Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 174

Lokalisasi Narkoba di Jermal 15 Digerebek Polisi “Big Bos Belum Tertangkap”

0
Jermal 15
Polisi saat di Lokalisasi Narkoba dan Judi di Jalan Jermal 15
Medan – Terkait pemberitaan viral, Polisi gerebek lokalisasi narkoba di tanah garapan jalan Jermal 15, Percut Sei Tuan. Namun aksi Polisi itu bocor yang hanya meringkus 4 orang.

Hingga sampai saat ini, Polisi belum berhasil meringkus Big Bos pengatur strategi narkoba di tanah garapan Jalan Jermal 15, Percut Sei Tuan.

Selain 4 tersangka, polisi juga mengamankan alat isap sabu, pipet dan plastik bening tersimpan di dalam rumah berinisial S dan N.

Aksi pengerebekan Polisi itu sepertinya sudah diketahui, sehingga tampak sepi dan barak- barak sudah tidak terlihat, bahkan rumah- rumah warga ditempat itu sudah terlihat terkunci dengan tidak adanya penghuni di rumah. Sunyi senyap tidak seperti hari-hari sebelumnya.

“Dalam operasi ini kami berhasil menangkap 4 orang pemakai narkoba dan barang bukti sabu sabu beberapa gram serta alat isap dan timbangan,” ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Jhon Rakuta Sitepu, Rabu (02/08/2023).

Katanya, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Perlu diketahui, Polisi telah melakukan beberapa kali penertiban di lokalisasi narkoba tersebut, namun pengendali Narkoba dan Judi di wilayah itu belum terungkap.

Sementara menurut Kepala Dusun 1 Tanah garapan Desa Amplas kecamatan Percut Sei Tuan, Ruamanto mengatakan petugas berhasil mengamankan benda diduga sabu didalam rumah terduga Bandar sabu inisial N.

“Ada tadi bang sabunya, dapat tadi dibelakang rumah itu”:ungkap Rusmanto. (As)

 

Soal Kasus Dugaan OTT, Kepsek SMP Negeri se-Sergai Kembali Diperiksa

0
Negeri
Ket. Poto: Kantor Sat Reskrim Polres Sergai

Sergai, Aktiva.news – Seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri se-kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali memenuhi panggilan kedua terkait kasus dugaan tertangkap tangan.

Ketua dan Sekretaris musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMP Negeri, Selasa (1/8/2023).

Demikian dibenarkan oleh Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra, S.I.K saat dikonfirmasi wartawan soal diperiksanya Kepala Sekolah SMP Negeri se-Sergai.

“Ya benar, karena sudah naik sidik kemarin, maka kita kembali periksa seluruh Kepala Sekolah SMP Negeri. Setelah ini akan penetapan tersangka dan akan digelar di Polda,”paparnya.

Saat ditanya wartawan, selain para Kepala Sekolah apakah ada pihak lain yang akan diperiksa seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai.

“Masih didalami bang,”kata AKP Made Yoga Mahendra.

Sebelumnya diberitakan, terkait Kasus dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lingkungan Dinas Pendidikan Serdang Bedagai (Sergai) mulai ada titik terang, maka bakal terancam ditetapkan tersangka.

Dugaan tersebut, Sat Reskrim Polres Sergai berhasil mengamankan Kepsek SMP Negeri 2 Bandar Khalifah inisial RS selaku Ketua MKKS SMP Negeri se-Sergai dan inisial ST selaku Kepsek SMPN 1,Tebing Syahbandar sebagai Sekretaris MKKS berikut uang tunai sebesar Rp 23.700.000, pada Rabu (13/7/2023) kemarin sekitar pukul 14:00 WIB.

Saat dikonfirmasi wartawan Jumat (21/7), Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra, S.I.K menegaskan kasus dugaan OTT tersebut dari penyelidikan mau dinaikan menjadikan penyidikan.

