Bupati Dairi Serahkan 3 Sertifikat Tanah Rumah Ibadah di Perumnas Lae Mbulan
Bupati Dairi Serahkan Sertifikat Tanah Masjid Manurul Huda
Sitinjo – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan Sertifikat tanah rumah ibadah untuk Masjid Manurul Huda, Perumahan Lae Mbulan, Kecamatan Sitinjo, Minggu (12/2/2023).
Penyebab Sakit Pinggang Pada Remaja
Sakit punggung mungkin identik dengan keluhan para lansia, tetapi sebenarnya sakit punggung juga bisa dialami oleh remaja.
Mengapa remaja juga bisa mengalami sakit punggung? Apa penyebabnya? Bagaimana penanganan dan cara mencegahnya? Berikut ini penjelasannya.
Masalah pada punggung anak remaja paling banyak disebabkan karena cedera, mengingat banyaknya aktivitas yang mereka lakukan.
Selain cedera (akibat olahraga, bermain, atau terjatuh), sakit punggung pada remaja juga bisa terjadi akibat memakai tas punggung yang berat.
PENYEBAB SAKIT PUNGGUNG PADA REMAJA
Keluhan kaku dan sakit punggung pada remaja paling sering terjadi akibat otot yang tertarik atau teregang, atau akibat terbentur.
Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab sakit punggung pada remaja.
Berkaitan dengan Otot
Penyebab sakit punggung pada remaja yang paling sering sama seperti orang dewasa, yaitu berasal dari masalah otot. Biasanya terjadi akibat penggunaan yang berlebihan, tetapi mungkin ada riwayat cedera akut.
Berkaitan dengan Tulang
Sakit punggung berkaitan dengan tulang terjadi pada bagian tengah tulang belakang dan biasanya dicetuskan oleh gerakan menekuk punggung ke belakang.
Penyebab umum sakit punggung berkaitan dengan tulang pada remaja antara lain:
Spondylolysis
Spondylosis adalah kerusakan pada diskus tulang belakang, biasanya terjadi di tulang belakang lumbal bagian bawah.
Spondylolysis biasanya terjadi pada masa remaja awal dan tidak bergejala. Ketika muncul, gejala biasanya berupa sakit punggung bawah yang timbul akibat gerakan hiperekstensi tulang belakang dan mereda dengan istirahat.
Spondylosis sering dialami atlet remaja yang mengeluh sakit punggung bawah, yang melakukan olahraga senam lantai, sepak bola, kriket, angkat berat, dll.
Spondylolisthesis
Spondylolisthesis adalah suatu kondisi di mana satu atau beberapa ruas tulang belakang (vertebra) bergeser ke depan dari tulang di bawahnya atau di atasnya.
Adolescent Idiopathic Scoliosis (AIS)
Skoliosis adalah lengkungan tulang belakang yang tidak normal. Penyebabnya tidak diketahui, atau terjadi akibat cacat bawaan, spasme otot atau paralisis, infeksi, tumor, atau penyebab lainnya.
Scheuermann’s Disease/Juvenile Kyphosis
Scheuermann’s disease adalah pertumbuhan tidak normal yang umumnya terjadi di bagian thoracolumbar tulang belakang yang menyebabkan meningkatkannya lengkungan tulang belakang.
Biasanya berkaitan dengan spondylosis. Scheuermann disease adalah penyebab tersering dari kifosis struktural pada remaja dan sering disertai dengan gejala postur tubuh yang buruk dan sakit punggung.
Berkaitan dengan Diskus
Sakit punggung berkaitan dengan diskus umumnya muncul ketika melakukan gerakan membungkuk dan dapat menyebar.
Sekitar 10% sakit punggung yang menetap pada remaja berkaitan dengan diskus.
Herniasi diskus
Herniasi diskus sering dialami oleh orang dewasa, pada remaja, penyakit ini terjadi akibat:
trauma akut, penyakit Scheuermann, riwayat herniasi diskus dalam keluarga
obesitas, olahraga: angkat besi, gulat, senam lantai, olahraga yang banyak gerakan benturan
Penyebab Sakit Punggung Lainnya
Tumor
Sakit punggung akibat tumor pada remaja jarang terjadi. Tumor tersering yang dapat menimbulkan gejala sakit di punggung adalah osteoid osteoma. Hanya 10 – 20% osteoid osteoma yang berlokasi di tulang belakang.
