Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 154

Oknum Kepsek di Tapteng Diduga Mengancam Wartawan Karena Diberitakan

0
Tapteng
Foto (ilustrasi/istimewa)
Tapteng – Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Tapteng berinisial SS diduga mengancam wartawan Aktiva.news yang memberitakan soal dugaan mempekerjakan siswa membuat kosen.

Dugaan pengancaman tersebut terjadi usai pemberitaan di media aktiva.news berjudul ‘Oknum Kepsek di Tapteng Diduga Pekerjakan Siswa Buat Kosen, Diduga Memperkaya Diri’ terbit, Sabtu (16/9/2023) lalu.

Ketika berita yang dikirimkan ke oknum Kepsek tersebut Sabtu (16/9/2023) sekira jam 17.23 WIB, selang berapa menit kemudian (sekira jam 17.44 WIB), oknum Kepsek menelepon wartawan aktiva.news dan langsung berbicara dengan nada keras (marah-marah) serta mengancam.

“Kau tau SMK, jangan asal main beritakan saja kau, wartawan apa kau. Gak terima aku seperti ini, ku cari kau ya,” kata oknum Kepsek SS.

Tak hanya itu, oknum Kepsek tersebut juga menuding wartawan hanya mencari kesalahan.

“Kalian wartawan kerjaannya memang hanya mencari-cari kesalahan saja. Wartawan abal-abal,” tudingnya.

Dalam percakapan yang berlangsung selama 6.46 detik itu, aktiva.news telah berupaya menjelaskan kepada oknum Kepsek soal kode etik jurnalistik. Bahwasanya sebelum menerbitkan pemberitaan itu, aktiva.news sudah berupaya berulang kali melakukan konfirmasi sejak Jum’at (15/9/2023) hingga Sabtu (16/9/2023).

Bahkan aktiva.news juga mengirimkan foto mobil pickup warna putih bermuatan Kosen yang menjadi dugaan dari pekerjaan siswa, namun tak sedikit pun mendapatkan jawaban atau respon dari oknum Kepsek SS.

Oknum Kepsek SS tetap tidak terima akan pemberitaan tersebut dan terus berang (menghardik) wartawan aktiva.news yang berusaha menjelaskan tentang kode etik jurnalis.

Hingga berita ini diterbitkan, aktiva.news akan berupaya meminta konfirmasi dari otoritas terkait. (Syaiful)

 

Ketua PKK Dairi Romy Mariani Apresiasi Kegiatan Pengabdian Profesor USU di SLB Sidikalang

0

DAIRI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi Romy Frida Mariani Simarmata Eddy Berutu mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakna Universitas Sumatera Utara (USU) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sidikalang.

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tersebut dilaksanakan oleh Prof. drg Sondang Pintauli, PhD, Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si, Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D, Jenny Marlindawani Purba, S.Kp, MNS, Ph.D, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi USU.

Demikian disampaikan Romy saat menghadiri pertemuan pemberdayaan dan pendampingan pada orang tua dan siswa penyandang disabilitas dalam pemeliharaan kesehatan gigi nulut di Ruang Serba Guna SLB Sidikalang, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Sabtu (23/9/2023).

“Hari ini kita kedatangan tamu dari Universitas Sumatera Utara dalam program professor mengabdi. Hal ini merupakan suatu berkah karena kita dapat berdiskusi dan memperoleh ilmu dari apa yang telah mereka ajarkan,” ucap Romy.

Disampaikan Romy, program ini memberikan manfaat bagi orang tua, guru, dan siswa penyandang disabilitas dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sejak dini, serta sebagai bentuk tindakan popmotif dan preventif dalam menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut.

Romy juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat secara luas.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada tim pelaksana dari USU serta mahasiswa kedokteran gigi USU yang telah mempraktikkan langsung cara sikat gigi yang baik dan benar kepada anak-anak di sekolah ini. Kiranya program seperti ini dapat dilaksanakan kembali karena manfaat yang dirasakan sungguh luar biasa,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Sondang Pintauli menyampaikan beberapa poin penting tentang teknik dalam menyikat gigi untuk anak disabilitas sesuai dengan posisi duduk anak dengan orang tua atau guru yaitu teknik wheel chair, kasur/sofa, dan duduk di lantai.

