Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 166

Dana Hibah 1,5 Miliar Tidak Cair, Kadis Kominfo Sumut Terkesan Mempersulit PWI

0
Dana Hibah
Dana hibah sebesar Rp1.5 Miliar belum dapat diterima Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara karena belum penuhi syarat administrasi.

“Pencairan belum dilakukan karena masalah administrasi yang belum selesai, pencairan akan direalisasikan setelah administrasi selesai,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara, Ilyas Sitorus kepada aktiva.news melalui pesan WhatsApp, Senin (28/8) siang.

Namun, Ilyas Sitorus tidak mampu menjelaskan administrasi apa yang kurang agar dana hibah tersebut dapat digunakan untuk program kerja PWI Sumut.

“Saya belum lihat karena masih di luar kota, sebelum ke tabagsel saya dan pak Gub kunker ke Labuhanbatu Raya lanjut saya bersama Kadis Pora mengikuti rapat di koni pusat terkait pon XXI/2024,”katanya tanpa menjelaskan apa pun.

Ia membantah bekerja sendiri memverifikasi data dokumen yang diberikan PWI Sumut, berdalih bawahan yang bekerja, namun tidak ada inisiatif Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus untuk berkoordinasi dengan Stafnya.

“Yang kerja anggota lah mana saya, merekalah yang verifikasi, “katanya lagi-lagi tidak memberikan penjelasan.

Sementara itu Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik mengatakan telah melengkapi semua data dokumen administrasi.

“Sampai saat ini PWI tidak ada menerima surat dari Kominfo yang menyatakan berkasnya tidak lengkap.

Komunikasi kami terakhir dengan pihak Kominfo telah dinyatakan berkas lengkap tinggal menunggu tanda tangan dari Kadis Kominfo Sumut, tapi ternyata sampai sekarang belum juga diteken, “kata Farianda yang juga pemimpin redaksi harian Medan Pos.

Dana Hibah

Diterangkannya lagi, “Staf kominfo bilang udah gak masalah, tinggal diteken ilyas. Surat tertanggal 7 Agustus itu udah kita jawab dan perbaiki berkasnya, “jelasnya.

Farianda juga menuding Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara, Ilyas Sitorus tidak bekerja secara profesional.

“Komunikasi Kadis Kominfo dengan stafnya sangat lemah. Itu menandakan Kadis kinerjanya buruk dan tidak profesional, “pungkasnya.

Sebelumnya berita ini telah tayang dengan judul Pemprovsu Tidak Cairkan Dana Hibah, Uji Kompetensi Wartawan Ditunda

(As/Red)

 

Presiden Jokowi Dilempar Sandal di Medan “Emak-Emak Minta Keadilan”

0
Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Dok JawaPos.com)
Presiden Jokowi dilempar sandal oleh seorang emak-emak saat berkunjung ke Gedung Serbaguna, Kota Medan, namun tidak kenak. Tidak hanya sampai di situ, Jokowi juga dilempar air mineral, kali ini hampir tepat sasaran.

Tak pelak, aksi emak-emak itu membuat petugas Paspampres kalang kabut. Petugas sempat menangkis sandal yang mendarat ke arah Jokowi. Namun, air mineral mengenai Jokowi.

Melihat hal itu, Paspampres lantas mendorong emak-emak yang melempar sandal dan air mineral ke arah Jokowi.

“Tolong keadilan untuk kami pak,” kata wanita tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut alasannya, Minggu (27/8/2023).

Karena dorongan Paspampres cukup kuat, wanita tersebut pun jatuh terjungkang.

Ia kemudian meronta dan teriak di sela acara yang diadakan Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN). Saat akan dibantu untuk berdiri, wanita tersebut tak mau.

Paspampres pun berusaha menenangkan wanita tak dikenal itu.

Presiden Jokowi
Emak-emak yang lempar sandal ke arah Jokowi dan dihadang pasukan pengaman Presiden.

“Ibu tenang ya. Ayo duduk dulu di kursi,” kata seorang Paspampres.

Karena momen ini terjadi di tengah ribuan orang, warga dan awak media berusaha mengabadikan peristiwa tersebut.

Namun, anggota Paspampres marah.

Mereka melarang warga dan awak media untuk menyalakan kamera merekam momen wanita tersebut melempar sandal ke Jokowi.

“Jangan ada yang merekam, matikan kamera,” ucap Paspampres dengan nada tinggi.

