Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 192

Ayah di Medan Cekoki Anak Narkoba Lalu Diruda Paksa Selama 3 Tahun

0
Ayah
Ilustrasi pemerkosaan anak di bawah umur. (ungkap.co.id)
Seorang ayah di Medan tega meruda paksa anaknya berulang kali selama tiga tahun. Tidak sampai disitu, sebelum memperkosa korban, ayah bejat ini mencekoki anaknya dengan narkoba jenis sabu.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon mengatakan pelaku berinisial YP (45) warga Kecamatan Medan Marelan, sementara anaknya masih berusia 14 tahun.

“Si YP ini berkali-kali melakukan pencabulan terhadap putrinya dan sudah dilakukan kurang lebih tiga tahun,” kata Josua, Rabu (24/5/2023).

Sebelum melakukan aksinya, pelaku kerap kali mencekoki korban dengan sabu. Lalu, pelaku juga turut memakai barang haram tersebut.

“Jadi sebelum mencabuli, putrinya ini dicekoki pelaku dengan sabu. Kemudian pelaku juga memakai sabu,” ungkapnya.

Josua Tampubolon mengatakan YP mengakui alasan melakukan tindakan seperti itu karena merasa kecewa terhadap istrinya. Sebab, dia mengetahui bahwa korban bukan anak biologisnya.

“Jadi si pelaku ini mengaku khilaf. Dia kecewa mengetahui korban bukan anak biologis serta dendam terhadap istrinya,” tutupnya. (As/dk/Red)

 

Pekerja Sarang Burung Walet di Tembung Disekap Lalu Disiksa

0
Burung Walet
Sofia saat membuat Laporan Polisi di Polsek Percut Sei Tuan, Kamis (18/5/2023).
Medan – Salah satu karyawan sarang burung walet mendapat perlakuan kasar dari sang bos tempat ia bekerja di Pasar 7 Tembung, Deli Serdang.

Sofia (23) warga Labuhan Batu ini kerap mendapat penyiksaan serta pukulan mentah dari sang majikan ketika wanita muda tersebut mencoba melarikan diri dan berkomunikasi kepada keluarga.

“Dia itu selalu menyiksa saya, kalau menghubungi orang tua itu tidak boleh, HP disita lalu di sekap sama dia,” ungkap warga Jalan Sukamaju, Lk Vll Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kecamatan Labuhan Batu, Selasa (23/05/2023).

Wanita muda ini juga menuturkan tempat ia disekap hingga dianiaya di hadapan karyawan lainnya.

“Di tempat kerja, Jalan Amal Bakti, Pasar 7 Tembung, Deli Serdang”, katanya.

“Dia juga menyiksa saya bukan apa, anak mes yang kerja disana ikut serta nampak melihat kejadianya gitu, “jelas pekerja sarang burung walet tersebut.

Ia juga menyebutkan saksi mata yang melihat penyiksaan yang dialami wanita muda ini.

“Ada salah satu laki-laki namanya Tomi yang kerja disana “udah lah ko, dia perempuan ko”, tiru ucapan Tomi ke awak media.

Selain dianiaya ia juga mendapat ancaman dari sang bos hingga keluarganya dituduh penipu.

” Saya berharap dia dihukum secara hukum yang berlaku. Jangan teror-teror lagi keluargaku, orang tuaku juga di viral-viralkan sama dia bilang penipu, orang tuaku nipu apa ke dia,” pungkas warga Labuhan Batu.

Terkait hal itu, ia telah membuat laporan polisi
dengan Nomor STTLP/B/8/960/V/2023/SPKT/POLSEK PERCUT SEI TUAN/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Sementara itu Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Agustiawan belum dapat dikonfirmasi terkait penganiayaan yang dialami warga Labuhan Batu itu. (As)

 

RS Bidadari Binjai Bantah Tutupi Penyebab Jatuhnya Pasien Dari Lantai 3

0
RS bidadari
BINJAI | Direktur Utama Rumah Sakit Bidadari Binjai dr Hesti membantah isu yang beredar bahwa pihaknya menutupi penyebab jatuhnya seorang pasien dari lantai 3 rumah sakit pada Jumat (19/05/2023) kemarin.