“Mau naik sidik. Kita lagi dilengkapi mindiknya, nanti setelah gelar ditetapkan tersangka,”ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Dikatakan AKP Made, Sat Reskrim Polres Sergai juga sudah memeriksa dan memintai keterangan terhadap Kepala Sekolah dan Pengurus musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS).

“Kepala sekolah dan pengurus MKKS sudah dimintai keterangan.
Kalau Kabid SMP belum diperiksa,”tegasnya.

Ari

Kades di Banten Korupsi Dana Desa, Uangnya Berfoyo-foya di Klub Malam

0
Kades Desa
Mantan Kepala Desa (Kades) Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, bernama Aklani melakukan tindak korupsi dana desa tahun 2015-2021 senilai Rp 925 juta.

Ternyata, uang itu bersumber dari proyek fiktif yang dibikinnya.

Setelah berhasil mendapat uang Rp 925 juta itu, mantan Kades di Banten ini menggunakannya untuk menikahi istri ke-5. Selain itu, uangnya juga digunakannya untuk berfoyo-foya di klub malam.

Ia adalah Aklani, mantan Kepala Desa (Kades) Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.

Aklani terpilih menjadi Kades Lontar pada Pilkades serentak Kabupaten Serang tahun 2015 dengan masa jabatan 2015-2021.

Nah pada 2020, dia membuat proyek fiktif, yang mana uang tersebut untuk memperkaya dirinya. Perbuatan Aklani pun akhirnya terungkap setelah dilakukan pemeriksaan.

Ia langsung ditahan karena diduga korupsi dana desa.

Mantan Kades Lontar tersebut menggunakan duit hasil korupsi dana desa tahun anggaran 2020 berfoya-foya di tempat hiburan malam dan menikah lagi.

Padahal dirinya sudah memiliki 4 istri dan 20 anak. Uang korupsi itu juga ia gunakan untuk menafkahi anggota keluarganya.

Jaksa penuntut umum (JPU) pun mendakwa Aklani.

“Secara melawan hukum telah mencairkan anggaran Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah serta Bantuan Keuangan Provinsi pada Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2020,” kata Jaksa Subardi saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Serang, Senin (31/7/2023), dikutip dari Kompas.com.

“Namun pekerjaan atau kegiatan tidak dilaksanakan,” sambung Subardi di hadapan majelis hakim yang diketuai Dedy Adi Saputra.

Subardi menyebut, pekerjaan yang tidak dilaksanakan atau fiktif yakni pekerjaan rabat beton di RT 03, RW 04 dan RT 19 RW 05 Desa Lontar senilai masing-masing Rp 71.350.000 dan Rp 213.372.000.

Kemudian, kegiatan pemberdayaan masyarakat desa berupa kegiatan pelatihan service handphone fiktif dengan anggaran senilai Rp 43.673.250.

Selain itu, kegiatan penyelenggaraan desa siaga Covid-19 pada Tahun 2020 yang tidak dilaksanakan senilai Rp 50.000.000.

Tak hanya kegiatan fiktif, honor atau gaji staf desa dan tunjangan anggota BPD senilai Rp 27.900.000. juga tidak dibayarkan.

“Realisasi belanja kegiatan senilai Rp47.511.300. Namun, belanja kegiatan tersebut merupakan pembayaran fiktif,” ujar Subardi.

Dalam dakwaan itu, Aklani ternyata juga tidak menyetorkan pajak disetorkan ke kas negara senilai Rp 8.662.454,00.

Bahkan, sisa saldo kas desa pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp 462.884.503,00 diambil oleh terdakwa di tahun 2020.

“Telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu diri terdakwa sendiri sebanyak Rp 925.353.507,00,” kata Subardi.

Aklani didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
(As/Red)

Kabur dari Tahanan, Putra Berhasil Ditangkap

0
Kabur
Poto, ES alias Putra gunakan baju tahanan

Sergai, Aktiva.news – ES alias Putra (32) merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) tahanan kabur dari Ruang Tahanan Polres Sergai di tahun 2020 lalu, kini telah di tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sergai.