Infeksi
Beberapa infeksi yang menyebabkan sakit punggung pada remaja diantaranya osteomielitis vertebra, infeksi sendi sakroiliaka, abses epidural, dan infeksi non spinal berkaitan dengan infeksi virus.
Arthritis
Sejumlah kondisi peradangan sistemik dapat mempengaruhi tulang belakang dan menimbulkan gejala sakit punggung, misalnya ankylosing spondylitis, arthritis psoriatic, dan arthritis reaktif.
PENANGANAN SAKIT PUNGGUNG PADA REMAJA
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa penanganan sakit punggung pada remaja tidak dapat disamakan dengan orang dewasa. Penanganan dilakukan menggunakan pendekatan yang berbeda.
Penanganan yang dapat dilakukan yaitu edukasi, olahraga, terapi manual dan terapi kondisi.
Terapi dilakukan bertujuan untuk mengurangi kekambuhan, mengurangi intensitas sakit punggung dan menghindari disabilitas.
Edukasi
Edukasi untuk mengatasi sakit punggung pada remaja mencakup melatih postur tubuh yang baik dan penekanan pada ‘body awareness’.
Olahraga
Olahraga yang dilakukan untuk mengatasi sakit punggung terdiri dari peregangan, latihan kekuatan, latihan pernapasan, latihan koreksi postur tubuh, latihan keseimbangan, latihan fungsional, koordinasi, stabilisasi otot inti tubuh, dan relaksasi.
Konsultasikan dengan dokter mengenai latihan yang tepat untuk anak Anda, karena latihan dapat berbeda bergantung pada kondisi masing-masing. Latihan sebaiknya dipandu atau diawasi oleh terapis profesional yang berpengalaman.
MENCEGAH SAKIT PUNGGUNG PADA REMAJA
Pencegahan terbaik dari sakit punggung adalah deteksi awal. Tindakan pencegahan untuk sakit punggung diantaranya membiasakan untuk melakukan teknik yang tepat, misalnya saat mengangkat benda berat, berolahraga (yang melibatkan gerakan punggung berlebihan), latihan penguatan otot inti tubuh, peregangan, dan lain-lain.
KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER
Apabila anak yang memiliki keluhan sakit punggung berusia kurang dari 10 tahun, atau memiliki gejala berikut:
Nyeri yang tidak mereda atau bertambah buruk, Demam atau berat badan turun
Sulit menggerakkan tungkai, Mati rasa atau kesemutan di tungkai, Tidak bisa mengontrol kandung kemih atau buang air besar, Perubahan cara berjalan atau postur tubuh,
Keluhan sakit punggung pada anak-anak yang tidak mengalami cedera harus dikonsultasikan dengan dokter untuk dievaluasi lebih lanjut.
GMI Parmalum Lae Mbulan Terima Sertifikat Tanah, Pendeta: Ini Berkat Bagi Kami, Terimakasih Pak Bupati Dairi
Dairi – Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyerahkan sertifikat tanah rumah ibadah Gereja Methodist Indonesia (GMI) Parmalum Lae Mbulan, Minggu (12/2/2023).
Hamil 3 Bulan, Wanita Muda di Bali Tewas Dicekik Pacar
Wanita muda berinisial DS (16) asal Denpasar, Bali tewas ditangan kekasih. Ia dihabisi oleh kekasihnya yang berinisial J (18) dengan cara dicekik, Wanita Muda ini tengah hamil.
Pelaku menghabisi nyawa wanita muda ini lantaran kesal, ia diminta untuk menikahi korban.
Kasus kematian wanita muda ini bermula saat jasad korban ditemukan pada Selasa 7 Februari 2023 lalu. Jasad wanita muda ini ditemukan oleh kakak pelaku, berinisial AS
Jasad wanita muda ini ditemukan di rumah kontrakan pelaku di Jalan Gunung Batur, Gang Carik, Pemecutan, Denpasar Barat, Bali. Korban dalam kondisi terduduk dan bagian kepala menyandar di pintu kontrakan.
AS kemudian menelpon keluarganya guna memberitahu ada sosok perempuan yang tak sadarkan diri di rumah.
Pelaku J mengakui perbuatannya telah membunuh pacarnya itu ke keluarganya, ia pun dilaporkan ke Polisi dan diamankan.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol, Bambang Yugo Pamungkas membeberkan tewasnya wanita muda itu bermula saat korban mendatangi rumah kontrakan pelaku pada Selasa 7 Februari 2023 sekira pukul 13.00 Wita.

