Beranda blog Halaman 239

Dairi Berduka, Tokoh Masyarakat Guntur Simarmata Meninggal Dunia

0
tokoh

DAIRI – Tokoh masyarakat Dairi Drs. Guntur Simarmata (Op.Josua Doli) meninggal dunia pada usia 72 tahun, Senin 3 Juli 2023 di RSUD Sidikalang.

Saat ini, Almarhum disemayamkan di rumah kediaman Jalan Batu Sindor, Sidikalang.

Mengetahui kabar dukacita tersebut, Pemerintah Kabupaten Dairi menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga almarhum, Selasa 4 Juli 2023.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Tim Penggerak PKK Dairi Romy Mariani Eddy Berutu hadir bersama Punguan Pomparan Oppu Tuan Binur Simarmata Kota Sidikalang untuk memberikan kata penghiburan kepada keluarga almarhum.

Kepada keluarga, Eddy Berutu menyampaikan atas nama pemerintah dan atas nama pribadi turut berdukacita atas berpulangnya almarhum.

Dikatakan Eddy Berutu, almarhum adalah tokoh senior di Dairi, seorang yang sangat dikaguminya serta menjadi mentornya dalam menjalankan tugas di pemerintahan.

“Banyak yang suka dengan sifat maupun kepribadian almarhum. Kita berdoa semoga jasa yang telah diberikan selama hidupnya bisa menjadi teladan bagi kita semua. Sekali lagi kami sampaikan turut berdukacita kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Eddy Berutu yang juga sebagai pihak boru di pomparan Oppu Tuan Binur.

Dalam suasana dukacita tersebut, Romy Mariani juga menyampaikan rasa dukacita kepada keluarga. Dalam silsilah marga, ia memanggil almarhum sebagai bapauda.

“Bapauda inilah orang tua kami di sini yang kami temui ketika kami datang ke Dairi. Bapauda adalah orang yang cerdas, banyak sekali pembelajaran yang kami dapat selama hidup,” ujar Romy.

Romy menuturkan bahwa almarhum adalah orang yang jenius, selalu meyayangi keluarga. “Sekarang ayahuda sudah beristirahat dengan tenang. Semoga ayahuda menjadi pendoa untuk kita semua terlebih dahulu dalam melanjutkan perjuangan seumur hidup,” kata Romy. (Nid)

Judi Tembak Ikan di Berastagi Telah Beroperasi, Polisi Jangan Tutup Mata

0
Judi tembak ikan
Ilustrasi mesin judi tembak ikan (dok. Aktiva.News)
Karo – Judi jenis tembak ikan kini telah beroperasi di tengah Kota Berastagi, Kabupaten Karo, namun Polisi sepertinya tutup mata. Hal ini disesalkan oleh warga sekitar Jalan Jamin Ginting, Selasa (4/07/2023).

“Judi tembak ikan ini sudah jalan 3 minggu beroperasi disini bang, tapi buka tutup buka tutup, “kata warga mengaku bernama Putra.

Ia juga menyebutkan titik lokalisasi perjudian tembak ikan yang beroperasi di tengah-tengah Kota Berastagi.

“Sampai hari ini ada 3 titik lokasi yang berbeda, namun tidak ada ketegasan dari kepolisian, “sesalnya.

Ia menyebutkan lokalisasi judi tembak ikan yang berada di dalam warung Kopi King Garden Jalan Veteran tepatnya seberang simpang bioskop Ria.

Lanjutnya. “Menuju ke arah tugu perjuangan, di Jalan Trimurti di dalam warung tepatnya seberang bengkel Prima Oil, di warung ini ada 1 mesin yang beroperasi sampai tengah malam bahkan sampai pagi tergantung pemain, ungkap warga Berastagi itu.

Tidak sampai di situ, pemuda itu juga menjelaskan satu titik lokasi yang berada di jalan udara tepatnya di simpang gang tambah, warkop sebelah kanan itu lah bang, “terangnya.(As)

Bersambung…

Tidak Terima Diputus Cinta, Pria di Tanjungbalai Bakar Mantan Kekasih

0
Tanjungbalai
Evi Juhaini Sari Sirait alias Evi Sirait (34) warga Jalan Nelayan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai menggelepar setelah dibakar mantan pacar bernama Jaffar Siddik (55).

Kasus percobaan pembunuhan ini pun sempat menggemparkan warga di Kota Tanjungbalai.

Menurut Kapolsek Datuk Bandar, AKP Retman Sinaga, kasus wanita dibakar mantan pacar ini terjadi Jumat (23/6/2023) lalu.

