiasa menjadi pendata dan menikmati pekerjaan ini. Sekarang saya sudah menikah, keluarga sangat mendukung penuh saya sebagai kader posyandu,” tutur wanita yang sehari hari berprofesi sebagai petani.
“Saya bangga bisa hadir di sini. Tak terbayangkan rasanya bisa menerima penghargaan ini, apalagi disaksikan langsung oleh ibu Negara. Ini momen yang paling berharga buat saya,” katanya menambahkan.
Ratna berharap semoga ke depan para ibu selalu peduli akan kesehatan anaknya dan selalu membawa anaknya ke posyandu untuk memastikan tumbuh kembang anaknya.
“Kesehatan anak adalah hal yang utama. Saya akan terus berjuang sebagai kader posyandu untuk kesehatan anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa,” ucap Ratna.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini Ketua Umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin, Ketua Umum PKK Tri Tito Karnavian serta Ketua PKK provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia. (Nid)
LANGKAT | Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sekaligus Pelantikan pengurus baru sebagai bentuk proses kaderisasi di dalam organisasi, bertempat di Gedung Aula PKK Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (17/05/2023).
Kapten Defrinal mewakili Dandim 0203 Langkat dalam sambutannya, mengatakan Melalui Muscab ini, diharapkan FKPPI Kabupaten Langkat tetap menjadi organisasi yang selalu menjunjung tinggi moralitas dan selalu menjaga harga diri di dalam bermasyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Kapten Defrinal juga berharap Muscab X PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat sebagai ketua terpilih, mampu mengemban tugas ke depan agar lebih baik lagi dan Tetap menjaga tali silahturahmi kepada komponen aparatur pemerintahan baik TNI maupun Polri sehingga dapat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat,” pungkas Kap Defrinal.
Dengan rangkaian kegiatan 5 sesi Sidang Paripurna, pengesahan hasil sidang komisi, dan Pemilihan ketua PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat.
Dalam kegiatan ini terpilih sebagai ketua PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat Masa Bakti 2023-2028 Bambang SH, sebagai ketua terpilih secara aklamasi.
Ketua PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat yang terpilih, Bambang SH kepada awak Media mengatakan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia Muscab yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang tersebut, tak luput ucapan terima kasih juga kepada para tamu undangan yang berkenan hadir serta terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan sehingga menjadikan sebagai ketua terpilih kembali,ucapnya.
“Alhamdulillah kegiatan Muscab PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat berjalan dengan lancar, sukses, semoga amanah dan bisa membawa kemajuan untuk organisasi”, tuturnya.
Sambung Bambang, adapun yang harus kita sepakati bersama diantaranya adalah mengedepankan Solidaritas, Solidaritas Militansi dan Jiwa Korsa serta Etika berorganisasi dan juga memperdayakan potensi organisasi sehingga lebih berkembang dan kuat,” tutupnya.
MUSCAB X PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat dihadiri oleh Bupati Langkat H Syah Afandin SH, Kapten Defrinal mewakili Dandim 0203 Langkat, Kapolsek Stabat AKP Fery A, Ketua DPD KNPI Langkat Mahmuzar, Juanda Fadli Mewakili Kejari Langkat, Ketua FKPPI Sumut diwakili, Ketua Badan Bela Negara Sumut Hanafi, Ketua FKPPI 0215 Langkat Bambang SH, beserta Jajarannya, Ketua Wanita FKPPI Langkat Atika Sitompul beserta jajarannya, Ketua Satgas Badan Bela Negara Kabupaten Langkat Herdin Ketaren, Wakil BBN Langkat Alvianta Sembiring, beserta Jajarannya, Ketua Hipwi Langkat dan Para Senior FKPPI, Para Ketua Rayon dan para undangan lainnya. (Surya Turnip)
Sudung Simbolon pria 70 Tahun tewas dengan kondisi leher digorok di rumahnya. Polisi pun meringkus pelaku dari pelariannya.
Pelaku yang menggorok leher kakak tua itu tak lain seorang bocah 15 tahun berinisial SB yang merupakan tetangga korban.
Menurut polisi, usai menggorok leher Sudung Simbolon, SB kemudian membawa kabur motor korban dari rumah yang ada di Desa Lau Itam, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi.
Pelaku kemudian kabur ke satu kos-kosan yang ada di Jalan Lingkar Gang Tower, Kabupaten Karo.
Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto J Purba menyebut peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/5/2023) sekitar pukul 04.00 WIB di Desa Lae Markelang, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi. Pelaku merupakan tetangga korban.
