Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 182

Heboh 2 Mayat Ditemukan di Dekat Asrama Haji Medan

0
Mayat
Ilustrasi
Medan – 2 mayat pria di dalam parit di dekat Asrama Haji Medan ditemukan, lantas warga dan pengendara yang melintas di Jalan AH Nasution heboh dengan penemuan mayat itu.

Dua mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup, tepatnya di selokan depan Kantor Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sumut.

Salah satu saksi mata di lokasi, Hasanuddin mengungkapkan, dua mayat pria itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, pagi tadi. Penemuan itu membuat warga geger.

“Satu orang pria mengenakan kaus merah dengan celana panjang. Sedangkan seorang lainnya memakai kaus biru putih garis-garis dan celana pendek merah,” Jumat (30/6/2023).

“Saya kenal keduanya. Mereka ini warga Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia. Keduanya ini biasa kerjanya yang membantu mobil mutar (Pak Ogah) pas di belokan kantor BSIP ini,” tambahnya.

Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma mengatakan, polisi mendapatkan informasi penemuan mayat dalam keadaan telungkup pada 06.30 WIB. Kini, mayat itu telah dibawa ke RS Bhayangkara.

“Kemudian kami melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sekitar lokasi, kami mendapati beberapa bekas terjadinya kecelakaan. Seperti kulit pohon yang terkelupas, serpihan kaca, dan tiang listrik yang bengkok,” ungkapnya.

Ia menyampaikan sejumlah saksi sedang dibawa untuk dimintai keterangan. Dia mengatakan ada pula satu unit mobil Avanza hitam berplat BB 1238 QA terparkir di halaman Kantor BSIP Sumut.

Kondisi mobil itu dalam rusak parah, yakni ringsek di bagian kiri depan dan ban belakang bagian kanan mobil pecah.

“Dari keterangan saksi (satpam BSIP Sumut) sementara bahwa mobil itu dititipkan oleh seorang pria yang kemudian meninggalkan lokasi. Saksi itu bilang sekitar pukul 01.30 WIB mendengar adanya kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.

Siswa Kelas 1 SD di Medan Tewas Dipukuli Kakak Kelas

0
Bocah SD
Ilustrasi
Medan – Seorang siswa kelas 1 SD di Medan, B (8) meninggal dunia diduga karena dipukul dan di-bully kakak kelasnya. Ibu korban, Yusraini sempat mendatangi pelaku, namun tak mengakui perbuatannya.

“Waktu B mengaku dipukuli dan dibully abang kelasnya. Sorenya, saya datangi orang yang memukuli anak saya. Tapi anak itu tidak mengaku,” kata Yusraini yang sehari-hari jual bakso bakar keliling, Kamis (29/6/2023).

“Kata anak itu kepada saya, ‘Tidak ada saya dipukul si B. Nanti aja aku kasih tahu ke si B.’ Saya bicara juga ke orang tuanya soal itu. Saya bilang anaknya memukul anak saya. Karena dipukul, makanya B mengadu. Lalu, orang tuanya janji nanti akan dibilang ke anaknya,” sambungnya.

Sembari menangis, Yusnani mengatakan dia tidak ikhlas anaknya dipukuli begitu. Rupanya, B sudah kerap kali mengadu kepadanya karena sering di-bully dan dipukul oleh kakak kelasnya.

“Saya tidak ikhlas. Sakit hati ini, Pak. Anak saya dipukuli orang. Gara-gara dipukuli orang, anak saya meninggal. Itu anak pertama ku, Pak. Anak kebahagiaanku yang pertama. Sering anakku dipukuli sama orang sini, Pak,” ujarnya sembari meneteskan air mata.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa nahas menimpa siswa kelas 1 SD berinisial B (8), asal Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Dia meninggal dunia diduga setelah mengalami perundungan dan pemukulan yang dilakukan oleh abang kelasnya.

Ibu korban, Yusraini (37) menceritakan awal mula peristiwa yang menimpa anak pertamanya itu. Pada Kamis (22/6) siang, B dengan menangis menemuinya yang saat itu sedang berjualan.