Saat itu, Jaffar Siddik yang tak terima ditolak dan diputuskan cintanya berniat memberi pelajaran pada korban.

Sebelum menemui korban, Jaffar lebih dahulu menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

“Motifnya cemburu, karena pelaku ini sakit hati diputusin sama korban,” kata Retman, Minggu (2/7/2023).

Retman mengatakan, di hari kejadian, korban tengah berjalan bersama temannya di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Lalu, pelaku yang sudah menyusun rencana menemui korban. Saat itu, sempat terjadi cekcok di jalan raya, hingga mengundang perhatian warga.

Lantaran kesal, pelaku menyiramkan BBM jenis pertalite ke tubuh korban. Selanjutnya, pelaku memantikkan mancis ke tubuh korban. Seketika, api menjalar di tubuh korban.

Korban yang kesakitan berteriak sejadi-jadinya, hingga membuat gempar warga di sekitar lokasi dan pengguna jalan.

Usai membakar tubuh korban, Jaffar Siddik melarikan diri. Korban yang menderita luka bakar mencapai 50 persen kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Pascakejadian, polisi yang mendapat laporan langsung mencari pelaku. Dalam waktu singkat, pelaku percobaan pembunuhan ini akhirnya ditangkap tanpa perlawanan. Saat ini, polisi masih memeriksa tersangka Jaffar Siddik.

 

 

Cara Mudah Urus SIM Online, Ini Caranya

0
SIM
Ilustrasi SIM
Dengan munculnya aplikasi untuk bikin SIM Online, maka untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak harus datang ke Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM terdekat.

Cukup melalui aplikasi khusus untuk buat SIM online. Aplikasi yang digunakan untuk bikin SIM Online sudah disediakan pihak kepolisian dengan nama Digital Korlantas Polri. Aplikasi ini bisa diunduh oleh pengguna Android di Google Play Store dan Apple di App Store.

Namun, perlu dicatat bahwa aplikasi tersebut hanya untuk pendaftaran dan ujian teori saja. Sementara untuk ujian praktek, pemohon SIM tetap harus melakukannya di Satpas SIM terdekat.

Untuk tes kesehatan secara online, dapat dilakukan melalui laman https://erikkes.id. Sedangkan tes psikologi secara online, bisa dilakukan dengan mengunjungi laman https://app.eppsi.id.

Sebelum bikin SIM online, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti usia, administrasi, kesehatan, dan kelulusan ujian.

Berikut ini persyaratan bikin SIM online:
Usia

– SIM A, SIM C, SIM D, dan SIM D1 minimal sudah berusia 17 tahun,
– SIM C1 minimal berusia 18 tahun.
– SIM C2 minimal berusia 19 tahun.
– SIM A dan SIM B1 minimal berusia 20 tahun.
– SIM B2 minimal berusia 21 tahun.
– SIM B1 Umum minimal berusia 22 tahun.
– SIM B2 Umum minimal berusia 23 tahun.

Persyaratan administrasi

Mengisi dan menyerahkan tanda bukti pendaftaran elektronik

Melampirkan fotokopi dan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau dokumen keimigrasian.

Untuk warga negara asing yang bekerja di Indonesia, melampirkan fotokopi surat izin kerja asli dari kementerian.

Melakukan perekaman biometri yaitu sidik jari dan pengenalan wajah serta retina mata.

Menyerahkan bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Persyaratan kesehatan
Melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani berupa penglihatan, pendengaran, fisik atau anggota gerak, dan lainnya.

Pemeriksaan kesehatan rohani, yaitu kemampuan kognitif, psikomotorik, dan kepribadian.

Lulus ujian – Ujian teori -Ujian keterampilan melalui simulator – Ujian praktik

Putra Desa Aek Holbung Lauddin Nasution Siap Memperjuangkan Perubahan

0

Aktiva.news | Madina – Putra Desa aekholbung Lauddin Nasution (27 Thn) siap perjuangkan perubahan di kampungnya, Desa Aekholbung, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal.

saat di konfirmasi jurnalis melalui no telpon pribadinya,mengatakan : saya akan berbuat perubahan besar- besaran di Desa Aek holbung, kec, Batang Natal, kab. madina.

Saya berharap kepada masyarakat Desa aekholbung, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, saya berharap agar mari kita kerja sama mendukung perubahan di Desa Aek holbung.

Menurut penerangan calon kepala Desa lauddin nasutiaon Desa aekholbung dia siap mencalonkan diri kepala Desa, dia bertekat memperjuangaka nasip masyarakat Desa aekholbung dan memperjuangkan perubahan.

