Oknum Anggota DPRD Sumut yang diduga membawa jam tangan dari salah satu toko
Viral Video oknum seorang anggota DPRD Sumut mencuri jam tangan milik pegawai toko elektronik di Jalan Gatot Subroto Medan.
Apesnya, video saat anggota DPRD Sumut ini mengambil jam tangan terekam kamera pengintai yang terpasang di dalam toko. Video ini kemudian beredar luas di media sosial (medsos) dan menjadi viral.
Terlihat dalam video CCTV yang beredar, oknum anggota Dewan bernama Anwar Sani Tarigan mengambil jam yang bukan miliknya, menunjukkan saat Anwar Sani Tarigan yang mengenakan kemeja putih masuk ke dalam toko.
Dirinya pun terlihat berkomunikasi dengan pegawai toko. Sesaat kemudian, oknum DPRD Sumut itu lalu beringsut ke arah meja dekat pintu keluar.
Ia tampak mengambil sesuatu dan memasukkannya ke dalam kantong celananya, tanpa menyadarkan aksinya terekam kamera CCTV. Selanjutnya, pria itu lalu keluar dari dalam toko elektronik.
Dalam narasinya, pengunggah video menyebutkan kalau aksi pencurian jam tangan itu terjadi pada Kamis (30/3/2023) silam. Pemilik jam tangan merk Samsung Galaxy Watch 5 ini juga telah membuat laporan ke Polsek Medan Baru.
Sontak saja begitu beredar di medsos, video ini langsung menjadi perhatian warganet. Polisi yang mendapat laporan ini juga telah turun melakukan penyelidikan.
“Laporannya yang menangani Polsek Medan Baru. Namun, kami juga telah turun melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Selasa (4/4/2023).
Kasat Reskrim Polrestabes Medan mengungkapkan kasus tersebut telah berujung damai, korban telah mencabut laporannya.
“Sudah damai. Kalau pekerjaan terlapor apa (anggota DPRD Sumut) kami tidak tanya ke sana, yang jelas identitasnya sesuai dengan di dalam video,” pungkasnya. (As/Red)
DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengunjungi Desa Janji, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Rabu (5/4/2023). Bupati mengatakan kunjungan kerja ini menunjukkan kesungguhan pemerintah hadir di tengah tengah masyarakat.
Dalam kunjungan kerja ini, Eddy Berutu menceritakan beberapa kegiatan pelayanan masyarakat yang dihadirkan.
Pelayanan masyarakat yang dihadirkan yakni pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), pelayanan KB, pelayanan kesehatan gratis, serta operasi pasar murah.
Untuk pasar murah, Eddy Berutu menyebut untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Dalam kesempatan ini, Bupati Dairi mempertemukan seluruh pelayanan masyarakat tersebut.
“Secara khusus di bulan Ramadhan, ketersediaan bahan pangan harganya mungkin agak sedikit meningkat. Oleh karena itu hadir pemerintah untuk mengadakan pasar murah sehingga ibadah puasa diharapkan dapat berjalan dengan baik,”ujar Bupati Dairi.
Dalam pelayanan Adminduk, Bupati Eddy Berutu mengapresiasi masyarakat khususnya kepada pelajar yang antusias mengurus administrasi kependudukan.
“Saya melihat ada pelajar yang antusias ingin membuatkan KTP. Kami sangat apresiasi itu. Pemerintah selalu hadir bersama Forkopimda untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Ini merupakan simbol untuk kita meraih kesuksesan dalam menjalankan pembangunan di Dairi yang kita cintai ini,” kata Bupati di akhir sambutannya.
Turut hadir dalam kunjungan ini Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu, Asisten Administrasi dan Pemerintahan Oloan Hasugian, Pimpinan OPD di antaranya Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Deddy Situmorang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ruspal Simarmata, dan Kepala Dinas Pendidikan Fatimah Blang Manalu. (Nid)
Kabanjahe – Kapolres Tanah Karo, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH, SIK, MH, ungkap pembunuhan yang dilakukan tersangka berinisial MP (51), warga Desa Susuk Kecamatan Tiganderket terhadap korban Super Sembiring (40) warga yang sama.
Kejadian itu terjadi Minggu (02/04/2023) kemarin, sekira pukul 07.30 WIB di perladangan “Bursak” Desa Susuk, Kapolres Ronny Nicolas di Aula Pur Pur Sage Mapolres Tanah Karo, Senin (03/04/2023) sore.
