Beranda blog Halaman 269

Kenali 10 Lokasi ETLE Aktif di Medan, Hati-hati Surat Datang Kerumah

0
Etle
Medan – Polda Sumatera Utara menambah jumlah lokasi tilang elektronik (Etle) yang sudah ada sebelumnya.

Wadir Lantas Polda Sumut AKBP Erwin Suwondo mengatakan, delapan kamera baru tersebut sudah dipasang dan sudah beroperasi.

“Kamera sudah dipasang dan beroperasi. Tapi memang masih tahap sosialisasi, belum penindakan. Masih di sinkronisasi dengan sistem Etle Nasional,” kata Wadir Lantas Polda Sumut AKBP Erwin Suwondo, Jumat (3/3/2023) lalu.

Ada pun lokasi ETLE yang aktif adalah sebagai berikut.

1. Ruas Batas Kota – Jalan Gatot Subroto (arah dari kota) deteksi sensor keluar Medan.

2. Ruas Pasar Induk – Jalan Jamin Ginting deteksi sensor masuk Medan.

3. Jalan Yos Sudarso – Jalan Karya Cilincing (arah dari Pulo Brayan) sensor menuju kota.

4. Jalan HM Yamin – Tugu Juang 45 Jalan Perintis Kemerdekaan (arah dari Jalan Jalan Letda Sujono) sensor menuju kota.

5. Jalan SM Raja – Ramayana (arah dari Jalan Pelangi) sensor menuju kota.

6. Jalan Kapten Muslim depan Plaza Millenium (arah dari Jalan Amir Hamzah) sensor menuju Sei Sikambing.

7. Jalan Amir Hamzah – Jalan Karya (arah dari Sei Sikambing) sensor menuju Tugu Adipura.

8. Jalan Raden Saleh (kantor DPRD) arah dari Wisma Benteng, sensor menuju Merdeka Walk.

9. Simpang Lapangan Merdeka, atau Jalan Balai Kota Medan.

10. Simpang Brigjen Katamso- Simpang Juanda.

Diketahui, aplikasi LEV merupakan alat perekam untuk mendeteksi pelanggar lalu lintas secara real time dan akan tersimpan di alat yang sudah disiapkan.

Ini merupakan hasil pengembangan Intelligent Transport System (ITS) Kota Medan dilengkapi kamera Vehicle Image Detector (VID) dengan resolusi 9 MP yang memiliki kemampuan mendeteksi jumlah kendaraan sesuai klasifikasinya, minimal jenis kendaraan yakni sepeda motor, mobil, bus, truk dan lainnya.

Satu Rumah Warga Hangus Dilalap Si Jago Merah di Desa Malintang Jae

0
Rumah Warga
Aktiva News| Mandailing Natal – Si jago merah mengamuk, habiskan satu rumah warga di Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal. Kejadian itu sekira pukul 03.00 Wib Minggu (05/03/2023) pagi.

Pemilik rumah, Siti Aminah mengatakan “Waktu kebakaran saya tidak berada di rumah dan penyebab kejadian kebakaran tersebut saya tidak ketahui, “katanya.

Lanjutnya. “Jumat kemarin anak saya yang tinggal di panyabungan membawa saya untuk berobat yang berada di panyabungan saya dua hari ini tinggal dirumah anak saya di panyabungan,”terangnya.

“Saya dapat kabar dari telepon, rumah ibu saya kebakaran yang bertempat di malintang jae, langsung saya berangkat ke TKP,” kata anak pemilik rumah.

Ia mengatakan dalam insiden itu tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai ratusan juta.

“Diperkirakan kerugian ratusan juta, dua sepeda motor ikut juga terbakar yang berada didalam rumah,” terangnya.

Sementara itu salah satu warga mengungkapkan mobil pemadam kebakaran menuju lokasi mengalami kesulitan karena akses jalan cukup sempit.

Warga sekitar sempat menggunakan peralatan seadanya, namun karena api terlalu besar, usaha yang dilakukan warga tidak efektif yang mengakibatkan rumah tersebut hangus terbakar. (Hem Surbakti)

 

Kepala Desa di Madina Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

0
Tersangka Korupsi
Aktiva News | Mandailing Natal – Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Mandailing Natal di Natal, Darmadi Edison, S.H, M.H, menetapkan salah satu Kepala Desa menjadi tersangka kasus tindak pidana korupsi.