Sementara itu, relawan Bobby Nasution yang lain sibuk meminta foto bareng Presiden RI.

“Pak Jokowi-Pak Jokowi,” teriak ribuan relawan dengan harapan Jokowi mendatangi mereka.

Namun tak disangka, Jokowi pun langsung mengelilingi seluruh relawan yang hadir di gedung tersebut sambil bersalaman dan juga sambil berfoto bersama.

Saat jokowi menyapa relawan Bobby Nasution, gedung serbaguna pun berakhir rusuh.

Sebab, banyak relawan yang saling dorong-dorongan ingin berfoto bersama ayah dari Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu tersebut.

Selain itu, teriakan-teriakan permintaan masyarakat untuk Presiden mendukung Bobby Nasution untuk maju menjadi Gubernur Sumut pun menggema.

“Pak presiden, dukung Pak Bobby maju ke Gubernur Sumut,” teriak ratusan relawan Bobby,” jelasnya.

Namun, celetukan dari puluhan relawan tersebut tidak terdengar di telinga Presiden RI.

Sebab, ia masih sibuk menyapa dan melakukan selfi bersama partisipan lainnya.

Usai berfoto bersama, Jokowi pun duduk di tempat yang disediakan untuk menyaksikan beberapa kegiatan di Gedung Serbaguna tersebut. (As/Tr/Red)

Pemprovsu Tidak Cairkan Dana Hibah, Uji Kompetensi Wartawan Ditunda

0
Dana Hibah
Medan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara terpaksa menunda pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 58 Tahun 2023, dikarenakan tidak turun atau belum cairnya dana hibah yang telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

“Hingga saat ini dana hibah untuk kami belum juga cair. Jadi kami terpaksa menunda pelaksanaan UKW tersebut jadi sekitar bulan Oktober,” ujar Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, kepada wartawan, Minggu (27/8/23).

Farianda menjelaskan, seyogianya UKW tersebut dijadwalkan berlangsung 1-2 September 2023 di salah satu hotel di Kota Medan. Selain UKW, kegiatan juga dirangkai dengan pra UKW dan ujian kenaikan status Anggota Biasa PWI Sumut.

“Kita telah mengagendakan tiga kegiatan itu selama empat hari, yakni tanggal 30-31 Agustus dan 1-2 September. Namun mengingat dana hibah belum turun, maka terpaksa kami tunda,” ungkap Farianda.

Ketika ditanya kenapa anggaran yang ditampung di Dinas Komunikasi dan Informasi tahun anggaran 2023 (Kominfo) tersebut belum turun, Farianda mengaku tidak tahu pasti alasannya.

“Secara administrasi syarat-syaratnya telah kami penuhi, dan hingga saat ini tidak masalah soal pemberkasan,” ujarnya.

Bahkan, imbuh Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut itu, selama proses pemberkasan, pihaknya telah bolak balik disuruh melakukan perbaikan oleh pihak Dinas Kominfo Sumut. “Dan hingga saat ini tak ada masalah lagi dengan pemberkasan,” tegas Farianda.

Ia mengungkapkan, dari informasi terakhir yang mereka dapat, alasan belum bisa dicairkannya anggaran tersebut dikarenakan Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus, belum mau menandatangani surat untuk proses pencairan.

“Infonya Kadis Kominfo belum menandatangani berkas untuk pencairan. Ketika sebulan lalu saya telepon dan tanya kepada Kadis Kominfo kenapa belum ditandatangani, dia mengatakan akan bertanya dulu kepada gubernur. Luar biasa perhatian gubernur kepada PWI Sumut. Untuk pencairan dana hibah saja harus bertanya dulu kepada Gubsu,” ungkap Farianda.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Hr. Medan Pos itu mengakui akibat belum turunnya dana hibah dari Pemprovsu ini mempengaruhi pelaksanaan program-program kegiatan PWI Sumut yang telah dicanangkan tahun ini.

“Namun begitu, kami tentu tidak mau program-program itu tak terlaksana. Kami akan berusaha menjalin kerjasama dengan mitra-mitra kami guna mendukung kegiatan-kegiatan dimaksud,” tegas Farianda.

Ia menambahkan, selain pelaksanaan ujian kenaikan status anggota biasa PWI Sumut, pra UKW dan UKW, dalam waktu dekat ini PWI Sumut juga akan memberangkatkan pengurus guna mengikuti Kongres PWI di Bandung, Jawa Barat, 24-27 September 2023. (*/Red)

 

Kakanwil Kemenkumham Sumut Tinjau Dapur Rutan Kelas I Medan

0
Kemhumham
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara Imam Suyudi bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumatera Utara dan rekan-rekan media meninjau langsung keadaan dapur Rutan Kelas I Medan, Jumat (25/8/2023).

Didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Medan (KPR) Petrus Agustinus dan Kepala Seksi Pengelolaan (Kasie) Rutan Kelas I Medan Rusdiantoro, Imam Suyudi melihat-lihat keadaan dapur Rutan Kelas I Medan hingga proses memasak.

Imam Suyudi juga melihat persediaan bahan makanan, melihat sertifikat laik hygine dari Dinas Kesehatan Kota Medan. Bahkan Kakanwil juga berkesempatan mencicipi menu makan bagi Warga Binaan Rutan Medan.

“Jadi saya pastikan bahwa dasar kebutuhan makanan dan minuman untuk warga binaan sudah terjamin higienitasnya, makanannya enak, bersih dan lingkungan dan dapurnya juga bersih,” ujar imam. (As)

Polsek Firdaus Ungkap Kasus Pencurian di SMP Muhammadiyah, Ini Pelakunya

0
Polsek
Ket. Poto: Pelaku Supomo alias Bulus ketika di interogasi oleh penyidik di Mapolsek Firdaus

Sergai, Aktiva.news – Kasus pencurian berhasil di ungkap oleh Sat Reskrim Polsek Firdaus dengan menangkap pelaku bernama Supomo alias Bulus (50), Kamis 24 Agustus 2023 di Dusun I Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai.

Berdasarkan laporan korban Sofyan Arif Sihotang (43) yang juga menjabat Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Sergai di Polsek Firdaus dengan LP/B/87/VII/2023/SPK/Polsek Firdaus/Polres Sergai/ Polda Sumut tanggal 21 Juli 2023 yang lalu akhirnya pelaku Supomo berhasil di ringkus.

 

Berawal dari kejadian pelaku yang melakukan pencurian di SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon Desa Pon pada Senin 17 Juli 2023 yang lalu yang diketahui oleh Sofian Arif Sihotang bersama dengan Sridamayanti (40) warga Dusun III Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai dan Rahmat Riyanto (62) warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai hendak masuk ke dalam kelas dan melihat lemari buku semua kosong dan buku didalam lemari raib dari Buku Box kelas 7,8,9. Sehingga pelapor melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Firdaus dengan membawa para saksi.

Setelah pihak Sat Reskrim Polsek Firdaus melakukan penyelidikan terhadap siapa pelaku pencurian serta mendapatkan informasi dari warga perihal keberadaan pelaku dengan gerak cepat, pelaku berhasil di amankan dari rumahnya di Dusun I Desa Pon.

 

Pewarta ini ketika konfirmasi ke Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Khalik di dampingi Kanit Reskrim Polsek Firdaus IPTU Maruli Sihombing mengatakan, Sabtu (26/8) pukul 15.00 Wib.

“Pelaku saat ini sudah kita lakukan penangkapan dan sudah kita tahan di Polsek Firdaus untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya dan pasal yang disangka kan terhadap pelaku Pasal 362 KUHP ancaman kurungan Penjara selama 5 (Lima) tahun, untuk penadah barang curian tersebut saat ini masih dalam pencarian pihak Polsek Firdaus”, kata AKP Idham.

 

Saat ini pelaku telah di tahan dengan barang bukti berupa 1 (Satu) buah Flash Disc warna hitam putih berisi rekaman video dengan durasi 17 detik berisi rekaman pencurian di Sekolah SMP Muhammadiyah 17 Kampung Pon dan pihak Sekolah diperkirakan mengalami kerugian Rp. 81.781.800,- (Delapan Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Rupiah).

Pihak sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan terkait kejadian pencurian di SMP Muhamadiyah 17.

AR

Perdana, Kapolres Tapteng Nonton Bareng Jurnalis Final AFF U-23

0
Kapolres
Kapolres Tapteng Nonton Bareng Jurnalis Final AFF U-23
Tapteng – Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor bersama rekan-rekan Jurnalis Sibolga-Tapteng, menggelar nonton bareng pertandingan Final Sepak Bola Piala AFF U-23, antara Vietnam vs Indonesia, di Aula Parama Satwika Polres Tapteng, Sabtu (26/08/2023) malam.

Kegiatan tersebut berslogan ‘Mari Kita Jaga dan Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa’.