DS rupanya hendak meminta pertanggungjawaban pelaku karena telah dihamili dengan usia kandungan 3 bulan.
“Karena korban sudah berbadan dua, ia pun meminta untuk dinikahi pelaku. Kemudian pelaku merasa kesal dan marah, hingga menyuruh korban untuk pulang,” kata Bambang.
Lanjutnya. Saat hendak pulang, dari arah belakang pelaku menjerat leher korban dengan selendang. DS juga sempat melakukan perlawan kepada pelaku dan berhasil menjatuhkan selendang ke lantai.
Pelaku tidak tinggal diam dan kembali mencekik leher pacarnya yang masih SMK itu dengan tangannya. Akibatnya korban lemas pingsan dan tersungkur di lantai rumah.
Tidak sampai di situ, pelaku kembali mencekik korban dengan selendang hingga tewas. Pelaku selanjutnya menyembunyikan jasad pacarnya di gudang.
Ia menyeret korban dengan memegang ketiak korban dan meletakkannya di pintu dengan posisi duduk dan rambut korban yang menutupi wajah.
Dan seolah tak terjadi apa-apa, J pun pergi meninggalkan rumah untuk membantu berjualan nasi di warung ibunya.
Barulah pada sore hari jasad korban ditemukan kakak pelaku. Atas perbuatannya, J sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal berlapis.
Atas perbuatannya pelaku dipersangkakan dengan pasal 80 Ayat 3 Jo Pasal 76 huruf c UU 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 Tahun 2022 Tentang perlindungan anak dan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun.
Menunggu Sidang Vonis Ferdy Sambo Besok, “Perjalanan Kasusnya”
Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J memasuki babak akhir. Ferdy Sambo, selaku dalang pembunuhan dijadwalkan menjalani sidang vonis PN Jakarta Selatan, Senin besok.
Kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo sang mantan Kadiv Propam Polri, setelah berkas dinyatakan lengkap, berkas Ferdy Sambo kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan pada 4 Oktober 2022. Hingga saat ini, Ferdy Sambo sudah menjalani beberapa kali persidangan di PN Jakarta Selatan.
Dalam persidangan Ferdy Sambo pada 17 Januari 2023 yang lalu, jaksa penuntut umum meminta hakim untuk memvonis Ferdy Sambo dengan hukuman seumur hidup. Karena Ferdy Sambo dinilai secara sengaja dan berencana menghilangkan nyawa Brigadir J.
“Menuntut supaya majelis hakim PN Jaksel yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menyatakan Terdakwa Ferdy Sambo terbukti bersalah melakukan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” kata jaksa saat membacakan tuntutan di PN Jaksel.
“Menjatuhkan pidana terhadap Ferdy Sambo dengan pidana penjara seumur hidup,”sebutnya.
Namun tuntutan jaksa tersebut dinilai keluarga tidak sesuai dengan harapan mereka. Melalui tante Brigadir Yosua, Roslin Simanjuntak, keluarga berharap Ferdy Sambo tetap dijatuhi hukuman mati oleh hakim.
“Kita masih berharap dan sangat berharap agar nanti divonis nanti Sambo dan Putri dijatuhkan hukuman seberat-beratnya. Itu yang kita harapkan kepada majelis hakim,” kata Roslin Simanjuntak, mengutip detikSumut, Kamis (2/2/2023).
Sehingga sidang vonis terhadap Ferdy Sambo sangat dinantikan oleh banyak pihak. Sidang vonis yang akan berlangsung pada 13 Februari 2023 akan menyita perhatian masyarakat banyak
Sebelumnya, Brigadir J dinarasikan tewas dalam insiden polisi tembak polisi pada tanggal 8 Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta. Brigadir J tewas dengan luka tembak di tubuhnya.
Keterangan kematian Brigadir J baru disampaikan ke publik pada tanggal 11 Juli 2022. Saat itu, Brigjen Ahmad Ramadhan yang menjabat sebagai Karo Penmas Divisi Humas Polri menjelaskan bahwa Brigadir J tewas karena adu tembak dengan Bharada E.
Setelah itu, narasi Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E terus dicuatkan oleh pejabat kepolisian yang saat itu menjabat.
Polisi saat itu mengklaim bahwa baku tembak itu terjadi setelah Brigadir J melakukan pelecehan seksual kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa Ferdy Sambo saat kejadian sedang tidak berada di rumah. Setelah mendapat informasi terkait tembak menembak tersebut, barulah Ferdy Sambo datang ke rumah dinas tersebut.