“Teknik wheel chair artinya orang tua duduk di belakang kursi roda anak dan kemudian pegang rahang anak untuk mulai menyikat giginya, serta pastikan kursi roda dalam posisi terkunci. Teknik kasur/sofa artinya anak disabilitas dibaringkan pada bagian paha orang tua yang duduk di kasur atau pun di sofa, kemudian pegang kepala dan bahu anak dengan satu tangan, lalu mulailah kegiatan menyikat gigi. Sementara teknik duduk di lantai artinya membiarkan anak duduk di lantai, kemudian orang tua duduk pada kursi dan mulai menyikat giginya. Apabila anak tidak bisa diam pada posisi ini, biarkan lutut menjadi alat untuk menahan bagian bahu dan kepalanya,” ucap Prof. Sondang menjelaskan.

Lebih lanjut, Prof. Sondang menjelaskan penyandang disabilitas memiliki keterbatasan melakukan sesuatu secara normal termasuk dalam melakukan prosedur untuk membersihkan gigi dan mulutnya yang apabila tidak dilakukan akan mempengaruhi terjadinya gigi berlubang atau karies.

Oleh karena itu, kata Prof. Sondang, guru atau orang tua serta petugas pendamping membutuhkan kesabaran bahkan pendampingan khusus agar penyandang disabilitas mampu untuk melakukan pemeliharaan kesehatan gigi secara mandiri.

“Terdapat sebuat kalimat motivasi dari Yvonne Piere yang berkata ketika anda berfokus pada disabilitas seseorang, anda akan mengabaikan kemampuan, keindahan,dan keunikan mereka. Begitu Anda belajar untuk menerima dan mencintai mereka apa adanya, Anda secara tidak sadar belajar untuk mencintai diri sendiri tanpa syarat,” kata Prof. Sondang saat mengakhiri materi yang disampaikannya. (Nid)

Hadiri Workshop Kader Posyandu, Ketua PKK Romy Mariani: Kader Harus Miliki 25 Kecakapan Ciptakan Generasi Tangguh

0

DAIRI – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata Ny. Eddy Berutu mengatakan kader posyandu harus memiliki 25 kecakapan untuk melahirkan generasi tangguh.

Hal ini disampaikan Romy Mariani pada kegiatan workshop kader posyandu, Kamis, 21 September 2023, di Aula Kantor kecamatan Sumbul.

Romy mengatakan kader posyandu yang merupakan para kaum ibu adalah para kader yang menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dan sangat diapresiasi setinggi-tingginya.

Dalam workshop kader posyandu ini, nantinya para kader akan diberikan pelatihan selama tiga hari seperti halnya pencatatan dan pelaporan yang harus dilakukan secara digital.

Beberapa waktu yang lalu, Romy Mariani menyebut telah menghadiri rapat koordinasi nasional PKK di mana salah satu narasumbernya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Dalam rapat koordinasi tersebut, salah satu yang dibahas adalah terkait posyandu. Seluruh Ketua Tim Penggerak Provinsi telah diangkat menjadi Pembina Posyandu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten akan dilantik juga menjadi Pembina Posyandu.

“Oleh karena itu, saya hadir pada acara ini untuk memastikan pelatihan ini dapat diterima oleh ibu-ibu kader posyandu. Indonesia pada tahun 2030 hingga 2035 akan mendapatkan bonus demografi, dimana usia produktif antara 16-64 tahun jumlahnya jauh lebih besar daripada usia nonproduktif. Anak-anak yang nantinya akan kita layani di posyandu, mereka yang akan menjadi generasi penopang kehidupan bangsa kita,” kata Romy Mariani.

Dia menambahkan kita harus memastikan anak-anak tumbuh berkembang, sehat dan kuat sehingga mereka menjadi generasi yang tangguh. Sehingga kecakapan dan kompetensi dari para kader posyandu harus ditingkatkan. Posyandu diharapkan akan dapat bertransformasi menjadi pelayanan primer.