“Pelaku berinisial SB. (Mereka) tetangga, sudah saling kenal,” kata AKP Rismanto.
Lanjutnya. “Tersangka berhasil kami ringkus dalam pelariannya di sebuah kos – kosan yang berada di Kabupaten Karo,” kata Kasat Reskrim Polres Dairi, Rabu (17/5/2023).
Saat ditangkap, bocah 15 tahun tersebut mengaku sudah membunuh korban. Motifnya karena ingin mencuri dan mengambil barang berharga milik korban.
Dari pengakuan pelaku, korban digorok menggunakan parang.
“Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku yang masih di bawah umur ini kemudian mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara menggorok leher korban, dan sempat mencekik leher korban hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar Rismanto.
Sementara itu, sepeda motor milik korban jenis Honda Supra X 125 yang dicuri oleh pelaku sudah dijual dengan harga Rp 1.550.000. Namun, belum jelas siapa penadah motor tersebut. (As/Red)
Presiden Joko Widodo sebut jalan di Sumatera Utara banyak rusak, kondisi rusak terbanyak adalah jalan kabupaten/kota. Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau jalan kabupaten di Labuhan Batu Utara, Provinsi Sumatera Utara bersama Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Rabu (17/5/2023).
“Kita maninjau jalan di provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Yang kita lihat, di Provinsi Sumut ini jalan nasional ada 2600 yang rusak kira-kira 260-an.
Kedua jalan provinsi, jalan provinsi ada 3005 kilometer, yang rusak kira-kira 340 kilometer.
Jalan kabupaten, nah ini yang banyak rusak, dari 33.000 kilometer, yg rusak kira-kira 13000 kilometer. Salah satunya ini yang kita lihat di Labuhan Batu Utara,” ujar Jokowi usai meninjau jalan.
Ia mengatakan, kondisi jalan rusak di Labura sepanjang 13 kilometer dan jalan kabupaten yang menuju ke Sei Ledong, ada 17 kilometer dengan keadaan yang kurang lebih sama.
“Ini yang harus kita perbaiki yang nanti akan dimulai perbaikan di lapangannya paling lambat Juli,” ucapnya.
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di sela-sela mengecek jalan rusak di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Rabu (17/5/2023).
Jokowi juga mengatakan, terdapat wewenang yang berbeda antara jalan nasional, provinsi dan jalan kabupaten/kota.
“Dan semua yang di Sumut tetap sama kita bagi, ada yang dikerjakan oleh Pak gubernur ada yang dikerjakan oleh Pak Bupati, ada yang diambil alih oleh pusat yang kira-kira provinsi atau kabupaten kota tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan,”ungkapnya.
Kondisi jalan yang ditinjau Presiden Jokowi dengan Musa Rajekshah terlihat dalam kondisi parah. Terdapat lumpur dan kubangan yang berada di sepanjang 13 kilometer jalan. (As/Tr/Kmps/Red)
Menkominfo Johnny Plate kembali diperiksa Kejagung. ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Menkominfo Johnny G Plate resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan tower base transceiver station (BTS) 4G Bakti Kominfo.
Hal ini ditetapkan oleh Kejaksaan Agung setelah melakukan tiga kali penyelidikan, Rabu (17/5/2023) hari ini.
Sebelumnya, Johnny G Plate telah diperiksa Kejaksaan Agung pada 14 Februari 2023 dan 15 Maret 2023.
“Telah terdapat cukup bukti bahwa yang bersangkutan terlibat dalam peristiwa tindak pidana korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G paket 1, 2, 3, 4, dan 5, tentunya selaku pengguna anggaran dan selaku Menteri.”
“Tim penyidik meningkatkan status yang bersangkutan setelah menjadi saksi menjadi tersangka,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Kuntadi, Rabu (17/5/2023).
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Johnny G Plate langsung ditahan. Penahanan terhadap Johnny G Plate dilakukan selama 20 hari kedepan.
“Dan melakukan tindakan penahanan 20 hari ke depan di rutan salemba kejaksaan agung,” ujarnya.
Adapun dalam kasus ini sebelumnya sudah lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Dengan ditetapkannya Johnny G Plate sebagai tersangka, kini total tersangka kasus ini menjadi enam orang.
Di antaranya merupakan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif (AAL), Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia Galubang Menak, Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020 Yohan Suryanto.
Selain itu ada Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment Mukti Ali dan Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan.
Selain itu Kejagung juga telah mencegah 25 orang ke luar negeri dalam kasus ini. Kerugian negara dalam kasus korupsi pembangunan tower BTS Kominfo ini mencapai Rp 8,3 triliun.
