Jumat, Februari 13, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 76

Motif Pembunuhan Pelajar di Sergai dan Pelaku Positif Narkoba

0
Pembunuhan pelajar
Rumah kosong diduga tempat korban dibunuh dan diduga dirudapaksa oleh pelaku. (Foto:INDRA GUNAWAN)
Motif pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan Herli Fadli Nasution alias Nanang (27) terhadap seorang Siswi SMP bernama Anisa Salsabilla (13) di rumah kosong.

“Motif pelaku awalnya hanya ingin menguasai sepeda motor korban. Baru kemudian setelah itu terbesit untuk melakukan pemerkosaan. Dari hasil pemeriksaan awal dokter karena hasil visum belum keluar korban meninggal kehabisan nafas akibat dicekik oleh tersangka,” ujar Jhon Sitepu.

Jhon Sitepu menyebut kejadian pembunuhan dilakukan Kamis, (12/12/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban baru saja pulang dari sekolah. Semua perbuatan pelaku dilakukan dibelakang rumah kosong yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah korban.

“Ditemukan jasad korban hari Jumat sekira pukul 16.00.Tersangka ditangkap juga berdasarkan saksi-saksi kesesuaian barang bukti di TKP. Ada barang tersangka helm yang tinggal di lokasi,” kata Jhon.

Tersangka ditangkap pada Minggu, (15/12/2024) malam di rumah orangtuanya di Desa Pematang Tatal sekira pukul 19.30 WIB. Sebelumnya ia sudah lebih dahulu melarikan diri ke Medan dan menjual sepeda motor korban.

Selain helm pelaku yang sempat tertinggal juga ada pakaian korban, karung untuk menyimpan korban dan juga sepeda motor pelaku dan korban.

Selain itu juga ada bambu berukuran kurang lebih 5 meter. Terkait bambu ini Jhon pun menjelaskan penggunaannya oleh pelaku.

“Jadi karena melihat korban melintas terbesit keinginan untuk merampas. Dengan modus gunakan bambu inilah pelaku untuk menghalangi korban (di jalan). Setelah korban berhenti baru kemudian pelaku ini mendorong korban hingga terjatuh,” kata Jhon.

Tidak lama kemudian, lanjut Jhon baru kemudian pelaku membawa korban ke belakang rumah kosong. Disitulah pelaku melakukan perbuatan keji.

“Kita terus mendalami keterangannya pelaku saat ini. Kata dia sepeda motornya itu digadai 500 ribu dibayar nanti jadi 550. Uangnya dipakai untuk segala macam, foya-foyalah,”katanya.

Saat dites urine, pelaku positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu “Iya (positif) sabu-sabu,” kata Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Donny P Simatupang saat, Selasa (17/12/2024).

 

Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Pelajar di Sergai, Mayat Dalam Goni

0
Pelaku Pembunuhan Siswa
Serdang Bedagai – Tim Gabungan Jatanras Polda Sumut dan Polres Sergai berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan seorang Siswi SMP bernama Anisa Salsabilla (13) yang jasadnya ditemukan dalam karung goni di kebun sawit. Penangkapan pelaku dilakukan pada Minggu (15/12) malam di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

Tersangka, Herli Fadli Nasution alias Nanang (27), pemuda pengangguran ini ditangkap oleh tim gabungan Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai bersama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut yang dipimpin oleh AKP Donny Simatupang.

Kasus ini bermula pada Jumat (13/12) pukul 16.00 WIB, saat warga Dusun III, Desa Lubuk Saban, menemukan karung goni berbau menyengat di kebun sawit milik masyarakat. Berdasarkan keterangan saksi Safaruddin, karung tersebut ditemukan ketika ia bersama teman-temannya mencari keponakannya yang hilang selama dua hari.

Setelah goni dibuka oleh Tim Inafis Polres Serdang Bedagai, ditemukan jasad korban, yang kemudian diidentifikasi sebagai Anisa Salsabilla.

