Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 177

Ketum PB Al Jamiyatul Washliyah Tinjau Langsung Kondisi Perguruan Al-Washliyah Pasca Kebakaran

0

Sergai | Aktiva.news – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jamiyatul Washliyah Dr. K.H. Mashyuril Khamis dan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumut Dr. H. Dedi Iskandar Batubara meninjau langsung kondisi Perguruan Al-Washliyah Simpang Empat pasca mengalami kebakaran, berlokasi di Kampung Lalang, Desa Simpang Empat Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Kamis 20/7/2023

Kunjungan rombongan tersebut disambut oleh Sekretaris Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah Sergai Zainal Arifin Hasibuan, S.Pd, Ketua MP PD Al-Washliyah Sergai Abdul Firman bersama pengurus lainnya dan para Kepala Sekolah serta guru Perguruan Al-Washliyah Simpang Empat.

Diawali sambutan Ketua PW Al Washliyah Sumut, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara mengatakan pasca musibah kebakaran ini kita harus menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, apapun nanti penyebab kebakaran ini.

“Yang paling penting bagi kita bagaimana segera mempersiapkan kembali ruang kelas dan Kantor agar pendidikan bisa berjalan dengan normal kembali,”ujarnya.

Untuk itu, kata H. Dedi, kita harus tetap optimis dan semangat mudah-mudahan musibah ini membawa berkah dan menjadikan sekolah kita lebih baik.

“Saya juga mendapatkan informasi dari beberapa pihak mereka bersedia untuk membantu dan merehab gedung sekolah yang terbakar ini dan mari kita duduk bersama agar permasalahan ini bisa kita atasi”tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. K.H. Mashyuril Khamis, M.M dalam sambutannya menyampaikan, ini adalah musibah kita semua, jadi jangan sampai berfikir ini musibah bapak ibu saja, maka ini musibah kita semua di kepengurusan Al-Washliyah.

“Untuk itu mari kita tata ulang kembali tidak usah terburu-buru dan juga Bupati Sergai rencananya akan membantu beberapa lokal,”katanya sembari mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Sergai H Darma Wijaya.

Selain itu, ditegaskan Mashyuril Khamis, terkait masalah berkas penting seperti ijazah yang terbakar itu juga ada solusinya semua siswa itu ada barcode nya, namun lakukan pendataan ulang, insya Allah akan bisa diselesaikan.

“Untuk itu saya berharap andai penataan sudah dibuat beserta gambar gedung, tolong juga kirim ke kami siapa tahu orang-orang yang berkompeten ingin menyumbang dan membantu pembangunan sekolah ini,”pungkasnya.

Dr. KRT. H. Hardi Mulyono K. Surbakti selaku Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, dalam sambutannya menyebutkan kami sangat prihatin melihat musibah kebakaran ini yang menyisakan puing-puing Perguruan Al-Washliyah Simpang Empat.

“Tidak ada permasalahan yang tidak bisa kita selesaikan, apalagi kalau kita mau saling bersatu-padu terutama keluarga besar Al-Washliyah. Apapun yang bisa kami bantu akan kami lakukan agar sekolah ini bisa terbangun kembali,”ungkapnya.

Sementara itu mewakili Pimpinan Perguruan Al-Washliyah Abdul Rahim mengatakan hari ini kami merasa bersyukur dan bergembira dengan kedatangan para pengurus Al Washliyah, yang membawa bantuan kepada sekolah kami ini yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran.

“Kami tidak bisa membalasnya, mudah-mudahan keluarga besar pengurus Al-Washliyah dan para dermawan yang telah membantu sekolah ini, dipermudahkan Allah segala urusannya,”katanya.

(Ari)

Ketua DPW IKA UII Muhammad Riau: Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi Bisa Memperkokoh Pondasi Peradaban di Sumut

0
MEDAN – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (DPW IKA UII) Sumut, Muhammad Riau SHR.SH.MH meyakini, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SiK, SH.MSi dapat memperkokoh pondasi peradaban di Sumut.

