Beranda blog Halaman 208

Salam! OPD Kabupaten Dairi Kolaborasi Wujudkan Desa Tupak Raja Bebas Stunting

0
dairi

DAIRI – Pravelensi stunting di Desa Tupak Raja, Kecamatan Gunung Sitember menurut aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) selama tiga tahun berturut-turut selalu meningkat yaitu 31.72% pada tahun 2020, 35.04% pada tahun 2021 , dan 36,72% pada tahun 2022.

Sehingga dipandang perlu dilaksanakan kegiatan percepatan penurunan stunting secara konvergen oleh setiap perangkat daerah pengampu kegiatan yaitu, Dinas Kesehatan, Dinas P3ap2kb Kabupaten Dairi , Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi , Dinas Pertanian Kpp Dairi , Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Dispemdes Kab Dairi , Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Pemerintah Desa Tupak Raja.

Demikian disampaikan Kepala DP3AP2KB Ruspal Simarmata dalam pertemuan Praktik Baik Percepatan Penurunan Stunting melalui Kegiatan Bina Keluarga Balita Holistik Integratif di Jamburta Ras Barisan Mesin, Desa Tupak Raja, Kecamatan Gunung Sitember, Rabu (23/8/2023).

Ruspal menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan praktik baik dalam percepatan penurunan stunting dalam penyelamatan 1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk mencegah dan menurunkan angka stunting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan produktif.

“Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendukung percepatan tersebut antara lain memberikan layanan posyandu bagi balita dan ibu hamil, memberikan layanan administrasi kependudukan, melaksanakan pelayanan KB, melaksanakan peningkatan kapasitas tutor PAUD, memberikan bantuan pangan bagi anak stunting, pembinaan kader, pengembangan kapasitas kelembagaan masyarakat terkait sanitasi dan air minum berbasis masyarakat, serta pembekalan kepada kelompok dasawisma tentang kelengkapan data dan pengenalan aplikasi Sidasa,”ujarnya.

Selain itu, kata Ruspal, dilakukan juga pemberian bibit sayuran dan pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung program kawasan rumah pangan Lestari (KRPL), serta melaksanakan kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) tentang pola asuh anak, pola makan, perubahan perilaku masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih sehat (PHBS), pembinaan tentang delapan fungsi keluarga, program Bangga Kencana, dan Pembinaan Bina Keluraga Balita (BKB).

Disampaikan Ruspal, untuk mempercepat program tersebut maka dilakukan penguatan peran untuk keterpaduan program dan kegiatan di lini lapangan seperti penguatan tim penggerak PKK mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, dan kabupaten, penguatan peran bidan dalam menyatukan dan mendata setiap pelayanan yang ada di posyandu dan puskesmas terutama pemantauan ibu hamil, bayi, balita, dan kegiatan terkait pelayanan kesehatan.

“Diperlukan juga adanya penguatan kader posyandu, kader keluarga berencana, kader pembangunan manusia dan tim pendamping keluarga, serta penguatan sistem deteksi dini yang dimulai dari pendaftaran calon pengantin (catin) tiga bulan sebelum menikah. Dimana tiga bulan ini merupakan waktu minimal yang diperlukan untuk memperbaiki kualitas kehamilan pada pasangan baru,” ucapnya.

Seluruh dinas terkait, ujar Ruspal, senantiasa berkolaborasi dalam mewujudkan Desa Tupak Raja yang bebas stunting sesuai dengan visi misi yang telah diprogramkan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, yaitu Dairi Sehat, Dairi Cerdas, dan Dairi Unggul. (Nid)

Status Bunga yang Terus Dikenakan Oleh Bank Kepada Debitur Setelah Kredit Macet Tidak Dibenarkan Hukum

0
Bunga
Ilustrasi
Sering kali bank menagih kredit kepada debitur padahal debitur tidak sanggup bayar (wanprestasi) atau apabila debitur memiliki uang untuk membayar pokok kredit, bank justru menghitung uang yg disetorkan sebagai bunga atau denda.

Tindakan Bank yang menyatakan kredit debitur macet tapi bunga masih tetap dihitung terus tidaklah dibenarkan secara hukum.