“Menjadi kader posyandu utama diharuskan memiliki 25 kecakapan atau kompetensi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sumbul Tetap Lingga, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi dr. Henry Manik yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Imelda Purba, Kepala Puskesmas Sumbul Edison Damanik, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sumbul Everlina Tetap Lingga.

Workshop kader posyandu akan berlangsung selama tiga hari di Kecamatan Sumbul mulai dari tanggal 21-23 September 2023.

Setelah dari Kecamatan Sumbul, workshop akan dilanjutkan di Kecamatan Sidikalang pada tanggal 25-27 September 2023. (Nid)

Pertama Di Sumut, Bupati Eddy Berutu Buka Festival Lokal Belajar.id, Kesempatan Besar untuk Dairi

0

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengapresiasi acara Festival Lokal belajar.id yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi di Aula Dinas Pendidikan Dairi, Sidikalang, Jumat (22/9/2023).

Bupati mengatakan bahwa Festival Lokal belajar.id ini merupakan suatu penyesuaian cara mengajar di zaman modern seiring dengan pemanfaatan teknologi digital yang mampu membuat proses pembelajaran berlangsung secara kontinu tanpa batas ruang dan waktu.

“Acara ini sangat baik dilakukan dalam rangka memberikan motivasi kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Dairi untuk mencapai visi misi Dairi Cerdas lewat digitalisasi pendidikan. Jika tidak beradaptasi dengan perubahan dan mengikuti perkembangan zaman, maka kita akan semakin tertinggal,” ucapnya di awal sambutan.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Dairi menyelenggarakan Festival Lokal belajar. id Tahun 2023 yang bertemakan “Transformasi Digital Pendidikan dengan Pemanfaatan Akun belajar. id”.

Kegiatan ini pertama kalinya digelar di Sumatera Utara. Diikuti Kepala Sekolah PAUD, SD, SMP, dan SMA beserta guru-guru perwakilan se-Kabupateb Dairi. Acaraini dibuka secara resmi oleh Bupati Dairi Dr.Eddy Keleng Ate Berutu.

Bupati Eddy Berutu menambahkan, melalui platform Merdeka Belajar seperti belajar.id, para tenaga pendidik mempunyai kemudahan untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi kapan pun dan dimana pun.

“Ini kesempatan yang luar biasa bagi kita. Dairi menjadi salah satu dari 25 daerah se-Indonesia yang dipercaya menyelenggarakan Festival Lokal belajar.id tahun 2023 ini,” tuturnya lagi.

Diungkapkan Eddy Berutu, prestasi ini tidak lepas dari upaya Pemkab Dairi secara khusus Dinas Pendidikan bersama seluruh pihak terkait yang sigap bergerak cepat mengambil kesempatan dan menjadi bagian penting dari 25 daerah lain.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada para guru dan seluruh tenaga pendidik serta stakeholder terkait atas kerja keras selama ini dalam menyukseskan program ini demi mewujudkan Dairi unggul yang mensejahterakan dalam harmoni keberagaman.

“Mari terus bergerak memberikan peran terbaik guna mempersiapkan anak didik kita menjadi generasi yang cerdas, berdaya saing dan tanggap teknologi,” katanya.

Sementara itu, Kacabdis Pendidikan Wilayah IV Sumatera Utara Salman S.Sos MAP menjelaskan bahwa Festival belajar.id adalah sebuah rangkaian acara yang diadakan untuk memberdayakan, memampukan, dan mengapresiasi para pendidik dan peserta didik dalam komunitas belajar.id dan institusi yang bergerak di bidang Pendidikan. Tujuannya dapat memanfaatkan akun belajar.id untuk peningkatan mutu pembelajaran.