Nilai tersebut, merupakan hasil penghitungan Kejaksaan Agung bersama Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP).
Pernyataan tersebut, disampaikan Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh saat konferensi pers bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, di Kejagung, Senin (15/5/2023).
Menkominfo Johnny Plate kembali diperiksa Kejagung. ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Sebelumnya, kerugian akibat kasus korupsi ini hanya ditaksir sebesar Rp 1 triliun.
“Berdasarkan bukti yang kami peroleh, kami menyimpulkan terdapat kerugian negara Rp 8.320.840.133.395,” kata Ateh, Senin.
Total kerugian negara itu, disebut Ateh terdiri dari tiga hal yaitu biaya pendukung penyesuaian harga kajian, mark-up harga, dan pembiayaan tower BTS belum terbangun.
Rampungnya penghitungan kerugian negara itu pun menjadi pertanda bahwa penyidikan perkara ini telah selesai.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan, perkara ini selanjutnya akan diserahkan ke jaksa penuntut umum.
Berikut duduk perkara kasus dugaan korupsi pembangunan tower BTS Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.
Kasus tersebut, terendus dalam proyek penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kominfo tahun 2020-2022.
Pada tahun 2020, BAKTI Kominfo diberikan proyek untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) 4G untuk mengakomodasi layanan internet.
Seharusnya proyek pembangunan menara BTS 4G Bakti Kominfo dilakukan untuk memberikan pelayanan digital di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Dalam perencanaannya, Kominfo merencanakan membangun 4.200 menara BTS di berbagai wilayah Indonesia.
Namun, para tersangka terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan merekayasa dan mengkondisikan proses lelang proyek.
Kecurigaan pun terjadi ketika sampai batas pertanggungjawabannya, banyak proyek BTS tersebut tiba-tiba berakhir dan beberapa BTS tidak dapat digunakan oleh masyarakat.
Gelar perkara kasus ini dilakukan oleh Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung pada 25 Oktober 2022.
Penyidik kemudian meningkatkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan pada 13 November 2022. Selanjutnya di tetapkan tiga tersangka, yaitu Dirut BAKTI Kominfo AAL.
Lalu, Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia inisial GMS dan Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020, YS. Kemudian, ketiga tersangka tersebut langsung ditahan pada 4 Januari 2023. (As/Tr/Red)
Tangerang– Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan keberangkatan 10 Calon Pekerja Migran Indonesia yang bekerja secara Non Prosedural di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, (13/5/2023).
Ke-10 WNI tersebut diduga akan bekerja di Saudi Arabia dengan menggunakan maskapai Srilanka Airlines UL 365 dengan tujuan Colombo.
Adapun identitas dari 10 calon pekerja migran ini semuanya perempuan yang berasal dari Provinsi Jawa Barat, dengan diantaranya adalah Cucu Nasir (29), Kartika (28), Daci Herliani (41) warga Karawang, Linda Nurari (34), Eti Roheti (22), Een Suheni (37), Dede Saidah (32) warga Bandung Barat, Daci Herliani (41) warga Karawang, Asri Anggraeni (38) warga Garutdan dan Nur Erika (25) Sukabumi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto mengatakan bahwa, petugas di tempat pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menemukan 10 WNI tersebut belum memiliki dokumen yang lengkap untuk bekerja diluar negeri.
“Saat di tempat pemeriksaan Imigrasi Soekarno-Hatta, Petugas menemukan Ke-10 WNI tersebut belum memiliki dokumen yang lengkap untuk bekerja diluar negeri, oleh karena itu kami langsung mengontak pihak BP2MI untuk berkoordinasi atas temuan ini”, ucap Tito.
Ia juga menjelaskan jika, didalam proses penundaan keberangkatan penumpang yang diduga merupakan Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Sementara itu, Tito juga mengungkapkan, untuk bulan Januari, keberangkatan sebanyak 212 orang PMI ilegal berhasil digagalkan, untuk bulan Februari, sebanyak 415 orang, untuk bulan Maret sebanyak 530 orang, untuk bulan April sebanyak 307 orang, dan untuk bulan mei, terhitung dari tanggal 1 hingga 6 sebanyak 198 orang,” ungkapnya.
Sekretaris Umum BP2MI Rinardi memberikan apresiasinya terhadap petugas imigrasi yang sigap melaporkan kejadian ini.