Hal ini sejalan dengan Yurisprudensi Putusan Mahkamah Agung No. 2899 K/Pdt/1994, tanggal 15 Februari 1996 yang kaidah hukumnya menyatakan:

Bank yang sudah menyatakan suatu kredit macet, maka pada saat itu, kredit harus status quo dan karenanya tidak diperkenankan lagi untuk menambah dengan bunga.

Berdasarkan uraian di atas, maka jelas bahwa apabila kredit sudah dinyatakan macet, maka perhitungan atas bunganya juga harus dihentikan. Bank tidak boleh menambah/menghitung bunganya terus-menerus.

Pandangan Hukum Disampaikan Oleh : M.O.Saut Hamonangan Turnip, S.H., C.T.L.C., C.T.T (Advokat/Pengacara di T. S & Partners Law Firm)

2 Pencuri Kabel Telkom di Bromo Naik Mobil Patroli Polda Sumut, Pasang Muka Murung

0
Pencuri
MEDAN – Patroli Perintis Samapta Polda Sumut mengamankan dua pelaku pencurian kabel yang ditanam di Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area, Selasa (22/8) malam.

Awalnya personel Patroli Perintis Samapta Polda Sumut dipimpin Kanit Turjawali, Ipda Frans Hamonangan Tobing, melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi berbagai kejahatan.

Saat melintas di Jalan Bromo, personel Patroli melihat dua orang pria sedang menggali tanah untuk mencuri kabel yang ditanam.

Mengetahui hal itu, Tim Patroli bergerak cepat menangkap kedua pria pencuri kabel tersebut berinisial ZA dan MA. Lalu dilakukan pemeriksaan dan didapati barang bukti berupa tali, linggis, palu, pacul dan senter.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan personel Patroli Perintis Samapta Polda Sumut mengamankan dua orang pelaku pencurian kabel tanam.

Pencuri

“Kehadiran Patroli Perintis Samapta tentu untuk mencegah berbagai Kejahatan, tentu selain itu Patroli juga bertindak jika mendapatkan kejahatan tertangkap Tangan,” jelas Hadi.

Saat ini kedua pelaku pencurian kabel itu sudah diserahkan ke Mapolsek Medan Area untuk menjalani pemeriksaan.

“Di proses Oleh Polsek,” pungkas Hadi.
(As/Hms)

Polres Binjai Tanam 1000 Pohon Dukung Pelestarian Alam

0
Polres Binjai
Kota Binjai – Mewujudkan Institusi kepolisian Republik Indonesia Peludi Terhadap Lingkungan, Lestarikan Negeri Untuk Menuju Indonesia Maju, Polres Binjai melaksanakan penanaman 1.000 pohon dengan cara serentak dalam rangka memperingati HUT RI ke-78 tahun 2023, di lapangan bhayangkara polres Binjai jalan sultan hasanuddin No.1 Binjai kelurahan satria kecamatan Binjai kota, kota Binjai, provinsi sumatera utara, Rabu (23/8/2023).

Penanaman 1.000,- pohon yang dilaksanakan dengan cara serentak di seluruh Republik Indonesia diawali oleh Walikota Binjai Drs. AMIR HAMZAH, M.AP, Ketua PN. Binjai FAUZI, SH, MH, Kapolres Binjai AKBP RIO ALEXANDER PANELEWEN, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Binjai NY. VOIS ALEXANDER PANELEWEN,. Dimana penanaman pohon ini dilaksanakan dengan tema POLRI LESTARIKAN NEGERI, PENGHIJAUAN SEJAK DINI,

Adapun tujuan dilaksanakan penanaman pohon tersebut adalah untuk melestarikan alam, mencegah terjadinya banjir dan menjaga habitatnya serta mencegah terjadinya pupulasi udara,

Disaat penanaman pohon secara serentak polri lestarikan negeri, penghijauan sejak dini tahun 2023 disaksikan dan dipantau langsung oleh oleh bapak Kapolri dari mabes polri dan bapak Kapolda Sumut melalui aplikasi zoom,

Adapun pohon yang ditanam secara serentak oleh polres Binjai dan Polsek jajaran yaitu ; pohon mahoni, pohon durian, pohon trimbesi, pohon manggis, pohon klengkeng, pohon Rambutan, pohon alpukat dan pohon matoa,

