Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 153

Buka Popkab Kabupaten Dairi, Bupati Eddy Berutu: Momen Tepat Cari Atlet Muda Potensial Dairi

0

DAIRI – Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) Kabupaten Dairi tahun 2023 resmi dimulai Senin (25/9/2023).

Acara pembukaan berlangsung di Stadion Utama, Sidikalang yang dibuka Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu.

Direncanakan, acara yang akan berlangsung hingga 30 September mendatang akan memperlombakan tujuh cabang olahraga yakni lari, bulutangkis, sepakbola, karate, renang, volly, dan tenis meja yang kana digelar di dua tempat yakni stadion dan GOR Sidikalang.

“Ini merupakan momen yang tepat untuk mencari atlet-atlet muda yang berpotensi dan membangkitkan kembali sektor olahraga di Kabupaten Dairi,” kata Eddy Berutu mengawali Berbagai.

Lazimnya pekan olahraga, Bupati pun dalam Berbagainya tekanan pentingnya sportifitas dan semangat juang yang harus ditunjukkan para pelajar sebagai atlet dalam meraih prestasi.

“Ajang ini tidak sekedar menjadi wadah untuk meraih prestasi dan seleksi, namun yang terpenting menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan melatih diri menjadi atlet yang sportif dan profesional,” ujar Eddy Berutu.

Dibandingkan dengan zaman saya, kata Eddy Berutu, momen pekan olahraga seperti ini menjadi momen penting untuk keluar dari rutinitas belajar di ruangan.

“Saya pikir, zamannya memang sudah berbeda. Zaman saya momen seperti ini adalah kesempatan keluar dari rutinitas bekerja, berbaur dengan teman. Namun di zaman sekarang dengan kurikulum Merdeka Belajar yang memberi kesempatan bagi siswa mengoptimalkan bakat yang dimiliki di luar pembelajaran di sekolah menjadi ajang penting bagi siswa mengoptimalkan bakatnya,” katanya.

 

“Kami berharap Popkab ini akan melahirkan atlet-atlet dari siswa yang berpotensi menjunjung tinggi sportifitas dan mampu meraih prestasi untuk mengharumkan nama daerah di event-event olah raga pada level lebih tinggi. Sekali lagi bertanding selamat, jaga sportifitas,” katanya berakhir.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Rahmat Syah Munthe menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan jalur kompetensi siswa lewat jalur olahraga. Selain itu kegiatan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan potensi dan bakat selain untuk bersilaturahmi.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan JW.Purba, Kadis Perizinan Budianta Pinem, para camat, kepala sekolah SD, SMP hingga SMA dan sederajat, Ketua TP PKK, Romy Mariani Simarmata, dan undangan lainnya. (As)

Serahkan Bantuan untuk Disabilitas, Bupati Eddy Berutu Ingin Pastikan Hak yang Sama

0

DAIRI– Pemerintah Kabupaten Dairi melalui dinas sosial kembali memberikan perhatian penuh pada warga penyandang disabilitas.

Bantuan tersebut berupa penyerahan 21 alat bantu berupa 17 kursi roda untuk dewasa, 1 kursi roda untuk anak, 2 walker, dan 1 tripod.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Senin (25/9/2023), di Kantor Dinas Sosial Sidikalang.

Dalam Arahnya Bupati menyebutkan bahwa dalam Konvensi Kesamaan Hak-Hak Disabilitas yang juga disetujui dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas disebutkan bahwa pemerintah secara berjenjang mulai dari pusat hingga daerah ingin memastikan penyandang disabilitas mendapat hak yang sama dalam kehidupannya dalam masyarakat.

“Kita tidak ingin saudara kita penyandang disabilitas memiliki kualitas hidup yang lebih buruk dari warga pada umumnya dan akses akan fasilitas umum yang disediakan pemerintah kita ingin setara,” kata Bupati mengawali.

Sebagai wujud perhatian pemerintah itu, kata Bupati, Pemkab Dairi juga terus berupaya mewujudkan Kabupaten Dairi layak HAM, di mana salah satu komponennya adalah menyalurkan hak-hak warga penyandang disabilitas dalam mendapatkan akses fasilitas umum bisa terpenuhi.

“Ini tantangan bagi kita. Itu sebabnya kita giat jalin bekerjasama dengan Kemensos agar warga kita penyandang disabilitas dapat terbantu.