“Ya benar, kita menetapkan salah satu Kepala Desa di wilayah hukum Cabjari Mandailing Natal di Natal sebagai Tersangka pada Kamis tanggal 2 Maret 2023 kemarin,” ungkap Darmadi ketika dikonfirmasi, Minggu (05/03/2023) melalui seluler.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan tersangka yang merupakan Kepala Desa tersebut berinisial EA (41).

Ia mengaku telah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan tindak Pidana Korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai ratusan juta Rupiah.

Adapun dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan EA (41), diantaranya pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Mark Up dan sejumlah kegiatan fiktif lainnya yang bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2019 – 2021.

Tersangka Korupsi
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Mandailing Natal, Darmadi Edison, S.H, M.H.

Darmadi juga menambahkan tersangka diancam dengan Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Perubahan Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 3 UU Tipikor.

“Adapun ancaman hukumannya sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor yaitu pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun,” terang Darmadi.

Diakhir penuturan, beliau mengingatkan kepada para kepala desa maupun Pelaksana Jabatan kepala desa agar jangan sesekali bermain di luar peraturan yg telah diatur sesuai dengan peraturan dalam pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) yang mengakibatkan kerugian negara.

“Saya juga berpesan melalui media ini kepada Kepala Desa maupun Pelaksana Jabatan (PJ) Kepala Desa agar dapat menggunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa itu sesuai dengan Peraturan yang sudah diatur dan sudah mempunyai dasar hukum,” tutupnya.

Untuk diketahui, Wilayah hukum Cabang Kejaksaan Negeri Mandailing Natal di Natal ini meliputi tujuh kecamatan diantaranya, Kecamatan Batang Natal, Kecamatan Ranto Baek, Kecamatan Lingga Bayu, Kecamatan Natal, Kecamatan Batahan, Kecamatan Sinunukan dan Kecamatan Muara Batang Gadis. (Hem Surbakti)

Terlilit Utang, Mobil Pickup Grandmax Diambil Paksa Oleh Rentenir

0
Utang

BINJAI | Seorang pria bernama Irfan Sayaputra (32) warga tanah seribu, harus merelakan Mobilnya diambil paksa oleh pihak rentenir di sebuah warung kopi di jalan ikan bawal, kelurahan tanah tinggi, kecamatan Binjai Timur, kota Binjai, pada hari Sabtu (15/09/2023) lalu, sekira pukul 17.00 wib sore.

Kejadian itu bermula, saat Irfan yang bekerja  sebagai agen lembu ini terlilit utang kepada bos temanya yang seorang rentenir.

Teman Irfan yang bernama Mail ini menjaminkan Irfan kepada bosnya, untuk meminjamkan uang sebesar Rp 30 juta dengan tempo selama satu bulan.

Setelah berjalan selama satu bulan, Irfan belum dapat mengembalikan hutang tersebut, disebabkan kondisi penjualan yang masih belum stabil.

Belum dikembalikan uang tersebut, Mail diutus bosnya untuk menagih utang kepada Irfan, dan Mail mengajak Irfan untuk ketemu di sebuah warung kopi yang berada di jalan ikan bawal, kelurahan tanah tinggi, kota Binjai.

Disitu, Mail langsung menagih hutang tersebut dan sempat cekcok dan akhirnya Mail merampas kunci mobil miliknya dan membawa mobil tersebut.

” Saya ada hutang kepada bos teman saya, pada saat itu, uang tersebut belum bisa saya kembalikan karena kondisi penjualan masih sepi, jadi uang tersebut masih kurang, dan teman saya itu langsung merampas kunci mobil saya dan membawanya dengan mengatakan mobil ini sebagai jaminannya, kalau ada uangnya baru bisa diambil mobil itu,” kata Irfan, Sabtu (04/03/2023).

Masih dijelaskan Irfan, setelah itu Irfan ingin hendak menebus mobil miliknya yang masih berstatus kredit di leasing tersebut, melalui komunikasi lewat seluler Mail mengatakan bahwasanya mobil tersebut telah digadaikan kepada orang lain dan temanya itu tidak tinggal di Binjai lagi  sudah pergi ke Pekanbaru.

” Tak lama mobil itu mau saya tebus, ternyata katanya sudah digadaikan dengan orang lain, dan saya coba datangi ke rumahnya tapi kosong sudah tidak ditempati lagi dan ia lari ke Pekanbaru dan saya coba hubungi melalui telepon, nomornya sudah tidak aktif lagi, sementara pihak leasing datang kerumah untuk mempertanyakan angsuran dan keberadaan mobil tersebut,” cetusnya.

