5 Cara Kelola Emosi Saat Puasa, Jangan Sampai Pahalanya Berkurang

“Jangan marah-marah saat puasa, nanti pahalanya berkurang, lho!” Kamu pasti sudah sering dengar omongan itu, ya. Pada kenyataannya, menahan emosi saat puasa bukan hal yang mudah. Supaya kamu bisa mengontrol emosi, terutama emosi negatif, coba deh terapkan cara-cara berikut.

Disadari atau tidak, saat berpuasa, sebagian orang justru jadi lebih sensitif dan mudah marah. Bahkan, sekecil apa pun masalahnya, seseorang bisa saja tersulut emosi dan marah.

Misalnya, ketika mengendarai motor atau mobil di jalan, tiba-tiba ada kendaraan yang menyalip, kamu bisa saja jadi sangat kesal. Mungkin tanpa sadar kamu juga memaki orang yang mengendarai kendaraan tersebut.

Karena sedang berpuasa, usahakan untuk selalu menghindari hal semacam itu. Daripada membuang energi untuk marah-marah dan mengurangi pahala puasamu, sebaiknya kamu pelajari dulu bagaimana cara kelola emosi saat puasa.

Ini Alasan Mudah Marah Saat Berpuasa
Sebelum mengetahui cara mengelola emosi saat puasa, kamu perlu tahu dulu nih kenapa saat puasa kamu mudah marah. Dalam dunia medis, perut yang kosong karena tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman lebih dari 12 jam ketika berpuasa, bisa menyebabkan kadar gula darah menurun.

Ketika kadar gula darah terlalu rendah, hal ini memicu pelepasan hormon kortisol dan hormon adrenalin. Pelepasan kedua hormon ini bertujuan untuk membantu metabolisme sehingga kadar gula darah tetap stabil.

Meskipun pada dasarnya tujuan pelepasan hormon kortisol dan adrenalin ini adalah untuk menjaga keseimbangan, efek lain juga bisa muncul, yaitu sikap lebih agresif dan emosi yang lebih meluap-luap.

Selain itu, kadar gula darah yang cenderung menurun saat berpuasa juga bisa mengganggu fungsi otak yang akhirnya mendorong seseorang untuk bertindak impulsif. Itulah mengapa saat puasa, seseorang bisa jadi lebih sensitif, emosian, dan mudah marah.

Begini Cara Kelola Emosi Saat Puasa
Meski ada alasan di balik marah saat puasa, bukan berarti kamu boleh melampiaskan semua emosi negatif bahkan amarahmu ke orang lain, ya. Ingatlah bahwa ibadah ini bukan hanya menahan diri untuk tidak makan dan minum saja, tetapi juga harus menahan hawa nafsu emosi, termasuk amarah.

Nah, supaya kamu bisa jadi lebih tenang dan tidak mudah marah saat puasa, kamu bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini:

1. Lakukan teknik pernapasan
Seperti yang telah diutarakan di atas, emosi mungkin akan lebih mudah tersulut saat berpuasa, terutama jika ada sikap orang atau kondisi yang menyebalkan dan terjadi tiba-tiba. Namun, sebelum buru-buru marah dan memaki, coba ambil waktu sejenak untuk menutup mata dan tariklah napas yang dalam, lalu keluarkan.

Pada saat yang sama, coba pikirkan apakah hal-hal menyebalkan tersebut ada di dalam kendalimu? Lakukan teknik pernapasan itu beberapa kali sampai kamu merasa lebih tenang dan terkendali.

2. Alihkan pikiran dan cari hal-hal yang bisa menghiburmu
Kalau kamu sudah bisa mengendalikan emosi negatif tersebut, selanjutnya cobalah cari hiburan, seperti video, film, atau cerita-cerita yang lucu. Dengan menonton atau membaca suatu yang lucu, kamu akan tertawa.

Ketika tertawa, oksigen yang masuk ke dalam tubuh akan merangsang sirkulasi dan membantu relaksasi otot yang menegang ketika marah. Selain itu, cara ini juga bisa merangsang pelepasan hormon endorfin, yakni hormon yang bisa meredakan stres dan menimbulkan rasa senang.

3. Dengarkan musik
Selanjutnya, kamu bisa coba untuk mendengarkan musik apa pun yang kamu sukai. Menurut penelitian, musik dianggap bisa membantu mengatur emosi seseorang yang mendengarkannya.

Makanya jangan heran jika setelah mendengarkan musik yang menyenangkan, perasaanmu yang tadinya sangat kesal dan marah akan jadi lebih tenang dan baik-baik saja. Nggak percaya? Cobain deh dan rasakan manfaatnya.