Bantuan serupa akan selalu kami upayakan dan upayakan meskipun dengan dana yang terbatas. Kami dari pemerintah, berharap bantuan ini akan dapat memberi semangat baru bagi saudara-saudaraku. Semoga saudaraku selalu diberikan berkat oleh Tuhan yang maha kuasa,” katanya menutup Berbagai.

Sementara itu, Kadis Sosial Charles Bancin menjelaskan bahwa penyerahan bantuan sosial ini merupakan hasil kerjasama dengan Kemensos melalui UPT Balai Insyaf Medan.

Dijelaskan juga bahwa hingga saat ini jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Dairi sebanyak 1973 orang baik penyandang disabilitas fisik maupun mental yang tersebar di 15 kecamatan.

“Hari ini diberikan 21 unit bantuan. Ini semua bukti kehadiran pemerintah ditengah kesulitan yang dialami masyarakat,” kata Charles menguatkan.

Hadir juga dalam kegiatan ini Lery Harson Simatupang dari Kemensos UPT Balai Insyaf Medan, beberapa camat, Ketua TP PKK Romy Mariani Eddy Berutu, jajaran Dinas Sosial Kabupaten Dairi, para warga penyandang disabilitas, dan keluarga. (Nid)

Utang Pemerintah RI Naik Jadi Rp7.870 Triliun

0
Utang Pemerintah
Ilustrasi
Posisi utang pemerintah Indonesia per 31 Agustus 2023 mencapai Rp7.870,35 triliun. Meski ada kenaikan tipis, namun level tersebut dianggap masih aman dengan risiko yang terkendali.

Kenaikan ini diikuti dengan meningkatnya rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam dokumen APBN KiTa edisi September 2023, melaporkan, posisi utang pemerintah sampai dengan akhir Agustus sebesar Rp 7.870,35 triliun.

Jika dibandingkan bulan sebelumnya, nilai utang pemerintah naik sekitar Rp 15,05 triliun.

Tercatat nilai utang pemerintah pada akhir Juli sebesar Rp 7.855,3 triliun.

Dengan nilai utang tersebut, rasio utang pemerintah terhadap PDB mencapai 37,84 persen.

Angka rasio itu lebih rendah dibanding posisi bulan Juni sebesar 37,78 persen.

“Pemerintah melakukan pengelolaan utang secara baik dengan risiko yang terkendali, antara lain melalui komposisi yang optimal, baik terkait mata uang, suku bunga maupun jatuh tempo,” tulis Kementerian Keuangan dalam buku APBN Kita, Senin (25/9/2023).

Secara lebih rinci, utang pemerintah mayoritas bersumber dari surat berharga negara (SBN), yakni 88,8% atau Rp6.995 triliun. Di mana sebanyak 71,9% adalah SBN domestik Rp5.663,9 triliun dan sisanya dalam bentuk valuta asing (valas) Rp1.331,2 triliun.

Sementara pinjaman mencapai 11,1% atau Rp875,17 triliun. Terbesar dari pinjaman luar negeri dengan total Rp850 triliun, yang bersumber dari multilateral dan bilateral.

Utang diklaim dalam posisi aman karena rasio terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 37,84%, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir 2022 yang sebesar 39,20%. Adapun batas rasio utang yang ditetapkan dalam Undang-undang (UU) adalah 60%.

Pemerintah pada tahun ini menarik utang lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam 8 bulan terakhir, yaitu Januari – Agustus 2023 pemerintah menarik utang sebesar Rp198 triliun. Januari-Agustus 2022 realisasi pembiayaan mencapai Rp 332 triliun. Sehingga ada penurunan sebesar 40,4%

Pendapatan negara yang masih tumbuh 3,2% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.821,9 triliun. Sedangkan belanja juga tumbuh 1,1% menjadi Rp1.674,7 triliun.

Proyek Rempang Tetap Dilanjutkan Meski Rakyat Menolak

0
Rempang
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Pemerintah era Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan terus melanjutkan proyek Rempang Eco City, Batam, meski ada penolakan warga yang direlokasi hingga indikasi pelanggaran hak asasi manusia seperti disampaikan oleh Komnas HAM.

Ketegasan Jokowi terkait proyek Rempang Eco City ini oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. “Jalan aja, Insyallah enggak (dibatalkan),” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/9/2023).

