Raih Sertifikat IG di Tahun 2019, Bukti Komitmen Awal Eddy Berutu Mengembalikan Kejayaan Kopi Sidikalang

DAIRI – Siapa yang tidak mengenal Kopi Sidikalang, khususnya para penikmat kopi atau kalangan yang bergelut di ‘dunia kopi’. Karena, sejak dulu kala Kopi Sidikalang sudah tersohor hingga ke penjuru negeri. Sudah sejak lama Kopi Robusta menjadi tanaman Primadona di kalangan petani di Kabupaten Dairi, yang akrab di kenal dengan nama Kopi Sidikalang.

Kopi Robusta Sidikalang pun mencapai masa keemasannya dengan harga yang sangat menguntungkan bagi para petani di kala itu. Sampai kemudian pada akhir tahun 1990-an, jenis Kopi Robusta di Sidikalang mengalami serangan hama. Sehingga petani saat itu kewalahan melakukan antisipasi hingga membiarkan tanaman kopinya tanpa perawatan dan bahkan ditinggalkan. Tidak sedikit juga para petani kopi di Dairi kala itu mengganti jenis tanaman kopi robusta yang ada di lahan kebunnya dengan jenis tanaman lain.

Namun, saat ini Kopi Robusta Sidikalang sedang mengalami harga yang cukup baik. Bahkan, kopi jenis robusta yang sudah sangat tersohor itu kian hari menjadi langka, dengan semakin tingginya permintaan pasar terhadap produk Kopi Sidikalang. Tidak hanya jenis Kopi Robusta Sidikalang, namun jenis Kopi Arabika Sidikalang yang juga banyak diproduksi oleh para petani kopi di Dairi memiliki harga yang semakin menjanjikan. Jenis-jenis kopi varietas asli dari daerah Pegunungan Kabupaten Dairi ini pun semakin memikat para produsen olahan kopi dari berbagai penjuru yang lebih mengincar kopi asli Sidikalang. Karena memang sejak dulu, kopi sidikalang memiliki aroma dan rasa yang sangat khas yang dipengaruhi letak geografis dan topografis Kabupaten Dairi yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah lain di Indonesia.

Tentu harga kopi Sidikalang yang semakin menjanjikan bagi para petani Dairi dengan produk aslinya yang merupakan hasil bumi ‘Sulang Silima’ ini tidak terlepas dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Dairi, dalam meraih Sertifikat Indikasi Geografis (IG) atas Kopi Sidikalang dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham di Tahun 2019, yang merupakan tahun-tahun awal kepemimpinan Bupati Dairi, Eddy Berutu.

Keberhasilan Kabupaten Dairi dalam mendapatkan Sertifikat IG atas kopi Sidikalang ini menjadi langkah awal sebagai fondasi baru yang dibangun oleh Bupati Eddy Berutu untuk ‘Mengembalikan Kejayaan Kopi Sidikalang’, dalam mengusung visi-misi Dairi Unggul dengan program Dairi Unggul yang digulirkan di awal pemerintahannya.

Dan di awal kepemimpinannya itu, tanpa menunggu lama Bupati Eddy Berutu langsung mendaftarkan Sertifikat Perlindungan Indikasi Geografis (IG) atas Kopi Sidikalang ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Melalui berbagai tahapan dan proses penilaian yang langsung dilakukan oleh tim Kemenkumham yang terjun langsung ke Dairi di masa itu, akhirnya harapan dari para pegiat kopi di Dairi yang selam ini ditunggu-tunggu akhirnya berhasil diraih.

Sebagaimana diketahui, Sertifikat Indikasi Geografis (IG) ini semacam hak cipta atau hak paten atas sebuah produk alam yang dihasilkan suatu daerah, yang dapat menaikkan harga dari produk yang di daftarkan ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Sama halnya dengan Kopi Sidikalang, yang akhirnya berhasil meraih Sertifikat Indikasi Geografis (IG) menjadikan Kopi Sidikalang semakin memiliki harga jual yang lebih tinggi yang berdampak pada peningkatan pendapatan para petani kopi dan pegiat kopi yang ada di Kabupaten Dairi.

