Sergai, Aktiva.news – Maraknya perjudian togel (Toto Gelap) di Kecamatan Teluk Mengkudu dan diduga tersebar di seluruh Kecamatan, se-Kabupaten Serdang Bedagai, (FKI-1) Sergai desak Kapolres berantas judi togel.judi-togel-menjamur-fki-1-minta-kapolres-sergai-tindak
Demikian ditegaskan, Ketua Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Sergai, M.Nur Bawean didampingi Sekretaris Aziz Tanjung kepada wartawan, Selasa, (29/8/2023) soal maraknya perjudian togel (Toto Gelap) ini sangat meresahkan dimasyarakat yang mengakibatkan moral, anak bangsa bisa rusak.
“Untuk itu Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Sergai meminta, AKBP. Oxy Yudha Pratesta, mempunyai nyali untuk memberantas judi togel yang beroperasi di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya di Kecamatan Teluk Mengkudu.”ujarnya
Lanjut, M.Nur Bawean Judi togel ini harus ada tindakan yang tegas dari aparat penegak hukum karena sudah sangat meresahkan.”tutup M.Nur Bawean.
“Informasi yang dihimpun, ternyata bisnis judi togel diduga mempunyai merk yang dikenal dilapangan dengan inisial, OP, LS dan RC yang hingga saat ini masih beroperas.
Terpisah, hingga saat ini pihak Polres Serdang Bedagai belum dapat dikonfirmasi.
Deliserdang – Ratusan Mahasiswa Deli Serdang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Deli Serdang (HMA DS) menggelar aksi damai di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Senin (28/8/2023) sekira pukul 10.00WIB.
Massa HMA DS mendesak agar kepala Dinas pendidikan Kabupaten Deli Serdang segera menindak tegas oknum rekanan yang menggunakan cara cara ala preman dalam meminta suatu kegiatan di lingkungan Disdik Kabupaten Deli Serdang.
Hal ini disampaikan koordinator aksi Zulhari Fauzi Pardede, dalam orasinya, Fauzi yang juga ketua Umum HMA Deli Serdang memaparkan adanya dugaan tindak intimidasi dan intervensi yang dilakukan oleh oknum rekanan berinisial FAL kepada korwil dan kepala sekolah di lingkungan kabupaten Deli Serdang terkait pengadaan proyek.
Fauzi minta agar pihak rekanan bekerja dan bersaing secara sehat tanpa melakukan intimidasi atau tindak pengancaman kepada pihak dinas ataupun sekolah, baik secara ucapan ataupun tulisan.
HMA DS menilai tindakan yang dilakukan oknum rekanan inisial FAL telah melakukan persaingan secara tidak sehat, untuk itu ia meminta Dinas Pendidikan Deli Serdang segera melakukan tindakan hukum.
Pihaknya juga akan membuat laporan kepada aparat penegak hukum terkait tindakan indikasi yang dilakukan oknum FAL tersebut.
Dalam tuntutannya Himpunan Mahasiswa Deli Serdang meminta kepada Kadisdik Kabupaten Deli Serdang untuk menindak tegas secara hukum kepada oknum rekanan Dinas Pendidikan berinisial FAL terkait dugaan tindakan intimidasi dan intervensi yang dilakukan kepada oknum oknum korwil di lingkungan Kabupaten Deli Serdang.
Meminta kepada Kajari Kabupaten Deli Serdang untuk melakukan pemeriksaan terkait dugaan tindak kasus korupsi kegiatan pengadaan papan rencana anggaran sekolah (ARKAS) serta pengadaan buku di beberapa sekolah lingkungan kabupaten Deli Serdang oleh dua vendor yang diduga kedua perusahaan tersebut dimotori serta dikelola oleh FAL.
Meminta kepada Kapolresta Deli Serdang untuk menindak tegas dan melakukan proses hukum terhadap FAL yang diduga melakukan intimidasi kepada oknum korwil dan kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Deli Serdang.
Usai melakukan orasi perwakilan Mahasiswa diterima langsung oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Yudy Hilmawan SE, MM, untuk berdialog.
Selanjutnya selesai melakukan dialog dengan Kadisdik Kabupaten Deli Serdang massa HMA DS bergerak ke kantor Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam untuk menyampaikan tuntutannya.
Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Yudy Hilmawan yang diwawancara awak media mengatakan akan menindaklanjuti terkait apa yang telah disampaikan Himpunan Mahasiswa Deli Serdang. (Heri)
Ket. Poto: Arkhan Fikri pemain Timnas U23 yang dinobatkan pemain terbaik di Piala AFF, tiba di bandara Kuala Namu disambut Keluarga.
Sergai, Aktiva.news – Pemain Timnas U-23 Indonesia, Arkhan Fikri, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik di Piala AFF U-23 2023, pulang kampung ke Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Senin, (28/08/2023).
Meskipun tanpa penyambutan resmi atau selebrasi dari pihak manapun, termasuk pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Arkhan Fikri tetap fokus pada keluarganya dan tak merasa kecewa.
Keluarga Arkhan Fikri sudah mempersiapkan kedatangannya sejak pagi hari dan menyambutnya di Terminal Kedatangan Bandara Kuala Namu sekira jam 9 pagi, dengan karangan bunga.
Meskipun mendapat perhatian sebagai Pemain Terbaik, pemain muda ini tetap merendah dan tetap tersenyum. Ia menganggap yang terpenting adalah berjumpa dengan keluarga danp terus berprestasi untuk Indonesia.
“Saya masih harus banyak belajar lagi, saya masih 18 tahun, jadi ke depannya harus lebih belajar lagi. Dan liburan ini yang terpenting keluarga,” ujarnya.
Orangtua Arkhan Fikri, Tomi Harno, berharap prestasi anaknya akan membawa kehormatan bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Serdang Bedagai.
Tomi Harno juga mengharapkan agar pencapaian Arkhan Fikri dapat menjadi motivasi bagi remaja di Sumatera Utara, terutama di Serdang Bedagai.
“Mudah-mudahan pencapaian Arkhan Fikri bisa jauh lebih baik lagi. Dan kita berharap bisa menjadi motivasi remaja di Sumatera Utara, khususnya Serdang Bedagai,” ucap Tomi Harno.
Sergai, Aktiva.news – Terkait maraknya perjudian Toto Gelap (Togel) di Kecamatan Teluk Mengkudu dan diduga tersebar di seluruh Kecamatan, se-Kabupaten Serdang Bedagai, PERMAIS merasa prihatin
Demikian ditegaskan, Ketua Persatuan Mahasiswa Islam Serdang Bedagai, PERMAIS Rizki Anugerah, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (28/8/2023) soal maraknya judi togel.
Menurut, Rizki perjudian ini sangat meresahkan karena disamping merupakan perbuatan yang tidak produktif, perjudian Togel ini dapat membuat pelakunya menjadi candu.
“Ketika pelaku candu dan tidak memiliki uang untuk berjudi pelaku nantinya akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang, termasuk pencurian.”ujar Rizki
Oleh karenanya saya minta kepada aparat kepolisian, terkhususnya kepolisian sektor teluk mengkudu agar segera mengambil sikap tegas dan memberantas perjudian tersebut.
Karena di dalam undang-undang KUHP pasal 30 terdapat larangan segala bentuk tindakkan perjudian termasuk Toto Gelap.”Tutupnya
Terpisah, Kapolsek Teluk Mengkudu AKP J. Sagala ketika dikonfirmasi wartawan hingga kini belum menjawab.
Dana hibah sebesar Rp1.5 Miliar belum dapat diterima Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara karena belum penuhi syarat administrasi.
“Pencairan belum dilakukan karena masalah administrasi yang belum selesai, pencairan akan direalisasikan setelah administrasi selesai,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara, Ilyas Sitorus kepada aktiva.news melalui pesan WhatsApp, Senin (28/8) siang.
Namun, Ilyas Sitorus tidak mampu menjelaskan administrasi apa yang kurang agar dana hibah tersebut dapat digunakan untuk program kerja PWI Sumut.
“Saya belum lihat karena masih di luar kota, sebelum ke tabagsel saya dan pak Gub kunker ke Labuhanbatu Raya lanjut saya bersama Kadis Pora mengikuti rapat di koni pusat terkait pon XXI/2024,”katanya tanpa menjelaskan apa pun.