Bahlil mengungkapkan Presiden Jokowi dalam pengarahan rapat meminta penyelesaian masalah Rempang harus dilakukan secara baik dan betul-betul kekeluargaan.

“Dan tetap mengedepankan hak-hak dan kepentingan masyarakat di sekitar di mana lokasi itu diadakan,” ujarnya.

Relokasi warga untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City, Batam, memicu polemik. Warga Pulau Rempang yang telah menempati lokasi itu jauh sebelum Indonesia merdeka menolak direlokasi pada 28 September 2023.

Proyek Rempang Eco City ini akan digarap oleh PT Mega Elok Graha (MEG), anak perusahaan Artha Graha Grup milik Tomy Winata. Untuk proyek awal ini, MEG menggandeng perusahaan asal Cina, Xinyi Group, untuk membangun pabrik solar panel.

Upaya Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam atau BP Batam untuk melakukan pematokan dan pengukuran pada 7 September 2023 berujung bentrok.

Aparat gabungan dan Polri dan TNI yang membantu BP Batam dituding melakukan tindakan represif kepada warga yang menolak. Mereka melakukan penangkapan hingga melepaskan gas air mata ke arah sekolah dasar di sana.

Rempang
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat menyerukan agar PSN ini ditunda hingga masalah relokasi selesai. Komnas HAM juga menilai ada pelanggaran HAM dalam kejadian di Pulau Rempang.

Mereka mencatat dua kali penahanan warga, yaitu saat 8 orang ditangkap pada peristiwa 7 September dan 34 orang ditangkap pada 11 September lalu.

“Kami perlu dalami fakta-faktanya sehingga kami bisa membuat suatu kesimpulan terkait gradasi pelanggaran HAM yang ada. Intinya kita perlu dalami. Tapi indikasi kuat saya kira ada,” kata Komisioner Komnas HAM Saurlin Siagian di kantornya pada Jumat, 22 September 2023.

Bahlil mengatakan, Presiden Jokowi telah memintanya untuk secara langsung menangani masalah ini dengan kementerian lain. Soal relokasi, ia menyebut pemerintah akan tetap melakukan pergeseran dan itu masih proses sosialisasi.

“Yang jelas dengan cara soft,” katanya.

Pemerintah akan memindahkan lima kampung – Blongkeng, Pasir Panjang, Simpulan Tanjung, Pasir Merah, dan Simpulan Hulu ke Tanjung Benun. Lokasinya tidak lebih dari tiga kilometer, kata bahlil.

Menurut catatan Bahlil total sekitar 900 keluarga yang terdaftar, sudah hampir 300 di antara mereka melakukan pendaftaran sukarela untuk bisa melakukan relokasi.

Wanita Asal Sumut Diculik Lalu Disiksa di Malaysia Karena Utang

0
Wanita Sumut
ilustrasi Penyiksaan
Seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan di Malaysia.

Wanita asal Medan tersebut mengalami cobaan yang mengerikan ketika ia diculik, dikurung, dan disiksa oleh sekelompok pria selama 10 hari di lokasi yang berbeda di beberapa negara bagian Malaysia, demikian diberitakan Kantor berita Malaysia, Bernama, pada Jumat (22/9/2023).

Penculikan tersebut dipicu karena suami korban gagal melunasi hutang sebesar 540.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp1,7 miliar).

Kepala Polisi Penang, Datuk Khaw Kok Chin, mengatakan korban yang berusia 34 tahun, diculik pada tanggal 7 September di Paya Terubong.

Penculikan terjadi saat ia sedang dalam perjalanan liburan bersama tiga teman perempuannya.

“Namun, para tersangka membebaskan teman-teman perempuan tersebut tanpa terluka dan korban dibawa ke Butterworth di mana dia dikurung.

Para tersangka juga menyekap korban di beberapa lokasi yang berbeda untuk menyulitkan polisi menemukannya,” terang dia pada Jumat.

Khaw menjelaskan, tersangka utama kemudian meminta uang tebusan kepada suami korban yang berusia 47 tahun di Indonesia.

Dikatakan, suami korban lalu melakukan dua kali transaksi dengan total uang 50.750 ringgit Malaysia (sekitar Rp165 juta).

“Tetapi, para tersangka masih belum membebaskan korban dan telah meminta pembayaran tambahan hingga sebesar 540.000 ringgit Malaysia dari suami perempuan tersebut,” kata dia dalam sebuah konferensi pers.