“Itu dia baru pulang sekolah. Tiba-tiba datang ke saya dengan kondisi menangis, itu sekitar pukul 12.00 WIB. Dia bilang, baru saja dipukuli dan dibully abang kelasnya. Lokasinya bukan di sekolah. Waktu itu dia belum bilang berapa orang. Cuma pelaku abang kelasnya yang tetangga juga,” kata Yusraini, saat ditemui di rumahnya Rabu (28/6/2023).

“B bilang badannya sakit-sakit semua. Malamnya dia demam. Terus, dia juga tidak mau makan dan minum. Cuma kita paksa lah, paling tiga sendok dia mau makan. Setelah itu, kita bawa ke tukang kusuk,” tambahnya.

Ia menyampaikan B berada di rumah saja sepanjang hari mulai Kamis-Senin. Menurutnya, saat itu kondisi psikologi kurang baik. Karena tak jarang merasa ketakutan dan mengigau. Lambat laun, B mengaku mengalami nyeri di kepala.

“Karena dia ngeluh sakit terus, termasuk di bagian kepala, ya pertama kami bawa pagi-pagi ke Puskesmas Teladan pada Selasa (20/6). Lalu, sekitar pukul 11.00 WIB, B dibawa ke RSU Madani. Itu sampai 14.00 WIB, terus dirujuk ke RSUP Pirngadi. B meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIB,” ungkapnya.

“Terakhir kali ngomong sama saya, dia ngaku dipukuli dan dibully ada lima orang. Abang kelasnya yang duduk di kelas 4 dan 5,” tambahnya.

Kini, B pun telah dimakamkan di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan. Ia mengaku sejauh ini belum ada membuat laporan ke pihak kepolisian.

Sumber Detik.com

 

Polda Sumut dan Masyarakat Melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H / 2023 M

0
Medan – Dengan Tema Idul Adha Menanamkan Nilai – Nilai Kepatuhan Dan Moralitas Guna Mewujudkan Polri Yang Presisi Polda Sumut melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H / 2023 M bersama dengan masyarakat yang bertempat di Lapangan Bola Polda Sumut Kamis, 29 Juni 2023 sekira pukul. 07.15 s/d selesai.

Hadir dalam Sholat Idul Adha Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, Para PJU personil Polda Sumut beserta keluarganya dan masyarakat yang berdomisilidi sekitar Mapoldasu.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi S.I.K., S.H melalui Kasubbid Penmas AKBP Dr., H., Herwansyah Putra S.H., M.Si pelaksanaan Sholat Idul Adha sebanyak 2 rakaat ini rutin di gelar Polda Sumut setiap tahunnya, yang nanti setelah selesai sholat Idul Adha akan di lanjutkan dengan Pemotongan Hewan Kurban berupa sapi yang di berikan oleh Bapak Kapoldasu , Wakapoldasu, Irwasda Poldasu dan para PJU sebagai kurban dari Pimpinan Poldasu di tahun ini dan bersamaan dengan di laksanakannya juga Zoom meeting sejajaran Polda se-Indonesia yang di Pimpin oleh Kapolri Jendreral Listyo Sigit Prabowo.

Tampil Sebagai Khotib sholat Idul Adha kali ini adalah KH. Akhmad Khambali S.E., M.M. Dalam dakwahnya Khotib menyampaikan pesan moral dalam pelaksanaan sholat Idul Adha yang rutin kita lakukan setiap tahunnya adalah Menurut dan Ikhlas seperti yang di tanamkan oleh Nabi Ibrahim AS yang ketika di uji oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya yang bernama Nabi Ismail AS, padahal kita tahu bahwa dulu itu Nabi Ibrahim AS juga sudah di uji oleh Allah SWT dengan lamanya mendapatkan keturunan namun ketika sudah di beri Allah SWT rezeki dengan adanya keturunannya yaitu Nabi Ismail AS lagi -lagi keimanan dari Nabi Ibrahim AS di uji kembali dengan memerintahkannya untuk menyembelih anaknya. Dari makna di atas kita dapati momentum yang bisa kita jadikan pola berkehidupan kita yaitu Menurut dan Ikhlas, seperti di sini Polri yang Presisi yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan. Dimana Presisi sekarang ini di jadikan polri sebagai acuan untuk melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Tegas Khotib KH. Akhmad Khambali.