“Terselip dalam kegiatan ini adalah semangat berkompetisi. Sesungguhnya guru-guru yang ikut serta dalmm festival ini adalah guru-guru penggerak di mana mereka bekerja mendorong memberi pemahaman baru lewat platform merdeka belajar yang harus diikuti stakeholder tenaga kependidikan. Karena Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama maka mari kita tunjukkan tanggung jawab kita itu. Semoga partisipasi ini akan berimbas pada dunia pendidikan di Dairi,” katanya mengakhiri

Terakhir, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menerima sertifikat penghargaan atas perannya selama ini mendorong pemanfaatan akun belajar.id di lingkungan Pemkab Dairi, secara khusus pada Dinas Pendidikan Dairi.

Turut hadir Staf Ahli Bupati Dapot Tamba, Kadis Pendidikan Drs. JW Purba, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan dinas pendidikan, kepala sekolah dan guru penggerak, Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Dairi Romy Mariani Simarmata, pengajar praktik, serta undangan lainnya. (As)

Ini Nama Komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara Periode 2023 – 2028

0
KPU Komisioner
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah mengumumkan 7 komisioner KPU Provinsi Sumatera Utara periode 2023 – 2028.

Pengumuman itu berdasarkan keputusan KPU RI nomor 96/SDM.12-Pu/04/2023.

Selain Provinsi Sumatera Utara, 4 provinsi lainnya serta 12 Kabupaten dan Kota di Indonesia juga di umumkan secara bersamaan.

“Pengumuman Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Terpilih Pada 5 (Lima) Provinsi Dan Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Terpilih Pada 12 (Dua Belas) Kabupaten/Kota Di 4 (Empat) Provinsi Periode 2023 – 2028 berikut nama-nama calon anggota KPU Provinsi Sumatera Utara terpilih,” tulis keputusan KPU RI, Jumat (22/9/2023).

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari tertanggal 21 September 2023.

Ketujuh komisioner KPU Sumut tahun ini adalah wajah baru.

Dari beberapa nama ada beberapa mantan penyelenggaraan pemilihan umum di beberapa daerah di Sumut seperti Raja Ahab Damanik mantan ketua KPU Simalungun atau El Suhaimi mantan komisioner Bawaslu Serdang Bedagai.

Ketujuh komisioner itu merupakan hasil dari uji kepatutan dan kelayakan yang dilaksanakan KPU RI pada 14 September 2023 di Jakarta.

Dan berikut adalah 7 anggota KPU Sumut terpilih antara lain.

1. Agus Arifin
2. El Suhaimi
3. Frendianus Joni Rahmat Zebua
4. Kotaris Banurea
5. Raja Ahab Damanik
6. Robby Effendy
7. Sitori Mendrofa

Hadiri Sosialisasi Bedah Rumah 100 Unit, Bupati Dairi: Pemerintah Terus Upaya Beri Perhatian ke Masyarakat

0

DAIRI– Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri sosialisasi mekanisme pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Sejahtera di Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2023, di Aula Kantor Dinas PUTR, Sidikalang, Kamis (21/9/2023).

Bupati mengatakan program ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan masyarakat agar memiliki akses dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni secara swadaya.

“Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, Pemkab Dairi pun berkewajiban melaksanakan program tersebut di daerah.

Namun, lanjut Bupati, bantuan apapun yang diberikan pemerintah jangan membuat masyarakat terlena, semangat berusaha harus tetap dijaga.

“Pemerintah terus berupaya memberi perhatian pada masyarakat, bukan hanya bantuan pangan, namun juga bantuan sandang. Hanya, saya ingin bantuan ini jadi semangat, dan tidak terlena hingga melunturkan semangat kerjas keras kita,” katanya berpesan.

Diinformasikan program bantuan perumahan baik peningkatan kualitas maupun pembangunan baru rumah swadaya di Kabupaten Dairi sudah terlaksana sejak tahun 2012 sampai dengan tahun ini dari berbagai sumber dana seperti APBN, Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD Provinsi Sumatera Utara dan APBD Kabupaten.

Total jumlah penerima manfaat sampai dengan tahun 2023 adalah sebanyak 12.329 KK dengan pagu sebesar Rp.149.253.740.800.