Khaw menjelaskan, karena khawatir dengan keselamatan istrinya, suami korban memutuskan untuk datang ke Malaysia dan membuat laporan polisi di kantor polisi Kinrara di Selangor pada 15 September.

Laporan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Operasi Scorpion Rantai yang diluncurkan untuk menemukan WNI tersebut.

Dia mengatakan, perempuan tersebut diselamatkan dalam penggerebekan di sebuah rumah di Shah Alam, Selangor pada 17 September pukul 05.15 waktu setempat.

Berdasarkan hasil penyelidikan, terungkap fakta bahwa korban sempat dikurung selama tiga hari di Butterworth, empat hari di Puchong, dan tiga hari di Shah Alam.

“Selama penggerebekan, polisi juga menyelamatkan seorang pria Indonesia yang juga diculik oleh para tersangka untuk kasus yang tidak terkait,” katanya.

Menurut Khaw, korban ditemukan dengan luka-luka di sekujur tubuhnya dan diyakini telah dirantai, disundut dengan rokok, dipukuli, dan kukunya ditusuk dengan jarum, serta tangan dan kakinya diikat dengan tali kabel.

“Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemah.

Namun, perempuan tersebut, yang merupakan seorang pedagang online, diberi makan oleh para tersangka dan saat ini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil,” jelasnya.

Khaw mengatakan, penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa tersangka utama adalah mitra bisnis suami korban dan penculikan itu dimotivasi oleh kegagalan pria itu untuk membayar hutang bisnis.

“Keduanya (tersangka utama dan suami korban) adalah kontraktor yang menjalankan bisnis di Kuala Lumpur,” terangnya.

Khaw menuturkan, polisi juga menyita beberapa barang termasuk 23 telepon genggam, 36 kabel pengikat, uang tunai 4.800 ringgit Malaysia, rantai logam, dan kendaraan yang digunakan para tersangka untuk mengangkut korban.

Dia menambahkan, operasi tersebut juga berhasil menangkap 14 orang termasuk tersangka utama yang berusia 35 tahun dan dua pria asing, di beberapa lokasi di Selangor, Perak, dan Kuala Lumpur pada hari yang sama ketika korban diselamatkan.

Para tersangka telah ditahan selama tujuh hari hingga 23 September, dan kasus ini sedang diselidiki di bawah Pasal 3 (1) Undang-Undang Penculikan 1961.

 

Polda Sumut Berhasil Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Zebra Toba 2023

0
Polda Sumut
MEDAN – Operasi Zebra Toba 2023 yang digelar Direktorat (Dit) Lalu Lintas Polda Sumut secara serentak selama 14 hari terhitung dari 7-14 September 2023 telah berakhir.

Dari data yang diterima, Senin (25/9), Dit Lalu Lintas Polda Sumut mencatat sejumlah pelanggaran selama digelarnya Operasi Zebra Toba 2023 diantaranya tilang Etle statis sebanyak 457 perkara, tilang Etle mobile 182 perkara, tilang manual 12.420 perkara.

Kemudian, teguran 21.797 perkara, kecelakaan lalu lintas 133 kasus, korban meninggal dunia sebanyak 31 orang, korban luka berat sebanyak 42 orang, korban luka ringan sebanyak 160 orang dan kerugian materil Rp.291.150.000.

Sementara bila dibandingkan pada 2022 untuk tilang Etle statis sebanyak 578 perkara, tilang Etle mobile 158 perkara, tilang manual nihil, teguran 14.904 perkara, kecelakaan lalu lintas 243 kasus, korban meninggal dunia 54 orang, korban luka berat 93 orang, luka ringan 263 orang serta kerugian materil Rp651.950.200.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Muji Ediyanto, mengatakan selama digelarnya Operasi Zebra Toba 2023 secara serentak itu berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, korban meninggal dunia dibandingkan tahun 2022.

“Namun begitu, untuk tilang manual mengalami peningkatan karena banyaknya pelaku pelanggaran lalu lintas,” katanya usai mengikuti peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 68 di Mapolda Sumut.

Muji mengakui, saat pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2023 masih banyak masyarakat yang tercatat melakukan pelanggaran lalu lintas seperti tidak memakai helm, melawan harus, tidak memakai seftybelt, serta menggunakan knalpot blong.

