Beranda blog Halaman 233

Wakil Bupati Madina Kunjungan Kerja Ke Kecamatan Sinunukan Dan Batahan

0
Wakil Bupati
Wakil Bupati Madina (Atika Azmi Utammi Nasution) melaksanakan Kunjungan kerja dan bersilaturrahmi bersama masyarakat di Kecamatan Sinunukan dan di Kecamatan Batahan untuk memastikan percepatan program Pembangunan daerah
Aktivanews | Madina – Wakil Bupati Madina (Atika Azmi Utammi Nasution) melaksanakan Kunjungan kerja dan bersilaturrahmi bersama masyarakat di Kecamatan Sinunukan dan Batahan untuk memastikan percepatan program Pembangunan daerah tercapai,sekaligus melakukan peninjauan di beberapa titik proyek pembangunan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sumatera utara.

Pada hari kedua kunjungan kerjanya Wakil Bupati Madina menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan unit sekolah baru SMK Negeri Batahan di Desa Banjar Aur,Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, Dimana bangunan ini merupakan perwujudan dari aspirasi yang di bawa oleh anggota DPRD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution dan Rahmat Rayyan Nasution kepada Pemrovsu, sehingga bangunan tersebut dibiayai oleh APBD Provinsi sumatera utara, pada kamis (27/07/23).

Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan “ucapan terimakasih kepada pemerintah provinsi sumatera utara dan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai gerindra yakni Harun Mustafa Nasution bersama Rahmat Rayyan Nasution yang telah membantu memperjuangkan pembangunan unit sekolah baru SMK Negeri Batahan di Desa Banjar Aur ini”katanya.

Semoga sekolah ini dapat bermanfaat dan bisa mempermudah anak-anak dan generasi masyarakat di sekitar wilayah Batahan selatan untuk melanjutkan pendidikannya disekolah menengah atas yakni di SMK Negeri Batahan ini ” Jelasnya

“Selain pendidikan formal kita juga harus mendidik anak-anak kita di sekolah agama hal ini sebagai benteng masa depan anak dari pengaruh globalisasi dan digitalisasi” tuturnya.

Disela-sela kunjungan meninjau pembangunan sekolah ini Kepala Desa Banjar Aur Hardiyanto melalui sambutannya menyampaikan harapan kepada Ibu Wakil Bupati Madina.

“Daerah kami ini bu wabub sangat butuh sentuhan tangan dari pemerintah Pemkab Madina dan juga dari Pemprov Sumatra Utara untuk membuat daerah kami ini bisa lebih maju dan lebih merdeka dari yang sekarang ini”,pungkasnya sembari dibalas tepuk tangan dari seluruh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

(HRD)

Lokalisasi Narkoba di Jermal Tetap Berkembang “PR Kapoldasu yang Baru”

0
Jermal Narkoba
Ilustrasi
MEDAN – Ketua Umum DPP Satu Betor, Johan Merdeka meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Agung Setya untuk gerak cepat memberantas narkoba di Sumatera Utara.

Johan Merdeka menyoroti peredaran narkoba yang sudah digaris merah. Khususnya Jalan Jermal XV, Medan Denai dan Belawan.

“Kita minta agar Kapolda Sumatera Utara yang baru ini serius bisa melakukan gerak cepat dalam hal pemberantasan narkoba,” terangnya, Jumat (28/7/2023) siang.

“Dalam hal narkoba, misalnya di daerah yang sudah dinyatakan daerah merah yang memang itu merupakan lokasi terparah dalam peredaran narkoba, misalnya Jermal 15,” sambung Johan.

Nah di Jermal 15, masih Johan, berulang – ulang sudah digerebek tapi ternyata juga tetap aja hingga hari ini beroperasi dan kemudian peredaran narkoba itu seperti menjual kacang goreng.

Johan menyampaikan, Kapolda Sumatera Utara menjalankan 5 program prioritasnya tidak hanya sekedar ucapan semata.

“Nah, jadi kita minta 5 program prioritas Kapolda yang sudah disampaikannya itu tidak sekedar ‘Ngecap’ atau lips service,” tegasnya.

“Program kerja itu 100 hari kerja atau 3 bulan kerja, tapi kita minta setidaknya 3×24 jam atau 1×7 hari itu bisa diselesaikan dan bandar narkoba itu bisa ditangkap. Itulah bukti dari komitmen Kapolda Sumatera Utara yang baru, kalau masih menunggu 3 bulan lagi sesuai dengan prioritas program kerja Kapolda artinya ini yang perlu kita pertanyakan kenapa sampai selama itu, ada apa?,” Tanya Johan.