Program BSPS Sejahtera di Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2023 bersumber dana APBD, mendapatkan alokasi dana bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak-Huni (RTLH) sebanyak 100 Unit yang tersebar di 11 (sebelas) desa dalam 6 (enam) Kecamatan dengan rincian sebagai berikut:

• Desa Kuta Tengah – Kec. Siempat Nempu Hulu: 10 Unit.

• Desa Tualang – Kec. Siempat Nempu Hulu: 13 Unit.

• Desa Jumagerat – Kec. Tigalingga: 10 Unit.

• Desa Lau Molgap – Kec. Tigalingga : 10 Unit.

• Desa Bandar Huta Usang – Kec. Pegagan Hilir: 15 Unit.

• Desa Belang Malum – Kec. Sidikalang: 13 Unit.

• Desa Janji – Kec. Siempat Nempu Hilir: 11 Unit.

• Desa Jambur Indonesia – Kec. Siempat Nempu Hilir: 6 Unit.

• Desa Pardomuan – Kec. Siempat Nempu Hilir: 5 Unit.

• Desa Parbuluan IV – Kec. Parbuluan: 4 Unit.

• Desa Lae Hole I – Kec. Parbuluan: 3 Unit.

Diinformasikan juga bahwa masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan stimulan berupa uang sebesar Rp 20.000.000 dimana Rp 17.500.000 dipergunakan untuk membeli material bangunan dan sisanya Rp 2.500.000 untuk membayar upah tukang.

Selain sumber dana APBD, Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga mendapatkan alokasi dana BSPS Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) Tahun Anggaran 2023 sebanyak 242 Unit bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tersebar di Kecamatan Gunung Sitember dan Kecamatan Tanah Pinem.

“Saya berharap tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam penyelenggaraan program ini dari pihak manapun terutama dalam penyaluran dana dan material bangunan. Untuk itu mari kita bersama-sama melaksanakan program ini dengan baik sesuai Juknis dan peraturan yang berlaku,” kata Bupati mengakhiri.

Hadir dalam sosialisasi ini, Kadis PUTR Masaraya Berutu, pimpinan dan perwakilan OPD terkait, para camat, kepala desa, dan warga penerima manfaat. (Nid)

Penyakit Tidak Menular Namun Berisiko Kematian Cukup Tinggi, Ini 6 Jenis Penyakitnya

0
Penyakit
Ilustrasi
Penyakit tidak menular (PTM) adalah jenis penyakit yang tidak dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak apa pun.

Meski begitu, penyakit ini sebaiknya tidak dianggap sepele, karena beberapa jenis penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian tertinggi.

Angka kematian akibat penyakit tidak menular tergolong tinggi. Berdasarkan data WHO tahun 2021, diperkirakan ada sekitar 41 juta orang yang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit tidak menular. Dari data tersebut diketahui bahwa hampir 71% angka kematian di seluruh dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular.

Di Indonesia sendiri, jumlah orang yang terkena penyakit tidak menular terus bertambah. Bahkan, kini semakin banyak anak muda yang terkena jenis penyakit ini. Kebanyakan penyakit tidak menular yang diderita pun bersifat kronis atau menahun yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit tidak menular, di antaranya faktor genetik atau keturunan, usia, serta faktor lingkungan seperti polusi. Selain itu, penyakit tidak menular juga lebih berisiko terjadi pada orang dengan gaya hidup kurang sehat, misalnya:

– Kurang olahraga
– Kebiasaan merokok
– Konsumsi minuman beralkohol
– Pola makan tidak sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, makanan tinggi kolesterol, garam dan gula, serta kurang mengonsumsi sayur dan buah

Jenis Penyakit Tidak Menular yang Banyak Menyebabkan Kematian

Penyakit tidak menular (PTM) dapat menyerang semua organ tubuh. Namun, dari sekian banyak jenis penyakit tidak menular, beberapa di antaranya berisiko tinggi menyebabkan kematian, seperti:

1. Penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh darah dan jantung. Penyakit kardiovaskular terbagi menjadi beberapa jenis dan sebagian besar bisa membahayakan nyawa penderitanya.