Informasi yang di himpun, ES alias Putra yang kabur dari tahanan berhasil di tangkap di kediaman orang tuanya di Dusun II Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (30/7/2023) sekitar Pukul 21:00 WIB

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Sergai AKP Juriadi membenarkan penangkapan ES alias Putra yang kabur dari tahanan

“Benar, Tim telah menangkap seorang DPO kasus Narkoba yang telah kabur dari tahanan Polres Sergai di tahun 2020 lalu berinisial ES alias Putra,” kata AKP Juriadi, Senin (31/7/2023).

Dijelaskan AKP Juriadi penangkapan itu berawal dari penyelidikan Tim, dimana sebelumnya tim mendapat informasi bahwa ES telah pulang kerumah orang tuanya.

“Saat Tim Sat Reserse Narkoba Polres Sergai menjelaskan ke orang tuanya bahwasannya kedatangan Tim dari Polres Sergai, tiba tiba tahanan ES keluar dari dalam kamar lalu lari kebelakang dan lompat kedalam sumur yang dalamnya mencapai 20 meter, kemuduian ES alias Putra disuruh naik dan selanjutnya diamankan dan ES alias Putra dibawa Mapolres Sergai guna proses lanjut,”papar AKP Juriadi.

Ditambahkan AKP Juriadi, Es alias Putra merupakan tahanan Polres Sergai berdasarkan LP/271/VII/2020/SU/RES SERGAI Tentang Narkoba. saat itu, Proses hukumnya sebelum melarikan diri telah selesai Tahap Penyidikan di Sat Narkoba dan telah Tahap II ke JPU Sergai.

Ari

Lantik Charles Bantjin Jadi Pj Sekda, ini Pesan Bupati Dairi Eddy Berutu

0

DAIRI – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu melantik dan mengambil sumpah janji jabatan, Surung Charles Lamhot Bantjin menjadi Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Dairi, Selasa (1/8/2023) di ruang rapat Setdakab Dairi.

Usai melantik, Eddy Berutu mengucapkan selamat dan sukses kepada Charles Bantjin sebagai Pj Sekda Dairi dan meminta Charles untuk menjalankan tugasnya sebagai Pj. Sekda dengan sebaik-baiknya sesuai dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Dairi untuk mewujudkan Dairi Unggul.

“Kesempatan ini tidak akan datang dua kali. Kepercayaan untuk menjabat sebagai Pj. Sekda saat ini saya berikan kepada saudara, untuk itu bekerjalah sebaik mungkin. Karena tugas dan tanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan di kabupaten Dairi ini sedang menunggu,” ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Dandim 0206/Dairi, Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban diwakili Danramil 02/SDK, Kapten Inf Aspan Ramadan Siregar. Pimpinan OPD Pemkab Dairi. Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu dan Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Dairi, Elfinka Hutapea. (Nid)

Warga Medan Kaget Siaran TV Analog Dimatikan, Ini Kata Partai Buruh Kota Medan

0
Tv analog
Per tanggal 31 Juli 2023 pukul 00.00 wib, Pemerintah mematikan siaran Tv analog di Kota Medan dan sekitarnya. Banyak masyarakat miskin yang kaget, keberatan dan mengeluh atas kebijakan ini karena tidak lagi bisa mengakses siaran Tv analog seperti hari-hari biasanya.

“Semalam saya bolak balik hidupkan Tv tapi siarannya tidak kunjung ada dan gambarnya layarnya trus seperti semut, saya kira Tv saya rusak eh dapat info dari tetangga ternyata siaran Tv analog dimatiin sama pemerintah dan harus diganti dengan Tv digital. Saya kaget dan kecewa dengan Pemerintah, bagaimana kami harus beli Tv digital yang harganya lebih mahal, gaji saya kerja aja selalu gak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga saya sehari-hari” ; keluh Rahmad yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik dan tinggal di daerah Marelan – kota Medan.

