Orang Tua Pencurian Besi Histeris Menangis, Minta Polisi Tangkap Dua Pelaku Lainya

Langkat | Sidang kasus pencurian besi dengan terdakwa Muhammad Yopi (21) kembali digelar secara online di Kejaksaan Negeri Langkat dengan agenda sidang mendengarkan keterangan saksi.

Tiga saksi yang dihadirkan dari pihak security PTPN II Kebun Tanjung Jati dalam persidangan kasus pencurian besi, di ruangan sidang Kejaksaan Negeri Langkat, Jl Proklamasi, kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (01/03).

Saksi pertama Zulkifli Nasution selaku Danton pengamanan kebun bersama anggotanya, mengatakan di hadapan Majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) membenarkan adanya pencurian besi di area perkebunan PTPN II Tanjung Jati pada tanggal 07 Desember 2022 lalu.

” Tersangka ada sekitar 3 orang, dan dua melarikan diri, sementara terdakwa Yopi masih di lokasi tidak melarikan diri, maka kami tangkap,” ujar saksi.

Sementara itu, keterangan dari terdakwa M.Yopi, mengakui kesalahannya di depan Majelis Hakim.

” Saya mengaku salah pak Hakim, saya tidak tahu, bahwa barang yang saya bawa itu adalah barang curian, karena saya pada saat itu dibayar untuk mengakut barang dan ternyata itu barang curian,” ungkap Yopi dengan meneteskan air mata dengan penuh penyesalan.

Meskipun demikian, Majelis Hakim menyatakan terdakwa tetap bersalah dan terlibat dalam kasus pencurian itu dan sidang selanjutnya akan dilanjut pada hari Kamis tanggal 09 Maret 2023 dengan agenda sidang bacaan tuntutan dari JPU.

Setelah usai persidangan, orangtua Yopi, Jumiati (58) menangis histeris melihat anaknya ditahan, menurutnya Yopi adalah anak yang baik, dan tulang punggung dalam keluarga.

“Anak saya tidak tahu apa apa, dia hanya disuruh membawa barang, dan ternyata barang yang dibawanya barang curian, saya tidak kuat lihat anak saya dipenjara,” ucap Jumiati sambil menangis.

Dalam proses persidangan ini, sambung Jumiati, dirinya berharap kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim untuk memberikan hukuman yang seringan ringannya nya.

“Saya berharap kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim agar meringankan hukuman anak saya, karena dia masih muda dan tulang punggung di keluarga kami,” ungkap Jumiati.

Selain itu, ia juga berharap kepada pihak kepolisian Polsek Binjai untuk menangkap kedua pelaku pencurian yang kabur pada saat itu.

“Saya minta kepada pihak kepolisian Polsek Binjai untuk segera menangkap kedua dalang pelaku pencurian besi tersebut, karena mereka otak pelaku pencurian itu sehingga anak saya menjadi korban,” pungkasnya. (Surya T)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

Polres Karo Ungkap Kasus Curas Sebabkan Korban MD, Dua Tersangka Diamankan

Karo - Polres Karo mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan...

PD MIO Karo Tegaskan Unggahan yang Kaitkan Nama Brigjen Pol (Purn) dr. Antonius Ginting 100% Hoaks

*Masyarakat Pendukung akan Menuntut Kebenaran Secara Hukum dan Secara...

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Bupati Karo Dorong Percepatan Realisasi

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr....

Bambang Sah Nahkodai DPD FTI 1973 Sumut Periode 2026–2031, Kibarkan Roda-Roda Organisasi di Daerah

DPD FTI 1973 Sumatera Utara resmi memiliki kepemimpinan baru....

Puluhan Buruh Korban PHK Geruduk BRI Kanwil Medan, Menuntut Hak Pesangon yang Tak Kunjung Usai

MEDAN – Puluhan buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Tutup FSQ 2026, Dorong Pembinaan Generasi Muda Berbasis Iman dan Takwa

ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menutup Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari,...

Keluarga Besar PBB PAC Percut Sei Tuan Akan Mengelar Perayaan Natal dengan Thema “Satu Rasa, Satu Jiwa, Bersaudara di Dalam Kasih Kristus”

Medan | Dalam rangka memperingati kelahiran Yesus Kristus, Keluarga Besar Pemuda Batak Bersatu Pimpinan Anak Cabang (PBB PAC) Kecamatan Percut Sei Tuan dalam waktu...

Merasa Namanya Disalahgunakan, Perwakilan Warga Berastepu Laporkan Dugaan UU ITE ke SPKT Polres Tanah Karo

Kabanjahe — Warga eks pengungsi Desa Berastepu, Sinabung, kembali mengambil langkah hukum tegas dengan mendatangi Markas Kepolisian Resort Tanah Karo pada hari Jumat (2/10/26)....

Aksi Unjuk Rasa Berujung Laporan Polisi: Warga Eks Pengungsi Sinabung Tuntut Pertanggungjawaban Hukum atas Ujaran Kebencian

Kabanjahe — Puluhan perwakilan warga eks pengungsi Sinabung yang didampingi oleh penasehat hukum Nhovtrakapta Putra Kaban, S.H., secara resmi membuat laporan pengaduan ke Sentra...

Tim Monitoring KPK Kunjungi Asahan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Monitoring Pemenuhan Capaian Indikator Calon Percontohan Kabupaten/Kota Ber-Aksi di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (01/10/2026). Kegiatan...

NCW Harapkan Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Sekretaris Jenderal Nasional Corruption Watch (NCW) Rechan Nazar menaruh harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat penegakan hukum dan memberantas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

Karo – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar...

Puluhan Buruh Korban PHK Geruduk BRI Kanwil Medan, Menuntut Hak Pesangon yang Tak Kunjung Usai

MEDAN – Puluhan buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...