Belakangan diketahui bahwa setiap pihak kepolisian ingin melakukan penggerebekan, hasilnya hanya mendapatkan pemakai narkoba, namun bandar dan pengedarnya tidak dapat. Hal itu membuat keganjilan Johan Merdeka yang juga dikenal sebagai aktivis.

“Bagaimana mungkin bisa bandar ketangkap, ketika mau melakukan penggerebekan bandar sudah lari, artinya kan ketika mau melakukan penggerebekan sudah bocor duluan kan. Nah informasi untuk melakukan penggerebekan sudah bocor duluan berarti disinyalir bahwa ada keterlibatan anggota Kapolda Sumatera Utara yang baru untuk membocorkan penggerebekan itu,” Tuturnya.

Johan berharap kepada Kapolda Sumatera Utara bisa menangkap bandar narkoba yang sudah merusak generasi bangsa.

“Harapan kita masyarakat Sumatera Utara ini agar Kapolda sumatera Utara menangkap dan membersihkan seluruh bandar – bandar narkoba yang ada di Sumatera Utara ini, tidak hanya di Jermal 15, tapi di seluruh tempat yang memang terindikasi sarang narkoba itu segera diberantas habis segera,” harapnya.

Selain menyoroti peredaran narkoba di Sumut, Johan juga menyoroti tentang maraknya Begal dan mafia tanah.

Sebelumnya, Pemberitaan yang beredar di beberapa media online menyebutkan bahwa bandar narkoba di Jermal XV dikoordinir dengan inisial GS.

Terpisah, saat dikonfirmasi via WhatsApp GS menyebutkan untuk mencari informasi langsung ke lapangan.

“Kalau masalah narkoba, ya cari tahu aja langsung ke lapangan,” sebut GS.

GS juga menampik tuduhan yang dilayangkan terhadapnya, dirinya bersikukuh tidak terlibat dalam peredaran narkoba di Jermal XV.

“Ya tidak lah,” tutup GS.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agung Setya saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan resminya. (As/Red)

Kasetukpa Lemdiklat Polri : Mari Kita Ciptakan Kota Sukabumi Ramah Perempuan dan Anak, Ramah ODGJ

0
Polisi
Sukabumi – Bertempat di Auditorium Anton Sudjarwo Setukpa Lemdiklat Polri, sebanyak 93 personel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Sukabumi Kota dan 72 siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-52 tahun 2023, mendapat pelatihan peningkatan kemampuan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan terlantar dari Siswa Purnomo, pada Kamis (27/07/2023) pagi.

Purnomo yang juga merupakan salah satu siswa SIP angkatan 52 tahun 2023 Resimen Rahesa Aditya Diandra (RAD), yang lulus dengan predikat penghargaan Kapolri, karena selama berdinas sebagai Bhabinkamtibmas di Polres Lamongan telah mengabdikan dirinya untuk merawat kurang lebih 176 ODGJ, yang dirawat ditempat tinggalnya. Purnomo juga termasuk dalam nominasi penerima penghargaan Hoegeng Awards tahun 2023.

Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum pada kesempatan membuka acara pelatihan ini menyampaikan, program pelatihan ini merupakan salah satu aktualisasi Presisi yang harus difahami betul oleh personel Polri terutama Bhabinkamtibmas, dalam penjabaran perlindungan, pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

Masyarakat taunya polisi itu bisa segalanya, termasuk mengangani ODGJ, dan kemampuan ini tidak ada Dikjurnya di Polri, ujar Kasetukpa.

Pelatihan ini juga diharapkan, para Bhabinkamtibmas kedepan dapat membantu menurunkan tingkatan stres yang dialami personel Polri, rata-rata polisi mengalami stres, karena didalam kehidupan sehari-hari Polri selalu dihadapkan dengan rasa curiga, was-was, waspada, memprediksi hal-hal atau kemungkinan negatif, tambahnya.

Penomena ODGJ dewasa ini semakin banyak, oleh karenanya para Bhabinkamtibmas harus tampil terdepan, kesempatan ada siswa Purnomo ini kita manfaatkan untuk dapat mengambil ilmunya, kita aplikasikan bersama dilapangan, kata Brigjen Pol Mardiaz.