Lanjutnya, tidak kurang dari 12 jam, Satreskrim Polres Tanah Karo bersama Polsek Payung berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.
“Setelah melakukan pendalaman kronologis peristiwa, Sat Reskrim Polres Karo bersama Polsek Payung, berhasil ungkap pelaku dan menangkap MP di rumah saudaranya di Desa Susuk, sore harinya pukul 18.00 WIB,” kata AKBP Ronny Nicolas Sidabutar.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku berdasarkan bukti yang dapat di TKP kemudian dicocokkan dengan keterangan pelaku, maka kami di dalam hal ini telah menetapkan tersangka terhadap pelaku,” tambahnya.
Lebih lanjut disampaikan Kapolres, bahwa peristiwa itu terjadi, berawal dari percekcokan masalah rumput dan ada perkataan korban yang membuat pelaku emosi dan sakit hati mendengar ucapan yang tidak pas kurang mengenakkan terhadap pelaku sehingga pelaku melakukan penganiaya atau melakukan tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Kronologisnya ketika sekembalinya korban dari mengambil rumput, ketemulah si pelaku dengan korban. Saat itu korban masih di atas sepeda motor berpapasan dan ditanya kamu yang ngambil rumput itu, dan di balas korban dengan enteng, kalau ia memangnya kenapa? Mau ngapain kamu katanya, terhadap pelaku sehingga pelaku emosi mendengar ucapan korban,” ucap Kapolres AKBP Ronny menirukan ucapan pelaku.
Setelah itu, terjadi pertengkaran yang mengakibatkan pelaku melakukan penebasan menggunakan arit yang dibawa tersangka.
“Pelaku tak dapat membendung emosinya yang sudah memuncak dengan menebas pakai arit ke dada korban hingga menyebabkan korban terluka dan meninggal dunia,” ucapnya.
Menyinggung pasal yang akan dikenakan kepada tersangka, Kapolres mengatakan untuk pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku adalah pasal 338 subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Karo juga menghimbau kepada masyarakat, untuk menyelesaikan permasalahan secara damai, bukan dengan cara main hakim sendiri, hindari cara-cara kekerasan.
“Ini adalah bentuk-bentuk kekerasan yang sampai mengakibatkan orang lain meninggal dunia, tentunya ini berefek dampak negatif kepada korbannya maupun juga kepada pelaku, selain itu banyak cara yang bisa ditempuh apabila ada hal-hal yang sifatnya konflik antara masyarakat,” terang Kapolres.
Jauh lebih bijak bila melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek untuk diselesaikan permasalahan, tidak harus ada cara-cara kekerasan seperti ini yang mengakibatkan akhirnya ada korban,” pesannya. (As/Red)
INDRAMAYU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Indramayu bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu mendampingi tim Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Pendampingan tersebut merupakan kegiatan pengambilan video yang dilakukan pada tanggal 2 April hingga 4 April 2023 terkait Lomba KAMU AKU KITA INDONESIA 2022 yang diselenggarakan Kemenparekraf RI yang diikuti 700 lebih komunitas dari seluruh nusantara termasuk dari Kota Mangga yang diwakili Lembaga Seni dan Budaya Indramayu (LBSI).
Rangkaian dalam pengambilan video pada tahap pertama yakni wawancara ketua LSBI beserta personel group di Pendopo Kabupaten Indramayu, tahap kedua yaitu aktivitas musisi jalanan yang berkolaborasi dengan LSBI di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jatibarang, dan tahap ketiga ialah wawancara juri oleh tim Kemenparekraf di Jakarta.
Dikonfirmasi tim Diskominfo Indramayu, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Uum Umiyati menyatakan, program ini hadir sebagai wadah ajang kreatifitas seniman Komunitas Daerah dalam mengekspresikan bakat serta minat dalam seni musik, di mana LBSI telah lolos 5 besar karya terbaik yang mewakili keberagaman wilayah barat hingga timur Indonesia.