Penanaman 1.000,- pohon secara serentak dihadiri oleh ; walikota binjai Drs. H. AMIR HAMZAH, M.AP. Ketua PN. binjai FAUZI, SH, MH, Asisten-3 Pemko binjai Drs. MEIDY YUSRI, waka polres KOMPOL RD. FIRMAN D., SH., MH., PJU polres Binjai, pengurus bhayangkari cabang binjai dan personil polres binjai serta personil polsek jajaran. (As/Hms)

Ada Lokalisasi Judi Terbesar di Jalan Platina Raya, Polisi Jangan Tutup Mata

0
Judi
Lokalisasi Judi
Lokalisasi judi terbesar di bagian Medan Utara kali ini terdapat di Komplek Kota Baru, Jalan Platina Raya, Medan Marelan, Kota Medan, Omzetnya sampai ratusan juta perhari.

Judi jenis tembak ikan ini kerap jadi sorotan warga khususnya diwilayah hukum Polres Belawan, Namun penegak hukum sepertinya “tutup mata” dan merasa “bosan” terhadap pristiwa hukum ini.

“Polisi mungkin sudah bosan kalau menindak beginian, mereka datang lokasinya sudah kosong, “kata narasumber dengan tawa menyeleneh. (Sabtu/19/08/2023).

Sambungnya, “Kalau emak – emak yang gerebek bang pasti barang itu pecah, tanpa ada koordinasi-koordinasian, “tegasnya.

Ia mengaku pengunjung di lokalisasi judi tersebut dominan dari warga Tionghoa.

“Rata-rata orang kita Tionghoa, “katanya.

Sumber lain juga menjelaskan bahwa selain meja tembak ikan, pengusaha judi juga menyediakan roulet yang bisa menyedot uang pemain.

“Meja tembak ikan, roulet, slot pun ada, “pungkasnya. (As/Red)

TKI Asal Tasikmalaya Ini Disekap di Malaysia Selama Setahun, Sadis

0
TKW Sekap
Lusi (27), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang disekap di negeri Jiran, Malaysia.
Lusi (27), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang disekap di negeri Jiran, Malaysia.
Ia merupakan warga Tasikmalaya, tangis haru tak bisa disembunyikan Lusi ketika jumpa dengan anaknya, Selasa (22/8/2023).

Lusi menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan setahun disekap di Malaysia.

Warga Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat itu sangat beruntung bisa bebas dari kejahatan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Polda Jawa Barat, AKP Ari Rinaldo mengungkap Lusi berhasil kabur dari penyekapan, Lusi diketahui bersembunyi di salah satu kebun durian di Negeri Jiran tersebut.

“Setelah berhasil kabur, korban segera melarikan diri ke salah satu kebun durian di Malaysia. Untuk bertahan hidup, sambil bersembunyi, selama ini korban bekerja di warung-warung kebun durian itu,” ungkapnya dilansir dari TribunPriangan.com di Markas Komando (Mako) Polres Tasikmalaya Polda Jawa Barat pada Selasa (22/8/2023).

Ari menambahkan, bahwa mulanya, saat keluarga menerima laporan dari pihak keluarga, Polres Tasikmalaya segera berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat.

“Awalnya, kami berkoordinasi dengan PPA Polda Jawa Barat untuk bisa bersurat kepada Kementerian Luar Negeri, karena memang ada jalur yang harus kami tempuh untuk memulangkan korban,” papar Ari.

“Sehingga, dari Kementerian Luar Negeri mengusahakan ke Duta Besar (Dubes) Malaysia dan kami tempuh proses tersebut selama kurang lebih 1 bulan semenjak keluarganya lapor ke kami, hingga korban bisa diambil dari tempat persembunyiannya,” lanjutnya.

Saat proses penjemputan, sambung Ari, korban sempat merasa ketakutan mengingat dokumen yang dimiliki olehnya tidak lengkap.

“Korban sempat merasa takut waktu diarahkan supaya datang sendiri ke Dubes Indonesia di sana, karena mungkin takut ada razia di jalan sehingga memerlukan surat dari kami,” lengkapnya.

Dengan demikian, lengkap Ari, korban bisa dijemput untuk dibawa ke rumah aman di Dubes Indonesia yang berada di Malaysia.