Dalam kesempatan acara tersebut, Kasetukpa juga mengajak para Bhabinkamtibmas untuk mempopulerkan Sukabumi sebagai Kota Polisi, dengan harapan terwujudnya etalase Polri modern ada di Polres Sukabumi Kota, dan sebagai salah satu upaya mewujudkannya Setukpa akan membangun museum Polri.

Menutup sambutanya, Kasetukpa mengajak selain sebagai Kota Polisi, mari kita wujudkan Sukabumi ramah perempuan dan anak, ramah ODGJ, pungkasnya.

Pada season penyampaian materi, Purnomo menyampaikan, penyakit ODGJ tidak akan selesai bila kita tidak mampu dan tidak mau menolongnya. ODGJ yang terlantar adalah tanggung jawab negara, kita para Bhabinkamtibmas sebagai anggota Polri adalah bagian dari negara, harus hadir ditengah kesulitan masyarakat diantaranya dalam penanganan ODGJ.

Purnomo memberikan motivasi dengan penayangan video serta menceritakan pengalamannya saat pertama kali merawat ODGJ, dengan berbagai rintangan, kesulitan, cemoohan, dan akhirnya menuai kerberhasilan. “Kalau kita bisa menolong ODGJ sampai sembuh yakin pasti akan ketagihan, dan semua itu saya lakukan dengan ikhlas lillahi ta’ala bukan untuk mengejar penghargaan” ungkap Purnomo

Kita menolong orang dimana orang itu tidak bisa membalas, yakinlah Allah akan memberikan keajaiban. Orang gila tidak bisa mengucapkan terimakasih, tapi Allah maha tau apa yang tepat diberikan kepada kita, ujarnya

Purnomo mengajak para Bhabinkamtibmas untuk mau menolong ODGJ, dengan beberapa kiat cara menolong ODGJ diantaranya, pertama kita harus berani jangan ragu, orang gila takut ketika melihat kita berseragam polisi, itulah hebatnya kita polisi, kedua kita harus yakin bisa membantu dan lakukan dengan sabar, berikutnya peluk dengan erat sampai mereka merasa nyaman dan selanjutnya ajak mereka bahagia.

Menutup materinya Purnomo menyampaikan ODGJ memiliki hak untuk diperlakukan sama sebagaimana layaknya orang yang hidup normal.

Diakhir acara Kasetukpa Brigjen Pol Mardiaz mengungkapkan, menangkap penjahat adalah kebanggaan, mencegah kejahatan itu terjadi adalah kemuliaan, Bhabinkamtibmas adalah profesi yang mulia.

Acara pelatihan peningkatan kemampuan Bhabinkamtibmas dalam menangani ODGJ ini juga dihadiri oleh Kabag Bimsis Setukpa Lemdiklat Polri Kombes Pol Drs. Ignatius Agung Prasetyoko, Waka Polres Sukabumi Kota Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., serta Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota AKP Enita Dwi, S.H. (As)

Bupati Dairi Sampaikan Nota Jawaban Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022

0

DAIRI– Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu membacakan Nota Jawaban Bupati Dairi atas Pemandangan Umum 7 fraksi di DPRD Kabupaten Dairi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Dairi tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 dalam sidang paripurna DPRD Dairi, Selasa (26/7/2023), di ruang rapat DPRD Dairi.

Bupati Eddy Berutu dalam nota jawabannya, menyampaikan penjelasan atas pemandangan umum 7 fraksi tersebut. Bupati menyebut hal itu akan menjadi masukan Pemkab Dairi agar lebih memacu seluruh jajaran meningkatkan kinerja pelayanan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan.

“Secara umum semua pemandangan umum yang disampaikan anggota dewan yang terhormat tersebut baik berupa pertanyaan, saran dan pendapat seperti peningkatan kualitas infrastruktur daerah dan pelayanan administrasi publik yang transparan dan akuntabel adalah masukan yang baik bagi Pemkab Dairi,” kata Bupati.

Lebih jauh, Bupati menyebut bahwa sebagai manusia biasa menyadari adanya keterbatasan insani yang menyebabkan kemungkinan terdapat kekurangan di sana-sini yang belum bisa tercapai. Tapi beberapa capaian seperti pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dairi periode 2019-2022 memiliki pola yang cukup fluktuatif pernah kita capai.

“Pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi akibat Covid-19 sebesar minus 0,94 persen. Akan tetapi tahun 2021 dan 2022 perekonomian Dairi mulai kembali pulih. Bahkan tahun 2022 Dairi mengalami percepatan pertumbuhan dengan tingkat 4,21 persen. Capaian ini berada di atas target tahun 2022 sebesar 1,21 persen,” kata Eddy Berutu.

Selanjutnya kata Bupati, sebagai ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah telah ditetapkan 10 (sepuluh) Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 1 tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan daerah Kabupaten Dairi nomor 6 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Dairi tahun 2019-2024.

IKU ini ditetapkan sebagai wujud akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk satu periode, Nilai Tukar Petani (NTP), Nilai SAKIP, Opini BPK, Indeks SPBE, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Indeks Infrastruktur, Indeks Pendidikan, Angka Harapan Hidup, Pengeluaran Per-Kapita, dan Indeks Desa Membangun.

“Secara keseluruhan indikator kinerja utama atau tujuh indikator kinerja utama daerah sebagai ukuran keberhasilan dalam pencapaian visi dan misi daerah dapat dikatakan berhasil, yaitu nilai tukar petani, opini BPK, indeks kepuasan masyarakat, indeks infrastruktur, indeks pendidikan, indeks desa membangun dan pengeluaran perkapita. Semoga Rancangan Peraturan Daerah yang kami ajukan dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Tahun 2023,” kata Bupati mengakhiri.

Hadir juga dalam sidang paripurna ini, Plh Sekda Dapot Tamba, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, seluruh anggota DPRD, dan para anggota para pimpinan OPD. (Nid)

Alumni SMPN 1 Sidikalang Miguel Alesandro Tampubolon Dapat Beasiswa Penuh di Kanada, Bupati Eddy Berutu: Saya Bangga Sekali

0
sidikalang

DAIRI –  “Hebat, saya bangga sekali,” begitu kata yang spontan disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat menerima kehadiran Miguel Alesandro Tampubolon.

Miguel adalah siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dari Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi.

Kehadiran Miguel Tampubolon bersama keluarga di Pendopo Bupati Dairi, Jumat (25/8/2023), adalah bersilaturahmi serta meminta doa restu jelang keberangkatannya menuju Kanada, Sabtu (26/8/2023).

Miguel memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan kuliah jenjang sarjana di University of British Columbia, Kanada.

Berulang kali, kepada Miguel Bupati menyampaikan rasa bangganya serta berpesan untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Dairi di kemudian hari. Dijelaskannya bahwa Indonesia dan Kanada tentu berbeda. Kanada jauh lebih maju dan juga tingkat biaya hidupnya yang jauh lebih besar.

“Jadi, berangkatlah, fokus kuliah, dapatkan pengetahuan dan jaringan sebanyak-banyaknya. Jangan lupa sekembalinya dari Kanada, baktikan dan dedikasikan ilmu yang kamu peroleh bagi kemajuan bangsa secara khusus bagi Kabupaten Dairi,” katanya.

Sementara itu Romy Mariani Simarmata, sebagai Bunda Literasi Kabupaten Dairi, yang turut hadir saat itu juga berpesan. Ia menyebut, sebagai seorang ibu hanya berpesan yang paling sulit adalah adaptasi, baik budaya, iklim dan yang lainnya. “Tapi saya yakin dengan pembekalan yang sudah kamu peroleh baik di keluarga dan sekolah saya yakin kamu mampu. Jadilah kebanggaan keluarga, sekolah, dan Kabupaten Dairi,” ucap Romy.

Sebelumnya Miguel bercerita bahwa dalam seleksi yang dia ikuti, Miguel juga lolos seleksi di 3 universitas seperti di Wageningen University Belanda, Monas University Australia, dan New Southt Wales University Australia.

Miguel yang merupakan alumni SMPN 1 Sidikalang ini pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa dan restu yang disampaikan oleh Bupati beserta Bunda Literasi pada pertemuan tersebut.

“Terima kasih kepada Bupati dan Ibu. Kiranya doa dan restu dari Bapak dan Ibu menjadi bekal bagi saya dalam menjalani studi saya di Kanada nanti. Doakan semua berjalan lancar, sehingga apa yang saya peroleh bisa saya dedikasikan bagi kemajuan Kabupaten Dairi,” kata Miguel.

Miguel Tampubolon yang memilih fakultas teknik (faculty of engineering) ini akan menempuh pendidikan selama empat tahun di Kanada. Mari kita doakan generasi penerus putra-putri Dairi seperti Miguel ini sukses dalam studinya di luar negeri sehingga bisa mengimplementasikan ilmunya bagi kemajuan daerah asalnya.