“Bupati Indramayu, Nina Agustina bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu sangat peduli dengan perkembangan Seni dan Budaya Indramayu serta mendukung seniman daerah atau seniman komunitas dengan memberikan fasilitas dan akomodasi dalam mengikuti lomba KAMU AKU KITA INDONESIA, Alhamdulillah, LBSI menjadi Juara Harapan 1 dalam Lomba Karya Musik Anak Komunitas Tahun 2022, mewakili Indramayu Jawa Barat,” ujarnya.
Uum Umiyati menyampaikan, dalam penentuan ide dan konsep yang mengusung Budaya Indramayu, terpilih aransemen musik dengan judul “Nusantara Maha Cipta Pertiwi” yang didalamnya terdapat unsur musik tarling, tembang Dermayon, pertunjukan live lukisan dan tarian membawa gong serta memakai topeng Panji.
Masih lanjut Uum Umiyati, Indramayu kaya akan kearifan lokal serta budaya yang memengaruhi seni musik daerah, dan LBSI berkolaborasi dengan generasi muda untuk memunculkan ide-ide kreatif dalam memajukan seni budaya Indramayu di tingkat Nasional.
Dirinya mengungkap rasa syukur dengan diberikannya kesempatan pada LBSI untuk menyalurkan bakat, sehingga bisa memperkenalkan seni budaya Indramayu dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.
“Menjadi kebanggaan yang luar biasa, bahwa seni dan budaya Indramayu bisa dikenal dan luar biasa ciamik, bisa dikemas lewat pertunjukan “Nusantara Maha Cipta Pertiwi”, semoga program KAMU AKU KITA INDONESIA terus dipertahankan sehingga seniman daerah bisa tampil luar biasa diwadahi program oleh Kemenparekraf,” pungkasnya.
Pada rangkaian dalam pengambilan video, turut dihadiri oleh Tim Media Digital Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Bidang Kebudayaan pada Dikbud Kabupaten Indramayu, Uum Umiyati, Kepala Bidang Pariwisata dan Pemasaran pada Dispara Indramayu, Verra Primawati, serta Ketua LBSI, Edi Supriyadi beserta personel group. (Ahmad Faqih)
INDRAMAYU – Forkopimcam Losarang mengunjungi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikabarkan meninggal di Abu Dhabi, Selasa (4/4/2023).
Diketahui, PMI tersebut bernama Rohati (Rosi) yang beralamat di Desa Rajaiyang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu. Rohati dikabarkan meninggal setelah sebelumnya beredar informasi melalui media sosial Facebook tentang PMI yang meninggal di Abu Dhabi.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Losarang mengucapkan turut berbelasungkawa atas musibah ini, semoga almarhumah diterima amal ibadahnya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Camat Losarang Boy Billy Prima kepada keluarga korban.
Pada kesempatan tersebut, Camat Losarang, Boy Billy menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Kecamatan Losarang yang ingin bekerja menjadi PMI harus melalui jalur yang legal.
“Kami menghimbau agar masyarakat yang berangkat menjadi PMI harus melalui jalur yang legal dan tercatat dokumennya melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu,” imbaunya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) akan membantu pihak keluarga untuk mengurus proses pemulangan almarhumah Rohati sampai ke Tanah Air.
Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda menyampaikan, kasus tersebut sedang dilakukan penelusuran ke pihak keluarga dengan BP2MI dan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
“Kami sedang melakukan penelusuran ke pihak keluarga dengan BP2MI dan akan kami koordinasikan dengan Kemnaker dan Kemenlu,” ujarnya.
Turut hadir pada kunjungan tersebut Camat Losarang Boy Billy Prima bersama Kuwu Rajaiyang, Carti, Sukirman dan Rojak dari Disnaker Indramayu, Firman dari BP3MI serta unsur Polsek Losarang. (Ahmad Faqih)
BINJAI | Momen Bulan Ramadhan dimanfaatkan prajurit TNI dan Anggota Persit dari Batalyon Arhanud 11 Wira Bhuana Yudha, untuk berbagi takjil gratis bersama warga yang melintas di kawasan Mayon Arhanud 11/WBY, Rabu (05/04/2023).
Momen Bulan Ramadhan ini dimanfaatkan untuk saling berbagi sekaligus menyapa masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Warga pengguna jalan yang kebetulan melintas di kawasan Markas Yonarhanud 11/WBY, akan diberikan takjil dari personel TNI dan ibu persit yang sudah bersiaga.
