Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 179

Lantik Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas, Ini Pesan Bupati Dairi Eddy Berutu

0

DAIRI – Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu lantik dan mengambil sumpah janji jabatan, Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak 4 orang, Pejabat administrator 2 orang dan Pejabat Pengawas 17 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, Jumat (14/2023) di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Raja Ekuten Asah Ujung, Kabupaten Dairi.

Usai melantik, Bupati Eddy Berutu berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik hari ini agar menjalankan kewajibannya sesuai dengan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan.

Eddy juga menyebut bahwa pelantikan merupakan bagian dari kehidupan organisasi yang dilakukan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan serta pembinaan para pegawai.

“Hal ini adalah hal yang sudah biasa di dalam organisasi. Kita lakukan ini untuk menghasilkan PNS yang profesional sehingga keinginan kita untuk melakukan pembangunan di tengah-tengah masyarakat dapat terwujud,” Ucapnya.

Eddy juga berpesan, agar seluruh PNS yang baru saja dilantik, untuk segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru. Dikatakannya, hal itu untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan bersama-sama dalam mewujudkan visi misi Dairi Unggul yaitu Mensejahterakan Masyarakat Dalam Harmoni Keberagaman.

“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Tunjukkan dedikasi dan loyalitasmu dimanapun berada. Hindari perilaku tercela dan buktikan bahwa kalian adalah orang-orang terbaik untuk mewujudkan Dairi Unggul melalui bidang dan tugas masing-masing,” Tuturnya.

Adapun nama-nama pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yaitu Drs. Jonni Waslin Purba sebelumnya menjabat sebagai asisten perekonomian dan pembangunan Setdakab menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Fatimah Boang Manalu S.Pd.SD, M.Si sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Suasta Ginting S.Sos MAP sebelumnya menjadi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah menjadi asisten perekonomian dan pembangunan Setdakab. Budianta Pinem SE sebelumya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Setdakab menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, adapun nama-nama pejabat administrator yaitu Siti Fatimah Angkat A.Md sebelumnya menjabat sebagai petugas protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab menjadi Kasubbag Protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab. Selanjutnya, Jerliana Marbun A.Md sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Protokol pada bagian protokol dan komunikasi pimpinan pada Setdakab menjadi kasi tata pemerintahan, ketentraman dan ketertiban umum pada kelurahan Bintang Hulu. (As)

Sering Terdengar Polisi Baik Polisi Jahat “Konflik Kepentingan”

0
Polisi Baik
Ilustrasi Polisi Tolak Suap
Anda mungkin sering mendengar istilah “good cop, bad cop” di film film Hollywood. Sebenarnya istilah ini awalnya mengacu pada suatu teknik interogasi pada tersangka, agar yang bersangkutan merasa terancam pada satu polisi, dan merasa nyaman pada sosok polisi penyidik lainnya.

Dengan demikian ia diharapkan mau membuka berbagai informasi kunci kepada si “polisi baik”.

Tapi di luar skenario film, fakta tentang keberadaan polisi baik dan polisi jahat itu memang ada.

Tidak semua polisi dapat memegang sumpahnya, sebagaimana hal yang nyata juga terjadi pada profesi lainnya. Tetapi siapapun oknumnya, tentu mereka tetap akan berusaha menjaga korps, sebab korps tidak hanya berurusan dengan perilaku personal.

Dia adalah sebuah institusi yang terkait dengan eksistensi suatu negara. Maka polisi baik dan polisi jahat tidak boleh sampai mempengaruhi marwah atau kehormatan lembaga.

Saat ini, kepolisian yang kuat semakin dirasakan keperluannya hadir di tengah masyarakat. Kasus-kasus begal, narkotika, dan jaringan-jaringan terorganisir sudah mulai mengganggu ketenteraman hidup warga.

Aksi-aksi mereka memberikan teror dan menyebabkan rasa aman menjadi mahal. Di tengah situasi ini, harapan masyarakat hanyalah Polri.

Tetapi apabila harapan itu tidak dapat segera ditunjukkan dengan kekuatan dan kesungguhan, maka berbagai spekulasi bisa muncul ke permukaan yang pada akhirnya mengikis kepercayaan terhadap kepolisian.

Spekulasi itu bisa macam-macam. Selain dianggap kurang responsif, kecurigaan yang lebih jauh dapat melebar kepada isu “bad cop” tadi.

Benarkah polisi terlibat dalam konflik kepentingan dengan organisasi kejahatan? Inilah yang sangat ditakutkan, karena apabila antara polisi dan masyarakat tidak terdapat saling kepercayaan, maka yang bergembira adalah para penjahat yang sebenarnya di luar sana.