Polisi segera melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, namun penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan hingga hasil autopsi dari RS Bhayangkara Tebing Tinggi keluar. Pihak keluarga korban menyatakan tidak keberatan atas proses autopsi yang dilakukan demi penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen kepolisian untuk mengusut kasus ini secara tuntas. “saya mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang berhasil menangkap tersangka dalam waktu singkat. Kasus menjadi Perhatian Kapolda Sumut, ini sangat memilukan, seorang siswi SMP dibunuh dengan kejam dan tersangka tentunya akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi tersangka sebagai pelaku yang diduga membunuh korban dengan motif perampasan barang. Saat proses penangkapan di Desa Pematang Tatal, tersangka berusaha melarikan diri meskipun sudah diberikan tembakan peringatan. Polisi akhirnya mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka untuk menghentikan pelariannya.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua unit sepeda motor tanpa plat nomor, sebuah bambu sepanjang tiga meter, tali plastik, helm hitam, dan karung goni putih yang digunakan dalam melakukan perbuatan kejinya. Barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Donny P. Simatupang, menjelaskan bahwa tersangka ditangkap setelah identitas dan lokasi persembunyiannya terungkap melalui penyelidikan intensif.

“Mujizat Tuhan, tidak butuh waktu lama penyelidikan polisi menemukan titik terang, identitas korban dan kami juga berhasil mengidentifikasi pelaku serta menangkapnya,” kata AKP Donny.

Polisi kini terus mendalami motif dan peran tersangka dalam kejahatan ini, seraya menunggu hasil autopsi korban.

Anak Bos Toko Roti Lontarkan Kata “Miskin” Ke Karyawan Lalu Menganiaya, Laporan Mandek 2 Bulan

0
Anak Bos Toko Roti
Anak Bos Toko Roti Lontarkan Kata "Miskin" Ke Karyawan Lalu Menganiaya, Laporan Mandek 2 Bulan
George Sugama Halim, anak bos toko roti yang menganiaya karyawannya di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur jadi sorotan publik.

Video anak bos toko roti itu viral di media sosial, ia tega menghina korban dengan sebutan orang miskin, peristiwa itu terjadi pada 17 Oktober 2024 lalu.

Dalam video yang beredar, anak bos toko roti itu terlihat melempar mesin EDC pembayaran dan kursi kepada karyawannya.

Belakangan, sosok anak bos toko roti itu diketahui bernama George Sugama Halim. Sementara korbannya bernama Dwi Ayu Darmawati (19).

GSH telah dilaporkan oleh Dwi setelah peristiwa penganiayaan itu terjadi. Namun sebelum video itu viral pelaku belum ditetapkan tersangka.

Selain itu dari keterangan Dwi, GSH juga pernah melakukan penganiayaan lain di waktu bekerja.

GSH pernah melempar tempat isolasi dan meja ke tubuh Dwi. Beruntung, meja itu meleset karena ada karyawan lain yang menghalangi.

Kala itu, alasan GSH mengamuk yakni Dwi dianggap melakukan kesalahan saat mengantarkan makanan ke kamar pribadi GSH. GSH juga melontarkan hinaan kepada Dwi dengan kata miskin

Sementara itu, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana membenarkan adanya penganiayaan oleh anak bos toko roti berinisial GSH tersebut.

“Awalnya, terlapor meminta tolong kepada korban untuk mengantar makanan ke kamar pribadi terlapor dan korban tidak mau karena itu bukan pekerjaannya,” Lina Yuliana, dikutip dari Kompas.com.

Amarah GSH pun langsung meledak setelah penolakan tersebut, yang berujung pada tindakan penganiayaan.

“Selanjutnya, terlapor marah dan mengambil satu buah kursi yang dilemparkan ke arah korban, mengenai kepala dan bahu korban,” tambahnya.

Saat ini, tim gabungan Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Cakung masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan ini.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap tiga orang saksi. Terkait terlapor, saat ini masih berstatus saksi karena perkara ini masih dalam proses lidik,” ungkap Lina.

Setelah viral di media sosial George Sugama Halim, anak bos toko roti kini jadi tersangka atas perbuatannya menganiaya pegawainya tersebut hingga mengalami luka memar dan kepala bocor, George dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Ia juga terancam hukuman 5 tahun penjara.