Tony Rickson Silalahi, SH ; Ketua Exco Partai Buruh & FSPMI – KSPI Kota Medan, mengatakan : “banyak masyarakat Kota Medan khususnya rakyat miskin yang keberatan dengan kebijakan Pemerintah yang mematikan siaran Tv analog secara sepihak dan tiba-tiba ini. Kaget ya karena tidak ada info yang memadai diterima masyarakat tentang kebijakan ini, keberatan ya karena diharuskan membeli Tv digital dengan harga yang lebih mahal.”

“Ditengah minim dan sulitnya mencari lapangan kerja, kalaupun dapat kerja upah murah dan mudah di PHK serta mahalnya harga-harga barang, harusnya Pemerintah membantu rakyatnya agar tidak semakin miskin bukan malah membuat kebijakan yang semakin menyusahkan rakyatnya yang sudah miskin. Bagaimana jika rakyat miskin tidak mampu membeli Tv digital dan tidak punya Hp android, apakah rakyat miskin dan keluarganya tidak berhak mendapatkan informasi ? bukankah tiap-tiap warganegara termasuk rakyat miskin berhak untuk mendapatkan informasi agar kehidupan bangsa ini semakin cerdas dan itu menjadi tanggungjawab penuh negara terhadap setiap warganegaranya sesuai amanat konstitusi UUD 45” ; kata Tony yang juga Calon Legislatif Partai Buruh DPRD-SU Dapil Sumut I ini.

“Saya menduga ada motif bisnis dibalik kebijakan ini, bayangkan ada berapa ribu atau juta orang yang harus membeli Tv digital atas kebijakan ini. Pebisnis-pebisnis di bidang Tv dan elektronik pasti akan sangat diuntungkan, tapi rakyat miskin pastinya akan sangat disusahkan dengan kebijakan ini. Saya mewakili rakyat miskin klas pekerja : buruh, tani, nelayan, miskin kota di kota Medan meminta kepada Pemerintah baik Menkominfo, Gubernur Sumatera Utara, Walikota Medan maupun Wakil Rakyat DPR-RI, DPRD-SU dan DPRD Medan agar menghentikan kebijakan ini. Mohon dikaji ulang dan berikan solusi atas persoalan ini agar tidak memberatkan dan menyusahkan rakyat miskin ; tukas Tony mengakhiri. (*)

Mamre GBKP Runggun Namo Riam Lakukan Porseni

0
Mamre GBKP
Sebanyak 8 sektor yang berada di wilayah Mamre GBKP runggun Namo Riam ikuti Porseni (Pekan Olahraga Dan Seni) di Jambur Rudangta Namo Puli. Perlombaan ini akan berlangsung kurang lebih selama 1 bulan.

Cabang olahraga yang dipertandingkan, Bulutangkis, Tenis Meja, Catur, Dam Batu Gembira, Memancing, Bola Volly, Cerdas Tangkas Alkitab (CTA) dan Vokal Grup.

Kegiatan ini dibuka langsung Ketua BPMR Namo Riam Pt. Adi Putra Sembiring, “kegiatan Porseni Mamre Namo Riam 2023 resmi dibuka,”katanya, Minggu 30 Juli 2023.

Mamre GBKP

Ketua panitia Porseni Mamre GBKP Runggun Namo Riam dr. Firman Erdona Sebayang dalam sambutannya mengatakan banyak terima kasih kepada semua Mamre yang telah mengadakan kegiatan tersebut dan BPMR Namo Riam serta segala pihak pendukung terlaksananya Porseni di GBKP Runggun Namo Riam.