Polisi tidak selamanya bekerja dalam penyamaran, penangkapan, dan penanggulangan kejahatan. Beberapa di antara mereka secara ikhlas menambah kegiatan sebagai pekerja sosial.

Mereka mengambil inisiatif untuk menolong orang yang kesusahan secara ekonomi sepanjang jangkauan tangan mereka.

Dengan menghadirkan tindakan-tindakan manusiawi yang melampaui penugasan resmi ini, kami berharap kepercayaan publik terhadap jajaran kepolisian tetap dapat dipelihara, yang pada akhirnya menjadi sumbu kekuatan untuk menangkal dan menghilangkan kejahatan-kejahatan terorganisir, apalagi dalam soal kriminalitas yang tingkat ancamannya semakin tinggi.

Semoga dengan liputan-liputan seperti ini, neraca antara “good cop” dan “bad cop” semakin memberikan bobot pada keberadaan polisi-polisi baik dan inspiratif. Dan kiranya, kepolisian kita tetap dapat diandalkan, dan selalu bertindak secara presisi. Good cop is good news! (Tabloid Potret)

Masyarakat Ramaikan Malam Seni dan Budaya Dairi di PRSU, Bupati Eddy Berutu Sampaikan Capaian Kinerja Pemerintah

0

DAIRI – Masyarakat Dairi sangat antusias menghadiri malam pagelaran seni dan budaya Pakpak yang diadakan oleh Pemkab Dairi, Rabu, 12 Juli 2023, pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang diadakan di Kota Medan.

Antusias tersebut diberikan masyarakat karena Pemkab Dairi menampilkan pertunjukan cerita daerah Legenda Sitagandera.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kegiatan PRSU dapat menjadi momen yang baik bagi permasalahan sosial, ekonomi dan budaya yang dihadapi oleh Sumatera Utara dengan pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas diri, dan optimalisasi sosial budaya.

Untuk Kabupaten Dairi, Eddy Berutu mengatakan optimisme dalam menjalankan pembangunan relevan dengan berbagai indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Dairi.

Seperti halnya indeks pembangunan manusia (IPM) di tahun 2020 sebesar 71,57 menjadi 71,84 di tahun 2021. Tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dimana tahun 2020 sebesar 1,75% menjadi 1,49%.

“Pertumbuhan ekonomi di Dairi tahun 2020 yang anjlok secara global sebesar -0, 94%, tahun 2021 meningkat menjadi 2,05%. Hal ini sebagai dampak mulai redanya Covid-19 yang menyebabkan respons positif pasar pada semua sektor di Dairi. Pemkab Dairi selalu berupaya untuk bergerak aktif dan cepat, pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap, pengembangan sektor perdagangan, penguatan pariwisata, pendidikan dan pertanian,” ucap Eddy Berutu.

Untuk sektor pertanian, Dairi sudah memiliki Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) holtikultura di Kecamatan Parbuluan yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

“Hasilnya yakni cabai sudah dikirim ke Kota Medan. Hal itu sebagai bentuk kerjasama antara Pemkab Dairi dengan Pemko Medan dalam menjaga ketahanan pangan dan inflasi” tutur Eddy Berutu.

Terdapat juga KPT sorgum di Kecamatan Tigalingga yang diresmikan Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.

Masih kata Bupati Eddy, saat ini Dairi sudah memiliki gedung perpustakaan yang telah diresmikan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando.

Gedung ini berdiri di Taman Rekreasi Sidikalang yang diberi nama Perpustakaan Raja Naga Jambe oleh tokoh masyarakat Pakpak.

“Gedung ini akan dilengkapi ruang teknologi informasi, ruang serbaguna, dan coffee shop. Segala fasilitas ini dapat menambah kecerdasan ilmu pengetahuan dan semangat pelajar Dairi, mendorong kualitas sumber daya manusia, memicu kreativitas, inovasi dan memberikan dampak pada lingkungan dan perkembangan ekonomi di Dairi,” ucap Eddy Berutu menutup sambutannya. (Nid)

Pemkab Dairi Sukses Persembahkan Legenda Sitagandera di PRSU

0
pemkab

DAIRI  – Pemerintah Kabupaten Dairi mempersembahkan cerita legenda Sitagandera sebagai persembahan utama pada malam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49, di Medan, Rabu (12/7/2023).