“Saat ini setelah fakta dan bukti dikumpulkan, kemudian dilakukan gelar perkara maka penyidik Satreskrim Polres Metro Jaktim telah menetapkan GSH sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Senin (16/10/2024).

Setelah Proses Pilkada 2024 KPU Karo Tidak ada Terima Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

0
pilkada
Karo – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Karo, mencatat hingga selesainya segala proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, berjalan dengan baik.

Sejak penetapan yang dilakukan oleh KPUD Karo pada saat pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten, hingga saat ini pihaknya tidak mendapatkan informasi adanya pihak-pihak yang melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPUD Karo Rendra Gaulle Ginting, menjelaskan sampai sekarang pihaknya melihat tak ada pihak yang melayangkan gugatan baik perihal pelaksanaan Pilkada ataupun perihal hasil penetapan. Baik pasangan calon maupun tim pemenangan dan pihak lainnya, sampai saat ini diketahui menerima hasil keputusan yang telah ditetapkan oleh KPUD Karo belum lama ini.

“Dari rentang waktu 3×24 jam setelah rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kami memantau tidak ada laporan resmi gugatan ke MK,” ujar Rendra, Senin (16/12/2024).

Dikatakan Rendra, dengan tidak adanya gugat maupun sengketa Pilkada yang masuk ke MK pihaknya saat ini tinggal menunggu pemberitahuan dari KPU RI. Dimana, setelah semua tahapan rekapitulasi telah selesai hingga ke tingkat provinsi nantinya lebih lanjut tahapan akan dilanjutkan penetapan secara resmi Bupati dan Wakil Bupati Karo terpilih untuk Periode 2024-2029.

“KPU RI sudah memberikan surat pemberitahuan tidak ada laporan gugatan yang teregistrasi, maka akhir Desember 2024 ini bakal dilakukan tahapan penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Karo terpilih untuk Periode 2024-2029,” katanya.

Dikatakannya, perihal keputusan KPU Kabupaten Karo No 2300/Tahun 2024 tentang penatapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karo Tahun 2024 tidak menjadi objek gugatan ke Mahkamah Konstitusi oleh pasangan calon peserta Pilkada Karo 2024.

“Setelah pasangan calon terpilih ditetapkan, sehari kemudian KPU Kabupaten Karo akan menyerahkan Berita Acara dan Surat Keputusan ke pihak terkait, diantaranya DPRD Karo dan Pasangan Calon bersangkutan,” katanya.

Selanjutnya, tahapan akhir yang harus dilakukan oleh KPU yaitu pengusulan pengesahan pengangkatan calon terpilih. Dari pengusulan tersebut, dirinya menjelaskan hal itulah yang menjadi dasar bagi pihak yang bersangkutan untuk melakukan pelantikan.

Perlu diketahui, pemenang Pilkada Karo tahun 2024 pasangan Antonius Ginting dan Komando Tarigan mendapatkan perolehan suara tertinggi sebanyak 98.020 suara.

Sementara, pasangan Tino-Onasis yang berada di posisi kedua mendapatkan total perolehan suara sebanyak 78.146 suara. Dan di posisi terakhir, pasangan Abetnego-Edy mendapatkan total perolehan suara dari 17 kecamatan sebanyak 43.438 suara. (Nid)

Warga Keluhkan Proyek Pipa Transmisi Perumda Tirtanadi di Desa Helvetia

0
Pipa Proyek
Proyek pengorekan pemasangan pipa transmisi perumda tirtanadi Provinsi Sumatera Utara di Jalan Balai Desa dan Jalan Gereja Desa Helvetia Deli Serdang dikeluhkan warga, Sabtu (15/12/2024).

Dampak proyek tahun 2023 lalu itu mengakibatkan jalan berlubang dan becek, pemerintah sepertinya tutup mata.

Warga sekitar merasa tidak nyaman melintasi jalan yang kerap mereka lalui sehari-hari.

“Kami merayakan natal tahun ini berselimut jalan rusak, berlubang dan becek, “kata warga bermarga Ginting.

Ia juga menyebutkan jalan becek itu berawal dari pengerjaan proyek pengorekan pemasangan pipa transmisi perumda tirtanadi Provinsi Sumatera Utara

“Ini karena pengerjaan pemasangan pipa transmisi milik perumda tirtanadi”, jelasnya.