Pelaksanaan sholat Idul Adha di Mapolda Sumut berjalan dengan lancar dan Baik dilanjutkan kegiatan Zoom meeting yang di pimpin oleh Kapolri dan diikuti oleh seluruh jajaran Polda. (As)

Pemkab Dairi Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha 1444 H

0

DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Bulog yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyelenggarakan operasi pasar murah jelang hari raya Idul Adha 1444 H, Rabu (28/6/2023), di halaman Mesjid Agung Sidikalang.

Sebagaimana arahan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring menyampaikan pasar murah ini merupakan simbol kehadiran pemerintah mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan yang biasanya terjadi jelang hari-hari besar seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

“Yang diadakan TPID bersama Bulog ini adalah bentuk pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Senada dengan Lipinus Sembiring, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Dairi yang mewakili BKM Mesjid Agung Sidikalang menjelaskan pasar murah ini bertujuan mempermudah umat muslim sekitaran Sidikalang untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok jelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari Kamis (29/6/2023). Dijelaskan gelaran operasi pasar murah ini juga merupakan inisiasi Bupati Dairi Eddy keleng Ate Berutu.

“Operasi Pasar Murah ini adalah bentuk kepedulian Bupati dairi Eddy Berutu kepada masyarakat muslim di Kabupaten Dairi agar mendapat harga bahan pokok yang lebih murah jelang Idul Adha,” katanya.

Sebagai informasi, beberapa bahan pokok yang disediakan pasar murah ini seperti beras, gula pasir dan minyak goreng dengan 60 paket sembako yang tersedia yang diperuntukkan untuk masyarakat muslim di seputaran Sidikalang. (As)

Peras 2 Waria di Medan, 4 Polisi Diperiksa Propam

0
Waria Polisi
Deca dan Fury, 2 waria yang mengaku diperas Polisi.
Medan – Empat oknum Polisi yang bertugas di Ditreskrimum Polda Sumut diperiksa soal kasus pemerasan Rp 50 juta terhadap dua waria. Satu dari empat oknum polisi tersebut merupakan perwira pertama.

“Ya, ada, satu (perwira) di Ditreskrimum,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (27/6/2023).

Hadi mengatakan perwira itu berpangkat Ipda dengan inisial PG. “Ipda PG,” jelasnya.

Mantan Kapolres Biak, Papua itu belum merinci apakah dugaan pemerasan itu memang terorganisir. Dia mengaku pemeriksaan terhadap anggota polisi itu masih terus dilakukan.

“Kita belum sampai sejauh itu, karena proses penyelidikan yang dilakukan Propam masih berlangsung,” ujar Hadi.

Hadi menjelaskan pihaknya masih terus mendalami soal dugaan pemerasan itu. Termasuk, memeriksa petugas kebersihan yang disebut menjadi perantara antara waria dan anggota polisi tersebut.

Selain itu, pemilik rekening yang menerima transferan yang Rp 50 juta itu juga masih didalami.

“Semua yang memiliki keterlibatan dari peristiwa yang terjadi akan didalami. (Rekening) itu akan didalami apakah punya anggota atau dari sipil,” jelasnya.

Perwira menengah Polri itu menyebut keempat oknum polisi itu bertugas di Ditreskrimum Polda Sumut.

“Penyidik Propam secara berkesinambungan melakukan pemeriksaan terhadap empat oknum anggota Polda Sumut yang disebutkan dalam laporan saudara D (Deca) dan rekannya. (Bertugas) di Ditreskrimum,” kata Hadi Wahyudi.

Hadi mengatakan pemeriksaan terhadap keempat polisi tersebut masih terus dilakukan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keempatnya terindikasi melakukan pelanggaran.

“Empat yang terindikasi, dan itu pemeriksaan masih berjalan,” ujarnya.