Komandan Batalyon Arhanud 11/WBY Letkol Arh Fx Ibnu Hardiyanto, S.E. mengatakan, aksi berbagi takjil merupakan kepedulian TNI Angkatan Darat, terutama bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
” Pembagian takjil sengaja dilakukan di detik-detik jelang waktu berbuka, terutama untuk membantu warga yang berpuasa bisa berbuka sebelum tiba di rumah masing-masing.” Ungkap Letkol Arh Fx Ibnu Hardiyanto.
Selain itu, sambung Letkol Arh Ibnu Hardiyanto, pembagian Takjil gratis ini sudah menjadi tradisi kami kalau menjelang berbuka puasa setiap tahunnya, pasti ada saja yang membagikan Takjil gratis kepada masyarakat, karena itu, kami ingin berpartisipasi di dalamnya,” pungkasnya. (Surya Turnip)
Medan – Konsolidasi Pemenangan Pemilu DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut tahun 2024 yang digelar di Hotel Polonia Medan Senin (3/4/2023) yang diikuti ratusan pengurus dari Kabupaten dan Kota se Sumatera Utara, turut dihadiri H.M. Ali Umri,SH.MKn tokoh masyarakat yang dikenal senior dikalangan tokoh partai politik dan politisi handal di Sumatera Utara, yang bergabung di PKB.
Kehadiran Ali Umri yang sudah piawai memimpin partai politik dengan beberapa jabatan yang pernah dipegangnya, seperti pernah menjadi Ketua Partai Golkar Sumut, dan pernah juga sebagai Ketua Partai Nasdem Sumatera Utara. Pada saat acara konsolidasi partai PKB ini, semua terkesima dan seperti mendapat suntikan semangat bagi kader partai PKB ujar H.M.Jafar Sukhairi Nasution Ketua DPW PKB Sumatera Utara pada saat menyampaikan pidatonya.
Pria bernama lengkap, Muhammad Ali Umri merupakan kelahiran Rantau Prapat, Labuhan Batu pada 9 April 1966 silam. Meskipun lahir di Rantau Prapat, ia tumbuh besar di Kota Binjai.
Ali Umri merupakan lulusan ilmu hukum dari salah satu kampus swasta di Medan tahun 1991. Kemudian meraih magister kenotariatan pada tahun 2004 di Universitas Sumatera Utara.
Ia memulai karir politiknya dengan bergabung ke Partai Golkar pada tahun 1999. Setahun berselang, Ali Umri langsung bertarung menjadi calon Wali Kota Binjai bersama wakil Anhar A Monel.
Keduanya sukses memenangkan pemilihan saat itu, dan memimpin Kota Binjai selama dua periode. Ali Umri menjadi Wali Kota Binjai ke-15.
Pada tahun 2004, Ali Umri dipercaya menjadi Ketua Golkar Sumut sampai tahun 2009. Belum tuntas sebagai Wali Kota Binjai, Ali Umri mencoba peruntungan maju sebagai calon Gubernur Sumatera Utara pada tahun 2008.
Ia maju bersama Maratua Simanjuntak, yang saat ini menjadi Ketua MUI Sumut, keduanya didukung oleh Partai Golkar. Pilgub Sumut saat itu diikuti oleh lima pasang calon dan pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujonugroho didukung PPP, PKS dan PBB keluar sebagai pemenang.
Kemudian, tahun 2011 Ali Umri pindah dari Golkar dan memilih bergabung bersama NasDem besutan Surya Paloh. Tahun 2014, ia terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili NasDem dari Dapil Sumut III.
Setahun berkantor di Senayan, Surya Paloh memindahkan tampuk kepimpinan NasDem Sumut dari Ali Umri ke Tengku Erry Nuradi. Saat itu, Tengku Erry Nuradi menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.
Bergabungnya Ali Umri ke PKB diketahui pada kegiatan konsolidasi pemenangan Pemilu 2024 dan buka puasa bersama PKB Sumut, Senin (3/4/2023).
Ketua DPW PKB Sumut menyampaikan, sosok Ali Umri tokoh yang tidak perlu diragukan lagi, beliau mantan Ketua partai Golkar, mantan Ketua partai Nasdem Sumut, mantan pejabat yang pernah menjabat Walikota Binjai dua periode dan pernah jadi anggota DPR RI di komisi 3. Untuk itu kita harus bersama dengan masyarakat sumatera utara membangun daerah ini. Partai PKB partai yang dilahirkan oleh NU, karena NU melahirkan PKB membuat tergerak hati Ali Umri untuk bergabung ke partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini.