Di awal-awal banyak kejanggalan dalam kasus tersebut yang diungkap oleh keluarga. Mulai dari sikap polisi yang tidak memperbolehkan keluarga melihat jasad hingga akhirnya ditemukan bekas luka yang tidak wajar.
Pada tanggal 18 Juli 2022, Ferdy Sambo dinonaktifkan dari jabatannya Kadiv Propam Polri.
Kemudian pada tanggal 4 Agustus 2022, Ferdy Sambo dimutasi menjadi Pati Yanma Polri dan mencopot Ferdy dari jabatan Kadiv Propam Polri nonaktif.
Di awal bulan Agustus 2022, Bharada E tiba-tiba mengubah keterangannya dan mengatakan dia diperintahkan menembak Brigadir J dan tidak ada aksi tembak menembak di 8 Juli 2022 itu.
Pengubahan keterangan ini lah yang semakin membuka tabir kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.
Pada tanggal 6 Agustus 2022, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, inspektorat khusus telah menetapkan Ferdy Sambo diduga melakukan pelanggaran saat olah TKP pembunuhan Yosua di rumahnya.
Ketetapan tersebut didapat dari sejumlah bukti dan pemeriksaan sekitar 10 saksi. Ferdy Sambo ditahan di Mako Brimob.
Pada 26 Agustus 2022 Ferdy Sambo resmi diberhentikan tidak dengan hormat sebagai anggota polisi. Setelah Ferdy Sambo dilemahkan dari segi pengaruh di internal kepolisian, kasus kematian Brigadir J semakin terkuak.
Penyebab Bahu Sering Nyeri dan Pencegahannya
Nyeri bahu bisa disebabkan oleh gangguan pada sendi bahu atau jaringan otot di sekitarnya. Namun, tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut terjadi, salah satunya dengan pemanasan dan pendinginan selama olahraga.
Bahu merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung pergerakan tubuh, karena terdapat persendian, otot rangka, dan tulang.
Sendi di bahu memungkinkan lengan bergerak ke atas, ke samping, dan berputar. Oleh karena itu, jika terjadi nyeri, pergerakan bahu bisa terganggu.
Biasanya, nyeri bahu dialami oleh orang yang sering berolahraga, sering mengangkat beban berat, atau melakukan aktivitas yang sama berulang kali.
Namun, orang berusia di atas 60 tahun juga berisiko mengalaminya, karena jaringan lunak yang mengelilingi bahu akan melemah seiring bertambahnya usia.
Berikut ini adalah sejumlah hal yang dapat menyebabkan nyeri bahu:
1. Tendonitis
Tendonitis merupakan salah satu penyebab nyeri bahu akibat peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot ke tulang. Tendon di bahu dapat meradang akibat cedera, misalnya karena gerakan berulang ketika bermain tenis.
2. Frozen Shoulder
Sesuai namanya, frozen shoulder adalah kondisi ketika bahu terasa kaku dan nyeri. Kondisi ini membuat rentang gerak pada sendi bahu menjadi terbatas, sehingga akan terasa sakit bila dipaksa untuk bergerak.
3. Otot Robek
Ketika otot di bahu robek atau rusak, baik karena terjatuh, kecelakaan, atau cedera setelah olahraga, penderitanya dapat merasakan nyeri di bahu. Kondisi ini lebih sering terjadi saat menggerakkan lengan ke depan dan belakang atau mengangkat lengan hingga ke atas kepala.
4. Bursitis
Bursitis juga menjadi salah satu penyebab nyeri bahu. Kondisi ini dapat terjadi karena adanya peradangan pada bursa di sendi bahu. Bursa sendiri berfungsi sebagai bantalan untuk mengurangi gesekan pada sendi.
5. Tulang Bahu Retak
Keretakan pada tulang di area bahu akibat cedera juga bisa menyebabkan nyeri bahu. Selain nyeri, keretakan pada tulang bahu juga mengakibatkan kemerahan, bengkak, dan kesulitan untuk menggerakkan lengan.
6. Taji Tulang
Penyebab nyeri bahu lainnya adalah taji tulang atau benjolan tulang yang tumbuh di persendian. Adanya taji tulang di area bahu bisa menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman pada bahu, apalagi tulang yang menonjol telah menekan ujung saraf.
7. Dislokasi Bahu
Dislokasi bahu terjadi ketika tulang lengan bergeser atau keluar dari posisi normalnya di rongga bahu. Bila terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami nyeri bahu dan nyeri pada lengan atas yang sangat berat serta keduanya tidak bisa digerakkan.