“Kita optimistis bahwa Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dapat menyatukan masyarakat di Sumut yang multi etnis untuk saling menghormati dan menghargai,” ujar Muhammad Riau kepada wartawan di Medan, Kamis (20/7/2023).

Praktisi hukum kondang yang terlibat langsung dalam penanggulangan pandemi Covid-19 ini mengungkapkan, dengan pengalaman sebagai anggota Polri, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, dipastikan dapat mewujudkan area publik yang beradab jauh dari gangguan kamtibmas.

“Kita meyakini bahwa Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mampu memberantas begal, premanisme, narkoba dan penyakit masyarakat (Pekat), serta mampu mengatasi konflik tanah eks PTPN II di Sumut,” ungkap Muhammad Riau.

Tokoh pemuda yang sejalan dan sepemikiran dengan Menko Polhukam Mahfud MD karena anti terhadap kalangan mafia ini menambahkan, banyak prestasi Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi selama bertugas, apalagi saat menjabat sebagai Kapolda Riau.

“Saat menjabat Kapolda Riau  Irjen Agung Setya Imam berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Keberhasilan Beliau dengan menciptakan Aplikasi Dashboard “Lancang Kuning” yang mampu mendeteksi hotspot titik panas di sepanjang tahun 2020,” ungkap Muhammad Riau.

Dengan aplikasi itu, sambung Muhammad Riau,  Polda Riau bekerjasama dengan TNI berhasil memadamkan 6.000 titik api, sehingga Provinsi Riau bebas dari asap kebahakaran hutan dan lahan. Atas capaian dengan menciptakan Aplikasi Dashboard “Lancang Kuning” yang mampu mendeteksi hotspot titik panas di sepanjang tahun 2020 telah berhasil memadamkan 6.000 titik api, sehingga propinsi Riau bebas dari asap.

“Atas capaiannya tersebut, Polda Riau menerima Indonesia Award 2020 oleh Kapolri. Begitu juga dengan keberhasilan penangkapan 463 orang pelaku peredaran, penyalahgunaan narkotika dalam Operasi Anti Narkoba hanya dalam kurun waktu 22 hari saja, dengan menyita 42kg sabu, 50.000 pil ekstasi dan ganja,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Muhammad Riau optimis dengan pengalaman reserse, inteljen serta prestasi yang pernah diraih Irjen Agung Setya Imam tersebut, dapat berhasil untuk menjaga kamtibmas, upaya preventif dan penegakan hukum demi terwujudnya masyarakat Sumut yang beradab, aman, nyaman, dan menjadi Polri yang Presisi di Sumut.

“Selamat bertugas buat Irjen Agung Setya Imam sebagai Kapolda Sumut. Tentunya kita memberikan dukungan dan turut membantu Polda Sumut di bawah kepemimpinan Irjen Agung Setya Imam Muhammad Riau SHR.SH.MH, untuk mewujudkan Sumut yang beradab, aman, nyaman, dan menjadi Polri yang Presisi di Sumut,” pungkas pengurus Peradi tersebut. (As)

Gerak Cepat Polres Sergai Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Melarikan Orang

0
Polres
Sergai | Aktiva.News – Tim gabungan Opsnal Polsek Perbaungan dan Unit I Pidum Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai gerak cepat menangkap pelaku penganiayaan dan melarikan orang dengan paksa.

Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang pelaku serta barang bukti berupa senjata tajam serta satu unit mobil sebagai kendaraan untuk membawa korban dari lokasi TKP.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK melalui Kasi Humas Iptu Djunaidi Arman kepada wartawan, Kamis 20 Juli 2023, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi , Rabu 19 Juli 2023 pukul 02.02 WIB di Jalan Mesjid Lingkungan X Kel.Tualang Kec.Perbaungan Kab.Serdang Bedagai.

Selanjutnya, juru bicara Polres Serdang Bedagai tersebut menjelaskan kronologis kejadian korban Andika Wardana Ginting (22) warga Dusun II Desa Cinta Air Kec.Perbaungan Kab.Serdang Bedagai dan Muhammad Alfati Sinaga (26) warga Lingk.X Kel.Tualang Kec.Perbaungan Kab.Serdang Bedagai.