Kegiatan yang baru perdana dilakukan ini juga dihadiri oleh Wakapolres, Kompol Kamaluddin Nababan, para PJU, Kasi Humas, Kompol Horas Gurning, personil Polres Tapteng, Instansi terkait serta masyarakat.

Saat pertandingan berlangsung, sorak dari para penonton yang hadir di ruangan tersebut terdengar gemuruh. Apalagi, ketika Indonesia melakukan penyerangan ke arah gawang Vietnam.

Kapolres Tapteng sesekali juga tampak tersenyum serta tertawa bareng kawan-kawan Jurnalis saat ketika timnas Indonesia mengancam pertahanan Vietnam.

“Haa, serang, buuusssss, aduuuhhhh,” sorak para penonton ketika timnas Indonesia tak berhasil membuahkan gol.

Selain itu, serangan balasan juga dilakukan oleh Vietnam ke arah pertahanan Indonesia. Sehingga menambah kegemuruhan sorak di ruangan tersebut.

Kegiatan nonton bareng tersebut berakhir dengan situasi aman dan kondusif. (Syaiful)

Beri Bantuan untuk Lansia di Sitinjo, Bupati Dairi: Lansia Sumber Informasi Bagi Generasi Muda

0
lansia

DAIRI– Bupati Dairi Eddy Berutu menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa beras, susu, dan bahan sandang lainnya kepada warga lanjut usia di Kecamatan Sitinjo, Kamis (25/8/2023), di Spot Wisata Nabi Nuh, Kawasan Taman Wisata Iman (TWI).Beri Bantuan untuk Lansia di Sitinjo, Bupati Dairi: Lansia Sumber Informasi Bagi Generasi Muda

Kegiatan penyerahan bansos ini juga diisi dengan berbagai kegiatan di antaranya pemeriksaan kesehatan, pengurusan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil seperti Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), dan yang lainnya.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan bimbingan kesehatan, mental, spiritual, dan sosial bagi lansia oleh tim dari Dinas Kesehatan.

Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Romy Marianai Simarmata Ny.Eddy Berutu pun disambut hangat oleh warga.

Rimauli boru Hutasoit warga Sitinjo II sebagai perwakilan warga, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dairi yang telah meluangkan waktu menyapa warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati, meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan para lansia. Kami tentu tak menyangka Bapak akan hadir di sini. Inilah kami warga Bapak di Kecamatan Sitinjo. Hanya terima kasih yang bisa kami haturkan. Kami berdoa, kiranya apapun harapan dan cita-cita Pak Bupati, Tuhan akan kabulkan penuh suka cita,” ucap Rimauli.

Dalam kunker ke 4 setelah di Gunung Sitember, Siempat Nempu, Berampu, dan hari ini di Sitinjo, Bupati menyampaikan bahwa walau sudah lansia masih tetap berkarya, sebagaimana yang sudah ditunjukkan Presiden Joko Widodo yang masih bekerja mengurus Indonesia.

“Kitapun tak boleh kalah, mari tetap berkarya tentunya dengan kemampuan fisik kita masing-masing,” kata Bupati.

Dijelaskan juga bahwa saat ini marak berbagai masalah sosial yang juga disebabkan oleh kemajuan zaman dan pengaruh sosial media. Sehingga diharapkan peran orang tua seperti lansia untuk tetap membimbing anak-anak kita untuk tetap menjaga sikap, moral, dan budi pekerti.

“Saya ingin menyampaikan masalah sosial saat ini sedang marak, semua karena faktor kemajuan zaman dan sosial media. Kitalah menjadi sumber informasi bagi generasi yang lebih muda untuk menjaga budi pekerti yang sudah dibangun nenek moyang kita dahulu. Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberi semangat,” katanya lagi.

Dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu berkesempatan memberikan vitamin bagi anak-anak SD yang turut hadir usai menerima KIA.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dairi Dedy Situmorang, Sekretaris Dinas sosial Mariana Sinaga, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Imelda Purba, Camat Sitinjo Simon Toni Malau, serta tim dari Dinkes. (Nid)

Judi Togel Menjamur, DPK BKPRMI Teluk Mengkudu Minta Penegak Hukum Usut Tuntas

0
Togel
Ket. Poto: Ilustrasi

Sergai, Aktiva.news- Beroperasi perjudian jenis Toto gelap (togel) kian marak di pelosok Kecamatan Teluk Mengkudu, bisa jadi diduga tersebar di seluruh Kecamatan, se-Kabupaten Serdang Bedagai.