Lanjutnya, “Air hujan selalu mengenanggi jalan mengakibatkan akses berlubang dan becek,” keluhnya lagi.

Pihaknya juga meminta pertanggung jawaban Perumda Tirtanadi efek dari pengerjaan proyek pengorekan pemasangan pipa transmisi tersebut.

Hingga sampai saat ini, perumda Tirtanadi belum memperbaiki jalan rusak terkait proyek pengerjaan. Terkait permasalahan itu dinas PU Deli Serdang sudah menyampaikan kepada perumda hingga permasalahan ini belum juga kunjung selesai. (As/fr/red)

Presiden Prabowo Minta Maaf ke Presiden Ketujuh Jokowi di Peresmian Terowongan, Ini Sebabnya

0
Presiden Prabowo Minta Maaf ke Presiden Ketujuh Jokowi di Peresmian Terowongan, Ini Sebabnya
Presiden Prabowo Minta Maaf ke Presiden Ketujuh Jokowi di Peresmian Terowongan, Ini Sebabnya
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).

Prabowo berkelakar bahwa dirinya hanya menikmati saat peresmiannya saja. Namun, terowongan itu dibuat pada masa kepemimpinan Jokowi.

Prabowo menyebut terowongan silaturahmi tersebut seharusnya diresmikan oleh Presiden ketujuh RI, Joko Widodo atau Jokowi.

Pembangunan terowongan sepanjang 33 meter yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral ini digagas oleh Jokowi pada tahun 2020. Namun, terowongan ini baru dibuka untuk masyarakat setelah diresmikan Prabowo.

“Peresmian terowongan ini adalah satu simbol yang sangat berharga. Terima kasih semua tokoh yang berhasil untuk mewujudkan simbol ini yang sesungguhnya dan sebenarnya diresmikan oleh Pak Joko Widodo, ya saya kebagian enaknya aja,” kata Prabowo saat peresmian, Kamis (12/12/2024).

“Banyak yang bekerja, ya itu namanya takdir ya. Jangan-jangan Pak Jokowi lagi nonton ini. Pak Jokowi, mohon maaf aku yang resmikan,” sambungnya disambut tawa para tamu undangan.

Dia mengatakan perancang atau arsitek Masjid Istiqlal beragama Nasrani yang ditunjuk oleh Presiden pertama RI Soekarno. Hal ini menunjukkan kehebatan masyarakat Indonesia dalam menjaga kerukunan beragama.

“Ini juga mengingatkan kita tidak hanya Masjid Istiqlal berdiri disamping Gereja Katederal, tapi yang merancang Masjid Istiqlal, arsiteknya ditunjuk oleh Presiden pertama kita justru bukan orang muslim, arsiteknya adalah orang Nasrani. Ini kehebatan bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.

Dia menyampaikan terowongan ini merupakan simbol dari kerukunan antara umat beragama di Indonesia, meskipun memiliki banyak suku bangsa, etnis, agama, dan istiadat. Prabowo pun senang masyarakat Indonesia tetap hidup rukun untuk mencapai cita-cita bangsa.

“Bisa kita yakini bangsa kita salah satu negara yang paling majemuk di dunia. Kita memiliki 714 suku bangsa dan kelompok entis, yang tinggal di ribuan pulau, masing-masing memiliki agama budaya dan adat isitiadat yang khas,” jelas Prabowo.

Terowongan ini disebut Terowongan Silaturahmi karena dirancang untuk memfasilitasi pengunjung dari kedua tempat ibadah, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sehingga dapat saling terhubung dengan mudah.

Nama ini mencerminkan tujuan utamanya untuk mempererat hubungan antar umat beragama melalui akses yang lebih langsung dan praktis.