Perlu diketahui, Beasiswa Indonesia Maju (BIM) merupakan beasiswa penuh yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau Kemendikbud Ristek yang akan membantu Anda bisa mendapat beasiswa kuliah, baik ke dalam maupun luar negeri. BIM yang bisa dimanfaatkan untuk kuliah S1 dan S2 di universitas dalam negeri maupun universitas luar negeri ini mencakup biaya pendidikan serta biaya pendukung. Beasiswa diberikan selama durasi studi di perguruan tinggi. Maksimal 4 tahun untuk jenjang S1 dan maksimal 2 tahun untuk program S2.

Hadir juga dalam silaturahmi ini, Asisten Administrasi Umum Oloan Hasugian, Kepala BKAD Dekman Sitopu, Sekretaris Dinas Pendidikan, Mariady Harsoyo Simanjorang, serta Roysoni Tampubolon selaku ayah dai Miguel. (Nid)

Bupati Eddy Berutu berharap KKR Pdt. Stephen Tong Membawa Kebaikan untuk Umat di Dairi

0

DAIRI – Bupati Dairi Dr.Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pembaharuan Iman Nasional yang dipimpi Pdt. Stephen Tong.

KKR bertajuk “Bertobatlah dan Hidup Suci” ini berlangsung di Stadion Utama Sidikalang, Rabu (26/7/2023).

Kabupaten Dairi menjadi kota ke-182 yang dikunjungi oleh Pdt.Stephen Tong.

Dalam sambutannya, Bupati Eddy Berutu menyampaikan rasa bahagianya Kabupaten Dairi turut serta menjadi daerah yang dikunjungi oleh Stephen Tong untuk mendapatkan makanan rohani.

“Kita bahagia di tempat ini kita akan mendapatkan isian makanan rohani. KKR ini merupakan suka cita. Lewat tema ini kita nantikan esensinya sepulang dari sini. Dengan KKR ini kita disadarkan akan pertobatan agar bertindak sesuai ajaranNya. KKR ini kita yakini akan menumbuhkan iman bagi seluruh umat. Saya sangat bahagia,” kata Bupati.

Selanjutnya Bupati menyebutkan, Kabupaten Dairi yang dipilih menjadi lokasi KKR akbar ini diharapkan dapat membangun umat, dan menyelamatkan jiwa-jiwa.

“Semoga ibadah raya ini akan membangun umat, menyelamatkan jiwa-jiwa di tengah kondisi penuh tantangan, kemajuan teknologi, yang bisa saja merusak generasi muda yang berdampak negatif. Harapan saya KKR ini akan membawa kebaikan bagi seluruh umat di Dairi, untuk hidup suci,dan menjadikan hidup kita sebagai persembahan dan pujian pada Tuhan,” ujarnya mengakhiri.

Sementara itu, dalam khotbahnya Pdt. Stephen Tong di depan ribuan jemaat yang hadir menyampaikan agar lebih meningkatkan keimanannya kepada Tuhan, karena dengan keimanan yang kuat kepada Tuhan maka segala kemudahan dan keberkatan yang datang dari Tuhan akan lebih mudah dicapai.

“Kuatkan iman kepada Tuhan agar keberkatan sudah dekat dengan diri,” sebutnya.

Selanjutnya Stephen menyampaikan agar tidak melanggar setiap hukum ataupun aturan yang telah ditentukan Tuhan melalui firman-firmannya.

“Jika saudara melawan hukum-hukum Tuhan tentunya keberkahan yang sumbernya datang dari Tuhan akan semakin jauh. Jadi, nyamanlah karena kerajaan Allah semakin dekat, jadikan Yesus juru se lamatmu,” serunya.

Ibadah raya ini juga diisi dengan menyanyikan kidung-kidung yang mengagungkan Tuhan.

Turut hadiri KKR ini Dandim 0206 Letkol Inf Golas Pirtahan Silaban, Ketua PN Sidikalang Monita Jujur Sitorus, wakil Kapolres Dairi AKP. S. Berutu, Camat Sitinjo Simon Toni Malau, tokoh agama, dan para jemaat. (Nid)

Bupati Tegaskan Kemitraan dan Penyediaan KUR oleh Bank Sumut Perlu Ditingkatkan

0

DAIRI – Kemitraan yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi dengan Bank Sumut yang selama ini berjalan perlu terus ditingkatkan dengan berbagai variasi.

Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat secara finansial. Hal tersebut disampaikan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat menerima tim dari Bank Sumut Cabang Sidikalang yang dipimpin Edy Primsa B. Pertemuan ini membahas layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor pertanian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di ruang rapat bupati, di Sidikalang, Selasa (25/7/2023).

“Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa komitmen perusahaan jasa sektor keuangan untuk memperlancar kredit ke segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan persenjataan perlu ditingkatkan, apalagi kredit di dua sektor seperti UMKM dan alat dan mesin pertanian (Alsintan) hingga saat ini masih rendah ,” kata Bupati.

Sebagai kabupaten yang 80 persen masyarakatnya menggantungkan hidup dari usaha bertani, dengan 45 % PDRB-nya bersumber dari sektor ini, Bupati menjelaskan bahwa upaya memenuhi kebutuhan sektor penting ini melalui peningkatan sarana dan prasarana, seperti obat-obatan pertanian, pestisida, dan lain sebagainya perlu mendapat dukungan sektor perbankan yang hasilnya pada akhirnya adalah meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Kita butuh dukungan kuat Bank Sumut, apa yang sudah kita lakukan di tahun sebelumnya perlu diperbesar. Sama halnya dengan bank swasta lain, Bank Sumut diharapkan hadir lebih dekat dengan masyarakat, mengadaptasi digitalisasi dalam pelayanannya, juga mempercepat dan menambah plafon usaha rakyat (KUR) untuk alsintan, pestisida, dan lainnya. Kita tunggulah gebrakan barunya,” katanya lagi.

Lebih jauh Bupati menjelaskan, sebagai salah satu sektor yang dianggap mampu bertahan di tengah krisis dan pandemi, UMKM dan pertanian seharusnya selalu mendapat prioritas kemudahan kredit.

“Jadi, harapan kita dalam waktu 2 minggu, skema kredit ini sudah turun, agar Dairi bisa jadi pilot project KUR Alsintan. Teruntuk UMKM, Bank Sumut juga seharusnya beri kemudahan kredit. Misalkan saja untuk 20 UMKM di awal jelang aquabike November mendatang di Silalahi. Semua yang kita lakukan ini bertujuan untuk mewujudkan Agri Unggul dan UMKM naik kelas,” kata Bupati mengakhiri.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Plh Sekda Dapot Tamba, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Robot Simanullang, Kadis Perindagkop Iwantaruna Berutu, Kabag Perekonomian, Lipinus Sembiring, Kabid Penyuluhan Distan KPP, Sukaedah Angkat, Kabid Prasarana dan Sarana Distan KPP Eben Ebron Gurning, Kabid Hortikultura Edwin Nababan, serta tim dari Bank Sumut Cabang Sidikalang. (Nid)

Terkait Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai, Sat Reskrim Polres Sergai Periksa 3 Perusahaan

0
Limbah
Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, Made Yoga
Sergai | Aktiva.news – Soal dugaan pencemaran limbah di sungai seputaran Sei Paret beberapa waktu lalu, Satuan Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) sudah memeriksa 3 perusahaan.

“Kita sudah periksa 3 perusahaan perihal dugaan pencemaran limbah di sungai dan akan dilakukan laboratorium ulang yang kedua,”ujar Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta melalui Kasat Reskrim AKP Made Yoga Mahendra, S.I.K kepada wartawan.

AKP Made juga menyebut pihaknya memang sudah menerima hasil lab limbah tersebut, yang pertama dikeluarkan oleh UPTD. Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut tertanggal 27 Juni 2023 melalui Dinas Lingkungan Hidup Sergai.

“Dugaan kandungannya lebih mengarah ke tapioka,”tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sergai Hedi Novria kepada wartawan Selasa (25/7) membenarkan pihaknya melakukan uji lab ulang yang kedua.

Sebelumnya, diketahui Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) didampingi pihak Sat Reskrim Polres Sergai telah melakukan pengambilan sampel air diduga pencemaran limbah aliran sungai.

Dugaan itu mengakibatkan ikan dan udang mati serta dapat kerusakan ekosistem, di Desa Simpang Empat – Sei Paret Kecamatan Sei Rampah beberapa waktu lalu.

Kini hasil laboratorium terkait dugaan limbah tersebut sudah dikeluarkan oleh Sertifikat hasil uji UPTD. Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut tertanggal 27 Juni 2023.