Togel tersebut dinilai dapat menyebabkan tindak kriminal meningkat hingga hancurnya ekonomi keluarga.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Teluk Mengkudu, Hairi Saputra, S.Pd kepada wartawan, Sabtu (26/8/2023).

Lanjut Hairi, praktik judi ini sangat meresahkan warga dalam artian diketahui sudah diperintahkan oleh Allah SWT bahwa berjudi itu haram, tapi banyak warga itu tidak paham tentang perjudian dan masih juga melakukan perjudian tersebut.

“Karena perjudianj togel ini maka marak juga kasus pencurian dan tindak kriminal lainnya yang terdampak warga juga. Selain itu, ini kami nilai juga merusak ekonomi keluarga pelaku judi itu sendiri,”ujarnya.

DPK BKPRMI Teluk Mengkudu berharap kepada pihak penegak hukum agar judi togel ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

“Jangan hanya pemainnya dan juru tulis saja yang diberantas, tapi diberantas sampai tuntas ke bandar nya,”pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Teluk Mengkudu AKP J. Sagala ketika dikonfirmasi wartawan hingga kini belum menjawab.

Tim

Kepala PDAM Cianjur Dicopot Karena Pamer Harta di Media Sosial

0
PDAM Ciancur
Pamer harta di media sosial, kepala PDAM Cianjur berinisial IM dicopot. Video aksi pamer harta Kepala PDAM Cianjur ini sempat viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar, Kepala PDAM Cianjur ini memamerkan sejumlah emas dan juga mandi uang pecahan Rp 100 ribu.

Tidak tanggung-tanggung, Kepala PDAM Cianjur ini bahkan membuat video pamer harta itu sampai beberapa video.

Hingga akhirnya, aksi pamer harta tersebut menuai reaksi publik dan membuatnya dicopot dari jabatannya.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Umum Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Ahmad Akbar .

Ia mengatakan jika memang benar bahwa wanita dalam video pamer harta tersebut merupakan salah satu karyawannya.

Disebutkan, IM menjabat sebagai Kepala Perumdam Cianjur cabang Cianjur Kota.

“Namun, saat ini sudah dicopot dan dimutasi ke kantor pusat dengan posisi baru sebagai staf,” kata Akbar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/8/2023

Menurutnya, sebagai pejabat publik sejatinya tidak berperilaku demikian, apalagi IM merupakan seorang kepala atau pimpinan yang membawahi banyak karyawan.

“Sebenarnya itu video lama yang diunggahnya pada 2017 lalu, dan pengakuannya tidak ada maksud untuk pamer, tapi memang soal flexing ini sedang jadi sorotan publik, ya,” ujar dia.

Akbar juga sangat menyesalkan tindakan koleganya itu, mengingat selama menjabat sebagai kepala kantor cabang, IM menunjukan kinerja yang memuaskan.

“Jabatan terakhir sebagai kepala kantor cabang terbesar dengan 13.000 pelanggan,”

“Selama ini menunjukkan prestasi dan menjadi kebanggaan kita semua. Tapi dengan kejadian ini, ya,” kata dia.

Akbar berharap, kejadian ini adalah yang pertama dan yang terakhir di lingkungan kerjanya, sehingga mengingatkan semua karyawan dan staf untuk berhati-hati di media sosial.

“Apalagi sekarang sudah ada imbauan dari pemerintah soal flexing atau gaya hidup hedon itu harus sudah tidak ada lagi,” ujar Akbar.

Diberitakan sebelumnya, aksi pamer Kepala PDAM Cianjur itu diunggah akun Tiktok pribadinya @Meyhaj.

Tak hanya pamer perhiasan, pejabat PDAM itu juga pamer uang dengan mengguyur tubuhnya dengan lembaran uang 100 ribu.

Ia memamerkan perhiasan dan uang tersebut di akun TikTok miliknya.

Namun kini video tersebut sudah tak tersedia lagi.

Meski demikian video Imas itu sudah tersebar luas di media sosial, salah satunya akun Instagram @majeliskopi08.

“Viral di media sosial platform tiktok sosok diduga pejabat PDAM Cianjur pamer uang dan perhiasan. Alhamdulillah kalau kemakmuran rakyat diwakili oleh pejabat-pejabatnya,” isi narasi dalam keterangan unggahan @majeliskopi08.