Selanjutnya, sambung Irfan, mobil saya masih berstatus kredit atas nama istri saya, dan saya selalu dikejar kejar dan mendapatkan ancaman dari pihak depkolektor, katanya kalau mobil itu tidak ada saya akan mau dipenjarakan, dan saya juga mendapatkan undangan klarifikasi dari pihak kepolisian,” sambungnya.

Atas kejadian itu, sambung Irfan, dirinya akan melaporkan permasalahan ini ke polisi terkait diduga mobil miliknya telah digelapkan oleh pihak rentenir.

“Saya akan melaporkan permasalahan ini ke pihak polisi, sebab mobil saya sudah tidak ada lagi,” ungkapnya. (Surya Turnip)

Ketua SPSI Dianiaya Oleh OKP Tiga Huruf di Binjai

0
Ketua OKP
Binjai | Seorang pemuda di Kota Binjai, menjadi korban penganiayaan oleh anggota OKP tiga huruf di Binjai. Korban atas nama Erikson Herianto Sihombing (40) ketua FTI-K.SPSI 1973 Kecamatan Binjai Timur sudah melaporkan peristiwa yang dialaminya itu ke Polisi.

Erikson Ketua mengaku dianiaya dua orang pria yang diduga merupakan anggota OKP tiga huruf berdominan warna biru di Binjai, kejadian ini terjadi di jalan danau panilai, kelurahan tungurono, kecamatan Binjai Timur kota Binjai, Jumat (03/03) sekira pukul 18.30 wib.

Ia juga menjelaskan kejadian ini bermula sekelompok pemuda lewat mengendarai motor dari jalan makalona dengan menggeber geber didepan sebuah warung.

Salah seorang warga setempat, sempat menegur para pemuda tersebut dan sekelompok pemuda tersebut tidak terima dan memanggil rekan rekanya yang satu OKP.

“Jangan balap – balap naik motor dan geber geber, berisik kata teman saya, dan dia tidak terima dengan melontarkan kata, aku orang OKP tiga huruf, awas kau ya,” katanya

Tak selang berapa lama, empat mobil datang ke lokasi dan sekitar belasan pemuda keluar dari mobil dan salah satu dari mereka langsung memukul Erikson Sihombing ketua FTI-K.SPSI 1973 Kecamatan Binjai Timur.

“Mereka datang mengendarai mobil, sekitar ada 4 mobil dan satu pria yang ngaku marga Tampubolon langsung menghajar saya,” kata Erikson

Atas peristiwa tersebut, korban melaporkan kasus ini ke polres Binjai dengan nomor LP/B/132/III/2023/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA. (Surya Turnip)

 

2 Pengunjung KTV Key Garden Overdosis, Satu Tewas dan Satu Kritis

0
Garden Pengunjung KTV
Binjai | 2 orang pengunjung tempat hiburan malam Key Garden yang berada di jalan sei petani, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang dikabarkan overdosis (OD) diduga mengkonsumsi butiran pil ekstasi pada, Sabtu (04/03) sekira pukul 13.30 wib siang.

Kedua korban tersebut berinisial IF dan IN dan Informasi diterima awak media, IF seorang pria tewas yang merupakan warga Kuala ini meregang nyawa di salah satu room KTV saat dugem bersama teman – temanya.

Sementara itu, IN seorang wanita teman korban kritis di RSU Djoelham Binjai, dan informasi yang didapat saat ini IN sudah sadarkan diri.

Informasi yang diperoleh, tewasnya korban yang overdosis ini karena banyaknya narkoba jenis ekstasi yang dikonsumsinya serta minuman alkohol sehingga membuat korban lemas hingga meregang nyawa.

Untuk diketahui, lokasi hiburan malam Key Garden sebagai lokasi dugem ini pernah sempat disegel pihak Pemprovsu dan polisi, disinyalir adanya peredaran narkoba yang bebas diperjual belikan kepada para pengunjung.

” Saya kenal yang OD itu bang, awalnya mereka dugem di dalam diskotik, dan paginya mereka lanjut ke KTV dengan membawa minuman alkohol, dan saya dengar kabar dari teman saya IF dan IN overdosis,” ucap salah seorang wanita yang enggan disebut namanya, Sabtu (04/03).