Hadi menyebut Polda Sumut tidak mentolerir adanya pelanggaran yang dilakukan anggota. Jika terbukti, kata Hadi, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Jika ada dugaan keterlibatan atau pelanggaran, sudah menjadi komitmen Kapolda Sumut untuk melakukan penindakan secara tegas. Jadi, kita tidak mentolerir jika ada oknum-oknum yang terlibat atau berperilaku yang tidak baik yang mencoreng nama institusi,” pungkasnya.

 

Rutan Kelas I Medan Lakukan Konseling Rehabilitasi Kepada Warga Binaan

0
Rutan
MEDAN – Rutan Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut melaksanakan kegiatan konseling rehabilitasi dalam rangka program upaya preventif penyalahgunaan narkoba dan kegiatan pembelajaran serta penyuluhan tentang kesehatan di Paviliun Fatmawati, Senin (26/06/2023).

Konseling merupakan bagian penting dalam mengobati penyalahgunaan narkoba. Konseling yang dilakukan oleh konselor terhadap pengguna narkoba dalam rehabilitasi akan membantu si pengguna mengenali masalah atau perilaku yang memicu ketergantungan tersebut.

Hari ini rumah tahanan negara kelas I medan melaksanakan program kegiatan konseling yang diperuntukkan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan tindak pidana Narkotika.

Kasi Pelayanan Tahanan, David Nicolas menyampaikan, “ kegiatan ini bertujuan untuk membantu program pemulihan, memulai kembali perilaku hidup sehat, serta menghadapi situasi yang beresiko penggunaan narkoba kembali terulang,” ujarnya.

“Sebagai konselor mempunyai tanggung jawab untuk memahami bagaimana kecanduan narkoba pada seseorang secara keseluruhan, sekaligus memahami lingkungan sosial yang ada di sekitarnya untuk mencegah terulangnya penyalahgunaan narkoba,” Tambahnya.

Secara terpisah, tidak hanya melaksanakan kegiatan konseling rehabilitasi, kegiatan ini ditambah dengan pembelajaran serta penyuluhan tentang kesehatan bagi para warga binaan.

Petugas Kesehatan Rutan Kelas I Medan, dr. Sakti Siregar memberikan pembelajaran dan penyuluhan tentang kesehatan terkait bahaya adiksi Narkoba bagi kesehatan tubuh. Narkoba berpengaruh pada kerja otak, narkoba bisa mengubah suasana perasaan, cara berpikir, kesadaran dan perilaku pemakainya. Itulah sebabnya narkotika disebut zat psikoaktif. Ada beberapa macam efek narkoba pada otak, seperti menghambat kerja otak, yang disebut depresansia, hal ini akan menurunkan kesadaran sehingga timbul rasa kantuk.

Dalam kesempatan terlihat petugas kesehatan meberikan pembelajaran secara dua arah saling tanya jawab terkait materi yang disampaikan.

“Ada yang bisa jawab apa itu halusinasi ?,” tutur dr. Sakti.

Pertanyaan itu sontak dijawab oleh peserta yang mengikuti kegiatan.

“Saya pak. Halusinasi itu seperti contoh di depan kita ada seorang cewek, tetapi sebenarnya tidak ada pak,” jawab peserta.

Harapannya kegiatan – kegiatan yang di laksanakan dapat diikuti dengan serius oleh peserta program rehabilitasi yang berada di Pavilun Rehabilitasi yaitu Paviliun Fatmawati.

Musik Hijau Fest di Silalahi, Bupati Dairi: Mari Promosikan Karya Anak Dairi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

0

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu sangat mengapresiasi kegiatan Musik Hijau Fest yang digelar di Paropo, Kecamatan Silahisabungan, 24-25 Juni 2013.

Bupati mengatakan acara yang diinisiasi Khatulistiwa Dairi dalam mengembangkan potensi yang ada di Dairi, khususnya Tao Silalahi.

Bupati berharap Tao Silalahi bisa menjadi Bali 2 sebagai destinasi wisata.