Dalam video tersebut, terlihat Imas sedang berpose sambil bernyanyi dan melemparkan sejumlah uang.

Uang-uang itu terlihat dalam pecahan lembaran Rp 100 ribu yang dihamburkan di sekitarnya.

Selain memamerkan uang, dia juga seringkali menunjukkan berbagai perhiasan yang dimilikinya.

Tampak jelas Imas menunjukkan cincin dan gelang emas di tangan kirinya.

Viralnya video disoroti oleh pegiat media sosial Cianjur, Asep Ibrahimi.

Asep menilai aksi pamer harta kekayaan yang dilakukan seorang pejabat PDAM tersebut sangat tak pantas.

“Saya sangat menyayangkan penggunaan media sosial yang kurang bijak itu, terlebih dilakukan oleh seorang pejabat, apalagi saat ini pelayanan PDAM di masyarakat cukup buruk,” ucap Asep.

Kepala Cabang PDAM Cianjur Imas Maesaroh pun membenarkan video yang beredar tersebut merupakan dirinya.

Namun Imas membantah video tersebut diposting untuk pamer, bahkan uang tersebut bukan dari hasil korupsi.

PDAM Ciancur

“Saya memang salah, karena diposting di media sosial, Namun itu semua bukan hasil korupsi. Silahkan tanya ke seluruh pegawai Perumdam Tirta Mukti bagaimana saya sehari-hari,” kata Imas Masitoh.

 

 

Buat Konten Menjilat Es Krim, Wanita Cantik Ini Minta Maaf

0
Menjilat Es Krim
Wanita cantik “Menjilat Es Krim” yang mendadak viral dan menghebohkan warga net berakhir minta maaf. Ia adalah Oklin Fia salah satu Selebgram.

Ia mengaku motifnya membuat konten video menjilat es krim di depan kemaluan pria hanya untuk senang-senang.

“Sesuai dengan pemeriksaan, Oklin Fia sudah menyampaikan konten itu dibuat untuk sekadar happy-happy, lucu-lucuan, tidak ada maksud untuk menghina agama tertentu,” ujar Budiansyah, kuasa hukum Oklin Fia, di Polres Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023).

Diketahui, karena konten tersebut, Oklin Fia dilaporkan dengan tuduhan perbuatan asusila oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).

Selebgram tersebut telah diperiksa polisi karena laporan itu. Ia dicecar 26 pertanyaan oleh polisi terkait pembuatan video tersebut.

Budiansyah mengatakan kliennya akan menghormati proses hukum dan kooperatif.

“Komitmennya adalah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan kami akan jadi warga negara yang baik dan kami siap menghadapi proses hukum,” kata Budiansyah menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Oklin Fia mengaku membuat video itu karena meniru konten orang lain. Ia menyesali perbuatannya.

“Intinya di video itu, kenapa saya buat video itu? Karena ada video lain yang membuat video itu juga. Jadi saya re-create juga,” ujar Oklin Fia.

“Saya juga memohon maaf kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan masalah ini kepada orang tua saya, keluarga saya, maupun lembaga-lembaga tempat pendidikan saya menimba ilmu,” lanjutnya.

Selain itu, Oklin Fia juga mengeklaim telah menonaktifkan semua media sosialnya sejak 7 Agustus 2023, mulai dari Instagram hingga TikTok. Maka dengan demikian, kata dia, apabila ada akun-akun yang mengatasnamakan dirinya yang melakukan provokasi dipastikan bukan dirinya

Sebelumnya, Oklin Fia panen hujatan karena memproduksi konten mesum yang diunggah di akun media sosialnya. Salah satunya ketika dia menjilati es krim yang diletakkan di depan alat kelamin pria. Akibat ulahnya, Oklin Fia resmi dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat.

“Kami laporkan Oklin Fia, alhamdulillah diterima Laporan polisinya,” ujar Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Gurun Arisastra dalam keterangannya.

Oklin Fia dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat, pada Senin (14/8/2023). Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/2020/VIII/2023/SPKT POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA, tanggal 14 Agustus 2023. Dalam laporan itu, Oklin Fia dianggap melanggar kesusilaan dan penodaan agama.

“Dia buat konten di medsos memakai jilbab menjilat es cream sambil duduk di depan kelamin pria ini keterlaluan, kami menilai perbuatannya pansos murahan, ini berpotensi melanggar kesusilaan dan penodaan terhadap agama, karena jilbab merupakan identitas agama Islam,” kata Gurun mengecam. (As/Red)