Demikian disampaikan Dollar Sinuhaji, Kepala UPT Laboratorium Dinas LH Sergai kepada wartawan, Kamis (13/7/2023) di kantornya.

“Dari sertifikat yang diterima, kita lihat nilai kebutuhan oksigen dalam Air (BOD) dari aliran sungai dihulu yakni 7,69 sedangkan dihilir 10, jadi yang kita peroleh lebih tinggi dari yang dipersyaratkan seharusnya yakni 3.

“Memang dari hulu BOD sudah tinggi seharusnya standar BOD 3. Nah disitulah dugaan adanya limbah,” ujarnya.

Lanjutnya, kemudian ada satu lagi yang tinggi, amonia air yang dihulu yakni NH3N 2,9 dan dihilir 3,2 yang dipersyaratkan itu 0,2 sehingga oksigen menjadi tinggi dan menyebabkan ikan itu mati.

“Dari dugaan kemungkinan besar penyebab ikan mati, ada petani yang bersawah atau berkebun, menaburkan pupuk disiang hari malamnya hujan sehingga hanyut dan terbawa air menuju sungai, dugaan berasal dari pupuk urea didalam air bersifat racun,”pungkasnya. (Ari)

Data BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Tahun 2022 Tentang Alokasi Nelayan Dipertanyakan

0
Data
Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sibolga
Sibolga – Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori, menyatakan bahwa data alokasi nelayan tahun 2022 di BPJS Ketenagakerjaan Sibolga tidak jadi dimasukkan karena alokasi anggarannya double dan tidak ada kepastian pemasukan data nelayan tersebut.

“Barulah nanti tahun 2023 data tersebut dimasukkan. Tapi ingat, alokasi anggaran tahun 2023, itu masih bulan 10, sementara anggaran untuk santunan kematian juga belum di notice pemerintah kota. Jadi jangan berharap ada mukjizat bertambahnya anggaran ini,” tegas Jamil mengingatkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sibolga, Jum’at (21/07/2023) lalu.

Pernyataan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sibolga tersebut berbanding terbalik dengan data yang disajikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sibolga tentang data nelayan tahun 2022.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sibolga, Boy Citra Lumban Tobing sebelumnya merincikan bahwa data alokasi nelayan tahun 2022 sebanyak 2000 orang sebesar Rp 403.200.000.

Sayangnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sibolga yang dikonfirmasi kembali soal data alokasi nelayan tahun 2022, sejak Sabtu (22/07/2023) sama sekali tidak memberikan keterangan hingga berita ini diterbitkan. (Syaiful)

 

Kereta Api Hantam Mobil Xenia, Satu Orang Luka Berat

0
Sergai, Aktiva.news – Hebohkan warga setempat, satu unit mobil Xenia BK 1413 ZI yang dikemudikan Ngatino (52) dihantam Kereta Api (KA) dari arah Medan menuju Tebing Tinggi di perlintasan rel KA di Jalan Sunario, Lingkungan X Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai, Sumut pada Minggu (23/7/2023).

Informasi dihimpun awak media, akibat kejadian ini penumpang Xenia yang diantaranya 6 orang dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka luka dan diketahui dibawa ke RSU Melati Perbaungan.

Salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan kejadian ini sangat di sayangkan karena pintu kaca mobil tertutup rapat sehingga supir tak mendengar kalau kereta Api dari arah Medan melintas.

“Nasib baiklah bang, yang tertabrak bagian belakang mobil sehingga mobil terpental dan mengalami kerusakan hanya bagian belakang mobil,”ujarnya kepada wartawan.

Ngatino (52), sopir mobil Xenia warga Desa Bintang Bayu Dusun I Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Sergai mengatakan dirinya sama sekali tidak melihat dan tidak mendengar kalau kereta api melintas.

“Tiba tiba saya mendengar suara tubrukan yang keras dan kami ikut terpental dalam mobil,”ucapnya.

Dari pantauan di Di TKP tidak ada korban yang meninggal dunia, namun atas insiden ini para korba hanya mengalami luka-luka yakni Afiz (10) dan Dimas mengalami luka agak serius dan di rawat di RSU Melati Perbaungan.

Terpisah, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sergai dikonfirmasi wartawan,IPDA Julvan Purba membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Ya benar, 1 korban mengalami luka berat,”ucapnya.

AR