“Dari sana, baru prosesnya dipulangkan ke Indonesia dan segera kami jemput di bandara pada Senin (21/8/2023) kemarin,” tuturnya.

“Sehingga, dari Kementerian Luar Negeri mengusahakan ke Duta Besar (Dubes) Malaysia dan kami tempuh proses tersebut selama kurang lebih 1 bulan semenjak keluarganya lapor ke kami, hingga korban bisa diambil dari tempat persembunyiannya,” lanjutnya.

Saat proses penjemputan, sambung Ari, korban sempat merasa ketakutan mengingat dokumen yang dimiliki olehnya tidak lengkap.

“Korban sempat merasa takut waktu diarahkan supaya datang sendiri ke Dubes Indonesia di sana, karena mungkin takut ada razia di jalan sehingga memerlukan surat dari kami,” lengkapnya.

Dengan demikian, lengkap Ari, korban bisa dijemput untuk dibawa ke rumah aman di Dubes Indonesia yang berada di Malaysia.

“Dari sana, baru prosesnya dipulangkan ke Indonesia dan segera kami jemput di bandara pada Senin (21/8/2023) kemarin,” tuturnya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto menambahkan, bahwa saat ini, pihaknya telah bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tasikmalaya untuk proses pemulihan trauma korban.

“Selanjutnya, korban perlu trauma healing (red: pemulihan trauma), sehingga kami bekerja sama dengan UPTD PPA dari Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya,” lengkapnya.

“Terkait pelaku kasus TPPO terhadap saudari Lusi ini sedang dalam pengejaran anggota kami,” kata Suhardi.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto menambahkan, bahwa saat ini, pihaknya telah bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tasikmalaya untuk proses pemulihan trauma korban.

“Selanjutnya, korban perlu trauma healing (red: pemulihan trauma), sehingga kami bekerja sama dengan UPTD PPA dari Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya,” lengkapnya.

“Terkait pelaku kasus TPPO terhadap saudari Lusi ini sedang dalam pengejaran anggota kami,” kata Suhardi.

Terpisah, Lusi mengungkapkan bahwa dirinya merasa bahagia dapat bertemu kembali dengan keluarganya, terutama dengan anak kesayangannya.

“Saya bahagia banget bisa bertemu keluarga, anak saya,” ungkapnya.

Menurut keterangan Lusi, ia sempat ditawari pekerjaan sebagai cleaning service di Malaysia oleh salah satu kenalan temannya.

“Awalnya dia bilang kerja di (bidang) cleaning service. Katanya resmi dan aman. Dijanjiin gajinya 1.400 Ringgit Malaysia per bulan (red: sekira Rp 4,6 juta). Tapi selama di sana enggak dapet,” tutur Lusi.

“Yang ngajak itu orang Kecamatan Pancatengah (Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat). Saya kenal dari teman tapi teman saya yang ngajak, dia nggak berangkat, saya yang berangkat,” lanjutnya.

Lusi juga mengungkap, bahwa ibunya yang berada di Indonesia segera melakukan laporan terhadap Polres Tasikmalaya Polda Jawa Barat setelah dikabari bahwa dirinya disekap di Malaysia.

“Saya berterima kasih sekali untuk yang mengurus kepulangan saya, dan terutama untuk polisi di sini, Polres Tasikmalaya. Setelah kejadian ini, enggak mau saya berangkat lagi,” ucap Lusi. (As/Red/Bet)

 

 

Jakarta Jadi Peringkat Ke Tiga di Dunia dengan Kualitas Udara Terburuk

0
Jakarta cuaca buruk
Kualitas udara Jakarta terburuk ketiga di dunia tercatat pada Selasa (22/08/2023). Hal itu terungkap dari laman IQAir. Kualitas udara di Kota Jakarta terpantau masih masuk kualitas tidak sehat pada Selasa pagi.

Pada pukul 06.32 WIB, nilai indeks kualitas udara di Ibu Kota tercatat 163 dengan polutan utama PM 2.5. Konsentrasi polutan tersebut 15,6 kali nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).

Sementara itu, cuaca di Jakarta pagi ini berkabut dengan suhu 23 derajat celsius, kelembapan 94 persen, gerak angin 9,3 km/h, dan tekanan sebesar 1010 milibar.