“Saya mengapresiasi terhadap petugas imigrasi yang begitu teliti dan sigap melaporkan peristiwa ini semoga kedepannya koordinasi pihak BP2MI dengan pihak Imigrasi Soekarno-Hatta untuk mencegah keberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural semakin kuat”, ucap Rinardi.
Rinardi juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri agar bekerja sesuai dengan prosedur yang ada sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (As)
Langkat | Keluarga Besar FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri) melaksanakan kegiatan Musyawarah Cabang X PC.0215 FKPPI Langkat, bertempat di Aula Gedung PKK Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (17/05/2023).
Hadir dalam MUSCAB X PC 0215 KB FKPPI Kabupaten Langkat tersebut diantaranya Bupati Langkat H Syah Afandin SH, Kapten Defrinal mewakili Kodim 0203 Langkat, Kapolsek Stabat, Ketua DPD KNPI Langkat Mahmuzar, Juanda Fadli Mewakili Kejari Langkat, Ketua FKPPI 0215 Langkat Bambang SH, beserta Jajarannya, Ketua Wanita FKPPI Langkat Atika Sitompul beserta jajarannya, Ketua Satgas Badan Bela Negara Kabupaten Langkat Herdin Ketaren, Wakil BBN Langkat Alvianta Sembiring, beserta Jajarannya, Para Senior FKPPI, Para Ketua Rayon dan para undangan.
Dalam Sambutan Ketua KB FKPPI 0215 Langkat Bambang SH, mengatakan, Alhamdulillah dengan berjalannya Muscab X PC 0215 KB FKPPI Langkat berjalan dengan damai, tertib dan berbahagia, dalam acara Muscab X (Musyawarah Cabang) KB FKPPI Langkat ini siapa saja boleh untuk mencalonkan sebagai ketua, ” Semua Kita buka, siapapun yang mau jadi calon kita siap dukung, siapapun kita persilahkan,” kata Bambang SH
Selanjutnya masih kata Bambang, ia berterima kasih kepada rekan rekan juang FKPPI yang selama menjabat ketua di periode 2018 s/d 2023 ini berjalan dengan baik, tak lupa juga ia sangat antusias terhadap Bapak Plt Bupati Langkat atas dukungannya selama ini.
” Saya sangat antusias kepada Bapak Plt Bupati Langkat atas dukungan selama ini, saya berharap kepada ketua yang terpilih agar selalu mendukung Bapak Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH sebagai Bupati Langkat untuk kedepannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH dalam sambutannya, mengatakan, Keluarga Besar FKPPI Kabupaten Langkat tetap menjadi organisasi yang selalu menjunjung tinggi moralitas dan selalu menjaga harga diri di dalam bermasyarakat.
” FKPPI ini cukup senior, saya lihat FKPPI Langkat yg dipimpin Bambang ini kiprahnya sangat luar biasa, pantas kita berikan lagi kepada saudara Bambang untuk kembali memimpin untuk kedepannya, sebab selama kepemimpinan Bambang ini FKPPI semakin besar dan solid, “Kita harus maju dan harus berani dan tugas saya kedepan bagaimana FKPPI Langkat ini menjadi Garda terdepan dalam organisasi,” ujar H Syah Afandin
Selanjutnya, sambungnya saya sebagai kader FKPPI sangat bangga dan baru ini saya mengenakan baju FKPPI di dalam organisasi, menurut saya untuk memimpin FKPPI di Langkat ini saya yakin bung Bembeng akan terpilih untuk selanjutnya, sebab ia mampu mengemban tugas ke depan agar lebih baik lagi dan Tetap menjaga tali silaturahmi kepada komponen aparatur pemerintahan baik TNI maupun Polri sehingga dapat bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat,” ungkap H Syah Afandin. (Surya Turnip)
DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan aplikasi informasi sistem dasawisma (Sidasa) merupakan salah satu alat bantu bagi desa dalam mempercepat pendataan kelompok dasawisma.
Kelompok dasawisma adalah kelompok yang terdiri dari 10 keluarga yang menjadi binaaan PKK. Setiap kelompok memiliki satu penanggung jawab untuk memantau kondisi rumah tangga anggotanya, misalnya dalam hal perbaikan gizi dan keluarga berencana.
Eddy Berutu mengatakan aplikasi Sidasa yang dibangun Pemerintah Kabupaten Dairi atas program dari PKK Dairi diharapkan dapat membantu memperoleh proses data yang akurat tentang kondisi dan keadaan warga masyarakat di tingkat desa.