Ia membantah bekerja sendiri memverifikasi data dokumen yang diberikan PWI Sumut, berdalih bawahan yang bekerja, namun tidak ada inisiatif Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus untuk berkoordinasi dengan Stafnya.
“Yang kerja anggota lah mana saya, merekalah yang verifikasi, “katanya lagi-lagi tidak memberikan penjelasan.
Sementara itu Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik mengatakan telah melengkapi semua data dokumen administrasi.
“Sampai saat ini PWI tidak ada menerima surat dari Kominfo yang menyatakan berkasnya tidak lengkap.
Komunikasi kami terakhir dengan pihak Kominfo telah dinyatakan berkas lengkap tinggal menunggu tanda tangan dari Kadis Kominfo Sumut, tapi ternyata sampai sekarang belum juga diteken, “kata Farianda yang juga pemimpin redaksi harian Medan Pos.
Diterangkannya lagi, “Staf kominfo bilang udah gak masalah, tinggal diteken ilyas. Surat tertanggal 7 Agustus itu udah kita jawab dan perbaiki berkasnya, “jelasnya.
Farianda juga menuding Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara, Ilyas Sitorus tidak bekerja secara profesional.
“Komunikasi Kadis Kominfo dengan stafnya sangat lemah. Itu menandakan Kadis kinerjanya buruk dan tidak profesional, “pungkasnya.
Presiden Jokowi dilempar sandal oleh seorang emak-emak saat berkunjung ke Gedung Serbaguna, Kota Medan, namun tidak kenak. Tidak hanya sampai di situ, Jokowi juga dilempar air mineral, kali ini hampir tepat sasaran.
Tak pelak, aksi emak-emak itu membuat petugas Paspampres kalang kabut. Petugas sempat menangkis sandal yang mendarat ke arah Jokowi. Namun, air mineral mengenai Jokowi.
Melihat hal itu, Paspampres lantas mendorong emak-emak yang melempar sandal dan air mineral ke arah Jokowi.
“Tolong keadilan untuk kami pak,” kata wanita tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut alasannya, Minggu (27/8/2023).
Karena dorongan Paspampres cukup kuat, wanita tersebut pun jatuh terjungkang.
Ia kemudian meronta dan teriak di sela acara yang diadakan Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN). Saat akan dibantu untuk berdiri, wanita tersebut tak mau.
Paspampres pun berusaha menenangkan wanita tak dikenal itu.
Emak-emak yang lempar sandal ke arah Jokowi dan dihadang pasukan pengaman Presiden.
“Ibu tenang ya. Ayo duduk dulu di kursi,” kata seorang Paspampres.
Karena momen ini terjadi di tengah ribuan orang, warga dan awak media berusaha mengabadikan peristiwa tersebut.
Namun, anggota Paspampres marah.
Mereka melarang warga dan awak media untuk menyalakan kamera merekam momen wanita tersebut melempar sandal ke Jokowi.
“Jangan ada yang merekam, matikan kamera,” ucap Paspampres dengan nada tinggi.
Sementara itu, relawan Bobby Nasution yang lain sibuk meminta foto bareng Presiden RI.
“Pak Jokowi-Pak Jokowi,” teriak ribuan relawan dengan harapan Jokowi mendatangi mereka.
Namun tak disangka, Jokowi pun langsung mengelilingi seluruh relawan yang hadir di gedung tersebut sambil bersalaman dan juga sambil berfoto bersama.
Saat jokowi menyapa relawan Bobby Nasution, gedung serbaguna pun berakhir rusuh.
Sebab, banyak relawan yang saling dorong-dorongan ingin berfoto bersama ayah dari Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu tersebut.
Selain itu, teriakan-teriakan permintaan masyarakat untuk Presiden mendukung Bobby Nasution untuk maju menjadi Gubernur Sumut pun menggema.
“Pak presiden, dukung Pak Bobby maju ke Gubernur Sumut,” teriak ratusan relawan Bobby,” jelasnya.
Namun, celetukan dari puluhan relawan tersebut tidak terdengar di telinga Presiden RI.
Sebab, ia masih sibuk menyapa dan melakukan selfi bersama partisipan lainnya.