Terowongan ini juga bertujuan untuk menciptakan interaksi yang lebih dekat antara kedua tempat ibadah yang bersejarah ini, memperlihatkan bahwa meskipun berbeda dalam keyakinan, keduanya dapat saling terhubung dalam semangat persatuan.(As/viv/kmps/as)

KPU Sumut Resmi Tetapkan Hasil Pilgub Bobby-Surya Ungguli Edy-Hasan

0
KPU Sumut Resmi Tetapkan Hasil Pilgub Bobby-Surya Ungguli Edy-Hasan
KPU Sumut Resmi Tetapkan Hasil Pilgub Bobby-Surya Ungguli Edy-Hasan
KPU Sumatera Utara (Sumut) telah menyelesaikan rekapitulasi hasil perolehan suara Pilgub Sumut 2024. Hasilnya, paslon Bobby Nasution-Surya unggul dari paslon Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat Provinsi Sumut ini dilaksanakan selama 2 hari ini. Surat penetapan hasil perolehan suara Pilgub Sumut ini bernomor 495 tahun 2024.

“Menetapkan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara yang tertuang dalam formulir MODEL D.HASIL PROV-KWK-GUBERNUR sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini,” kata Ketua KPU Sumut Agus Arifin saat membacakan surat keputusan, Senin (9/12/2024).

Dalam surat keputusan itu dijelaskan jika Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilgub Sumut 2024 berjumlah 10.771.496 orang, yang tersebar di 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut.

Jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya 5.953.676 orang, dengan rincian 5.654.922 suara sah dan 298.754 suara tidak sah.

Hasilnya Bobby-Surya unggul dengan perolehan 3.645.611 suara. Bobby-Surya diketahui unggul di 30 dari 33 kabupaten/kota di Sumut.

Sementara Edy-Hasan memperoleh 2.009.311 suara. Edy-Hasan unggul di 3 dari 33 kabupaten/kota di Sumut. (As)

Rekap KPU Sumut : Kemenangan Edy-Hasan Hanya di Tiga Daerah

0
Rekap KPU Sumut : Kemenangan Edy-Hasan Hanya di Tiga Daerah
Rekap KPU Sumut : Kemenangan Edy-Hasan Hanya di Tiga Daerah
Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution – Surya menjadi pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut 2024, mengalahkan paslon Edy Rahmayadi – Hasan Basri Sagala.

Sebagaimana terungkap sesuai hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut, Senin (9/12) sore, Bobby-Surya meraih 3.645.611 suara. Sementara Edy- Hasan meraih 2.009.311 suara.

Dengan perolehan suara tersebut, pasangan Bobby-Surya unggul 1.636.300 dari pasangan Edy dan Hasan. Berdasarkan hasil tersebut pula, pasangan Edy-Hasan praktis hanya menang pada tiga kabupaten dan kota saja. Yakni Binjai, Tanjung Balai, dan Mandailing Natal. Adapun jumlah suara tidak sah sebesar 298.754 dan total suara sah dan tidak sah sebesar 5.654.922 dari jumlah 1,7 juta pemilih di Sumut.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Sumut ini sudah berlangsung sejak Minggu, 8 Desember 2024 di Hotel Emerald Garden, Jalan KL Yos Sudarso, Medan.

Berikut Perolehan Suara Pilkada Sumut 2024 pada 33 Kabupaten dan Kota:

Asahan:

Bobby-Surya 148.787 (62.01%)

Edy-Hasan 91.169 (37.99%)

Batu Bara:

Bobby-Surya 115.345 (60.63%)

Edy-Hasan 74.900 (39.37%)

Karo:

Bobby-Surya 154.892 (72.47%)

Edy-Hasan 58.853 (27.53%)

Labuhanbatu:

Bobby-Surya 115.775 (53.15%)

Edy-Hasan 102.077 (46.85%)

Labuhanbatu Selatan:

Bobby-Surya 89.767 (55.45%)

Edy-Hasan 72.133 (44.55%)

Labuhanbatu Utara:

Bobby-Surya 141.592 (80.65%)

Edy-Hasan 33.968 (19.35%)

Langkat:

Bobby-Surya 241.686 (62.29%)

Edy-Hasan 146.318 (37.71%)

Mandailing Natal:

Bobby-Surya 80.141 (41.42%)

Edy-Hasan 113.337 (58.58%)

Nias:

Bobby-Surya 43.520 (80.14%)

Edy-Hasan 10.786 (19.86%)

Nias Barat:

Bobby-Surya 30.040 (79.29%)

Edy-Hasan 7.845 (20.71%)

Padang Lawas Utara:

Bobby-Surya 80.452 (59.81%)

Edy-Hasan 54.060 (40.19%)

Pakpak Bharat:

Bobby-Surya 14.340 (57.74%)

Edy-Hasan 10.497 (42.26%)

Serdang Bedagai:

Bobby-Surya 222.669 (79.45%)

Edy-Hasan 57.577 (20.55%)

Simalungun:

Bobby-Surya 278.434 (65.16%)

Edy-Hasan 148.869 (34.84%)

Tapanuli Selatan:

Bobby-Surya 105.632 (68.79%)

Edy-Hasan 47.933 (31.21%)

Tapanuli Tengah:

Bobby-Surya 94.415 (59.63%)

Edy-Hasan 63.917 (40.37%)

Tapanuli Utara:

Bobby-Surya 131.879 (81.60%)

Edy-Hasan 29.733 (18.40%)

Toba:

Bobby-Surya 88.102 (81.91%)

Edy-Hasan 19.461 (18.09%)

Binjai:

Bobby-Surya 53.262 (44.85%)

Edy-Hasan 65.493 (55.15%)

Gunung Sitoli:

Bobby-Surya 54.513 (80.75%)

Edy-Hasan 12.997 (19.25%)

Padang Sidempuan:

Bobby-Surya 55.011 (50.48%)

Edy-Hasan 53.972 (49.52%)

Pematang Siantar:

Bobby-Surya 78.785 (68.69%)

Edy-Hasan 35.911 (31.31%)

Sibolga:

Bobby-Surya 30.869 (62.31%)

Edy-Hasan 18.675 (37.69%)

Tanjung Balai:

Bobby-Surya 29.555 (39.27%)

Edy-Hasan 45.702 (60.73%)

Tebing Tinggi:

Bobby-Surya 37.758 (50.09%)

Edy-Hasan 37.615 (49.91%)

Dairi:

Bobby-Surya 113.582 (72.31%)

Edy-Hasan 43.497 (27.69%)

Padang Lawas:

Bobby-Surya 102.397 (72.51%)

Edy-Hasan 38.812 (27.49%)

*Belum Pleno

Medan:

Bobby-Surya 388.899 (63.55%)

Edy-Hasan 223.106 (36.45%)

Deli Serdang:

Bobby-Surya 238.187 (52.94%)

Edy-Hasan 211.754 (47.06%)

Humbang Hasundutan:

Bobby-Surya 83.922 (79.64%)

Edy-Hasan 21.450 (20.36%)

Nias Selatan:

Bobby-Surya 98.085 (78.91%)

Edy-Hasan 26.178 (21.09%)

Nias Utara:

Bobby-Surya 46.565 (82.43%)

Edy-Hasan 9.926 (17.57%)

Samosir:

Bobby-Surya 56.929 (72.89%)

Edy-Hasan 21.169 (27.11%).

(As)

Pemakzulan Presiden Korea Selatan Gagal, Akan Dicoba Lagi

0
(Jung Yeon-je/Pool via REUTERS)
(Jung Yeon-je/Pool via REUTERS)

Upaya legislatif Korea Selatan untuk memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol terkait pemberlakuan darurat militer yang singkat gagal pada Sabtu (7/12/2024) setelah mayoritas anggota partai konservatif yang berkuasa memboikot pemungutan suara.

Partai oposisi utama Korea Selatan (Korsel) mengaku akan mencoba lagi upaya memakzulkan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol.

Dilansir AFP, Minggu (8/12/2024), polisi telah menangkap mantan Menteri Pertahanan yang bertanggung jawab atas operasi darurat militer dan Menteri Dalam Negeri telah mengundurkan diri. Mereka dan Yoon sedang diselidiki atas tuduhan pemberontakan.

Partai-partai oposisi mengusulkan mosi pemakzulan, yang membutuhkan 200 suara dari 300 anggota parlemen untuk meloloskannya, tetapi boikot hampir total oleh Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang menaungi Yoon menyebabkan mosi tersebut gagal.