“Kegiatan dasawisma diarahkan pada peningkatan kesejahteraan dan kesehatan keluarga yang nantinya dapat membantu program pemerintah, kecamatan, dan desa terutama di bidang kesehatan,” ujar Eddy Berutu dalam acara implementasi Aplikasi Sidasa Mobile di Kecamatan Lae Parira, Senin 15 Mei 2023.
Dalam menjalankan tugas di lapangan, tentunya berbagai hambatan yang dihadapi saat operator melakukan interaksi, misalnya masalah jaringan.
Oleh karena itu, Eddy Berutu mengimbau kepada operator agar menyampaikan apa yang menjadi kendala saat berinteraksi di lapangan kepada tim, sehingga tim dapat menemukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.
“Dengan hadirnya Sidasa mobile, kepala desa tentunya dapat melihat hasil pendataan sehingga mengetahui keperluan apa yang dibutuhkan di masing-masing desa. Saya sampaikan salut kepada PKK Dairi atas hadirnya program ini, membuktikan bahwa PKK dibutuhkan untuk membantu program pemerintah,” kata Bupati Eddy Berutu.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Simarmata- Ny.Eddy Berutu dalam kegiatan tersebut mengatakan dengan hadirnya dasawisma, kita dapat mengetahui data keadaan warga yang akurat, seperti tentang data kesehatan, pendidikan, ataupun keadaan ekonomi.
“Dengan data yang valid kita dapat mengambil keputusan yang tepat. Itulah pentingnya sistem informasi dasawisma. PKK sebagai mitra pemerintah memiliki banyak peran dalam membantu program pemerintah.
Selamat kepada Kecamatan Lae Parira yang menjadi pilot project aplikasi Sidasa mobile di Kabupaten Dairi. Diharapkan kedepan, seluruh kecamatan dapat meniru dan menerapkan di kecamatan masing-masing,” ujar Romy Mariani.
Selanjutnya, Camat Lae Parira Lamhot Silalahi melaporkan bahwa 9 desa yang ada di Kecamatan Lae Parira telah terbentuk 200 kelompok dasawisma. “Setiap desa rata-rata 20 kelompok dasawisma. Sebanyak 27 orang operator Sidasa juga sudah diberi peringatan oleh ahli tenaga dari Dinas Kominfo Dairi.
Yang hingga terdaftar saat ini ke dalam aplikasi sudah sebanyak 532 orang. Kami tetap konsisten untuk melakukan pendataan hingga semuanya masuk ke dalam data,” ucap Camat.
Dalam implementasi Sidasa mobile, Bupati Dairi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Dairi menyaksikan penyerahan alat komunikasi berupa handphone kepada para operator Sidasa. Pemberian alat komunikasi tersebut dipecat melalui dana desa untuk membantu para operator dalam menjalankan tugas di lapangan. (Nid)
DAIRI – Sebanyak 22 kafilah yang berasal dari 15 Kecamatan se-kabupaten Dairi serta SMA, SMK dan Pondok Pesantren, siap mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Dairi yang ke-48.
MTQ ini akan berlangsung selama 3 hari, sejak Senin-Rabu (15-17) di halaman utama gedung MTQ Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Dairi, Jono Pasi S.Ag mengatakan adapun cabang yang akan dilombakan pada MTQ ini ada 7 cabang lomba. Adapun 7 cabang tersebut yaitu 1. Tartil Qur’an putra/i, 2. Tilawah anak2, putra/i, 3. Tilawah Remaja putra/i, 4. Tilawah Dewasa putra/i, 5. Fahmil Qur’an putra/i, 6. Syarhil Qur’an putra/i dan 7. Hifzil Qur’an (tahfiz Qur’an), putra/i.
Selanjutnya, Jono mengatakan kegiatan ini diharapkan tidak hanya dijadikan sekedar ajang untuk perlombaan saja. Melainkan lebih sebagai upaya membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Cinta disini pun juga tidak sebatas cinta atau senang untuk membaca, tetapi juga senang untuk selalu mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini menjadi sangat penting di tengah-tengah era globalisasi dan keterbukaan informasi seperti sekarang ini. Sehingga dengan berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an. Insya Allah kita tidak akan pernah tersesat dan terjerumus ke hal-hal yang bersifat negatif,” Ujarnya
Selanjutnya, Jono mengatakan menang atau kalah dalam sebuah kompetisi merupakan hal yang wajar namun yang terpenting adalah usaha dan niat kita untuk memberikan yang terbaik.
“Menang atau kalah itu hal biasa, namun niat dan usaha kita untuk kompetisi MTQ adalah suatu hal yang luar biasa,” Tuturnya. (As)