Legenda Sitagandera sendiri menceritakan perjalanan cinta seekor kera yang mencintai putri raja, Nan Tampuk Emas, namun mendapat penolakan dari sang raja.

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, kera tersebut berubah wujud menjadi seorang manusia dan puteri raja merasa sangat bahagia.

Sitagandera pun akhirnya diangkat menjadi raja untuk memimpin rakyatnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dairi Rahmatsyah Munthe mengatakan pertunjukan tersebut bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Pakpak dan mempromosikan pariwisata di Kabupaten Dairi.

“Pertunjukan ini merupakan aktualisasi dan implementasi rencana kerja pemerintah Kabupaten Dairi, terutama dalam sektor wisata dan budaya,” ujarnya.

Kami, kata Rahmat, menampilkan kesenian budaya tradisional maupun kreasi untuk menjaga kelestariannya dan membantu kemajuan Kabupaten Dairi dalam sektor wisata. Harapannya, sektor pariwisata dapat menjadi penggerak perekonomian di Kabupaten Dairi.

Penampilan kesenian budaya Pakpak Dairi pada malam PRSU ke-49, juga diiringi Tari Nan Tampuk Emas sebagai tari pembuka, persembahan tari kreasi Pakpak, dan pengenalan tenun Ulos Silalahi. (nid)

Ketua MKKS di OTT, Polres Sergai Amankan Barang Bukti Segini

0

Sergai – Aktiva.News -Team Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sehingga berhasil mengamankan oknum Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri se-Kabupaten Sergai berinisial RS, Rabu (13/7/2023) sekitar pukul 14:00 WIB.

Informasi dihimpun, RS dikabarkan juga sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandar Khalifah, yang saat itu memimpin MKKS di SMP Negeri 1 Sei Bamban.

RS diamankan diduga dengan sejumlah uang tunai dan saat ini telah diamankan ke Sat Reskrim Polres Sergai untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K saat dikonfirmasi Wartawan via WhatsAppnya Kamis (13/7) membenarkan adanya penangkapan secara OTT terhadap oknum Ketua MKKS yang juga sebagai Kepala Sekolah.

“Benar berita tersebut, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat sehingga Satreskrim menindak lanjuti dengan penyelidikan dan OTT. Saat ini sedang dilakukan pendalaman/pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk memenuhi unsur pidana bahwa adanya kutipan ilegal yang dilakukan pada saat MKKS tersebut,”papar AKBP Oxy.

Ketika ditanya jumlah barang bukti berupa uang yang diamankan Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Sergai, Kapolres menyebutkan diperkirakan sebesar Rp 24.000.000,- di lokasi sedangkan pengutipan itu belum tahu berkedok apa karena masih tahap pemeriksaan.

“Kurang lebih Rp 24 juta diamankan di TKP. Sementara masih pemeriksaan, tentunya nanti keterangan beserta bukti-buktinya kita pastikan dulu,”pungkasnya.

Terpisah, Kabid SMP Dinas Pendidikan Sergai, Maryam S.Pd saat dikonfirmasi awak media hingga kini belum menjawab. (Tim/Ard)

Jemaah Haji 1444H Dairi Apresiasi Dukungan Pemerintah Kabupaten Dairi

0

DAIRI – Jemaah haji dari Dairi berjumlah 21 orang telah tiba di Sidikalang dan disambut langsung oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu di Balai Budaya, Sidikalang, Senin (11/7/2023).

Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari jemaah haji, salah satunya disampaikan Wahidin Simanjorang.

“Menurut pandangan kami, Pemerintah Kabupaten Dairi sungguh luar biasa, dari awal pemberangkatan hingga penyambutan kedatangan kami. Hal ini tidak dapat kami balas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkahi Bupati Dairi Eddy Berutu dan pemerintahannya,” ujarnya.

Harapannya, kata Wahidin, Kabupaten Dairi menjadi semakin unggul, aman, tenteram, dan dapat mensejahterahkan masyarakat dalam harmoni keberagaman, tanpa membeda-bedakan agama, serta saling menghargai antar umat beragama.

Lebih lanjut, istri Wahidin Simanjorang, Purnama Berutu juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabuaten Dairi yang berperan dalam keberangkatan haji kloter enam Kabupaten Dairi.

“Saya beserta jemaah haji lainnya bersyukur atas berkah kesehatan dan keselamatan yang diberikan Allah untuk dapat melaksanakan ibadah haji. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pemberangkatan dan penyambutan dari Bupati Dairi serta semua jajarannya,” kata Purnama.