8. Bahu Lepas
Selain dislokasi, bahu lepas juga dapat menyebabkan timbulnya nyeri bahu. Kondisi ini terjadi saat salah satu ligamen yang menghubungkan tulang selangka dan tulang belikat robek. Biasanya, karena gerakan memukul yang berlebihan, contohnya ketika melempar bola.
Tips yang bisa dilakukan agar Anda terhindar dari nyeri bahu:
Melakukan Peregangan
Melakukan peregangan atau stretching setiap hari baik untuk mengatasi nyeri bahu. Ini karena peregangan bermanfaat untuk meningkatkan rentang gerak dan mengurangi resiko terjadinya cedera.
Anda dapat coba melakukan peregangan secara mandiri pada leher, bahu, dan punggung, atau mengikuti kelas yoga. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudah olahraga.
Memperkuat Otot Bahu
Selain melakukan peregangan, Anda juga dianjurkan memperkuat otot bahu, misalnya dengan melatih otot leher, bahu, dan punggung.
Latihan di bagian tersebut bisa mendukung kesehatan tulang dan otot di sekitar bahu serta menjaga bahu tetap stabil, sehingga bahu tidak mudah mengalami cedera yang bisa menyebabkan nyeri.
Dengan melakukan langkah di atas, berbagai penyebab nyeri bahu dapat Anda hindari, khususnya akibat cedera saat berolahraga. Apabila nyeri bahu disertai pembengkakan, kemerahan yang luas, serta bahu, leher, atau lengan atas tidak bisa digerakkan sama sekali, Anda perlu memeriksakannya ke dokter.
Ditinjau oleh : dr. Airindya Bella
Beragam Penyebab Penurunan Libido Pria, Keharmonisan dengan Pasangan Jadi Renggang
Penurunan libido pria sering kali menyebabkan hilangnya rasa percaya diri dan stres. Hal tersebut tak jarang menjadi salah satu penyebab terganggunya keharmonisan dengan pasangan. Oleh karena itu, mari simak apa saja penyebab penurunan libido pada pria dan bagaimana cara untuk mengatasinya.
Penurunan libido pria umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Masalah seksual ini terjadi secara bertahap, mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun. Berkurangnya libido pria pun dapat dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari faktor usia, penyakit tertentu, berkurangnya hormon seks, hingga masalah psikologis.
Penyebab Penurunan Libido Pria
Normalnya, libido pria memang akan menurun seiring pertambahan usia. Namun, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:
- Hormon testosteron rendah
Testosteron merupakan hormon yang berperan penting dalam perkembangan organ seks dan libido pria. Jika kadar hormon testosteron rendah, kondisi tersebut dapat memengaruhi hasrat seksual atau libido pria. Tidak hanya menurunkan hasrat seksual, kadar testosterone yang rendah juga bisa memicu gejala “mirip PMS” pada pria.
- Tekanan darah tinggi dan diabetes
Penurunan libido pada pria juga dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes yang tidak terkontrol.
Jika tidak diobati, kedua penyakit tersebut dapat mengganggu sistem peredaran darah dan merusak pembuluh darah dalam tubuh, termasuk di bagian organ intim pria. Jika hal ini terjadi, seorang pria akan mengalami penurunan libido dan gangguan ereksi.
- Gangguan psikologis
Proses terjadinya ereksi dan pengaturan hasrat seksual pada pria melibatkan banyak faktor, mulai dari kinerja sistem saraf dan otak, hormon seks, hingga kondisi psikologis atau kesehatan mental. Oleh karena itu, masalah kesehatan mental, seperti stres berat, gangguan cemas, atau depresi, turut menyebabkan penurunan hasrat seksual pria.
Selain berkurangnya libido, gangguan psikologis juga dapat menyebabkan keluhan lain, seperti sering lelah atau kurang bertenaga, sulit fokus dan konsentrasi, hilangnya nafsu makan, hingga mood swing.
- Efek samping obat-obatan tertentu
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, antihistamin, obat penurun tekanan darah, serta narkoba, bisa menimbulkan efek samping berupa berkurangnya libido dan disfungsi ereksi. Tak hanya itu, terapi hormon estrogen juga bisa mengakibatkan penurunan libido pada pria.
