Selasa, April 16, 2024

Polisi Belum Dapat Pastikan Penangkapan DPO Narkoba yang Jadi Anggota DPRD

Medan – Hingga kini Polisi belum dapat memastikan penangkapan Mukmin Mulyadi, Anggota DPRD Tanjungbalai yang jadi DPO kasus narkoba.

Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak berjanji akan menangkap Mukmin Mulyadi, politisi PKB itu.

Namun, Pimpinan Polisi di Provinsi Sumatera Utara tersebut tidak menjelaskan, kapan Mukmin Mulyadi akan dijemput paksa oleh anggotanya.

“Sekarang anak-anak sudah turun kesana dan yang bersangkutan untuk bisa menyerahkan diri dengan baik-baik. Tindakan hukum dari mulai soft hingga hard akan kita lakukan,”kata Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Jumat (14/4/2023).

Dalam kasus ini Polda Sumut telah melayangkan surat panggilan kemarin, tapi tersangka mangkir, beralasan sakit.

Panca menyebut kasus ini sedang ditangani Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut yang baru, Kombes Yemi Mandagi.

Dia mengatakan Kombes Yemi turun langsung ke Tanjungbalai.

“Yang jelas informasi itu sudah ditindaklanjuti sama pak Dir Narkoba, sudah turun, tunggu saja!”tegasnya.

Sebelumnya, Salah seorang DPO Narkoba yang selama ini menjadi buronan polisi justru dilantik jadi anggota DPRD Tanjung Balai, Sumatera Utara, hal ini menghebohkan rakyat Indonesia.

DPO Narkoba itu bernama Mukmin Mulyadi, politisi PKB ini dilantik jadi Anggota DPRD Tanjung Balai melalui pengganti antar waktu (PAW) pada 29 Maret lalu.

Tidak tanggung-tanggung, Ternyata Mukmin Mulyadi merupakan DPO Narkoba yang kini tengah dicari polisi. Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi status Mukmin memang buronan terkait pengungkapan kasus narkoba pada 2020.

Mukmin menelepon Gimin dan menyebut mereka menunggu depan sebuah SPBU di batu tujuh.

Lalu Ahmad menemui dua polisi yang menyamar tadi di depan SPBU di Jalan Batu Tujuh. Tak lama lMukmin Mulyadi menghubunginya dan berkata barangnya sudah ada dan menyuruh Ahmad ke ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seraya memintanya membawa uang.

Usai menerima telepon tadi, Ahmad membawa serta dua polisi yang menyamar tadi ke TPA yang disepakati.

Setibanya di lokasi Ahmad bertemu dengan Mukmin dan Gimin Simatupang.

Setelah itu Mukmin Mulyadi mengajak Ahmad ke TPA dan mengambil sebuah bungkusan dari bawah pohon dan menyerahkan bungkusan tadi.

Kemudian Ahmad pergi menemui dua polisi tadi di dalam mobil sedangkan Mukmin Mulyadi dan saksi Gimin Simatupang mengikuti dari belakang dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.

Ketika Ahmad masuk ke dalam mobil dia langsung ditangkap. Sementara Mukmin dan Gimin berusaha melarikan diri.

Namun Gimin Simatupang berhasil ditangkap sedangkan Mukmin Mulyadi berhasil melarikan diri. (As/Trb/Indk/Red)

BERITA TERKAIT

- Advertisement -spot_img

BERITA LAIN