Menurut dr Hesti, orang tua dari pasien belum bisa memberikan keterangan atas penyebab jatuhnya anaknya dari lantai 3, disebabkan kondisi orang tua dari pasien masih syok.

“Maaf bang, bukan kita tidak mau memberikan keterangan penyebab jatuhnya pasien tersebut, tapi pihak keluarga dari pasien masih melarang kita untuk memberikan keterangan,” kata dr Hesti kepada wartawan, Minggu (21/05) lalu.

Namun demikian, sambung dr Hesti, ia berharap agar keluarga atau orangtua dari pasien yang akan memberikan keterangan secara langsung kepada wartawan.

“Menunggu kondisi pasien membaik dulu bang, nanti keluarga atau orangtua dari pasien yang akan memberikan keterangannya,” ungkapnya.

Terpisah, salah seorang keluarga dari pasien yang enggan disebut namanya mengatakan kepada awak media, Selasa (23/05), peristiwa tersebut terjadi kesalahan murni dari pasien, ia nekat melompat lantaran tak ingin dirawat di rumah sakit.

“Sebelumnya saya mewakili dari keluarga pasien meminta maaf atas kejadian tersebut, ini murni kesalahan dari pasien, bukan dari Rumah sakit, justru pihak dari Rumah sakit memberikan pelayanan yang baik kepada pasien,” cetus salah seorang keluarga dari pasien.

Selanjutnya, sambung keluarga dari pasien mengatakan, ” dengan kejadian ini kami pun tidak ada keberatan, memang murni kesalahan dari pasien, dan pasien pun keadaannya sekarang sudah mulai membaik, sebelumnya kami meminta maaf,” pungkasnya. (ST)

Tinjau KPT Parbuluan V, Bupati Tak Sabar Segera Panen Raya

0
Tinjau KPT Parbuluan V, Bupati Tak Sabar Segera Panen Raya
DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengunjungi progres pertumbuhan tanaman komoditi cabai di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Selasa (23/5/2023).

“Saya lihat kondisi di lapangan dan dari segi luasan hasilnya memuaskan dan seperti yang kita harapkan. Ini adalah panen pertama dari musim tanam pertama. Dari hasil ini kita akan belajar beberapa yang harus kita perbaiki,” kata Bupati saat diwawancara.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, Bupati menyampaikan tanaman cabai dari bibit yang berbeda, menghasilkan pertumbuhan dan hasil panen yang berbeda. Dari hasil panen ini, nantinya, kata Bupati, Ia mengharapkan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Dairi untuk mengevaluasi bibit yang menghasilkan progres dan hasil yang lebih baik.

“Dari laporan Pak Kadis Pertanian tadi bahwa beberapa jenis bibit menghasilkan panen yang berbeda. Kita akan pilih bibit yang cocok dengan lahan ini, agar hasilnya maksimal,” katanya.

Selain bibit, kata Bupati, disiplin dan teknik budi daya yang baik tentu mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen cabai.

Lebih jauh dijelaskan bahwa KPT ini sudah masuk dalam perjanjian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

“Yang pasti siklus tanam dan panen pertama ini akan menjadi modal kita untuk belajar menjadi lebih baik di musim tanam berikutnya. Kita lagi siap-siap untuk panen raya, untuk sama-sama panen bersama Pemkot Medan,” tegasnya lagi.

Sebelumnya, pada Senin, 6 Februari 2023, Bupati Dairi Eddy Berutu dan Wali Kota Medan Bobby Nasution meneken kerja sama antar daerah untuk menekan laju inflasi.

Dalam kerja sama tersebut, Dairi menjadi penyedia bahan pangan holtikultura, terutama cabai, sementara Kota Medan akan bertindak sebagai off taker atau pembeli.

