Ekoenzim, Pupuk Alami Menurunkan Efek Rumah Kaca

DAIRI – Ekoenzim merupakan pupuk alami untuk tanaman yang dapat menurunkan efek rumah kaca. Formula ekoenzim ditemukan Dr. Rokuson Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik di Thailand.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi Tetty Situmorang pada kegiatan monitoring Desa Aku Hatinya PKK di Desa Pasi, Kecamatan Berampu, Jumat (19/5/2023).

“Ekoenzim merupakan hasil fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang mempunyai banyak manfaat untuk alam dan manusia,” kata Tetty.

Selain menurunkan efek rumah kaca, kata Tetty, ekoenzim bermanfaat sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, serta pupuk alami untuk tanaman.

“Cara pembuatannya yaitu menyiapkan sampah dapur berupa kulit buah atau sisa potongan sayur mentah, lalu potong kecil-kecil. Potongan sampah dapur kemudian dimasukkan ke dalam botol atau stoples yang sudah berisi air gula merah,” kata Tetty.

Lebih lanjut, Tetty juga menyampaikan perbandingan takarannya, yaitu 1 : 3 :10. Misalnya 100 gram gula merah, 300 gram sampah organik, dan 1.000 ml air.

“Apabila seluruh bahan sudah sesuai dengan takarannya, tutup wadah dengan rapat, lalu diamkan selama 90 hari di tempat yang sejuk. Namun, sesekali bukalah tutup wadah. Cairan inilah yang kemudian disebut sebagai ekoenzim, ” ujar Tetty.

Tety juga menyampaikan beberapa tips yang perlu diperhatikan, yaitu menggunakan wadah plastik tertutup yang kuat, menggunakan lima jenis atau lebih sampah organik, menggunakan kulit jeruk, batang serai, dan pandan untuk membuat ekoenzim yang lebih wangi dan bagus.

“Tidak boleh menggunakan daging, ikan, makanan berminyak, ampas kelapa, sampah organik yang busuk, berjamur, atau sudah rusak. Ekoenzim yang baik berwarna coklat tua atau coklat kekuningan, bukan hitam. Jika tumbuh jamur hitam, berarti ekoenzim gagal,” kata Tetty.

Keuntungan menggunakan ekoenzim yaitu, ampasnya dapat dijadikan pupuk padat organik atau dikeringkan sebagai pengharum ruangan. Ekoenzim juga tidak memiliki masa kadaluarsa. (Nid)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Keracunan MBG Berulang di Kabupaten Karo, Nyawa 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka Terancam

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten...

PD FJPK Sumut Siap Bangun Soliditas Organisasi Lewat Temu Ramah

Medan - PD FJPK Sumut resmi memulai langkah pembentukan...

Peluang Produk Pertanian Karo Masuk Pasar Eropa

Kabanjahe - Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

Agen Pertanian Diduga Bawa Kabur Ratusan Juta Uang Petani dan Pemilik Gudang, Dilaporkan Ke Polres Karo

Kabanjahe-Wanita berinisial N.G warga desa Kuta Julu kecamatan Tigapanah...

Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Digelar di Berastagi, 4 Kendaraan Bayar Pajak di Tempat

Karo – Polres Karo bersama sejumlah instansi melaksanakan razia...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

HUT ke – 71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Karo Berbagi di YKPD GBKP Alpha Omega

Karo – Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satuan Lalu Lintas Polres Karo melaksanakan bantuan sosial dan bakti sosial kepada 107 siswa...

Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Digelar di Berastagi, 4 Kendaraan Bayar Pajak di Tempat

Karo – Polres Karo bersama sejumlah instansi melaksanakan razia gabungan dalam rangka Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor di Jalan Veteran, tepatnya di depan Tugu...

Bupati Karo Terima Audiensi MPK Wilayah Sumut-Aceh, Perkuat Sinergi Pengembangan Pendidikan Kristen

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menerima audiensi Pengurus Harian Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Wilayah Sumatera Utara–Aceh,...

Bupati Karo Sambut Tim Kejaksaan Agung dalam Pengecekan Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menyambut kedatangan Tim Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam rangka pengecekan persiapan...

Peluang Produk Pertanian Karo Masuk Pasar Eropa

Kabanjahe - Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. dan Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., menerima audiensi pimpinan PT...

Keracunan MBG Berulang di Kabupaten Karo, Nyawa 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka Terancam

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten Karo...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...

Jambore Kader Posyandu Asahan 2026 Resmi Ditutup

KISARAN – Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi ditutup Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Alun-Alun Rambate...