- Gangguan tidur
Gangguan tidur, misalnya insomnia, apnea tidur, dan sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome, diketahui dapat memengaruhi performa seksual pria. Gangguan tidur tersebut juga dapat menyebabkan pria kekurangan energi, sehingga libidonya pun akan menurun.
Cara Meningkatkan Libido Pria
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan libido pada pria. Namun, cara yang dipilih harus disesuaikan dengan penyebab terjadinya penurunan libido. Secara umum, libido pria bisa ditingkatkan dengan beberapa cara berikut ini:
Menerapkan pola hidup sehat
Terapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang untuk menghindari penurunan libido. Pola hidup sehat yang dimaksud adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga secara teratur, menghindari stres, serta mencukupi waktu tidur.
Menjalani psikoterapi
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penurunan libido pria tidak hanya disebabkan oleh masalah fisik, melainkan juga oleh masalah mental, seperti, stres, depresi, atau rasa cemas. Dalam hal ini, psikoterapi atau konseling ke psikolog bisa menjadi solusinya.
Mengganti obat-obatan yang dikonsumsi
Jika penurunan libido disebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu, segera konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti jenis obat yang sedang dikonsumsi.
Melakukan terapi testosteron
Terapi testosteron cukup efektif untuk mengatasi kondisi berkurangnya libido, terutama pada pria dengan kadar hormon testosteron rendah dalam tubuh. Tak hanya meningkatkan libido, terapi ini juga dapat memperbaiki fungsi ereksi pada pria.
Selain beberapa cara di atas, penurunan libido pria juga bisa diatasi dengan menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan atau mencoba hal-hal baru saat berhubungan seks, misalnya melakukan sexting, menggunakan sex toys, atau melakukan role play.
Akan tetapi, jika penurunan libido berlangsung lama dan tak kunjung membaik, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian
Ibu TKI di Malaysia, Remaja 13 Tahun Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung
Samosir – Ibu jadi TKI di Malaysia, remaja 13 tahun jadi pelampiasan nafsu bejat ayah kandungnya berinisial LS (40). Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Pangunguran, Kabupaten Samosir.
Remaja 13 tahun itu telah berulang kali dicabuli LS (40), ayah kandung korban. “Sangat tidak berperilaku manusiawi”, harapan masa depan remaja 13 tahun ini kandas dengan tingkah perbuatan ayahnya.
Pelaku dilaporkan ke Polres Samosir pada 4 Mei 2022. Korban akhirnya ditangkap pada Februari 2023.
Perbuatan ayahnya itu sudah dilakukan sejak 2020 lalu. Modusnya dengan meminta korban memijatnya.
Kasubdit Renakta Polda Sumut, AKBP Feriana Gultom membeberkan awal peristiwa itu terjadi. Kronologi kejadian pada tahun 2020, pelaku meminta korban memijatnya. Namun kemudian malah melakukan perbuatan cabul. Korban belum berani mengungkap pelecehan tersebut.
Pada bulan Maret 2022, pelaku kembali mengulangi perbuatan bejatnya hingga membuat korban frustasi. Lama memendamnya, ia akhirnya melaporkan ini.
Kasubdit Renakta Polda Sumut, AKBP Feriana Gultom mengatakan kasus ini terungkap setelah dilaporkan guru korban.
“Guru cepat merespon dan membuat laporan. Ini membuktikan kami tidak main-main terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Feriana Gultom.
Feriana menyebutkan pada saat kejadian yang dialami korban, Ibu kandungnya ada di Malaysia bekerja sebagai TKW.
“Komunikasinya dengan ibu kandung sulit hadir membuat pengaduan. Anak memilih melapor ke Ibu gurunya,” beber Feriana.
Kapolres Samosir, AKBP Yogie Suhardiman perkara ini ditarik ke Polda Sumut. Tersangka bahkan akan segera menjalani sidang di Kejari Samosir.
“Perbuatan cabul orang tua terhadap anaknya, kasus ini sudah bergulir sejak 2020 lalu. Terjadi perdebatan dan akhirnya perkara tersebut ditarik ke Polda Sumut.
Ini kejadiannya sekitar bulan Desember 2020 dan tanggal 17 Maret 2022,” terang Yogie.
Lanjutnya. “Minggu lalu sudah P21 dan kemarin sudah dilakukan upaya paksa dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku pencabulan,” kata Yogie, Kamis (9/2/2023).
Akibat perbuatan LS dipersangkakan dengan Pasal 76 E Jo 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Perpu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI no 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal KUHP.