Diketahui korban IF yang tewas overdosis seorang pria berpenampilan seperti wanita,” saya tidak sangka aja dia (IF) overdosis, padahal kami sering dugem dan tidak pernah kenapa kenapa, dan setahu saya ia memang selama ini ada mengidap penyakit lambung,” ujarnya. (Red)

 

Kadis Pendidikan Sumut Pimpin Upacara Pengukuhan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Dairi

0
DAIRI – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Asren Nasution memimpin upacara pengukuhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV yang terdiri dari Dairi, Pakpak Bharat, dan Karo di SMAN 2 Sidikalang, Jumat (3/3/2023).

Turut hadir dalam upacara ini Bupati Dairi DR.Eddy Keleng Ate Berutu.

Sebelum menyampaikan amanat, Asren Nasution terlebih dahulu membacakan pernyataan pengukuhan yang dirangkai dengan pemakaian rompi kepada satuan petugas (satgas) SPAB.

Mengawali amanatnya, Asren menyampaikan rasa bangga dan haru atas kehadiran siswa yang begitu antusias. Ia menyebut bahwa kehadiran siswa menjadi sinyal seberapa kuatnya persatuan dan kesatuan komponen anak bangsa.

“Dairi, Pakpak Bharat, dan Kabupaten Karo pasti akan bangkit dengan kekuatan seperti yang kita tunjukkan hari ini,” katanya.

Asren melaporkan bahwa ada perubahan nama penyebutan wilayah dengan nama kota tertentu yang sebelumnya menggunakan kata Kabanjahe.

“Awalnya kita gunakan nama cabang Kabanjahe untuk menyebut satu-satunya wilayah Dairi, Karo dan Pakpak Bharat. Dan dengan pertimbangan, dan atas petunjuk bapak gubernur wilayah ketiga tersebut mengubah penyebutannya dengan sebutan wilayah IV,” kata Asren.

Sebagai informasi, kegiatan pengukuhan serupa juga sudah dilakukan untuk pertama kali di Sibolga yang dikukuhkan langsung Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Yeddi Efendi Sipayung, unsur Forkopimda, Kadis Pendidikan Dairi Fatimah Boang Manalu, para guru dan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, Ketua Karang Taruna Dairi David Silitonga, serta para siswa. (As)

 

Tim PKK Dairi Studi Tiru ke Desa Binaan Hatinya PKK Desa Kuta Galuh Kabupaten Karo

0
DAIRI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi melakukan studi tiru ke Desa Kuta Galuh, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Jumat (3/3/2023).

Studi tiru dilakukan karena desa ini berhasil menjadi juara I tingkat Provinsi Sumatera Utara sebagai desa binaaan hatinya PKK. Adapun tim yang berangkat dalam studi tiru tersebut adalah tim PKK Pokja III dan juga tim PKK Desa Pasi sebagai desabinaan hatinya PKK didampingi Camat Berampu Ramadhayani Berampu.

PKK Dairi melakukan studi tiru bersama PKK Batubara dan PKK Humbang Hasundutan. Kehadiran tim PKK dari 3 Kabupaten tersebut diterima dengan baik di kantor Bupati Karo, oleh Staf Ahli Bupati Karo Bidang Hukum dan Perundang-Undangan David Trimei Sinulingga.

David mengatakan kegiatan PKK di Kabupaten Karo tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan di kabupaten lain sesuai arahan dari PKK Provinsi Sumatera Utara.

Hal ini bertujuan membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setelah mengadakan pertemuan di kantor Bupati Karo, seluruh tim PKK melakukan kunjungan lapangan ke Desa Kuta Galuh untuk melihat langsung desanya PKK.

Di desa ini, tim PKK dari 3 kabupaten diterima Ketua I PKK Kabupaten Karo Marina, Camat Tiganderket, dan Kepala Desa Kuta Galuh.

Marina menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dalam rangka studi tiru dari 3 Kabupaten. Dia berharap kunjungan hari ini dapat bermanfaat di wilayah kerja masing-masing.

Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu, diwakili Sekretaris PKK Dairi Meri Iswan Togatorop, menyampaikan terima kasih atas tanggapan luar biasa dari PKK Karo atas undangan untuk belajar tiru dari PKK Dairi.

Tujuan belajar tiru ke Kuta Galuh untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat lagi antar sesama anggota dan pengurus PKK.