Dimana Visi & misi calon kepala Desa aekholbung yaitu :
Suatu gambaran cita- cita inpian dalam jangka ( 6 ) tahun dan mempertimbankan kekuatan potensi yang ada

Visi : Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih jujur inovatif, transparan akutabel demi terciptanya Desa yang maju , sejahtera & berbudaya”

Misi : 1). memberikan pelayan terbaik buat masyarkat.

2) Meningkatkan pembanguna jalan Desa.

3)meningkatkan pembinan dan pemberdayaan kapasitas kepemudaan & olah raga.

“Saya siap perjuangkan aspirasi masyarkat Desa Aek holbung akan membukak peluang kerja sama nantinya dengan pemkab, kab, madina bila saya di amanahkan masyarakat Desa Aek holbung” pungkasnya.
(S. Hariyadi)

Heboh 2 Mayat Ditemukan di Dekat Asrama Haji Medan

0
Mayat
Ilustrasi
Medan – 2 mayat pria di dalam parit di dekat Asrama Haji Medan ditemukan, lantas warga dan pengendara yang melintas di Jalan AH Nasution heboh dengan penemuan mayat itu.

Dua mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup, tepatnya di selokan depan Kantor Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sumut.

Salah satu saksi mata di lokasi, Hasanuddin mengungkapkan, dua mayat pria itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, pagi tadi. Penemuan itu membuat warga geger.

“Satu orang pria mengenakan kaus merah dengan celana panjang. Sedangkan seorang lainnya memakai kaus biru putih garis-garis dan celana pendek merah,” Jumat (30/6/2023).

“Saya kenal keduanya. Mereka ini warga Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia. Keduanya ini biasa kerjanya yang membantu mobil mutar (Pak Ogah) pas di belokan kantor BSIP ini,” tambahnya.

Kapolsek Delitua Kompol Dedy Dharma mengatakan, polisi mendapatkan informasi penemuan mayat dalam keadaan telungkup pada 06.30 WIB. Kini, mayat itu telah dibawa ke RS Bhayangkara.

“Kemudian kami melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sekitar lokasi, kami mendapati beberapa bekas terjadinya kecelakaan. Seperti kulit pohon yang terkelupas, serpihan kaca, dan tiang listrik yang bengkok,” ungkapnya.

Ia menyampaikan sejumlah saksi sedang dibawa untuk dimintai keterangan. Dia mengatakan ada pula satu unit mobil Avanza hitam berplat BB 1238 QA terparkir di halaman Kantor BSIP Sumut.

Kondisi mobil itu dalam rusak parah, yakni ringsek di bagian kiri depan dan ban belakang bagian kanan mobil pecah.

“Dari keterangan saksi (satpam BSIP Sumut) sementara bahwa mobil itu dititipkan oleh seorang pria yang kemudian meninggalkan lokasi. Saksi itu bilang sekitar pukul 01.30 WIB mendengar adanya kecelakaan lalu lintas,” tutupnya.

Siswa Kelas 1 SD di Medan Tewas Dipukuli Kakak Kelas

0
Bocah SD
Ilustrasi
Medan – Seorang siswa kelas 1 SD di Medan, B (8) meninggal dunia diduga karena dipukul dan di-bully kakak kelasnya. Ibu korban, Yusraini sempat mendatangi pelaku, namun tak mengakui perbuatannya.

“Waktu B mengaku dipukuli dan dibully abang kelasnya. Sorenya, saya datangi orang yang memukuli anak saya. Tapi anak itu tidak mengaku,” kata Yusraini yang sehari-hari jual bakso bakar keliling, Kamis (29/6/2023).

“Kata anak itu kepada saya, ‘Tidak ada saya dipukul si B. Nanti aja aku kasih tahu ke si B.’ Saya bicara juga ke orang tuanya soal itu. Saya bilang anaknya memukul anak saya. Karena dipukul, makanya B mengadu. Lalu, orang tuanya janji nanti akan dibilang ke anaknya,” sambungnya.

Sembari menangis, Yusnani mengatakan dia tidak ikhlas anaknya dipukuli begitu. Rupanya, B sudah kerap kali mengadu kepadanya karena sering di-bully dan dipukul oleh kakak kelasnya.

“Saya tidak ikhlas. Sakit hati ini, Pak. Anak saya dipukuli orang. Gara-gara dipukuli orang, anak saya meninggal. Itu anak pertama ku, Pak. Anak kebahagiaanku yang pertama. Sering anakku dipukuli sama orang sini, Pak,” ujarnya sembari meneteskan air mata.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa nahas menimpa siswa kelas 1 SD berinisial B (8), asal Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Dia meninggal dunia diduga setelah mengalami perundungan dan pemukulan yang dilakukan oleh abang kelasnya.