Wanita yang merupakan jemaah haji termuda dari Dairi tersebut juga menyampaikan, melalui keberangkatan haji tersebut mereka dapat menjadi haji mabrur yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan penyambutan jemaah haji 1444H kloter enam Kabupaten Dairi turut dihadiri Dandim 0206/Dairi Goklas Pirtahan Silaban, Kepala Kejaksaan Dairi Okto Rikardo, Perwakilan Kepolisian Resort Dairi, Ketua MUI Dairi Wahlin Munthe, Ketua PKK Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Ruspal Simarmata, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jhonny Hutasoit, dan keluarga jemaah haji. (As)

Bupati Eddy Berutu Berharap Pujakesuma Tetap Jaga Harmoni Keberagaman dan Jadi Penggerak Ekonomi Dairi

0

DAIRI  – Sebagai salah satu perkumpulan masyarakat suku Jawa terbesar di Kabupaten Dairi, Putra Jawa Kelahiran Sumatera yang akrab disebut Pujakesuma, menemui Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu di Pendopo bupati, Selasa (11/7/2023).

Kedatangan Pujakesuma pun disambut hangat Bupati didampingi Kaban Kesbangpol Jhon Hendrik dan Kadis PUTR Masaraya Berutu. Pujakesuma, melalui ketuanya Anwar Irawadi, mengatakan maksud kedatangan mereka untuk menyampaikan rencana menggelar pesta rakyat dengan tema keberagaman dan program sosial dan budaya Agustus mendatang.

“Tentu kita sangat menyambut baik inisiasi Pujakesuma ini. Ini adalah bagian penting dalam mempererat kesamaan pandang bahwa Dairi Unggul yang mensejahterakan dalam harmoni keberagaman adalah tugas kita bersama Pujakesuma turut menjaganya,” kata Bupati.

Terkait rencana pagelaran pesta budaya, kepada Pujakesuma, Bupati meminta untuk melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“UMKM ini jadi tulang punggung ekonomi kita terutama di saat pandemi beberapa tahun lalu. Tentu ini juga harus kita jaga bersama. Pemkab Dairi sudah melatih kurang lebih 5.000 orang pelaku UMKM guna memajukan atau menjual produk UMKM sebagai sumber ekonomi warga selain sektor pertanian,” ujarnya lagi.

Di akhir bincang-bincang, Eddy Berutu berharap kesempatan yang nantinya akan digelar menjadi momentum berbagi informasi dan pengetahuan sesama pelaku UMKM baik sesama anggota Pujakesuma juga masyarakat Dairi lainnya. Termasuk pemanfaatan digitalisasi bisnis seperti pemanfaatn Q-Ris dalam setiap transaksi.

“Semoga kesempatan yang ada mampu dimanfaatkan oleh warga Pujakesuma dan warga Dairi lainnya untuk saling berbagi ilmu. Saya ingin warga Pujakesuma jadi salah satu komunitas penggerak ekonomi dan kewirausahaan sehingga kita bersama-sama mampu melaju menuju kuadran yang lebih tinggi,” kata Bupati mengakhiri.

Sebelumnya, Anwar Irawadi menyampaikan bahwa komunitas Pujakesuma telah memiliki 6 pimpinan cabang (PC) di berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi dengan anggota sekitar 10 ribu orang.

“Dengan komunitas yang lumayan banyak kami ingin berpartisipasi memberikan kontribusi terhadap Kabupaten Dairi melalui pesta rakyat di gedung nasional yang melibatkan UMKM di Dairi. Dan mungkin rencana-rencana lain juga akan kita gelar seperti gelaran car free day di setiap Minggu sore, yang juga akan melibatkan UMKM,” katanya. (Nid)

Antisipasi Begal, Polres Sergai Tingkatkan Patroli

0
Polres

Sergai | Aktiva.News- Maraknya terjadi begal di Medan, Binjai dan Deli Serdang. Mendapatkan sorotan serius dari Kapolres Serdang Bedagai AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK, guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Wilkum Polres Kabupaten Serdang Bedagai.

Ketika diwawancarai langsung di Mapolres Sergai, Selasa (11/7/2023), AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK menyatakan patroli keliling dan penyuluhan terhadap orang tua terus dirutinkan untuk mengantisipasi kejahatan begal.

“Yang saya herannya pelakunya masih muda loh, maksudnya kayak gini tanggung jawabnya apa sih, punya anak istri belom, Jadikan untuk apa sih, itu yang kita herankan,” ucapnya.

Lanjutnya, makanya kita rutinkan Patroli malam, mulai yang masuk dari Pakam, dan yang masuk dari Tebing Tinggi untuk kita antisipasi dari yang mencurigai dan yang bergerombolan.