Hadir dalam kunjungan ini, Kadis Pertanian Robot Simanullang, Kepala Cabang Bank BRI Sidikalang Marsudi, Kabid PPL Sukaedah Angkat, para penyuluh pertanian, dan para petani. Sekretaris Dinas Pertanian KPP, Rosianti M.D Pasaribu, Kabid Sarana dan Prasarana, Eben Ebron Gurning, Kabid Penyuluhan Sukaedah Angkat, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Siska Tampubolon, Kabid Bidang Perkebunan, Doody Tumanggor , Koordinator PPL beserta PPL, Kepala Desa Parbuluan, Perwakilan Bank BRI Cabang Sidikalang, Mahasiswa Polbangtan Medan, Anggota Kelompok Tani desa Parbuluan. (Nid)

Ekoenzim, Pupuk Alami Menurunkan Efek Rumah Kaca

0
Ekoenzim, Pupuk Alami Menurunkan Efek Rumah Kaca
DAIRI – Ekoenzim merupakan pupuk alami untuk tanaman yang dapat menurunkan efek rumah kaca. Formula ekoenzim ditemukan Dr. Rokuson Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik di Thailand.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi Tetty Situmorang pada kegiatan monitoring Desa Aku Hatinya PKK di Desa Pasi, Kecamatan Berampu, Jumat (19/5/2023).

“Ekoenzim merupakan hasil fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang mempunyai banyak manfaat untuk alam dan manusia,” kata Tetty.

Selain menurunkan efek rumah kaca, kata Tetty, ekoenzim bermanfaat sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, serta pupuk alami untuk tanaman.

“Cara pembuatannya yaitu menyiapkan sampah dapur berupa kulit buah atau sisa potongan sayur mentah, lalu potong kecil-kecil. Potongan sampah dapur kemudian dimasukkan ke dalam botol atau stoples yang sudah berisi air gula merah,” kata Tetty.

Lebih lanjut, Tetty juga menyampaikan perbandingan takarannya, yaitu 1 : 3 :10. Misalnya 100 gram gula merah, 300 gram sampah organik, dan 1.000 ml air.

“Apabila seluruh bahan sudah sesuai dengan takarannya, tutup wadah dengan rapat, lalu diamkan selama 90 hari di tempat yang sejuk. Namun, sesekali bukalah tutup wadah. Cairan inilah yang kemudian disebut sebagai ekoenzim, ” ujar Tetty.

Tety juga menyampaikan beberapa tips yang perlu diperhatikan, yaitu menggunakan wadah plastik tertutup yang kuat, menggunakan lima jenis atau lebih sampah organik, menggunakan kulit jeruk, batang serai, dan pandan untuk membuat ekoenzim yang lebih wangi dan bagus.

“Tidak boleh menggunakan daging, ikan, makanan berminyak, ampas kelapa, sampah organik yang busuk, berjamur, atau sudah rusak. Ekoenzim yang baik berwarna coklat tua atau coklat kekuningan, bukan hitam. Jika tumbuh jamur hitam, berarti ekoenzim gagal,” kata Tetty.

Keuntungan menggunakan ekoenzim yaitu, ampasnya dapat dijadikan pupuk padat organik atau dikeringkan sebagai pengharum ruangan. Ekoenzim juga tidak memiliki masa kadaluarsa. (Nid)

Viral Video Syur Mirip Rebecca Klopper di Twitter Berdurasi 47 Detik

0
Syur Rebecca Klopper
Viral video Rebecca Klopper di Twitter Indonesia, ia mendadak dikaitkan dengan cuplikan video syur yang viral beredar di Twitter.

Pada 22 Mei, nama panggilan Rebecca Klopper, Becca, bertengger di daftar trending Twitter Indonesia. Namun meski jadi perbincangan, Becca belum menanggapi rumor tersebut.

Dalam unggahan terakhir di Instagram, Becca cuma sekedar memperlihatkan foto cantik sambil pamer lesung pipit.

Bagian kolom komentar di foto tersebut dinonaktifkan oleh Becca usai banyak pengguna Twitter mempertanyakan apakah dirinya merupakan wanita di video tak senonoh yang berdurasi 47 detik tersebut.