Usai berfoto bersama, Jokowi pun duduk di tempat yang disediakan untuk menyaksikan beberapa kegiatan di Gedung Serbaguna tersebut. (As/Tr/Red)
Medan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara terpaksa menunda pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 58 Tahun 2023, dikarenakan tidak turun atau belum cairnya dana hibah yang telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).
“Hingga saat ini dana hibah untuk kami belum juga cair. Jadi kami terpaksa menunda pelaksanaan UKW tersebut jadi sekitar bulan Oktober,” ujar Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, kepada wartawan, Minggu (27/8/23).
Farianda menjelaskan, seyogianya UKW tersebut dijadwalkan berlangsung 1-2 September 2023 di salah satu hotel di Kota Medan. Selain UKW, kegiatan juga dirangkai dengan pra UKW dan ujian kenaikan status Anggota Biasa PWI Sumut.
“Kita telah mengagendakan tiga kegiatan itu selama empat hari, yakni tanggal 30-31 Agustus dan 1-2 September. Namun mengingat dana hibah belum turun, maka terpaksa kami tunda,” ungkap Farianda.
Ketika ditanya kenapa anggaran yang ditampung di Dinas Komunikasi dan Informasi tahun anggaran 2023 (Kominfo) tersebut belum turun, Farianda mengaku tidak tahu pasti alasannya.
“Secara administrasi syarat-syaratnya telah kami penuhi, dan hingga saat ini tidak masalah soal pemberkasan,” ujarnya.
Bahkan, imbuh Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut itu, selama proses pemberkasan, pihaknya telah bolak balik disuruh melakukan perbaikan oleh pihak Dinas Kominfo Sumut. “Dan hingga saat ini tak ada masalah lagi dengan pemberkasan,” tegas Farianda.
Ia mengungkapkan, dari informasi terakhir yang mereka dapat, alasan belum bisa dicairkannya anggaran tersebut dikarenakan Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus, belum mau menandatangani surat untuk proses pencairan.
“Infonya Kadis Kominfo belum menandatangani berkas untuk pencairan. Ketika sebulan lalu saya telepon dan tanya kepada Kadis Kominfo kenapa belum ditandatangani, dia mengatakan akan bertanya dulu kepada gubernur. Luar biasa perhatian gubernur kepada PWI Sumut. Untuk pencairan dana hibah saja harus bertanya dulu kepada Gubsu,” ungkap Farianda.
Pemimpin Redaksi (Pemred) Hr. Medan Pos itu mengakui akibat belum turunnya dana hibah dari Pemprovsu ini mempengaruhi pelaksanaan program-program kegiatan PWI Sumut yang telah dicanangkan tahun ini.
“Namun begitu, kami tentu tidak mau program-program itu tak terlaksana. Kami akan berusaha menjalin kerjasama dengan mitra-mitra kami guna mendukung kegiatan-kegiatan dimaksud,” tegas Farianda.
Ia menambahkan, selain pelaksanaan ujian kenaikan status anggota biasa PWI Sumut, pra UKW dan UKW, dalam waktu dekat ini PWI Sumut juga akan memberangkatkan pengurus guna mengikuti Kongres PWI di Bandung, Jawa Barat, 24-27 September 2023. (*/Red)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara Imam Suyudi bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Sumatera Utara dan rekan-rekan media meninjau langsung keadaan dapur Rutan Kelas I Medan, Jumat (25/8/2023).
Didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Medan (KPR) Petrus Agustinus dan Kepala Seksi Pengelolaan (Kasie) Rutan Kelas I Medan Rusdiantoro, Imam Suyudi melihat-lihat keadaan dapur Rutan Kelas I Medan hingga proses memasak.
Imam Suyudi juga melihat persediaan bahan makanan, melihat sertifikat laik hygine dari Dinas Kesehatan Kota Medan. Bahkan Kakanwil juga berkesempatan mencicipi menu makan bagi Warga Binaan Rutan Medan.
“Jadi saya pastikan bahwa dasar kebutuhan makanan dan minuman untuk warga binaan sudah terjamin higienitasnya, makanannya enak, bersih dan lingkungan dan dapurnya juga bersih,” ujar imam. (As)
Ket. Poto: Pelaku Supomo alias Bulus ketika di interogasi oleh penyidik di Mapolsek Firdaus
Sergai, Aktiva.news – Kasus pencurian berhasil di ungkap oleh Sat Reskrim Polsek Firdaus dengan menangkap pelaku bernama Supomo alias Bulus (50), Kamis 24 Agustus 2023 di Dusun I Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai.
Berdasarkan laporan korban Sofyan Arif Sihotang (43) yang juga menjabat Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Sergai di Polsek Firdaus dengan LP/B/87/VII/2023/SPK/Polsek Firdaus/Polres Sergai/ Polda Sumut tanggal 21 Juli 2023 yang lalu akhirnya pelaku Supomo berhasil di ringkus.
Berawal dari kejadian pelaku yang melakukan pencurian di SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon Desa Pon pada Senin 17 Juli 2023 yang lalu yang diketahui oleh Sofian Arif Sihotang bersama dengan Sridamayanti (40) warga Dusun III Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai dan Rahmat Riyanto (62) warga Dusun I Desa Pon Kec.Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai hendak masuk ke dalam kelas dan melihat lemari buku semua kosong dan buku didalam lemari raib dari Buku Box kelas 7,8,9. Sehingga pelapor melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Firdaus dengan membawa para saksi.
Setelah pihak Sat Reskrim Polsek Firdaus melakukan penyelidikan terhadap siapa pelaku pencurian serta mendapatkan informasi dari warga perihal keberadaan pelaku dengan gerak cepat, pelaku berhasil di amankan dari rumahnya di Dusun I Desa Pon.
Pewarta ini ketika konfirmasi ke Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.I.K melalui Kapolsek Firdaus AKP Idham Khalik di dampingi Kanit Reskrim Polsek Firdaus IPTU Maruli Sihombing mengatakan, Sabtu (26/8) pukul 15.00 Wib.
“Pelaku saat ini sudah kita lakukan penangkapan dan sudah kita tahan di Polsek Firdaus untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya dan pasal yang disangka kan terhadap pelaku Pasal 362 KUHP ancaman kurungan Penjara selama 5 (Lima) tahun, untuk penadah barang curian tersebut saat ini masih dalam pencarian pihak Polsek Firdaus”, kata AKP Idham.
Saat ini pelaku telah di tahan dengan barang bukti berupa 1 (Satu) buah Flash Disc warna hitam putih berisi rekaman video dengan durasi 17 detik berisi rekaman pencurian di Sekolah SMP Muhammadiyah 17 Kampung Pon dan pihak Sekolah diperkirakan mengalami kerugian Rp. 81.781.800,- (Delapan Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Rupiah).
Pihak sekolah SMP Muhamadiyah 17 Kampung Pon ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan terkait kejadian pencurian di SMP Muhamadiyah 17.
Kapolres Tapteng Nonton Bareng Jurnalis Final AFF U-23
Tapteng – Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor bersama rekan-rekan Jurnalis Sibolga-Tapteng, menggelar nonton bareng pertandingan Final Sepak Bola Piala AFF U-23, antara Vietnam vs Indonesia, di Aula Parama Satwika Polres Tapteng, Sabtu (26/08/2023) malam.
Kegiatan tersebut berslogan ‘Mari Kita Jaga dan Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa’.
Kegiatan yang baru perdana dilakukan ini juga dihadiri oleh Wakapolres, Kompol Kamaluddin Nababan, para PJU, Kasi Humas, Kompol Horas Gurning, personil Polres Tapteng, Instansi terkait serta masyarakat.
Saat pertandingan berlangsung, sorak dari para penonton yang hadir di ruangan tersebut terdengar gemuruh. Apalagi, ketika Indonesia melakukan penyerangan ke arah gawang Vietnam.
Kapolres Tapteng sesekali juga tampak tersenyum serta tertawa bareng kawan-kawan Jurnalis saat ketika timnas Indonesia mengancam pertahanan Vietnam.
“Haa, serang, buuusssss, aduuuhhhh,” sorak para penonton ketika timnas Indonesia tak berhasil membuahkan gol.
Selain itu, serangan balasan juga dilakukan oleh Vietnam ke arah pertahanan Indonesia. Sehingga menambah kegemuruhan sorak di ruangan tersebut.
Kegiatan nonton bareng tersebut berakhir dengan situasi aman dan kondusif. (Syaiful)