“Oleh karena itu pengemban fungsi lalu lintas di seluruh jajaran Polda Sumut harus terus melakukan kegiatan preventif di lapangan untuk menyampaikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar taat terhadap peraturan lalu lintas,” pungkasnya. (As)

Anda Penderita Diabetes, Inilah 6 Pengganti Gula yang Alami

0
Penderita diabetes
Ilustrasi
Produk pengganti gula sering kali diklaim lebih sehat dibandingkan gula pasir. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua pengganti gula di pasaran berasal dari bahan alami? Jika ingin lebih sehat, kamu bisa nih memilih pengganti gula alami yang manisnya berasal dari buah, madu, atau tanaman tertentu.

Penderita diabetes atau orang yang ingin menurunkan berat badan biasanya menggunakan produk pengganti gula, seperti stevia atau aspartam, sebagai pemanis makanan atau minuman. Tidak hanya diketahui lebih sehat, produk ini juga rendah atau bahkan tanpa kalori.

Masalahnya, tidak semua pengganti gula tersebut alami. Banyak pengganti gula yang tergolong sebagai pemanis buatan. Jika terlalu sering dikonsumsi, justru bisa meningkatkan risiko terjadinya kelebihan berat badan, hipertensi, dan penyakit jantung.

Beragam Pengganti Gula yang Alami
Kalau kamu sedang mencari pengganti gula alami dan sehat untuk menurunkan berat badan, mengendalikan kadar gula darah, atau hanya sekadar memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat, berikut ini adalah beberapa produk pemanis yang bisa dipilih:

1. Madu
Madu dapat digunakan sebagai alternatif pengganti gula yang lebih sehat, karena kadar gula darah tidak langsung meningkat setelah dikonsumsi. Selain itu, madu juga kaya akan polifenol. Zat ini mampu menjaga kesehatan jantung, mengendalikan kadar gula darah, dan menurunkan risiko terkena kanker.

Akan tetapi, kamu perlu berhati-hati nih, saat menambahkan madu ke dalam makanan atau minuman favoritmu. Soalnya, madu masih tergolong tinggi kalori, yaitu 21 kalori per 1 sendok makan, yang kalau dikonsumsi berlebihan justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Kurma
Rasa manis yang khas dari kurma membuat buah ini begitu digemari, terutama saat bulan Ramadan. Tidak hanya rasa manis, buah kurma juga menawarkan beragam nutrisi, seperti serat, vitamin B6, kalium, magnesium, dan mangan, serta senyawa antioksidan berupa karotenoid dan polifenol.

Kurma juga tergolong tinggi kalori, yaitu 23 kalori per buah, dan gula alami. Jadi, kamu tidak perlu menambahkan terlalu banyak pemanis alami untuk mendapatkan rasa manis yang diinginkan.

Meski tinggi gula alami, buah ini tidak langsung memengaruhi kadar gula darah, kok. Kamu pun bisa menggunakan kurma sebagai pengganti gula dalam kudapan manis, misalnya kue kering atau smoothies.

3. Stevia
Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan pengganti gula pasir yang satu ini. Stevia sendiri merupakan pemanis yang diekstraksi dari daun tanaman Stevia rebaudiana. Nah, rasa manis tanaman ini berasal dari senyawa stevioside dan rebaudioside A.

Meski manis, stevia tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah, sehingga dinilai lebih sehat untuk penderita diabetes. Stevia juga tidak mengandung kalori sama sekali, sehingga aman bagi kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Selain penderita diabetes dan orang yang ingin menurunkan berat badan, pemanis alami ini juga baik untuk penderita hipertensi karena bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Xylitol
Xylitol termasuk pengganti gula yang alami karena berasal dari buah-buahan atau sayuran, seperti stroberi, rasberi, atau kembang kol. Kalorinya cukup rendah, yaitu hanya 2,4 kalori per 1 gram xylitol.

Rasa manisnya mirip dengan gula pasir, tetapi jauh lebih sehat karena tidak menyebabkan kerusakan gigi dan tidak memengaruhi kadar gula darah maupun fungsi hormon insulin. Pemanis ini malah dapat mengurangi bakteri penyebab kerusakan gigi, lho.

Meski tergolong sehat, sebaiknya xylitol tidak dikonsumsi secara berlebihan karena bisa menyebabkan efek samping, seperti perut kembung dan diare.