Kapolres Sergai juga menghimbau kepada Ormas dan masyarakat serta orang tua untuk menjaga anaknya dan membimbingnya untuk mengarahkan yang baik agar tekun belajar.

“Bahwa motivasi begal oleh pelaku ada indikasi untuk penyalahgunaan narkoba. Nah ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ketika ditanya apakah sudah ada pelaku begal di wilkum Polres Serdang Bedagai Oxy menjawab Alhamdulillah belum ada, tapi jangan sampai itu jadi pemicu, angka itu gak menjadi patokan tetapi kalau itu sudah meresahkan akan kita tindak tegas.

AKBP Oxy menegaskan Patroli setiap malam terus kita rutinkan begitu juga setiap Polsek. Sasaran lebih difokuskan kepada tempat yang rawan yakni Kecamatan Perbaungan, Teluk Mengkudu dan Tanjung Beringin.

“Memang setiap Polsek minim mobil patroli, namun itu tidak menyurutkan semangat untuk mempatroli dan mengamankan Kamtibmas di setiap Wilkum Polsek. Semoga Pemkab Sergai dapat memberikan hibah mobil Patroli untuk setiap Polsek,” tutup AKBP Oxy.
(Ari)

Tim Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul Amankan Pelaku Curanmor

0
Sergai | Aktiva.News – Tim Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul Resort Sergai, Polda Sumatera Utara, berhasil meringkus Masbudi Pohan alias Budi ( 50) warga Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, tersangka diringkus tanpa perlawanan di rumahnya.

Kapolsek Dolok Masihul AKP Zulham, SH, melalui Kanit Reskrim Iptu Ahmad Mula Purba, kepada wartawan Senin (10/7) menjelaskan awalnya adanya laporan korban ke Polsek Dolok Masihul, pada Jum’at (30/6/2023),

“Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam nomor polisi BK 3820 TAI di depan Toko Pakaian Restu Bunda, yang di parkirkan di Pajak Dolok Jln. Bisnis Center Lingk. I Kelurahan Pekan Dolok Masihul,”ujarnya.

Lanjutnya, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Dolok Masihul, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian 1 unit sepeda motor Yamaha Mio tahun pembuatan 2011 ditaksir sekitar Rp. 5 juta.

Mendapat Laporan korban tentang peristiwa pencurian Sepeda Motor di Jalan Bisnis Center Lingk. I Kel. Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai.

Atas perintah Kapolsek Dolok Masihul AKP Zulham, SH, Team Opsnal Polsek Dolok Masihul yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul Iptu AM, Purba , S.HI, MH melakukan cek TKP, mencatat keterangan saksi saksi, selanjutnya dilakukan oenyelidikan terhadap orang- orang yang dicurigai.

Pada Kamis 06 Juli 2023, Team Opsnal mendapat informasi bahwasannya diduga kuat pelaku Pencurian Sepeda Motor Merk. Yamaha Mio adalah Masbudi Pohan Alias Budi Marinir.

“Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku yang sedang berada dirumahnya,”paparnya.

Pada saat, sebut Kanit Reskrim, dilakukan penangkapan pelaku tidak ada melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya melakukan pencurian dengan menggunakan Kunci T, bukan saja di Dolok Masihul.

“Selanjutnya tim mengamankan Tersangka ke Polsek Dolok Masihul guna pengembangan dimana keberadaan sepeda motor tersebut,”tutupnya.
(Ari)

Gelar Operasi Antik, Polres Sergai Amankan 26 Tersangka

0
Polres
Sergai | Aktiva.News- Sat Res Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar operasi Antik tahun 2023 selama 21 hari, diawali dari 12 Juni hingga 02 Juli 2023.

Dalam Ops tersebut, guna memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Sergai.

Demikian disampaikan oleh Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta melalui Kasat Narkoba AKP Juriadi kepada wartawan, Senin (10/7) sore.

Dijelaskannya, selama operasi Antik terdapat 18 kasus dan sebanyak 26 orang menjadi tersangka yang telah diamankan oleh Sat Narkoba Polres Sergai.

“Dalam ops Antik itu sebanyak 11, 46 Gram barang bukti narkoba jenis sabu-sabu berhasil diamankan,”paparnya.

AKP Juriadi menambahkan, seluruh tersangka yang diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut dalam mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

“Pasal yang dikenakan yaitu pasal 114 dan 112 ayat (1 ) Undang -Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”tutupnya.

(Ari)