4. Curhat
Curhat atau bercerita dengan orang terdekat dan bisa dipercaya, seperti pasangan, orang tua, atau sahabat, juga bisa membuat perasaan lebih lega. Makanya, saat pikiran suntuk dan rasanya ingin marah-marah, nggak ada salahnya untuk ceritakan dulu masalah yang sedang kamu alami ke orang terdekat.

Tidak melulu harus ketemu langsung, kamu masih bisa curhat lewat telepon, video call, atau chat. Melalui cara ini, kamu pun bisa mendapatkan solusi dari permasalahan yang dihadapi atau setidaknya emosi negatifmu bisa terlampiaskan dengan baik.

5. Banyak berdoa
Cara kelola emosi saat puasa yang terakhir adalah banyak berdoa. Mumpung di bulan suci, kamu perlu banyak berdoa supaya amal baik bertambah. Selain itu, berdoa juga dipercaya memiliki manfaat yang sama seperti yoga, yakni bisa menenangkan diri, membuat hati lebih tenang dan senang, serta mengurangi rasa stres ketika menghadapi masalah.

Bagaimana, cukup mudah bukan cara kelola emosi saat puasa yang dijelaskan di atas? Pada intinya, orang berpuasa memang cenderung lebih mudah marah karena perut yang kosong bisa menyebabkan seseorang jadi lebih sensitif.

Alangkah baiknya jika kamu membekali diri dengan mengetahui cara tepat untuk mengendalikan marah saat puasa. Dengan begitu, kamu bisa jadi pribadi yang lebih tenang dan ibadah puasa pun akan berjalan lancar sampai hari Lebaran nanti. Selamat mencoba
Ditinjau oleh: dr. Merry Dame Cristy Pane

Berita Untuk Anda

Terpopuler

Bupati Karo Himbau Masyarakat Untuk Tidak Membuang Sampah Di Saluran Drinase

Tingginya intensitas hujan di kecamatan Kabanjahe beberapa hari ini...

DPD IPK Kabupaten Karo Hadiri Peresmian Renovasi Masjid Amal Bakti

Karo - Aktiva.news | Wujud dukungan tolaransi antar umat...

Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Karo Ikuti Pendampingan Evaluasi KLA

Kabanjahe - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr....

Bupati Karo Hadiri Upacara Adat dan Pelepasan Jenazah Camat Kutabuluh

KABANJAHE – Suasana khidmat menyelimuti Jambur Sempakata, Kabanjahe, saat...

Bupati Karo Buka Musrenbang RKPD 2027: Fokus pada Ketahanan Pangan, Kemandirian Fiskal, dan Sinergi Kawasan

​KARO – Pemerintah Kabupaten Karo menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan...

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Satpol PP Kabupaten Karo Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Berastagi dan Kabanjahe

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan kegiatan penertiban pedagang kaki lima...

KORPRI Kabupaten Karo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Petani Melalui Aksi Beli Hasil Panen

KABANJAHE – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karo melakukan aksi nyata dalam membantu petani lokal yang tengah terdampak anjloknya harga pasar. Melalui...

Buka Sport dan Art Catholica 2026, Pemkab Karo Dorong Generasi Muda Tangguh di Lapangan dan Kreatif di Panggung

KABANJAHE – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakili oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP, menghadiri sekaligus...

Respons Cepat Keluhan Warga, Pemerintah Kecamatan dan Desa Lau Baleng Laksanakan Gotong Royong Penanganan Sampah

Lau Baleng — Menindaklanjuti keluhan warga Desa Lau Baleng yang disampaikan melalui media sosial Facebook pada tanggal 19 April 2026 terkait timbunan sampah yang...

Pemerintah Kabupaten Karo Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Secara Daring

Kabanjahe- Pemerintah Kabupaten Karo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring. Kegiatan ini...

Wakil Bupati Karo Hadiri Perayaan Paskah Umat Kristen Tanah Karo Tahun 2026

Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., menghadiri Perayaan Paskah Umat...

Wujudkan Karo Beriman, Pemkab Karo Njunjungken Beras Piher kepada Jemaah Haji 1447 H/2026 M

Kabanjahe – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., melaksanakan kegiatan...

AMKARO Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Juma Lingga Alpha Omega di Kabupaten Karo

AMKARO (Angkatan Muda Karo) komunitas pemuda yang berbasis di Kabanjahe, Kabupaten Karo, kembali menunjukkan perannya sebagai tanda kepedulian sosial di tengah masyarakat. Pada hari...