“Ada apa nii guyss? becca pacarnya fadly faisal?,” tulis akun Twitter. “Mirip sekali atau emang becca?” timpal netter lainnya.

“Video lama ga sih soalnya rambutnya pendek terus ponian,” tebak netter. “Jangan cuma hujat becca aja, kalian mikir ga, siapa yang nyebarin??? Bisa bisa nya dia seenak jidat nyebarin vidio becca, udah dpt enak, tpi engga tau diri,” seru yang lainnya.

Dalam cuplikan video syur, seorang perempuan terlihat memakai baju hitam dengan garis berwarna putih. Perempuan tersebut terekam sedang melakukan aktivitas seksual bersama seorang pria yang tidak diketahui identitasnya.

Spekulasi yang beredar ini pun membuat ayah Fadly Faisal, Haji Faisal, ikut disorot oleh awak media. Digadang-gadang jadi calon mertua, Haji Faisal memberikan reaksi bijak dengan menolak mengomentari sesuatu yang bukan urusan pribadinya ketika ditanya mengenai Becca yang dikaitkan ke video syur viral.

“Memang itu video kapan? Sama siapa?” tanya Haji Faisal seperti dikutip dari Suara.com pada Senin (22/5). “Kenapa saya tanggapi videonya dengan siapa? Itu tidak ada urusannya dengan kita.”

Haji Faisal menegaskan kalau ia tidak tahu apapun soal isu tersebut. “Saya nggak tahu, ngapain nanya-nanya,” kata Haji Faisal.

Sehari sebelum viral di Twitter, Becca masih pamer momen kumpul bersama Fadly dan Marissya Icha. Ia tampak gemas pada Fadly dan mencubit mesra pipi kekasihnya itu.

Aksi lovey dovey Becca dan Fadly ini menuai reaksi tak terduga dari Icha. Rupanya Icha ikut baper dengan kemesraan Becca serta kakak Fujianti Utami itu.

“Ini lagi manja-manja lagi,” kata Icha. “Sabar ya Marissya Icha ha ha ha.”

Namun meski sangat mesra, Fadly pada 2022 lalu mengisyaratkan belum terburu-buru untuk menikahi Becca. Fadly menyadari dirinya masih muda dan memprediksi kalau ia akan menikahi artis blasteran Jawa Australia itu sekitar 5-7 tahun ke depan.

“Lima tahun sampai tujuh tahun lagi paling,” kata Fadly. “Aku masih 22 (tahun), paling lama 30 lah (menikah).” (As/In/Red)

 

Hari Kebangkitan Nasional, Nimrot Sihotang: Semangat Untuk Bangkit

0
Nimrod
Rutan Kelas I Medan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara lakukan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 115 Tahun 2023.

Upacara itu dilakukan bersama seluruh pejabat, jajaran staf dan regu jaga, serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan di lapangan olahraga Rutan Kelas I Medan, Senin (22/05/23).

Kepala Rutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang bertindak sebagai inspektur upacara serta Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan sebagai Pemimpin Upacara. Adapun tema yang diangkat dari kata sambutan Plt. Menteri Komunikasi dan Informatika adalah ‘SEMANGAT UNTUK BANGKIT’.

“Yakni bahwa seratus lima belas tahun yang lalu, bara persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala. Hal ini ditandai dengan meleburnya berbagai pergerakan perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan berdirinya Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908,” ucap Nimrot.

Di masa ini, masih Nimrot, disaat kemerdekaan telah kita raih, barisan perjuangan kita harus tetap rapat, erat, dan terus maju bergerak mengobarkan api ” Semangat Untuk Bangkit” demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hari Kebangkitan Nasional ini kita peringati dengan mewujudkan kebangkitan bangsa dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik,” pungkasnya.

“Mengutip perkataan dr.Soetomo ” Generasi yang mau berjuang untuk kemandirian bangsanya adalah generasi yang mencintai generasi penerusnya dan mencintai tanah airnya,” tutupnya.