“Kenapa Kuta Galuh bisa juara satu hatinya PKK yang notabene sama dengan Dairi sebagai penghasil pupuk, kami ingin mengetahui bagaimana cara yang dilakukan Desa Kuta Galuh sehingga bisa menjadi juara pertama. Harapan kami dari apa yang diperoleh dalam studi tiru ini bisa diterapkan langsung di desa binaan hatinya PKK, yakni Desa Pasi Kecamatan Berampu,” ujarnya. (As)

Kabupaten Dairi Jadi Pusat Pengukuhan Satgas Satuan Pendidikan Aman Bencana Wilayah IV Sumut

0
pusat
DAIRI – Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu mengadakan upacara pengukuhan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV yang Dipimpin oleh kepala dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Asren Nasution yang dipusatkan di SMAN 2 Sidikalang, Jumat (3/03/2023).

Ditemui usai upacara pengukuhan, Bupati Eddy Berutu menyampaikan rasa bangganya KabupatenDairi dipilih menjadi pusat lokasi pengukuhan SPAB di Wilayah IV termasuk Pakpak Bharat dan Karo.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Asren Nasution, pemilihan lokasi ini tentu memiliki alasan tersendiri bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, di samping alasan ikatan emosional dari kadispen Provsu yang disebut pernah mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN ) selama kuliah dulu, ditambah pernah menjadi Penjabat (Pj) di Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal lain, kata Bupati, secara umum Indonesia merupakan negara yang sangat rawan dengan bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus dan lain sebagainya yang memerlukan antisipasi sejak dini.

Dijelaskan Bupati, bencana alam sangat berdampak besar bagi populasi manusia, sehingga tidak jarang akibat bencana alam selalu menelan banyak korban jiwa, banyak orang kehilangan tempat tinggal maupun trauma yang sangat mendalam akibat dari bencana alam tersebut.

“Potensi ancaman bencana alam dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Sehingga perlu disiapkan SDM untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan pada saat sebelum dan sesudah bencana terjadi terutama di sekolah. Kebijakan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan program SPAB ini adalah upaya pencegahan dampak bencana di satuan pemerintah pendidikan,” katanya.

Lebih jauh Bupati berharap inisiasi dan komitmen Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak agar semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam upaya melindungi generasi penerus bangsa dan ancaman bencana.

Sebelumnya Asren Nasution dalam sambutannya menyampaikan bahwa SPAB menjadi sesuatu yang strategis sebagai pusat pembelajaran yang aman dan nyaman dan bebas bencana secara khusus dari sektor pendidikan.

Tentu kata Asren bencana tak bisa ditolak namun Tuhan memberikan kita akal agar kita selamat dari bencana.

Dengan SPAB memang belum tentu kita aman dari bencana namun dengan pengukuhan ini kita mampu mengurangi resiko yang timbul dari bencana itu sendiri,” ujar mantan Penjabat Bupati Pakpak Bharat ini.

Hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Yeddi Efendi Sipayung, unsur Forkopimda, Kadis Pendidikan Dairi, Fatimah Boang Manalu, para guru dan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, Ketua Karang Taruna, David Silitonga, serta para siswa. (As)

 

Disdukcapil Adakan Layanan Akminduk Saat Kunjungan Kerja Bupati Dairi

0
DAIRI – Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dairi memberikan layanan administrasi kependudukan (Akminduk) dalam sela-sela kunjungan Bupati Dairi.

Kunjungan kerja Bupati Dairi Eddy Berutu sekaligus pelayanan keliling jemput bola administrasi kependudukan berlangsung di Desa di Sumbari, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, Kamis (2/3/2023).

Saatpelaksanaan jemput bola pelayanan adminduk, dokumen yang dibuat langsung jadi di hari yang sama sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lagi untuk mendapatkan dokumen adminduk.

Pelayanan jemput bola Disdukcapil dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Hal tersebut diutarakan oleh salah satu warga yaitu Erika Dolok Saribu yang sedang mengurus KTP, akta kawin dan akta nikah.

“Saya sangat puas dan senang. Saya bisa menyelesaikan urusan saya tanpa harus pergi jauh ke Sidikalang,” kata Erika.

Dalam kesempatan ini, Erika juga mengucapkan terima kasih kepada Eddy Berutu atas pelayanan kependudukan yang kini bisa menyentuh hingga ke desa-desa.

“Terima kasih Pak Bupati atas perhatiannya kepada kami. Sekarang kami bisa mengurus kelengkapan dokumen dengan cepat,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja ini, dilakukan pengajuan akminduk berupa 6 akta kawin, 27 akta lahir, 1 rekam KTP, 15 pencetakan KTP, 12 kartu keluarga dan 44 Kartu Identitas Anak.

Dengan dilaksanakannya pelayanan jemput bola akminduk ke desa-desa di Kabupaten Dairi diharapkan masyarakat Dairi dapat memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin. (As)