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat (DP), mengatakan mereka akan mencoba lagi pemakzulan pada 14 Desember.

“Yoon, pelaku utama di balik pemberontakan dan kudeta militer yang menghancurkan tatanan konstitusional Korea Selatan, harus segera mengundurkan diri atau dimakzulkan tanpa penundaan,” kata Lee.

“Pada tanggal 14 Desember, Partai Demokrat kami akan memakzulkan Yoon atas nama rakyat,” sambungnya.

Sebagai imbalan atas pemblokiran pemakzulan, Partai Kekuatan Rakyat mengatakan mereka telah ‘secara efektif memperoleh janji dari Yoon untuk mengundurkan diri’.

“Bahkan sebelum presiden mengundurkan diri, dia tidak akan mencampuri urusan negara, termasuk urusan luar negeri,” kata pemimpin PPP Han Dong-hoon pada hari Minggu setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Han Duck-soo.

“Ini akan meminimalkan kebingungan bagi Korea Selatan dan rakyatnya, menyelesaikan situasi politik secara stabil dan memulihkan demokrasi liberal”, kata Han.

Namun Lee dan juru bicara Majelis Nasional Woo Won-shik yang sama-sama dari partai oposisi bersikeras darurat militer yang sempat diterapkan merupakan tindakan ilegal. Dia mengatakan Yoon telah melakukan pelanggaran konstitusi.

“Bagi perdana menteri dan partai yang berkuasa untuk bersama-sama menjalankan kewenangan presidensial, yang tidak diberikan kepada mereka oleh siapa pun, tanpa berpartisipasi dalam proses konstitusional untuk menangani darurat militer yang tidak konstitusional, merupakan pelanggaran yang jelas terhadap konstitusi,” kata Woo.

“Kekuasaan presiden bukanlah milik pribadi Presiden Yoon Suk Yeol Bukankah ini kudeta lain yang menghancurkan tatanan konstitusional?” sambungnya.

Yoon telah muncul dan meminta maaf atas ‘kecemasan dan ketidaknyamanan’ yang disebabkan oleh deklarasi darurat militer pada Selasa (3/12) malam. Namun, dia tidak mengundurkan diri dengan mengatakan bahwa dia akan menyerahkan nasibnya kepada partainya. (**)

KPU Sumut Buka Rapat Pleno Rekapitulasi Suara pada Pilgub Sumut 2024

0

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara menggelar rekapitulasi perolehan hasil pemungutan suara Pilgub Sumut 2024 mulai hari ini, Minggu 8 Desember 2024. Rekapitulasi ini digelar di Hotel Emerald Garden, Jalan Yos Sudarso, Medan.

Rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat provinsi Pilkada Sumut 2024 juga dihadiri saksi kedua pasangan calon gubernur Sumatera Utara, yaitu pasangan calon gubernur nomor urut 1 Bobby Nasution-Surya dan pasangan calon gubernur nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.

Selain itu, dihadiri juga oleh Forkopimda, Bawaslu Sumut, KPU Kabupaten/Kota se- Sumut, penggiat pengawasan Pemilu.

Dalam kata sambutannya saat membuka rapat pleno tersebut, Ketua KPU Sumut, Agus Arifin mengatakan, KPU Sumut telah melaksanakan tahapan Pilkada baik di tingkat provinsi maupun Pilkada di 33 Kabupaten/kota.

“Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2024 ini, sebelumnya KPU telah melakukan rekapitulasi penghitungan suara secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga di tingkat KPU kabupaten/kota, “terang Agus Arifin.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa KPU juga telah melaksanakan Pemungutan Suara Susulan (PSS) di 108 TPS di Sumatera Utara (Sumut) dan Pemungutan Suara Lanjutan yang dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2024.

Demikian juga pada tanggal 5 Desember 2024, KPU juga telah melaksanakan pemungutan suara ulang tingkat provinsi atau untuk jenis suara Pemilu Gubernur di 12 TPS dan semuanya telah terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan.

“KPU Sumut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik Pemprov Sumut, TNI dan Polri yang mendukung terlaksananya pilkada 2024 dengan lancar di Sumatera Utara,” pungkasnya. (As)