Masih ditempat yang sama, BP Mamre Runggun Namo Riam dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras panitia porseni atas kesuksesan kegiatan tersebut dengan mengusung tema Ersuli “Ersada Muat Simehuli” Agar mamre bisa bersatu dan bersama sama untuk melakukan kegiatan yang baik kedepannya.

Mamre GBKP

Sementara itu, BP. Mamre Klasis Pancur Batu Letkol (Purn) Danial Pandia merasa bangga kepada mamre GBKP Namo Riam. Ia berharap Mamre Namo Riam mampu menjadi role model untuk mamre di Gereja GBKP lainnya.

Kepala Desa Namo Riam Makna Persadanta Sembiring menambahkan “Kegiatan positif ini bisa terus terlaksana kedepannya dan tetap terlaksana tiap tahunya, jangan sampai disini saja, “harapnya. (As)

Korban Kebakaran Pasar Sidikalang Apresiasi Respons Cepat Pemkab Dairi

0

DAIRI – Pedagang Pasar Sidikalang Blok D3 yang menjadi korban kebakaran yang terjadi pada Jumat (28/7/2023) lalu, mengapresiasi respon yang diberikan Pemerintah Kabupaten Dairi dengan sangat cepat.

Hal ini disampaikan mereka pada saat Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban, Senin (31/7/2023) di pelataraan Pasar Sidikalang.

“Kita harus akui bahwa respon yang diberikan kepada kita sangat cepat. Usai kejadian, paginya sekitar pukul 08.00 WIB, pihak PD Pasar langsung membuatkan tenda sementara untuk tempat kita berjualan. Kita tetap difasilitasi dan respon mereka sangat cepat. Hari ini Bupati Dairi datang langsung dan memberikan bantuan dan dukungan moril kepada kita,” ujar salah seorang korban, Binner Samosir.

Selanjutnya, masih mewakili korban, Bantu Hutasoit dan Pandi Lumbangaol juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dairi, karena telah mengunjungi dan memberikan dukungan moril kepada korban.

Diakui mereka, kedatangan Eddy Berutu merupakan semangat kepada para pedagang untuk terus optimis dan tabah dalam menghadapi musibah yang sedang melanda mereka.

“Terima kasih telah mendatangi kami sekaligus memberikan bantuan ini untuk kami. Kedatangan Pak Bupati adalah kekuatan baru untuk kami. Namun, kami berharap agar tempat perdagangan kami ini segera diperbaiki, agar kami dapat tetap menjalankan kegiatan kami seperti biasanya,” ujar Pandi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut yaitu Kepala Dinas Sosial Charles Bancin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi Hotmaida Butar-Butar, Kabag Perekonomian Setdakab Dairi Lipinus Sembiring, dan Dirut PD Pasar Sidikalang Jhon Tonny Sidabutar. (Nid)

Resmi Terima SK, 514 P3K Nyatakan Siap Wujudkan Dairi Unggul

0

DAIRI – Setelah resmi menerima Surat Keterangan (SK) Pegawai Pemerintah dari Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu di Gedung Olahraga Sidikalang, Senin, (31/7/2023), sebanyak 514 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) menyatakan siap mewujudkan program Pemerintah Kabupaten Dairi dalam mewujudkan Dairi Unggul.

Gracelya Paramita Naninggolan, salah seorang penerima SK yang juga berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 2 Siempat Nempu, menyampaikan komitmennya dalam membantu Bupati Dairi dalam mewujudkan Dairi Cerdas.

“Sebagai tenaga pendidik, saya akan berupaya dalam memberikan pengajaran yang baik sehingga tercipta anak-anak Dairi yang cerdas dan juga unggul, sesuai dengan visi program Pemerintah Kabupaten Dairi,” ujarnya.

Grace, sapaan akrabnya, juga menyampaikam terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Dairi atas perhatian yang telah diberikan kepada tenaga pendidik se-Kabupaten Dairi.

“Saya juga sangat berharap, agar teman-teman tenaga pendidik lain yang belum mendapat kesempatan saat ini, kedepannya dapat memperoleh kesempatan seperti yang kami rasakan,” ujar Grace.