Pada saat itu, Andryana (40) ibu dari Andika Warda Ginting melaporkan bahwa rumahnya didatangi beberapa orang yang mengabarkan bahwa anaknya telah dibawa paksa orang tidak dikenal (OTK) dari depan rumah Muhammad Alfati Sinaga.

Informasi yang dikumpulkan, sebut Djunaidi, kejadian berawal ketika ada segerombolan orang dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra mendatangi orang yang sedang berkumpul di TKP diantaranya para saksi saksi melihat beberapa orang turun dari dalam mobil tersebut kemudian melakukan pengrusakan terhadap beberapa sepeda motor yang ada di tempat kejadian dan kemudian para pelaku meletuskan dua kali senjata api ke atas.

Kemudian orang berhamburan dan saling kejar kejaran, selanjutnya para pelaku tersebut menangkap dan membawa para korban serta memasukan mereka kedalam mobil pelaku kemudian membawa kedua korban mengarah ke Medan dengan menggunakan mobil tersebut.

Atas kejadian tersebut pelapor merasa khawatir atas keselamatan para korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perbaungan

Agar para korban dapat ditemukan serta para pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia

Mendapat laporan dari pelapor, ungkap Iptu Djunaidi Arman, kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan oleh team opsnal unit Reskrim Polsek Perbaungan bersama personil Unit Pidum Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai, dari hasil pencarian diperoleh informasi bahwa korban ditinggalkan para pelaku di jalan tol Lubuk Pakam.

Dari hasil interogasi terhadap para korban diperoleh informasi bahwa para pelaku melarikan diri kearah kota Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang dan selanjutnya tim melakukan pengejaran untuk mencari keberadaan para tersangka hingga ke kota Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang dan pada hari Rabu tanggal 19 Juli 2023 sekira pukul 13.30 WIB team berhasil mengamankan 1 unit mobil Daihatsu Sigra warna hitam yang digunakan para pelaku.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan salah satu pelaku an.Aminurahim alias Amin Caki di hotel DELI INDAH di Jalinsum Perbaungan – Lubuk pakam Kec.Pagar Merbau Kab.Deli Serdang.

Setelah dilakukan interogasi cepat siapa saja rekan pelaku dan Aminurahim alias Amin Caki menjelaskan bahwa teman teman nya yang turut melakukan penganiyaan dan membawa paksa korban adalah Resi, G,A,N dan M.

Dari informasi tersebut selanjutnya tim kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya Resi dari rumahnya dan saat ini kedua orang pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Perbaungan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara untuk para pelaku lainya masih dilakukan pengejaran serta pencarian.

“Dugaan motif sementara yaitu karena mobil temannya dilempar. Sedangkan para pelaku dipersangkakan Pasal 328, 170 dan 353 KUH Pidana. Dengan barang bukti sebilah parang, 1buah konci roda, 1 buah sarung pisau / sangkur, 1 unit HP Merk Samsung, 4 buah peluru dan 1 unit mobil Daihatsu Sigra,” pungkas Iptu Djunaidi Arman. (Ari)

Oknum Anggota DPRD Tanggamus Dapil Empat Resmi Ditahan

0
Tanggamus | Aktiva.News – Oknum anggota Dewan dari fraksi PDI Perjuangan BW akan merasakan dinginnya jeruji besi, di ketahui mantan Kakon Penantian ini telah menjabat sebagai anggota DPRD dari dapil empat ( IV ) wilayah kecamatan Ulubelu, Pulaupanggung, Airnaningan, kini resmi ditahan oleh Kejaksaan negeri (Kejari) Tanggamus, atas kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2021, Kamis sore (20/7/23).

BW yang merupakan, Ketua Gapoktan Karya Tani Mandiri Pekon Penantian Kecamatan Ulubelu itu ditahan setelah hampir empat jam, diperiksa penyidik Kejari Tanggamus, di lantai dua gedung Kejari Tanggamus.