5. Lo han kuo
Lo han kuo terkenal sebagai buah bercita rasa manis yang berasal dari Cina bagian Selatan. Manisnya buah ini bahkan 150–200 kali lebih manis daripada gula pasir. Menariknya, buah lo han kuo ini bebas kalori dan karbohidrat, bahkan mampu mengendalikan kadar gula dalam darah.

Namun, sebelum membeli produk pemanis dari lo han kuo, periksa terlebih dahulu label komposisi yang tertera pada kemasan. Soalnya, banyak produk yang menambahkan gula atau pemanis buatan yang berpotensi menghilangkan manfaat buah ini.

6. Allulose
Allulose merupakan gula yang secara alami terdapat pada buah-buahan, seperti buah tin dan kismis. Manisnya 70% menyerupai gula, tetapi sangat rendah kalori, yaitu 0,2 kalori per gram. Oleh karena itu, allulose cocok untuk kamu yang baru mulai program penurunan berat badan.

Pengganti gula alami yang satu ini juga baik untuk penderita diabetes, karena tidak memengaruhi kadar gula darah bila dikonsumsi secara bijak. Namun, sama seperti xylitol, konsumsi allulose yang berlebihan bisa menyebabkan efek samping berupa perut kembung, diare, dan sakit perut. Jadi, jangan berlebihan, ya.

Pengganti gula di atas memang berasal dari bahan alami yang sehat. Akan tetapi, perlu diingat bahwa bahan-bahan tersebut masih mengandung gula, bahkan beberapa di antaranya memiliki kalori yang cukup tinggi.

Jadi, konsumsi pengganti gula dari bahan alami tetap tidak boleh terlalu banyak atau terlalu sering, ya. Bila berlebihan, alih-alih mendapatkan manfaat, kamu justru berisiko terkena obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung.

Kalau kamu masih punya pertanyaan seputar pengganti gula dan berapa batas konsumsi harian yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya.

Sepasang Kekasih di Sergai Diringkus Polisi Saat Pakai Sabu-Sabu

0
Kekasih
Sepasang kekasih di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) diringkus polisi. 2 sejoli itu kepergok polisi ketika mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.

Adapun pasangan kekasih itu berinisial AKP alias Amel (23) dan E alias Pendi (31), mereka pun ditangkap dan dibawa ke kantor polisi guna mempertangung jawabkan tingkah lakunya.

“Mereka berpacaran,” kata Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto, Minggu (24/9/2023).

Agus mengatakan keduanya diamankan di rumah kontrakan Amel di Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar, pada Selasa (19/9) malam. Saat penangkapan itu, petugas juga menemukan sabu seberat 3,55 gram di dalam baju Amel.

“Saat penangkapan petugas menyita tiga paket sabu seberat 3,55 gram dari dalam baju Amel. Ada juga alat hisap sabu dan timbangan digital ditemukan di kamar kontrakan Amel. Kedua pelaku mengakui jika barang bukti tersebut adalah milik mereka,” jelasnya.

Usai ditangkap, keduanya dibawa ke Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Terhadap pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya. (As/red/dt)

Percepatan Penurunan Stunting, Ketua PKK Romy Mariani Himbau Peran Kader Posyandu di Era Transformasi Kesehatan

0

DAIRI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata Ny.Eddy Berutu menghimbau peran aktif kader posyandu di era transformasi kesehatan agar mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing.

Hal ini disampaikan Romy Mariani saat menghadiri kegiatan percepatan penurunan stunting dengan pemberdayaan kader posyandu dan aparat desa dalam pemantauan status gizi dan pemberian makanan tambahan ibu hamil di Kantor Kepala Desa Sitinjo I, Kecamatan Sitinjo, Sabtu (23/9/2023).

“Di era tranformasi kesehatan, kita selaku kader prosyandu diminta untuk memiliki 25 kecakapan agar dapat menghadirkan generasi yang tangguh dan memiliki kecerdasan sehingga dapat beradaptasi dengan perkembangan dunia, sehingga nantinya para kader tidak hanya bertugas untuk mengukur tinggi dan berat badan saja, namun juga sudah dapat mengukur tensi dan kadar gula darah,” ucapnya.

Di era transformasi kesehatan, kata Romy Mariani, terdapat beberapa transformasi sistem kesehatan salah satunya berfokus pada layanan primer meliputi pencegahan primer, pencegahan sekunder, serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.