Situs itu juga merekomendasikan masyarakat untuk mengenakan masker, menghidupkan penyaring udara, menutup jendela, dan hindari aktivitas outdoor agar terhindar dari udara luar yang kotor.

Sedangkan angka indeks kualitas udara Jakarta pagi ini lebih buruk dibandingkan Senin (21/8/2023). Pada Senin pagi, kualitas udara Jakarta tercatat di posisi terburuk keenam di dunia, dengan indeks kualitas udara 158, masuk kategori tidak sehat. (As/Red)

Koperasi IWOI Didirikan Untuk Masa Depan Anggota

0
Iwo
MEDAN – Pertemuan Ketua Dewan Pembina & Penasehat DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Sumut dengan salah satu pimpinan Bank BUMN di Medan, merupakan momen awal untuk menciptakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai entrepreneur baru.

Oleh karena itu, Koperasi DPW IWOI Sumatera Utara yang akan didirikan harus menjadi prioritas program sehingga pengurus dan semua anggota bisa mendapat jaminan kesejahteraan melalui sisa hasil usaha.

“Insya Allah Koperasi IWOI yang akan didirikan akan menjadi pilot project untuk masa depan seluruh anggota,” ujar pria yang biasa disapa Ko David yang juga Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumut, Senin (21/8/2023).

Ditempat yang sama, Ketua DPW IWOI Sumut, Ratno SH, MM didampingi Dedy, Ahai, Marry, Lia, Robin Silalahi, dan Giarto, menyambut baik atas pertemuan tersebut. “Kita harapkan Koperasi IWOI Sumut dapat memberikan perubahan untuk masa depan anggota,” harapnya.

Terpisah, terkait pendirian koperasi oleh IWO Indonesia Sumut, awak media ini menghubungi seorang pengamat perbankan sekaligus Accounting Administrator di sebuah bank plat merah untuk dimintai tanggapannya.

Ia mengatakan, “Pendirian koperasi untuk UMKM yang digagas oleh pengurus DPW IWOI Sumut adalah sebuah ide dan gagasan yang sangat baik dan itu sudah teruji dan terbukti, lebih lanjut disampaikannya “ada 3 bank di AS sampai dengan Agustus 2023 ini dinyatakan tutup, ini bank papan atas dan masih ada 190 bank yang terancam bangkrut”.

“Usaha Kecil Mikro terbukti lebih kokoh pondasi ekonominya contohnya pada saat krisis moneter 1998 UKM mampu bertahan, dan Kami siap untuk bersinergi dengan pihak lainnya dan siap untuk sekedar sharing dengan pengurus IWO Indonesia Sumut” tambahnya lagi. (NIK)

DPW IWOI Sumut Harus Bisa Wujudkan Kesejahteraan Jurnalis

0
Wartawan Online Indonesia (IWOI) merupakan organisasi pers berbadan hukum. Oleh karena itu, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IWOI merupakan petunjuk dasar yang harus patuhi.

Demikian dikatakan Ketua DPW IWOI Sumatera Utara, Ratno SH, MM saat mengikuti rapat pembubaran panitia pelantikan di hotel Griya Riatur, Medan, Sabtu (19/08/2023) sekira pkl 16.00 Wib.

Lebihlanjut ia mengatakan, semua keanggota IWOI Sumut harus bisa membedakan organisasi pers dengan industri pers. Untuk itu, ujar, Pemimpin Redaksi Radarindo.co.id, Ratno SH. MM didampingi Sekretaris Ferri Yudha dan Bendahara Hariaty Panggabean.

“Maka harus patuh dan taat pada Undang – undang pokok pers nomor 40 tahun 1999. Sehingga dapat menjaga nama baik profesi sebagai pekerja pers”, ujarnya.

Ditempat yang sama dikatakan Ketua Dewan Pembina dan Penasehat DPW IWOI Sumut, Tan David Sulaiman disamping anggota Dewan Pembina dan Penasehat, Drs H. Bahrumsyah, MM dihadapan pengurus.

“Saya berharap semua anggota IWOI Sumut harus menjadi jurnalis terpercaya. Serta dapat memberi edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar pria yang biasa disapa Ko David yang juga Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa (PITI) Sumut.