Sementara itu Ali Umri dalam pidato
politiknya di hadapan ratusan kader PKB mengatakan, dirinya bergabung ke PKB karena hatinya digerakan untuk
menuju kejalan yang benar dan diajak oleh Ketum PKB H.Muhaimin Iskandar saat kami bertemu di Jakarta , dan di Medan beliau datang ke rumah saya untuk bersilaturahmi. Saya merasa terpanggil dengan sikap Ketum PKB ini yang mau datang ke rumah saya, melihat kerendahan hatinya ini yang membuat saya tergerak kembali untuk terjun ke politik setelah 4 tahun istirahat.
Untuk ini saya mengajak rekan rekan di Sumut untuk kembali kejalan yang benar dengan bergabung ke PKB papar Ali Umri dengan nada semangat dan bertekad akan membuat PKB partai yang disegani di kabupaten di kota se Sumut. Kalau ingin berkuasa maka kita harus merebut kekuasaan yaitu dengan melahirkan kader PKB sebagai Bupati, Walikota dan Gubernur” tegas Ali Umri.
Pada acara ini, Wakil Ketua DPP PKB Marwan Dasopang bersama Ketua DPW PKB Sumut menyerahkan kartu anggota sebagai kader PKB kepada Ali Umri dan memakaikan Jaket PKB sebagai tanda resminya Ali Umri bergabung sebagai Kader PKB.
Acara ini diselingi dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustad K.H. Akhyar Nasution dan pemberian uang tali asih untuk anak yatim piatu. (HERI)
Tersangka SS Saat Diamankan Polisi Dari Sebuah Homestay di Jalan Albertus Sibolga
Sibolga – Polisi mengamankan dua orang perempuan terkait tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) di sebuah Homestay di Jalan Albertus, Kota Sibolga, Senin (03/04/2023) malam.
“Dua orang perempuan yang diamankan yaitu SS alias L (20) tinggal di Kecamatan Sarudik, Tapteng. Kemudian YM alias Y (16) warga Kota Sibolga,” kata Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui Kasat Reskrim, Iptu Donny Pance Simatupang.
Dari hasil penyelidikan, diketahui SS berperan sebagai Mucikari dan YM sebagai korban.
Polisi kemudian berhasil menyita barang bukti berupa satu unit handphone merk Vivo Y15s, uang tunai sebesar Rp 600.000, dan 36 buah screenshoot percakapan.
“Kedua tersangka telah melanggar pasal 2, pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan pasal 296 KUHPidana,” jelasnya. (Syaiful)
Medan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, persis di persimpangan lampu merah. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (4/4/2023) sekira pukul 23.30 WIB.
Kecelakaan itu melibatkan satu unit mobil Honda Brio warna merah BK 1366 TAG dengan sepeda motor. Kejadian ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Kedua korban meninggal yang merupakan pengendara motor KLX adalah Fidho Ramadhan (19) dan Rafa Aditya (14), warga Jalan Airlangga Ujung Medan.
Sedangkan seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy bernama Andi Kurniawan (24) mengalami luka-luka di punggung, kaki kanan dan lecet di tangan sebelah kanan.
Sementara pengendara mobil yang menabrak sepeda motor bernama Maulana Muhammad Siregar (19) tidak mengalami luka-luka.
Mobil Brio Merah BK 1366 TAG ini datang dari arah Jalan Diponegoro menuju Jalan Pengadilan,” kata Ginanjar, Rabu (5/4/2023).
Ia menjelaskan, kemudian pengendara sepeda motor KLX datang dari arah Jalan Imam Bonjol menuju Jalan KH Zainul Arifin.
“Lalu saat berada di persimpangan empat, mobil itu menabrak samping kiri motor Scoopy dan KLX itu,” sebutnya.
Ginanjar menambahkan, setelah ditabrak itu kedua sepeda motor yang saling berboncengan ini pun terpental hingga terjatuh.
Ia juga menjelaskan kondisi para korban setelah ditabrak oleh mobil maut tersebut, untuk korban Ridho yang merupakan seorang pelajar, mengalami luka dibagian wajah dan kaki.