Salah satu contohnya adalah penyakit jantung. Penyakit tidak menular ini menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di dunia setelah stroke. Munculnya kedua penyakit ini berhubungan erat dengan tekanan darah tinggi, obesitas, dan aterosklerosis.

2. Diabetes
Diabetes merupakan penyakit tidak menular kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor keturunan dan gaya hidup kurang sehat, seperti jarang olahraga dan sering konsumsi makanan tinggi gula atau lemak.

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh dan berbagai komplikasi berbahaya, seperti penyakit jantung, kebutaan, gagal ginjal, infeksi berat, ketoasidosis diabetik, dan hiperglikemi hiperosmolar nonketotik.

3. Kanker
Kanker merupakan penyakit tidak menular dengan angka kematian yang tinggi setelah penyakit stroke dan jantung. Di Indonesia, jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian pada pria adalah kanker paru-paru.

Sedangkan pada wanita, jenis kanker yang menyebabkan kematian tertinggi adalah kanker payudara, lalu disusul kanker serviks.

4. Gangguan pernapasan kronis
Gangguan pernapasan kronis merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih banyak terjadi di Indonesia. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kebiasaan merokok, paparan asap rokok, atau polusi udara.

Beberapa jenis penyakit tidak menular yang menyerang saluran pernapasan meliputi:
– Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
– Asma
– Hipertensi pulmonal
– Penyakit paru-paru akibat kerja, misalnya terlalu sering menghirup gas beracun atau zat berbahaya di tempat kerja

Jika tidak diobati, penyakit-penyakit di atas dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat yang bisa memicu terjadinya gagal napas. Hal ini berpotensi tinggi menyebabkan kematian.

5. Penyakit ginjal
Ada beberapa macam penyakit ginjal, tapi yang paling menyumbang kematian tertinggi adalah penyakit ginjal kronis. Sebuah data menyebutkan bahwa ada sekitar 5–10 juta penduduk dunia yang meninggal akibat penyakit ginjal setiap tahunnya.

Banyak penderita penyakit ginjal membutuhkan penanganan seumur hidup, seperti menjalani cuci darah atau hemodialisis secara rutin. Penyakit ginjal yang tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan ginjal permanen dan berisiko tinggi menyebabkan kematian.

6. Gangguan mental
Ganggguan mental merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering kali dianggap tidak serius. Ini karena masih banyak orang yang kurang memahami atau bahkan memberikan stigma tertentu terhadap masalah kesehatan mental.

Dari sekian banyak jenis gangguan mental yang ada, beberapa yang paling sering menyebabkan kematian dini adalah depresi berat, skizofrenia, dan gangguan bipolar. Sebagian besar penyebab kematian pada penderita gangguan mental adalah bunuh diri dan penyalahgunaan narkoba.

Sebagian orang menderita penyakit tidak menular karena faktor keturunan. Oleh karena itu, jika ada anggota keluarga yang memiliki penyakit tertentu, seperti jantung, diabetes, atau kanker, Anda dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat agar risiko terkena penyakit tidak menular ini bisa ditekan.

Jangan lupa pula untuk melakukan pemeriksan kesehatan secara rutin ke dokter. Tujuannya agar penyakit tidak menular bisa terdeteksi sedini mungkin, sehingga Anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Pelajar SMA di Tebing Tinggi Diikat Lalu Dicabuli, Sadis Benar

0
Tebing SMA
Pelaku ketika diapit oleh kepolisian
Seorang siswa SMA Negeri sebut saja Bunga (18) warga Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai mendapat perlakuan yang sadis.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto didampingi Kapolsek Dolok Merawan AKP Surianto Pinem dalam keterangan pers, Kamis (21/9/2023), menyampaikan, pelaku berinisial DA (25) pemuda pengangguran yang masih bertetangga dengan korban usai menjalankan aksinya, kabur ke luar kota.

“Petugas yang telah mencium keberadaan pelaku langsung mengamankannya di Jalan Bajak V Marendal Kota Medan,” ungkap Kasi Humas Polres Tebing Tinggi.

Dijelaskan, peristiwa ini bermula pada Selasa (12/9) sekira pukul 22.30 WIB, saat itu korban keluar dari kamar hendak mematikan mesin cuci air yang berada di dapur, tiba-tiba muncul seorang pria tak dikenal langsung memiting leher korban dengan tangan dan membawanya ke kamar mandi.

“Selanjutnya pelaku membenturkan kepala korban ke dinding sehingga tak sadarkan diri, saat korban sadarkan diri, tangan korban sudah terikat tali kabel wayar dan kaki diikat dengan kain sarung termasuk mata korban ditutup sarung bantal lalu kepala ditutup celana pendek,” jelas Kasi Humas.

Setelah itu pelaku membuka baju korban dan melakukan pelecehan sambil menodongkan sebilah pisau di leher korban sambil bertanya tentang keberadaan uang korban.

“Dengan ketakutan korban mengatakan uangnya ada di dalam saku rok sekolah, pelaku langsung mengambil dan meninggalkan korban dalam keadaan tangan terikat,” ujar AKP Agus Arianto.

Kapolsek Dolok Merawan AKP Surianto Pinem didampingi Kanit Reskrim Polsek Dolok Merawan, Ipda Jon Antoni, Penyidik Pembantu Aiptu Bernard Panjaitan dan Bripka Budi Irawan mengatakan, keesokan harinya korban ditemani orang tuanya membuat Laporan Polisi Nomor : LP/B/20/IX/2023/SPKT/POLSEK DOLOK.MERAWAN/POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMUT. Tanggal 13 September 2023.

“Pasca menerima laporan, personel langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada Senin (18/9/2023) di Medan beserta sejumlah barang bukti,” tutur Kapolsek Dolok Merawan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, 1 buah kalung imitasi, 1 buah pisau, 1 buah dompet warna hitam, 1 buah kakn sarung warna hijau, 1 buah kain sarung bantal, 1 buah celana pendek warna abu-abu coklat, 1 buah kabel wayar dan 1 buah baju daster warna biru putih dalam keadaan robek.

“Sedangkan uang besar Rp 717 ribu yang diambil pelaku telah habis digunakannya,” sambung AKP Surianto Pinem sembari menambahkan bahwa saat ini pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Dolok Merawan.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan ayat 1 dan 2 diancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan Pasal 289 KUHPidana dengan kekerasan melakukan perbuatan cabul diancam pidana penjara paling lama 9 tahun,” pungkasnya. (As/mdn/red)

Tinjau Pemberian Bantuan Beras di Kantor Pos Sidikalang, Bupati Dairi: Pemerintah Tak Ingin Rakyat Kesulitan

0

Dairi – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu meninjau pemberian bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Pos Sidikalang, Kamis (21/9/2023).

Bupati menyebutkan pemerintah sangat memikirkan kesejahteraan masyarakat. Dijelaskan juga bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat memgalami kesulitan bahan pangan.

“Dan agar kita kuat dan bersatu Pemkab Dairi juga ambil peran di daerah untuk memberikan hal itu pada masyarakatnya terlebih akibat pandemi Covid di mana kondisi perekonomian yang belum pulih betul,” ujarnya.

Dijelaskan juga bahwa bantuan ini merupakan program pemerintah pusat yang sangat baik dan bertujuan untuk mengantisipasi, mitigasi, dan atau pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan.

Dia mengatakan kekurangan pangan dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan, pengendalian inflasi, kemiskinan, stunting, dan gizi buruk.

Tidak hanya itu, kata Bupati lagi, sektor pertanian yang menjadi keunggulan, terus kita dorong untuk meningkatkan produktivitas, penambahan nilai tambah, dan diversifikasi produk.

“Bantuan ini mengantisipasi kesulitan, menangani potensi risiko. Tapi ini juga jadi momentum bagi saya untuk menyampaikan agar kita saling membantu satu sama lain. Karena mungkin saja ada warga kita yang jauh di sana yang belum tersentuh, kami mengajak kita sebagai sesama untuk saling membantu. Inilah kekuatan kita,” kata Eddy Berutu.