Oleh karena itu, kita perlu mendirikan usaha seperti Koperasi atau UD. Sehingga kita mempunyai sumber penghasilan yang bisa diberikan untuk keluarga.

“Insya Allah IWOI Sumut tetap jaya dan wartawan yang tergabung di IWOI hidup sejahtera. Maka IWOI Sumut harus bisa memberikan kesejahteraan bagi setiap anggota. Maka kita harus membangun usaha seperti koperasi atau UD,” tandas Tan David Sulaiman.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelantikan IWOI Sumut, Hariaty Panggabean dalam sambutan mengatakan terima kasih kepada Ko David sebagai Ketua Dewan Pembina dan Penasehat dan Drs H Bahrumsyah MM. Serta semua pihak para donatur dan simpatisan yang tidak mengikat. Sehingga acara pelantikan IWOI Sumut pada 27 Juli 2023 sukses.

Acara pembubaran panitia pelantikan IWOI Sumut dihadiri Ketua Dewan Pembina dan Penasehat, Ketua, Sekretaris dan Bendahara IWOI Sumut, serta sejumlah Kepala Bidang Organisasi. Acara ditutup Ketua DPW IWOI Sumatera Utara, mengatakan tindaklanjut program akan dibahas pada rapat berikutnya. IWO Indonesia Jurnalis terpercaya. (NIK)

Bupati Dairi Eddy Berutu Serahkan 193 Sertifikat Hasil Konsolidasi Tanah Tahun 2022

0
bupati

DAIRI– Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Dairi menyerahkan 193 sertifikat hasil konsolidasi tanah tahun 2022 kepada masyarakat Desa Sitinjo di Kantor Camat Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Senin (21/8/2023) sore.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN/ATR Dairi Naek Siregar menjelaskan program konsolidasi tanah di Desa Sitinjo dilakukan secara bertahap sejak tahun 2021 dan pengembangannya akan dilakukan selama lima tahun, terhitung sejak tahun Desember 2022.

“Pelaksanaan pembangunannya seperti irigasi, jalan, dan sebagainya akan dibangun secepatnya, sesuai dengan anggaran pemerintah Kabupaten Dairi. Kalau anggarannya cukup, akan dilakukan secepatnya, kalaupun tidak maka akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan desain yang telah ditentukan sebelumnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Dairi Eddy Berutu menjelaskan alasan Pemerintah Kabupaten Dairi melaksanakan program konsolidasi tanah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pada sektor pertanian.

“Melalui pemberian sertifikat ini, saya mau masyarakat Dairi itu menjadi sosok yang mandiri dan mampu menentukan arah kesejahteraannya. Saya yakin dengan adanya sertifikat ini dapat memberikan kepastian legalitas bagi bapak/ibu untuk meningkatkan nilai dari kepemilikannya guna mendapatkan modal,” ujarnya.

Disampaikan Eddy, kegigihan pemerintah Kabupaten Dairi bekerja sama dengan BPN/ATR Dairi dalam memberikan legalitas kepemilikan lahan membuahkan hasil.

“Sejak ada ide tentang program ini, saya langsung bentuk tim, saya perintahkan camat langsung tanya ke masyarakat, ternyata sawah dan ladang kita ini tidak teratur, akses kendaraan terbatas, maka tanggal 31 Januari 2022 saya bentuk tim konsilidasi tanah,” katanya.

Kemudian, kata Eddy, pada 27 September tim yang dibentuk menyusun rencana kerja, melakukan pengusulan anggaran, melakukan rapat, dan menetapkan lokasi konsolidasi.

“Segala upaya yang saya lakukan bersama jajaran pemerintah Kabupaten Dairi merupakan langkah-langkah untuk mensejahterahkan masyarakat dalam harmoni keberagaman, sesuai dengan visi misi saya dalam memimpin Kabupaten Dairi. Saya berharap, program ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memperoleh permodalan dalam kegiatan yang semakin produktif,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Dairi dan BPN/ATR Dairi telah memberikan 100 sertifikat kepada pemilik lahan di Gedung Balai Budaya Sidikalang, terdapat 9 sertifikat yang telah diambil langsung oleh pemilih lahan, sehingga total sertifikat yang diberikan sebanyak 303 buah. (Nid)