“Posyandu dan kader posyandu di era transformasi kesehatan juga memberikan layanan promotif preventif, yaitu penyuluhan, deteksi dini, rapid test, imunisasi, dan suplementasi,” ujar Romy Mariani.

Lebih lanjut, Romy Mariani juga menyampaikan apresiasi kepada kader posyandu karena telah mengabdi secara sukarela demi kesehatan generasi bangsa.

“Kami sangat menghargai semua kader posyandu yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Saya tau, ibu-ibu kader posyandu hanya diberikan gaji 2M alias mandok mauliate (mengucapkan terima kasih),” ucap Romy Mariani sembari melontarkan beberapa candaan.

Kesempatan yang sama juga dimanfaatkan Romy Mariani untuk mengucapkan terima kasih kepada Universitas Sumatera Utara yang telah membagikan ilmu tentang pencegahan stunting dan makanan bergizi melalui kegiatan profesor mengabdi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Evawany Yunita Aritonang dan tim yang telah hadir dan mau berbagi ilmu dengan kami. Semoga ilmu yang diberikan bisa menjadi ilmu yang berguna, khususnya bagi kader posyandu agar dapat memberikan layanan yang semakin prima,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Dairi Oloan Hasugian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Henry Manik, Inspektur Eddy Benurea, dan Camat Sitinjo Simon Tonny Malau. (Nid)

Rayakan HUT Ke – 45 FKPPI Langkat, Bambang SH Lepas Puluhan Balon Berhadiah Jutaan Rupiah

0
LANGKAT | Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kabupaten Langkat menggelar Syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45 di lapangan alun alun stabat, kabupaten Langkat, Minggu (24/09/23).

Kegiatan Syukuran HUT ke-45 FKPPI dihadiri Bupati Langkat diwakili, Dandim 0203 Lkt diwakili Kapten Edi Susanto, Kapolres Langkat, diwakili AKP SR Sirait, Ketua PD Sumut diwakili, Ketua GM FKPPI, Ketua Satgas Badan Bela Negara Kabupaten Langkat, PD FKPPI Aceh, PD FKPPI Nias dan Pengurus serta Anggota FKPPI sekabupaten Langkat.

Ketua FKPPI 0215 Kabupaten Langkat Bambang SH mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah menghadiri Syukuran HUT ke-45 FKPPI Kabupaten Langkat dan dirinya meminta kepada seluruh kader FKPPI Langkat untuk bisa menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Langkat ini.

” Meskipun di pimpinan lagi banyak masalah, tapi kita masih tetap solid dan harapan nya di Tahun Politik ini agar bisa untuk menjaga kambtimas di wilayah Kabupaten Langkat ini,” ucapnya disela kata sambutan.

Bambang juga menekankan agar seluruh anggota FKPPI jangan mengambil tindakan diluar dari intruksi dari pimpinanpimpinan.

” Jangan mau kita dipecah bela, tetap jadi pelopor dan teladan untuk mewujudkan cita-cita bangsa, kesolidan TNI Polri harus tetap terjaga,” terangnya.

Tak hanya itu, Bambang Juga mengharapkan, agar seluruh angota FKPPI Langkat ini wajib mendukung bapak Plt Bupati Langkat Hj Syah Afandi menjadi Bupati Langkat diperiode Tahun 2024 mendatang.

” Saya harapkan kepada seluruh anggota FKPPI Langkat wajib mendukung bapak Hj Syah Afandi menjadi Bupati Langat diperiode Tahun 2024,” harapanya.

Selanjutnya, pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan oleh Ketua FKPPI 0215 Langkat Bambang SH dan membagi bagi kepada seluruh Ketua rayon dan Satgas FKPPI Kabupaten Langkat.

Di acara puncak, sebagai meriahkan HUT FKPPI Langkat Yg ke 45, Ketua FKPPI 0215 Langkat Bambang SH Lepas puluhan balon dengan membawa bendera FKPPI dan ia juga menghimbau bila siapa yang menemukan bendera tersebut dimana jatuhnya akan diberikan hadia 3 juta rupiah.

Selanjutnya, Ketua FKPPI 0215 Langkat Bambang SH juga membagikan puluhan hadiah kepada pemenang peserta lomba senam aerobic yang di ikuti empat daerah seperti Langkat, Binjai, Medan dan Deliserdang. (ST)