“Keuntungan dari sertifikasi ini bagi petani kopi ialah memberikan perlindungan terhadap nama geografis asal produk, jaminan keaslian asal suatu produk, dan peningkatan penerimaan produsen kopi yang ada di Dairi. Dan sertifikasi ini dapat menaikkan harga jual Kopi Sidikalang menjadi lebih mahal.” terang Bupati Dairi, Eddy Berutu.

Bupati Eddy Berutu juga menyampaikan dengan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang sudah di raih saat mengawali salah satu program di sektor pertanian yakni program Agri Unggul diyakini membuka pasar yang lebih luas untuk Kopi asal Kabupaten Dairi, yakni dikenal dengan Kopi Sidikalang. Tentu ini menjadi tangga selanjutnya untuk menarik investasi dan kerjasama bisnis di dunia kopi dengan berbagai pihak yang memberikan keuntungan bagi para pelaku kopi di Kabupaten Dairi, baik dari hulu hingga hilir atau mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.

“Dengan program Agri Unggul yang berkelanjutan yang terus kita jalankan hingga saat ini, niscaya Kejayaan Kopi Sidikalang akan kembali Jaya yang secara paralel akan meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan para petani kita dan masyarakat kita khususnya para pegiat kopi yang ada di Dairi,” pungkas Bupati Eddy Berutu. (Nid)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

Polres Karo Ungkap Kasus Curas Sebabkan Korban MD, Dua Tersangka Diamankan

Karo - Polres Karo mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan...

PD MIO Karo Tegaskan Unggahan yang Kaitkan Nama Brigjen Pol (Purn) dr. Antonius Ginting 100% Hoaks

*Masyarakat Pendukung akan Menuntut Kebenaran Secara Hukum dan Secara...

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Bupati Karo Dorong Percepatan Realisasi

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr....

Puluhan Buruh Korban PHK Geruduk BRI Kanwil Medan, Menuntut Hak Pesangon yang Tak Kunjung Usai

MEDAN – Puluhan buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja...

Bambang Sah Nahkodai DPD FTI 1973 Sumut Periode 2026–2031, Kibarkan Roda-Roda Organisasi di Daerah

DPD FTI 1973 Sumatera Utara resmi memiliki kepemimpinan baru....

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Tutup FSQ 2026, Dorong Pembinaan Generasi Muda Berbasis Iman dan Takwa

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menutup Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari,...

Keluarga Besar PBB PAC Percut Sei Tuan Akan Mengelar Perayaan Natal dengan Thema “Satu Rasa, Satu Jiwa, Bersaudara di Dalam Kasih Kristus”

Medan | Dalam rangka memperingati kelahiran Yesus Kristus, Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Anak Cabang (PBB PAC) Kecamatan Percut Sei Tuan dalam waktu...

Merasa Namanya Disalahgunakan, Perwakilan Warga Berastepu Laporkan Dugaan UU ITE ke SPKT Polres Tanah Karo

Kabanjahe — Warga eks pengungsi Desa Berastepu, Sinabung, kembali mengambil langkah hukum tegas dengan mendatangi Markas Kepolisian Resort Tanah Karo pada hari Jumat (2/10/26)....

Aksi Unjuk Rasa Berujung Laporan Polisi: Warga Eks Pengungsi Sinabung Tuntut Pertanggungjawaban Hukum atas Ujaran Kebencian

Kabanjahe — Puluhan perwakilan warga eks pengungsi Sinabung yang didampingi oleh penasehat hukum Nhovtrakapta Putra Kaban, S.H., secara resmi membuat laporan pengaduan ke Sentra...

Tim Monitoring KPK Kunjungi Asahan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Monitoring Pemenuhan Capaian Indikator Calon Percontohan Kabupaten/Kota Ber-Aksi di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (01/10/2026). Kegiatan...

NCW Harapkan Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Sekretaris Jenderal Nasional Corruption Watch (NCW) Rechan Nazar menaruh harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat penegakan hukum dan memberantas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar...

Puluhan Buruh Korban PHK Geruduk BRI Kanwil Medan, Menuntut Hak Pesangon yang Tak Kunjung Usai

MEDAN – Puluhan buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...