Penahanan BW yang juga anggota DPRD Tanggamus dapil empat (IV) dari Fraksi PDIP itu berdasarkan surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus nomor: PRINT-02/1.8.19/Fd.2/07/2023 Tanggal 20 Juli 2023.

Menurut Kajari, penahanan terhadap BW dilakukan setelah dilakukan evaluasi mendalam oleh tim penyidik.

“Setelah dilakukan evaluasi mendalam, maka tim penyidik mengusulkan agar BW ditahan. Ia ditahan selama 20 hari kedepan di rumah tahanan (rutan) Kelas II B Kota Agung terhitung 20 Juli 2023 sampai 8 Agustus 2023,” kata Yunardi saat ekspose di Kejari Tanggamus, Kamis sore, 20 Juli 2023.

Dijelaskan Yunardi, bahwa modus yang dilakukan oleh tersangka BW yaitu melakukan penyeleweangan dana terhadap kegiatan bantuan hibah DAK fisik kegiatan bantuan kelompok Tani Mandiri ternak lebah madu di Pekon Penantian Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus pada Kesatuan Pengolahan Hutan Batutegi Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2021.

“Tersangka BW melakukan pemotongan uang sebesar Rp138.500.000 dari Rp 200.000.000 yang seharusnya diterima oleh masing-masing Kelompok Tani Hutan (KTH) yaitu KTH Karya Tani Mandiri I, KTH Karya Tani Mandiri II, KTH Karya Tani Mandiri III, dan KTH Karya Tani Mandiri V,” beber Yunardi.

Masih kata Yunardi, dengan adanya pemotongan terhadap dana hibah tersebut mengakibatkan pelaksanaan kegiatan pembudidayaan lebah, dengan menggunakan dana bantuan hibah pada kegiatan sumber DAK Fisik, Penugasan Sub Bidang Kehutanan Tahun Anggaran 2021 pada Dinas Kehutanan Provinsi Lampung tidak berjalan dengan maksimal, sehingga berdampak pada hasil produksi madu yang tidak maksimal.

“Akibat perbuatan tersangka BW, berdasarkan perhitungan tim penyidik kejaksaan negeri tanggamus ditemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp554.000.000,” pungkas Yunardi. (Jeni)

Jembatan Penghubung Rusak Berat di Desa Kayu Besar, Johan Sinaga: Kewenangan Provinsi

0
Jembatan
Sergai | Aktiva.News – Jembatan rusak berat yang jadi akses masyarakat di Desa Kayu Besar Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai menuju Kabupaten Batu Bara berstatus jalan Provinsi merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Demikian disampaikan Kepala Dinas PUTR Sergai Johan Sinaga saat dikonfirmasi wartawan Kamis (20/7/2023) pagi melalui Pesan WhatsApp bahwa jembatan berlokasi di status jalan Provinsi dan kewenangan penanganan jalan ini adalah Dinas PU Provinsi Sumatera Utara.

“Sudah kita sampaikan kondisi jembatan ini ke Dinas PU Provsu dan juga ke DPRD provsu melalui rapat kerja,”ujarnya.

Infonya, kata Johan, tahun ini sudah masuk program pembangunan jembatan ini melalui kegiatan pembangunan PU Provsu di multiyears 2,7 T.

“Harapan kita bersama segera terealisasi. Karena Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai juga gencar terus melakukan pembangunan insfratruktur jalan guna mewujudkan visi Maju Terus (Mandiri, Sejahtera dan Religius),”tutupnya.
Tim

Dinas Cikataru Deli Serdang Bungkam Soal Perumahan RPM Diduga Menyalahi Peruntukan

0

Deli Serdang – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) Kabupaten Deli Serdang bungkam soal pembangunan Perumahan Residen Pala Mas (RPM) jalan Dusun Pala Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang yang diduga menyalahi zona peruntukan.