Upacara berjalan dengan baik dan khidmat dan diakhiri dengan foto bersama dan salam kebangkitan dari seluruh jajaran Rutan Kelas I Medan. (As/Ril/Red)

Polres Sergai Musnahkan 28 Kg Narkoba Pengungkapan Mei

0
Polres Sergai
SERGAI – Polres Serdang Bedagai  musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 28 Kg di Lapangan Basket, Mako Polres Sergai, Senin (22/5/2023) siang.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Oxy Yudha Pratesta, SIK mengatakan pengungkapan ini di awal bulan Mei Tahun 2023.

“28 kg hasil pengungkapan pada Senin tanggal 01 Mei 2023 sekira pukul 09.00 wib bertempat di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Dusun Darul Aman Desa Sei Buluh Kec. Teluk Mengkudu, Kab.Serdang Bedagai dan TSK yang berhasil diamankan sebanyak 2 orang, yaitu Syahrizal als Aceh, dan Rian Abdillah als Rian, dengan barang bukti 28 bungkus narkotika jenis sabu seberat 28 kg,” ungkapnya.

Kapolres juga menjelaskan bahwa yang dilakukan pemusnahan sekitar 27.832 gram, sedangkan sisanya untuk kepentingan penyidikan dan persidangan.

“Untuk BB sabu yang akan dimusnahkan sebanyak 27.832 gram, yang mana sebanyak 168 gram telah disisihkan untuk kepentingan penyidikan dan persidangan nantinya dan telah dikirimkan ke Labfor Polda Sumut,” ungkap Oxy.

Kapolres berharap, pemusnahan yang dilakukan ketepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi titik balik untuk memerangi narkoba.

“Diharapkan menjadi titik balik kita semua untuk memerangi narkoba di Kab.Serdang Bedagai dan moment kebangkitan memerangi narkoba di hari kebangkitan nasional,” harapnya.

Pelaksanaan pemusnahan dilaksanakan dengann terlebih dahulu dilakukan pengujian keaslian BB oleh petugas Bid Labfor Polda Sumut didepan para undangan yang hadir.

Setelah dilakukan pengecekan, barang bukti sabu direbus dengan air hingga mendidih dan air rebusan dibuang kedalam septik tank/ kloset, sementara pembungkusnya dibakar hingga hangus.

Dikesempatan yang sama, Pemkab Serdang Bedagai memberikan apresiasi dengan hasil pengungkapan yang dilakukan Polres Sergai.

“Ini merupakan prestasi yang luar biasa dari Polres Serdang Bedagai,” pungkas H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP.

Turut hadir Wakapolres, Kompol Sofyan, SH, Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, Kasat Narkoba, AKP Juriadi, SH, MH, Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai Jhordi Nainggolan, SH, Bid Labfor Polda Sumut, AKP R. Fani Miranda, ST, Kepala BNNK Kab.Serdang Bedagai diwakili oleh Kasi Brantas, Kompol Antonius Pangaribuan, SH dan Ketua MUI Kab.Serdang Bedagai, H. Hasful Huznain, SH, Kasi Propam, AKP Adi Santika, SH, Kasi Humas, IPTU Djunaidi Arman, Pengacara Prodeo Polres Serdang Bedagai, Saiful Ikhsan, SH, Insan media/ pers TV, cetak dan online. (As/Ril/As)

Berikut Nama Atlet yang Bawa 16 Medali untuk Dairi di Ajang Pekan Paralympic Provinsi II Sumatera Utara 2023

0
Berikut Nama Atlet yang Bawa 16 Medali untuk Dairi di Ajang Pekan Paralympic Provinsi II Sumatera Utara 2023

DAIRI – Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Dairi berhasil membawa 3 medali Emas, 4 medali Perak dan 9 medali Perunggu ke Kabupaten Dairi, dalam ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II Sumatera Utara Tahun 2023 yang berlangsung Rabu-Minggu (10-14/5/2023) lalu.

Hal itu disampaikan Ketua NPCI Kabupaten Dairi Asmen Sihotang, Senin (22/5/2023), usai menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Dairi.