Hal yang sama juga disampaikan Janvenus Ginting, penerima SK yang juga berprofesi sebagai guru di SD Negeri 034820 Petundal, Kecamatan Tanah Pinem.

“Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Dairi beserta jajarannya, karena atas dukungannya kami dapat menjadi ASN P3K. Tentu kami berkomitmen agar kedepannya dapat berpatisipasi dalam mewujudkan visi misi pemerintah yaitu Dairi Unggul,” ujar Javenus.

Pada kesempatan yang sama, Jerry Batubara yang berprofesi sebagai guru di UPT SDN 037145 Lae Pinang juga menyampaikan rasa bangganya, karena Bupati Dairi yang telah terlibat langsung dalam penyerahan SK P3K tersebut.

“Hal ini merupakan anugrah yang luar biasa dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ditambah dengan kehadiran Bupati Dairi pada kegiatan ini, merupakan kebanggan bagi kami semua. Kedepannya kami akan terus berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik dalam mencapai Dairi Cerdas Dairi Unggul,” ujarnya.

Seusai penyerahan SK P3K, Bupati Dairi dalam sambutannya berpesan agar seluruh pegawai P3K yang baru diangkat harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga disiplin, menjauhi narkoba, menjauhi korupsi, dan mampu menerapkan sistem pemerintahan yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Saat ini, ASN memiliki core values ​​yang baru, yaitu BERAKHLAK yang merupakan akronim dari orientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Maka jadikan ini sebagai panduan dalam berperilaku dan nilai dasar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Eddy. (Nid)

Bupati Dairi Eddy Berutu Berikan Bantuan Kepada Pedagang Korban Kebakaran Pasar Sidikalang

0

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu memberikan bantuan kepada para pedagang Pasar Sidikalang yang menjadi korban kebakaran yang terjadi pada Jumat 28 Juli 2023 sekitar pukul 01.20 dini hari. Bantuan diberikan kepada 27 orang pedagang yang menjadi pemilik lapak dagangan di blok D3.

Dalam kegiatan tersebut, Eddy Berutu menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang terjadi. Bupati berharap kebakaran ini akan menjadi pertanda bagi kita untuk tetap selalu waspada. “Saya sangat prihatin, jika sudah terjadi kebakaran berarti ada kerugian terutama kerugian jiwa. Informasi yang saya terima, satuan damkar juga begerak dengan cepat untuk memadamkan api, saya apresiasi akan hal tersebut,” ucapnya, Senin 31 Juli 2023, di Pasar Sidikalang.

Eddy Berutu mengatakan kehadirannya bersama jajaran Pemkab Dairi adalah untuk memberikan dukungan bantuan moral. Namun tidak cukup hanya dukungan moral, Bupati berujar, harus ada tindak lanjut agar para pedagang dapat melakukan aktivitas jual beli seperti biasanya.

“Saya ingin kita maju, saya ingin kita memiliki harapan agar lebih baik di depannya. Pasar ini adalah tempat bertemu pembeli dan penjual, jadi sangat penting keberadaannya harus dijaga dan terus diperbaiki. Saya berharap apa yang akan kami berikan bantuan ini bisa memberikan kekuatan kepada kita semua. Hal seperti ini harus dicegah dan dikelola dengan baik,” kata Eddy Berutu.

Sementara itu, perwakilan para pedagang usai menerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Dairi Eddy Berutu bersama jajarannya. Pedagang berharap agar lapak tempat mereka berjualan segera diperbaiki sehingga aktivitas perdagangan dapat terlaksana dengan baik.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan Direktur PD. Pasar Sidikalang Jhon Tony Sidabutar, Kepala Dinas Sosial Charles Bancin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hotmaida Butarbutar, Kepala Bagian Perekonomian Lipinus Sembiring. (As)