Kepala Bidang Perumahan Gedung, Ari Martiansyah ST, beberapa kali dikonfirmasi melalui WhatsApp dan via telepon masih bungkam atau tidak memberi jawaban.

Lahan pembangunan perumahan RPM tersebut diduga kuat menyalahi peruntukan dimana lokasi ini sebelumnya adalah lahan pertanian yang produktif serta tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Deli Serdang.

Keterangan warga setempat menyebutkan bahwa lokasi lahan perumahan RPM sebelumnya adalah lahan pertanian padi dan palawija yang ditimbun oleh pihak pengembang perumahan RPM.”Dulunya sawahnya ini bang, sekarang rencananya dibuat menjadi perumahan”ujar salah seorang warga mengaku marga Purba saat ditemui dilokasi, Jumat (14/7/2023).

Seharusnya pemerintah menindak setiap pengambang yang melakukan Pembangunan perumahan yang dibangun di atas lahan zona pertanian, tindakan ini dapat berdampak penurunan produksi pangan.

Dia berharap, Pemkab Deli Serdang tegas dalam menyikapi hal ini dan tidak mengeluarkan izin kepada pihak pengembang.”Ya kalau terus-terusan begini ya bisa habis lahan pertanian.”ucapnya.

Pantauan awak media dilapangan, lokasi perumahan RPM di Desa Aras Kabu tersebut bersebelahan dengan area persawahan yang produktif, sementara rencana pembangunan perumahan sendiri mulai dikerjakan dan dari brosur yang terpampang dilokasi perumahan tersebut bertype 60/98.

Sumber yang dihimpun awak media dilapangan juga menerangkan bahwa kawasan Kecamatan Beringin lokasi pembangunan perumahan RPM tersebut merupakan pertanian lahan basah yang tidak memungkinkan pihak pengembang (developer) bisa menerbitkan IMB/PBG.

Terkait hal ini, Kepala Desa Aras Kabu Abdurrahman Efendi yang dikonfirmasi wartawan dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, Jumat (14/7/2023) tidak menjawab, melalui sambungan telepon, Sabtu (15/7/2023) juga Kades Aras Kabu belum berhasil dikonfirmasi. (Her)

Volly Ball Tournamen Antar Pekon di Menangkan Oleh Pekon Jatirejo

0
Tanggamus | Aktiva.News – Tournamen Volly Ball antar pekon diikuti dari dua kabupaten Pringsewu dan Tanggamus, merabung tiga, Banjaragung ilir kecamatan Pugung, kabupaten Tanggamus selaku panitia penyelengara Yournamen volly ball, Kamis ( 20/07/23 ).

Tournamen volly ball diselengarakan di Merabung tiga dan sudah berjalan selama 15 hari dari pembukaan 05/07/23 Tuornamen volly ball, dan pada hari ini Kamis 20/ 7/23 Final Tournamen Volly ball dalam Tournamen meperebutkan hadiah piala trofi dan uang untuk pembinaan volly ball, acara ini terselenggara atas partisipasi panita dan elemen masyarakat.

Parman selaku ketua penyelenggara Tournamen Volly ball, mengatakan semua ini bisa terlaksana atas dukungan pemuda dan masyarakat merabung tiga dia berharap untuk selanjut nya pekon pekon lain, dan kecamatan bisa menyelenggarakan hal – hal yang positif seperti ini, untuk membangun sumberdaya manusia khususnya dibidang olahraga Volly Ball, untuk anak – anak yang berbakat.

” Kami mengucapkan banyak trimakasih, khususnya pada media atau pun penonton atau pun sporter dan pihak keamanan, trimakasih bisa terlaksana nyaman dan aman dalam pelaksanan Volly Ball hari ini,” katanya.

Dalam berlangsung nya pertandingan final Volly ball hari ini, sporter dari kedua kubu club, Jatirejo (JTC) Pagelaran, berhadapan klub Gunung tiga Ulubelu Tanggamus.