Dikatakannya, 16 medali yang mereka torehkan pada ajang Peparprov ini, tidak terlepas dari dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Dairi

“Kita sangat senang diperhatikan seperti ini, karena dengan diperhatikan seperti ini, kami merasa tidak berbeda dari yang lainnya dan menambah semangat kami untuk mengikuti event-event berikutnya. Untuk itu, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Dairi, khususnya Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu,” ujarnya.

Adapun nama-nama peraih medali pada ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II Sumatera Utara Tahun 2023 yaitu 1. Asmen Sihotang, Cabor Panahan, meraih 1 Medali Emas, 1 Medali Perak, 1 Medali Perunggu. 2. Fauzy Angkat, Cabor Atletik, meraih 3 yaitu 2 Medali Emas, 1 Medali Perak. 3. Martina Napitu, Cabor Atletik, meraih 1 Medali Perak, 1 Medali Perunggu.

Selanjutnya, 4. Darwin Lumban Batu, Cabor Atletik, meraih 1 Medali Perak. 5. Juwi Syifa Ginting, Cabor Atletik, meraih I Medali Perunggu. 6. Michael Yoga Hasugian, Cabor Atletik, meraih 2 Medali Perunggu. 7. Lianter Pangihutan Sinaga, Cabor Atletik, meraih 1 Medali Perunggu.Sarma Uli Simamora, Cabor Lawn Balls, meraih 1 Medali Perunggu. 9. Rosminta Muttara Manalu, Cabor Panahan, meraih 1 Medali Perunggu dah, 10. Andrini Sinaga, Cabor Panahan, meraih Medali Perunggu. (Nid)

Bawa 16 Medali, Bupati Eddy Berutu Beri Uang Pembinaan untuk Atlet NPCI Dairi

0
Bawa 16 Medali, Bupati Eddy Berutu Beri Uang Pembinaan untuk Atlet NPCI Dairi
DAIRI- Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada atlet berprestasi Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Dairi.

NPCI Kabupaten Dairi ini, berhasil membawa 16 medali ke Kabupaten Dairi, dalam ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II Sumatera Utara Tahun 2023 yang berlangsung Rabu-Minggu (10-14/5/2023) lalu.

Mengetahui kabar gembira tersebut, sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi serta dukungan Pemerintah Kabupaten Dairi, Bupati Eddy langsung menyambut para atlet dan memberikan uang pembinaan kepada mereka, Senin (22/5/2023) di halaman kantor Bupati Dairi.

“Kita sangat senang dan bangga atas prestasi yang ditorehkan para atlet NPCI kita untuk Kabupaten Dairi. Semoga NPCI tetap semangat dan semakin gigih, untuk mengikuti event-event selanjutnya. Kita sebagai pemerintah akan selalu ada dan mendukung kebutuhan mereka,” ujarnya.

Selanjutnya, penasehat NPCI Kabupaten Dairi Abdul Kadir Angkat mengakui bahwa sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Dairi hadir untuk memberikan dukungan kepada para atlet.

Diakuinya, dukungan tersebut menambah semangat para atlet untuk mengikuti event-event selanjutnya

“Sejak adanya NPCI, kita harus mengakui bahwa kita mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah. Walaupun belum maksimal, namun perhatian itu sudah ada dan kita minta jika bisa agar lebih ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe S.STP, M.Si mengatakan bahwa sebagai bentuk dukungan kepada NPCI Kabupaten Dairi, Pemerintah Kabupaten Dairi telah memberikan dana hibah kepada NPCI Kabupaten Dairi.

Selain itu kata Rahmat, pada saat pemberangkatan NPCI untuk mengikuti Peparprov ini, Pemerintah Kabupaten Dairi juga memfasilitasi para atlet untuk cek kesehatan dan rontgen

“Pemerintah hadir di tengah-tengah mereka dan pemerintah tidak pernah membedakan-bedakan para atlet. Karena mereka telah berkontribusi mengharumkan nama Kabupaten Dairi pada event-event yang mereka ikuti,” katanya. (Nid)