Ibu korban, Yusraini (37) menceritakan awal mula peristiwa yang menimpa anak pertamanya itu. Pada Kamis (22/6) siang, B dengan menangis menemuinya yang saat itu sedang berjualan.

“Itu dia baru pulang sekolah. Tiba-tiba datang ke saya dengan kondisi menangis, itu sekitar pukul 12.00 WIB. Dia bilang, baru saja dipukuli dan dibully abang kelasnya. Lokasinya bukan di sekolah. Waktu itu dia belum bilang berapa orang. Cuma pelaku abang kelasnya yang tetangga juga,” kata Yusraini, saat ditemui di rumahnya Rabu (28/6/2023).

“B bilang badannya sakit-sakit semua. Malamnya dia demam. Terus, dia juga tidak mau makan dan minum. Cuma kita paksa lah, paling tiga sendok dia mau makan. Setelah itu, kita bawa ke tukang kusuk,” tambahnya.

Ia menyampaikan B berada di rumah saja sepanjang hari mulai Kamis-Senin. Menurutnya, saat itu kondisi psikologi kurang baik. Karena tak jarang merasa ketakutan dan mengigau. Lambat laun, B mengaku mengalami nyeri di kepala.

“Karena dia ngeluh sakit terus, termasuk di bagian kepala, ya pertama kami bawa pagi-pagi ke Puskesmas Teladan pada Selasa (20/6). Lalu, sekitar pukul 11.00 WIB, B dibawa ke RSU Madani. Itu sampai 14.00 WIB, terus dirujuk ke RSUP Pirngadi. B meninggal dunia sekitar pukul 19.30 WIB,” ungkapnya.

“Terakhir kali ngomong sama saya, dia ngaku dipukuli dan dibully ada lima orang. Abang kelasnya yang duduk di kelas 4 dan 5,” tambahnya.

Kini, B pun telah dimakamkan di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan. Ia mengaku sejauh ini belum ada membuat laporan ke pihak kepolisian.

Sumber Detik.com

 

Polda Sumut dan Masyarakat Melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H / 2023 M

0
Medan – Dengan Tema Idul Adha Menanamkan Nilai – Nilai Kepatuhan Dan Moralitas Guna Mewujudkan Polri Yang Presisi Polda Sumut melaksanakan Sholat Idul Adha 1444 H / 2023 M bersama dengan masyarakat yang bertempat di Lapangan Bola Polda Sumut Kamis, 29 Juni 2023 sekira pukul. 07.15 s/d selesai.

Hadir dalam Sholat Idul Adha Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, Para PJU personil Polda Sumut beserta keluarganya dan masyarakat yang berdomisilidi sekitar Mapoldasu.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi S.I.K., S.H melalui Kasubbid Penmas AKBP Dr., H., Herwansyah Putra S.H., M.Si pelaksanaan Sholat Idul Adha sebanyak 2 rakaat ini rutin di gelar Polda Sumut setiap tahunnya, yang nanti setelah selesai sholat Idul Adha akan di lanjutkan dengan Pemotongan Hewan Kurban berupa sapi yang di berikan oleh Bapak Kapoldasu , Wakapoldasu, Irwasda Poldasu dan para PJU sebagai kurban dari Pimpinan Poldasu di tahun ini dan bersamaan dengan di laksanakannya juga Zoom meeting sejajaran Polda se-Indonesia yang di Pimpin oleh Kapolri Jendreral Listyo Sigit Prabowo.

Tampil Sebagai Khotib sholat Idul Adha kali ini adalah KH. Akhmad Khambali S.E., M.M. Dalam dakwahnya Khotib menyampaikan pesan moral dalam pelaksanaan sholat Idul Adha yang rutin kita lakukan setiap tahunnya adalah Menurut dan Ikhlas seperti yang di tanamkan oleh Nabi Ibrahim AS yang ketika di uji oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya yang bernama Nabi Ismail AS, padahal kita tahu bahwa dulu itu Nabi Ibrahim AS juga sudah di uji oleh Allah SWT dengan lamanya mendapatkan keturunan namun ketika sudah di beri Allah SWT rezeki dengan adanya keturunannya yaitu Nabi Ismail AS lagi -lagi keimanan dari Nabi Ibrahim AS di uji kembali dengan memerintahkannya untuk menyembelih anaknya. Dari makna di atas kita dapati momentum yang bisa kita jadikan pola berkehidupan kita yaitu Menurut dan Ikhlas, seperti di sini Polri yang Presisi yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan. Dimana Presisi sekarang ini di jadikan polri sebagai acuan untuk melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Tegas Khotib KH. Akhmad Khambali.