Dalam pertandingan, yang sangat seru club Jatirejo (JTC) kabupaten Pringsewu dapat menaklukan, club Gunungung tiga Ulubelu Tangamus, dan juara pertama Jatirejo (JTC) Pringsewu mendapatkan hadiah tropi piala dan uang dua juta rupiah sebagai uang pembinaan Volly ball, club Gunung tiga Ulubelu mendapatkan juara ke dua, mendapat kan hadiah uang satu juta setengah sebagai uang pembinaan.

Sertu Bunyamin, anggota kodim 0424 Tanggamus, dalam pengamanan tournamen Volly Ball mengatakan,

” Tournamen ini, untuk menyambung silaturahmi antar sesama melalui Volly Ball dan mudah – mudahan, kerjasama yang baik ini, selalu terjalin dari supsetansi TNI – Polri untuk rakyat mendukung dalam bidang ke olahragaan, mudah – mudahan kodim Tanggamus, berserta pemerintahan berjalan dengan lancar tentunya dengan moto Tanggamus maju dan keren tandasnya,” tandasnya. (Jeni)

BPJS Ketenagakerjaan Tak Bayarkan Kepesertaan Rp 1,4 Miliar Tahun 2023

0
BPJS
Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori Saat Dikonfirmasi Soal BPJS Ketenagakerjaan
Sibolga – Wakil ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan terjadi pengurangan pembayaran kepesertaan sebesar Rp 1,4 miliar pada tahun 2023.

“Hal ini turun dari tahun 2022. Berarti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan itu ada yang tidak dibayarkan,” kata Jamil saat dikonfirmasi usai rapat Paripurna DPRD Sibolga, Selasa (18/07/2023).

Diungkapkannya, anggaran BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2022 sebesar Rp 3.528.000.000, sementara di tahun 2023 menurun menjadi Rp 2.339.000.000.

“Ada sekira Rp 1.189.000.000 yang kurang anggarannya dari tahun 2022 ke tahun 2023,” beber Jamil.

Jamil menuding BPJS Ketenagakerjaan buruk dalam membangun komunikasi dengan stakeholder lain, seperti pemerintah, DPRD, perusahaan-perusahaan, dan PPN, hal ini salah satu penyebab terjadinya penurunan anggaran yang ditampung oleh APBD.

Karena kata Jamil, masih banyak perusahaan-perusahaan ditemukan belum lagi memasukkan tenaga kerjanya, seperti ABK (Anak Buah Kapal) di atas 20 GT, sehingga para pekerja di perusahaan tersebut menjadi tanggung jawab APBD.

“Ini harus tanggung jawab pengusaha, tapi pada kecelakaan di laut, banyak yang meninggal di laut tidak masuk BPJS Ketenagakerjaan. Artinya ada yang dilanggar perusahaan-perusahaan ini, pengusaha-pengusaha ini, tapi BPJS Ketenagakerjaan hanya berdiam diri,” tegas Jamil.

“Rata-rata perusahaan-perusahaan di Kota Sibolga belum memasukkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Harusnya dia 2000 nelayan kecil, kemudian 2000 THL, dan 5000 untuk pekerja rentan, berarti ada 9000 tanggung jawab APBD,” sebutnya.

Tak sampai disitu saja, pimpinan DPRD itu juga mempertanyakan komitmen dari pemerintah kota Sibolga. Ia menegaskan, dalam hal perlindungan masyarakat pemerintah tidak boleh berpura-pura karena ini adalah janji politik dalam pemerintahan.

“Ini sudah beberapa kali kita sampaikan dalam rapat paripurna,” pungkas Jamil. (Syaiful)

Kabaharkam Polri Berikan Kuliah Umum Kepada Siswa SIP Angkatan ke 52 Tahun

0

Sukabumi – Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabaharkam Polri) Komisaris Jenderal Polisi Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si berikan kuliah umum terkait materi pelajaran tentang fungsi teknis Binmas bagi siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke 52 tahun 2023 Resimen Rahesa Aditya Diandra (RAD), pada Selasa (18/07/2023).

Bertempat di lapangan Soetadi Ronodipuro, Kabaharkam Polri menyampaikan materi yang berjudul program Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan basis kewilayahan melalui polisi RW.

Dihadapan 2.180 siswa SIP angkatan 52 tahun 2023 Resimen RAD, Komjen Pol Fadil Imran berkata apakah kita mengenal, dekat, akrab dan bermanfaat bagi masyarakat disekitar tempat tinggal kita. Hal ini yang memvalidasi bahwa persepsi negatif masyarakat terhadap Polri ditimbulkan karena kurangnya kedekatan, dan polisi belum dilihat sebagai bagian dari masyarakat.

Komjen Fadil Imran menyebutkan, bahwa Indonesia dicirikan sebagai masyarakat dengan karakteristik komunikasi high context, yang mebutuhkan kepekaan sosial tinggi untuk dapat menyatukan rasa dan memperoleh pemahaman satu sama lain, oleh karenanya komunikasi face to face masih sangat relevan dan dibutuhkan diera digital sekalipun.

Berbagai riset menunjukan bahwa petugas kepolisian harus mampu meluangkan waktu menunjukan empati, kesungguhan dalam memahami publik, untuk memperoleh kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas, ujar Fadil Imran

Sebagai contoh pada April 2021, diperoleh citra Polri paling tinggi yaitu 78,7%, ketika saat itu banyak anggota Polri turun kelapangan menanggulangi dampak pandemi covid 19 ditengah masyarakat. Kuncinya adalah komunikasi dan interaksi, kedekatan adalah kekuatan sejati, ungkap Komjen Fadil Imron.

Rasio personel bhabinkamtibmas yang masih kurang dibanding jumlah masyarakat, hal ini menuntut memunculkan wajah Polri yang dekat dengan masyarakat, harus tercermin oleh seluruh anggota Polri, tidak terbatas pada Bhabinkabtibmas saja, Polisi RW adalah solusinya sebut Komjen Fadil Imran.

Sosok yang disebut polisi RW adalah semua anggota kepolisian yang berdomisili di RW setempat, bukan Bhabinkamtibmas, yang memiliki tugas utama sebagai problem solving police officer, dengan menerima keluh kesah masyarakat, menjadi jembatan serta membantu peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat serta memperkuat Siskamling, pungkas Kabaharkam Polri.

Ditempat yang sama, Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum menuturkan menangkap penjahat adalah suatu kebanggaan, namun mencegah kejahatan itu terjadi adalah sesuatu hal yang mulia. Hal ini senada dengan peran fungsi polisi RW yang dicanangkan oleh Kabaharkam Polri.

Kegiatan kuliah umum ini selain dihadiri oleh Siswa SIP angkatan 52 tahun 2023, juga dihadiri oleh pejabat utama Setukpa Lemdiklat Polri, Kapolres Sukabumi Kota dan Kapolres Sukabumi, para tenaga pendidik fungsi teknis Binmas dan Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi. (As)

Kita Tunggu Gebrakan Christna Silaban, PPL Desa Kuta Gugung Usai Ikuti Workshop Smart Farming di Thailand

0
christna

DAIRI – Perkembangan teknologi dan informasi membuat generasi milenial semakin sadar akan potensi usaha di sektor pertanian yang menjanjikan hingga banyak kaum milenial menjadi petani muda sukses dan menginspirasi. Namun melahirkan petani muda yang milenial dan mampu menerapkan teknologi dalam sistem pertanian membutuhkan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mentransfer pengetahuannya walau mungkin bisa juga didapat secara otodidak.

Penerapan sistem teknologi dalam bidang pertanian yang akrab disebut dengan Smart Farming ini sejalan dengan cita-cita Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu memajukan pertanian Kabupaten Dairi melalui Agri Unggulnya.

Saat menghadiri Rapat Pos Simpul Koordinasi (Rapat Posko) bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pertanian se-Kabupaten Dairi, di Aula Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKPP), Sidikalang, Selasa (18/7/2023) lalu bupati menyebutkan Indonesia, termasuk juga Dairi, tidak hanya bisa mengandalkan konvensi konvensional, namun harus menggunakan smart farming dan digitalisasi.