Sebagai informasi penyerahan bantuan pangan ini dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama diberikan kepada 28.104 KPM dan tahap kedua diberikan kepada 26.036 KPM.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinsos Marina Sinaga, Sekretaris Dinas Pertanian Rosianti Pasaribu, Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring, Kepala Kantor Pos Kabanjahe Reston Sianipar, Kabulog Kabanjahe Eko, Kepala Kantor Pos Sidikalang Mohamad Ali Imron, serta para warga penerima bantuan. (As)

Kementerian Sosial Serahkan Bantuan untuk Anak di Sumbul, Ketua PKK Dairi Romy Mariani Apresiasi Inisiatif Desa Pagagan Julu VII

0

DAIRI – Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada anak-anak di Desa Pegagan Julu VII, Kecamatan Sumbul, Rabu, 20 September 2023.

Turut hadir menyaksikan pemberian bantuan dari Kementerian Sosial tersebut Ketua Tim Penggerak PKK yang juga sebagai Bunda PAUD Dairi Romy Mariani. Hadir juga Camat Sumbul Tetap Lingga, Kepala Desa Pegagan Julu VII Juara Purba, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Dairi.

Romy Mariani mengatakan bantuan dari kementerian tentunya sangat banyak, salah satunya dari kementerian sosial yang akan diterima oleh anak-anak melalui para orang tua. Mendatangkan bantuan ini, dikatakan Romy Mariani, tentunya membutuhkan usaha yang keras karena dari seluruh daerah di Indonesia sangat membutuhkannya.

“Berkat usaha yang keras dari seluruh jajaran terkait, Desa Pegagan Julu VII akhirnya terpilih salah satunya. Dari informasi yang kami peroleh, inisiatif desa ini sangat luar biasa yang didukung dengan data yang lengkap,” kata Romy Mariani.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan juga Bunda PAUD, dia menyampaikan anak-anak adalah generasi penerus yang diharapkan menjadi tulang punggung negara kita di masa yang akan datang. Apabila anak-anak yang produktif menjadi anak yang sehat, anak yang kuat, anak yang mandiri secara ekonomi, maka mereka yang menjadi penopang dalam kehidupan kita suatu saat nanti.

“Namun apabila anak kita tidak sehat dan tidak produktif, maka negara kita ini akan terhambat untuk menjadi negara yang maju. Oleh karena itu, pada saat negara kita merdeka di usia 100 tahun nanti, Indonesia akan menjadi negara maju sesuai visinya Indonesia Emas,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ke desa ini, diucapkan Romy Mariani, salah satu kriterianya juga untuk penurunan angka stunting mengingat stunting di desa ini masih sangat tinggi. Stunting merupakan pertumbuhan anak yang tidak sesuai karena kekurangan nutrisi ataupun gizi.

Sebagai Bunda PAUD, kepada para orang tua yang hadir, Romy Mariani mengimbau untuk memasukkan setiap anak ke PAUD agar anak-anak yang berusia 0-5 tahun bisa menikmati masa bermain sambil belajar. Hal itu juga untuk menghindari anak-anak dari kekerasan sehingga tercipta anak-anak yang tangguh.

Perwakilan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial Boymen Sinamo mengatakan bantuan ini merupakan gagasan dari Menteri Sosial Tri Rismaharani yang dinamakan dengan Asistensi Rehabilitasi Sosial atau Atensi khusus anak. Sesuai arahan dari Menteri Sosial, Atensi ditujukan kepada desa yang layak menerima bantuan setelah dilakukan tahapan seleksi.

“Ada empat kategori bantuan, yakni pemenuhan gizi untuk anak seperti susu dan kacang hijau. Selanjutnya bantuan perlengkapan sekolah, bantuan peralatan kebersihan seperti sabun mandi dan odol. Untuk Dairi, ini bantuan pertama yang diserahkan. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk kita semua,” kata Boymen yang merupakan anak Dairi. (Nid)