“Dairi khususnya Silalahi masih belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Mereka selalu berkunjung ke Samosir ataupun ke Tuktuk sebagai destinasi wisata. Yang harus kita lakukan sekarang adalah promosikan Danau Toba, khususnya Tao Silalahi. Untuk dunia yang luar biasa adalah Danau Toba, karena Danau Toba yang mempunyai magnet luar biasa sebagai salah satu danau terbesar yang ingin dilihat oleh dunia,” kata Eddy Berutu.

Eddy Berutu menuturkan saat ini pembangunan sudah dilakukan lebih banyak untuk kebutuhan infrastruktur di kawasan Danau Toba yang diperuntukkan kepada para wisatawan. Kabupaten Dairi juga sedang dilakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kawasan wisata seperti dermaga dan gedung sentra ulos. Sedang dibangun juga menara pandang.

Selain itu, hal yang menjadi luar biasa bagi wisatawan adalah menggali budaya tentang adat istiadat, alam yang luar biasa serta kearifan lokal. UMKM juga harus berproduksi agar oleh-oleh bisa diberikan kepada para wisatawan.

“Selamat datang untuk peserta yang datang dari luar Dairi dalam kegiatan ini. Membuat hal seperti ini tidak mudah, selamat berkreasi, semoga karya anak Dairi bisa kita angkat menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan ke Dairi,” ujar Bupati Eddy Berutu mengakhiri sambutannya.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam musik hijau fest diantaranya talkshow, bazar handy craft, aksi bersih, penanaman pohon edukasi alam, serta edukasi kopi.

Dalam kegiatan ini, panitia musik hijau fest juga menghadirkan artis ibu kota yakni Tongam Sirait sebagai bintang tamu.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Rahmat Syah Munthe, Kepala Dinas Perindagkop UKM Iwan Taruna Berutu serta Ketua KNPI Dairi Alfriansyah Ujung. (As)

Bupati Dairi: Peran PAUD Penting Lahirkan Generasi Tangguh di Masa Depan Siempat Nempu Hilir

0

DAIRI – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk melahirkan generasi tangguh di masa depanHal itu disampaikan Bupati Eddy Berutu saat menghadiri pelepasan PAUD se-Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Sabtu 24 Juni 2023.

Eddy Berutu mengatakan PAUD adalah jenjang pendidikan yang sangat penting dan sering diabaikan. “Namun kami hadir untuk memberikan suatu perubahan untuk masa yang akan datang dan dimulai dari pendidikan usia dini.

Usia dalam PAUD karakternya terbentuk yang merupakan usia emas. Oleh karena itu, kami berjuang agar setiap desa berdiri PAUD. Masa depan kita 25 tahun ke depan tergantung kepada jasa penyelenggara PAUD serta tutor PAUD dalam menciptakan generasi emas dan tangguh,” ucap Eddy Berutu.

Dia juga mengatakan sangat mendukung peran dari Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu yang juga sebagai Bunda PAUD turun langsung ke setiap desa dalam menjalankan pembinaan PAUD.

“Kita akan melihat masa depan bangsa yang cerah karena munculnya anak-anak tangguh yang akan menjadi pemimpin bangsa. Kita terus berusaha agar masa depan anak anak memiliki masa depan yang lebih baik,” ucapnya didampingi Bunda PAUD Dairi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Siempat Nempu Hilir Jangihut Nadeak, Bunda PAUD Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kepala Desa, dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Siempat Nempu Hilir. (Nid)

Bunda PAUD Dairi: Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan Mulai Diperkenalkan

0

DAIRI – Sebanyak 147 orang siswa dari 11 PAUD di Kecamatan Sempat Nempu Hilir dilepas Bunda PAUD Dairi Romy Mariani Eddy Berutu, Sabtu 24 Juni 2023. Pelepasan para siswa PAUD tersebut diadakan di lapangan Kantor Kecamatan Siempat Nempu Hilir.

Romy Mariani mengatakan momen pelepasan PAUD ini adalah hal yang sangat membanggakan karena anak-anak sudah akan dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih formal. Romy menyampaikan terima kasih kepada para tutor PAUD yang telah memberikan pendidikan kepada anak-anak hingga sampai kepada masa saat ini.

Dia mengatakan pendidikan awal ini untuk menentukan 80% bagaimana nanti mereka di usia dewasa. Kalau kita berikan hal yang baik karena mereka akan melakukan hal yang baik. “Untuk apa anak kita dewasa kalau karakternya tidak baik, karena tidak akan memberikan nilai tambah bagi bangsa. Di PAUD dibentuk karakternya, sambil bermain diberikan pembelajaran yang menyenangkan,” ucapnya.

Saat ini, program transisi PAUD ke sekolah dasar (SD) yang menyenangkan sedang digencarkan oleh Pemerintah Pusat. Hal itu ditandai dengan dukungan dari seluruh bunda PAUD se-Indonesia melalui penandatanganan komitmen yang berlangsung di Jakarta pada beberapa waktu yang lalu.

Dalam program tersebut saat anak masuk SD, tidak akan ada lagi test untuk belajar membaca, menulis dan menghitung (calistung). Calistung juga dianggap sebagai salah satu indikator kesuksesan seorang anak, hal itu salah satu konsep yang salah dan harus diluruskan.

“Guna mendorong anak-anak untuk masuk PAUD, Kabupaten Dairi telah menerbitkan Perda tentang PAUD di mana dalam Perda tersebut dinyatakan setiap anak yang akan masuk ke jenjang sekolah dasar, harus mengikuti pendidikan PAUD terlebih dahulu. Dengan hadirnya Perda dimaksud, anak-anak Dairi dapat menjadi anak yang unggul dan menjadi pemimpin bangsa,” kata Romy Mariani mengakhiri sambutannya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Camat Siempat Nempu Hilir Jangihut Nadeak, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Merlin Sitanggang, Kepala Desa dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Siempat Nempu Hilir. (As)

Wanita Asal Bahorok Menjadi Korban Penipuan di Marketplace

0
Korban
BINJAI | Seorang warga Bahorok di Kabupaten Langkat, menjadi korban penipuan saat hendak mencari over kredit mobil di sebuah akun marketplace media sosial Facebook, tak disangka korban Syariah (45), warga Dusun Empus, Desa Empus, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat justru menjadi korban penipuan.

Hal itu dikatakannya berawal saat kokorban bersama keluarganya, Aris (28) hendak menawari take over mobil Toyota Etios BK 1903 ON Tahun 2014 warna hitam melalui situs OLX pada Minggu (04/06/23).

”Disaat saya promosikan di Marketplace, ada yang minat bang, setelah itu kami buat janji kesepakatan untuk jumpa untuk melihat mobil tersebut,” ujar Aris Kamis (22/06/23).

Kemudian, sambung Aris, pada malam itu terjadilah pertemuan dengan para pelaku di terminal selesai pada pukul 19.30 wib malam, dan mereka datang ada sekitar 3 orang laki laki, dan mereka juga tertarik dengan mobil tersebut.

” Disitu saya minta kepada mereka agar take over secara resmi di leasing, dan mereka memberikan sejumlah uang kepada saya untuk balik DP, dan disitu mereka memberikan KTP dan NPWP, serta Akte kelahiran agar saya percaya mobil tersebut di bawak mereka bang,” sambungnya

Ternyata, lanjut Aris setelah sepakat untuk melakukan take over ke pihak leasing secara resmi, namun yang ada mereka tidak dapat dihubungi hingga saat ini.

Sementara itu, Syariah pemilik mobil pun percaya saja terhadap ketiga orang yang baru mereka kenal melalui Marketplace tersebut.

” Disitu saya percaya kepada mereka bang, makanya kunci beserta STNK saya berikan kepada mereka, setelah itu mereka bilang kalau apa besok kita ketemuan di leasing untuk pengurusan berkas balik nama, makanya saya percaya bang, dan ternyata besok saya telepon alasan mereka banyak sekali, dan akhirnya nomor mereka tidak bisa dihubungi lagi,” katanya.

Atas kejadian tersebut, sambung Syariah, saya akan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian, sebab saya merasa ditipu dan dirugikan oleh ketiga pria penipu tersebut, harapannya semoga pihak kepolisian secepatnya untuk menangkap para pelaku,” pungkasnya. (Surya Turnip)