“Guna menerapkan itu semua maka peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian mandiri yang profesional, mandiri dan berdaya saing, mutlak dibutuhkan untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, dan modern di masa depan,” katanya.

Dalam mendukung hal tersebut, Christna Anggina Silaban, S.Tr.P, PPL dari Desa Kuta Gugung, Kecamatan Sumbul telah mengikuti workshop bersama perwakilan 2 negara Asia Tenggara lainnya dalam workshop bertajuk ‘Workshop and study visit on smart farm technology smart choice of young farming proyek dibawah Indonesia, Malaysia, And Thailand growth Triangle (IMT-GT), yang digelar pada 12-16 Juni lalu, di provinsi Surat Thani, Thailand.

Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Kpp Dairi, Robot Simanullang, menyampaikan kehadiran PPL harus menjadi Agent of Change (agen perubahan) di sektor pertanian yang dapat mentransfer ilmu dan pengetahuan membantu petani meningkatkan produksi hasil pertanian.

“PPL diharapkan mampu membawa perubahan termasuk membawa konsep teknologi digitalisasi dan mekanisasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktifitas yang pada akhirnya dapat membawa masyarakat khususnya petani bisa sejahtera,” kata Eddy Berutu saat itu.

Sementara itu, di tempat terpisah Christna menjelaskan, kegiatan workshop dan study visit Smart Farm Technology merupakan bagian program IMT-GT yang merupakan program kerjasama 3 negara dimana peserta dari Indonesia sebanyak 13 orang, yang terdiri dari 4 petani milenial Asal Sumut, 5 alumni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan yang merupakan petani milenial sekaligus pengusaha bidang pertanian, pendamping dari Kementerian pertanian 1 orang, dinas perkebunan provinsi sumut 2 org, dosen Polbangtan Medan 1 orang.

Christna yang hadir sebagai perwakilan dari alumni Polbangtan Medan juga sebagai PPL menyebut selama workshop banyak belajar tentang konsep pertanian modern yang menggunakan teknologi digital dan informasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan dalam produksi tanaman.

Smart farming, kata dia, menggabungkan berbagai teknologi seperti Internet of Things (IoT), sensor, robotika, dan data analitik melalui aplikasi untuk memantau dan mengontrol lingkungan pertanian.

“Dalam sistem smart farming, petani dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas berdasarkan data yang diperoleh dari sensor dan perangkat lunak pengelolaan data. Data ini dapat membantu petani dalam memantau dan memprediksi kondisi tanaman, mengoptimalkan penggunaan sumber daya seperti udara, pupuk, dan pestisida, serta memperbaiki kinerja produksi secara keseluruhan,” ujar Christna.

Ditanya terkait kemungkinan penerapan Smart Farming dalam pertanian di Kabupaten Dairi, Christna menjelaskan bahwa kemungkinan tersebut bisa saja dilakukan, walau memang akan melibatkan pihak ketiga untuk menciptakan aplikasinya dan pengaturan perairan/irigasi.

“Memungkinkan ya memungkin saja, tapi butuh biaya besar dan keterlibatan pihak ketiga baik dalam membuat aplikasi maupun membuat irigasi yang presisi. Melalui aplikasi dapat digunakan untuk memantau kebutuhan tanaman seperti kebutuhan akan air, tingkat kelembaban, suhu, maupun nutrisi atau unsur hara yang diperlukan tanaman tersebut.

Melalui aplikasi juga memungkinkan saat tanaman butuh air, irigasi akan otomatis dapat diaplikasikan melalui kontrol yang terdapat pada aplikasi. Harapannya semoga sedikit demi sedikit teknologi smart farming dapat diadopsi untuk pertanian di Kabupaten Dairi,” katanya lagi.

Kita tunggu saja gebrakan yang akan dilakukan oleh Christna Silaban pada pertanian di Kabupaten Dairi, yang tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak demi terwujudnya Dairi Unggul yang mensejahterakan lewat Agri Unggul. (Nid)