Pelaksanaan sholat Idul Adha di Mapolda Sumut berjalan dengan lancar dan Baik dilanjutkan kegiatan Zoom meeting yang di pimpin oleh Kapolri dan diikuti oleh seluruh jajaran Polda. (As)

Pemkab Dairi Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha 1444 H

0

DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Bulog yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyelenggarakan operasi pasar murah jelang hari raya Idul Adha 1444 H, Rabu (28/6/2023), di halaman Mesjid Agung Sidikalang.

Sebagaimana arahan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu, Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring menyampaikan pasar murah ini merupakan simbol kehadiran pemerintah mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan yang biasanya terjadi jelang hari-hari besar seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha.

“Yang diadakan TPID bersama Bulog ini adalah bentuk pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Senada dengan Lipinus Sembiring, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) cabang Dairi yang mewakili BKM Mesjid Agung Sidikalang menjelaskan pasar murah ini bertujuan mempermudah umat muslim sekitaran Sidikalang untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok jelang hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari Kamis (29/6/2023). Dijelaskan gelaran operasi pasar murah ini juga merupakan inisiasi Bupati Dairi Eddy keleng Ate Berutu.

“Operasi Pasar Murah ini adalah bentuk kepedulian Bupati dairi Eddy Berutu kepada masyarakat muslim di Kabupaten Dairi agar mendapat harga bahan pokok yang lebih murah jelang Idul Adha,” katanya.

Sebagai informasi, beberapa bahan pokok yang disediakan pasar murah ini seperti beras, gula pasir dan minyak goreng dengan 60 paket sembako yang tersedia yang diperuntukkan untuk masyarakat muslim di seputaran Sidikalang. (As)

Peras 2 Waria di Medan, 4 Polisi Diperiksa Propam

0
Waria Polisi
Deca dan Fury, 2 waria yang mengaku diperas Polisi.
Medan – Empat oknum Polisi yang bertugas di Ditreskrimum Polda Sumut diperiksa soal kasus pemerasan Rp 50 juta terhadap dua waria. Satu dari empat oknum polisi tersebut merupakan perwira pertama.

“Ya, ada, satu (perwira) di Ditreskrimum,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (27/6/2023).

Hadi mengatakan perwira itu berpangkat Ipda dengan inisial PG. “Ipda PG,” jelasnya.

Mantan Kapolres Biak, Papua itu belum merinci apakah dugaan pemerasan itu memang terorganisir. Dia mengaku pemeriksaan terhadap anggota polisi itu masih terus dilakukan.

“Kita belum sampai sejauh itu, karena proses penyelidikan yang dilakukan Propam masih berlangsung,” ujar Hadi.

Hadi menjelaskan pihaknya masih terus mendalami soal dugaan pemerasan itu. Termasuk, memeriksa petugas kebersihan yang disebut menjadi perantara antara waria dan anggota polisi tersebut.

Selain itu, pemilik rekening yang menerima transferan yang Rp 50 juta itu juga masih didalami.

“Semua yang memiliki keterlibatan dari peristiwa yang terjadi akan didalami. (Rekening) itu akan didalami apakah punya anggota atau dari sipil,” jelasnya.

Perwira menengah Polri itu menyebut keempat oknum polisi itu bertugas di Ditreskrimum Polda Sumut.

“Penyidik Propam secara berkesinambungan melakukan pemeriksaan terhadap empat oknum anggota Polda Sumut yang disebutkan dalam laporan saudara D (Deca) dan rekannya. (Bertugas) di Ditreskrimum,” kata Hadi Wahyudi.

Hadi mengatakan pemeriksaan terhadap keempat polisi tersebut masih terus dilakukan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keempatnya terindikasi melakukan pelanggaran.

“Empat yang terindikasi, dan itu pemeriksaan masih berjalan,” ujarnya.

Hadi menyebut Polda Sumut tidak mentolerir adanya pelanggaran yang dilakukan anggota. Jika terbukti, kata Hadi, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Jika ada dugaan keterlibatan atau pelanggaran, sudah menjadi komitmen Kapolda Sumut untuk melakukan penindakan secara tegas. Jadi, kita tidak mentolerir jika ada oknum-oknum yang terlibat atau berperilaku yang tidak baik yang mencoreng nama institusi,” pungkasnya.