“Akibat dari kejadian tersebut pengendara motor KLX dan penumpangnya meninggal dunia di rumah sakit,” jelas Ginanjar.
Pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pihak Keluarga Bripka Arfan Saragih Saat Berada di Mako Polda Sumut.
Medan – Polda Sumatera Utara (Sumut) telah selesai melaksanakan gelar perkara ulang penyelidikan terhadap kasus kematian Polisi di Samosir, Bripka Arfan Saragih (AS).
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan dalam pelaksanaan gelar perkara kasus kematian Bripka Arfan Saragih melibatkan tim forensik, psikologi, ahli pidana, toksiologi, IT, serta keluarga Bripka Arfan.
“Malam ini saya menyampaikan hasil progres perkembangan penyelidikan kematian Bripka Arfan Saragih yang menjadi komplain pihak keluarga,” katanya, Selasa (4/4/2023) malam.
Panca mengungkapkan, pada 24 Maret 2023 lalu mendapat pengaduan dan keluhan dari istri almarhum Bripka Arfan Saragih serta mempertanyakan hasil konferensi pers dari Polres Samosir atas meninggalnya personel Satlantas Polres Samosir yang dinilai janggal.
“Karena pihak keluarga menilai kematian Bripka AS ada yang janggal, saya pun mengundang dan bertemu dengan istri serta kuasa hukum almarhum untuk mendengar langsung keluhan lalu menarik kasus kematian yang ditangani Polres Samosir ke Polda Sumut,” ungkapnya.
Panca menuturkan, ada empat pengaduan serta keluhan yang disampaikan keluarga Bripka Arfan Saragih yakni penemuan jenazah pada 6 Februari 2023 di Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Kemudian, laporan Jenni selaku istri Bripka jenni istri ke Mapolda Sumut dugaan pembunuhan serta adanya pengaduan masyarakat tentang penggelapan uang pajak kendaraan.
“Selama 10 hari melakukan penyelidikan serta menggelar pra rekonstruksi dengan melibatkan Direktorat Reskrimum, Ditreskrimsus, Bid Propam dan Inspektorat Polda Sumut, telah disimpulkan penyebab kematian Bripka AS,” tuturnya.
Untuk penyebab kematian Bripka AS, Kapoldasu menerangkan Bripka AS mati lemas akibat masuk racun sianida melalui saluran makan hingga lambung lalu ke saluran nafas disertai adanya pendarahan pada rongga kepala akibat trauma tumpul (benturan di kepala).
Pihak Keluarga Bripka Arfan Saragih Saat Berada di Mako Polda Sumut.
“Maksud dari benturan di kepala ini oleh para ahli mengungkap benturan yang terjadi karena kepala mendekati objek dan tidak ada luka pada bagian kulit,” terangnya tidak ada tanda-tanda kekerasan yang disengaja terkait kematian Bripka AS serta tidak ditemukannya tanda-tanda paksaan masuknya racun sianida ke tubuh korban.
“Tim penyelidik yang dibentuk juga menemukan fakta bahwa Bripka AS sebelum meninggal dunia telah memesan racun sianida melalui online. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan handphone milik almarhum,” ujar Panca.
Jenderal bintang dua itu menuturkan bahwa berdasarkan fakta-fakta serta keterangan para ahli forensik, psikologi dan tiksiologi menyimpulkan Bripka AS bunuh diri karena faktor permasalahan dugaan kasus penggelapan uang para wajib pajak di Kabupaten Samosir yang dialami.
“Untuk menguatkan kematian Bripka AS karena diduga terlibat kasus penggelapan uang pajak, tim penyelidik telah memeriksa sebanyak ratusan para wajib pajak kendaraan bermotor yang menjadi korban, 99 saksi dari Polri dan masyarakat serta melakukan olah TKP serta pra rekonstruksi sebanyak 41 adegan,” tuturnya.
Panca menambahkan, tim penyelidik juga menemukan bukti pada Tanggal 3 Februari 2023 korban mencari situs-situs cara bunuh diri melalui handphone. Serta ketika digelar pra rekonstruksi ada saksi yang melihat sepeda motor korban berada di TKP Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
“Sehingga dengan digelarnya kasus ini melibatkan para ahli disimpulkan kematian Bripka AS karena bunuh diri dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya